[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#zonasultra

729 posts

TOP POSTS

Kendaraan jenis toyota Avansa dengan Nopol DT 1685 yang di kemudikan oleh lelaki inisial TR yang mengalami kecelakaan dan jatuh kejurang dengan dalaman sektar -+20 meter di jalan poros kendari- unaaha sekitar kawasan hutan Lalonona kecamatan Sampara kabupaten konawe berhasil di Evakuasi

Menggunakan mobil milik Satlantas polres konawe Personil polsek sampara di bantu lantas polres konawe serta masyarakat lakukan evakuasi kendaraan pada pukul 20.00. Dan berhasil menaikan kendaraan pukul 22.00
.
.
Di temui di lokasi kapolsek Sampara Ipda Noufaldri widayatama STK kepada awak media mengatakan Telah berkomunikasih dengan pemilik kendaraan dan pihak pemilik kendaraan meminta kepada pihak kepolisian agar kendaraan ini dapat langsung di Bawa untuk di perbaiki maka mobil ini setelah kami olah TKP dan bantu evakuasi sedang untuk korban di nyatakan selamat dan sehat dan saat ini sudah bersama keluarganya.
.
.
Ini adalah murni laka tunggal setelah di lakukan olah TKP Dan meminta keterangan saksi-saksi. kami dari pihak kepolisian hanya membantu mengevakuasi dan juga pihak kepolisian sektor sampara tidak menerima laporan dalam bentuk apapun dari pihak keluarga maupun korban.
.
.
Kapolsek menghimbau agar tetap waspada dalam berkendara apalagi ketika melintasi pegunungan lalonona yg berkelok-kelok, jika ngantuk atau konsentrasi berkurang silahkan beristirahat terlebih dahulu. Ucap Kapolsek sampara.
.
.
#zonasultra #zonasultracom #kapolseksampara #konawe #sultra

Salah satu pelaku pengedar tablet PCC yang melakukan penjualan secara online melalui Facebook. Hati-hati buat para pelajar jangan sembarang mengambil dan membeli barang tersebut. Sebab BNN menjelaskan sampai saat ini sudah ada 80 orang korban dan pihak kepolisian sudah menetapkan 16 orang tersangka.
.
.
.
Kepala batu ni orang ,,,pakpol tolong dihubungi nomornya trus tangkap saja.....tolong diusut meresahkan
#kendari
#sultra
#sulawesitenggara
#sultra
#zonasultra #zonasultracom

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti melontarkan kritik terhadap proyek tambat labuh Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritikan disampaikan Menteri Susi saat menjadi pembicara dalam 1st International Seminar on Sustainability in The Marine Fisheries Sector (ISSMFS) 2017 di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu (16/9/2017). Dalam acara yang di hadiri oleh ribuan mahasiswa UHO dan Plt Gubernur Sultra Salah Lasata, Menteri Susi mengatakan, membuat teluk menjadi tanah Kendari akan menghacurkan Teluk Kendari.

Sebab kata dia, proyek tambat labuh akan membuat teluk kendari menjadi sempit, sehingga sedimentasi juga makin tinggi dan akhirnya membuat pendangkalan akan semakin cepat. “Dan suatu saat Teluk Kendari sudah tidak indah, tetapi hitam dan berbau. Nanti bagaimana ikan-ikan tidak masuk lagi sampai ke dalam. Barangkali ini yang harus dijaga,” ujarnya.

Menteri Susi menyebut, visi menjadikan laut masa depan bangsa dan tidak boleh membumbungi laut belum diimplementasikan di Kendari, karena masih banyak yang menjadikan laut itu tempat pembuangan sampah. “Jangan sampai Teluk Kendari seperti Teluk Jakarta. Jakarta sudah hancur teluknya. Air lautnya sudah hitam, mau berenang saja harus satu jam ke tengah laut baru dapat air yang agak jernih,” jelasnya.

