#publicdiscussion

295 posts

TOP POSTS

Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya. ~Raden Ayu Kartini ...
Jadikan dirimu layak sebagai kartini masa kini!! Berjuanglah menjadi per"empu"an yang semakin bermartabat!! #moderator #publicdiscussion #executiveschool #BEMPOLINES

Terimakasih telah berkunjung dan berbagi ilmu serta pengalaman dengan kami. Sangat bermanfaat, Semoga dapat bertemu dilain waktu dan kesempatan.
Selamat kepada @ikbal.f @kusumaw__ atas kemenangannya :) #publicdiscussion #esaphotographycontest #esauntirta

CAFE PHILOSOPHIQUE #11: DOKTER DAN SEJARAWAN

Dalam dunia kedokteran, ternyata, ada sejumlah dokter yang dikenal juga sebagai sejarawan. Sejarawan yang dimaksud adalah sejarawan dalam arti sebenarnya - bukan dalam arti sempit bahwa dokter harus mengetahui sejarah hidup si pasien agar dapat menyembuhkan-. Mereka menulis diantaranya sejarah bangsa, politik, hingga peta dunia. Beberapa contoh dokter tersebut mungkin sedikit asing bagi kita, seperti Wolfgang Lazius (1514 - 1565), Johannes Cuspinianus (1473 - 1529), dan Andrea Bacci (1524 - 1600). Asing barangkali disebabkan oleh stigma bahwa profesi dokter yang merangkap sebagai sejarawan bukanlah sebuah kemultitalentaan yang "patut dicontoh". Bagaimanapun, kian berkembangnya modernisme dalam dunia akademik telah menciptakan dikotomi serius antara ilmu alam dan ilmu sosial. Istilah "polymath" - yang biasa disematkan bagi orang yang "segala bisa" - semakin tidak populer karena sekarang sedang zamannya manusia sebaiknya fokus pada satu bidang keilmuan saja.

Apakah dokter dan sejarawan adalah profesi yang mungkin berdampingan sekarang ini? Apakah orang-orang "polymath" atau "segala bisa" masih mungkin mendapat tempat di era serba dikotomis ini? Apakah ilmu alam dan ilmu sosial harus dipolarisasi sedemikian rupa sehingga menjadi kutub yang terus berlawanan?
Mari ikuti diskusi tentang "Dokter dan Sejarawan" di Cafe Philosophique bersama Gani Ahmad Jaelani (Sejarawan) pada hari Selasa, 25 Juli 2017 jam 17 hingga selesai. Diskusi akan diadakan di Chez Nous Cafe (IFI - Bandung), Jalan Purnawarman no. 32 dan terbuka untuk umum.

#philosophy #publicdiscussion #caféphilosophique #bandung

At our next Sunday Salon journalist Michael Bachelard tackles the current troubles in the media world and looks at the future role of media in culture and society. Booking link in our bio. #sundaysalons #publicdiscussion

Day one of the design studio workshop by architect Ricardo Camacho and architect Ivan Rupnik. An interesting discussion about public discussion and architecture is currently taking place. #design #architecture #social #publicdiscussion

"I hope that it will give evidence of the fact that we: Asian and African Leaders understand that Asia and Africa can prosper only when they are united, and that even the safety of the world at large cannot be safeguarded without a united Asia-Africa. I hope that this conference will give guidance to mankind, will point out to mankind the way which it must take to attain safety and peace. I hope that it will give evidence that Asia and Africa have been reborn, nay, that a New Asia and a New Africa have been born!” ~ Sukarno's speech for the Opening Session of the Asian-African Conference in 1955.
@wira_wedawitry @ayudaninda #readyfortomorrow#publicdiscussion#museumagungbungkarno#stampsexhibition

