#surabayabangkit

MOST RECENT

#Repost from @ini_surabaya
Seminar nasional bertema " #2019PilpresCeria" akan digelar di Surabaya, Senin (17/9/2018). Bertempat di Garden Palace Hotel, Surabaya, seminar ini diharapkan bisa menjadi solusi informasi di tengah banyaknya isu dan berita hoax yang berseliweran.

Seminar kali ini akan dibuka oleh Ketua PBNU sekaligus Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Sedangkan tiga narasumber yang akan hadir adalah Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr Mahfud MD; kemudian ekonomFaisal Basri SE. MA, serta Tokoh Ulama Ustaz Yusuf Mansur.

Dosen ilmu politik Universitas Brawijaya, Dr. Faisal Aminuddin akan berlaku sebagai moderator.

Faisal Aminuddin yang juga sebagai ketua panitia acara mengatakan, tujuan utama dari seminar untuk menunjukkan pada publik, Pilpres sejatinya momentum memajukan dan memakmurkan bangsa. "Untuk itu, harus ada proses yang benar dan baik sehingga Presiden terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan bangsa. Seminar ini akan mengulasnya," ujar Faisal.

Pilpres yang baik, kata dia, butuh kondisi dan wacana yang sehat, sehingga masyarakat saat memilih benar-benar mendapatkan informasi yang benar, bukan informasi yang Hoax apalagi penuh fitnah. "Guna mewujudkan Pilpres tanpa cacian inipula, kami menggelar diskusi bertajuk #2019PilpresCeria. Sebuah tema yang mencoba berada di tengah dan pemersatu di antara perang tagar yang saat ini terus terjadi," ujarnya. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Tribunnews.Com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Polemik pengubahan nama dua jalan di Kota Pahlawan masih belum reda. Meski DPRD Surabaya telah menyetujuinya lewat sidang paripurna Agustus 2018 lalu, penolakan atas penggantian nama Jalan Gunungsari dan Dinoyo masih berlangsung.

Kali ini, protes dilayangkan Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putara Putri TNI-Polri Indonesia (GM FKPPI) Jawa Timur. Mereka meminta Wali Kota Surabaya, TriRismaharini segera membatalkan pengubahan nama dua jalan tersebut. "Ini (penolakan) demi penghormatan terhadap sejarah perjuangan para pahlawan," kata Ketua GM FKPPI Jawa Timur Agoes Soerjanto di Surabaya, Selasa (18/9). Menurut Agoes, dua nama jalan tersebut menjadi salah satu tetenger perjuangan para pahlawan. Sehingga, GM FKPPI menilai, penggantian nama Jalan Gunungsari menjadi Jalan Prabu Siliwangi, serta Jalan Dinoyo menjadi Jalan Pasundan, itu sebagai kebijakan yang ahistoris. "Kebijakan tersebut mengingkari nilai-nilai perjuangan para pejuang," sesal Agoes.

Berdasarkan penuturan ahli dan pelaku sejarah, masih kata Agoes, Jalan Gunungsari adalah bagian dari Front Bukit Gunung Sari yang menjadi basis pertahanan terakhir dan tempat gerilya Arek-arek Suroboyo, yang tergabung di Badan Keamanan Rakyat/Pelajar, cikal-bakal Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Pascaperang 10 November atau tepatnya 28 November 1945, Jalan Gunungsari menjadi benteng pertahanan terakhir melawan sekutu, karena lokasinya waktu itu masih dipenuhi bukit.

Saat itu, sangat banyak gerilyawan rakyat dan tentara pejuang yang wafat di medan tempur. Dan untuk mengenang jasa mereka, dibangunlah Monumen Kancah Yudha Mas TRIP di Gunungsari yang diresmikan Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI Witarmin .
.
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : merdeka.com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Ratusan tenaga honorer K2 Surabaya menggeruduk kantor DPRD Kota Surabaya Selasa (18/9/2018). Mereka menuntut pada wakil mereka di legislatif untuk membantu tenaga honorer menolak Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 dan 37/2018.

