#polemik

2028 posts

TOP POSTS

Dengan segala kerendahan hati saya dan Latief Siregar beserta seluruh kru POLEMIK mengucapkan Selamat Hari Raya IDUL FITRI 1438 H." Mohon maaf lahir & bathin 🙏 #polemik #inewstv #selamatharirayaidulfitri #mohonmaaflahirbatin

TARKAN TUĞBA EKİNCİ'DEN TAM KURTULMUŞKEN YAKAYI ŞİMDİ DE HANDE YENER'E KAPTIRDI #tarkan #handeyener #polemik

Warga ini bingung ditilang salah apa terus tanya ke polisinya eh malah dicuekin. Sabar yaahhh... Tonton video menarik lainnya di Channel YouTube Brilio Video Indonesia. Linknya ada di bio ya guys.

#brilio #brilionet #briliodonet #briliovideo #instavideo #viral #viraloftheday #warga #sipil #polemik #oknum #aparat #polisi #lalulintas #wow #fact #indonesia #dunia #international

Bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari adalah bagian dari tuntutan hidup setiap orang.

Tak heran, jikalau banyak yang rela melakukan apa saja  hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Seperti yang dialami oleh La Moro (93), Kakek asal Sekkang Rubae, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Meski sudah lanjut usia (lansia), dirinya tetap rela menjual pisang sembari duduk di trotoar jalan kota Pinrang, hanya untuk mendapatkan sesuap nasi.

Bahkan, dirinya harus bolak-balik setiap hari dari rumahnya menuju kota Pinrang, yang jaraknya kurang lebih 5 Km. "Pagi-pagi saya sudah berangkat dari rumah ke sini lewat ojek, kemudian kembali ke rumah pada malam hari," tutur La Moro saat ditemui TribunPinrang.com di lokasi jualannya, depan Warung Coto Daeng Sikki, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (27/7/2017). Dulu, katanya, ia selalu keliling menenteng pisang jualannya dan berpindah-pindah lokasi.

Namun setelah ia ditabrak motor, ia pun tak lagi mampu berjalan dengan stabil.
Sejak saat itu, La Moro pun hanya bisa sekedar duduk menjual di lokasi tersebut, sembari menanti dan berharap orang yang lalu-lalang datang membeli pisangnya. "Kejadian tabrakan itu sekitar 5 bulan lalu. Setelah kejadian itu, saya sudah tidak bisa berjalan normal hingga hanya berjualan sambil duduk menanti pembeli," ucapnya.

La Moro menyebutkan, harga pisangnya dijual Rp 10 ribu per sisir. "Kadang ada yang beli, kadang pula tidak. Tapi saya percaya, rezeki tak akan kemana nak," ucapnya.

Untung yang diperoleh La Moro dari penjualan pisang itu pun tak seberapa. Apalagi, ia harus menyiapkan uang Rp 10 ribu setiap hari, untuk ojek pulang-pergi dari rumahnya ke lokasi jualannya. "Setidaknya ada hasil untuk makan, saya sudah sangat bersyukur," pungkasnya.

Bagi anda yang memiliki rezeki lebih, bisa mampir ke lokasi jualan kakek tersebut. Sembari bersedekah untuk kakek tangguh ini.

Mari ulurkan tangan atas nama kemanusiaan !

#pinrang
#polemik

Cekrek.
---
Senyum dikit, cekrek.
Polemik dikit, cekrek.
Cekrek.
.
#polemik #inibinum

Keraguan mengenai status halal produk dan makanan telah mencetuskan kebimbangan dalam kalangan masyarakat Muslim di China.
Ikuti rencana selanjutnya dalam akhbar Kosmo! hari ini.
#polemik#makanan#halal#dari#china

Pose lucu hari ini. Selfie diinisiasi @hendri.satrio bersama seluruh narsum #polemik @sindotrijayafm

#talkshowhost #ilovethisjob
#polemiksindottijayafm

Talkshow Akhir Pekan Terhangat
Radio Sindotrijaya Network

POLEMIK
Spesial Pilkada 2017

Edisi:
Sabtu, 18 Februari 2017
Pukul 09.00 – 11.00 WIB

Tempat:
WARUNG DAUN
Jln. Cikini Raya, 26
(Depan Taman Ismail Marzuki)
Jakarta Pusat

Topik: SINEMA POLITIK PILKADA DKI
Narasumber:
- YANDRI SUSANTO (Politisi PAN)
- TRIMEDYA PANJAITAN (Politisi PDI-P)
- MARDANI ALI SERA (Politisi PKS )
- ROY SURYO (Politisi Demokrat)
- R SITI ZUHRO (Pakar Politik LIPI)
- HENDRI SATRIO (Founder Lembaga Survey KedaiKOPI)

Host:
Pangeran Ahmad Nurdin (Koran Sindo)
Producer:
Jaka Lelana (Sindotrijaya FM)

Interaktif:
SMS & WA 0812 111 1046, TWITTER @SindotrijayaFM

STREAMING www.sindotrijaya.com, Indovision Channel 500, www.okezone.com, www.sindonews.com dan download app store Sindotrijaya FM.

