[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

tribunmedandaily tribunmedandaily

1336 posts   20729 followers   72 followings

Tribun Medan  Instagram resmi Tribun Medan. Yuk berbagi foto/video, Hashtag #Tribunmedan @tribunmedandaily Fan page facebook: tribunmedancom Twitter: tribunmedan

http://medan.tribunnews.com/

Waduh, Telur Diduga Palsu Masuk Medan, Begini Videonya

Seorang warga bernama Nurmansyah (52) yang tinggal di Jalan Masjid Suhada, Pasar VI Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, sangat terkejut sekali ketika dua hari yang lalu ia mendapati, bahwa telur yang ia beli diduga palsu.

Nurmansyah menceritakan mulanya ia membeli telur sebanyak 15 butir di Pasar Sembada yang terletak di samping Carefour di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan. "Saya biasanya mengasih makan burung kenari itu pakai telur puyuh. Jadi kemarin saya coba memberinya dengan telur yang saya beli ini. Saya rebus lalu di paruh menjadi empat bagian. Entah kenapa burung kenarinya nggak mau makan, malah diacak-acak kuning telurnya. Saya pun heran kenapa burung ini nggak mau makan. Setelah saya cek ternyata kuning telurnya itu seperti plastik, tekstur telurnya kenyal sekali. Tapi saya tidak tahu ini plastik atau tidaknya masih diduga saja,“ ungkap Nurmansyah kepada www.tribun-medan.com, Jumat (20/10/2017). Lelaki berbaju kuning itu mengatakan ia tidak berani mengatakan bahwasannya ini telur palsu, karena belum di cek dilaboratorium untuk memastikan ini plastik atau bukan. “Tapi yang buat heran ini telur guncang tali tidak busuk. Biasa kalau telur busuk itu guncang, tapi ini diguncang tidak busuk,“ katanya.

Nurmansyah mengatakan sudah ada lima telur yang di konsumsi sebelumnya, dimasak sambal untuk makan keluarga.

Sempat anak makan satu telur dan tidak lama berselang perutnya sakit akibat makan telur plastik itu. “Harapan saya kalau bisa diselidiki, benar atau tidak ini telur palsu yang terbuat dari bahan plastik, kok bisa ada telur seperti ini. Jangan sampai beredar secara luas dipasaran. Karena nanti bisa kacau dan bahaya bagi yang mengkonsumsinya,“ Pungkas Nurmansyah. TRIBUNMEDAN / @dimazkahfi666

Misi PSMS Medan untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar tampaknya pupus. Manajemen PSMS sudah melayangkam surat kepada PT Liga Indonesia Baru agar pelaksanaan babak delapan besar berlangsung di Medan.
Namun impian mereka harus pupus lantaran Stadion Teladan tengah dilakukan renovasi.
Rumputnya sudah tak terlihat lagi. Permukaan tanah pun sudah hancur lebur, akibat sedang dalam pengerjaan. Manajemen PSMS pun terkejut dengan renovasi tersebut tanpa pemberitahuan.

Credit: Suporter PSMS Medan

Para penonton turut menyaksikan Kontestan Miss Grand Thailand terjatuh. Mereka langsung memberikan tepuk tangan dan dukungan. // @hendriknaipospos

PERSONEL DISHUB PUNGLI SOPIR TRUK!! // @hendriknaipospos

Viral di media sosial sarang semut bertulisan Lafaz Allah, seperti halnya yang diunggah akun facebook Yuni Rusmini, Jumat (20/10/2017). Video berdurasi 24 detik tersebut membuat heboh masyarakat sekitar.

Sarang semut bertulisan Lafaz Allah ini terjadi selama 11 jam. // @hendriknaipospos

Situasi di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) Jalan dr Mansur, Medan mencekam. Mahasiswa memblokade pintu masuk lantaran sekuriti dituding melakukan penculikan dan penyiksaan terhadap salah seorang mahasiswa bernama Nuel.

Dari keterangan salah satu mahasiswa, kejadian berawal pada Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Nuel berada di Fakultas Ilmu Budaya. "Nuel diculik lalu diikat dengan rantai. Dia diseret-seret sambil dipukuli," kata salah seorang mahasiswa berambut gondrong, Jumat (20/10/2017). Setelah diculik, Nuel dibawa ke pos satpam yang ada di pintu dua. Di sana, Nuel dikabarkan kembali diinjak-injak sekuriti. "Kami datangi pos satpam, tapi Nuel sudah tidak ada. Kami tanya dia dimana, tapi sekuriti tidak kasih tau dia dimana," katanya.