Public Discussion With Maruarar Sirait (Member of the People's Representative Council of the Republic of Indonesia) Mr.Togu Simorangkir (Ceo Rumahbaca Samosir/ Kaum Literasi), Tumpak Hutabarat (Anak Parjalang - Visit All Indonesia Place/ 30 Country) They are Sumut Young Generation, Who can be Big people By Work hard and Out from comfort zone. Try To learn how to open new action by help another people. The Question Is "Do You Will?? #publicdiscussion
#Younggeneration
#outfromcomfortzone
#helpanotherpeople

Коротко о том, как я выступаю #PublicDiscussion #HumanRights #law #economy #Kiev

MOST RECENT

CAFE PHILOSOPHIQUE #11: DOKTER DAN SEJARAWAN

Dalam dunia kedokteran, ternyata, ada sejumlah dokter yang dikenal juga sebagai sejarawan. Sejarawan yang dimaksud adalah sejarawan dalam arti sebenarnya - bukan dalam arti sempit bahwa dokter harus mengetahui sejarah hidup si pasien agar dapat menyembuhkan-. Mereka menulis diantaranya sejarah bangsa, politik, hingga peta dunia. Beberapa contoh dokter tersebut mungkin sedikit asing bagi kita, seperti Wolfgang Lazius (1514 - 1565), Johannes Cuspinianus (1473 - 1529), dan Andrea Bacci (1524 - 1600). Asing barangkali disebabkan oleh stigma bahwa profesi dokter yang merangkap sebagai sejarawan bukanlah sebuah kemultitalentaan yang "patut dicontoh". Bagaimanapun, kian berkembangnya modernisme dalam dunia akademik telah menciptakan dikotomi serius antara ilmu alam dan ilmu sosial. Istilah "polymath" - yang biasa disematkan bagi orang yang "segala bisa" - semakin tidak populer karena sekarang sedang zamannya manusia sebaiknya fokus pada satu bidang keilmuan saja.

Apakah dokter dan sejarawan adalah profesi yang mungkin berdampingan sekarang ini? Apakah orang-orang "polymath" atau "segala bisa" masih mungkin mendapat tempat di era serba dikotomis ini? Apakah ilmu alam dan ilmu sosial harus dipolarisasi sedemikian rupa sehingga menjadi kutub yang terus berlawanan?
Mari ikuti diskusi tentang "Dokter dan Sejarawan" di Cafe Philosophique bersama Gani Ahmad Jaelani (Sejarawan) pada hari Selasa, 25 Juli 2017 jam 17 hingga selesai. Diskusi akan diadakan di Chez Nous Cafe (IFI - Bandung), Jalan Purnawarman no. 32 dan terbuka untuk umum.

#philosophy #publicdiscussion #caféphilosophique #bandung

"I hope that it will give evidence of the fact that we: Asian and African Leaders understand that Asia and Africa can prosper only when they are united, and that even the safety of the world at large cannot be safeguarded without a united Asia-Africa. I hope that this conference will give guidance to mankind, will point out to mankind the way which it must take to attain safety and peace. I hope that it will give evidence that Asia and Africa have been reborn, nay, that a New Asia and a New Africa have been born!” ~ Sukarno's speech for the Opening Session of the Asian-African Conference in 1955.
@wira_wedawitry @ayudaninda #readyfortomorrow#publicdiscussion#museumagungbungkarno#stampsexhibition

Generasi millenial adalah generasi yang sering dituduh macam-macam. Kedekatannya dengan dunia digital membuat generasi millenial sering disebut-sebut sebagai angkatan yang egois, narsistik, dan punya kepedulian sosial yang rendah. Namun di sisi lain, ada juga pandangan yang lebih optimistik: justru karena pergaulan dengan hal-hal yang digital itulah, mereka jadi kreatif, cenderung punya jiwa kewirausahaan, dan berpandangan lebih holistik terhadap sesuatu. Manakah yang benar? Apakah yang menuduh buruk terhadap generasi millenial, hanyalah dari kalangan generasi X yang terbenam dalam romantisme belaka? Atau mereka yang menuduh positif, justru adalah kelompok over-optimistik yang tak mampu bersikap kritis?

