[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#seputarpersebaya

1161 posts

TOP POSTS

Said Mardjan Kecewa Persebaya Ditahan Imbang PSBS

Selain Rangga Muslim, pemain lain yang mendapat debut bersama Persebaya Surabaya adalah Said Mardjan. Said bermain selama 90 menit penuh saat Persebaya ditahan imbang PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (8/10) kemarin.

Said Mardjan turun sebagai starter pada pertandingan lawan PSBS. Ia bermain di sektor bek kiri menggantikan peran M. Irvan Febrianto. Meski baru pertama kali turun bersama Persebaya, Said nampak tak canggung dengan Rendi Irwan Saputra dan kawan-kawan. "Secara pribadi saya sangat bersyukur dengan penampilan saya kemarin. Meski belum meraih kemenangan, setidaknya saya sudah berusaha maksimal," ucap Said Mardjan kepada JawaPos.com.

Hanya saja Said mengaku kecewa karena gagal memberikan kemenangan untuk Persebaya. Tim berjuluk Green Force ini dipaksa berbagi satu angka setelah ditahan imbang PSBS dengan skor 0-0. "Memang saya agak kecewa dengan hasil kemarin. Tapi pada match berikutnya harus lebih lepas lagi. InsyaAllah saya bisa lebih maksimal," aku mantan penggawa PSIM Jogjakarta itu.

Said menambahkan, dirinya sudah tak menghadapi kendala adaptasi dengan tim Persebaya. "Kalau adaptasi permainan sudah tak ada kendala. Saya sudah enak dengan pola permainan yang ada. Sudah klop dengan pemain lainnya," tutup Said Mardjan.

Photo: @satriowcs

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #saidmarjan #greenforce #wani

Saat2 yg indah ketika akan bertanding melawan psim di jogja sambil menyantap rujak ice krim nyem nyem

Hanya satu kata yang menggambarkan pertandingan tadi MENGECEWAKAN

Seperti itu kah permainan mu Persebaya?

Delapan besar sudah menanti, perbaiki semuanya jika masih ingin kembali ke Liga 1

Kenyataan jauh dari harapan

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #delapanbesar #greenforce #wani

Kabar duka menghampiri sepak bola Indonesia. Salah satu pemain muda di Tanah Air, Dibyo Previan Caesario, meninggal dunia. Dibyo mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (30/5). Dibyo Previan Caesario diketahui sudah terbaring sakit sejak Januari 2016. Ia dikabarkan menderita penyakit empiema, penyakit yang menyerang organ pernafasan. Sebulan sebelumnya, Dibyo sempat dikabarkan menderita infeksi paru-paru.

Pada medio Januari 2017, ia dirawat di salah satu Rumah Sakit di Jakarta untuk penyembuhan penyakitnya. Semenjak itu, mantan pemain Mitra Kukar itu rutin menjalani perawatan. Rekan-rekan sesama pesepak bola sempat menggelar laga ekshibisi untuk turut membantu pengumpulan dana bagi biaya perawatan Dibyo. Soccer Island FC, komunitas penggemar sepak bola yang rutin menggelar pertandingan sepak bola di Jakarta, menyelenggarakan pertandingan yang bisa di ikuti semua orang dengan donasi sebesar Rp 100 ribu yang akan digunakan untuk mendukung kesembuhan Dibyo.

Selamat Jalan Dibyo, Kami Semua Turut Berduka.

#seputarpersebaya #rip #dibyopreviancaesario #kamisemua #turutberduka

Selalu Turunkan Wiswar di Dua Laga Terakhir, Ini Alasan Alfredo Vera

EJ – Miswar Saputra selalu diturunkan Alfredo Vera pada dua pertandingan terakhir Persebaya. Setelah dipercaya tutun sejak menit pertama kala Bajul Ijo menjamu PSIM Jogja di pekan ke-12, Miswar kembali dipercaya mengawal gawang Persebaya dalam laga menghadapi Persatu Tuban, Senin (28/8) kemarin.

Dipilihnya Miswar menjadi pilihan kiper utama dalam dua pertandingan terakhir Persebaya bukannya tanpa alasan. “Miswar dia bagus. Tapi saya memang sedang kasih kesempatan ke semua pemain. Menurut saya siapa saja bisa main. Saya memilih Miswar karena dia lebih siap,” ujar Alfredo usai pertandingan kontra Persatu.

