#shanesmeltz

MOST RECENT

BIG congrats to this legend on a great career!! Was a pleasure to play with you mate! All the best with the next chapter sure it’ll be just as successful!

Shane Smeltz has announced his Retirement from professional Football...
Thanks for everything you give in our club..Kedah...you come like a King,you going like a Legend 💪💪🤴
We love you SM14
"Biar jasa jadi kenangan " 💚💛 #hijaukuning #kedahseratarata #shanesmeltz #wearechampion #kedahan

Si è ritirato Shane Smeltz. Forse nessuno lo ricorda, ma ha trascinato la Nazionale neozelandese di calcio ai Mondiali in Sudafrica nel 2010, oltre ad essere presente alle Olimpiadi di Londra nel 2012 e a due Confederations Cup (Sudafrica 2009 e Russia 2017). Nel match contro l'Italia segnò il gol del vantaggio degli All Whites, prima del pareggio su rigore di Vincenzo Iaquinta.
Attualmente è il secondo miglior capocannoniere della Nazionale di calcio della Nuova Zelanda.
Good luck Shane!
#ShaneSmeltz #AllWhites

Striker asal Selandia Baru Shane Smeltz resmi mengumumkan keputusan pensiunnya dari dunia sepakbola. Musim lalu Smeltz tampil untuk Borneo FC di kancah Liga 1 dengan status marquee player. Usia Smeltz yang sudah menginjak 37 tahun menjadi alasan dirinya berhenti sebagai pesepakbola profesional. "Sulit untuk menuangkan perjalanan karir dalam kata-kata. Waktunya datang kepada kita semua, dan saya kira saya tahu saat yang tepat bagi saya untuk mengumumkan masa pensiun saya dari sepak bola profesional," tulis penyerang kelahiran Stuttgart, Jerman tersebut. Smeltz menghabiskan waktu selama 18 tahun di sepak bola profesional. Ia pernah memperkuat sejumlah tim ternama seperti Adelaide United, AFC Wimbledon, Wellington Phoenix, Gold Coast United, Perth Glory, Sydney FC, Kedah FA, hingga Borneo FC.

Dia juga pernah membela tim senior Selandia Baru mulai 2003 hingga 2018. Smeltz telah mencetak 24 gol dari 58 penampilannya bersama All Whites - julukan timnas Selandia Baru. Dia juga menjadi bagian dari skuad Selandia Baru pada Piala Dunia 2010. Saat itu ia mencetak satu gol ke gawang Italia. Tahun lalu Smeltz juga merasakan ajang Piala Konfederasi di Rusia bersama Selandia Baru. "Saya merasa diberkati untuk memiliki karir (selama) 18 tahun yang membuat saya seperti saya hari ini. Mimpi masa kecil terwujud, (mulai) dari Piala Dunia, Olimpiade, bermain melawan tim terbaik dunia," imbuhnya. Setelah memutuskan pensiun, Smeltz tampaknya akan berkarir tak jauh dari sepak bola. "Sekarang, setelah saya menutup pintu bermain, saya tak sabar untuk mengambil setiap pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan ke bab berikutnya. Dan dengan senang hati saya mengatakan bahwa saya akan tinggal dalam permainan yang saya sukai sampai saya berhenti bernapas,” tutup Smeltz. (Bolalob)

#shanesmeltz #infobolaindo #bolalob #borneofc #newzealand

Congratulations on a tremendous career @shane.smeltz. All the best for future. 🙌⚽️⚽️ #totalfootall #NZFootball #ShaneSmeltz

Thanks for the memories Smeltzy you were the first player I ever watched and I fell in love straight away you made me get into football you had a great career well deserved 😭😭😭💙💛💙💛💙💛💙💛 #shanesmeltz #goldcoastunited

Borneo FC nampaknya mulai merampingkan skuat untuk menyongsong musim baru. Setelah melepas playmaker asal Brasil, Flavio Beck Junior, kini Pesut Etam kembali tidak memperpanjang kontrak dua pemain asing yang berposisi sebagai bek tengah.