Ikuti diskusinya pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 di Kedai Amor Fati, Jalan Sukasenang I no. 11 A, Cibeunying Kidul jam 18.00 - selesai bersama Gerakan Pemudi Ghibah dalam Ngoceh (Ngobrol Receh). Topik ghibah ini akan dibawakan oleh Mody Afandi (antropolog, peneliti pencak silat) dan dimoderatori oleh Syarif Maulana.
#discussion #publicdiscussion #philosophy #millenials #culture #lifestyle #cafe #coffee #amorfati

Public Discussion With Maruarar Sirait (Member of the People's Representative Council of the Republic of Indonesia) Mr.Togu Simorangkir (Ceo Rumahbaca Samosir/ Kaum Literasi), Tumpak Hutabarat (Anak Parjalang - Visit All Indonesia Place/ 30 Country) They are Sumut Young Generation, Who can be Big people By Work hard and Out from comfort zone. Try To learn how to open new action by help another people. The Question Is "Do You Will?? #publicdiscussion
#Younggeneration
#outfromcomfortzone
#helpanotherpeople

Join the #conversation as we discuss the poignant topic, “Work and #Busyness in #americanculture ." Where’s the finish line in the rat race? What are the roles and importance for work in our modern society? How did being busy become both a complaint and status symbol? Is being busy a problem or a goal? What does our view of work and schedules tell us about our culture and ourselves? Come have a brew, give your view and lend an ear to others’. Always free and open to absolutely anyone. #theologyatthebottleworks #schlaflybottleworks #letstalkaboutthat #publicdiscussion #localhappenings #stlouis

CAFE PHILOSOPHIQUE #10: JALAN ASIA

Pada sekitar tahun 1990-an, sejumlah pemimpin Asia (khususnya Asia Tenggara) mulai memikirkan tentang identitas "Pan-Asia" yang membedakan dirinya dari Barat. Mahathir Mohamad (PM Malaysia 1981 - 2003) dan Lee Kuan Yew (PM Singapura 1959 - 1990) merupakan dua orang yang cukup intens memikirkan hal ini, disamping juga secara langsung maupun tidak langsung mengaplikasikannya ke dalam gaya pemerintahannya.
Identitas "Pan-Asia", atau "Asian Values" atau juga kadang disebut sebagai "Jalan Asia", secara umum diartikan sebagai pemerintahan yang tidak berpijak pada demokrasi a la Barat, melainkan cenderung otoritarian dengan mengacu pada prinsip-prinsip Konfusianisme -seperti komunitarian, meninggalkan kepentingan-kepentingan pribadi, serta hormat pada pemimpin-. "Jalan Asia" ini (tersirat maupun tersurat) diadopsi oleh negara-negara seperti Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan juga Indonesia.
Meski popularitas "Jalan Asia" menurun tajam sejak krisis ekonomi Asia di tahun 1997, namun kita tidak bisa dengan serta merta mengatakan bahwa gaya pemerintahan tersebut sudah hilang dengan sendirinya. "Jalan Asia" masih bisa dirasakan dalam bentuk-bentuk tertentu, dan mungkin masih ada upaya untuk mempertahankannya. Pertanyaannya: Apakah "Jalan Asia" memang merupakan jalan terbaik bagi pemerintahan di negara-negara Asia, atau justru, jika melihat kejatuhannya di krisis ekonomi, malah yang terburuk? Apakah "Jalan Asia" hanya tinggal dalam cerita-cerita Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi, sehingga tidak dapat dijalankan pada sistem pemerintahan modern? Apakah "Jalan Asia" masih tumbuh berkembang di negara-negara di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia?

Mari diskusikan kemungkinan-kemungkinannya bersama Desmond Satria Andrian (Museum Konperensi Asia Afrika) dan Jefry Musa (Aktivis HAM Malaysia) di Chez Nouz Cafe (IFI - Bandung), Jalan Purnawarman no. 32, Bandung, hari Selasa, tanggal 11 Juli, jam 17.00 - selesai. Diskusi ini terbuka untuk umum.