Lantaran kesal, mahasiswa menduduki kantor sekuriti. Mahasiswa menutup jalan masuk dan melakukan bakar kayu. // @arrayanarcho

Pantauan langsung Tribun Medan di lokasi jalur tol Kualanamu Seirampah Km 66 Kabupaten Serdangbedagai Provinsi Sumatera Utara Kamis, (19/10/2017). Di lokasi ini sebelumnya disebut oleh pihak PT Jasa Marga sebagai lokasi pelemparan kendaraan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang kemudian mengakibatkan adanya 12 unit kendaraan mengalami kerusakan khususnya dibagian kaca. Namun demikian hingga kini pihak Kepolisian dari Polres Serdangbedagai sendiri belum ada menerima laporan dari korban pelemparan.TRIBUN MEDAN/@indrasipahutar

JOKOWI bernyanyi bersama pengamen usai menyantap sate kambing. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono pun bermain gitar// @hendriknaipospos

Sedang berlangsung diskusi mencari solusi terkait maraknya jalan berlubang di Kota Medan.

Diskusi berjalan eksklusif di Ruang Redaksi Harian Tribun Medan yang dihadiri pejabat eksekutif dan legislatif terkait, serta para praktisi dan akademisi. // @royandi_hutasoit

Puluhan warga terhimpun dalam Bius Empat Marga Batak di Desa Motung, Kecamatan Ajibata Tobasa berunding membahas hak ulayat mereka yang berkaitan dengan pengembangan lahan Badan Otorita Danau Toba (BODT) di Desa Motung, Kecamatan Ajibata Tobasa, Selasa (17/10/2017). Hal ini lantaran sebagian lahan pengembangan BODT yang berada di Desa Motung diduga masih sengketa.
Tokoh masyarakat, Sabar Manurung mengaku seluas 200 hektar lahan mereka hingga kini masih dalam sengketa. Alasannya, berdasarkan kesepakatan Raja Bius Empat marga di Motung, yakni Manurung, Sitorus, Ambarita dan Sirait, lahan seluas 200 hektar itu milik bersama keempat marga itu.

Katanya, kesepakatan itu dibuat pada 15 Agustus 1952 yang ditandatangani oleh marga keempat Raja Bius tersebut.
Namun, pada 25 November 1980 surat tersebut kembali diperbaharui dan ditandatangani keempat tokoh raja marga Bius dan tiga kepala desa, yakni Kepala Desa Motung, Desa Pardomuan Motung dan Desa Simarata Motung.
Tahun 1991 lahan seluas 200 hektar itu diklaim seseorang, selanjutnya pada tahun 2008 dikontrakkan kepada pabrik Toba Pulp Lestari (TPL) dan kini ditanami kayu eucaliptus.
Kini masyarakat Motung yang merupakan keturunan empat marga Raja Bius tersebut berharap agar lahan seluas 200 hektar itu dapat dimiliki kembali dan dikelola secara bersama. Namun, kini lahan itu diduga telah diklaim Pemerintah sebagai lahan pengembangan BODT tanpa sepengetahuan mereka.
Pada Kunjungan Presiden Jokowi ke Bandara Silangit dan Penatapan Hutaginjang Tapanuli Utara Sabtu, 14 Oktober lalu, Jokowi menyarankan agar segala persoalan menyangkut Lahan BODT dapat diselesaikan kepala daerah.TRIBUN MEDAN/@arjuna_bakkara

Hancur Lebur, Warganet Berharap Jokowi Juga Perhatikan Jalan Ini.

Akun facebook Karisma Limbong mengunggah sebuah video yang memperlihatkan hancur leburnya kondisi jalan di sisi timur Sumatera Utara.

Akses jalan pada video tersebut terlihat seperti kubangan, banyak kendaraan terperosok akibat dalamnya lumpur.

Ia lantas berharap pemerintah memperhatikan kondisi jalan tersebut. "Inilah jalan penghubung antara Kabupaten Asahan, Kabupaten Labura, Tanjung Balai. Parah sekali, sampe harga bahan pertanian masyarakat anjlok. Di mana kepedulian pemerintah melihat ini," tulis Karisma Limbong pada akun facebooknya. // @hendriknaipospos

Keakraban Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kabupaten Karo, Sabtu kemarin. // @hendriknaipospos #Jokowi #Sumut #Karo

Most Popular Instagram Hashtags