ustadzulkifliali ustadzulkifliali

171 posts   82,706 followers   0 followings

KH Zulkifli M Ali (unofficial)  Ustadz Akhir Zaman

PART#2 SINILAH SEBENTAR!
________________________________________________

Bârokallâhu fîk :
Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA
________________________________________________
Orang yang tidak percaya pada kehidupan akhirat , menganggap kita hidup dan mati hanya karena proses alam saja. Setelah datang kematian maka selesailah semua masalah, karena itu mereka berusaha menikmati hidup ini sepuas puasnya.

Mereka merasa rugi kalau tidak bisa meraih sukses, kemenangan, kemuliaan dan kekayaan berlimpah di dunia ini. Mereka mengerahkan semua energi dan kekuatannya untuk meraih sukses dan kemenangan dunia, dengan menghalalkan segala cara. Mereka tidak takut dengan dosa dan kesalahan, karena mereka tidak percaya akan adanya kehidupan akhirat.

Sikap kehati hatian Rasulullah ﷺ dalam menghadapi kehidupan dunia bisa kita lihat dari riwayat berikut ini,

Suatu ketika Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu melihat Rasulullah ﷺ tidur di atas selembar tikar. Ketika bangkit dari tidurnya tikar tersebut meninggalkan bekas pada tubuh beliau. Berkatalah para sahabat yang menyaksikan hal itu, “Wahai Rasulullah, seandainya boleh kami siapkan untukmu kasur yang empuk!”
.
Beliau menjawab: “Ada kecintaan apa aku dengan dunia? Aku di dunia ini tidak lain kecuali seperti seorang pengembara yang mencari keteduhan di bawah pohon, lalu beristirahat, kemudian meninggalkannya.”
.
(HR. At-Tirmidzi no. 2377, dishahihkan Asy-Syaikh Al- Albani rahimahullahu dalam Shahih At-Tirmidzi)
_______________________________________________
Terus optimis dan semangat beramal Soleh dalam hidup, niatkan lurus karena Allah. Persiapkan kehidupan akhirat kita yang kekal dengan semangat berbuat baik dan beribadah di dunia, selalu berbuat baiklah terhadap orang tua, saudara, keluarga, sahabat, dan orang sekitar kita. jika ada kekurangan mari lengkapi ibadah kita agar lebih baik dan benar, semoga Allah ampuni kesalahan kita dan menutup aib-aib kita, aamiin ya Rabbal'alamin, bismillah.
_______________________________________________

PART#1
SIAPAKAH DIA?
________________________________________________

Bârokallâhu fîk :
Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA
________________________________________________
Ibnu Hajar mengatakan, “Perumpamaan kehidupan dunia adalah seperti manusia yang dilahirkan lalu tumbuh besar dan kuat. Kemudian ia berusaha mencari harta, keturunan, kedudukan dan jabatan. Setelah itu kekuatannya menurun, bertambah tua dan beruban. Tubuhnya terkena penyakit mematikan. Harta dan kehormatannya berkurang. Lantas ia mati. Tamatlah riwayatnya. Kepemilikkan hartanya dialihkan pada orang lain. Jasadnya berubah bentuk. Siklus manusia ini seperti bumi yang disiram hujan. Maka tumbuhlah rerumputan dan tanaman yang mengagumkan dan indah. Kemudian kering dan menguning, selanjutnya rusak, hancur dan akhirnya musnah.”
________________________________________________

Menuju kebangkitan umat☝️
Mari hadiri acara tersebut sanak.. #taattapiasik #bukittinggi #shift #remajamasjid #pemuda

