[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#tiensoeharto

170 posts

TOP POSTS

Tien and Tine ๐Ÿ˜ฌ mirip ?
.
.
.
#dimples
#TienSoeharto

Foto bersama beliau walaupun hanya bareng arcanya bikin kangen. Dulu masa2 kejayaannya kayanya bahagianya pake banget.
Pas Bu Thien pertama meninggal nangis depan tv sampe ga peduli kalo lagi idul adha, anak2 yg lain sibuk senang2 jalan liat potong kurban, saya mah sibuk depan tv aja.
Pas Pak Presiden meninggal pun tetap aja walau udah remaja masih ga bisa nahan buat nangis depan tv lg.
Sekarang cuma bisa mengingat dan berdoa untuk beliau. Semoga selalu diberikan kemudahan dan kelapangan di alam kuburnya.
Terkadang memang manusia tak bisa mengingat banyak kebaikan yang telah diberikan hanya karena sedikit keburukan. Yang pasti sebagai generasi muda jangan pernah melupakan sejarah apalagi buta sejarah. Karena kita sekarang adalah penciptaan dari kita di masa lampau.
#ourpresident #soeharto #tiensoeharto #bestpresident #wonderfuljogjakarta

B 3
Old Mobile Sedan
1965 . U . 332112
4000cc
Amerika Serikat / USA
1965 โ€ข
:. Digunakan ibu Tien Soeharto dari Tahun
1969 - 1973 .: โ€ข
#parjodotcom
#historycar
#tiensoeharto
#oldscar

Aku tidak menginginkan banyak. Aku hanya menginginkan seorang laki-laki yang mencintaiku layaknya pak Soeharto mencintai ibu Tien dan pak Habibie mencintai ibu Ainun. ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡ #tiensoeharto #habibieainun

Sudah 21 tahun berlalu sejak Ibu Tien kembali ke tanah. Namun gagasan dan sosoknya tak tergantikan untuk Pak Harto. Beliau bukan orang sembarangan. Selain keturunan Mangkunegaran, Bu Tien juga pernah tergabung dalam laskar bersenjata. Foto: soeharto.co
.
.
#tiensoeharto #onthisday #today #todayshistory #sejarah #soeharto #history

Idola gw nih..๐Ÿ‘
Alfatihah utk God Father..๐Ÿ˜‡
#soeharto #tiensoeharto

MOST RECENT

PAK HARTO THE UNTOLD STORIES
Penulis : Donna Sita Indria dkk
Penerbit : Gramedia
Edisi : Softcover Lux Artpaper
----------------------------------------------------------------------
Harga Asli : Rp. 350.000
Info : WA 0853-1880-8011
----------------------------------------------------------------------
Piye to kok ora bisa ditulung (bagaimana sih kok tidak bisa ditolong)?" adalah pertanyaan Pak Harto ketika ia merasa limbung menghadapi kenyataan baru saja kehilangan belahan jiwanya, Ibu Tien Soeharto-istri tercinta yang puluhan tahun menemaninya mengarungi suka dan duka, istri yang selalu mengobarkan semangatnya, menuangkan kasih sayang, serta menguatkan hati.

Setetes air mata Pak Harto menandai kehilangan besar yang harus diikhlaskannya hari itu, disaksikan Profesor Dr. Satyanegara yang selanjutnya menjadi lebih sering menjaga kesehatan Pak Harto. Demikian pula perjalanan hidup Pak Harto sejak muda yang terekam dengan baik dalam ingatan keluarga besar, sesama kepala negara, para menteri, ajudan, serta orang-orang yang bekerja bersamanya, menjelaskan sisi-sisi lain karakter Pak Harto yang sangat jarang dipublikasikan, yang selama ini tersimpan sebagai the untold stories seorang Pak Harto.

Masih dalam kenangan mesra Pak Harto bersama Ibu Tien, Brigjen TNI (Purn) Eddie Nalapraya, yang berpangkat kapten ketika menjadi pengawal pribadi Pak Harto di tahun-tahun awal menjabat Presiden RI, pernah mendapat pesan jenaka dari Ibu Tien. Ibu Negara itu mengetuk-ngetuk jendela mobil sesaat sebelum Eddie berangkat mengawal Pak Harto memancing ke laut lepas, "Jangan memancing ikan yang berambut panjang ya...." Pesan canda buat sang pengawal itu membuat Pak Harto tersenyum mendengarnya.

