taqwart taqwart

169 posts   59,334 followers   50 followings

Taqwa Art 💡  👶 Bukan ustadz/ah, hanya share faidah 🙏🏽 Tidak melayani konsultasi/curhat 🙋 Bebas repost/share, gak perlu ijin ☎ Kontak WA 👇 (dm slowres)

Keutamaan Mendidik Anak Perempuan
.
“Barang siapa yang memelihara dua anak perempuan hingga dewasa, dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aku dan dia (seperti ini).” Beliau menggabungkan jari-jemarinya. (HR. Muslim)

Juga pada janji beliau shollallahu'alaihi wasallam yang lainnya: “Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, kelak mereka akan menjadi penghalang dari api neraka.” (HR. Bukhari & Muslim)

Kita juga mengingat penuturan ‘Aisyah radhiyallahu'anha tentang seorang wanita miskin yang datang kepadanya. “Seorang wanita miskin datang kepadaku membawa dua orang anak perempuannya. Kuberikan kepadanya tiga butir kurma. Ia lalu memberikan kepada setiap anaknya sebutir kurma. Sebutir yang lain ia angkat ke mulutnya untuk dia makan. Namun, kedua anak perempuannya meminta kurma itu. Lantas dibaginya kurma yang hendak dia makan itu untuk kedua anaknya. Aku pun merasa kagum terhadap perbuatannya, lalu kuceritakan apa yang dilakukannya kepada Rasulullah. Beliau pun berkata, ‘Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dengan kurma yang diberikannya itu dan membebaskannya dari neraka’.” (HR. Muslim)

Oleh: Al-Ustadzah Ummu Abdirrahman via asysyariah.com

#taqwart #anakperempuan #mendidikanakperempuan #anaksholihah

Untuk bisa sukses masuk fakultas kedokteran misalnya, belajar dengan giat dan mati-matian, menyediakan waktu khusus yang banyak untuk belajar dan tidak boleh diganggu. Akan tetapi untuk bisa masuk surga, hanya secukupnya saja usahanya (bahkan tidak ada usaha), tidak ada waktu khusus untuk menuntut ilmu, belajar bagaimana bisa masuk surga tertinggi dan cepat tanpa hisab, waktunya untuk bisa sukses masuk surga hanya waktu-waktu sisa, sesempatnya saja (bahkan tidak ada waktu sama sekali) . tidak ada waktu khusus untuk muhasabah diri, tidak ada waktu khusus untuk bermunajat dan mengadu kepada Allah mengenai kehidupanya serta tidak ada waktu khusus untuk memohon dan memelas mengetuk pintu langit agar memudahkan urusannya

Allah Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” [Luqmaan: 33]

Hati ini sungguh sudah tertutup bagaikan bejana yang tertelungkup tidak menerima anugrah tetesan hujan. Sudah jelas sekali dunia ini fana dan sangat sebentar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.”[ HR. Tirmidzi no. 2551. dishahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)

Jelas dunia itu telaknat bagi mereka yang tamak dan rakus.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)

Jika pura-pura lupa, Allah akan melupakan kita kelak, hari2 sulit yang sangat butuh pertolongan Allah

Allah Ta’ala berfirman, “Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka.” (At-Taubah: 67)

