[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#tolakchina

41 posts

TOP POSTS

#Repost @sorotanrakyat
・・・
@Regrann from @dakwahmedia212 - SHARE!
.
Berita Islam 24H - Tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Polri dan TNI, menyidak lokasi proyek PLTU di Handil, kecamatan Muara Jawa, kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/12). Lokasi proyek itu diduga banyak mempekerjakan WNA asal China. Saat disidak, tidak sedikit pekerja China illegal yang berlarian menghindari petugas.

Keterangan diperoleh, pekerja asing asal Tiongkok di proyek PLTU itu dilaporkan kian marak. Tidak sedikit juga laporan diterima Disnakertrans dari masyarakat, perihal maraknya pekerja asing Tiongkok itu, bekerja di proyek PLTU yang diduga illegal. "Sepertinya ada yang ilegal. Karena tim datang tadi, ada yang pekerja China yang kabur. Itu pekerja yang berasal dari subkontraktor," kata Kepala Disnakertrans Kalimantan Timur Fathul Halim, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (21/12) siang.

Dari data yang didapat Disnakertrans, ada sekitar 80 pekerja asal Tiongkok resmi yang bekerja di wilayah Kutai Kartanegara. Namun fakta di lapangan, diperkirakan melebihi dari jumlah yang terdata dan masuk melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. "Nah tapi kalau yang di PLTU Handil ini, jumlahnya belum tahu. Informasi kami terima, banyak warga Tiongkok. Tim tadi datang ke kantor proyek, mereka (pekerja Tiongkok) pada larian tidak tahu kemana," sebut Halim. "Sebelumnya, di bulan Mei 2016, tim Disnaker Kabupaten Kutai Kartanegara, juga sudah menyidak. Ada WN China ilegal yang akhirnya dideportasi. Berhubung sejak Oktober 2016 kewenangan pengawasan TKA di provinsi, maka kami turun ke PLTU ini," tambahnya. "Kalau yang kami ketahui dan terima informasi, selain di Kukar ini, dugaan banyaknya TKA China juga ada di Balikpapan. Sama kan, mereka ada di proyek PLTU. Ya, di Kukar dan Balikpapan. Kalau di luar itu, resmi. Seperti di Kutai Barat, karena kerja di sektor perkebunan," ungkap Halim.
.
LANJUT KOMENTAR
#TolakChina #TolakKomunis #regran

Merekalah para perusak bangsa !!!!
KAUM MATA SIPIT !!!! #tolakchina
#singkirkanchina

@Regrann from @yosinta.akhwat - JPNN.com - Penanganan yang dilakukan pemerintah terkait dengan isu TKA ilegal dicap jauh dari kata ideal. Padahal, beragam solusi jelas di depan mata. Salah satunya, mengawasi proyek-proyek dengan modal asing di daerah-daerah seluruh Indonesia. "TKA boleh ilegal, tapi tidak ada proyek yang ilegal. Kemenaker bisa bekerja sama dengan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) di setiap daerah untuk memetakan proyek apa saja yang dikerjakan asing dan bisa diawasi ketat," ujar Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar kepada Jawa Pos.

Namun, hal tersebut tampaknya belum dilakukan secara maksimal. Kemenaker selama ini hanya mengandalkan laporan-laporan masyarakat untuk melacak TKA ilegal. Padahal, kondisi itu akan membuat penindakan sangat terbatas.

Belum lagi risiko adanya pengawas di lapangan yang akhirnya main di bawah meja dengan pihak perusahaan. "Koordinasi sepertinya tetap menjadi 'barang mahal' di negara kita," kritiknya.

Timboel mengatakan secara pribadi pernah memergoki pekerja perusahaan asal Tiongkok yang sedang beristirahat dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Pekerjaan yang dilakukan pun tenaga ahli sebagaimana diharuskan. Penggunaan bahasa asing di lingkungan kerja juga mudah ditemukan di kawasan industri Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Padahal, mengacu pada UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU Nomor 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, TKA tersebut masuk kategori ilegal karena melanggar aturan. Sesuai aturan, pekerja asing harus didampingi pekerja lokal. Selain itu, mereka wajib menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi resmi di lingkungan kerja. "Bahkan, kartu identitas pekerjaannya juga dalam huruf Tiongkok. Kalau mengacu secara tegas ke UU itu (ketenagakerjaan), sudah bisa dikategorikan TKA ilegal. Tetapi, mungkin definisi TKA ilegal dari pemerintah hanya dibatasi sebagai TKA yang tidak punya izin kerja," sindirnya.