Sindotrijaya FM adalah Radio Resmi Pilkada 2017 - Jangan Asal Pilih Apalagi Pilih yang Asal.
POLEMIK Live di 104.6 Radio Sindotrijaya FM Jakarta dan juga dapat didengar di 100 kota, Radio Stasiun jaringan Sindotrijaya FM di seluruh Indonesia.

Dengarkan Siaran Ulang POLEMIK pada Hari Minggu Pukul 22.00-00.00 WIB di Radio Sindotrijaya FM all network.

MOST RECENT

Buku baru 100% Original | Segel
Judul: Ekonomi Pancasila Warisan Pemikiran Mubyarto
Penulis: Dumairy Dan Tarli Nugroho
ISBN: 979-420-838-8
Cetakan: Kedua, Juni 2016
Tebal: 230 Halaman
Ukuran: 15,5 Cm X 23 Cm
Penerbit: UGM PRESS
Harga normal: 90.000 diskon 15% jadi Rp76.500,-
.
Sinopsis:
Mubyarto adalah legenda di Kampus Bulaksumur, baik sosok maupun pemikirannya. Ia dikukuhkan menjadi guru besar di Fakultas Ekonomi UGM pada usia yang sangat muda. Hingga akhir hayatnya, 24 Mei 2005, ia telah menulis ratusan buku dan ribuan karya tulis. Tak akan ada yang membantah bahwa hingga hari ini Mubyarto bisa disebut sebagai guru besar ekonomi paling produktif di Indonesia. Bersama dengan sejumlah karibnya, seperti Hidayat Nataatmadja, M. Dawam Rahardjo, dan Sri-Edi Swasono, sejak 1980 ia menguar gagasan Ekonomi Pancasila, yang kemudian menjadi polemik akbar sepanjang tahun 1981. Puluhan sarjana dan sejumlah Indonesianis terlibat dalam polemik tersebut, yang bisa disebut sebagai polemik paling serius dan paling panjang yang pernah terjadi di lingkungan ilmu sosial (di) Indonesia. Bagaimana sebenarnya pemikiran Mubyarto? Kenapa ia tak menghasilkan banyak pengikut di lingkungan almamaternya? Apa saja kendala yang telah membuat gagasan Mubyarto sulit berkembang?

Hotline:
WA/sms: 085228274795
IG/FB: @tokobalaibuku

THESIS DAN ANALISIS.

Bagian satu Thesis oleh Tan Malaka
1 Tentang dunia luar dan dalam Indonesia
2 Indonesia keluar
3 Diplomasi dan diplomat
4 hari dan tangkisan
5 perkara keributan tahun 1926 kesimpulan
Bagian dua Analisis oleh Alimin
1 Revolusi Indonesia
2 Tesis
3 tuduhan troiskizme
4 Soal lama
5 Sekadar soal kebangsaan
6 Dialektis
7 Perkara tahun 1926
8 Partai Komunis
9 Sosialisme
10 Progresif ekonomi nasional 11 Usul kami

Penulis: Tan Malaka dan Alimin

Penerbit: sega arsy

Tebal: 204 hlm.

OBRAL: 38.000.

Info dan Pemesanan:
SMS/WA: 085648666196
PIN BB: D7DF4B91

#obj_thesis
#obj_analisis
#obj_tanmalaka
#obj_alimin
#obj_polemik
#obj_pemberontakan
#obj_komunis
#obj_ilmiah
#obj_pki
#obj_komunisme
#obj_sosialisme
#obj_gmni
#obj_prd
#obj_lmnd
#obj_fppi

Talkshow Akhir Pekan Terhangat
POLEMIK
Radio Sindotrijaya Network
Live 100 Radio

Edisi:
Sabtu, 12 Agustus 2017
Pukul 09.00 – 11.00 WIB

Tempat:
WARUNG DAUN
Jln. Cikini Raya, 26
(Depan Taman Ismail Marzuki)
Jakarta Pusat

