the_rabbaanians the_rabbaanians

288 posts   51684 followers   7 followings

The Rabbaanians  Broadcast artikel & info kajian insya Allah: BBM 5E080D91 WA 087878405003 . VISIT OUR STORE: @merchandisemuslim

LIHATLAH KE BAWAH!
.
Ada yang lebih miskin
Ada yang lebih parah sakitnya
Ada yang lebih buruk rupanya
Ada yang lebih berat pekerjaannya
Ada yang lebih sulit hidupnya
Ada yang lebih besar cobaannya
Pokoknya ada yang lebih rendah dari kamu
.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ
.
“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Muslim)
.
✏ Ustadz DR. Syafiq Riza Bin Basalamah, MA

ANDAI MEREKA TAHU
.
Jika saya tinggalkan dunia hitam ini lalu saya mau kemana?
Jika saya keluar dari bidang haram ini lalu saya mau kerja dimana?
Jika saya tinggalkan geng saya dengan segala maksiatnya, memangnya ada yang mau berteman dengan saya?
.
Andai mereka tahu bahwa Pencipta dan Pemilik kehidupan ini telah berfirman:
.
‏﴿١٠٠﴾ ۞ وَمَن يُهَاجِرْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يَجِدْ فِى ٱلْأَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً
.
"Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan kelapangan yang banyak..."
(An Nisaa: 100)
.
Ternyata...
Ada kehidupan lain yang penuh dengan kehangatan siap menyambut kita.
Banyak bidang dan lapangan pekerjaan yang menunggu kita.
Banyak teman shalih/shalihah yang mau berpijak bersama.
.
Hanya saja kita belum tahu dan mengenal mereka.
.
Saudaraku..
ALLAH memastikan bahwa dibalik hijrah ada banyak tempat yang indah, ada banyak kelapangan, rizki, ketenangan serta kebahagaian.
.
Maka jangan ragu untuk berhijrah dari dosa.
.
Yang perlu anda lakukan adalah terus melangkah, lalu bersabar dan bertahan, niscaya pertolongan ALLAH dan kelapangan itu pasti menyapa anda.
.
(Disadur dari Tafsir Ath Thabari dan Al Qurthubi QS. An Nisa ayat 100)
.
.
✏ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
.
Telegram
@muhammadnuzuldzikri

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
.
THE RABBAANIANS presents
“MUARA HIJRAHKU"
.
Insya Allah, Rabu 19 Juli 2017 (26 Syawal 1438H), di Masjid Agung Al-Azhar bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah & Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri setelah shalat Isya berjamaah sampai selesai (Isya jam 19:09 WIB).
.
LIVE STREAMING:
Youtube channel: The Rabbaanians
.
DAPATKAN BROADCAST INFO KAJIAN & ARTIKEL ILMU INSYA ALLAH DI:
Whatsapp: 087878405003
Pin BBM: 5E080D91
.
Instagram: @the_rabbaanians
Telegram: @therabbaanians
FB fan page: The Rabbaanians
Youtube channel: The Rabbaanians
SoundCloud: The Rabbaanians
.
⏩ Diselenggarakan oleh:
KI - ASIA (Kajian Islam - Alumni Sekolah Islam Al-Azhar), Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, Al-Hikmah, IslamDiaries
.
⏩ Didukung oleh:
SIP (Solidaritas Insan Peduli @solidaritasinsanpeduli), Teladan Rasul, Relawan Sahabat Tauhiid, Rajin Shalat, APII (Aliansi Pemuda Islam Indonesia), YI-Lead (Young Islamic Leaders), Indonesia Tanpa JIL, Pejuang Subuh, R.I.S.K.A (Remaja Islam Sunda Kelapa), AYLI (Al-Azhar Youth Leader Institute), Akhtar Foundation, ILUSTRI (Ikatan Alumni Teknik Sipil Trisakti), Komunitas Sahabat Muslimah, Berani Berhijrah, Celoteh Muslim, Islami Poster, Negeri Akhirat, Duniajilbab, Merchandise Muslim (@merchandisemuslim), Lembaga Amil Zakat Al-Azhar, Aladzievie Channel
.