#buku #soeharto #pakhartotheuntoldstories #tiaramedia #pakharto #bukulangka #bukubagus #limitededition #bukukontroversi #butien #tiensoeharto #keluargacendana

Tien and Tine ๐Ÿ˜ฌ mirip ?
.
.
.
#dimples
#TienSoeharto

.
.
7 Ibu Bangsa (2008)

Buku ini berusaha menggambarkan tujuh sosok perempuan yang memberi bakti dan kemampuan terbaik mereka bagi rintisan kebangsaan maupun di gelanggang negara modern setelah kemerdekaan diraih. Mereka bergelut untuk sesuatu yang lebih besar; bukan saja untuk kemajuan perempuan, melainkan kemajuan sebuah bangsa. Demi bangsa yang mereka bela, derita berliku mereka alami.

ISI BUKU

Cut Nyak Dien: Ibu Gerilya Indonesia ~ 21

Kartini: Ibu Penulis Indonesia ~ 105

Siti Roehana Koeddoes: Ibu Pers dan Pendidikan Indonesia ~ 179

We Tenriolle: Ibu Penguasa Indonesia ~ 249

Inggit Garnasih: Ibu Bangsa Indonesia ~ 313

Tien Soeharto: Ibu Pembangunan Indonesia ~ 369

Megawati Soekarnoputri: Ibu Presiden Indonesia ~ 441
.
Harga: Rpย 275.000
.
.
#7ibubangsa #jualbukuapasaja #jualbuku #ibubangsaindonesia #buku #indonesia #megawatisoekarnoputri #cutnyakdien #kartini #sitiroehanakoeddoes #wetenriolle #inggitgarnasih #tiensoeharto #ibu #bangsa

7 Ibu Bangsa (2008)

Harga: Rpย 275.000 || Narahubung: 0878-3913-7459 (SMS/Wasap)

Buku ini berusaha menggambarkan tujuh sosok perempuan yang memberi bakti dan kemampuan terbaik mereka bagi rintisan kebangsaan maupun di gelanggang negara modern setelah kemerdekaan diraih. Mereka bergelut untuk sesuatu yang lebih besar; bukan saja untuk kemajuan perempuan, melainkan kemajuan sebuah bangsa. Demi bangsa yang mereka bela, derita berliku mereka alami.

ISI BUKU

Cut Nyak Dien: Ibu Gerilya Indonesia ~ 21

Kartini: Ibu Penulis Indonesia ~ 105

Siti Roehana Koeddoes: Ibu Pers dan Pendidikan Indonesia ~ 179

We Tenriolle: Ibu Penguasa Indonesia ~ 249

Inggit Garnasih: Ibu Bangsa Indonesia ~ 313

Tien Soeharto: Ibu Pembangunan Indonesia ~ 369

Megawati Soekarnoputri: Ibu Presiden Indonesia ~ 441

Statue of Siti Hartinah (August 23, 1923 โ€“ April 28, 1996) was the wife of the second Indonesian president, Suharto. She is usually known as Ibu Tien to Indonesians, but is also known as Siti Hartinah Soeharto.
#indonesia #tamanbuahmekarsari #statue #tiensoeharto #cilengsi #jawabarat

#taman #ibu #tiensoeharto alhamdulillah ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

7 Ibu Bangsa (2008)

Harga: Rpย 275.000 || Narahubung: 0878-3913-7459 (SMS/Wasap)

Buku ini berusaha menggambarkan tujuh sosok perempuan yang memberi bakti dan kemampuan terbaik mereka bagi rintisan kebangsaan maupun di gelanggang negara modern setelah kemerdekaan diraih. Mereka bergelut untuk sesuatu yang lebih besar; bukan saja untuk kemajuan perempuan, melainkan kemajuan sebuah bangsa. Demi bangsa yang mereka bela, derita berliku mereka alami.

ISI BUKU

Cut Nyak Dien: Ibu Gerilya Indonesia ~ 21

Kartini: Ibu Penulis Indonesia ~ 105

Siti Roehana Koeddoes: Ibu Pers dan Pendidikan Indonesia ~ 179

We Tenriolle: Ibu Penguasa Indonesia ~ 249

Inggit Garnasih: Ibu Bangsa Indonesia ~ 313

Tien Soeharto: Ibu Pembangunan Indonesia ~ 369

Megawati Soekarnoputri: Ibu Presiden Indonesia ~ 441
#warungarsip
#CutNyakDien
#InggitGarnasih
#RAKartini
#MegawatiSoekarnoputri
#RoehanaKoeddoes
#TienSoeharto
#WeTenriolle
#taufikrahzen
#andrirahmanalwi
#galihpriatmodjo
#hajarnursetyowati
#Hilman
#iklerukmau
#oryzaaditama
#petrikmatanasi
#reninuryanti
#iboekoe
#7ibubangsa