Di sisi lain, para TKA di kompleks industri Morosi tidak hanya menggeser pekerja lokal. Mereka juga beberapa kali membagi-bagikan mata uang yuan kepada warga sekitar. ==== Next kolom...#tolakchina #tolakreklamasi #pki #usi

intelijen – Insiden telat luncur rudal C705 buatan China pada latihan perang TNI AL, Armada Jaya XXXIV 2016 di Perairan Banongan, Situbondo, Jatim (14/09) mengindikasikan adanya upaya pelemahan TNI oleh pihak China.

Sinyalemen itu dilontarkan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada intelijen (15/09). “Insiden rudal telat meluncur di hadapan Presiden Jokowi mengindikasikan adanya skandal pembelian alutsista asal China. Hal itu juga menjadi sinyal terkait upaya China yang sengaja melemahkan militer RI,” ungkap Ahmad Baidhowi.

Menurut Baidhowi, secara logis, China tidak ingin Indonesia mempunyai armada yang kuat, terlebih lagi ada sengketa di wilayah Laut China Selatan. “China akan rugi jika Indonesia punya armada laut yang kuat, maka dibuatkan rudal model ‘kw’,” beber Baidhowi.

Ahmad Baidhowi menilai, kegagalan peluncuran rudal itu sangat memalukan bagi bangsa Indonesia. “Komisi I harus segera memanggil KSAL, Panglima TNI untuk membahas persoalan ini. Kasus ini terkait masalah kedaulatan bangsa,” papar Baidhowi.

Kata Baidhowi, insiden itu semakin menunjukkan upaya China untuk menguasai Indonesia. “Indonesia jangan hanya senyam-senyum saja. Bisa jadi peralatan tempur dari China kualitasnya abal-abal,” pungkas Baidhowi.

Panitia Latihan Perang TNI AL Armada Jaya XXXIV 2016 masih melakukan evaluasi menyeluruh terkait insiden keterlambatan meledak rudal C705.

#saveTNI #tolakchina

Nih bwt Yang sering koar" dengan sok pintarnya" dasar bego, ini kan uDa jaman nya Pasar ekonomi bebas asean, makanya belajar Yg pinter biar g kesaing sama China" #Repost @yosinta.akhwat with @repostapp
・・・
www.postmetro.co - Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) mengatakan Indonesia saat ini menjadi mangsa sekaligus menjadi solusi bagi kepentingan negara China, terlebih dengan adanya proteksi ekonomi dan sektor jasa yang dilakukan oleh beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat, membuat China menjadikan Indonesia sebagai ‘ladang subur’ untuk menyelamatkan perekonomiannya.

Sebelum muncul aksi proteksi dari Trump dan Eropa, secara research menunjukkan Indonesia telah mendapat gesekan melalui perjanjian Asean-China Treatment. Beberapa sektor Industri dan UKM yang sebelumnya tumbuh dan berkembang, namun dengan perjanjian itu malah menjadi kolev. “Memang sebelum ada kebijakan Trump dan beberapa negara di Eropa yang memproteksi ekonomi mereka terutama dari sektor jasa, Indonesia sendiri telah menjadi pasar bagi produk China. Apalagi sekarang dengan adanya proteksi pasar Eropa dan Amerika Serikat yang selama ini menjadi tujuan utama pasar ekspor mereka, maka China semakin menjadikan Indonesia sebagai sasaran,” kata Peneliti AEPI, Dani Setiawan kepada Aktual.com, Minggu (18/12). Adapun permasalahan China dalam menghadapi proteksi dan penurunan ekonomi yakni mencari pasar bagi produk mereka yang mengalami kelebihan produksi, kemudian masalah kedua yakni mengatasi pengangguran di negara mereka akibat imbas industri tak mampu bertahan atas tekanan penurunan ekonomi. “Mereka mencari lahan baru yang bisa dimasuki investasi sekaligus membuka sektor jasa yang mempekerjakan rakyat mereka. Nah dalam hal ini Indonesia terbuka lebar. Makanya sangat relevan denga berita di sosial media tentang adanya gelombang WNA asal China yang masuk ke Indonesia dan bekerja di proyek-proyek yang investasinya dari China,” tukas Dani.