Dimohon tidak melakukan penyebaran flyers dan liputan di masjid Agung Al-Azhar tanpa seizin pihak KI - ASIA (Dani 08999391973)

.
Kemuliaan suatu ilmu bergantung pada kemuliaan objek yang dikaji. Begitu kata para ulama kita. Dengan begitu ilmu yang paling mulia adalah ilmu ushuluddin (pokok dasar agama; ilmu akidah Islam).
.
Sebab, objek yang dikaji adalah perkara paling mulia, paling penting dan paling berguna. Objek yang dikaji adalah perkara paling darurat dan paling prioritas dalam hidup seorang hamba. Objek yang dikaji adalah perkara yang tidak boleh tidak harus diketahui dan diamalkan oleh seorang hamba. Jika ini luput dari kita, dapat dipastikan kita akan menjadi hamba yang sengsara, binasa dan celaka. Sengsara di dunia tidak seberapa, tetapi sengsara di akhirat alangkah hinanya kita: hancur lebur kita di sana, siksa yang terus menerus menimpa, seditik saja haram kebahagian untuk kita di sana. na'udzu billah min dzalika.
.
Ilmu ushuluddin membahas tentang kebutuhan kita kepada Allah. Kebutuhan kita kepadanya di atas segala kebutuhan, darurat di atas segala darurat. Sebab, tak ada kehidupan bagi hati, tak ada kenikmatan dan ketentraman serta ketenangan kecuali dengan mengenal Tuhannya: Pencipta dan sesembahannya.
.
Mengenal Allah dengan segala hal yang berkaitan dengannya berupa nama-nama, sifat-sifat, perintah-perintah dan larangan-laranganNya adalah perkara yang tidak mungkin bisa dicapai secara mandiri oleh nalar akal manusia.
.
Kita sama sekali tidak mengesampingkan akal, tetapi akal manusia itu terbatas jangkau nalarnya sehingga harus dibimbing oleh wahyu.
.
Oleh karena itu, dengan rahmat-Nya, Allah mengutus para rasul untuk memperkenalkan diri-Nya dan mengajak kepada-Nya, memberi kabar gembira kepada yang menjawab ajakan itu dan memberi peringatan kepada yang menentang. Inti risalah dan seruan mereka adalah mengenal Allah dengan nama-nama, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-Nya.
.
Dalam pada itu ada dua perkara penting yang wajib kita ketahui.
.
Pertama, mengenal jalan yang mengantarkan kepada Allah. Jalan ini adalah syariat Allah.
.
Kedua, Mengenal orang-orang yang meniti jalan tersebut, apa yang mereka dapatkan sesampainya mereka kepada-Nya.
.
- InsyaAllah lanjut di bawah -

SANG GULA
.
Beliau bernama Imam Muhammad bin Maimun Abu Hamzah, sang gula.
.
Mengapa beliau dijuluki dengan "sang gula"??
.
Mari kita simak keterangan Imam Adz Dzahabi:
"Beliau bukanlah seorang penjual gula, akan tetapi dinamakan _as sukkari (sang gula)_ karena manisnya tutur kata beliau."
(Siyar A'laamin Nubalaa' 7/386)
.
Benar memang, saat telinga ini disapa dengan rangkaian kata yang penuh dengan kesantunan dan kelembutan, maka akan terasa manis di dalam jiwa, rasa yang lebih manis dari gula dan madu.
Bukankah sesendok gula yang disajikan dengan umpatan dan cacian akan terasa pahit di dalam hati?!
.
"Kata-kata yang baik adalah sebuah sedekah."
Sabda Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- dalam Shahih Bukhari dan Muslim.
.
Rasanya tidak berkebihan jika kita berharap lahirnya "sang gula - sang gula" berikutnya untuk menghiasi layar kehidupan keluarga, pergaulan, dunia dakwah dan SOSMED kita.
.
.
(Terinspirasi oleh Faidah Syaikh Shalih bin 'Abdil 'Aziz As Sindi)
.
.
.
✏ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
.
Telegram
@muhammadnuzuldzikri