Isi Permen itu memuat tentang aturan bahwa hanya tenaga honorer K2 di bawah usia 35 tahun yang boleh mengikuti tesCPNS 2018. Padahal, mayoritas darihonorer sudah tua semua hampir semua di atas 45 tahun.

Sekretaris Forum Honorer Kategori II (FHK2) Surabaya, Achmad Hiran, mengatakan di Surabaya hanya sedikit saja honorer yang dinyatakan boleh ikut tes CPNS 2018. "Surabaya total yang sudah terdaftar di BKN 2.200 orang honorer K2.  Setelah diverifikasi berdasarkan aturan itu tersaring hanya 17 orang saja yang boleh ikut tes tahun ini," kata Achmad.

Padahal pagunya cukup banyak. Untuk Surabaya ada sebanyak 442 slot yang bisa mereka isi. Namun dengan aturan itu hanya 17 orang saja yang berkesempatan mengikuti tes.
Lebih lanjut ia mengatakan aksi tenagahonorer K2 di Surabaya ini hanya sebagian isi dari aksi serupa di seluruh Indonesia. Di provinsi tenaga honorer K2 juga bergerak juga serempak di wilayah lain.

Sebab di Indonesia ada sebanyak 439.000 orang tenaga honorer K2 yang juga memiliki nasib yang sama dengan para tenaga honorer di Surabaya. "Kami ingin mengubah nasib kami. Kami menuntut menolak dan ingin ada revisi dari peraturan menteri tersebut. Bagaimana kami bisa jadi PNS kalau ada aturan ini," tegasnya.
Padahal pemerintah pusat sebelum adanya peraturan ini sudah akan mengesahkan UU Aparatur Sipil Negara. Namun adanya peraturan ini justru menimbulkan polemik. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Surya.co.id
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Siapa sih orang Indonesia yang tak tahu sosok Tri Rismaharini? Wali kota perempuan pertama di Surabaya yang sosoknya begitu disegani ini dikenal tegas, pemberani, dan bijaksana.

Guna kemajuan Surabaya, Risma selalu turun ke masyarakat untuk melihat kondisinya secara langsung. Jika membahas segala hal tentang Surabaya tentunya dia bisa menjawab secara lugas. Namun bagaimana jika bertanya tentang makanan favoritnya? "Sebentar, aku lupa e makanan favoritku apa," katanya kepada awak media di sela acara pembukaan Bober Cafe Surabaya, Jumat (7/11). Akhirnya dia memanggil Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Wiwik Widiyati untuk menanyakan makanan favoritnya. "Bu Wik, makanan favoritku apa, ya?" Kamu penasaran, kan? Setelah berhasil mengingat-ingat, inilah tujuh makanan favorit Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

1. Pecel
2. Gado-gado
3. Sambal tumpang
4. Urap-urap
5. Sayur Lodeh
6. Lontong Balap
7. Tahu Tek

Selain tujuh di atas, tentunya ada banyak lagi makanan favorit Risma. "Itu makanan yang setiap hari aku makan, lainnya ya kadang-kadang saja," katanya. .
.
.
Kalau kamu, ada makanan tradisional yang difavoritkan juga gak? Tulis di kolom komentar ya... .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : idntimes.com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Siapa sih orang Indonesia yang tak tahu sosok Tri Rismaharini? Wali kota perempuan pertama di Surabaya yang sosoknya begitu disegani ini dikenal tegas, pemberani, dan bijaksana.

Guna kemajuan Surabaya, Risma selalu turun ke masyarakat untuk melihat kondisinya secara langsung. Jika membahas segala hal tentang Surabaya tentunya dia bisa menjawab secara lugas. Namun bagaimana jika bertanya tentang makanan favoritnya? "Sebentar, aku lupa e makanan favoritku apa," katanya kepada awak media di sela acara pembukaan Bober Cafe Surabaya, Jumat (7/11). Akhirnya dia memanggil Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Wiwik Widiyati untuk menanyakan makanan favoritnya. "Bu Wik, makanan favoritku apa, ya?" Kamu penasaran, kan? Setelah berhasil mengingat-ingat, inilah tujuh makanan favorit Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

