[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#rapwi

11 posts

TOP POSTS

PERTEMPURAN  MAGELANG.
Pada 24 September 1945, sembilan tentara Inggris terjun dan mendarat di lapangan Tidar (kini menjadi Akmil). Pendaratan mereka menjadi perhatian penduduk Magelang, karena sejak pendudukan Jepang di Magelang belum pernah ada penerjunan.

Kesembilan penerjun payung itu adalah tentara Inggris yang berasal dari kesatuan Recovery Allied Prisoners and War Internees (RAPWI). Hal itu bisa diketahui dari pakaian seragam yang dipakai kesembilan orang itu. Pada lengan kiri terdapat simbul palang merah dan peralatan-peralatan militer dan medis medis.

Pejuang dan rakyat yang melihat gelagat tentara Sekutu tersebut hendak langsung menghajar, beruntung ada seorang pimpinan polisi setempat, Ispektur I Legowo, yang menahan dan menjelaskan bahwa mereka bukanlah NICA. Melainkan tentara Inggris yang akan bertugas mengurus para interniran dan melucuti senjata tentara Jepang.

Pada 26 Oktober 1945, gelombang pasukan Sekutu yang lebih besar tiba di Magelang dari Semarang. Kendaraan-kendaraan pasukan Sekutu itu kemduian memadati jalan jalan di kota Magelang. Mereka juga mendirikan markas di jalan Menowo, Gedung Susteran dan Societet. Di setiap markas pasukan Sekutu itu dikibarkan juga bendera Inggris, yang pada akhirnya menimbulkan gesekan dengan para pemuda Magelang.

Sementara itu, NICA yang membonceng Sekutu, diam-diam mulai beraksi dengan mengeluarkan para interniran yang dipenjara di markas Kempetei, mengibarkan Bendera Belanda, dan provokasi terhadap para pemuda dan TKR.

Mucul reaksi keras dari Indonesia, dan meletuslah Insiden pertempuran di Magelang yang dipimpin oleh Letkol Sarbini, komandan TKR Resimen Magelang.

Pasukan TKR berhasil mengepung serdadu Sekutu dari segala penjuru, merasa terdesak, Sekutu kemudian meminta bantuan Presiden Soekarno untuk menenangkan suasana. Dan pada 2 November 1945,  Presiden Soekarno dan BrigJend Bethtel mengadakan perundingan gencatan senjata.

Foto: Pasukan Inggris yang terlibat pertempuran dengan pejuang Indonesia. iwm.org.uk

Sumber: krjogja.com, lib.unnes.ac.id, kotatoeamagelang.wordpress.com

#sejarah #peristiwa #pertempuran #Sekutu #inggirs #allied #magelang #jawatengah #tkr #tni #rapwi #matapadi #interniran

Situasi paling rumit dan paling rusuh sepanjang sejarah Bandung itu numpuk di sekitar revolusi kemerdekaan. Mulai 17 Agustus 1945, Bandung mulai gerah, para pemuda resah dan membuat laskar². Perebutan senjata², perebutan gedung², pertempuran² kecil dan besar di sana-sini.
.
Sampai pertengahan tahun 1946, Bandung benar² panas. Selain belasan laskar pemuda yang membuat markasnya sendiri², pasukan² internasional juga tumplek di pusat kota Bandung. Belum lagi orang² Eropa yang kelimpungan baru keluar dari kamp² interniran.
.
Sebagian kisah situasi yang benar² kacau balau ini dapat disimak lebih banyak pada hari Rabu malam nanti dalam "Palagan Bandung". Terima kasih buat yang sudah mendaftar, sampai jumpa Rabu malam, 16 Agustus 2017.
.
Yang belum dafar, segera saja kontak 0812-2321-9025.
.
#Palagan #PalaganBandung #AFNEI #RAPWI #NICA #KNIL #TKR #NIROM #BKR #PETA #Ngaleut #Lengkong #Fokkerweg #CityTour #HeritageTour #WalkingTour #CityNightTour #HistoricalTour #internir #BLA #BandungLautanApi

TERTEMBAK SNIPER TKR.
Ini adalah salah satu korban dari pasukan Sekutu dari batalion Jats, dari Divisi Ke-23 India, yang roboh tersungkur akibat peluru sniper TKR – TNI, sebelum memasuki Sukabumi, Jawa Barat. **** Didahului oleh pengawalan tank Sherman, panser Wagon, Bren Carrier dan iring-iringan 150 buah truk pengangkut perbekalan APWI, sepanjang 12 km, konvoi Sekutu meliuk-liuk menyusuri celah-celah pegunungan, menuju Bandung lewat Bogor-Sukabumi. Sepasukan tentara Batalyon Jats dari Divisi Ke-23 India bertugas sebagai pengawal utama iringan ini.