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
.
THE RABBAANIANS presents
"MENGUNDANG MUSUH"
.
Insya Allah, Rabu 12 Juli 2017 (19 Syawwal 1438H), di Masjid Agung Al-Azhar bersama Ustadz Subhan Bawazier setelah shalat Isya berjamaah sampai selesai (Isya jam 19:08 WIB).
.
LIVE STREAMING:
Youtube channel: The Rabbaanians
.
DAPATKAN BROADCAST INFO KAJIAN & ARTIKEL ILMU INSYA ALLAH DI:
Whatsapp: 087878405003
Pin BBM: 5E080D91
.
Instagram: @the_rabbaanians
Twitter: @the_rabbaanians
Telegram: @therabbaanians
FB fan page: The Rabbaanians
Youtube channel: The Rabbaanians
SoundCloud: The Rabbaanians
.
⏩ Diselenggarakan oleh:
KI - ASIA (Kajian Islam - Alumni Sekolah Islam Al-Azhar), Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, Al-Hikmah, IslamDiaries
.
⏩ Didukung oleh:
SIP (Solidaritas Insan Peduli @solidaritasinsanpeduli), Teladan Rasul, Relawan Sahabat Tauhiid, Rajin Shalat, APII (Aliansi Pemuda Islam Indonesia), YI-Lead (Young Islamic Leaders), Indonesia Tanpa JIL, Pejuang Subuh, R.I.S.K.A (Remaja Islam Sunda Kelapa), AYLI (Al-Azhar Youth Leader Institute), Akhtar Foundation, ILUSTRI (Ikatan Alumni Teknik Sipil Trisakti), Komunitas Sahabat Muslimah, Berani Berhijrah, Celoteh Muslim, Islami Poster, Negeri Akhirat, Duniajilbab, Merchandise Muslim (@merchandisemuslim), Lembaga Amil Zakat Al-Azhar, Aladzievie Channel
.

Dimohon tidak melakukan penyebaran flyers dan liputan di masjid Agung Al-Azhar tanpa seizin pihak KI - ASIA (Dani 08999391973)

.
Terimalah yang Telah Terjadi
.
Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu bercerita bahwa Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam datang membesuk seorang badui yang sedang sakit, dan biasanya bila membesuk orang sakit beliau Shallallahu'alaihi wa Sallam berkata:
.
لاَ بَـأْسَ طُـهُوْرٌ اِنْ شَاءَ اللهُ
.
Tidak apa-apa, semoga penyakit ini menjadi pencuci bagi dosa-dosa, Insya Allah (HR. Bukhari)
.
Namun ternyata orang tua itu menanggapinya dengan sinis, ia berkata: _"Sekali-kali tidak benar (yang kamu ucapkan), melainkan penyakit ini adalah panas yang mendidih, yang menimpa orang yang telah tua agar mengantarnya ke pekuburan."_
.
Maka Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, _"Iya, moga demikian (kalau itu yang kau inginkan),"_ , maka Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bangkit. (HR. Bukhari no. 3616).
.
Dalam riwayat lain (yang perlu dikaji) di dalam kitab al Kuna Daulabi no.443, Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam mengulangi perkataannya sampai tiga kali, namun orang itu bersikeras dengan ucapannya, maka Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam pun mengiyakan, dan disebutkan dalam riwayat itu bahwa di sore harinya orang tua itu telah diantarkan ke pekuburan.
.
Terimalah yang telah terjadi
Berharaplah pada rahmat Ilahi
Niscaya semuanya akan menjadi lebih indah dan menawan hati
Janganlah menjadi orang tua malang yang hidupnya kelam dan sengsara.
.
✍🏻 Ustadz DR. Syafiq Riza Bin Basalamah, MA

KERDILKAN DAN RENDAHKAN MEREKA
.
Ternyata merendahkan sesuatu tidak selalu buruk, saudaraku.
.
Ibnul Qoyyim -rahimahullah- bertutur:
"Dan diantara tanda amal ibadah kita diterima adalah kita akan merendahkan, mengkerdilkan dan menganggapnya kecil di hati kita."
(Madarijus Saalikiin 2/62)
.
Shalat, puasa, tarawih, tilawah, dzikir, umrah, i'tikaf, dan amal ibadah kita lainnya.
.
Sebesar apapun...
Sebanyak apapun...
Sehebat apapun...
Kerdilkanlah, tanamkanlah dalam hati ini bahwa semua itu hanyalah serpihan-serpihan kecil yang tidak pantas menuai puji dan rasa bangga.
.
Sedangkan membesar-besarkan, merasa diri berjasa lalu mulai
mengungkitnya... sebaiknya ia renungkan ayat berikut ini:
.
‏﴿٢٦٤﴾ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبْطِلُوا۟ صَدَقٰتِكُم بِٱلْمَنِّ وَٱلْأَذَىٰ
.
(264) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)...
(QS. Al Baqarah: 264)
.
.
✏ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
.
Telegram
@muhammadnuzuldzikri