Miswar sendiri sudah dipercaya main sejak menit pertama dalam empat pertandingan. Rekor kiper muda asal Aceh tersebut adalah empat kali kemasukan gol dan dua kali sukses mencatatkan tidak kemasukan gol. Bersama Miswar sebagai kiper inti, Bajul Ijo mencatatkan 2 kemenangan, sekali imbang dan sekali kalah dalam pertandingan liga. (rvn)

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #miswarsaputra #greenforce #wani

Putus Cinta Demi Persebaya

Hati-hati jika menaruh hati kepada Nurul Fauzia. Harus siap menerima konsekuensi dinomorduakan. Sebab, dia telanjur menyerahkan hatinya pada Persebaya Surabaya.

Berlebihan, tampaknya. Tapi, kisah cinta mahasiswi salah satu universitas swasta di Surabaya tersebut bisa menjadi cerminnya. Ya, gara-gara (mantan) kekasih kerap melarang Fauzia mendukung Persebaya dari tribun Gelora Bung Tomo, Fauzia memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmara mereka. ’’Takut saya direbut Bonek yang lebih ganteng daripada dia,’’ ujarnya, lantas tertawa. Bungsu dari tiga bersaudara itu menuturkan, sifat posesif mantan kekasih yang melarangnya mbonek tidak bisa diterimanya.

Lucunya, yang mengenalkan Persebaya kepada Fauzia adalah pria tersebut. Waktu itu, Fauzia diajak masuk ke Stadion GBT untuk menonton Rendi Irwan dkk berlaga. ’’Followers Instagram saya makin banyak sejak upload foto di stadion. Dari situ, dia cemburu nggak jelas, ngelarang-larang mbonek,’’ kenangnya.

Menurut Fauzia, laga Persebaya lebih berharga daripada sikap posesif yang tidak jelas. Lebih bisa membuat bahagia daripada kencan di malam minggu seperti anak-anak muda pada umumnya. ’’Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan saat saya berjingkrak dan bernyanyi untuk Persebaya. Jangan sampai ada yang berani ngelarang kebahagiaan itu,’’ tegasnya.

Kini, gadis yang tinggal di daerah Juanda, Sidoarjo, tersebut tidak peduli jika berangkat mbonek sendirian. Menurut dia, Bonek-Bonek lainnya sudah bisa menggantikan sang mantan di dalam stadion. ’’Banyak yang njagain, jadi tidak perlu pacar di stadion,’’ katanya.

#seputarpersebaya #putuscintademi #persebayasurabaya #greenforce #wani

Kawal terus Persebaya, jangan biarkan Persebaya berjuang sendirian
.
Impian sudah di depan mata
Babak 8 besar sudah dekat
Liga 1 sudah menanti
Berjayalah Persebaya
.
Berlarilah pahlawanku
Cetaklah gol kelawanmu
Raihlah kemenanganmu
Oh GreenForceku…
Kehormatan bagi kami
Berdiri dan trus bernyanyi
Mengawalmu Persebaya.. Sampai Mati

Video: @okagundul

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #greenforce #wani

Trabas tuban . Tuban punya cerita
#persebaya #trabastuban #seputarpersebaya
#fanspersebaya

MOST RECENT

Green Force Siap Tempur di Bandung, Persebaya Rugi Puluhan Juta

Persebaya Surabaya sudah berada di Bandung, semua pemain dalam kondisi siap tempur menghadapi PSIS Semarang pada laga perdana, Rabu (15/11) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Skuad Green Force dalam kondisi fit kecuali Misbakhus Solikin yang masih menjalani terapi dan kemungkinan absen di babak delapan besar ini. Bila Misbakhus absen, pelatih Alfredo Vera sudah menyiapkan beberapa pemain untuk menggantikannya.

Sedikit yang membuat Alfredo Vera tidak tenang adalah ia menilai timnya masih belum maksimal, terutama ketika bertemu lawan yang cenderung bertahan dengan menumpuk banyak pemain di belakang.

Alfredo Vera memang sudah menyiapkan berbagai variasi strategi dan taktik bila menghadapi lawan yang bertahan total. Dan mudah-mudahan skenario ini berjalan pada babak delapan besar nanti.

Sementara itu, Persebaya Surabaya harus menanggung kerugian dengan kepindahan venue babak delapan besar Liga 2 grup Y dari Cikarang ke Bandung. Manajer Persebaya Chairul Basalamah menyatakan, pihak Persebaya merugi puluhan juta karena sudah terlanjur booking hotel, bus untuk transportasi mereka selama di Cikarang, dan sewa lapangan untuk latihan. "Kami belum menghitung secara detail kerugiannya. Yang pasti, kami sudah keluarkan puluhan juta rupiah untuk bayar-bayar kebutuhan selama di Cikarang," katanya.