Ia juga memberi saran kepada Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata untuk membuat insentif kepada masyarakat agar memutar beranda rumahnya. Dimana halaman depannya menjadi laut, belakangnya menjadi jalan raya. “Nah kalau ada masyarakat yang mau membangun seperti itu, pemerintah memberikan insentif. Jadi akhirnya laut menjadi beranda di depan rumah kita. Kalau kita jadikan beranda rumah depan kita pun pasti akan jaga, karena kita tidak mau buang sampah di rumah depan,” pintanya.

Sekedar informasi, proyek tambat labuh merupakan bagian dari program smart poin. Proyek ini menelan anggaran Rp. 66 miliar, dan pekerjaannya dimulai tahun 2015.
#zonasultra #zonasultracom #kendari #sultra #menterisusi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Hingga pagi ini, Senin (18/9/2017) pukul 09.30 WITA, Badan SAR Kendari belum menemukan KM Fungka Permata III yang hilang kontak Minggu (17/9/2017) malam.

Humas Badan SAR Kendari Wahyudi mengatakan, pencarian menggunakan KN SAR Pacitan yang dikerahkan dari Kota Kendari dengan tim 19 orang ditambah 5 orang rescue dari Kantor SAR Kendari tidak berhenti hingga pagi ini dan masih terus melakukan pencarian di jalur kapal Kota Baubau ke Pulau Tomia, Wakatobi.

Kemudian dari Pos SAR Wakatobi 5 orang rescue menggunakan RIB serta adapula bantuan pencarian dari Polisi Air dan Udara (Pol Airud). #zonasultra #zonasultracom #kendari #sultra

Proses evakuasi korban Kapal Fungka Permata III di Pelabuhan Murhum, Baubau oleh Tim SAR Kendari dan Wakatobi.
.
.
#zonasultra #zonasultracom #SARKendari #baubau #pelabuhanmurhum

ZONASULTRA.COM,KENDARI – Sejak mulai dinyatakan hilang pada hari Minggu (17/9/2017) pukul 18.00 WITA malam tadi, Kapal Motor (KM) Fungka Permata III yang melayani angkutan penumpang laut dari pelabuhan Murhum, Kota Baubau menuju pelabuhan Usuku, kecamatan Tomia Timur, kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), belum juga ditemukan.

Humas Badan SAR Kendari Wahyudi melalui rilis persnya kepada ZONASULTRA.COM mengatakan, kabar hilangnya kontak dengan kapal itu diperoleh dari hartono, salah satu pegawai Inspektorak Provinsi Sultra pada pukul 18.00 WITA, Minggu (17/9/2017). “Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 18.15 wita tim rescue pos SAR Wakatobi diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian. Saat ini belum tiba atau hilang kontak,” ungkap Wahyudi, Minggu (17/9/2017) malam.

Wahyudi menambahkan, saat ini kapal KN SAR Pacitan sedang bersiap untuk membantu operasi pencarian kapal yang hilang kontak itu.

Informasinya, kapal berkapasitas 107 Gross Ton (GT) itu membawa 14 orang, termasuk penumpang termasuk Nahkoda dan ABK. Satu diantara enam penumpang itu terdapat Warga Negara Asing (WNA) atas nama Fransiska (30). Berikut nama penumpang dan awak KM Fungka Permata III yang terdaftar pada manifest penyeberangan:

1. Ahmat Kopi / Nakhoda
2. Yusril husni / KKM
3. Madiamin / Juru mudi
4. Muh Riki Rahmad/ Juru mudi
5. Abdul rahman / Kelasi
6. Olu wani/ kelasi
7. Ilham/ kelasi
8. Sahlan/ kelasi
9. Fransiska/ penumpang
10. Febry/ penumpang
11. Ahmad/ penumpang
12. Erna/ penumpang
13. Dilla/ penumpang
14. Burhan/ penumpang

#zonasultra #zonasultracom #wakatobi #sultra

Kondisi banjir yang terjadi di Mandonga, Kemaraya dan Kadia.

#zonasultra #zonasultracom #kendari

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam menyebut ada tiga penyebab utama banjir yang terjadi di Kota Kendari setelah usai meninjau kondisi Sungai Wanggu dan Kali Lepolepo.