👤Ust.Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA

Di Catat Tanggal Dan Waktu Nya Ya😊
Jangan Di Lewatkan👌

#SEBARKAN

Yok.. Malam Mingguan Nya Di Masjid.
-
Bareng Ustadz akhir zaman
#AnakMasjidMedan #medanmengaji #kajianmedan #anakmuda #medan #Amm #Ulama #Umara #ustadz #akhirzaman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
.
Hadirilah tabligh akbar bersama Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang akan dilaksanakan pada :
.
Hari/Tanggal : Minggu, 4 Maret 2018
Pukul : 09.00 - 16.00 WIB
Tempat : Masjid Silaturrahim Jl. Antariksa No. 64 Kel. Sarirejo Kec. Medan Polonia
Dimeriahkan dengan :
- Bazar (Makanan & Non Makanan)
- Latihan Memanah
.
Acara ini bersifat gratis dari mulai Tabligh Akbar, Bazar, dan Latihan Memanah.
Ayoo bawa keluarga, teman, sahabat dan tetangga untuk mengikuti acara ini.
.
Untuk donasi dapat dikirimkan melalui no. rekening :
Bank Sumut Syariah : Yusril Mahirza (614.03.01. 002544 - 0)
.
Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi :
CP :
- Yusril : 0852 1341 9252
- Khalil : 0813 2254 3058 .
Sekian pemberitahuan ini kami harap saudara - saudari dapat menghadiri acara ini.

@infodakwahmedan @kajianmedan @infokajianmedan @bikerssubuhanmedan
@bikersholeh @medantanpapacaran_ @gohijrah @dakwahjomblo @hijaberscommunitymedan @kliniknikahmedan @fisabilillah.id @ukhuwahfillahmedan @kopanasbung @sidikjaripejuang @pejuangsubuhmedan @hijabersmedan_ @fsldk_sumut @sahabathijrah_id
.
Untuk komunitas yang telah ditandai diatas kami minta untuk dapat mensupport acara kami. Dan yang ingin mensupport acara kami, agar dapat menghubungi contact person yang tertera.
.
#infokajianmedan
#kajianmedan
#medanmengaji
#infodakwahmedan
#medanhijrah
#medantalk
#IKRAMSMedanPolonia

♥️

With imam besar habib rizieq shihab

Alhamdulillah fix juga... ✔✔
Jadwal Kajian UZMA di Indonesia 🇮🇩🇮🇩

Cara Mengerjakan Shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
(Habib Hud Al Attas)
-
Pilihan Pertama : Shalat 2 raka’at sebagaimana shalat biasanya, boleh kita melaksanakannya sendiri-sendiri, atau mungkin lebih utama jika kita melaksanakannya secara berjama’ah
-
Atau
-
Pilihan Kedua : Shalat 2 raka’at dengan 4 kali rukuk, dan juga 4 kali sujud, yaitu pada raka’at pertama (sesudah rukuk dan i’tidal) kita membaca surat Al-Fatihah lagi, selanjutnya kita terus melakukan rukuk sekali lagi dan i’tidal, kemudian kita terus sujud selanjutnya sebagaimana biasa. Dan pada raka’at kedua juga kita lakukan seperti halnya pada raka’at yang pertama. Jadi dengan demikian shalat Gerhana tersebut seluruhnya berjumlah 4 rukuk, 4 fatihah dan 4 sujud
-
Apabila shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari tersebut dilaksanakan seperti shalat biasanya yakni 2 raka’at dengan 2 rukuk, maka hal itu tidak menjadi halangan juga (cukup sah pula)
-
Berikut bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari :
-
Gerhana Bulan
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
Gerhana Matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
NB : Sebaiknya didalam melaksanakan Shalat Gerhadan Bulan, Bacaan fatihah dan juga bacaan surat dalam shalat tersebut dinyaringkan (dikeraskan), sedangkan dalam melaksanakan shalat Gerhana Matahari bacaan tersebut tidak dinyaringkan (tidak dikeraskan). Dan dalam membaca surat disetiap raka’atnya disunahkan pula membaca surat-surat yang panjang
-
___________________________________
Silakan LIKE juga tag Sahabat Kalian Jika Postingan Ini Bermanfaat. #BerbagiSemangat