Photo: Andy Satria

#seputarpersebaya #greenforce #siaptempur #dibandung #persebayasurabaya #rugi #puluhanjuta #greenforce #wani

Selamat Ulang Tahun Yogi Novrian. Semoga semakin sukses bersama Persebaya, bisa membawa Persebaya promosi ke Liga 1, selalu diberikan kesehatan, rezeki lancar, selalu dalam lindungannya, dan apa yang di inginkan segera tercapai Amin.

Ayoo Yogi, Cetak Goll ke Gawang Lawanmu!

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #selamatulangtahun #yoginovrian #greenforce #wani

Pemain Persebaya Semangat Main di Bandung

Persebaya siap bermain di babak delapan besar grup Y yang akan dimulai Rabu (15/11) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), meskipun sebelumnya sempat mengalami gangguan psikologis akibat ditundanya laga di Cikarang.

Dengan sudah pastinya jadwal pertandingan di Stadion GBLA, skuad Green Force mulai mantap menatap laga perdana lawan PSIS Semarang, Rabu (15/11). "Terus terang para pemain sempat mengalami gangguan ketika tahu pertandingan di Cikarang tidak mendapat izin, tapi mereka kembali bersemangat setelah tahu bermain di Bandung," jelas manajer Persebaya Chairul Basalamah, Sabtu (11/11).
Pelatih Angel Alfredo Vera, juga mulai menyusun persiapan Rendi Irwan dan kawan-kawan untuk menghadapi PSIS Semarang di laga perdana. Namun dia berharap, venues terbaru grup Y ini tidak berubah lagi.

Sementara itu, meskipun pertandingan digeser ke Bandung, , Persebaya Surabaya tetap mempergunakan jatah latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Untuk mengisi kekosongan lantaran menanti kepastian pertandingan, Persebaya memakai jatah official training di Stadion Wibawa Mukti, Jumat sore. Namun sesi latihan ini masih belum diikuti top skor sementara Persebaya Misbakus Solikin yang yang sedang dalam masa pemulihan cedera. "Kami tetap menggelar latihan untuk menjaga kekompakan, skill, dan stamina pemain. Kondisi pemain harus terjaga agar siap setiap saat," jelas Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera.

Pada sesi latihan kemarin, Alfredo tetap menekankan materi taktik kepada anak asuhnya. Tim pujaan Bonek ini menggunakan waktu uji lapangan Stadion Wibawa Mukti secara maksimal. Persebaya berlatih di stadion berkapasitas 30 ribu penonton selama satu jam.

Photo: Official Persebaya

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #gelorabandunglautanapi #greenforce #wani

#Repost from @seputarpersebaya
・・・
Persebaya Kontra PSIS Digelar 11 November

JawaPos.com - Pertandingan perdana Persebaya Surabaya di babak 8 besar Liga 2 melawan PSIS Semarang dipastikan mundur sehari. Seharusnya laga ini dilangsungkan pada Jumat (10/11) sore. Lantaran tak mendapatkan izin dari pihak keamanan, laga mundur menjadi Sabtu (11/11) sore di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil koordinasi antara Polres Metro Bekasi, PT. Liga Indonesi Baru (LIB) serta perwakilan suporter. Berdasarkan pertemuan itu diputuskan untuk memundurkan jadwal pertandingan dari 10 November menjadi 11 November. "Sebab tanggal 10 November ada demo buruh di Jakarta. Jadi konsentrasi keamanan dipusatkan pada agenda tersebut," ucap Media Communications Persebaya Roky Maghbal kepada JawaPos.com Rabu (8/11) malam.

Sementara itu, skuad Persebaya sudah berada di Cikarang pada Rabu siang. Setelah beristirahat sejenak, tim asuhan Angel Alfredo Vera ini langsung menggelar latihan di sebuah lapangan sepak bola yang terletak di kawasan Tambun Selatan, Bekasi pada Rabu sore. "Pelatih ingin menjaga kebugaran dan recovery pemain dengan conditioning training. Tidak akan langsung intensitas tinggi. Hanya soft training. Kan bakal terlihat juga kualitas passing, kontrol dan visi main apa yang harus tim kembangkan," kata manajer Persebaya Chairul Basalamah.

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #greenforce #wani

PSIS dan Persebaya Sudah Siap Adu Strategi di 8 Besar

Pelatih PSIS Semarang Subangkit optimistis menghadapi 8 besar Liga 2 2017 melawan Persebaya Surabaya. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/11).
Beberapa hari terakhir, Subangkit terus mencoba berbagai variasi permainan yang khusus disiapkan untuk menghadapi skuad Green Force. Beragam strategi dan teknik serta pola permainan sudah disiapkan kepada tim berjuluk Mahesa Jenar kebanggaan Kota Semarang. "Pasti ada strategi yang mesti kita terapkan, kita menyerang dulu atau kita defence dulu," jelasnya. "Persebaya tim besar dan kuat, kami pernah menghadapinya beberapa waktu lalu. Namun tentunya sekarang kekuatan mereka pasti sudah berubah, demikian juga dengan PSIS. Yang pasti pada laga perdana kami optimistis bisa mengalahkan Persebaya," tambah Subangkit.