1. Pecel
2. Gado-gado
3. Sambal tumpang
4. Urap-urap
5. Sayur Lodeh
6. Lontong Balap
7. Tahu Tek

Selain tujuh di atas, tentunya ada banyak lagi makanan favorit Risma. "Itu makanan yang setiap hari aku makan, lainnya ya kadang-kadang saja," katanya. .
.
.
Kalau kamu, ada makanan tradisional yang difavoritkan juga gak? Tulis di kolom komentar ya... .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : idntimes.com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Knowing your everything is something makes me happy. You're the reason why i stay here, waiting for your education.
#BanggaSurabaya #ExploreSurabaya #SurabayaBangkit #PenikmatSenja #LandscapeAddict

Gadis di bawah umur terlibat dalam bisnisprostitusi yang dikendalikan pasangan suami istri di Surabaya.

Prostitusi ini adalah berkedok layanan pijat kesehatan, tapi nyatanya dalam praktek juga dibumbuhi layanan pijat plus-plus.

Tercatat, hingga ini diketahui ada dua gadis di bawah umur yang dimanfaatkan untuk mengeruk pundi-pundi Rupiah.

Polisi menangkap pasangan suami istri di Lebak Jaya Surabaya terkait layanan pijat plus-plus dan mempekerjakan dua orang perempuan sebagai terapis.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan kasus tersebut dimulai saat korban mengaku mendapatkan pesan singkat tawaran pekerjaan di Surabaya. "Korban mendapat SMS tawaran kerja dari nomer yang tidak dikenal,"kata Ruth Yeni di Polrestabes Surabaya, senin (17/9/3018). Dikatakan Ruth, pengirim pesan juga memberi uang transport ketika korban mengatakan tidak punya uang. "Pengirim pesan itu orang yang berbeda dengan pelaku pasutri ini. Saat ini masih kami kembangkan pelaku lain," kata Ruth.

Korban yang saat itu berada di luar kota kemudian datang ke rumah pelaku seorang pasutri di Jalan Lebak Jaya Surabaya.

Di sana, korban justru dipekerjakan sebagai terapis pijat plus-plus layanan seksual.

Sepasang suami istri YS (34) dan FT (35) dibekuk Unit PPA Polrestabes Surabayaterkait kasus perdagangan perempuan dengan menawarkan pijat plus-plus melalui forum jual beli online.

Tersangka menawarkan dua korbannya, satu di antaranya di bawah umur untuk layanan seksual seharga Rp 700 ribu per pelanggan.

Bahkan pasutri yang memiliki satu anak balita ini juga memfasilitasi rumah yang dihuninya dengan beberapa kamar untuk tempat pijat plus-plus tersebut. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Suryamalang.Com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Bendera Merah Putih Biru Kembali Berkibar di Surabaya, hal itu memicu kemarahan arek arek suroboyo dari berbagai lapisan turun kejalan, melawan tindakan semena mena belanda yang igin kembali berkuasa. Pertempuran di depan hotel yamato tidak bisa dihindari.

Demikianlah keadaan yang ingin digambarkan melalui teatrikal peringatan perobekan bendera belanda di Hotel Majapahit, jalan Tunjungan.

Jangan lewatkan gelaran upacara bendera dan teatrikal perobekan bendera, rabu 19 september mulai jam 8 pagi. Kita bisa menyaksikan bagaimana pertempuran surabaya dengan apik digambarkan melalui sebuah teatrikal. Sama seperti peristiwa 19 September 1945 silam.

Masyaraat umum bisa menyaksikan teatrikal perobekan bendera ini mulai jam 8 pagi, di depan hotel majapahit surabaya. Free!

Teatrikal Perobekan Bendera dipersembahkan oleh Pemerintah Kota Surabaya .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : @surabayasparkling
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Sekilas, olahraga tradisional ini mungkin mirip dengan Sumo, olahraga tradisonal Jepang yang sudah mendunia. Namun, olahraga itu yang bernamagulat okol itu memiliki keunikan tersendiri. Gulat ini dimainkan di atas sebuah ring yang sudah dipenuhi dengan tumpukan jerami.