Adapun dilihat dari struktur perdagangan ekspor-Import kedua negara, ekspor Indonesia didominasi komoditas, sedangkan impor didominasi produk jadi. Secara volume, Indonesia mengalami defisit atas perdagangan dengan China. [akt] #savenkri #tolakchina

@Regrann from @yosinta.akhwat - SIDAK MENAKER TENAGA KERJA ILEGAL DARI TIONGHOA. #savenkri #tolakchina

Semakin nyata bahwa kita sedang dijajah.. kalau pemerintah ga bisa turun tangan, kami (Muslim) indonesia akan jadi garda terdepan... #savenkri #tolakchina #aseng #asing

Donald Trump ANTI-CHINA .
Pak @jokowi please katakan seperti ini 😊 , please @jokowi lindungi pribumi bukan china , please sejahterakan pribumi bukan tunduk pada china ! 😊PLEASE 🤗 @jokowi
Kita harus membuat cina tidam berkutik di negara kita
Kita yang punya negara , kita yang punya alam , kita yang mempertahanakan tanah kelahiran kita ! GENYANG CHINA !
Dimanapun china KITA GENYANG MEREKA !
.
.
#tolakchina

NKRI milik PRIBUMI bukan CHINA Kafir.

China hanya numpang di NKRI ,
Pilih pribumi jangan china kafir .

China akan menggusur pribumi demi kepentingan china kafir .

SOLID PRIBUMI 👊

#solidpribumi
#tolakchina

MOST RECENT

#Repost @bongkartaktik.id: Merekalah para perusak bangsa !!!!
KAUM MATA SIPIT !!!! #tolakchina
#singkirkanchina

@Regrann from @pedangzulfikar_army212 - Faham? Inilah fakta yang terjadi.
.
.
Kalau Ahokers pasti bela itu habis habisan taipan china, wong junjungannya si penista agama wajar kalau mereka bela taipan china😀
Lihat fakta!

Follow :@bencipenjajah
.
. .
.
#antipenjajah #tolakchina #antiahokers #antiahok #penjarakanahok #muslimindonesia #muslimvotemuslim #cybermuslim #Bddr_pebruariku - #regrann

Faham? Inilah fakta yang terjadi.
.
.
Kalau Ahokers pasti bela itu habis habisan taipan china, wong junjungannya si penista agama wajar kalau mereka bela taipan china😀
Lihat fakta!
.
. .
#antipenjajah #tolakchina #antiahokers #antiahok #penjarakanahok #muslimindonesia #muslimvotemuslim #cybermuslim #jendraltua1945

@Regrann from @jendraltua1945 - Faham? Inilah fakta yang terjadi.
.
.
Kalau Ahokers pasti bela itu habis habisan taipan china, wong junjungannya si penista agama wajar kalau mereka bela taipan china😀
Lihat fakta!
.
.
From👉 @bencipenjajah .
.
#antipenjajah #tolakchina #antiahokers #antiahok #penjarakanahok #muslimindonesia #muslimvotemuslim #cybermuslim #jendraltua1945 #Regrann

Ada apa. Seorang terdakwa yg kalau blusukan di usir warga. Namun masih ngotot bisa menangkan pilkada. Kalau tidak siap curang ya siap berbohong....
#usir #ahok #ahokdjarot #pilgub #tangkapahok #penjarakanahok #ahoker #tolakahok #penistaagama #penistaanagama #tolakchina #212 #411 #fpi #pribumi #saveulama #ulama

@Regrann from @yosinta.akhwat - JPNN.com - Penanganan yang dilakukan pemerintah terkait dengan isu TKA ilegal dicap jauh dari kata ideal. Padahal, beragam solusi jelas di depan mata. Salah satunya, mengawasi proyek-proyek dengan modal asing di daerah-daerah seluruh Indonesia. "TKA boleh ilegal, tapi tidak ada proyek yang ilegal. Kemenaker bisa bekerja sama dengan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) di setiap daerah untuk memetakan proyek apa saja yang dikerjakan asing dan bisa diawasi ketat," ujar Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar kepada Jawa Pos.

Namun, hal tersebut tampaknya belum dilakukan secara maksimal. Kemenaker selama ini hanya mengandalkan laporan-laporan masyarakat untuk melacak TKA ilegal. Padahal, kondisi itu akan membuat penindakan sangat terbatas.