Sementara pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera mengaku sudah mempelajari kekuatan tim lawan di grup Y babak 8 besar Liga 2, terutama PSIS Semarang yang bakal menjadi lawan pertama Persebaya. Sehingga sedikit banyak mantan pelatih Persipura Jayapura itu sudah mengetahui kelebihan dan kekurangannya. "Saya lihat mereka punya pemain yang cepat, dan mereka bisa counter attack, bola mati juga, tapi yang penting kita sudah antisipasi apa yang akan mereka lakukan," ungkap Alfredo, Rabu (8/11). Pelatih asal Argentina menyebut, dari tiga tim yang akan menjadi lawan Persebaya, memang tidak ada satu pun yang mudah. Karena itu, Persebaya harus bisa tampil maksimal agar bisa melenggang dengan mulus ke babak semifinal, dan langkah perdana adalah meraih hasil positif saat menghadapi PSIS Semarang.

Namun, seperti biasa, Alfredo tak mau terlalu memikirkan kekuatan lawan, ia akan lebih fokus untuk mempersiapkan timnya sendiri. Ia berusaha mencari cara bagaimana bisa menundukkan PSIS Semarang.

Photo: Andy Satria

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #psissemarang #8besar #liga2 #greenforce #wani

Persebaya Kontra PSIS Digelar 11 November

JawaPos.com - Pertandingan perdana Persebaya Surabaya di babak 8 besar Liga 2 melawan PSIS Semarang dipastikan mundur sehari. Seharusnya laga ini dilangsungkan pada Jumat (10/11) sore. Lantaran tak mendapatkan izin dari pihak keamanan, laga mundur menjadi Sabtu (11/11) sore di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil koordinasi antara Polres Metro Bekasi, PT. Liga Indonesi Baru (LIB) serta perwakilan suporter. Berdasarkan pertemuan itu diputuskan untuk memundurkan jadwal pertandingan dari 10 November menjadi 11 November. "Sebab tanggal 10 November ada demo buruh di Jakarta. Jadi konsentrasi keamanan dipusatkan pada agenda tersebut," ucap Media Communications Persebaya Roky Maghbal kepada JawaPos.com Rabu (8/11) malam.

Sementara itu, skuad Persebaya sudah berada di Cikarang pada Rabu siang. Setelah beristirahat sejenak, tim asuhan Angel Alfredo Vera ini langsung menggelar latihan di sebuah lapangan sepak bola yang terletak di kawasan Tambun Selatan, Bekasi pada Rabu sore. "Pelatih ingin menjaga kebugaran dan recovery pemain dengan conditioning training. Tidak akan langsung intensitas tinggi. Hanya soft training. Kan bakal terlihat juga kualitas passing, kontrol dan visi main apa yang harus tim kembangkan," kata manajer Persebaya Chairul Basalamah.

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #greenforce #wani

Oknum Suporter Rusak Wibawa Mukti, Bagaimana Izin 8 Besar Liga 2?

JawaPos.com - Dirusaknya Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, oleh oknum suporter Persib Bandung membuat tanya soal gelaran 8 Liga 2. Sebab, stadion itu akan jadi venue Grup Y.

Sejatinya, babak 8 besar Liga 2 tengah dinanti-nantikan oleh para tim, terutama PSIS Semarang, PSPS Riau, PS Mojokerto Putra, dan Persebaya Surabaya. Namun, stadion yang akan jadi venue diperkirakan rusak parah.

Hal itu terjadi setelah laga final Liga 1 U-19 berbuntut kericuhan di Wibawa Mukti. Oknum suporter tak bertanggung jawab yang tak puas dengan hasil final, merusak bangku stadion.

Tak cuma itu, setelah dirusak, bangku kemudian dilemparkan ke lapangan. Tentu, kondisi ini bisa bikin izin 8 besar Liga 2 terganggu.

Akan tetapi, jawaban melegakan dari Waketum PSSI, Joko Driyono. "Tak masalah, InsyaAllah go on," jawab dia singkat saat dihubungi JawaPos.com.

Joko sendiri sebelumnya menyayangkan kejadian tersebut. Sebab, yang melakukan beberapa oknum saja, tapi imbasnya ke nama besar kelompok suporter itu. "Tentu ini untuk yang kesekian kalinya profil fans yang selalu terkendala dengan kelompok kecil yang membuat seluruh fans jadi kurang baik. Kami yakin ini bukan yang kelompok besarnya," papar dia.