This is the picture of President Soeharto and First Lady Tien Soeharto When In Negara Palace Accompanied By King Juan Carlos I And His Wife Queen Sofรญa Of Spain in 1980 #kingjuancarlosofspain #kingjuancarlos #juancarlosi #queensofiaofspain #soeharto #tiensoeharto

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa di balik kesuksesan seorang pria, terdapat wanita hebat di belakangnya. Pepatah ini untuk menggambarkan sosok wanita yang dengan keteguhan dan kesabarannya mau mendampingi suaminya. Hal inilah yang pada akhirnya mampu mendorong pria mencapai sebuah kesuksesan.
Ibu Tien Soeharto adalah sosok wanita seperti itu. Beliau yang dengan sabar mendampingi suaminya (Soeharto) sejak awal merintis karir di dunia militer hingga menduduki jabatan Presiden RI.
Perempuan dari lingkungan Kraton Surakarta ini adalah sosok yang lembut hati, sabar, dan mempunyai empati yang tinggi terhadap perjuangan rakyat Indonesia.
Sebelum menikah dengan Soeharto beliau bergabung dalam Kelaskaran wanita di Surakarta. Dan setelah menikah pun banyak jasanya untuk Negara ini.
Hari ini 96 tahun yang lalu bertepatan dengan kelahiran dari suami tercinta nya Presiden Soeharto.
Selamat ulangtahun Pak! Damai selalu disana.
#sosok perempuan #ibunegara #tiensoeharto #museumpergerakanwanita

Raden Ayu Siti Hartinah (August 23, 1923 โ€“ April 28, 1996) was the wife of the second Indonesian president, Suharto. She is usually known as Ibu Tien to Indonesians, but is also known as Siti Hartinah Soeharto.
..
..
#filateli #jakarta #filatelijakarta #filateliindonesia #indonesia #philately #philatelycollection #postcrossing #minisheet #souvenirsheet #postoffice #stamps #posindonesia #philaindo #postal #perangkoindonesia #peruri #tiensoeharto #1996edition #history #menkominfo #indonesiastamps

Sudah 21 tahun berlalu sejak Ibu Tien kembali ke tanah. Namun gagasan dan sosoknya tak tergantikan untuk Pak Harto. Beliau bukan orang sembarangan. Selain keturunan Mangkunegaran, Bu Tien juga pernah tergabung dalam laskar bersenjata. Foto: soeharto.co
.
.
#tiensoeharto #onthisday #today #todayshistory #sejarah #soeharto #history

Kata orang wanita itu..... lebih kuat dari laki2... soalnya wanita tahan sakit buktinya? Bisa kuat bawa beban 7-15 kg dalam tubuhnya saat mengandung! Kuat melahirkan baik normal maupun sectio, level sakitnya sama, cuma pilihannya back end apa front end ๐Ÿคฐ๐Ÿคฐ๐Ÿคฐterus sanggup #multitasking kerja sama ngurus anak sekaligus. Kata orang juga... wanita itu adalah... kunci di balik suksesnya laki-laki! Lihat saja #michelleobama #tiensoeharto #hillaryclinton Kata orang wanita itu halus di luar tapi kuat di dalam. Kami diciptakan bukan hanya sebagai aksesoris namun sebagai mitra yang saling menopang dan menolong. Wanita..... tidak akan komplit tanpa laki2 dan sebaliknya! #wanita #womanizer #emansipasi #justsaying

"Setiap pemimpin ada masanya dan setiap masa ada pemimpinnya"
Adalah mustahil utk disukai semua orang, tapi apapun yg orang katakan ttg Pak Harto aku yakin beliau akan tetap menjadi Pahlawan di hati setiap orang yg mencintainya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ #alfatihah #soeharto #tiensoeharto #nkri #indonesia

main ke rumah masa kecil eyang #tiensoeharto # presidensoeharto #dalemkalitan #dalemkalitansolo