Pantauan Suarasurabaya.net, para peserta pun harus memakai ikat kepala dan ikat pinggang serta bertelanjang dada. Ikat pinggang ini digunakan sebagai pegangan untuk menjatuhkan lawan dalam pertandingan. Jadi, para peserta tidak bersentuhan langsung dengan tubuh lawan.

Gulat okol hingga saat ini tetap dilestarikan. Desa Dukuh Bungkal, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, merupakan salah satu desa yang masih melestarikan kebudayaan ini.

Mereka selalu rutin menggelar perlombaangulat okol tiap tahun bersamaan dengan Sedekah Bumi di Desa mereka. Mamudi Wakil Ketua Panitia Sedekah Bumi mengatakan, acara ini diadakan sebagai bagian menjaga tradisi dan hiburan. "Sudah ada sejak dulu. Sejak bertahun-tahun yang lalu, warisan nenek moyang. Sebelum listrik masuk desa sini, sudah ada," kata Mamudi.

Keunikan lain dari olahraga ini adalah iringan musik tradisonal gamelan yang makin menambah semarak perlombaan.

Dalam acara Sedekah Bumi yang diadakan Desa Dukuh Bungkal pada Minggu, 16 September 2018, puluhan warga memadati ring yang menjadi arena tarung para jawara gulat okol. Sesekali para penonton bertepuk tangan dan bersorak ketika jagoan mereka berhasil mengalahkan lawannya.

Vikar warga Dukuh Bungkal yang juga salah seorang peserta gulat okol, menyebut, ia senang bisa mengikuti olahraga tradisional ini. "Tiap tahun ikut. Alhamdullilah tahun ini menang. Biasanya draw," katanya. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : suarasurabaya.Net
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Siapa bilang nyari kerja itu susah ❓

Siapa bilang nyari uang itu susah ❓

Tidak ada yang susah jika kita mau berusaha. Buktinya saya ibu rumah tangga dengan dua orang anak bisa hasilkan 5jt lebih dalam sebulan

Mau dapat penghasilan jutaan rupiah perbulan❓

Yuk segera kepoin bisnis kami 😍😍 Info lebih lanjut segera hubungi
Tatin Trismawati
Tlp/wa : 082317948469

Atau follow ig
@sukses_bersama_paytren20
@sukses_bersama_paytren20
@sukses_bersama_paytren20

Dan klik link di bio ig @sukses_bersama_paytren20
.
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Nama menjadi identitas seseorang. Bagi orang tua, nama juga merupakan doa atau harapan. Makanya orang tua akan memberikan nama terbaik untuk anaknya. Namun, tak jarang nama tak lazim diberikan orang tua kepada anaknya.

Seperti nama satu wisudawan Program Studi Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya ini. Wisudawan yang dikukuhkan pada Sabtu (15/9/2018) itu bernama AA.

Pria kelahiran Tulungagung, 20 Mei 1992 ini mengaku kerap dikira orang Sunda saat mengenalkan namanya. “Memang nama saya adalah AA sejak kecil.” “Dulu saya juga penasaran dengan nama saya sendiri.” “Kata bapak, karena saya adalah anak sulung, bapak saya berharap agar saya menjadi orang  utama atau pertama yang bermanfaat.” “Makanya namanya AA,” kata AA kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (16/9/2018). .
.
AA mengungkapkan banyak orang yang penasaran dan kaget tahu namanya yang hanya terdiri dari dua huruf vokal tersebut. Apalagi saat namanya disebut dalam pengukuhan yang dihadiri banyak orang yang tidak mengenalnya. “Kalau tidak kenal, pasti kaget. Tetapi kalau sudah kenal, ya biasa,” lanjutnya.

Dia mengaku tidak pernah kesulitan menggunakan namanya. Sambil bercanda, dia mengaku lebih mudah saat mengisi namanya di kertas ujian.
.
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Suryamalang.Com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

- Seminar nasional bertema " #2019PilpresCeria" akan digelar di Surabaya, Senin (17/9/2018). Bertempat di Garden Palace Hotel, Surabaya, seminar ini diharapkan bisa menjadi solusi informasi di tengah banyaknya isu dan berita hoax yang berseliweran.