Photo: Dite Surendra

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #stadionwibawamukti #greenforce #wani

Hidup-Mati di Wibawa Mukti

Venue laga grup Y di babak delapan besar Liga 2 berpindah dari Stadion Patriot, Bekasi, ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSPS Riau, dan PS Mojokerto Putra yang bermain di sana masih merasa asing dengan atmosfer stadion berkapasitas 35 ribu penonton itu. Maklum, selama ini Stadion Wibawa Mukti hanya digunakan sebagai lokasi pertandingan usiran atau pertandingan tim nasional kelompok umur.

Namun, karena sudah menjadi keputusan resmi, kontestan grup Y tidak bisa berbuat banyak. Mereka siap menjadikan laga di Wibawa Mukti sebagai partai hidup dan mati. ’’Ya, tak ada masalah. Main di mana saja kami siap,’’ kata Angel Alfredo Vera, pelatih Persebaya. ’’Kami hanya fokus ke tim. Soal venue, bukan urusan kami. Kami tetap bermain di mana pun laga dipertandingkan,’’ tambah pelatih asal Argentina itu.

Subangkit juga pasrah dengan keputusan yang sudah ditetapkan. Padahal, pelatih PSIS Semarang tersebut sudah mengondisikan timnya bermain di Stadion Patriot, Bekasi. ’’Secara pribadi, saya belum tahu bagaimana kondisi Stadion Wibawa Mukti,’’ kata Subangkit. ’’Tapi, kemungkinan bagus karena dipakai di Liga 1. Saya mendukung saja karena sudah ditetapkan seperti itu,’’ lanjutnya.

Kubu PSPS Riau pun hanya bisa pasrah. ’’Mau diapakan lagi kalau itu keputusannya. Kami harus siap menerima. Ikut aturan saja,’’ tutur Marwal Iskandar, asisten pelatih PSPS. ’’Mungkin, ada beberapa alasan yang membuat penyelenggara mengubah lokasi pertandingan. Secara pribadi, apa pun dan di mana pun kami tetap siap bermain,’’ ucap mantan gelandang Persebaya tersebut.

Senada, pelatih PSMP Redi Supriyanto tidak mempersoalkan pemindahan lokas pertandingan tersebut. Sebab, mereka sudah berpengalaman menjadi ’’musafir’’ di Liga 2. ’’Kami selalu siap bermain di mana saja. Di Cikarang atau Bekasi, kami tetap bermain habis-habisan,’’ jelasnya.

Photo: Wahyudin

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #stadionwibawamukti #greenforce #wani

Jelang babak 8 besar Liga 2, sebagian single seat Stadion Wibawa Mukti Cikarang Bekasi rusak. Setelah dipakai babak semefinal Gojek Traveloka Liga 1 U-19

Photo: @liga_indonesia2017

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #jelang #8besar #liga2 #singleseat #stadionwibawamukti #rusak #greenforce #wani

Jajaran Pelatih Persebaya Lakukan Evaluasi Lewat Video Latihan

Jajaran pelatih Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan tim menjelang babak delapan besar Liga 2. Pelatih Persebaya Alfredo Vera bersama asisten pelatih Esteban Busto dan analis pertandingan Noor Arief sibuk menonton video latihan dalam beberapa hari terakhir. Dengan begitu, mereka bisa melihat secara detail kelebihan dan kekurangan pemain selama latihan. ’’Dari sini juga bisa tahu statistik setiap pemain,’’ ujar Noor Arief. Biasanya, saat menonton video, Alfredo dan Esteban selalu berdiskusi. Seperti saat keduanya banyak mendiskusikan pergerakan pemain yang dijadikan starter dalam uji coba melawan Persekabpas Pasuruan (4/11). Kurniawan Karman, Said Mardjan, dan Rangga Muslim menjadi topik utama. Kelebihan dan kekurangan tiga pemain tersebut dicatat secara detail. ’’Saya lihat ketiganya sudah menunjukkan grafik bagus. Pelatih dan asisten cocok,’’ imbuhnya.

Alfredo membenarkan bahwa dirinya selalu menonton video latihan anak asuhnya. Dengan melihat ulang dari angle lain, dia bisa memberi penilaian tentang karakteristik pemain. ’’Saya bisa melakukan rotasi berdasar pantauan video,’’ kata pelatih asal Argentina itu.

Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya video setiap latihan. Sebab, dia bisa mendapat masukan terkait kekurangan dan kelebihan strategi yang diterapkan. ”Saat latihan, saya fokus membenahi tim. Dengan lihat video, bisa tahu kekurangannya, kemudian diperbaiki,’’ jelasnya.

Alfredo sengaja meminta stafnya merekam setiap latihan Persebaya. Data statistik juga harus dicatat sebagai bahan diskusi selama menonton video tersebut. ’’Kami bisa bandingkan di tiap latihan. Progres pemain bisa terlihat,’’ tutur mantan pelatih Persipura itu.

Selain latihan, Alfredo memiliki banyak video pertandingan Persebaya. Hal itu sangat berguna untuk melihat apakah strategi yang diterapkannya berjalan maksimal atau tidak. ’’Sebab, angle penglihatannya berbeda. Dari video, pandangannya lebih luas, jadi bisa memantau pergerakan formasi,’’ terangnya.

Photo: Angger Bondan

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #greenforce #wani

Alasan Grup Y Layak Disebut Sebagai Grup Neraka

Publik mengatakan bahwa Persebaya Surabaya bergabung di grup mudah pada babak 8-besar Liga 2 2017. Namun faktanya tak seperti itu. Sebab tiga tim yang menjadi lawan Persebaya adalah para jawara grup di babak sebelumnya.

Masyarakat sepak bola Indonesia beranggapan Grup X yang dihuni Persis Solo, PSMS Medan, Kalteng Putra, dan Martapura FC sebagai grup neraka. Padahal faktanya bisa jadi tidak demikian. Sebab Grup X berisi empat tim yang hanya berstatus sebagai runner-up pada babak grup sebelumnya.

Sementara Grup Y yang dihuni Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSPS Pekanbaru, dan PS Mojokerto Putra (MP) yang lebih layak dilabeli sebagai grup neraka. Sebab, keempat klub di Grup Y yang menjadi lawan Persebaya berstatus juara pada babak grup fase pertama. Coba tengok situs resmi PT LIB dan lihat klasemen akhir babak grup Liga 2 2017.

PSPS Pekanbaru adalah juara Grup 1. Mereka mengoleksi tujuh kemenangan dan sekali kalah dalam 12 pertandingan di babak grup. Sedangkan PSIS Semarang tercatat sebagai juara Grup 4. Tim polesan Subangkit itu mencatatkan 11 kemenangan selama babak grup.

Bagaimana dengan Mojokerto Putra? Djayusman Triasdi dan kawan-kawan adalah Juara Grup 6. Sedangkan Persebaya, seperti yang sudah diketahui bersama, adalah juara Grup 5 dengan rekor hanya sekali kalah dalam 14 pertandingan di babak grup. "Saya pikir semuanya tim kuat," kata pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera saat ditanya tentang peta kekuatan di Grup Y.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan jadwal babak 8-besar kompetisi Liga 2 2017. Dalam rilis jadwal yang diterima awak media, PT LIB mengubah venue tanding Grup Y di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Sedangkan Grup X bermain di Stadion Patriot, Bekasi.

Image: @liga_indonesia2017

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #grupy #8besar #liga2 #greenforce #wani

Inilah Jadwal Persebaya Surabaya di Babak 8 Besar Liga 2 2017

PT Liga Indonesia Baru (LIB) melalui situs resminya telah mengumumkan jadwal babak 8-besar Liga 2 2017. Khusus untuk Persebaya Surabaya, PT LIB menetapkan seluruh pertandingandilangsungkan pada sore hari pukul 15:00 WIB.

Persebaya bergabung di Grup Y pada babak 8-besar Liga 2 2017. Tim berjuluk Green Force ini berjumpa dengan tiga tim kuat yakni PSIS Semarang (Juara Grup 4), PSPS Pekanbaru (Juara Grup 1), dan PSMP Mojokerto Putra (Juara Grup 6). Dalam jadwal babak 8-besar yang tertera di situs resmi PT LIB, Persebaya akan menghadapi PSIS Semarang terlebih dahulu. Pertemuan dua klub ini akan dilangsungkan Jumat (10/11) pukul 15:00 WIB.

Setelah berjumpa Mahesa Jenar - julukan PSIS, giliran PSPS yang menantang Persebaya pada Senin (13/10) pukul 15:00 WIB. PSMP akan menjadi lawan terakhir Persebaya. Dua tim Jawa Timur (Jatim) ini akan bertemu Kamis (16/10) pukul 15:00 WIB.