Pertama, dikarenakan terjadi pendangkalan Teluk Kota Kendari sehingga daya tampung teluk sebagai muara sungai tidak mampu menahan volume air yang terus meningkat setiap musim penghujan seperti saat ini.

Kedua, semakin berkurangnya daya tampung Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di kota Kendari terutama kali yang merupakan aliran dari sejumlah kabupaten di Sultra misalnya Konawe Selatan (Konsel). “Kemudian kondisi ini diperparah dengan perambahan hutan ditengah kota yang semakin meningkat juga menjadi penyebabnya sehingga daerah resapan air pun berkurang,” pungkasnya.

#zonasultra #zonasultracom

Banjir di kabupaten Muna, terjadi disejumlah tempat di Labunti, Bonea dan Kantor KODIM Muna.

#zonasultra #zonasultracom #muna

MOST RECENT

Akun line resmi zonasultra.com
Dapatkan berita update seputar Sulawesi tenggara ..
Id Line = zonasultra
Id Official = @lho2425d

#zonasultra #zonasultracom

ZONASULTRA.COM, TIRAWUTA – Kebakaran kembali terjadi di Kolaka Timur (Koltim). Kali ini musibah itu telah menghanguskan satu unit rumah milik Syarifuddin (40) warga Desa Wonuambute, Kecamatan Lambandia, Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) sekira pukul 19:30 wita.

Saat kejadian rumah tersebut diketahui dalam kondisi sepi, karena pemilik rumah sedang menghadiri pesta keluarganya di luar desa tersebut.

Salah seorang saksi, Abdul Rahman (49) menjelaskan, api pertama kali terlihat dari arah dapur. Melihat kejadian itu, ia kemudian memanggil warga lainnya dan berusaha memadamkan api dengan mengandalkan peralatan seadanya. “Karena rumah tersebut terbuat dari bahan kayu dan atap rumbia maka api susah dipadamkan, sehingga apipun menghanguskan seluruh rumah tersebut,” tutur Rahman dilokasi kejadian, Senin (18/9/2017) malam.

Karena peralatan yang serba manual, api akhirnya menghanguskan seluruh bagian rumah. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Lambandia yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran itu mengakibatkan kerugian materil sekitar Rp 40 juta. Hingga saat ini polisi masih berada di lokasi guna penyelidikan lebih lanjut.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari tungku (tempat memasak yang terbuat dari tanah liat), saat ditinggal pemilik, bara api di dalam tungku masi menyala.
#zonasultra
#zonasultracom
#koltim #kebakaran

Kendaraan jenis toyota Avansa dengan Nopol DT 1685 yang di kemudikan oleh lelaki inisial TR yang mengalami kecelakaan dan jatuh kejurang dengan dalaman sektar -+20 meter di jalan poros kendari- unaaha sekitar kawasan hutan Lalonona kecamatan Sampara kabupaten konawe berhasil di Evakuasi

Menggunakan mobil milik Satlantas polres konawe Personil polsek sampara di bantu lantas polres konawe serta masyarakat lakukan evakuasi kendaraan pada pukul 20.00. Dan berhasil menaikan kendaraan pukul 22.00
.
.
Di temui di lokasi kapolsek Sampara Ipda Noufaldri widayatama STK kepada awak media mengatakan Telah berkomunikasih dengan pemilik kendaraan dan pihak pemilik kendaraan meminta kepada pihak kepolisian agar kendaraan ini dapat langsung di Bawa untuk di perbaiki maka mobil ini setelah kami olah TKP dan bantu evakuasi sedang untuk korban di nyatakan selamat dan sehat dan saat ini sudah bersama keluarganya.
.
.
Ini adalah murni laka tunggal setelah di lakukan olah TKP Dan meminta keterangan saksi-saksi. kami dari pihak kepolisian hanya membantu mengevakuasi dan juga pihak kepolisian sektor sampara tidak menerima laporan dalam bentuk apapun dari pihak keluarga maupun korban.
.
.
Kapolsek menghimbau agar tetap waspada dalam berkendara apalagi ketika melintasi pegunungan lalonona yg berkelok-kelok, jika ngantuk atau konsentrasi berkurang silahkan beristirahat terlebih dahulu. Ucap Kapolsek sampara.
.
.
#zonasultra #zonasultracom #kapolseksampara #konawe #sultra

