wartapunyamedan wartapunyamedan

2750 posts   134401 followers   319 followings

WPM - Warta Punya Medan  👦👩 Warta Punya Medan ✒️ Business Inquiries? No Call/SMS. (WA) +62 87869414014 Add our Official Line: @wartapunyamedan

Sejumlah warga korban kebakaran di Jl HM Yamin, Gang Lurah, Lingkungan VIII, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan tampak cekcok di tenda pengungsian yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
.
Dari informasi yang diperoleh Tribun, keributan ini dipicu masalah pembagian sumbangan.
.
"Sebagian ibu-ibu komplain menyangkut pembagian sumbangan. Jadikan begini, sejak kebakaran kemarin, ada warga yang kutip sumbangan di pinggir jalan," ungkap seorang pria di tenda pengungsian tanpa mau menyebutkan namanya, Sabtu (22/7/2017).
.
Setelah uang sumbangan tepi jalan itu terkumpul sekitar Rp6 juta, sebagian warga justru tak mendapatkannya. Malahan, sebagian sumbangan justru diterima anak kos.
.
"Mamak-mamak ini komplain kok anak kos yang dapat. Sementara mereka yang rumahnya habis, enggak kebagian," kata pria berkaos garis-garis itu.
.
Dari pantauan Tribun, dua anak kos perempuan yang duduk di tenda penampungan jadi bahan amarah ibu-ibu. Mereka dibentak, karena dianggap belum layak menerima sumbangan.
.
Setelah cekcok usai, Tribun sempat menemui anak kos yang tadinya dimarahi sejumlah korban kebakaran. Sayangnya, mereka enggan memberikan keterangan terkait masalah sumbangan itu.
.
Camat Medan Perjuangan, Pahri mengaku sempat mendengar masalah itu. Ia pun sudah memanggil lurah untuk menyelesaikan masalah ini.
.
"Sudah saya panggil lurah agar dicari itu siapa yang ngutip sumbangan kemarin. Kemudian, saya sudah minta warga untuk tenang," katanya. (Sumber: Tribun)
.
Gimana menurut pendapat kawan WPM?
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

There comes a point in your life when you realize who really matters, who never did, and who always will.

📍Location : Gunung Sipiso piso Bukit Gundul - Sumatera Utara
📷 Photo by : @widi_fr
#WPMedanUpdate #WPM #WartaPunyaMedan

Seorang bapak pedagang onde-onde di Jalan Raya Prapen Surabaya ini selalu berdagang pada pukul 03.00 WIB. Diketahui dari postingan akun Facebook Topan Waktra, pedagang yang diketahui bernama Seger itu merupakan warga Kandangan, Pare-Kediri.

Dilansir dari laman Tribunnews, Topan menceritakan bahwa saat itu dirinya sedang melintas di Jalan Raya Prapen Surabaya dan tidak sengaja bertemu dengan pedagang onde-onde. Dia pun berbincang dengan pedagang tersebut dan mendapati kisah yang miris.

Pak Seger merantau ke Surabaya karena di Kediri dia sudah tidak memiliki harta benda lagi. Di Surabaya, dia mengontrak rumah bersama Istri. Pak Seger menceritakan bahwa harta bendanya sudah habis untuk membiayai pendidikan sang anak.

"Di Kandangan sudah tidak punya apa-apa, seluruh harta yang dikumpulkan sudah habis untuk membiayai ke 5 anaknya sampai sukses. Menurut beliau anak-anaknya sudah punya toko semua, ada yang tinggal di Kediri dan Jombang."

Mirisnya, setelah semua anaknya sukses, anak-anaknya malah mengabaikan Pak Seger. Menurut pengakuan Seger dirinya pernah ingin mengunjungi sang anak namun tidak diperbolehkan.

"Beliau bercerita selama 5 lebaran terakhir tidak ada satupun anaknya yang menjenguk. Bahkan ketika beliau dan istri ingin berkunjung ke rumah anak-anaknya malah dilarang. Beliau kecewa dengan sikap anak-anaknya sehingga memutuskan pindah ke Surabaya untuk mencari nafkah.