@Regrann from @defnaputra - #RajaArabSaudi #FaisalBinAbdulAzizBinAbdurrahmanAsSaud berkunjung ke #Indonesia pada Rabu (10/6/1970). Kedatangan Raja #Faisal disambut oleh Presiden #Soeharto dan Ibu Negara #TienSoeharto di #IstanaMerdeka, #Jakarta.
Setelah berjabat tangan, Presiden membimbing tamunya ke ruangan kepresidenan, bersama-sama duduk di kursi panjang, sementara itu Ibu Tien duduk di kursi lainnya dekat Presiden.
Percakapan yang berlangsung lebih dari setengah jam itu antara lain diikuti oleh #MenteriLuarNegeri #AdamMalik, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi H. #AminudinAziz, Menteri Negara #Idhamchalid, dan rombongan Raja Faisal.
Malam ini Presiden dan Ibu Tien Soeharto mengadakan jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati kunjungan Raja Faisal. Dalam pidatonya, Presiden Soeharto mengemukakan sekali lagi sikap pemerintah Indonesia yang sepenuhnya berdiri di pihak bangsa Arab dalam perjuangan melawan #Israel.
Presiden menyatakan bahwa Indonesia telah mengusahakan dengan segala jalan dan melalui berbagai forum agar Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1967 dilaksanakan sepenuhnya. Indonesia juga berusaha agar hasil-hasil Konferensi Jeddah yang di prakarsai Raja Faisal dapat terlaksana demi penyelesaian krisis #TimurTengah.
Dalam pidato balasannya Raja Faisal menyatakan bahwa sikap Indonesia yang jelas memihak Arab dalam perjuangannya tidak ada yang sanggup mengingkari. Hubungan antara kedua negara terus diperkuat dan dikembangkan. Sebab hubungan yang telah terjalin ini bukan hanya pada saat terakhir ini, tetapi merupakan tradisi yang didasarkan atas kepercayaan kepada Allah dan Rasulullah.
Setelah acara makan malam, diadakan tukar-menukar cindera mata. Presiden Soeharto memberikan sebilah keris dan seekor macan yang diawetkan, sedangkan Raja Faisal memberikan sebilah pedang Arab yang disepuh emas.
Keesokan harinya, Kamis (11/6/1970), Presiden Soeharto dan Raja Faisal mengadakan perundingan yang berlangsung selama satu setengah jam di Istana Merdeka.
Dilansir dari: buku 'Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973' yang ditulis Tim Dokumentasi Presiden RI.#JASMERAH,#JanganSesekaliMeninggalkanSejarah#Anri,#ArsipNasionalRepublikIndonesia. - #reg

#RajaArabSaudi #FaisalBinAbdulAzizBinAbdurrahmanAsSaud berkunjung ke #Indonesia pada Rabu (10/6/1970). Kedatangan Raja #Faisal disambut oleh Presiden #Soeharto dan Ibu Negara #TienSoeharto di #IstanaMerdeka, #Jakarta.
Setelah berjabat tangan, Presiden membimbing tamunya ke ruangan kepresidenan, bersama-sama duduk di kursi panjang, sementara itu Ibu Tien duduk di kursi lainnya dekat Presiden.
Percakapan yang berlangsung lebih dari setengah jam itu antara lain diikuti oleh #MenteriLuarNegeri #AdamMalik, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi H. #AminudinAziz, Menteri Negara #Idhamchalid, dan rombongan Raja Faisal.
Malam ini Presiden dan Ibu Tien Soeharto mengadakan jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati kunjungan Raja Faisal. Dalam pidatonya, Presiden Soeharto mengemukakan sekali lagi sikap pemerintah Indonesia yang sepenuhnya berdiri di pihak bangsa Arab dalam perjuangan melawan #Israel.
Presiden menyatakan bahwa Indonesia telah mengusahakan dengan segala jalan dan melalui berbagai forum agar Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1967 dilaksanakan sepenuhnya. Indonesia juga berusaha agar hasil-hasil Konferensi Jeddah yang di prakarsai Raja Faisal dapat terlaksana demi penyelesaian krisis #TimurTengah.
Dalam pidato balasannya Raja Faisal menyatakan bahwa sikap Indonesia yang jelas memihak Arab dalam perjuangannya tidak ada yang sanggup mengingkari. Hubungan antara kedua negara terus diperkuat dan dikembangkan. Sebab hubungan yang telah terjalin ini bukan hanya pada saat terakhir ini, tetapi merupakan tradisi yang didasarkan atas kepercayaan kepada Allah dan Rasulullah.
Setelah acara makan malam, diadakan tukar-menukar cindera mata. Presiden Soeharto memberikan sebilah keris dan seekor macan yang diawetkan, sedangkan Raja Faisal memberikan sebilah pedang Arab yang disepuh emas.
Keesokan harinya, Kamis (11/6/1970), Presiden Soeharto dan Raja Faisal mengadakan perundingan yang berlangsung selama satu setengah jam di Istana Merdeka.
Dilansir dari: buku 'Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973' yang ditulis Tim Dokumentasi Presiden RI.#JASMERAH,#JanganSesekaliMeninggalkanSejarah#Anri,#ArsipNasionalRepublikIndonesia.