Topik:
MIMPI DAN REALITAS FIRST TRAVEL

Narasumber:
- MASTUKI HS
(Kepala Biro Humas Data Dan Informasi Kemenag RI)
- SODIK MUDJAHID
(Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI)
- BALUKI AHMAD (Ketua Himpunan Penyelenggara Haji Dan Umroh /HIMPUH )
- ALDWIN RAHADIAN
(Kuasa Hukum 1250 Agen / Jamaah Korban First Travel)
- EGGI SUDJANA
(Kuasa Hukum First Travel )

Host:
Margi Syarif (SindotrijayaFM )
Producer:
Jaka Lelana (Sindotrijaya FM)

Interaktif:
SMS & WA 0812 111 1046,
TWITTER @SindotrijayaFM
Video Streaming :
Fb Fanpage Sindotrijaya 104.6 FM Jakarta atau website
www.sindotrijaya.com
Audio Streaming : www.sindotrijaya.com, Indovision Channel 500, www.okezone.com, www.sindonews.com, download app store Sindotrijaya FM.
. . . .
.
.
.
.
.
.
#polemik #radio #talkshow #akhirpekan #radiotalkshow #diskusi #diskusiradio #interaktif #sindotrijayafm #1046fm #networks #like4like #likeforlike #like4likes

Wahrer Zynismus das Buch in den transparenten Schwarm des Digitalen einzugliedern. Aber These - Antithese. Vom Handeln zum Fingern. Ich bin Han zumindest höchst dankbar.
#Zynismus #ByunChulHan #Han #Digitales #Schwarm #AnsichtendesDigitalen #Polemik #Postpoststrukturalismus #Narzissmus #GeteiltesSelbst #HomoDigitalis

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy menggagas konsep pendidikan full day school, khususnya untuk siswa SD dan SMP. Full day school secara sederhana dapat dipahami sebagai konsep sekolah sehari penuh. Artinya, sekolah-sekolah yang ada di Indonesia harus menyelenggarakan proses belajar mengajar dari pagi hingga sore hari.

Kebijakan yang kabarnya akan segera digagas Mendikbud secara serius ini memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. . . .
Bagaimana Pendapatmu? Setuju / Tidak? #santrikeren #aisnusantara #fulldayschool #polemik #tolakfulldaysachooll

Polemik Patung Dewa China di Tuban Jadi Sorotan Media Internasional

Seperti yang di lansir Media Internasional, "The New York Times", pada halaman websitenya Nytimes.com mengangkat judul "In Indonesia, Chinese Deity Is Covered in Sheet After Muslims Protest".
.
Kutipan menarik lainnya mengatakan kejadian ini merupakan imbas dari protes sekelompok massa yang berkumpul di luar gedung legislatif di Jawa Timur yang menuntut penghancuran patung tersebut karena dianggap sebagai "penghinaan" bagi mereka.

Bagaimana menurut pendapat semeton?

Sumber : Nytimes.com

#polemik #patung #berita #bali #beritabali #instanews #internasional #beritainternasional
www.beritabali.com

Koca bir ülke izledi ama bakın adam neler yaptı
#ankara #türkiye #başkent #siyaset #polemik

- Tugu Ikan Belido mirip pesawat Herkules? Ini jawaban Kadisbud

Seputarsumsel.com-Palembang,
Di tengah euforia ikon baru Kota Palembang yang siap tandingi patung Merlion atau patung berkepala singa dan berbadan seperti ikan di Singapura. Tugu Belido yang dipasang di Benteng Kuto Besak (BKB) menyisakan cerita di balik kemegahannya

Ternyata pembuatan Ikan Belido yang menelan dana Rp3,3 M dari Corporate Social Responsibiliy (CSR) PT Bukit Asam, Tbk yang menuai kritik dari masyarakat termasuk netizen di dunia maya, rame-rame mereka berkomentar terkait bentuk fisik si Ikan Belido itu, yang katanya jauh dari bentuk asli ikan belido

Ketua Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Palembang (DKP) Marta Astra Winata, di akun instagramnya berkomentar, ‘Kalo dari awal tugu ini kayak pesawat herkules, ternyata hampir selesai masih seperti herkules. Apa ini bentuk ikan SELONTOK, ini la akibat dak kordinasi dgn seniman patung di kota ini, seniman patung dianggap patung,’ tulisnya. Saat dikonfimasi, Marta mengaku terkait pembangunan Tugu Belido Pemerintah Kota Palembang tidak pernah berkoordinasi dengan pihaknya. Hal ini sangat ia sayangkan, mengingat DKP adalah mitra Pemerintah Kota Palembang