Dua legiun asing yang dimaksud adakah Kunihiro Yamasitha asal Jepang dan juga Matheus Lopes dari Brasil.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein mengatakan pihaknya kemungkinan besar tidak lagi bekerja sama dengan Yamashita karena ada beberapa pertimbangan. Sedangkan Matheus dilepas lantaran masa pinjaman telah usai. "Yamashita kemungkinan tidak kita perpanjang dan dia bebas cari klub, kita ada beberapa pertimbangan untuk dia,” ujar Nabil Husein keINDOSPORT. “Kemudian Maheus juga tidak bersama kita musim depan, dia akan kembali ke klub dia, karena kita hanya pinjam dia selama 1 musim," tambahnya.

Dilepasnya Matheus dan Yamasitha oleh Borneo FC memang cukup mengejutkan. Dua pemain ini menjadi pilar utama di lini belakang, bahkan hampir tak tergantikan sepanjang musim ini dengan sama-sama mengkoleksi masing-masing dua gol serta satu assist.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein.

Saat disinggung pemain pengganti dari dua pesepakbola asing itu, Nabil Husein menjelaskan Borneo FC sudah mengantongi sejumlah nama. Sayangnya ia belum bisa membocorkan identitas pemainbyang diinginkan pelatih Iwan Setiawan lantaran ingin memastikan terlebih dahulu proses transfer, baru akan mengenalkan secara resmi ke publik.

Sebagai informasi, dengan hengkahnya Matheus dan juga Yamasitha maka dapat dipastikan hampir semua pemain asing yang di Borneo FC sudah tidak lagi bermain untuk klub asa Kalimantan Timur itu. Nama pertama yang berpamitan adalah marquee player asal Selandia Baru, Shane Smeltz.

#transferpemain #bursatransfer #borneofc #liga1 #borneofc #shanesmeltz

Pulun Kedah Pulun!
Match day Piala Malaysia 2017. - @shane.smeltz
#BiarJasaJadiKenangan .

repost via @instarepost20 from @shane.smeltz .

Back home to Sydney for a break and my girls are still celebrating Malaysian Cup Final.. & have learnt to speak a little Malaysian 😂😂😂❤️🏆🇲🇾⚽️ #pulunkedahpulun #kedah #malaysia #hijaukuning #kedahpantangkalah #kedahseratarata #ShaneSmeltz #LangMerah #FinalPialaMalaysia2016 #FinalPialaMalaysia

Marquee player Borneo FC, Shane Smeltz akhirnya pamit lebih dini dari kompetisi Liga 1 2017. Striker berusia 36 tahun ini tak akan memperkuat timnya di sisa tiga laga terakhir, lantaran harus memperkuat Selandia Baru pada play-off kualifikasi Piala Dunia 2018. Kemungkinan besar Smeltz tak kembali lagi ke stadion Segiri, markas Borneo FC, usai melakoni dua laga internasional. Selandia Baru akan berhadap dengan wakil Amerika Latin, Peru, pada 11 dan 15 November.

Sedangkan laga terakhir Borneo FC di Liga 1 2017 jatuh pada tanggal 10 November kontra Arema FC. Kendati demikian Smeltz tetap menunjukkan sikap profesionalnya pada sesi latihan terakhirnya bersama Pesut Etam, di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (31/10/2017). Smeltz tampak bersemangat melahap menu latihan di bawah arahan pelatih Iwan Setiawan. Smeltz mengaku senang bisa berkesempatan menapaki karir di Indonesia. "Saya berterima kasih karena diterima baik di klub ini. Klub ini akan selalu ada di hati saya. Sebab saya punya momen baik di tim ini. Dan sekarang saatnya saya pergi," ujarnya. Sejauh ini Smeltz telah mencatatkan 20 penampilan, namun hanya 5 gol yang berhasil ia ciptakan. Jumlah itu sangat minim dengan reputasinya sebagai marquee player. (superballid)

