#pesbukersantv

11313 posts

TOP POSTS

Episode sore tadi bikin ngakak pas mereka inframe. Hahahaha. My Thompson and Thompson. #ankitbathla #vishalsingh #thompsons #pesbukersantv #antv #keren #workhard #playhard #friends #babies #love #fun

Kak @ruben_onsu critanya lagi ngrjain kak jes smpe ngambek dan ga mau inframe lagi,trnyataaa el lagi ulng tahuuun #tvprogram #antv #supportbensu #welovebensu #pesbukersantv

I tried so hard to not slip ..but ...πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜„ @ruben_onsu @raffinagita1717 @zaskia_gotix @antv_official
@pesbukers_antv #pesbukers #pesbukersantvkeren #pesbukersantv

Doing a photoshoot for the famous magazine and this beautiful eyes girl photobombed us. #pesbukers #pesbukersantv #antv #keren #workhard #playhard

Shaheer Sheikh jadi bang Jampang #pesbukers #pesbukersantv #antv #keren #workhard

Waaah kak @ruben_onsu kaget ternyata ada bunda @sarwendah29 yng critanya jdi peri buah #pesbukersantv #tvprogram #antv #supportbensu #welovebensu

Keluarga Masa GItu nya pesbukers, kak @ruben_onsu critanya jdi peri kranjang telur #pesbukersantv #welovebensu #supportbensu #antv #tvprogram

MOST RECENT

Palembang petjahπŸ™ŒπŸ»πŸ‘πŸ» @vishal.singh786 #vishalsingh #vishallovers #pesbukersantv #antv #palembang

Repost by @1n1_filmy_shay ☝☝☝ ntar sore ada si neng cantik @ayutingting92 di pesbukers
Don't forget watching on antv guys...thanks
#ayucomeback#pesbukersantv
#supportayutingting#nobully
#positivethinking#kamukamukamu

Harta, Tahta dan Kedudukan Tak Berarti Tanpa Kehadiran Sang Buah Hati. Yuk Dijemput Kehadirannya Bersama Kami...! mengatasi semua hambatan kehamilan,miom,kista,saluran tuba, toxo,Torch,rubella,tersumbat,azospermia,PCOS,haid tidak lancar, sperma encer, obesitas yuk Invite kami. KONSULTASI GRATIS Silahkan hubungi agar mendapatkan hasil yg maksimal akan lebih baik bunda dan suami sm2 mengkonsumsi herbal tersebut bunda
Bunda jgn khawatir ,nanti selama bunda terapi sy akan mendampingi bunda stiap hari baik melalui bbm/wa krna saat bnda mengikuti terapi bunda dan suami adalah tanggung jwb sy bunda,
Pin: D7C14F72
WA: 085804858802 #inbox #inboxsctv #pesbukers #pesbukersantv #raffinagita1717 #aytinginfo #cumicumi #cumicam #entertainment #penyanyi #seleb #sinetron #aktris #indigo #indigoproduction #publicfigure #online #portal #lifestyle #film #update #artisindo #indo #world #live #indriani #producer #director #crew #actor

πŸ“½ EPISODE 97

Baji membawa dua orang tersebut (seseorang yang sedang menjual air kelapa di lokasi ledakan) dan memaksa mereka untuk mengungkapkan nama pelakunya. Mereka menunjuk Nakku.Β 
Nakku: "Aku tidak melakukan apapun." Dutta pergi dan meletakkan pistol di kepala pria itu.
Dutta: "Kau ingin aku percaya bahwa Nakku melakukan semua ini? Sekarang katakan yang sebenarnya!" Mereka melihat Kala. Kala angkat bicara. Dia mengingatkan Sahib tentang kedatangan salah satu pria di yang bertanya tentang Nakku. Sahib mengingatnya dan mengatakan bahwa Kala berbicara benar. Dutta kaget. Dia berbalik ke arah Nakku.
Dutta: "Aku bisa menangani Supriya sendiri. Kenapa kau ikut campur? Sekarang kau akan melihat bagaimana aku berurusan dengan pengkhianat. Aku masih menganggapmu temanku.Β 
Dutta kemudian mengarahkan pistol ke Nakku"

#sinopsisnakusha #sinopsisnakushaantv #nakushaantv #pesbukersantv #swaraginiantv #sinopsisswaragini #anandhiantv #anandhi #swaragini #madhubalaantv #madhubala #sinopsismadhubala #nakushaupdate #likeforlike #like4like #lfl #fff