Mereka adalah tentara elite bayaran yang bertugas di bawah Angkatan Perang Inggris. Pengalaman mereka dalam pertempuran Perang Asia Timur Raya, membuat pasukan ini menjadi kekuatan yang sangat disegani di dunia.

Kebanyakan para tentara ini berasal dari Provinsi Punjab. Hidup di sepanjang Sungai Indus yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Rajpuntana (kini berganti nama menjadi Rajasthan), mayoritas dari mereka beragama Sikh, sebagian yang lain terbagi antara penganut Islam dan Hindu.

Namun penugasan mereka ke bumi Nusantara yang baru merdeka menumbuhkan dilema pada diri prajurit-prajurit tangguh ini. Berabad-abad hidup di bawah bayang kolonialisme Inggris, mereka sebenarnya sangat bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kedaulatan.

Namun, saat itu India sendiri masih belum bisa memerdekakan diri dari imperium Inggris, dan mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali menjalankan tugas yang dibebankan Komando Inggris.

Pemerintah Inggris sendiri terikat oleh Civil Affairs Agreement yang ditandatangani dengan Belanda pada tanggal 24 Agustus 1945. Inti dari perjanjian itu adalah “Pemerintah Inggris akan membantu mengembalikan kekuasaan Belanda atas wilayah India-Belanda”. Foto : iwm.org.uk.

Artikel : #buku #PerangKonvoi …  segera!! #sejarah #kemiliteran #matapadi #perangKonvoi #Bojongkososan #Sukabumi #Cianjur #Bandung #pejuang #BKR #TKR #TNI #prajurit #sniper #allied #Indonesia #jats #indianarmy #dutch #rapwi

MOST RECENT

@Regrann from @komunitasaleut - Situasi paling rumit dan paling rusuh sepanjang sejarah Bandung itu numpuk di sekitar revolusi kemerdekaan. Mulai 17 Agustus 1945, Bandung mulai gerah, para pemuda resah dan membuat laskar². Perebutan senjata², perebutan gedung², pertempuran² kecil dan besar di sana-sini.
.
Sampai pertengahan tahun 1946, Bandung benar² panas. Selain belasan laskar pemuda yang membuat markasnya sendiri², pasukan² internasional juga tumplek di pusat kota Bandung. Belum lagi orang² Eropa yang kelimpungan baru keluar dari kamp² interniran.
.
Sebagian kisah situasi yang benar² kacau balau ini dapat disimak lebih banyak pada hari Rabu malam nanti dalam "Palagan Bandung". Terima kasih buat yang sudah mendaftar, sampai jumpa Rabu malam, 16 Agustus 2017.
.
Yang belum dafar, segera saja kontak 0812-2321-9025.
.
#Palagan #PalaganBandung #AFNEI #RAPWI #NICA #KNIL #TKR #NIROM #BKR #PETA #Ngaleut #Lengkong #Fokkerweg #CityTour #HeritageTour #WalkingTour #CityNightTour #HistoricalTour #internir #BLA #BandungLautanApi - #regrann

@Regrann from @komunitasaleut - Situasi paling rumit dan paling rusuh sepanjang sejarah Bandung itu numpuk di sekitar revolusi kemerdekaan. Mulai 17 Agustus 1945, Bandung mulai gerah, para pemuda resah dan membuat laskar². Perebutan senjata², perebutan gedung², pertempuran² kecil dan besar di sana-sini.
.
Sampai pertengahan tahun 1946, Bandung benar² panas. Selain belasan laskar pemuda yang membuat markasnya sendiri², pasukan² internasional juga tumplek di pusat kota Bandung. Belum lagi orang² Eropa yang kelimpungan baru keluar dari kamp² interniran.
.
Sebagian kisah situasi yang benar² kacau balau ini dapat disimak lebih banyak pada hari Rabu malam nanti dalam "Palagan Bandung". Terima kasih buat yang sudah mendaftar, sampai jumpa Rabu malam, 16 Agustus 2017.
.
Yang belum dafar, segera saja kontak 0812-2321-9025.
.
#Palagan #PalaganBandung #AFNEI #RAPWI #NICA #KNIL #TKR #NIROM #BKR #PETA #Ngaleut #Lengkong #Fokkerweg #CityTour #HeritageTour #WalkingTour #CityNightTour #HistoricalTour #internir #BLA #BandungLautanApi - #regrann