Seluruh pertandingan Persebaya di babak 8-besar akan dilangsungkan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #8besar #liga2 #stadionwibawamukti #cikarangcalling #greenforce #wani

Bonek Siap Jaga Kondusifitas Delapan Besar

Panggung tersebut tersedia di depan mata. Panggung untuk membuktikan bahwa Bonek sudah banyak berubah. Dan selama gelaran babak penyisihan Liga 2, Bonek telah membuktikannya. Alasan tersebut membuat Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal yakin bahwa Bonek tetap bisa menjaga diri saat tret tet tet di babak delapan besar.

Dia menegaskan, pihak keamanan tidak perlu takut atau khawatir dengan hadirnya Bonek. Tidak perlu mengeluarkan berbagai larangan nantinya. ’’Sudah berubah, sangat dewasa. Mengerti bagaimana jadi suporter yang baik dan sebagai contoh suporter lainnya di Indonesia,’’ kata orang nomor satu di jajaran kepolisian Surabaya tersebut.

Namun, Iqbal tetap berharap Bonek bisa saling mengingatkan jika ada beberapa rekannya yang melanggar aturan. Di antaranya, tidak menaati aturan lalu lintas dan berbuat destruktif. ’’Koordinasikan dengan baik agar semua bisa terpantau. Biar yang mengatasnamakan Persebaya untuk berbuat jahat takut,’’ jelasnya.

Dadang Kosasih, salah seorang pentolan Bonek, menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi terkait tret tet tet di delapan besar. Koordinasi itu bersifat mengikat. Artinya, jika ada Bonek yang melanggar aturan, dia tidak segan menegur atau melakukan tindakan untuk membuat jera. ’’Kalau sampai ada satu saja yang berbuat ngawur, seluruh Bonek bakal kena. Jadi, jangan main-main nanti, kami tegas,’’ ucapnya.

Dadang sangat siap membantu pihak keamanan untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama babak delapan besar dihelat. Dia juga tak segan membawa oknum-oknum yang bermasalah ke pihak yang berwajib. ’’Sebab, yang namanya Bonek pasti datang untuk Persebaya. Di luar itu, pasti oknum yang ingin berbuat kriminal memanfaatkan kondisi,’’ terangnya.

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #bonek #siapjagakondusifitas #8besar #liga2 #greenforce #wani

@Regranned from @seputarpersebaya - Demi Dukung Persebaya ke Bekasi, Bonek Jual Koleksi Pribadi

Pendukung Persebaya Surabaya tak ingin membiarkan klub pujaannya berjuang sendirian di babak 8-besar Liga 2 2017. Bahkan, mereka rela menjual barang yang menjadi koleksi pribadi. Tentunya agar bisa mengawal perjuangan Green Force - julukan Persebaya, di Bekasi.

Jejaring media sosial, baik itu Twitter atau Instagram menjadi sarana bagi Bonek untuk menjual barang berharga mereka. Lewat tagar #sangumbonek, #modal8besar dan #bekasicalling, Anda bisa menemui pelbagai barang yang dijual para Bonek demi Persebaya.

Barang yang dijual pun beragam. Mulai dari sepatu, jaket, syal, modem, vapor, jam tangan, dan jersey Persebaya. Mereka melepas barang-barang kesayangannya demi mendapat modal untuk mendukung Persebaya di Bekasi.

Seperti yang dilakukan akun Alviannovianto. Dia menjual sepatu kesayangannya demi mendapat modal untuk mendukung Persebaya di babak 8-besar. Akun diobagas_ juga melakukan hal serupa. Dia melepas sepatu kesayangannya dengan banderol ratusan ribu rupiah.

Maraknya aksi Bonek yang menjual koleksi pribadi untuk mendukung Persebaya ke Bekasi menuai apresiasi banyak pihak. Apalagi mereka melakukannya demi mendukung Persebaya yang bertanding di babak 8-besar Liga 2 2017 pada 10, 13, dan 16 November di Stadion Patriot, Bekasi.

Photo: Twitter Alvian Novianto

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #bonek #bekasicalling #8besar #liga2 #greenforce #wani

Demi Dukung Persebaya ke Bekasi, Bonek Jual Koleksi Pribadi

Pendukung Persebaya Surabaya tak ingin membiarkan klub pujaannya berjuang sendirian di babak 8-besar Liga 2 2017. Bahkan, mereka rela menjual barang yang menjadi koleksi pribadi. Tentunya agar bisa mengawal perjuangan Green Force - julukan Persebaya, di Bekasi.

Jejaring media sosial, baik itu Twitter atau Instagram menjadi sarana bagi Bonek untuk menjual barang berharga mereka. Lewat tagar #modal8besar dan #bekasicalling, Anda bisa menemui pelbagai barang yang dijual para Bonek demi Persebaya.