πŸ“½ EPISODE 96

Kalo: "Kenapa kau melakukan ini?!"
Nakku bingung pada apa yang sedang terjadi.
Nakku: "Aku tidak tahu apa yang terjadi, aku bilang jangan menghentikan mobilnya ditempat seperti itu, maafkan aku tapi aku tak berdaya saat itu." Kala: "Kau adalah gadis yang sangat kami hormati dan kau membantu calon pengantin Dutta Bhau untuk melarikan diri dengan Ravi."
Nakku Terkejut, Nakku menangis.
Nakku: "Aku tidak melakukan apapun." Kala berteriakan padanya menunjukkan ssurat itu.
Kala: "Ini adalah bukti yang melawanmu, surat Supriya."
Kala melempar surat ke wajah Nakku dengan marah. Semua orang terkejut & Nakku pun terkejut.
Ganpat: "Mengapa kamu melakukan ini?" Nakku sedang menangis, Kala datang dan menarik rambut Nakku.

Dutta memegang pistolnya dengan wajah yang marah, Dutta berjalan mendekati Nakku dan Kala mengatakan "berikan dia hukuman sehingga dia bahkan tidak bisa memikirkannya dalam tujuh jaman". Nakku mencoba mengatakan sesuatu tapi Kala membuatnya diam dengan mengatakan omong kosong. Dia tersentak, Baji masuk dan berkata "dengarkan dia sekali saja dan beri dia kesempatan." Matthew mengangkat tangannya ke arah Baji dan menenangkannya.

Nakku: "Mengapa aku harus melakukan ini? Aku bersumpah aku tidak berbohong, aku bersumpah demi ibu dan ayah dan aku tidak membantu siapapun. Aku menyuruh kamu untuk menikahi Supriya dan melupakan masa lalu kamu, kamu mengatakan semua rahasiamu kepadaku dan menganggap aku teman baikmu, mengapa aku akan melakukan itu tuan. Aku lebih baik mati daripada menipumu, aku tidak bisa menipumu. Percayalah padaku."
Kala: "Tutup mulutmu! Kamu hanyalah seorang pelayan tapi lihatlah, kau merencanakan segalanya terhadap kakakku, kami punya bukti untuk melawanmu. Dan cukup untuk membuktikan bahwa kamu bersalah. Jawablah kepada Sahib apakah kamu ingat bahwa dia selalu menyayangi sepanjang waktu."
Nakku: "Aku tidak ingin dia melarikan diri. Mereka mencoba berlari sekali lagi." .
.
LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

πŸ“½ EPISODE 91

Baji lalu bertanya pada Nakku tentang keberadaan Supriya, Kala tersenyum penuh kemenangan. Baji memaksa Nakku bicara tapi Nakku hanya diam dan menatap Dutta.

Ibu Supriya ganti bertanya pada Nakku, Nakku tetap bungkam dan menunduk. Dutta pun berjalan dengan marah mendatangi Nakku dan bertanya dimana Supriya.
Dutta: "Apakah ini lelucon? Kenapa kamu tidak mengatakannya?"
Nakku tetap diam.Β 
Datta: "Katakan saja Nakku!!"
Nakku: "Supriya tidak akan pernah kembali, dia meninggalkanmu selamanya tuan"
Nakku terus menangis. Semua orang pun terkejut mendengarnya. Baji menegur perkataan Nakku dan Nakku menceritakan apa yang telah terjadi.
Dutta: "Nakku, kalau ini leluconmu, maka aku akan menguburmu disini karna leluconmu itu!" Lalu datang orang2 yang membawa tandu jasad Supriya palsu. Dutta berlutut di samping jasad Supriya, wanita tua yang pernah memaki Dutta muncul dan tertawa bahagia. Wanita itu terus berkata "bagaimana kau bisa tetap bahagia saat kau membuat orang lain tidak bahagia dan kemudian menangis karena ada yang dicintai, kau pantas mendapatkannya dan yang lainnya." Wanita tua itu terus tertawa. Baji datang dan menyeret wanita itu keluar dari rumah.
Baadi menenangkan Nakku dan membawanya ke tepi lalu bertanya, Nakku mengatakan sesuatu. Nakku memeluk dirinya sendiri dan berseru mengatakan "aku tidak akan pernah berbicara dengan Tuhan lagi, bagaimana aku bisa melihat tuan Dutaa sedih lagi." Air mata mengalir di pipi Dutta dan terjatuh di tangannya. Penutup dari wajah mayat itu terbuka dan semua orang menutup mata, wajahnya benar-benar terbakar. Kala datang ke Dutta dan melakukan aksi palsu dengan berpura-pura bersimpati. Sementara telepon baji mulai berdering, Datta terlihat sangat marah dan menghampirinya lalu meraih ponsel melemparnya ke lantai.