Cara Mengerjakan Shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
(Habib Hud Al Attas)
-
Pilihan Pertama : Shalat 2 raka’at sebagaimana shalat biasanya, boleh kita melaksanakannya sendiri-sendiri, atau mungkin lebih utama jika kita melaksanakannya secara berjama’ah
-
Atau
-
Pilihan Kedua : Shalat 2 raka’at dengan 4 kali rukuk, dan juga 4 kali sujud, yaitu pada raka’at pertama (sesudah rukuk dan i’tidal) kita membaca surat Al-Fatihah lagi, selanjutnya kita terus melakukan rukuk sekali lagi dan i’tidal, kemudian kita terus sujud selanjutnya sebagaimana biasa. Dan pada raka’at kedua juga kita lakukan seperti halnya pada raka’at yang pertama. Jadi dengan demikian shalat Gerhana tersebut seluruhnya berjumlah 4 rukuk, 4 fatihah dan 4 sujud
-
Apabila shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari tersebut dilaksanakan seperti shalat biasanya yakni 2 raka’at dengan 2 rukuk, maka hal itu tidak menjadi halangan juga (cukup sah pula)
-
Berikut bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari :
-
Gerhana Bulan
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
Gerhana Matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
NB : Sebaiknya didalam melaksanakan Shalat Gerhadan Bulan, Bacaan fatihah dan juga bacaan surat dalam shalat tersebut dinyaringkan (dikeraskan), sedangkan dalam melaksanakan shalat Gerhana Matahari bacaan tersebut tidak dinyaringkan (tidak dikeraskan). Dan dalam membaca surat disetiap raka’atnya disunahkan pula membaca surat-surat yang panjang
-
___________________________________
Silakan LIKE juga tag Sahabat Kalian Jika Postingan Ini Bermanfaat. #BerbagiSemangat

Cara Mengerjakan Shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
(Habib Hud Al Attas)
-
Pilihan Pertama : Shalat 2 raka’at sebagaimana shalat biasanya, boleh kita melaksanakannya sendiri-sendiri, atau mungkin lebih utama jika kita melaksanakannya secara berjama’ah
-
Atau
-
Pilihan Kedua : Shalat 2 raka’at dengan 4 kali rukuk, dan juga 4 kali sujud, yaitu pada raka’at pertama (sesudah rukuk dan i’tidal) kita membaca surat Al-Fatihah lagi, selanjutnya kita terus melakukan rukuk sekali lagi dan i’tidal, kemudian kita terus sujud selanjutnya sebagaimana biasa. Dan pada raka’at kedua juga kita lakukan seperti halnya pada raka’at yang pertama. Jadi dengan demikian shalat Gerhana tersebut seluruhnya berjumlah 4 rukuk, 4 fatihah dan 4 sujud
-
Apabila shalat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari tersebut dilaksanakan seperti shalat biasanya yakni 2 raka’at dengan 2 rukuk, maka hal itu tidak menjadi halangan juga (cukup sah pula)
-
Berikut bacaan Niat Shalat Gerhana Bulan atau Gerhana Matahari :
-
Gerhana Bulan
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Saya niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
Gerhana Matahari
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Ushallii Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alaa)
Artinya : (Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala)
-
NB : Sebaiknya didalam melaksanakan Shalat Gerhadan Bulan, Bacaan fatihah dan juga bacaan surat dalam shalat tersebut dinyaringkan (dikeraskan), sedangkan dalam melaksanakan shalat Gerhana Matahari bacaan tersebut tidak dinyaringkan (tidak dikeraskan). Dan dalam membaca surat disetiap raka’atnya disunahkan pula membaca surat-surat yang panjang
-
___________________________________
Silakan LIKE juga tag Sahabat Kalian Jika Postingan Ini Bermanfaat. #BerbagiSemangat

Most Popular Instagram Hashtags