Sumber: @raehanul_bahraen Muslimafiyah.com

#taqwart #waktuakhirat #luangkanwaktu #mengejarakhirat

Jangan sampai kayak di gambar ya 😊
.
Sejatinya, bosan atau jenuh, adalah tabiat yang manusiawi. Tak bisa dihilangkan, dan bukanlah suatu aib. Menjadi masalah ketika rasa bosan itu tidak di-manage (dikelola) secara benar, hingga berimplikasi pada dampak yang negatif bagi kelangsungan rumahtangga.
.
* Contoh action suami untuk memelihara cinta:
1. Suami tahu kalau istri sangat suka kue terang bulan. Sesekali, saat pulang kerja, cuaca hujan, mampirlah ke penjual kue itu, belilah untuk istri meski tanpa diminta.
2. Jangan segan untuk sesekali membantu cuci piring dan peralatan dapur, mencuci baju, rapi-rapi dan bersih-bersih rumah.
3. Sesekali buatkan untuk istri segelas susu hangat dan semangkuk mie instant di malam hari saat anak-anak sudah tidur, sambil ngobrol-ngobrol ringan.
4. Rutinkan sholat malam bersama. Entah seminggu 2 atau 3 kali. Selesai sholat, peluklah istri dan kecuplah keningnya. Katakan bahwa Anda mencintainya dan bersyukur bisa hidup bersamanya.
5. Sesekali ajaklah istri jalan-jalan, menikmati tempat wisata. Yang dekat-dekat saja. Yang penting bisa menikmati kebersamaan dengannya.
6. Jangan segan untuk mengucapkan 3 kata: cinta, terimakasih, dan maaf. Tentunya pada sikon yang tepat dan dibutuhkan.
.
* Contoh action istri:
1. Sesekali masaklah yang lebih istimewa dari biasanya dengan menu favorit suami. Konseplah berupa surprise dinner yang menarik.
2. Saat suami terlihat lelah, jangan segan untuk menawarkan diri memijit suami. Lakukan itu dengan tulus dan cinta.
3. Jangan berhenti untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapian diri maupun lingkungan tempat tinggal.
4. Jangan ragu untuk sekali waktu membangunkan suami dengan kecupan mesra.
5. Saat suami sedang kurang sehat, jangan malas untuk merawat suami serta menyiapkan apa yang dibutuhkan olehnya.
6. Sesekali, tak ada salahnya melepas kepergian suami untuk beraktivitas dengan dekapan hangat dan doa yang baik.
7. Jangan segan untuk mengucapkan 3 kata: cinta, terimakasih, dan maaf, pada kondisi yang diperlukan.
.
Selamat mencoba. (Sumber: fb Sony Abu Faqih)
.
#taqwart #memeliharacinta #suamiistri #menikah

Diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda,

Artinya: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” (Muttafaqun ‘alaih). Berkata Al-Hafizh (yang artinya): “Syaikh Abu Muhammad bin Abi Jamrah mengatakan, ‘Dan terlaksananya wasiat berbuat baik kepada tetangga dengan menyampaikan beberapa bentuk perbuatan baik kepadanya sesuai dengan kemampuan. Seperti hadiah, salam, wajah yang berseri-seri ketika bertemu, memperhatikan keadaannya, membantunya dalam hal yang ia butuhkan dan selainnya, serta menahan sesuatu yang bisa mengganggunya dengan berbagai macam cara, baik secara hissiyyah (terlihat) atau maknawi (tidak terlihat).’” (Fathul Baari: X/456).
.
Kata tetangga mencangkup tetangga yang muslim dan juga yang kafir, ahli ibadah dan orang fasik, teman dan lawan, orang asing dan penduduk asli, yang memberi manfaat dan yang memberi mudharat, kerabat dekat dan bukan kerabat dekat, rumah yang paling dekat dan paling jauh. Demikian yang dikatakan oleh Ibnu Hajar rahimahullahu dalam al-Fath (X/456).
.
🗒 Sumber muslimah.or.id
🎨 Terinspirasi dari designmolvi

#taqwart #muliakantetangga #hadiahtetangga #tetanggamuslim #bertetangga

Kalau bisa jalan, kenapa harus naik kendaraan?
.
Fadhilah jalan ke masjid :
.
1. Diampuni dosanya dan dinaikkan derajat
“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim, no. 666)
.
2. Dinilai sebagai sedekah
“Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim, no. 1009)
.
3. Dicatat sebagai kebaikan
“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan.” (HR. Ahmad, 2:283)
.
Mana lebih utama, jalan kaki atau naik motor?
.
Dikembalikan kepada kondisi. Jika sedang sehat dan jarak yang memungkinkan, maka jalan kaki lebih utama. Dalilnya adalah :
.
”Ubay bin Ka’b rodhiallohu ‘anhu berkata: seseorang yang setahuku tak ada lagi yang lebih jauh (rumahnya) dari masjid, dan ia tak pernah ketinggalan dari shalat. Ubay berkata: maka ia diberi saran atau kusarankan; “Bagaimana sekiranya jika kamu membeli keledai untuk kamu kendarai saat gelap atau saat panas terik? Laki-laki itu menjawab; “Aku tidak ingin rumahku di samping masjid, sebab aku ingin jalanku ke masjid dan kepulanganku ke rumah semua dicatat.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah Allah himpun untukmu semuanya tadi.”_
[HR. Muslim nomor 663]
.
Sumber: rumaysho.com & bimbinganislam.com
.
#taqwart #jalankemasjid #sunnahnabi #masjid #jalankakikemasjid