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Kk qu poto sama bang kumis #antvkeren #pesbukersantv

πŸ“½ EPISODE 89

Baji menggoda Dutta dan memeluknya seraya berkata bahwa inilah yang ditunggu2nya dalam kehidupan Dutta. Dutta lalu melakukan ritual. Kala mengambil ponsel dari dalam dompetnya dan surat yang ditulis Supriya (10 catatan Supriya) terjatuh tanpa disengaja.

Ravi terus membuntuti mobil Supriya. Sementara Sethji berjalan ke ruangan dan meihat kertas yang terjatuh dengan uang didalamnya, Sethji senang dengan uang tersebut dan tidak membaca isi suratnya lalu membuat kapal mainan dari surat tersebut, Anay muncul dan berbicara dengan Sethji. Sethji lalu menyuruh Anay menerbangkan kapal mainan tersebut.

Baji menari bersama yang lain, Kishore mengajak Dutta menari dengan para lelaki yang lain. Kapal mainan Sethji jatuh ke suatu tempat dan Kala melihatnya, Kala panik Β dan diam2 berusaha mengambil kertas tersebut.

Mobil Supriya melintasi kamar mayat dan Supriya bersiap2, Ravi melintasi gepat yang sama dan seorang lelaki dari kamar mayat memberi kode OK padanya. Supriya lalu berbicara pada Nakku untuk menghentikan kendaraan karena merasa haus. Nakku protes tapi akhirnya dia mengalah. Kemudian mobil berhenti.

Baji bertanya pada Dutta mengapa tidak mau menikmati tarian, Dutta mengatakan sesuatu. Β Sementara itu Supriya berbicara dengan Nakku bahwa dirinya ingin membeli air kelapa dan hendak keluar tapi Nakku melarangnya dan berkata dirinya yang akan membelikannya, Nakku kemudian turun dari mobil.

Baji kembali mengajak Dutta menari dan dengan kaku Dutta mencoba menari, Baji dan saudara2 Dutta diam2 mentertawakan Dutta yang sangat kaku dalam menari lalu Dutta mengajak Sahib menari bersamanya.

Lelaki di dikamar mayat tadi mendatangi Ravi kemudian Ravi ikut bersamanya mengambil 2 jasad pria dan wanita di mobil lelaki tadi untuk dipindahkan. 2 jasad itu berpakaian dibuat mirip dengan Supriya dan sopir mobilnya.
Kala sendiri merasa cemas dengan kapal mainan Sethji, Roops menemuinya dan mengajaknya berkumpul tapi Kala menolak, Leela muncul dan bertanya. Kala berkata bahwa jika Dutta menemukan surat tersebut maka mereka semua akan berada dalam masalah.

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

πŸ“½ EPISODE 86

Roops tengah berbicara dengan Leela dan Kala. Kishore dalam perjalanan ke kamarnya. Kishore kemudian mendengar pembicaraan mereka bertiga. Kishore menegur Kala. Kala dengan kodenya menyuruh Leela dan Roops keluar, setelah mereka keluar Kishore menghampiri Kala, Kala menyindirnya. Kishore berkata akan memberitahu Dutta mengenai rencananya dan berjalan pergi, Kala mengejarnya dan berusaha membujuknya, mereka pun berdebat lalu Kishore bergegas pergi.

Anay sedang mencari2 ayahnya dan bertanya pada Kala. Kala lalu menyuruh Anay mendekat dan berbicara dengannya kemudian Kala membawa Anay pergi.

Sahib tengah berbicara pada Dutta. Kishore muncul dan hendak berbicara pada Dutta tapi tiba2 terdengar teriakan, mereka menuju sumber teriakan dan melihat Kala tengah berusaha menarik Anay agar tidak terjatuh dari lantai atas. Dutta berlari ke atas, Kala menatap Kishore dengan pandangan mata yang penuh ancaman. Kishore pun paham bahwa ini ancaman Kala, Kishore memberi isyarat akan tetap bungkam, Kala pun mempertahankan Anay agar tidak terjatuh. Dutta juga kemudian membantu Kala.