"Beliau diajak temannya yang berdagang sayur keliling di Surabaya dan sekarang bersama istri tinggal di kost di daerah Tenggilis. Bagi teman-teman yang kebetulan lewat daerah Prapen antara jam 03.00-05.00 WIB, tolong mampir ke Bapak Seger ya.

"Beliau setiap hari keliling jalan Raya Prapen sampai menjelang Subuh. Kalau Subuh dagangannya belum habis biasanya dibawa kembali ke Tenggilis dan dijual di sekitar kostnya. Semoga jadi ladang pahala buat teman-teman. Onde-ondenya dijual seharga Rp 1000 per buah.

"Saya kagum dan hormat dengan kegigihan beliau, semoga mendapat rejeki yang melimpah. Tabah sampai akhir Pak," tulis Topan di keterangan foto.
Sumber: Tribunnews

Wah gimana menurutmu guys?
#WPM #WartaPunyaMedan #WPMedan

#ReviewFilm: Baywacth, Era Baru Penjaga Pantai Ikonik
.
Meski terlambat dua bulan dari jadwal penayangannya, film Baywatch akirnya rilis di bioskop Indonesia. Masih mengambil jalan cerita yang sama dengan serial TV-nya di tahun 90'-an, Baywatch versi film akan bercerita tentang kehidupan para penjaga pantai Emerald Bay, Mitch bersama rekan-rekannya, dan para penjaga pantai baru yaitu Summer Quinn, Matt Brody dan Ronnie Greenbauum.
.
Mereka akan dihadapkan pada kasus dimana ada sekelompok orang yang berusaha menyelundupkan obat-obatan terlarang melalui pantai. Kejahatan ini dikomandoi oleh Victoria Leeds, yang ingin merebut real esatate di area pantai.
.
Film ini juga menampilkan Priyanka Chopra yang debut menjajal akting di film Hollywood melalui film ini. Dengan raut wajah ketua dan suara serak-serak basah ia terlihat sangat cocok memerankan tokoh antagonis penggoda para pria.
.
Beberapa chemistry para pemain memang telihat kurang terjalin kuat, termasuk pemain utama.
.
Beberapa kritikus film memang memberikan komentar yang kurang menyenangkan terkait film adaptasi ini. Terlihat kurang dipersiapkan secara matang dalam hal-hal detil.
.
Meski begitu, terlepas dari kekurangannya, Baywatch tetap menjadi pilihan menarik bagi kamu yang kangen dengan para aksi penjaga pantai ini. Humor yang disajikan tentu dapat memikat kamu dan menjadi daya tarik tersendiri.
.
Yuk, ramai-rami ke bioskop ajak mereka yang tersayang ya!
.
#WPMovie #WPM #wartapunyamedan #medan #Baywatch #reviewfilm

Dugaan adanya korban sodomi lainnya, yang dilakukan Afrizal seorang pelatih pramuka terbukti. Seorang siswa SMA berinisial T (15), mendatangi Mapolres Siantar, Jumat (21/7/2017).
.
Laporan T membuktikan keyakinan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Siantar, Aiptu Malon Siagian sebelumnya, yang menyebut bahwa ada tiga korban lain yang disebutnya duduk di bangku SMA Negeri di Siantar.
.
Amatan wartawan, korban teranyar ini langsung bertemu dengan Kanit PPA Polres Siantar, Aiptu Malon. Korban datang berseragam cokelat pramuka.
.
Dari pengakuannya, T yang baru saja mengenyam pendidikan, di satu SMA di Kota Siantar ini, telah dua kali dicabuli oleh Afrizal.
.
"Ada dua kali dilalukannya. Pertama di kamar mandi di dekat Toko Tunas Muda tahun 2016. Saya lupa tepatnya bulan berapa, kalau gak salah bulan tujuh (Juli) tahun lalu. Yang kedua di kamar (rumah pelaku) tahun 2017, bulannya itu lupa saya" beber korban.
.
Diketahui, T adik asuh pramuka yang pernah dilatih Afrizal ketika masih duduk di bangku SMP Negeri 4 Kota Siantar. Korban adalah alumni SMP Negeri 4 lainnya yang menjadi korban kebejatan Afrizal.
.
Dibeberkan T lagi, Afrizal melakukan modus pura-pura mengerti tentang penyakit parises dan bahayanya bisa memengaruhi syarat lolos masuk kepolisian.
.
Afrizal pun saat itu meminta korban untuk membuka celana korban dan bertelanjang. Kemudian, meraba-raba seolah memeriksa, apakah korban memiliki penyakit parises.
.
Saat korban sudah telanjang, Afrizal melakukan kebejatannya mencabuli korban. Tetapi, korban tidak tahu, apakah sekedar dicabuli atau disodomi dengan memasukkan kelamin pelaku ke anusnya atau tangannya.
.
"Gak tahu. Tapi aku digoyang-goyang dari belakang (posisi korban menungging),"kata korban.
Kepsek SMP Negeri 4 Pohan dimintai keterangan mengaku terkejut dengan kejadian ini.
.
Dirinya tak menyangka dengan prilaku menyimpang Afrizal yang suka sesama jenis. Dirinya juga kesal lantaran murid-muridnya dibawa pelaku ke rumahnya dan menjadi korban sodom.
.
"Gak nyangka kali aku begini. Kami kenal dan tahu Afrizal itu taat beragama, baiknya dia orangnya. Itu semua tanpa izin sekolah dibawanya ke rumahnya. Kalau jumpa pengen kali kuhajar itu. [...]