Seminar kali ini akan dibuka oleh Ketua PBNU sekaligus Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Sedangkan tiga narasumber yang akan hadir adalah Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr Mahfud MD; kemudian ekonomFaisal Basri SE. MA, serta Tokoh Ulama Ustaz Yusuf Mansur.

Dosen ilmu politik Universitas Brawijaya, Dr. Faisal Aminuddin akan berlaku sebagai moderator.

Faisal Aminuddin yang juga sebagai ketua panitia acara mengatakan, tujuan utama dari seminar untuk menunjukkan pada publik, Pilpres sejatinya momentum memajukan dan memakmurkan bangsa. "Untuk itu, harus ada proses yang benar dan baik sehingga Presiden terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan bangsa. Seminar ini akan mengulasnya," ujar Faisal.

Pilpres yang baik, kata dia, butuh kondisi dan wacana yang sehat, sehingga masyarakat saat memilih benar-benar mendapatkan informasi yang benar, bukan informasi yang Hoax apalagi penuh fitnah. "Guna mewujudkan Pilpres tanpa cacian inipula, kami menggelar diskusi bertajuk #2019PilpresCeria. Sebuah tema yang mencoba berada di tengah dan pemersatu di antara perang tagar yang saat ini terus terjadi," ujarnya. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Tribunnews.Com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Salicyl Teman Maen Anak
Acara yg dilaksanakan pada hari minggu pagi 16 September 2018 di Notredame Adventure Park diikuti 820 anak anak TK seluruh Surabaya. Surabaya merupakan kota ke-3 dari rentetan roadshow beberapa kota yang dialakukan Salicyl.
Kegiatan yg meliputi fun outing anak anak, bercerita oleh kak Awam dari kampung dongeng dan juga kegiatan menarik dan menyenangkan dari badut badut dan kawan kawan sulap.
Anak anak jangan takut berkeringat karena berkeringat menandakan berkreasi dan beraktivitas yang menyenangkan. Ada Salicyl Fresh buat teman bermain anak. @Salicylkf
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Bagi warga Surabaya tidak boleh membuang sampah sembarangan. Selain bisa mengotori lingkungan, membuang sampah sembarangan juga akan terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun yang melakukan OTT bukan dari kepolisian maupun KPK, tetapi dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya. Kemudian warga yang terkena OTT membuang sampah sembarangan akan dikenai sanksi.

Adapun sanksinya tergantung berat sampah yang dibuang. Sedangkan sanksinya mulai dari penyitaan KTP hingga pembayaran denda yang bervariatif. Kebijakan tersebut berdasarkan peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, dan Perwali 10/2017 tentang Pengenaan Sanksi Administrasi.

Koordinator Tim OTT DKRTH, Kardi, menyatakan pihaknya sudah melakukan OTT terhadap warga yang membuang sampah sembarangan. Dirinya juga membenarkan surat penindakan terhadap warga atas nama Rameli yang beredar di media sosial, yang mengeluarkan DKRTH.

Hal itu dilakukan supaya memberikan efek jera terhadap masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan. Tim-tim yustisi sendiri sudah stand by pada sejumlah titik tertentu, yang biasanya warga sering membuang sampah pada lokasi tersebut. "Biasanya warga membuang sampah sembarangan pada malam hari dan dinihari. Kami juga terus mensosialisasikan kebijakan ini pada masyatakat supaya tidak membuang sampah sembarangan agar kota Surabaya bersih dan udaranya segar," papar Kardi, Jumat (13/9/2018). .
.
.
Untuk sanksi yang dikenakan sesuai dengan volume sampah yang dibuang oleh pelanggar, paling sedikit Rp 75 ribu. Kemudian untuk volume sampah yang lebih besar Rp 750 ribu hingga Rp 50 juta atau kurungan enam bulan.
.
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : okezone.com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT #ini_surabaya

Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mewakili Indonesia di ajang Guangzhou Award 2018.

Masuk sebagai nominasi, kota pahlawan itu akan bersaing dengan 15 kota di dunia.