Dutta membawa Anay pada Kishore yang langsung memeluk Anay sambil menangis, Dutta lalu bertanya pada Kala apa yang terjadi hingga Anay terjatuh, Kala dengan air mata buayanya menceritakan kebohongan. Dutta menenangkan Kala lalu Dutta bertanya pada Kishore apa yang hendak dibicarakannya tadi, Kishore menatap Kala lalu berbohong dan membuat alasan pada Dutta.

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

πŸ“½ EPISODE 85

Kala memarahi Ravi
Kala: "Aku telah mempertaruhkan nyawaku untuk membantu kalian. Apa kalian tdk mengerti? Kalau sekali lagi Nakku bertemu dgn kalian, kalian tdk akan bisa bertemu lagi. Pada hari pernikahan, sudah pasti Nakusha akan ikut. Ravi, kau juga harus mengikuti dr blkg. Begitu mobil berada ditengah jalan. Kau bilang kau haus Supriya, dan kau menyuruh Nakusha untuk mengambilnya. Begitu dia turun dr mobil, Supriya kau jg turun dr mobil. Dan sbg gantinya akan ditaruh jasad org lain. Dan kau Ravi, kau haus menekan tombol di tanganmu, begitu kau menekannya. Mobilnya akan meledak. Semua hancur & semua tuduhan akan menuju kepada Nakusha.
Supriya: "Kaka, Nakusha akan mengalami musibah yg besar"
Kala: "Kalo begitu kau menyuruh ku untuk ikut terlibat? Baiklah. Nanti aku akan bilang ke Dutta "Dutta aku yg membantu mereka melarikan diri"
Sup&Ravi: "Tdk kak. Maafkan kami kak. Kami akan melakukan semua rencanamu asal kaka mengeluarkan kami dr penjara ini"
Kala membuka pintu & menunjukan pada Ravi sebuah pintu keluar. "Pergilah sana"

Kala bicara dalam hati "Nakusha, kau merasa senang menjadi pengawal Supriya bukan? Lihat saja, apa yg akan dilakukan Kalavati kepadamu"

Roops memanggil Nakku
Roops: "Kau mau kemana?"
Nakku: "Aku ingin bertanya apakan nona Supriya membutuhkan teh"
Roops: "Itu nanti saja, ikutlah denganku. Ada urusan yg penting yg tdk bisa dilakukan tanpamu." Roops mengajak Naku ke sebuah kamar sudah didekor
Roops: "Coba lihat keadaan kamar ini"
Kala: "Apakah kau menyukai dekor ini? Aku sendiri yg mendekornya untuk malam pengantin Dutta. Kau menyukainya bukan?"
Leela: "Knp kau diam saja? Katakan bagaimana kamar ini? Aku kira kau akan memuji kerjaan kami"
Kala: "Kami sudah bekerja keras, skrg giliran kau yg harus memperindah kamar ini ya. Hiasi tempat tdr dengan bunga ini. Dengan cara yg bisa membuat Dutta senang. 2 jiwa akan bersatu di tempat tidur ini. Hiaslah dengan indah."
.
LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Transferan masuk lagi. 😘😘 Promo pembuatan website HANYA Rp. 100.000 untuk 5 orang tercepat [Harga Normal ~Rp. 250.000~]
*Berlaku Hanya Hari Ini Sampai jam 6 sore*

Yuuu ahhh sayy...promosikan bisnis Anda dengan menggunakan website, tanpa ribet.
Transfer=Proses
Cover bisa sesuai pesanan.

Fast Respon silahkan WhatsApp 0838-1942-2022

#shopping #selenagomez #selebgram #onlineshopping #murahbanget #murah #bisnis #jasawebsite #jasaweb #jasawebmurah #meeysm_gove #sabungove #lestykejora #prillylatuconsina #danang #sitinurhaliza #putri #tinadatta #mahirakhan #mahi #hellyshah #hellyshahofficial #hellyeah #hellyhansen #ayutingting #pesbukers #pesbukersantv #lestilovers #lestilovers_indonesia #lestilovers_sejabodetabek

Transferan masuk lagi. 😘😘 Promo pembuatan website HANYA Rp. 100.000 untuk 5 orang tercepat [Harga Normal ~Rp. 250.000~]
*Berlaku Hanya Hari Ini Sampai jam 6 sore*

Yuuu ahhh sayy...promosikan bisnis Anda dengan menggunakan website, tanpa ribet.
Transfer=Proses
Cover bisa sesuai pesanan.