Sayang kepada anak bukan berarti selalu menyenangkan sang anak (dengan menuruti semua kemauannya), akan tetapi menyiapkan mental sang anak untuk mandiri dan tegar di kemudian hari dalam menghadapi problematika kehidupan.

Justru selalu menuruti kemauan sang anak merupakan bentuk tidak sayang kepada anak dan khianat terhadap amanah yang Allah titipkan.
.
(Ustadz Firanda Andirja via fb)

#taqwart #sayangnak #parenting #parentingislami #orangtuaislam #mendidikanak

Jika kamu merasa sering galau dan sedih, bisa jadi kamu kekurangan aktivitas yang bermanfaat. Memang jika seseorang tidak punya kegiatan, dia akan cenderung melamun memikirkan hal yang aneh-aneh. Ujungnya jadi mudah sedih dan galau.

Berikut ini beberapa kegiatan yang bisa mengisi waktu luangmu :
- Dzikir / baca qur'an
- Sholat sunnah
- Datang ke majelis ilmu
- Bersih-bersih rumah
- Baca buku
- Mijetin ayah/ibu
- Olahraga
- Menulis
- yuk tambahin sendiri 😁

Sumber quote: kitab Raudhatul Muhibbin karya Imam Ibnul Qoyyim al-Jauziyah

#taqwart #rajin #pemalas #rajinbermalasmalasan

Menjadi suami dan bapak ideal dalam rumah tangga? Tentu ini dambaan setiap lelaki, khususnya yang beriman kepada Allah Ta’ala dan hari akhir. Dan tentu saja ini tidak mudah kecuali bagi orang-orang yang dimudahkan oleh Allah Ta’ala.
.
Sosok kepala rumah tangga ideal yang sejati, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda:
.
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik (dalam bergaul) dengan keluarganya dan aku adalah orang yang paling baik (dalam bergaul) dengan keluargaku” (HR at-Tirmidzi no. 3895).
.
Karena kalau bukan kepada anggota keluarganya seseorang berbuat baik, maka kepada siapa lagi dia akan berbuat baik? Bukankah mereka yang paling berhak mendapatkan kebaikan dan kasih sayang dari suami dan bapak mereka karena kelemahan dan ketergantungan mereka kepadanya? (Tuhfatul ahwadzi 4/273). Kalau bukan kepada orang-orang yang terdekat dan dicintainya seorang kepala rumah tangga bersabar menghadapi perlakuan buruk, maka kepada siapa lagi dia bersabar?
.
Imam al-Munawi berkata: “Dalam hadits ini terdapat argumentasi yang menunjukkan (wajibnya) bergaul dengan baik terhadap istri dan anak-anak, terlebih lagi anak-anak perempuan, (dengan) bersabar menghadapi perlakuan buruk, akhlak kurang sopan dan kelemahan akal mereka, serta (berusaha selalu) menyayangi mereka” (Faidul Qadiir 3/498). .
Allah berfirman “Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (QS an-Nisaa’: 19).
.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Berwasiatlah untuk berbuat baik kepada kaum wanita, karena sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok), dan bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atas, maka jika kamu meluruskannya (berarti) kamu mematahkannya, dan kalau kamu membiarkannya maka dia akan terus bengkok, maka berwasiatlah (untuk berbuat baik) kepada kaum wanita” (Muttafaqun alaih). Via muslim.or.id.
.
#taqwart #suami #keluargasakinah #suamiideal #suamishalih #keluargabahagia

Doa Lagi, Doa Terus, Jangan Putus!