15 kota yang bersaing di Guangzhao Award 2018 adalah Brusells (Belgia), Dangbo (Benin), Federal Distric (Brazil), Vaudreuil-Dorion (Canada), Vancouver (Canada), Guangzhou (China), Nanning (China), Bogota (Colombia), Curridabat (Colombia). Kemudian ada Senftenberg (Germany), Isfahan (Iran), Hong Kong (China), Eliat (Israel), Kfar Saba (Israel) dan Bologna (Italia). “Kota-kota terpilih akan diundang ke Guangzhou pada awal Desember dan juri akan memutuskan pemenang berdasarkan presentasi serta aplikasi tertulis yang telah diajukan setiap kota,” kata Director of Guangzhou Institute for Urban Innovation, Nicholas You seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (15/9). Nicholas mengatakan Surabaya layak masuk nominasi Guangzhou Award 2018 karena sudah menjadi kota berkelanjutan.

Hal itu dibuktikan dengan sistem pengelolaan limbah partisipatif yang menjadi titik awal bagi Surabaya untuk menjadi kota yang lebih berkelanjutan.

Pengelolaan limbah yang efektif, membutuhkan pengurangan konsumsi, peningkatan penggunaan kembali dan daur ulang juga disiplin. “Ini adalah indikator kunci dari perubahan perilaku. Mungkin salah satu bahan terpenting untuk memperkenalkan perubahan di sektor lain seperti transportasi dan mobilitas, energi, keselamatan dan nutrisi,” kata Nicholas.

Selain itu menurut Nicholas, alasan terpilihnya Surabaya dalam nominasi Guangzhou Award 2018 karena inisiatif yang dilakukan dalam melibatkan masyarakat menjadi sebuah gerakan sosial. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Fajar.co.id
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mewakili Indonesia di ajang Guangzhou Award 2018.

Masuk sebagai nominasi, kota pahlawan itu akan bersaing dengan 15 kota di dunia.

15 kota yang bersaing di Guangzhao Award 2018 adalah Brusells (Belgia), Dangbo (Benin), Federal Distric (Brazil), Vaudreuil-Dorion (Canada), Vancouver (Canada), Guangzhou (China), Nanning (China), Bogota (Colombia), Curridabat (Colombia). Kemudian ada Senftenberg (Germany), Isfahan (Iran), Hong Kong (China), Eliat (Israel), Kfar Saba (Israel) dan Bologna (Italia). “Kota-kota terpilih akan diundang ke Guangzhou pada awal Desember dan juri akan memutuskan pemenang berdasarkan presentasi serta aplikasi tertulis yang telah diajukan setiap kota,” kata Director of Guangzhou Institute for Urban Innovation, Nicholas You seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (15/9). Nicholas mengatakan Surabaya layak masuk nominasi Guangzhou Award 2018 karena sudah menjadi kota berkelanjutan.

Hal itu dibuktikan dengan sistem pengelolaan limbah partisipatif yang menjadi titik awal bagi Surabaya untuk menjadi kota yang lebih berkelanjutan.

Pengelolaan limbah yang efektif, membutuhkan pengurangan konsumsi, peningkatan penggunaan kembali dan daur ulang juga disiplin. “Ini adalah indikator kunci dari perubahan perilaku. Mungkin salah satu bahan terpenting untuk memperkenalkan perubahan di sektor lain seperti transportasi dan mobilitas, energi, keselamatan dan nutrisi,” kata Nicholas.

Selain itu menurut Nicholas, alasan terpilihnya Surabaya dalam nominasi Guangzhou Award 2018 karena inisiatif yang dilakukan dalam melibatkan masyarakat menjadi sebuah gerakan sosial. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Fajar.co.id
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Pelatih Kepala Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, bertekad untuk mencuri poin di markas Sriwijaya FC pada laga lanjutan pekan ke-22 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (16/9/2018). Tekad itu dicanangkan untuk menebus kegagalan di debut perdananya bersama tim Bajul Ijo saat takluk 0-2 dari PS TIRA pada laga sebelumnya di Stadion Gelora Bung Tomo. .
.
.
"Kami bertekad untuk menebus kegagalan di laga perdana. Dengan meraih poin di sini, walaupun itu tentunya sulit, kami sebagai tim tamu, tekad kami bisa meraih poin," kata pelatih yang akrab disapa Djanur ini, Sabtu (15/9/2018). Upaya Djanur untuk mencuri poin di Palembang dinilai mungkin olehnya.