Belum lagi risiko adanya pengawas di lapangan yang akhirnya main di bawah meja dengan pihak perusahaan. "Koordinasi sepertinya tetap menjadi 'barang mahal' di negara kita," kritiknya.

Timboel mengatakan secara pribadi pernah memergoki pekerja perusahaan asal Tiongkok yang sedang beristirahat dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Pekerjaan yang dilakukan pun tenaga ahli sebagaimana diharuskan. Penggunaan bahasa asing di lingkungan kerja juga mudah ditemukan di kawasan industri Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Padahal, mengacu pada UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU Nomor 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, TKA tersebut masuk kategori ilegal karena melanggar aturan. Sesuai aturan, pekerja asing harus didampingi pekerja lokal. Selain itu, mereka wajib menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi resmi di lingkungan kerja. "Bahkan, kartu identitas pekerjaannya juga dalam huruf Tiongkok. Kalau mengacu secara tegas ke UU itu (ketenagakerjaan), sudah bisa dikategorikan TKA ilegal. Tetapi, mungkin definisi TKA ilegal dari pemerintah hanya dibatasi sebagai TKA yang tidak punya izin kerja," sindirnya.

Di sisi lain, para TKA di kompleks industri Morosi tidak hanya menggeser pekerja lokal. Mereka juga beberapa kali membagi-bagikan mata uang yuan kepada warga sekitar. ==== Next kolom...#tolakchina #tolakreklamasi #pki #usi

#Repost @sorotanrakyat
・・・
@Regrann from @dakwahmedia212 - SHARE!
.
Berita Islam 24H - Tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Polri dan TNI, menyidak lokasi proyek PLTU di Handil, kecamatan Muara Jawa, kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/12). Lokasi proyek itu diduga banyak mempekerjakan WNA asal China. Saat disidak, tidak sedikit pekerja China illegal yang berlarian menghindari petugas.

Keterangan diperoleh, pekerja asing asal Tiongkok di proyek PLTU itu dilaporkan kian marak. Tidak sedikit juga laporan diterima Disnakertrans dari masyarakat, perihal maraknya pekerja asing Tiongkok itu, bekerja di proyek PLTU yang diduga illegal. "Sepertinya ada yang ilegal. Karena tim datang tadi, ada yang pekerja China yang kabur. Itu pekerja yang berasal dari subkontraktor," kata Kepala Disnakertrans Kalimantan Timur Fathul Halim, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (21/12) siang.

Dari data yang didapat Disnakertrans, ada sekitar 80 pekerja asal Tiongkok resmi yang bekerja di wilayah Kutai Kartanegara. Namun fakta di lapangan, diperkirakan melebihi dari jumlah yang terdata dan masuk melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. "Nah tapi kalau yang di PLTU Handil ini, jumlahnya belum tahu. Informasi kami terima, banyak warga Tiongkok. Tim tadi datang ke kantor proyek, mereka (pekerja Tiongkok) pada larian tidak tahu kemana," sebut Halim. "Sebelumnya, di bulan Mei 2016, tim Disnaker Kabupaten Kutai Kartanegara, juga sudah menyidak. Ada WN China ilegal yang akhirnya dideportasi. Berhubung sejak Oktober 2016 kewenangan pengawasan TKA di provinsi, maka kami turun ke PLTU ini," tambahnya. "Kalau yang kami ketahui dan terima informasi, selain di Kukar ini, dugaan banyaknya TKA China juga ada di Balikpapan. Sama kan, mereka ada di proyek PLTU. Ya, di Kukar dan Balikpapan. Kalau di luar itu, resmi. Seperti di Kutai Barat, karena kerja di sektor perkebunan," ungkap Halim.
.
LANJUT KOMENTAR
#TolakChina #TolakKomunis #regran

@Regrann from @yarnida - USIR USIR USIR USIR!!!!!!!! #Repost @sorotanrakyat with @repostapp
・・・
@Regrann from @dakwahmedia212 - SHARE!
.
Berita Islam 24H - Tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Polri dan TNI, menyidak lokasi proyek PLTU di Handil, kecamatan Muara Jawa, kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/12). Lokasi proyek itu diduga banyak mempekerjakan WNA asal China. Saat disidak, tidak sedikit pekerja China illegal yang berlarian menghindari petugas.