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu‘anhu, Nabi ﷺ bersabda, "Apabila seorang muslim menyampaikan sebuah doa yang tidak mengandung dosa atau memutus silaturrahmi, maka Allah akan memberikan salah satu dari 3 hal,

Bisa Allah segerakan pengabulan doanya (di dunia), atau Allah simpan doa itu untuknya di akhirat, atau Allah lindungi dia dari keburukan yang semisal dengan apa yang dia minta.” Para sahabat mengatakan, ‘Jika demikian, kami akan memperbanyak doa.’ Nabi ﷺ menjawab, “Allah lebih banyak dalam mengabulkan doa.” (HR. Ahmad 11133 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)

Ibnu Abdil Bar menjelaskan tentang hadis ini,

Hadis ini merupakan dalil bahwa setiap doa pasti dikabulkan, dengan tiga pilihan di atas. (at-Tamhid, 10/297) - sumber: konsultasisyariah.com ====
Informasi buku:
Judul : Cepat Hafal Doa - Anak Muslim Cerdas

Pembelian bisa melalui kami (hub link wa di bio) atau langsung datang ke Gramedia di kota anda.

#taqwart #berdoa #fadhilahberdoa #ayoberdoa #ayodoa #mintapadaAllah #kartunmuslim

Di antara tanda baiknya seorang muslim adalah ia meninggalkan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Waktunya diisi hanya dengan hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhiratnya. Sedangkan tanda orang yang tidak baik islamnya adalah sebaliknya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Sebaik-Baik Teladan adalah Salafush Sholeh Terdahulu

Lihatlah saudaraku –para ayah dan ibu- perkataan orang sholeh terdahulu (baca : salafush sholeh) ini. Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada kita untuk senantiasa beramal sholeh.

Sebagian mereka berkata, “YA BUNAYYA LA’AZIDUNNA FI SHOLATI MIN AJLIKA [Wahai anakku, sungguh aku menambah shalatku karena untukmu].” Sebagian ulama mengatakan, “Maksudnya adalah aku memperbanyak shalat dan memperbanyak do’a untukmu -wahai anakku- dalam setiap shalatku.”
.
Jika orang tua senantiasa merutinkan mentadaburi kitabullah, membaca surat Al Baqoroh, dan Surat Al Falaq-An Naas (Al Maw’idzatain), atau amalan lainnya, niscaya malaikat akan turun di rumah mereka tersebut karena sebab dihidupkannya bacaan kitab suci Al Qur’an, bahkan setan pun akan kabur dari rumah yang senantiasa dirutinkan amalan semacam ini. Tidak diragukan lagi bahwasanya turunnya malaikat akan menghadirkan ketenangan dan mendatangkan rahmat. Hal ini sudah barang tentu akan memberi pengaruh yang baik pada anak dan mereka niscaya akan mendapat keselamatan. Adapun hal ini sampai dilalaikan oleh orang tua, maka akan berakibat sebaliknya. (sumber rumaysho.com)

#taqwart #maingame #maingamesiasia #mendidikanak

Andaikan ada di dunia ini rumah tangga yang tak pernah mengalami masalah, tentu yang paling patut untuk itu adalah rumah tangga Nabi shallallahu’alaihiwasallam. Sebab beliau adalah insan yang paling sempurna, paling bertakwa dan paling mulia akhlaknya. Namun ternyata, rumah tangga beliau pun tidak mutlak bersih dari problematika.

Bahtera rumah tangga ibarat sebuah perahu yang berlayar mengarungi lautan. Kadang perahu itu berjalan pelan dan tenang, angin bertiup sepoi-sepoi. Cuaca yang cerah pun menambah indahnya panorama alam. Maka ketika itu para penumpang perahu benar-benar merasakan kenikmatan dan kenyamanan. Namun, bisa jadi tiba-tiba ombak tinggi menghadang, badai dan topan menghantam. Ditambah lagi hujan turun disertai kilat dan guntur. Maka kapal yang semula tenang pun berguncang hebat. Hampir saja berubah haluan, atau bahkan karam di tengah lautan.