Proses evakuasi korban Kapal Fungka Permata III di Pelabuhan Murhum, Baubau oleh Tim SAR Kendari dan Wakatobi.
.
.
#zonasultra #zonasultracom #SARKendari #baubau #pelabuhanmurhum

ZONASULTRA.COM, WANGIWANGI – Kepala Pos Search And Rescue (SAR) kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Reppind memastikan, Kapal Motor (KM) Fungka Permata III yang dikabarkan hilang kontak sejak hari Minggu (17/9/2017) kemarin, telah ditemukan dalam keadaan tenggelam di perairan Sampolawa, kabupaten Buton sekitar pukul 10.15 WITA, Senin (18/9/2017) pagi tadi.

Reppind menjelaskan, kapal yang bertolak dari pelabuhan Murhum, kota Baubau menuju pelabuhan Usuku, kecamtan Tomia Timur pada hari Sabtu (16/9/2017) kemarin itu ditemukan oleh kapal pelingkar milik nelayan Bunga Mawar dari asal kabupaten Bone., Sulaweasi Selatan (Sulsel) dalam keadaan bocor pada bagian belakang kapal.

Karena bocor, kapal itu tenggelam dan terseret arus mulai dari belakang pulau Wangiwangi hingga keperairan Buton dekat Sampolawa. Namun, peristiwa ini tidak ada korban jiwa “Sudah ditemukan oleh kapal pelingkar dari Bone di perairan Buton dekat Sampolawa dalam keadaan bocor pada bagian belakang. ABK dan penumpang selamat. Kini sedang dalam perjalanan ke Sampolawa,” kata Reppind Senin (18/9/2017). Hal yang sama juga dikatakan Kepala Badan SAR Nasional Kendari Muslimin. Kata dia, saat in semua korban telah dievakuasi setelah terombang-ambing di lautan lepas selama kurang lebih 24 jam. “Saat ini seluruh korban sementara dalam perjalanan menuju Pelabuhan Murhum, Kota Baubau dan diperkirakan sampai sekitar pukul 18.00 atau 19.00 wita,” ungkap Muslimin saat konferensi pers di Kantor SAR Kendari.

Sementara itu data korban dari manifest yand dimiliki SAR berbeda dengan jumlah korban yang dievakuasi. Dimana SAR Kendari ada 14 penumpang sedangkan yang dievakuasi ada 27 orang. 7 orang ABK dan 20 penumpang. Salah satu penumpang adalah warga negara Brazil an Fransisca.

#zonasultra
#zonasultracom
#kendari #sultra

Salah satu pelaku pengedar tablet PCC yang melakukan penjualan secara online melalui Facebook. Hati-hati buat para pelajar jangan sembarang mengambil dan membeli barang tersebut. Sebab BNN menjelaskan sampai saat ini sudah ada 80 orang korban dan pihak kepolisian sudah menetapkan 16 orang tersangka.
.
.
.
Kepala batu ni orang ,,,pakpol tolong dihubungi nomornya trus tangkap saja.....tolong diusut meresahkan
#kendari
#sultra
#sulawesitenggara
#sultra
#zonasultra #zonasultracom

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Hingga pagi ini, Senin (18/9/2017) pukul 09.30 WITA, Badan SAR Kendari belum menemukan KM Fungka Permata III yang hilang kontak Minggu (17/9/2017) malam.

Humas Badan SAR Kendari Wahyudi mengatakan, pencarian menggunakan KN SAR Pacitan yang dikerahkan dari Kota Kendari dengan tim 19 orang ditambah 5 orang rescue dari Kantor SAR Kendari tidak berhenti hingga pagi ini dan masih terus melakukan pencarian di jalur kapal Kota Baubau ke Pulau Tomia, Wakatobi.