Keterangan diperoleh, pekerja asing asal Tiongkok di proyek PLTU itu dilaporkan kian marak. Tidak sedikit juga laporan diterima Disnakertrans dari masyarakat, perihal maraknya pekerja asing Tiongkok itu, bekerja di proyek PLTU yang diduga illegal. "Sepertinya ada yang ilegal. Karena tim datang tadi, ada yang pekerja China yang kabur. Itu pekerja yang berasal dari subkontraktor," kata Kepala Disnakertrans Kalimantan Timur Fathul Halim, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (21/12) siang.

Dari data yang didapat Disnakertrans, ada sekitar 80 pekerja asal Tiongkok resmi yang bekerja di wilayah Kutai Kartanegara. Namun fakta di lapangan, diperkirakan melebihi dari jumlah yang terdata dan masuk melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. "Nah tapi kalau yang di PLTU Handil ini, jumlahnya belum tahu. Informasi kami terima, banyak warga Tiongkok. Tim tadi datang ke kantor proyek, mereka (pekerja Tiongkok) pada larian tidak tahu kemana," sebut Halim. "Sebelumnya, di bulan Mei 2016, tim Disnaker Kabupaten Kutai Kartanegara, juga sudah menyidak. Ada WN China ilegal yang akhirnya dideportasi. Berhubung sejak Oktober 2016 kewenangan pengawasan TKA di provinsi, maka kami turun ke PLTU ini," tambahnya. "Kalau yang kami ketahui dan terima informasi, selain di Kukar ini, dugaan banyaknya TKA China juga ada di Balikpapan. Sama kan, mereka ada di proyek PLTU. Ya, di Kukar dan Balikpapan. Kalau di luar itu, resmi. Seperti di Kutai Barat, karena kerja di sektor perkebunan," ungkap Halim.
.
LANJUT KOMENTAR
#TolakChina #TolakKomunis #regran - #regrann

USIR USIR USIR USIR!!!!!!!! #Repost @sorotanrakyat with @repostapp
・・・
@Regrann from @dakwahmedia212 - SHARE!
.
Berita Islam 24H - Tim gabungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Polri dan TNI, menyidak lokasi proyek PLTU di Handil, kecamatan Muara Jawa, kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/12). Lokasi proyek itu diduga banyak mempekerjakan WNA asal China. Saat disidak, tidak sedikit pekerja China illegal yang berlarian menghindari petugas.

Keterangan diperoleh, pekerja asing asal Tiongkok di proyek PLTU itu dilaporkan kian marak. Tidak sedikit juga laporan diterima Disnakertrans dari masyarakat, perihal maraknya pekerja asing Tiongkok itu, bekerja di proyek PLTU yang diduga illegal. "Sepertinya ada yang ilegal. Karena tim datang tadi, ada yang pekerja China yang kabur. Itu pekerja yang berasal dari subkontraktor," kata Kepala Disnakertrans Kalimantan Timur Fathul Halim, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (21/12) siang.

Dari data yang didapat Disnakertrans, ada sekitar 80 pekerja asal Tiongkok resmi yang bekerja di wilayah Kutai Kartanegara. Namun fakta di lapangan, diperkirakan melebihi dari jumlah yang terdata dan masuk melalui mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. "Nah tapi kalau yang di PLTU Handil ini, jumlahnya belum tahu. Informasi kami terima, banyak warga Tiongkok. Tim tadi datang ke kantor proyek, mereka (pekerja Tiongkok) pada larian tidak tahu kemana," sebut Halim. "Sebelumnya, di bulan Mei 2016, tim Disnaker Kabupaten Kutai Kartanegara, juga sudah menyidak. Ada WN China ilegal yang akhirnya dideportasi. Berhubung sejak Oktober 2016 kewenangan pengawasan TKA di provinsi, maka kami turun ke PLTU ini," tambahnya. "Kalau yang kami ketahui dan terima informasi, selain di Kukar ini, dugaan banyaknya TKA China juga ada di Balikpapan. Sama kan, mereka ada di proyek PLTU. Ya, di Kukar dan Balikpapan. Kalau di luar itu, resmi. Seperti di Kutai Barat, karena kerja di sektor perkebunan," ungkap Halim.
.
LANJUT KOMENTAR
#TolakChina #TolakKomunis #regran

Most Popular Instagram Hashtags