#philosophy #publicdiscussion #caféphilosophique

Lakpesdam PCINU Belanda mengadakan diskusi bertema "Money and Identity Politics on Electoral Democracy in Indonesia" pada hari Selasa (4/7) di KOG Building, Room B 013, Faculty of Law, Leiden University, the Netherlands. Pembicara pada public discussion pada kesempatan ini adalah Fritz Edward Siregar, Ward Berenschot, Prof. Gerry van Klinken, dan Awaludin Marwan. Diskusi ini berlangsung mulai pukul 15.00 sampai 18.00 EST.

#nahdlatululama #pcinu #pcinubelanda #nubelanda #Indonesia #Politics #Democracy #Discussion #PublicDiscussion

As part of her ARTSail research residency, Blanca de la Torre will lead a 3-day workshop on "ECOAESTHETICS. Rethinking Environmental Aesthetics." Today's workshop will be followed by the public discussion "Hybris" at 7:30pm at ArtCenter/Downtown (1035 N Miami Ave #300). Though the workshop is at capacity, the public lecture and discussion will be open to all. RSVP: email@artcentersf.org
Hybris, is a group exhibition curated by Blanca de la Torre at MUSAC, which sought to rethink the potential of art as a tool for action in relation to today's environmental concerns.
ARTSail was launched thanks to a @knightfdn #KnightArts Challenge.
.
.
.
.
.
.
#ARTSail #blancadelatorre #workshop #ecoaesthetics #publicdiscussion #lecture #hybris #art #ecology #miami #knightfoundation

Diskusi Publik Menuju Indonesia Emas 2045 yang diadakan oleh Good News From Indonesia @gnfi dengan Pembicara Fiunder GNFI Akhyari Hananto @akhyaree dengan Pembicara Tamu Agus Harimurti Yudhoyono ( @agusyudhoyono
)
#diskusi #diskusipublik #GNFI #indonesiaemas2045 #ahy #surabaya #jawatimur #indonesia #publicdiscussion #bw #bwphotography

Diskusi Publik Menuju Indonesia Emas 2045 yang diadakan oleh Good News From Indonesia @gnfi dengan Pembicara Fiunder GNFI Akhyari Hananto @akhyaree dengan Pembicara Tamu Agus Harimurti Yudhoyono ( @agusyudhoyono
)
#diskusi #diskusipublik #GNFI #indonesiaemas2045 #ahy #surabaya #jawatimur #indonesia #publicdiscussion #bw #bwphotography

[RESEARCH CLUSTER]
Research Cluster Urban Social Development proudly present:
Open Discussion! With Dr. Fernando Campos Medina, Ph.D from Santiago, Chile. Don't miss out the opportunity to learn more about community development in Chile's cities!
📆Today, 16th June 2017
🕑14.00 - 16.00
🏢H Building, 1st Floor, Class 103, FISIP Universitas Indonesia, Depok
#upcomingevent #publicdiscussion #freeadmission #publicsociology #urbanstudies

The first public discussion of Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengda Sulawesi Selatan in this year. Wish us luck!

#publicdiscussion #IJTI #journalist #tvjournalists #indonesia #southsulawesi #makassar #partnership #moderator #me

Diskusi di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta bersama Pdt. Martin Sinaga, Ulil Abshar Abdalla dan Iqra Anugrah membahas "Fenomenologi Agama: Mengintip Kebersamaan Islam - Kristen di Indonesia". #phenomenology #religion #publicdiscussion

Free #publicdiscussion at #schlaflybottleworks nxt Wednesday June 21st. Join the conversation this month as we take up the classic but important question of “Do Humans Have a Soul, and Does it Matter?” Is there a soul? If so, what is it? Does it actually matter if we have a soul or don’t? What’s your take on this heavy but important question? Come have a brew, give your view and lend an ear to others’. Always free and open to absolutely anyone. #theologyatthebottleworks

Most Popular Instagram Hashtags