Situasi paling rumit dan paling rusuh sepanjang sejarah Bandung itu numpuk di sekitar revolusi kemerdekaan. Mulai 17 Agustus 1945, Bandung mulai gerah, para pemuda resah dan membuat laskar². Perebutan senjata², perebutan gedung², pertempuran² kecil dan besar di sana-sini.
.
Sampai pertengahan tahun 1946, Bandung benar² panas. Selain belasan laskar pemuda yang membuat markasnya sendiri², pasukan² internasional juga tumplek di pusat kota Bandung. Belum lagi orang² Eropa yang kelimpungan baru keluar dari kamp² interniran.
.
Sebagian kisah situasi yang benar² kacau balau ini dapat disimak lebih banyak pada hari Rabu malam nanti dalam "Palagan Bandung". Terima kasih buat yang sudah mendaftar, sampai jumpa Rabu malam, 16 Agustus 2017.
.
Yang belum dafar, segera saja kontak 0812-2321-9025.
.
#Palagan #PalaganBandung #AFNEI #RAPWI #NICA #KNIL #TKR #NIROM #BKR #PETA #Ngaleut #Lengkong #Fokkerweg #CityTour #HeritageTour #WalkingTour #CityNightTour #HistoricalTour #internir #BLA #BandungLautanApi

#Repost @matapadi with @repostapp
・・・
INSIDEN HOTEL YAMATO (ORANYE).
Ketika di Jakarta tengah berlangsung rapat besar di Lapangan Ikada, maka di Surabaya tengah terjadi Insiden Perobekan Bendera Belanda (merah-putih-biru). Dalam kesaksiannya di buku Autobiografinya, dr. Wiliater Hutagalung, menceritakan bahwa; ketika pemerintah India-Belanda menyerah kepada Jepang, ada sebagian orang Belanda yang melarikan diri ke Australia. Mereka inilah yang kemudian masuk ke Surabaya setelah Jepang menyerah, dan bermaksud menegakkan kembali pemerintahan sipil Belanda (NICA). Pada 18 September 1945, datanglah orang-orang Belanda itu sebagai RAPWI. Tanpa sepengetahuan pihak Indonesia, pihak Jepang menempatkan orang-orang Belanda tersebut di hotel Yamato, termasuk Letnan Antonisse, yang merupakan anggota Mastiff Carbolic Party yang berada di bawah Anglo Dutch Country Session (ADCS), dan Mr. Ploegman.

Lalu sekelompok orang Belanda itu, pada malam harinya, menaiki atap hotel Yamato dan mengibarkan bendera Belanda itu. Dengan berlagak bagai pemenang perang, mereka secara demonstratif juga berlagak menantang dan siap mempertahankan kibaran bendera mereka.

Dalam waktu singkat segera tersiarlah berita ini dari mulut ke mulut dan berkerumunlah ribuan rakyat. Dapat dibayangkan bagaimana perasaan rakyat saat itu, terutama yang pernah merasakan getirnya penjajahan.
Puluhan pemuda dan rakyat kemudianmenerobos lingkaran orang-orang Belanda tersebut dan terjadilah perkelahian seru. Hingga banyak yang terluka dan Mr. Ploegman sendiriakhirnya mati terbunuh.
Tiba-tiba terlihat dua orang pemuda Indonesia berada diatas hotel Yamato, mereka naik ke tiang bendera dan menurunkan bendera Belanda itu. Lalu merobek bagian warna biru dan menaikkan kembali bendera Merah-Putih dengan disertai sorakan kegembiraan bercampur haru dari ribuan orang yang berkerumun di sekitar hotel.
Foto : arsip.jatengprov.go.id.

Artikel : #buku #PolisiIstimewa #LaskarHisbullah #AutobiografiWiliaterHutagalung #BentengBentengSuarabya
#sejarah #peristiwa #insiden #perobekan #bendera #hotelYamato #hotelOrange #Rapwi #allied #Nica #dutch #nederlands #japan #Indonesia #surabaya #matapadi #wiliater #hutagalung #putraTapanuli

TERTEMBAK SNIPER TKR.
Ini adalah salah satu korban dari pasukan Sekutu dari batalion Jats, dari Divisi Ke-23 India, yang roboh tersungkur akibat peluru sniper TKR – TNI, sebelum memasuki Sukabumi, Jawa Barat. **** Didahului oleh pengawalan tank Sherman, panser Wagon, Bren Carrier dan iring-iringan 150 buah truk pengangkut perbekalan APWI, sepanjang 12 km, konvoi Sekutu meliuk-liuk menyusuri celah-celah pegunungan, menuju Bandung lewat Bogor-Sukabumi. Sepasukan tentara Batalyon Jats dari Divisi Ke-23 India bertugas sebagai pengawal utama iringan ini.