Jaka Putra alias Jek (42) terpaksa merasakan dinginnya lantai penjara. Hanya gara-gara cemburu lihat temannya diberikan uang Rp 15 ribu, jek menikam Tamba Sitanggang (23), yang tak lain penjaga kafe di Jalan Pajak Palapa, Kelurahan Pulo Brayan, Kota Medan.
.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Said Husein, peristiwa penikaman ini terjadi pada 18 Juli 2017 kemarin. Saat itu, pemilik cafe yang akrab disapa Mami memberikan uang Rp 15 ribu pada Tamba.
.
"Sebelum pemilik cafe pergi, korban diamanatkan untuk menjaga cafe. Entah kenapa, tiba-tiba tersangka yang ada di lokasi marah melihat korban menerima uang," ungkap Said, Jumat (21/7/2017) sore.
.
Karena kesal, Jek kemudian mendatangi korban. Ia membawa sebuah gunting dan menikam Tamba di bagian bawah ketiak.
.
"Korban menderita luka tikam akibat ditusuk gunting. Setelah peristiwa itu, tersangka kabur," kata Said.
.
Setelah tiga hari buron, tersangka akhirnya ditangkap saat tengah tertidur di salah satu pos organisasi kepemudaan di Jl Pertempuran sekitar pukul 13.00 WIB tadi. Saat ini, tersangka masih diperiksa di ruang penyidik. (Sumber: Tribun)
.
Gimana menurut pendapat kawan WPM?
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

PSMS Medan melakukan evaluasi terhadap skuatnya pascaputaran pertama Liga 2 usai. Selain memanggil empat pemain baru, PSMS juga turut melepas empat pemain yang dianggap tidak mengalami progres baik.
.
Empat pemain yang dicoret dari daftar pemain dari PSMS yakni, M Adly Nasution (gelandang), M Yassir (wing), Rizky Abdiansyah (bek) dan Tri Hardiansyah (gelandang).
.
"Sesuai kebutuhan tim. Ada pemain yang datang, makan harus ada pemain yang dicoret. Artinya para pemain memang harus menunjukkan kualitasnya jika tetap ingin berada di tim," ucap Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution, Jumat (21/7/2017).
.
Menurut Mahruzar, empat pemain tersebut tidak memiliki kontribusi yang baik untuk tim. "Dari awal sudah dinilai. Jadi hasilnya selama putaran pertama, mereka lah yang tersisih. Indikasinya tetap dari sisi kontribusi serta faktor performa pemain yang kerap cedera," sambungnya.
.
PSMS sendiri sejauh ini tengah dalam persiapan putaran kedua Liga 2 dengan bertamu ke kandang 757 Kepri Jaya, Sabtu (22/7).
.
Sebanyak 18 pemain diboyong, termasuk dua pemain baru yakni wanda Syahputra (bek) dan M Alwi (gelandang). Sementara itu, empat pemain yang didepak dari tim sudah tidak terlihat berada di Mess PSMS. (Sumber: Tribun)
.
Gimana menurut pendapat kawan WPM?
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