Fast Respon silahkan WhatsApp 0838-1942-2022

#shopping #selenagomez #selebgram #onlineshopping #murahbanget #murah #bisnis #jasawebsite #jasaweb #jasawebmurah #meeysm_gove #sabungove #lestykejora #prillylatuconsina #danang #sitinurhaliza #putri #tinadatta #mahirakhan #mahi #hellyshah #hellyshahofficial #hellyeah #hellyhansen #ayutingting #pesbukers #pesbukersantv #lestilovers #lestilovers_indonesia #lestilovers_sejabodetabek

πŸ“½ EPISODE 84

Ibu Supriya memasangkan kalung kepada Supriya. Nakku melihatnya dengan sedih. Dikamar, Baji sedang menilai penampilan Dutta & mereka membicarakan tentang kamarnya.
Baji: "Sebentar lagi kau akan menikah dengan kaka ipar Supriya. Nanti bukan pistol yg ada disini, tapi gelang kaka ipar Supriya yg berwarna hijau, kuning, merah. Aku akan merindukan kamar ini kak"

Pemujaan siram bunga telah dimulai. Beberapa bunga telah ditaruh di atas pohon. Semua orang merasa bahagia, selain Supriya. Supriya dipersilahkan untuk berdiri tepat dibawah bunga tersebut. 2 orang divisi membantunya. Sahib berbicara mengenai sejarah Dewa.
Sahib: "Jika ada banyak bunga yg jatuh diatasmu nak, maka sebanyak itu pula cinta yg akan kau dapatkan dari suamimu."
Sahib mempersilahkan ketiga saudara Dutta & seorang divisi untuk menggoyangkan pohonnya. Tetapi tdk berhasil, bunganya tidak jatuh. Supriya sudah terlihat bosan.
Kala: "Supriya tidak akan mendapat cinta Dutta dengan mudah. Bukan begitu??"
Roops: "Benar kak"
Nakku menawarkan diri untuk membantu menggoyangkan pohonnya. Sahib mempersilahkannya. Nakku berdiri tepat disebelah kanan Supriya.

Tidak lama, bunganya pun jatuh. Tapi justru jatuh ke kepala Nakku, bukan Supriya. Semua orang terkejut.
Sahib: "Puja dewa, puja dewa"
Ibu Supriya: "Ya dewa, mengapa jadi Nakusha yg mendapatkan berkatmu?"
Kala menaburkan bunga ke atas kepala Supriya & Sahib tersenyum. .
.
Seorang pria datang & meminta bayaran kpd Nakku. Nakku sangat bingung
Nakku: "Aku tidak menyuruh apa-apa"
Sahib: "Nakku, apa-apaan ini?"
Nakku: "Aku tidak tahu apa-apa nyonya."
Sahib kesal dan marah. Leela & Roops membawa Supriya dari sana. Pria itu meminta bayaran 20rb rupe.
Kala: "Nakku, kau memesan apa sampai 20rb rupe?"
Nakku: "Aku tdk memesan apapun nyonya"
Kala: "Pasti kau akan mendapatkan uangmu. Pergilah. Nakku, kau pasti membeli sesuatu, mungkin kau lupa, sudahlah ayo pergi"
Pria tsb pergi & Kala pun membawa Nakku pergi.

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

πŸ“½ EPISODE 83 .
.
Supriya memberitahu Kala bahwa Nakku sudah mengetahui bahwa Supriya & Ravi saling mencintai dan mereka ingin pergi dari rumah ini.
Supriya: "Nakku membuat segalanya hancur kak"
Kala: "Ohh jadi Nakusha yg menjadi pengahalang rencanaku? Lihat saja nanti"

Ibu Supriya sedang melakukan puja untuk Dutta & mencuci kakinya.
Sahib: "Berbahagialah nak"
Kala mengintip & berbicara dalam hati "sebentar lagi airmata kebahagiaan akan berubah menjadi airmata kesedihan"
Sahib: "Leela, ikatkan gelang suci ke tangan Dutta nak"
Leela: "Baik bu"

Kala menelfon seseorang "Nakusha, namanya nakusha. Yaa, siapkan 1 jasad lagi, 1 liter bensin dan harus terisi penuh"

Giliran Nakku yg mencuci kaki Dutta
Dutta: "kenapa Nakku? Knp tdk menatap mataku? Semua baik2 saja?"
Nakku hanya diam dan pergi.