#RajaArabSaudi #FaisalBinAbdulAzizBinAbdurrahmanAsSaud berkunjung ke #Indonesia pada Rabu (10/6/1970). Kedatangan Raja #Faisal disambut oleh Presiden #Soeharto dan Ibu Negara #TienSoeharto di #IstanaMerdeka, #Jakarta.
Setelah berjabat tangan, Presiden membimbing tamunya ke ruangan kepresidenan, bersama-sama duduk di kursi panjang, sementara itu Ibu Tien duduk di kursi lainnya dekat Presiden.
Percakapan yang berlangsung lebih dari setengah jam itu antara lain diikuti oleh #MenteriLuarNegeri #AdamMalik, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi H. #AminudinAziz, Menteri Negara #Idhamchalid, dan rombongan Raja Faisal.
Malam ini Presiden dan Ibu Tien Soeharto mengadakan jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati kunjungan Raja Faisal. Dalam pidatonya, Presiden Soeharto mengemukakan sekali lagi sikap pemerintah Indonesia yang sepenuhnya berdiri di pihak bangsa Arab dalam perjuangan melawan #Israel.
Presiden menyatakan bahwa Indonesia telah mengusahakan dengan segala jalan dan melalui berbagai forum agar Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1967 dilaksanakan sepenuhnya. Indonesia juga berusaha agar hasil-hasil Konferensi Jeddah yang di prakarsai Raja Faisal dapat terlaksana demi penyelesaian krisis #TimurTengah.
Dalam pidato balasannya Raja Faisal menyatakan bahwa sikap Indonesia yang jelas memihak Arab dalam perjuangannya tidak ada yang sanggup mengingkari. Hubungan antara kedua negara terus diperkuat dan dikembangkan. Sebab hubungan yang telah terjalin ini bukan hanya pada saat terakhir ini, tetapi merupakan tradisi yang didasarkan atas kepercayaan kepada Allah dan Rasulullah.
Setelah acara makan malam, diadakan tukar-menukar cindera mata. Presiden Soeharto memberikan sebilah keris dan seekor macan yang diawetkan, sedangkan Raja Faisal memberikan sebilah pedang Arab yang disepuh emas.
Keesokan harinya, Kamis (11/6/1970), Presiden Soeharto dan Raja Faisal mengadakan perundingan yang berlangsung selama satu setengah jam di Istana Merdeka.
Dilansir dari: buku 'Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973' yang ditulis Tim Dokumentasi Presiden RI.#JASMERAH,#JanganSesekaliMeninggalkanSejarah

Kunjungan raja arab saudi,Faisal bin 'Abdul 'Aziz bin 'Abdurrahman as-Saud di indonesia tanggal 10 juni 1970.
Selengkapnya:
#RajaArabSaudi #FaisalBinAbdulAzizBinAbdurrahmanAsSaud berkunjung ke #Indonesia pada Rabu (10/6/1970). Kedatangan Raja #Faisal disambut oleh Presiden #Soeharto dan Ibu Negara #TienSoeharto di #IstanaMerdeka, #Jakarta.
Setelah berjabat tangan, Presiden membimbing tamunya ke ruangan kepresidenan, bersama-sama duduk di kursi panjang, sementara itu Ibu Tien duduk di kursi lainnya dekat Presiden.
Percakapan yang berlangsung lebih dari setengah jam itu antara lain diikuti oleh #MenteriLuarNegeri #AdamMalik, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi H. #AminudinAziz, Menteri Negara #Idhamchalid, dan rombongan Raja Faisal.
Malam ini Presiden dan Ibu Tien Soeharto mengadakan jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati kunjungan Raja Faisal. Dalam pidatonya, Presiden Soeharto mengemukakan sekali lagi sikap pemerintah Indonesia yang sepenuhnya berdiri di pihak bangsa Arab dalam perjuangan melawan #Israel.
Presiden menyatakan bahwa Indonesia telah mengusahakan dengan segala jalan dan melalui berbagai forum agar Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1967 dilaksanakan sepenuhnya. Indonesia juga berusaha agar hasil-hasil Konferensi Jeddah yang di prakarsai Raja Faisal dapat terlaksana demi penyelesaian krisis #TimurTengah.
Dalam pidato balasannya Raja Faisal menyatakan bahwa sikap Indonesia yang jelas memihak Arab dalam perjuangannya tidak ada yang sanggup mengingkari. Hubungan antara kedua negara terus diperkuat dan dikembangkan. Sebab hubungan yang telah terjalin ini bukan hanya pada saat terakhir ini, tetapi merupakan tradisi yang didasarkan atas kepercayaan kepada Allah dan Rasulullah.
Setelah acara makan malam, diadakan tukar-menukar cindera mata. Presiden Soeharto memberikan sebilah keris dan seekor macan yang diawetkan, sedangkan Raja Faisal memberikan sebilah pedang Arab yang disepuh emas.
#Indonesia,soeharto,#RajaArabSaudi,#FaisalBinAbdulAzizBinAbdurrahmanAsSaud,#Indonesia,#ArabSaudi,#PenjagaDuaTanahSuci,#JASMERAH,#JanganSesekaliMeninggalkanSejarah.