Kekosongan material SIM yang terjadi di sejumlah daerah di tanah air juga terjadi di kota Medan, Sumatra Utara. Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman mengatakan, kekosongan blangko SIM ini sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.
.
"Iya, sudah tiga hari (blangko SIM kosong)," kata Indra, Jumat (21/7).
.
Selain Medan, kekosongan material SIM di Sumut juga terjadi di kabupaten Asahan. Hal ini diungkapkan Kasat Lantas Polres Asahan AKP Hendrik Aritonang.
.
"Material SIM memang habis. Ini juga terjadi di seluruh Indonesia," kata Hendrik.
.
Hendrik mengatakan, masyarakat yang mengurus SIM akan diberikan kertas berbentuk resi sebagai SIM sementara. Resi ini berlaku hingga stok material SIM kembali ada.
.
"Jadi, saat materialnya masuk, resi itu ditukarkan kembali," ujar dia.
.
Menurut Hendrik, kekosongan material ini akan berlangsung hingga Agustus mendatang. Hal ini dikarenakan pengadaan blangko masih diproses di Korlantas Polri.
.
"Sampai pertengahan Agustus baru ada," kata Hendrik.
.
Meski stok material kosong, pelayanan di Satlantas Polrestabes Medan dan Polres Asahan tetap berjalan seperti biasa. Masyarakat masih mengantre untuk mengurus SIM.
.
Kekosongan material SIM disebut terjadi di seluruh Satlantas di tanah air. Kondisi ini disebabkan proses lelang pengadaan blangko yang sedang berlangsung di Korlantas Polri. (Sumber: Republika)
.
Info nih buat konkawan WPM yang mau buat SIM, bisa minta resi sementara dulu ~
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

Kawasan pemukiman di Jalan HM Yamin, Gang Lurah, Kota Medan berubah jadi lautan api, Kamis (20/7/2017) malam.
.
Terlihat api membumbung tinggi dan telah melahap habis 20 rumah warga.
.
Seorang warga bernama Destriani terlihat histeris dan lemas melihat rumahnya sedang kondisi terbakar.
"Ini rumah orangtua kami, gimana anak-anak kami mau sekolah besok. Surat-surat penting kami di rumah gimana," teriaknya.
.
Destry mengungkapkan awal kejadian bermula dari rumah kepling pada pukul 21.30, lalu api melahap rumah di sebelahnya, lalu sampai di rumah dari loteng.
.
"Katanya korslet gak ada orang di rumah itu nggak ada yang nolong," jelasnya dengan nada merintis.
.
"Tengoklah saking kecilnya gang ini, becak kami pun enggak bisa keluar bang. Suami saya tukang becak, saya cuma kerja di toko orang Tiongkok. Gimana nasib anak kami sekolah besok bang," terangnya.
.
Ibu yang memiliki 4 anak ini meminta agar pemerintah setelah kejadian ini, membantu kelurga yang rumahnya habis akibat musibah nahas tersebut. (Sumber: Tribun)
.
Semoga segera ditangani pihak yang berwenang 😢
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