#shanesmeltz #borneofc #infobolaindo #ligaindonesia

Timnas New Zealand bakal melakoni laga play off Piala Dunia 2018 melawan Peru, 6 November mendatang, dimana Shane Smeltz menjadi salah satu pemain yg akan di panggil The All White untuk menghadapi laga tersebut. Selasa sore (31/10) ini, pukul 16.00 WITA di stadion Segiri adalah latihan terakhir Shane Smeltz bersama Borneo FC musim ini, karena selepas pertandingan melawan Peru, Shane tdk kembali ke Borneo FC, yg hanya menyisakan tiga laga sisa di Liga 1. Good Luck Shane Smeltz and New Zealand
.
.
.
.
.
.
#jayalahpesutetam #borneofc #pbfc #shanesmeltz #nabilhusein #wearepusamania #seeyouagain #newzealand #pusamanita #pusamanitamilitan94

Borneo Tanpa Didampingi Smeltz Saat Hadapi PSM
Football5star.com
#Beritabola #BorneoFc #PSMMakassar #ShaneSmeltz

HAPPY BRITHDAY SOLDIER @shane.smeltz 😊👊 make score again yess @borneofc.id .
.
#shanesmeltz #happybirthday #socerplayer

Nama Shane Smeltz kembali mencuat setelah gol semata wayangnya membawa Borneo FCmemenangi laga Derby melawan Persiba Balikpapan, Senin (25/9). Gol tersebut juga menambah pundi-pundi golnya di Liga 1menjadi 5 gol bersama Pesut Etam. Smeltz terbilang cukup lama tak menyarangkan bola ke gawang. Hampir 3 bulan setelah laga melawan Madura United, Smeltz tak pernah lagi mencetak gol. Kondisi ini membuat pemain timnas New Zealand itu kerap mendapat kritik lantaran belum mampu berkontribusi banyak bagi Pesut Etam.

Dengan status sebagai pemain timnas New Zealand dan eks pemain yang tampil di Piala Dunia 2010 , Smeltz diharapkan mampu membawa Borneo FC bersaing di papan atas. Namun hingga putaran kedua Liga 1, Borneo FC masih tertatih di papan tengah dan belum mampu menembus 5 besar. Faktor kebugaran membuat pemain berusia 36 tahun ini sulit menemukan performa terbaiknya. Tercatat hingga saat ini Smeltz baru memainkan 15 laga dari total 24 pertandingan Borneo FC. Smeltz beberapa kali menepi akibat cedera. Hal itu memaksanya tak merumput beberapa waktu bersama Pesut Etam.

Di tangan Iwan Setiawan, Smeltz kembali mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal. Pemain bernomor punggung 10 itu seperti tak menyiakan kesempatan tang diberikan pelatih. Terbukti dalam dua laga terakhir, Smeltz selalu menyumbangkan gol untuk Borneo FC. Gol tersebut diciptakannya saat kalah melawan Bhayangkara FC dan menjadi penentu kemenangan Derby Kaltim melawan Persiba Balikpapan. "Sangat senang bisa kembali mencetak gol. Kita harus terus berjuang," ucap Smeltz usai laga melawan Persiba.

Tak mau ketinggalan, Iwan Setiawan membeberkan resep sukses membangkitkan gairah Smeltz mencetak gol. Menurut Iwan ia selalu menerapkan pendekatan face to face ke pemainnya demi menanamkan kepercayaan diri. "Saya menerapkan Pendekatan face to face. Saya bilang ke Smeltz, saya tahu kau pemain hebat dan pemain dunia di level tinggi. Tim ini butuh kau. Kau harus bisa berbuat lebih untuk tim ini. Jadi itu yang memotivasi dia," katanya. (Tribunnews)

#shanesmeltz #borneofc #infobolaindo #ligaindonesia

Most Popular Instagram Hashtags