*29 hari + 6 hari = 1 tahun*
.
Bingung??
Mari kita simak penjelasannya,
.
Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
.
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu ia lanjutkan dengan puasa 6 hari di bulan Syawwal, niscaya ia mendapat pahala seperti puasa 1 tahun penuh."
(HR. Muslim)
.
Dalam HR. An Nasa'i, Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- menguraikan:
.
"ALLAH menjadikan kebaikan menjadi 10 kali lipat, maka puasa 1 bulan (Ramadhan) bernilai 10 bulan dan puasa 6 hari setelah 'Iedul Fitri (di bulan Syawwal) menyempurnakannya menjadi 1 tahun."
.
Saudaraku,
Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
.
"Barangsiapa yang berpuasa *satu hari* di jalan ALLAH, niscaya ALLAH akan jauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 puluh tahun perjalanan."
(HR. Bukhari dan Muslim) .
Jika itu keutamaan puasa satu hari, maka silahkan bayangkan bagaimana pahala puasa selama satu tahun penuh??
.
Saudaraku...
Tahukah anda penjelasan banyak ulama (diantaranya ulama madzhab Syafi'i) tentang hal ini?
.
Ternyata pahala puasa 1 tahun penuh tersebut adalah *pahala puasa wajib.*
.
Maksudnya?
Ya, puasa 6 hari di bulan Syawwal merupakan *puasa sunnah*, namun *pahalanya senilai dengan puasa wajib, layaknya puasa Ramadhan.*
.
Masih ada banyak waktu... hanya 6 hari dari 29/30 hari...
Bisa di awal atau di pertengahan atau di akhir bulan Syawwal, bisa berturut-turut atau tidak. .
Pahala puasa 1 tahun penuh itu sudah sangat dimudahkan, saudaraku...
.
Referensi:
I'anatut Thaalibiin 2/268, Tuhfatul Habiib 3/155, Tuhfatul Muhtaj 14/69, Fathul Wahhab 2/351, Mughnil Muhtaj 1/447, Nihayatul Muhtaj 3/208, Al Inshaf 3/344, Kasysyaaful Qina' 2/337 dan lain-lain. .
✏ Muhammad Nuzul Dzikri
.
Telegram
@muhammadnuzuldzikri

.
Sudah Berpisah
.
Setelah membersama ia pun pergi
menyisakan seribu hikmah dan kenangan,
tetapi tetap saja sesal di hati menggunung tinggi
atas waktu yang aku sia-siakan
.
Tetapi apalah arti sesal
selain untuk iktibar?
Untuk apa kenangan
jika bukan untuk pelajaran?
.
Belum jauh ia pergi kita sudah lupa diri
Baru kemarin ia berlalu kita sudah lupa
Mushafmu mulai berdebu lagi
Masjidmu sepi tak ada siapa-siapa
Shalatmu bolong-bolong lagi
Sedekahmu terhenti
.
Aduhai, aku terkenang akan malam-malam Ramadhan
Ramai masjid oleh ketaatan
Duduk-duduk kita bertadarusan
Riang gembira bocah-bocah malam tarawihan
.
Selepas ia pergi kita kembali dalam lumpur hitam
Seperti sedia kala
selepas ia pergi, pergi pula bersamanya ketaatan
Seperti sedia kala
.
Kau sangka Syawal beda Tuhan dengan Ramadhan?
Buruk nian kaum yang hanya beribadah di Ramadhan
.
Aih, malang nian nasibmu: kenal Allah hanya di Ramadhan
Kau pikir Allah tak urus kau di luar Ramadhan?
.
Ramadhan pergi tapi tak meninggalkan
Sebab ia berputar kembali lagi.
Saat kau kembali ke lumpur hitam
kaulah yang meninggalkan:
Kau tinggalkan Ramadhan.
Akankah kau berputar menjumpai lagi?
Kau yang meninggalkan
bukan Ramadhan
.
Meski pergi, ia tak meninggalkan.
Itu adalah putaran zaman.
Zaman adalah kesempatan
yang akan ditanyakan.
.
Kalau tak lagi jumpa Ramadhan
Bukankah pasti kita jumpa Ar-Rahman?
Akankah menghamba hanya di Ramadhan?
Sementara maut tak bermusim melawan.
.
Bila maut merekah
bunga-bunga berjatuhan
pupus-pupus patah
daun-daun berguguran.
.
Kita seumpama bunga-bunga kamboja di pekuburan
yang ke pusara jua jatuhnya
Setiap saat adalah musim gugur
dan maut adalah musim yang tak bertukar
Maka jangan gersang hati dari zikir
Jangan kering dari ketaatan
Sebab bila kemarau telah berkepanjangan
petaka pun menjelang.
Bagaimana bila maut merenggut bunga layu dalam tanah yang kemarau?
.
Ramadhan pergi
Semoga diterima sedikit yang kita buat itu
Istighfar, semoga dimaafkan salah kita itu
Kelak datang lagi Ramadhan menjumpai
.
Musim ketaatan jangan bertukar
Sembahlah Tuhanmu sampai datang kematian.
.
- InsyaAllah lanjut di bawah -