Jauhi rokok , dekati aku,
rokok MEMBUNUHMU aku MENCINTAIMU 😊😁

📍Location : Paropo, Silalahi, Tepian danau toba - Sumatera Utara
📷 Photo by : @siti_nurhaslindasitepu
#WPMedanUpdate #WPM #WartaPunyaMedan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat (21/7/2017) dini hari.
.
Manajer Pusdalops BPBD Medan, Muhammad Yunus, mengatakan pihaknya telah mendirikan 1 tenda posko BPBD di Jalan M Yakub tak jauh dari lokasi kebakaran di Jalan HM Yamin, Kota Medan. .
"Lokasi posko bagi warga yang terkena musibah disiapkan di Masjid Ar-Rahim Gang Langgar Batu dan Musala Al-Faidzin Gang Pisang, Jalan M Yakub," ujar Yunus.
.
Saat ini, pihak BPBD telah berkoordinasi dengan pejabat di kecamatan setempat untuk membantu warga. Mereka juga masih mendata kerugian materi dalam kebakaran yang melahap 41 rumah di Lingkungan 8 dan Lingkungan 9 Kelurahan Sei Kera Hilir itu. .
Namun, ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya korban jiwa akibat kebakaran tersebut. "Penyerahan dan serah terima logistik, peralatan dapur umum, dan peralatan tidur di posko dan tenda pengungsi sementara di lokasi Jalan M Yakub," tutur Yunus.
.
Sementara itu, seorang warga bernama Rosnani (66) yang rumahnya terbakar mengatakan, saat kebakaran terjadi dirinya dan keluarga sedang istirahat di rumah. "Kami tahu ada kebakaran waktu warga teriak minta tolong. Cuma baju yang kami pakai ini sajalah yang tersisa. Semua barang kami dalam rumah sudah habis terbakar," ujar Rosnani.
.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang mengamuk di permukiman pada penduduk di Gang Lurah, Jalan HM Yamin, Lingkungan 8 dan 9 Kelurahan Sei Kera Hilir 2, Kota Medan, pada Kamis 20 Juli 2017, sekira pukul 22.00 WIB.
.
Saat melakukan pemadaman, petugas sempat mengalami kesulitan. Hal itu lantaran sempitnya lokasi sumber api. Hingga akhirnya, api dapat dipadamkan pada Jumat 21 Juli 2017 sekira pukul 01.45 WIB. (Sumber: Okezone)
.
Turut berduka 😢😔
#WPMedanUpdate #WPM #wartapunyamedan #medan

Dewasa ini bisnis digital melalui Internet menjanjikan banyak hal, khususnya sebagai jalan menuju kebebasan finansial. Bagi yang ulet tentu dapat mempertebal kocek. Sebaliknya yang kurang tekun, boro-boro bebas finansial, ia justru menganggap dirinya selalu sial.

Adalah Nerdi Nababan (33), warga Medan yang sejak 2013 silam sukses menangguk rupiah dari bisnis jasa pembuatan kartu kredit virtual (virtual credit card/VCC) dan jasa verifikasi akun PayPal. Dengan penghasilan rata-rata Rp15 juta setiap bulan, ia mengakui walaupun setiap orang bisa menjalankan bisnis ini, ada faktor pembeda di antaranya, yaitu konsistensi, membangun trust kepada publik, dan transparansi layanan.

Keputusan Nerdi bermain di bisnis seperti ini bukanlah asal-asal. Nerdi benar-benar memahami bahwa kebutuhan kartu kredit sangat penting dalam perdagangan daring, termasuk membuat akun PayPal yang terverifikasi. Masalahnya, untuk membuat akun PayPal tidak mudah.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu tidak serta merta memverifikasi akun baru berdasarkan kartu kredit biasa. Sebab kartu kredit biasa rentan dimanipulasi dan kerap digunakan oleh orang yang bukan si empunya kartu.

Di sinilah VCC berperan besar. Bagi seseorang yang tidak memiliki kartu kredit biasa (fisik) tujuan utama VCC adalah untuk melindungi kartu kredit utama, sehingga ketika melakukan transaksi secara daring, pemilik kartu kredit tidak memberikan informasi kartu kredit yang sebenarnya. Hal ini dilakukan untuk melindungi kartu kredit dari hal-hal yang tidak diinginkan atau ketika kartu kredit disalahgunakan.

Bagi yang tidak memiliki kartu kredit sama sekali, VCC merupakan solusi bagi seseorang yang ingin berbelanja daring atau memverifikasi akun daring mereka. Sebagaimana kartu kredit biasa pada VCC juga tertera data pemegang, seperti nomor kartu kredit, nama, dan tanggal kedaluarsa. VCC yang diperjualbelikan di Internet hanya berupa data-data pemegang kartu.

“Setiap bulan saya mampu meraih pendapatan sekitar Rp15 juta per bulan dari bisnis ini. Bisnis ini jika ditekuni dengan baik dan konsisten akan terus menghasilkan, karena akan selalu dibutuhkan .....
Lanjut di komen guys👇👇👇

Most Popular Instagram Hashtags