Sedangkan tentang bentuk patung ikan yang terbuat dari bahan tembaga dilapisi perak yang di pesan dari Boyolali tersebut, Marta berpendapat tidak mendekati bentuk ikan belido. “Itu lebih mirip ikan betutu, kalo ada yang bilang mirip pesawat Herkules ya mirip,” ucapnya

Mengetahui adanya komentar ini, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Teguh bilang, ia gak mau menanggapi apapun komentarnya. “Gak perlu dikomentari, memberi komentar tergantung niatnya,” ucapnya santai…. So, menurut kamu, patung Iwak Belido mirip atau gak? Komen dong!

Cerita lengkapnya ada di seputarsumsel.com
Teks dan Foto : Ratih/Nanda Nasrullah/17
--------------------------------------------------------------------------
#seputarsumsel #palembang #sumsel #indonesiapunyacerita #ceritahariini #tugubelido #patung #seni #iconkota #polemik

Indonesia?
Mumpung lagi Agustusan, ingin kusampaikan beberapa keluh dan kesah mengenai Indonesia.
Pertama, banyak yang punya otak hanya sekedar dibuat punya punyaan, seperti saya, sebenarnya. Yang menanyakan "Indonesia sudah merdeka atau belum?". Tolonglah, kemana anda waktu pelajaran PKN dasar? Apa tidak punya TV yang menyiarkan lagu kemerdekaan?. "Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita". Yang baca sambil nyanyi berarti tahu dan punya TV dirumah masing-masing.
Lantas, kenapa masih tanya Indonesia sudah merdeka apa belum?
Lah, jangan hanya mikir sebatas bawah udel saja toh!
Mau alasan apa?
Indonesia masih kere?
Seberapa kaya anda mau bilang Indonesia kere?
Indonesia masih bodoh?
Seberapa pintar anda mau bilang Indonesia kayak gitu?
Indonesia masih diselimuti berbagai polemik?
Seberapa mesra hubunganmu dengan keluargamu, pacarmu (yang jomblo karepmu), temanmu, kok mau bilang Indonesia masih banyak polemik?
Toh, anda sendiri yang bikin polemik, baru ada patung yang beda keyakinan aja di protes, kakean cangkem, SARA, dan lain sebagainya.
Sekali lagi tolonglah! Kalau buat kopi jangan dikasih micin.
Contoh kongkret, yang dulu ramai dengan aksi damai, gara-gara apa? Beda keyakinan, kan? Apa gara-gara Ahok menghina islam (argumen umum), iya?
Coba pikir lagi, siapa yang ludahnya muncrat-muncrat waktu aksi damai? Siapa? Si Rizieq? Kemana sekarang dia? Ingat waktu dia orasi di aksi damai, yang mengatakan Ahok orang kafir, pengikutnya kafir, sampai didoakan yang tidak tidak oleh belio hits itu. Apa dia juga tidak menghina? Lantas apa tanggapannya? Itu juga diatur dalam pasal yang digunakan melawan Ahok, kan.
Memang, saya bukan orang paling alim, se-alim aplikasi muslim pro, ya orang syariat biasa lah.
Tapi, setidaknya saya berpendapat dilindungi oleh hukum...
Selengkapnya di FB; Birar. "Indonesia membawa point ketiga, hendak menuju cahaya, hanya belum tahu dimana cahaya itu, dan kapan sampai cahaya itu" qoute gambar.
#indonesia #indonesiaku #saveindonesia #agustusan #merdeka #bebas #freedom #polemik #rizieq #ahok #patungtuban #klentengtuban #savetuban #argument #mahasiswatuban #mahasiswautm #mahasiswaindonesia

Wah rambut gua panjang karena gua blm masuk laboratrium lagi kaga ada peraturan yg mengikatnya, karena itu peraturan itu sifatnya mengikat kita, ketika kita sudah menyetujuinya maka taatilah peraturan yg telah d setujui tpi tidak semena mena jga membuat sebuah peraturan untuk menjatuhkan sesuatu. peraturan di buat atas persetujuan bersama maka dri itu bermusyawarahlah untuk membuat peraturan agar berjalannya keadilan#polemik#politik#mylife#myadventure

Most Popular Instagram Hashtags