Kemudian dari Pos SAR Wakatobi 5 orang rescue menggunakan RIB serta adapula bantuan pencarian dari Polisi Air dan Udara (Pol Airud). #zonasultra #zonasultracom #kendari #sultra

ZONASULTRA.COM,KENDARI – Sejak mulai dinyatakan hilang pada hari Minggu (17/9/2017) pukul 18.00 WITA malam tadi, Kapal Motor (KM) Fungka Permata III yang melayani angkutan penumpang laut dari pelabuhan Murhum, Kota Baubau menuju pelabuhan Usuku, kecamatan Tomia Timur, kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), belum juga ditemukan.

Humas Badan SAR Kendari Wahyudi melalui rilis persnya kepada ZONASULTRA.COM mengatakan, kabar hilangnya kontak dengan kapal itu diperoleh dari hartono, salah satu pegawai Inspektorak Provinsi Sultra pada pukul 18.00 WITA, Minggu (17/9/2017). “Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 18.15 wita tim rescue pos SAR Wakatobi diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian. Saat ini belum tiba atau hilang kontak,” ungkap Wahyudi, Minggu (17/9/2017) malam.

Wahyudi menambahkan, saat ini kapal KN SAR Pacitan sedang bersiap untuk membantu operasi pencarian kapal yang hilang kontak itu.

Informasinya, kapal berkapasitas 107 Gross Ton (GT) itu membawa 14 orang, termasuk penumpang termasuk Nahkoda dan ABK. Satu diantara enam penumpang itu terdapat Warga Negara Asing (WNA) atas nama Fransiska (30). Berikut nama penumpang dan awak KM Fungka Permata III yang terdaftar pada manifest penyeberangan:

1. Ahmat Kopi / Nakhoda
2. Yusril husni / KKM
3. Madiamin / Juru mudi
4. Muh Riki Rahmad/ Juru mudi
5. Abdul rahman / Kelasi
6. Olu wani/ kelasi
7. Ilham/ kelasi
8. Sahlan/ kelasi
9. Fransiska/ penumpang
10. Febry/ penumpang
11. Ahmad/ penumpang
12. Erna/ penumpang
13. Dilla/ penumpang
14. Burhan/ penumpang

#zonasultra #zonasultracom #wakatobi #sultra

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Kapal Motor (KM) Fungka Permata III yang melayani angkutan penumpang laut rute Kota Baubau-kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan hilang sejak hari Minggu (17/9/2017) pagi tadi.

Kepala Pos Search And Rescue (SAR) Wakatobi Reppind melalui siaran persnya kepada ZONASULTRA.COM mengatakan, kapal yang memuat enam orang dan 8 Anak Buah Kapal (ABK) itu bertolak dari pelabuhan Murhum, Kota Baubau pada hari Sabtu, (16/9/2017) sekira pukul 21:42 malam menuju pelabuhan Usuku, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi.

Menurut jadwal regular, kapal itu seharusnya mulai berlabuh di pelabuhan pelabuhan Usuku pada pukul 10.00 Wita pagi. Namun hingga malam tadi, kapal itu belum juga ditemukan.

#zonasultra #zonasultracom #wakatobi #baubau #sultra

Pelaku Pemerkosaan anak dibawah umur tertangkap.

Minggu 17/09/2017, sekitar pukul 09.00 wita Unit Reskrim Polsek Wundulako telah melakukan penangkapan terhadap Tersangka IM (20 tahun) pelaku Pemerkosa anak dibawah umur, yang dilakukan pada hari Minggu 17/09/2017 pukul 02.00 wita.