Sebab, kata Djanur, baik Persebaya Surabaya maupun Sriwijaya FC, sama-sama berada pada kondisi kelelahan.

Kendati waktu recovery terbatas, Djanur optimis jika tim Persebaya Surabaya bisa mengatasi Sriwijaya FC dengan semangat juang tinggi. "Itu tidak menjadi hambatan, karena kami yakin akan diatasi dengan semangat juang yang terus hidup untuk meraih poin," tambahnya.
.
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Tribunjatim.Com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Sudahkah nama anda terdaftar di PayTren?
Jika belum yuk segera aktivasi PayTren anda agar bisa menjadi salah satu yang kebagian komisi PayTren

Kerja cerdas yang hanya mengubah pengeluaran anda menjadi pendapatan anda. Yang menggubah smartphone anda menjadi mesin pencetak uang anda. Sebualn gajian 5x

Untuk info lengkap PayTren silahkan follow ig :

@sukses_bersama_paytren20
@sukses_bersama_paytren20
@sukses_bersama_paytren20

Atau hubungi :
Tatin Trismawati
Tlp/wa 082317948469

Atau klik link di bio
@sukses_bersama_paytren20

Dapatkan gratis bimbingan sampai bisa bersama PayTren Multazam Team
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Penyebab kematian KLK Achmad Halim Mardyansyah meninggalkan tanda tanya besar dalam benak keluarganya. Mereka tidak percaya bila prajurit yang berdinas di Detasemen Perbekalan Pangkalan Marinir (Denbek Lanmar) Karang Pilang, Surabaya itu meninggal gantung diri.

Istiatin, ibunda Halim, merasa banyak kejanggalan pada kematian putra semata wayangnya tersebut. Dia merasa semuanya seperti sudah direncanakan dengan matang. Mulai dari saat keluarganya dipanggil ke markas pada Minggu malam (9/9), sampai saat jenazah Halim ditemukan, Senin pagi (10/9). ”Dari awal (Minggu malam, Red) seharusnya orang-orang yang ada di sana (markas) tahu kalau ada jenazah anak saya di pohon bambu. Pas saya mau pamit pulang, mereka justru mencegah saya masuk ke dekat pohon bambu. Baru besoknya (Senin pagi, Red) ngasih kabar anak saya gantung diri,” terang Istiatin, Kamis (13/9). Kecurigaan keluarga semakin menguat saat ayah Halim, Peltu (Purn) Sukiman memotret jenazah saat divisum di rumah sakit. Di foto itu, tedapat luka lebam di wajah Halim. Tidak hanya itu, kedua lengan dan paha Halim juga merah memar. ”Mata anak saya juga berdarah,” tutur Sukiman.

Keluarga Halim berharap ada keadilan. Harapan itu muncul setelah Pomal Lantamal V Surabaya akhirnya turun mengusut penyebab kematian Halim.

Istiatin mengatakan, sudah ada Tim Penyidik dari Pomal Lantamal V Surabaya yang menemuinya. Salah satu yang dibicarakan adalah hasil visum jenazah Halim. ”Sudah dikasih tahu beberapa hal. Mereka (penyidik) bilang memang ada yang janggal,” ucap Istiatin.

Beberapa kejanggalan yang paling kentara tentu saja luka-luka pada tubuh Halim. .
.
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■
INFO 📷 : Jawapos.com
■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■ .
.
#surabaya #ini_surabaya #inisurabaya #aslisuroboyo #lovesuroboyo #banggasurabaya #galerysurabaya #seputarsurabaya #sparklingsurabaya #surabayapunyacerita #exploresurabaya #suroboyo #panoramasurabaya #exploreindonesia #banggaindonesia #jawatimur #indonesia #travel #viral #ayoindonesia #asiangames2018 #indonesiajuara #AsianGamesKita
#BikinBanggaIndonesia #SURABAYAMENDUNIA #SUROBOYOWANI #SURABAYABANGKIT

Most Popular Instagram Hashtags