Ziarah ke makam Presiden Republik Indonesia Ke2 Pak Soeharto dan Ibu Negara Republik Indonesia Ibu Tien soeharto di Astana Giri Bangun. (2014).
.
.
.
.
.
#Ziarah #PresidenRepublikIndonesia#PresidenRIKe2
#PresidenRepublikIndonesiaKe2 #PresidenRI #Soeharto #Tien #TienSoeharto #AstanaGiriBangun #KarangAnyar #Solo #Flashback #2014

B 3
Old Mobile Sedan
1965 . U . 332112
4000cc
Amerika Serikat / USA
1965 โ€ข
:. Digunakan ibu Tien Soeharto dari Tahun
1969 - 1973 .: โ€ข
#parjodotcom
#historycar
#tiensoeharto
#oldscar

bookstore
----------------------------------------------------------------------
PAK HARTO THE UNTOLD STORIES
Penulis : Donna Sita Indria dkk
Penerbit : Gramedia
Edisi : Softcover Lux Artpaper
----------------------------------------------------------------------
Harga Asli : Rp. 350.000
Info : WA 0853-1880-8011
----------------------------------------------------------------------
Piye to kok ora bisa ditulung (bagaimana sih kok tidak bisa ditolong)?" adalah pertanyaan Pak Harto ketika ia merasa limbung menghadapi kenyataan baru saja kehilangan belahan jiwanya, Ibu Tien Soeharto-istri tercinta yang puluhan tahun menemaninya mengarungi suka dan duka, istri yang selalu mengobarkan semangatnya, menuangkan kasih sayang, serta menguatkan hati.

Setetes air mata Pak Harto menandai kehilangan besar yang harus diikhlaskannya hari itu, disaksikan Profesor Dr. Satyanegara yang selanjutnya menjadi lebih sering menjaga kesehatan Pak Harto. Demikian pula perjalanan hidup Pak Harto sejak muda yang terekam dengan baik dalam ingatan keluarga besar, sesama kepala negara, para menteri, ajudan, serta orang-orang yang bekerja bersamanya, menjelaskan sisi-sisi lain karakter Pak Harto yang sangat jarang dipublikasikan, yang selama ini tersimpan sebagai the untold stories seorang Pak Harto.

Masih dalam kenangan mesra Pak Harto bersama Ibu Tien, Brigjen TNI (Purn) Eddie Nalapraya, yang berpangkat kapten ketika menjadi pengawal pribadi Pak Harto di tahun-tahun awal menjabat Presiden RI, pernah mendapat pesan jenaka dari Ibu Tien. Ibu Negara itu mengetuk-ngetuk jendela mobil sesaat sebelum Eddie berangkat mengawal Pak Harto memancing ke laut lepas, "Jangan memancing ikan yang berambut panjang ya...." Pesan canda buat sang pengawal itu membuat Pak Harto tersenyum mendengarnya.

#buku #soeharto #pakhartotheuntoldstories #tiaramedia #pakharto #bukulangka #bukubagus #limitededition #bukukontroversi #butien #tiensoeharto #keluargacendana

Nah ini dia episode paling gress... melihat kediaman keluarga alm.bapak dan ibu soeharto di solo #griyacantik #interiordesign #interiordesignarchitecture #solo #surakarta #tiensoeharto #presidensoeharto #indonesia

Makam bapak RI 2 #soeharto dan ibu negara #tiensoeharto

Most Popular Instagram Hashtags