Pada Sabtu Malam 16/09/2017 sekitar pukul 21.00 wita pelaku membawa korban CBP (9 tahun) dilokasi persawahan Desa Longori dimana sebelumnya Korban CBP sedang berada dipesta pernikahan keluarganya, kemudian dibawa pergi.
.
.
.
.
Kiriman: 1990juanto
.
.
.
.
#infokolaka #kendariinfo #kolakainfo #CJkolaka #zonasultracom #zonasultra

mantap nih, meski tak mendapat gelar juara di FFI Futsal Championship tahun 2017, salah satu pemain tim futsal Sultra berhasil meraih gelar top score Muhammad Ansyari. Selamat..... 👏👏👏👏👏👏
.
.
.
Terus berjuang ini baru awal dari perjuangan kalian terimakasih dari masyarakat Sultra.
.
.
#zonasultra #zonasultracom #ffifutsalchampionship #futsalsultra #sultra #kendari

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti melontarkan kritik terhadap proyek tambat labuh Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritikan disampaikan Menteri Susi saat menjadi pembicara dalam 1st International Seminar on Sustainability in The Marine Fisheries Sector (ISSMFS) 2017 di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu (16/9/2017). Dalam acara yang di hadiri oleh ribuan mahasiswa UHO dan Plt Gubernur Sultra Salah Lasata, Menteri Susi mengatakan, membuat teluk menjadi tanah Kendari akan menghacurkan Teluk Kendari.

Sebab kata dia, proyek tambat labuh akan membuat teluk kendari menjadi sempit, sehingga sedimentasi juga makin tinggi dan akhirnya membuat pendangkalan akan semakin cepat. “Dan suatu saat Teluk Kendari sudah tidak indah, tetapi hitam dan berbau. Nanti bagaimana ikan-ikan tidak masuk lagi sampai ke dalam. Barangkali ini yang harus dijaga,” ujarnya.

Menteri Susi menyebut, visi menjadikan laut masa depan bangsa dan tidak boleh membumbungi laut belum diimplementasikan di Kendari, karena masih banyak yang menjadikan laut itu tempat pembuangan sampah. “Jangan sampai Teluk Kendari seperti Teluk Jakarta. Jakarta sudah hancur teluknya. Air lautnya sudah hitam, mau berenang saja harus satu jam ke tengah laut baru dapat air yang agak jernih,” jelasnya.

Ia juga memberi saran kepada Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata untuk membuat insentif kepada masyarakat agar memutar beranda rumahnya. Dimana halaman depannya menjadi laut, belakangnya menjadi jalan raya. “Nah kalau ada masyarakat yang mau membangun seperti itu, pemerintah memberikan insentif. Jadi akhirnya laut menjadi beranda di depan rumah kita. Kalau kita jadikan beranda rumah depan kita pun pasti akan jaga, karena kita tidak mau buang sampah di rumah depan,” pintanya.

Sekedar informasi, proyek tambat labuh merupakan bagian dari program smart poin. Proyek ini menelan anggaran Rp. 66 miliar, dan pekerjaannya dimulai tahun 2015.
#zonasultra #zonasultracom #kendari #sultra #menterisusi

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – DJ alias DD, warga Desa Wawolesea, Kecamatan Wawolesea, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pasca ditetapkan sebagai tersangka pelaku pemerkosa adik iparnya sendiri pada Senin, 11 September 2017 lalu.

Kapolsek Lasolo Inspektur Dua (lpda) Ramlan mengatakan, satuannya sampai saat ini masih terus memburu tersangka. Keberadaan pelaku tindak pidana asusila itu diperkirakan masih bersembunyi di wilayah Konut. “Sekarang terhitung 4 hari pelaku ini buron. Kami terus bergerak menyisir tempat-tempat biasa tersangka berada,” kata Ipda Ramlan via WhatsApp, Sabtu (16/9/2017). Untuk lebih mempermudah penangkapan, pihaknya telah mengkoordinasikan ke petugas pengamanan di Konut serta mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika melihat keberadaan tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, DD alias DJ tega memperkosa NP (18) yang tak lain adalah adik iparnya sendiri. Kejadian itu terungkap saat ibu korban melapor ke Kepolisian Sektor Lasolo.