Ibu Supriya berbicara dalam hati "Kala.. mengapa dihari suci ia memakai baju hitam?"
Baji: "Sekarang kaka ipar akan dipanggil keluar"
Kala: "adik ipar akan dimandikan disumur tua. Dan tdk ada yg membutuhkan bantuan kalian (dalam pemujaan ini tidak boleh ada pria yg ikut). Dutta tdk boleh bertemu dengan adik ipar."
Baji: "Huh, gimana bisa jalan2"
Kala: "Adik ipar, mana pengawalmu? Dia tidak terlihat? Tanpanya kau tidak bisa keluar rumah bukan?"
Nakku: "Nyonya, dia sudah pergi. Katanya ibunya sedang sakit"
Kala: "Kata siapa?"
Nakku: "Waktu itu, tengah malah ia pergi dan minta untuk disampaikan ke tuan Dutta"
Kala: "lalu siapa yg akan menjaganya? Kau mau?"
Nakku: "Aku mau"
Sahib: "Sudah sudah kita akan mengawal Supriya. Kau disini saja Nakku, bereskan rumah"
Nakku: "Tapi aku mau ikut nyonya, aku ingin menjaga Nona Supriya"
Sahib: "Baiklah. Ayo pergi, kita sudah terlambat"
Semua orang pergi. Kala berbicara dalam hati "Nakku, suatu hari kau akan menyesal karena telah ikut ke sumur tua. Mengapa kau melawan Kalavati?" Semua sampai di sumur tua.
Kala kembali berbicara dalam hati "kau boleh melakukan semua yg kau inginkan Nakusha. Tp semua akan berjalan sesuai keinginanku"

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

πŸ“½ EPISODE 82

Leela & Roops sedang menunggu Kala.
Kala datang & mengambil restu dari Sahib
Sahib: "Leela, kenapa kau diam saja? Saree Supriya harus diberikan pewangi"
Leela: "Baiklah bu.."
Roops: "Kaka, aku akan membawa kaka ipar kesini"
Kala: "Benar, pergilah"

Sahib melihat Baadi yg sedang melintas
Sahib: "Baadi, mana Nakku? Apakah dia sudah menyiapkan makan untuk Supriya?"
Baadi: "Nyonya, apakah kau lupa, mempelai wanita tidak boleh makan sampai ritual dimulai"
Sahib: "Astaga, aku lupa"

Tiba-tiba Roops berteriak dari atas.
Roops: "Ibu, Kak Kala, Kak Leela!!!!"
Sahib: "Ada apa ini?"
Semua orang berlari ke arah Roops.
Roops: "Ibuuuu, dia.. kakak ipar..."
Sahib: "Cepat biacaralah Roops ada apa?!"
Roops: "Kaka ipar tidak ada di kamarnya"
Kala: "Dia pasti ada disekitar sini, kau tenang saja"
Baji: "Dia pasti ada dikamar Kak Dutta"
Roops: "Dia jg tdk ada disana, dia tdk ada dimana2 kak"
Semua orang menjadi panik saat itu.
Kala: "Mungkin dia ke kuil"
Sudarshan: "Tdk kak, jika dia pergi ke kuil. Pasti penjaga akan memberi tahu kami. Kalian tenang saja, aku akan pergi & mencarinya." Nakku berbicara dalam hati "knp? Knp aku membiarkannya sendiri. Seharusnya aku tdk percaya padanya"
Baadi menatapnya dengan curiga.

Baji datang
Sahib: "Bagaimana Baji?"
Nakku: "Tuan, apakah kau sudah menemukan nona Supriya?"
Baji: "Belum"
Nakku: "Dia melarikan diri, dia meninggalkan pernikahanya"
Semua orang kaget dengan kata2 Nakusha
Baadi: "Hey! Kau ini biacara apa? Jgn bicara spt itu. Sudah diam. Jgn berpikiran buruk ttg sesuatu." Dutta datang dari atas, dia melihat Sahib menangis & melihat semua org tegang.
Dutta: "Ada apa ini?"
Sudarshan: "Kak, kaka ipar tdk ada dimana2. Tdk ada yg tau dimana dia"
Dutta: "Omong kosong apa ini?"
Roops: "Kak, kaka ipar melarikan diri"
Dutta: "Melarikan diri?"
Roops: "Benar"
Dutta terlihat tenang
Dutta: "Itu bagus. Dia melarikan diri sblm pernikahan terjadi, aku merasa tenang. Pasti kau melakukan sesuatu padanya"
Roopa: "Ti..tidak kak.."
Dutta: "Dia ada disini skrg"
Supriya muncul dari belakang Dutta dan tersenyum.
Kala berbicara dalam hati "apa apaan ini. Apa yg dilakukannya disini? Kmrn aku memintanya untuk melarikan diri"

LanjutanπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

Most Popular Instagram Hashtags