Namun, berkat pertolongan Allah ta’ala, kemudian kemahiran sang nahkoda dan kerja keras segenap penumpang, akhirnya laju kapal itu bisa dikendalikan dan dikembalikan ke arah yang semula. Sehingga perjalanan dapat dilanjutkan, selamat sampai ke tujuan.

Demikianlah keadaan bahtera rumah tangga kita. Kadang kita merasakan kenikmatan, kedamaian dan kebahagiaan. Tetapi bisa saja tiba-tiba kita dipaksa menghadapi berbagai macam problematika yang mengganggu keharmonisan kehidupan rumah tangga. Menghadapi kondisi seperti ini sangat diperlukan nahkoda yang bijaksana dan kerjasama baik para penumpang. Sehingga masalah dapat terselesaikan, bahkan bisa dirubah menjadi pilar-pilar yang mendatangkan kebahagiaan.

Mendiamkan masalah sejenak tidak masalah, untuk mencari solusi penyelesaian. Bersikaplah cerdas dan luwes dalam menghadapi permasalahan.

Seringkali masalah itu timbul akibat perbedaan watak dan tabiat pada masing-masing pihak. Dan untuk menyelesaikannya, butuh kesabaran, kelembutan dan kesantunan. Karena watak dan tabiat sulit untuk dirubah dalam hitungan hari ataupun bulan.

Disarikan dari buku “Surat Terbuka untuk Para Istri” karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan (dari tunasilmu.com)

#taqwart #keluargabahagia #bahterakeluarga #bahterarumahtangga #keluarga

Jika anda menginginkan setiap orang yang ketika berbuat maksiat tiba-tiba disambar petir dari langit lalu mati, tentulah semua orang serta-merta akan menjadi shalih semua. Tidak akan ada lagi maksiat, tidak ada ujian keimanan, tidak ada lagi taubat, tidak ada lagi amar ma’ruf nahi mungkar, tidak akan ada lagi istilah ‘maksiat’ di dalam kamus, dan mungkin bumi ini sudah bisa disebut surga.

Inilah bagian dari misteri ilahi. Allah Ta’ala terkadang menimpakan musibah pada kaum bejat saja, sebagaimana kaum Ad dan kaum Tsamud, dikarena kebejatan mereka. Dan terkadang Allah menimpakan musibah kepada kaum yang di dalamnya terdapat orang shalih juga.
.
Allah Ta’ala berfirman: “Takutlah pada musibah yang tidak hanya menimpa orang zhalim di antara kalian saja. Ketahuilah bahwa Allah memiliki hukuman yang pedih” (QS. Al Anfal: 25)
.
“Demi Allah, hendaknya kalian mengajak kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Atau Allah akan menimpakan hukuman kepada kalian, lalu kalian berdo’a namun tidak dikabulkan” (HR. At Tirmidzi no.2323, Ia berkata: “Hadits ini hasan”)
.
Dari hadits tersebut di atas jelas bahwa orang yang terkena bencana, bisa jadi benar ahli maksiat, atau bisa jadi orang shalih yang ikut terkena bencana yang disebabkan maksiat. Sehingga tidak ada yang bisa memastikan seseorang termasuk yang mana kecuali Allah Ta’ala.
.
Dan tidak ada kepentingan sama sekali bagi kita untuk mengetahui apakah para korban itu termasuk golongan ahli maksiat atau orang shalih? Namun penting bagi kita untuk menyadari bahwa bencana ini karena sebab maksiat. Karena inilah yang membuat kita tersadar, bergegas untuk menyerahkan diri kepada-Nya, bersimpuh dan bertaubat kepada-Nya.
.
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS. Ar Ruum: 41)

Sumber muslim.or.id
#taqwart #bencanaalam #bencanamaksiat #kemaksiatan

Most Popular Instagram Hashtags