Mereka adalah tentara elite bayaran yang bertugas di bawah Angkatan Perang Inggris. Pengalaman mereka dalam pertempuran Perang Asia Timur Raya, membuat pasukan ini menjadi kekuatan yang sangat disegani di dunia.

Kebanyakan para tentara ini berasal dari Provinsi Punjab. Hidup di sepanjang Sungai Indus yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Rajpuntana (kini berganti nama menjadi Rajasthan), mayoritas dari mereka beragama Sikh, sebagian yang lain terbagi antara penganut Islam dan Hindu.

Namun penugasan mereka ke bumi Nusantara yang baru merdeka menumbuhkan dilema pada diri prajurit-prajurit tangguh ini. Berabad-abad hidup di bawah bayang kolonialisme Inggris, mereka sebenarnya sangat bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kedaulatan.

Namun, saat itu India sendiri masih belum bisa memerdekakan diri dari imperium Inggris, dan mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali menjalankan tugas yang dibebankan Komando Inggris.

Pemerintah Inggris sendiri terikat oleh Civil Affairs Agreement yang ditandatangani dengan Belanda pada tanggal 24 Agustus 1945. Inti dari perjanjian itu adalah “Pemerintah Inggris akan membantu mengembalikan kekuasaan Belanda atas wilayah India-Belanda”. Foto : iwm.org.uk.

Dari : @matapadi
Artikel : #buku #PerangKonvoi …  segera!! #sejarah #kemiliteran #matapadi #perangKonvoi #Bojongkososan #Sukabumi #Cianjur #Bandung #pejuang #BKR #TKR #TNI #prajurit #sniper #allied #Indonesia #jats #indianarmy #dutch #rapwi

PERTEMPURAN  MAGELANG.
Pada 24 September 1945, sembilan tentara Inggris terjun dan mendarat di lapangan Tidar (kini menjadi Akmil). Pendaratan mereka menjadi perhatian penduduk Magelang, karena sejak pendudukan Jepang di Magelang belum pernah ada penerjunan.

Kesembilan penerjun payung itu adalah tentara Inggris yang berasal dari kesatuan Recovery Allied Prisoners and War Internees (RAPWI). Hal itu bisa diketahui dari pakaian seragam yang dipakai kesembilan orang itu. Pada lengan kiri terdapat simbul palang merah dan peralatan-peralatan militer dan medis medis.

Pejuang dan rakyat yang melihat gelagat tentara Sekutu tersebut hendak langsung menghajar, beruntung ada seorang pimpinan polisi setempat, Ispektur I Legowo, yang menahan dan menjelaskan bahwa mereka bukanlah NICA. Melainkan tentara Inggris yang akan bertugas mengurus para interniran dan melucuti senjata tentara Jepang.

Pada 26 Oktober 1945, gelombang pasukan Sekutu yang lebih besar tiba di Magelang dari Semarang. Kendaraan-kendaraan pasukan Sekutu itu kemduian memadati jalan jalan di kota Magelang. Mereka juga mendirikan markas di jalan Menowo, Gedung Susteran dan Societet. Di setiap markas pasukan Sekutu itu dikibarkan juga bendera Inggris, yang pada akhirnya menimbulkan gesekan dengan para pemuda Magelang.

Sementara itu, NICA yang membonceng Sekutu, diam-diam mulai beraksi dengan mengeluarkan para interniran yang dipenjara di markas Kempetei, mengibarkan Bendera Belanda, dan provokasi terhadap para pemuda dan TKR.

Mucul reaksi keras dari Indonesia, dan meletuslah Insiden pertempuran di Magelang yang dipimpin oleh Letkol Sarbini, komandan TKR Resimen Magelang.

Pasukan TKR berhasil mengepung serdadu Sekutu dari segala penjuru, merasa terdesak, Sekutu kemudian meminta bantuan Presiden Soekarno untuk menenangkan suasana. Dan pada 2 November 1945,  Presiden Soekarno dan BrigJend Bethtel mengadakan perundingan gencatan senjata.