Barang yang dijual pun beragam. Mulai dari sepatu, jaket, syal, modem, vapor, jam tangan, dan jersey Persebaya. Mereka melepas barang-barang kesayangannya demi mendapat modal untuk mendukung Persebaya di Bekasi.

Seperti yang dilakukan akun Alviannovianto. Dia menjual sepatu kesayangannya demi mendapat modal untuk mendukung Persebaya di babak 8-besar. Akun diobagas_ juga melakukan hal serupa. Dia melepas sepatu kesayangannya dengan banderol ratusan ribu rupiah.

Maraknya aksi Bonek yang menjual koleksi pribadi untuk mendukung Persebaya ke Bekasi menuai apresiasi banyak pihak. Apalagi mereka melakukannya demi mendukung Persebaya yang bertanding di babak 8-besar Liga 2 2017 pada 10, 13, dan 16 November di Stadion Patriot, Bekasi.

Photo: Twitter Alvian Novianto

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #bonek #bekasicalling #8besar #liga2 #greenforce #wani

Para Pemain Persebaya Diminta Lebih Tenang di Kotak Penalti Lawan

Penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Persebaya Surabaya sebelum mengarungi babak 8-besar Liga 2 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, 10-16 November mendatang. Oktafianus "Ovan" Fernando cs masih kurang tenang ketika berada di kotak penalti lawan.

Persebaya terus memperkuat diri guna tampil babak 8-besar. Untuk menguji strategi anyar yang diracik pelatih Angel Alfredo Vera, tim berjuluk Green Force ini menggelar uji coba, Rabu (1/11) sore. Persebaya memilih tim Liga 3, Deltras Sidoarjo sebagai partner uji coba yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Perbedaan kualitas membuat Persebaya tak kesulitan untuk menaklukkan The Lobster-julukan Deltras, dengan skor 5-1. Kelima gol Persebaya dicetak oleh Irfan Jaya, Rendi Irwan Saputra, Rishadi Fauzi, Rangga Muslim, serta Said Mardjan. Sementara gol semata wayang Deltras tercipta dari tendangan bebas M. Firman pada pertengahan babak kedua.

Meski menang besar, ada sejumlah catatan yang harus diselesaikan oleh Alfredo Vera. Poin utama adalah penyelesaian akhir. Dari lima gol yang berhasil dijaringkan Green Force, hanya satu gol yang terjadi pada babak pertama, yakni lewat Irfan Jaya. Padahal Persebaya mendapat banyak kesempatan sebelum turun minum.

Mereka menggempur Deltras dan memaksa tim kebanggan Deltamania itu menumpuk pemain di dekat area penalti. Meski selalu sukses membongkar tembok pertahanan The Lobster, namun para penggawa Persebaya seolah kurang tenang ketika berada di kotak 16 meter. Alhasil banyak kesempatan yang gagal menjadi gol. Entah itu digagalkan oleh kiper, atau karena sepakan yang melenceng dari sasaran.

Alfredo Vera menyadari jika dirinya masih memiliki pekerjaan rumah untuk membuat Persebaya semakin kuat. Meski begitu ia tetap memuji penampilan timnya dalam uji coba kali ini. "Hasil yang bagus. Meski ada beberapa hal yang harus diperbaiki namun anak-anak sudah bermain bagus," ucap pelatih Alfredo Vera.

Selengkapnya di Koment!!!

8 Besar Liga 2 Pakai Wasit Asing? Ini Jawaban PSSI

Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, buka suara terkait kabar bakal gunakan wasit asing untuk babak 8-besar Liga 2. Dia bilang kalau babak krusial itu akan pakai pengadil lokal terpilih.

Masalah wasit memang menjadi salah satu sorotan pada Liga 2. Beberapa wasit bahkan sempat menimbulkan kekisruhan dalam berjalannya pertandingan.

Hal ini tentu harus diperbaiki pada babak 8-besar. Wacana penggunaan wasit asing sempat mengemuka, tapi Letjend Edy Rahmayadi membantahnya. "Kami tak pakai wasit asing. Tapi yang jelas wasit yang disiapkan adalah yang terbaik, makanya kami mainkan babak 8-besar di Bekasi agar terpantau," ujar Edy Rahmayadi di Makostrad, Jakarta.

Bahkan, nanti akan ada tim khusus yang bakal mengawasi wasit yang memimpin. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan mutu babak krusial itu. "Ini supaya fairplay. Nanti wasit yang memimpin juga tak tahu akan bertugas dalam pertandingan apa. Karena dia nanti ditunjuk beberapa saat sebelum kick-off," pungkas Edy.

#seputarpersebaya #persebayasurabaya #wasit #8besar #liga2 #greenforce #wani

Most Popular Instagram Hashtags