#zonasultra
#zonasultracom
#konut #konaweutara #sultra

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengajak seluruh
masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya kalangan mahasiswa lebih rajin mengkonsumsi ikan karena secara nasional konsumsi ikan masih tergolong rendah. “Saya yakin kalau di Sulawesi ini orang yang mengkonsumsi ikan sudah banyak, karena umumnya orang Indonesia timur itu makan ikan daripada daging. Namun, kita tetap harus tingkatkan, karena konsumsi nasional ikan kita masih rendah,” ungkap Susi saat membuka 1st International Seminar on Sustainability In the Marine Fisheries Sector (ISSMFS) 2017 di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu (16/9/2017).
.
.
Lanjut Menteri Susi, masyarakat juga sudah memahami bahwa kandungan dalam ikan yang sehat dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir serta perkembangan tubuh seseorang. Untuk itu, demi mempersiapkan generasi yang cerdas serta memiliki tumbuh kembang yang baik, maka berikanlah pasokan gizi yang baik, yang dapat mendukung tumbuh kembang, salah satunya dengan mengkonsumsi ikan. “Untuk itu, ayo kita makan ikan, kalau tidak mau makan ikan, tenggelamkan,” canda Susi.
.
.
Menurutnya, sudah saatnya masyarakat Indonesia lebih giat mengkonsumsi ikan daripada daging. Toh, jika dibandingkan dengan harga daging, harga ikan jauh lebih murah. Susi juga berpesan kepada suluruh masyarakat Indonesia untuk mengurangi porsi nasi dan meningkatkan porsi ikan. .
.
#zonasultra #zonasultracom #menterisusi #uho #kendari #sultra

ZONASULTRA.COM,KENDARI– Tim futsal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengikuti Kejuaraan Nasional FFI Futsal Championship tahun 2017 di Jawa Barat (Jabar) tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, padahal tim ini berada di bawah naungan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sultra.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pelatih Tim Futsal Sultra Muhammad Guntur jika seluruh biaya persiapan dari Kendari mulai latihan, makanan, vitamin dan akomodasi saat babak penyisihan pada Group C di Sulawesi Selatan (Susel), Makassar bulan Agustus lalu hasil patungan dan bantuan sejumlah pihak. “Jujur sampai saat ini kami belum mendapatkan bantuan apa-apa dari pemerintah, untung ada pihak yang berbaik hati memberikan sumbangan dana ke kami yakni pemilik Club Muhlis Indah dan Tina Wula,” ungkap Guntur kepada zonasultra, Sabtu (16/9/2017) melalui sambungan WhatsApp mesengger.

Kendati demikian pada saat babak penyisihan ada bantuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra namun setelah beredar kabar jika mereka lolos ke babak delapan besar atau perempat final di Bandung, Jawa Barat.

Ia pun berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian kepada peningkatakan kapasitas tim olahraga di Sultra. salah satunya bagi para pemain futsal yang sudah menghamrumkan nama daerah di kancah nasional dan terlebih jika sudah berlaga pada pertandingan Internasional.

Sementara itu, kapten dari tim ini Wahyudin sedikit bercerita suka dukanya saat membawa nama Sultra dalam kerjunas tersebut. Ia mengatakan sukanya adalah rasa bangga sebagai putra daerah dapat membawa Sultra hingga ke semi final. Sementara dukanya yakni tidak adanya bantuan dari pemerintah untuk babak nasional sehingga mereka berangkat dengan dana pribadi.

#zonasultracom #zonasultra #kendari #sultra #timfutsalsultra #ffichampionship2017 #ffifutsalchampionship

Tetap semangat tim futsal Sultra.. Kalian sudah melakukan hal yang terbaik untuk daerah ini... Terimakasih dari masyarakat Sultra kepada kalian semua. 😇👋👋👋👏👏👏👍👍👍👍👍
.
Dan terus buktikan bahwa tim Sultra layak untuk menjadi bagian dari pemenang dalam kerjurnas ini meskipun tak sampai final, usaha kalian tak akan pernah sia-sia. Kemudian untuk tim futsal Jabar selamat .
.
#zonasultracom #zonasultra #ffifutsalchampionship #teamsultra

Most Popular Instagram Hashtags