Foto: Pasukan Inggris yang terlibat pertempuran dengan pejuang Indonesia. iwm.org.uk

Sumber: krjogja.com, lib.unnes.ac.id, kotatoeamagelang.wordpress.com

#sejarah #peristiwa #pertempuran #Sekutu #inggirs #allied #magelang #jawatengah #tkr #tni #rapwi #matapadi #interniran

INSIDEN HOTEL YAMATO (ORANYE).
Ketika di Jakarta tengah berlangsung rapat besar di Lapangan Ikada, maka di Surabaya tengah terjadi Insiden Perobekan Bendera Belanda (merah-putih-biru). Dalam kesaksiannya di buku Autobiografinya, dr. Wiliater Hutagalung, menceritakan bahwa; ketika pemerintah India-Belanda menyerah kepada Jepang, ada sebagian orang Belanda yang melarikan diri ke Australia. Mereka inilah yang kemudian masuk ke Surabaya setelah Jepang menyerah, dan bermaksud menegakkan kembali pemerintahan sipil Belanda (NICA). Pada 18 September 1945, datanglah orang-orang Belanda itu sebagai RAPWI. Tanpa sepengetahuan pihak Indonesia, pihak Jepang menempatkan orang-orang Belanda tersebut di hotel Yamato, termasuk Letnan Antonisse, yang merupakan anggota Mastiff Carbolic Party yang berada di bawah Anglo Dutch Country Session (ADCS), dan Mr. Ploegman.

Lalu sekelompok orang Belanda itu, pada malam harinya, menaiki atap hotel Yamato dan mengibarkan bendera Belanda itu. Dengan berlagak bagai pemenang perang, mereka secara demonstratif juga berlagak menantang dan siap mempertahankan kibaran bendera mereka.

Dalam waktu singkat segera tersiarlah berita ini dari mulut ke mulut dan berkerumunlah ribuan rakyat. Dapat dibayangkan bagaimana perasaan rakyat saat itu, terutama yang pernah merasakan getirnya penjajahan.
Puluhan pemuda dan rakyat kemudianmenerobos lingkaran orang-orang Belanda tersebut dan terjadilah perkelahian seru. Hingga banyak yang terluka dan Mr. Ploegman sendiriakhirnya mati terbunuh.
Tiba-tiba terlihat dua orang pemuda Indonesia berada diatas hotel Yamato, mereka naik ke tiang bendera dan menurunkan bendera Belanda itu. Lalu merobek bagian warna biru dan menaikkan kembali bendera Merah-Putih dengan disertai sorakan kegembiraan bercampur haru dari ribuan orang yang berkerumun di sekitar hotel.
Foto : arsip.jatengprov.go.id.

Artikel : #buku #PolisiIstimewa #LaskarHisbullah #AutobiografiWiliaterHutagalung #BentengBentengSuarabya
#sejarah #peristiwa #insiden #perobekan #bendera #hotelYamato #hotelOrange #Rapwi #allied #Nica #dutch #nederlands #japan #Indonesia #surabaya #matapadi #wiliater #hutagalung #putraTapanuli

@Regrann from @matapadi - TERTEMBAK SNIPER TKR.
Ini adalah salah satu korban dari pasukan Sekutu dari batalion Jats, dari Divisi Ke-23 India, yang roboh tersungkur akibat peluru sniper TKR – TNI, sebelum memasuki Sukabumi, Jawa Barat. **** Didahului oleh pengawalan tank Sherman, panser Wagon, Bren Carrier dan iring-iringan 150 buah truk pengangkut perbekalan APWI, sepanjang 12 km, konvoi Sekutu meliuk-liuk menyusuri celah-celah pegunungan, menuju Bandung lewat Bogor-Sukabumi. Sepasukan tentara Batalyon Jats dari Divisi Ke-23 India bertugas sebagai pengawal utama iringan ini.

Mereka adalah tentara elite bayaran yang bertugas di bawah Angkatan Perang Inggris. Pengalaman mereka dalam pertempuran Perang Asia Timur Raya, membuat pasukan ini menjadi kekuatan yang sangat disegani di dunia.

Kebanyakan para tentara ini berasal dari Provinsi Punjab. Hidup di sepanjang Sungai Indus yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Rajpuntana (kini berganti nama menjadi Rajasthan), mayoritas dari mereka beragama Sikh, sebagian yang lain terbagi antara penganut Islam dan Hindu.