Selamat Idul Fitri 1438H
.
Eid Mubarak (Hari Raya Penuh Berkah)
.
Taqobbalallahu Minna wa Minkum (Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima amalku dan amal kalian).
.
Minal Aidin wal Faizin.

MENJELANG GARIS FINISH
.
Saudaraku,
Masih ingat sabda Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- :
"Kehinaan bagi seseorang, yang memasuki bulan Ramadhan, lalu disaat Ramadhan berakhir dosa-dosanya belum diampuni oleh ALLAH."
(HR. Tirmidzi)
.
Sadarkah kita bahwa kemungkinan waktu kita hanya tinggal beberapa jam saja sebelum ancaman itu datang?!
.
Jika saat matahari terbenam di sore nanti dan hilal terlihat lalu dosa-dosa kita belum diampuni, maka bersiaplah menjadi terhina di dunia dan di akhirat!
.
Saudaraku,
Masihkah kita tenggelam dalam euforia kemenangan yang belum nyata?!
.
Segarkan lagi ingatan kita... Berapa dosa yang kita lakukan di bulan suci ini??
.
Benar... kita berpuasa, namun apakah kita mempuasakan tubuh kita dari dosa?
.
Benar... kita telah tarawih, namun berapakah tarawih yang kita lakukan dengan khusyu'?
.
Benar... kita telah mengkhatamkan Al Qur'an, tapi berapa ayatkah yang berhasil kita resapi dan tuangkan dalam kehidupan sehari-hari?
.
Masih layakkah kita merayakan hari kemenangan esok hari?
.
Saudaraku, jangan berkecil hati...
.
Rabb kita berfirman:
"Wahai anak adam, kalaulah dosamu memenuhi langit, lalu kamu memohon ampun pada-Ku, niscaya Aku akan ampuni seluruh dosamu dan Aku tidak peduli sebanyak apapun dosa tersebut."
(Hadits Qudsi Riwayat Tirmidzi)
.
Kita memiliki Rabb Yang Maha Pengampun dan Penyanyang, namun Yang Maha Pengampun ini meminta kita berjuang dan beristighfar sampai akhir.
.
"Istighfar adalah penutup seluruh amal ibadah."
(Itulah yang digariskan oleh Imam Ibnu Rojab -rahimahullah- dalam Lathaiful Ma'arif: 232)
.
Marilah kita menutup Ramadhan 1438 H ini dengan memperbanyak istighfar dan bertaubat atas segala khilaf dan lalai.
.
Dan maksimalkanlah detik-detik yang masih tersisa, karena anda tidak pernah tahu mungkin saja rahmat itu turun di detik terakhir sebelum matahari terbenam.
.
Juara sejati tidak akan berhenti berlari sampai ia menginjakkan kakinya di garis finish.
.
.
___________________________________
✏ Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
.
Telegram
@muhammadnuzuldzikri

Most Popular Instagram Hashtags