Namun penugasan mereka ke bumi Nusantara yang baru merdeka menumbuhkan dilema pada diri prajurit-prajurit tangguh ini. Berabad-abad hidup di bawah bayang kolonialisme Inggris, mereka sebenarnya sangat bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kedaulatan.

Namun, saat itu India sendiri masih belum bisa memerdekakan diri dari imperium Inggris, dan mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali menjalankan tugas yang dibebankan Komando Inggris.

Pemerintah Inggris sendiri terikat oleh Civil Affairs Agreement yang ditandatangani dengan Belanda pada tanggal 24 Agustus 1945. Inti dari perjanjian itu adalah “Pemerintah Inggris akan membantu mengembalikan kekuasaan Belanda atas wilayah India-Belanda”. Foto : iwm.org.uk.

Artikel : #buku #PerangKonvoi …  segera!! #sejarah #kemiliteran #matapadi #perangKonvoi #Bojongkososan #Sukabumi #Cianjur #Bandung #pejuang #BKR #TKR #TNI #prajurit #sniper #allied #Indonesia #jats #indianarmy #dutch #rapwi - #regrann

TERTEMBAK SNIPER TKR.
Ini adalah salah satu korban dari pasukan Sekutu dari batalion Jats, dari Divisi Ke-23 India, yang roboh tersungkur akibat peluru sniper TKR – TNI, sebelum memasuki Sukabumi, Jawa Barat. **** Didahului oleh pengawalan tank Sherman, panser Wagon, Bren Carrier dan iring-iringan 150 buah truk pengangkut perbekalan APWI, sepanjang 12 km, konvoi Sekutu meliuk-liuk menyusuri celah-celah pegunungan, menuju Bandung lewat Bogor-Sukabumi. Sepasukan tentara Batalyon Jats dari Divisi Ke-23 India bertugas sebagai pengawal utama iringan ini.

Mereka adalah tentara elite bayaran yang bertugas di bawah Angkatan Perang Inggris. Pengalaman mereka dalam pertempuran Perang Asia Timur Raya, membuat pasukan ini menjadi kekuatan yang sangat disegani di dunia.

Kebanyakan para tentara ini berasal dari Provinsi Punjab. Hidup di sepanjang Sungai Indus yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Rajpuntana (kini berganti nama menjadi Rajasthan), mayoritas dari mereka beragama Sikh, sebagian yang lain terbagi antara penganut Islam dan Hindu.

Namun penugasan mereka ke bumi Nusantara yang baru merdeka menumbuhkan dilema pada diri prajurit-prajurit tangguh ini. Berabad-abad hidup di bawah bayang kolonialisme Inggris, mereka sebenarnya sangat bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kedaulatan.

Namun, saat itu India sendiri masih belum bisa memerdekakan diri dari imperium Inggris, dan mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali menjalankan tugas yang dibebankan Komando Inggris.

Pemerintah Inggris sendiri terikat oleh Civil Affairs Agreement yang ditandatangani dengan Belanda pada tanggal 24 Agustus 1945. Inti dari perjanjian itu adalah “Pemerintah Inggris akan membantu mengembalikan kekuasaan Belanda atas wilayah India-Belanda”. Foto : iwm.org.uk.

Artikel : #buku #PerangKonvoi …  segera!! #sejarah #kemiliteran #matapadi #perangKonvoi #Bojongkososan #Sukabumi #Cianjur #Bandung #pejuang #BKR #TKR #TNI #prajurit #sniper #allied #Indonesia #jats #indianarmy #dutch #rapwi

#RAPWI 2015

Hotel #Majapahit dh Hotel #Oranje Jl #Tunjungan #Surabaya. Hotel ini dibangun tahun 1911 oleh Pengusaha #Armenia, #Martin #Sarkies. Tahun #1935, C.P Wolff #Schoemaker merancang lobi baru dengan model art deco seperti saat ini. Di Jaman Jepang, hotel ini berubah nama menjadi Hotel Yamato. Tgl 18 #September #1945 #RAPWI (Recovery of Allied Prissoners) menggunakan hotel ini sebagai kantor. Keesokan harinya, salah seorang pegawai menaikkan bendera triwarna #Belanda, yg dianggap sebagai provokasi bagi rakyat Surabaya. Ribuan pemuda memprotes dan berkumpul di depan Hotel. Mereka memanjat menara, dan merobek warna biru, sehingga yang tinggal warna merah dan putih bendera #Indonesia! #Merdeka #haripahlawan

Most Popular Instagram Hashtags