#mutiarahadist

1718 posts

TOP POSTS

Rasulullah SAW bersabda:
"Paling dekat tempat di antara kalian padaku di hari Qiyamat adalah yang paling banyak bersholawat untukku di dunia, barangsiapa bersholawat padaku di hari dan malam jumat, Allah penuhi untuknya 100 kebutuhan, terdiri dari 70 kebutuhan akhirat dan 30 kebutuhan dunia, kemudian Allah mewakilkan malaikat untuk menyampaikan sholawat itu dalam pusaraku layaknya hadiah-hadiah yang diberikan pada kalian, seraya memberi khabar padaku siapa nama, nasab hingga suku orang yang bersholawat untukku, kemudian aku tetapkan namanya pada lembaran putih (HR. Imam Baihaqi ~ Dalam Kitab Si’abil Imaan III/111 dan Ibnu ‘Asyaakir VII/109). #kedaimuhibbin #mutiarahadist #fadhilahshalawat

"Demi Allah, Dia akan membangkitkannya (Hajar Aswad) pada hari kiamat. Dengan kedua matanya ia akan melihat
dan dengan lidahnya ia akan memberikan kesaksiannya terhadap siapa saja yang pernah menyalaminya dengan kebenaran". (HR Tirmidzi).
#mozaik_islam
#rindubaitullah
#hajaraswad
#mutiarahadist
#❤Allah

Kalau kita lupa rakaat shalat wajib, apakah harus dibatalkan shalatnya atau cukup dengan sujud sahwi, atau bagaimana?

Zulfitri Yanti (zulfit***@*****.com)

Jawaban:

Bismillah. Lupa jumlah rakaat shalat ada dua bentuk:

1. Lupa jumlah rakaat dan bisa menentukan mana yang lebih kuat, berdasarkan beberapa indikator yang menguatkan pilihannya.

Misalnya: Lupa apakah sedang melaksanakan rakaat ketiga atau keempat, namun dia lebih yakin bahwa dia sedang melaksanakan rakaat ketiga, karena dia merasa baru saja duduk tasyahud awal. Dalam kondisi demikian, sikap yang tepat adalah mengambil jumlah rakaat yang lebih meyakinkan bagi dirinya, yaitu tiga, kemudian melanjutkan shalatnya sampai selesai, kemudian sujud sahwi setelah salam. Ini berdasarkan hadis dari Ibnu Mas’ud, yang diriwayatkan Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan yang lainnya.

2. Lupa jumlah rakaat dan tidak bisa menentukan mana yang lebih kuat.

Misalnya: Lupa apakah sedang melaksanakan rakaat kedua atau ketiga. Dalam kondisi demikian, sikap yang tepat adalah memilih jumlah rakaat yang lebih sedikit, karena yang lebih sedikit itu lebih meyakinkan. Kemudian, lakukan sujud sahwi setelah tasyahud, sebelum salam. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Sa’id Al-khudri, yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud, dan An-Nasa’i.

Allahu a’lam.

Read more https://konsultasisyariah.com/4561-jika-lupa-rakaat-shalat-wajib.html

Follow @si.alifkecil

Semoga bermanfaat. Silahkan di share.
👆👳😊😇🙏
بارك الله فــــــــيكم.

#AlifKecil
#MenebarCahayaSunnah

#Dakwah #Allah #Rasulullah #Hadist #Sunnah #Quran #muslim #muslimah #DakwahSunnah #MutiaraNasehat #mutiarahadist #MutiaraHikmah #KonsultasiSyariah #sifatsholatnabi

Assalamualaikum.
Selamat Pagi.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Tidaklah seorang hamba mendapatkan hukuman yang lebih berat daripada hati yang keras dan jauh dari Allah.” Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh celaka orang-orang yang berhati keras dari mengingat Allah, mereka itu berada dalam kesesatan yang amat nyata.” (QS. az-Zumar: 22). Syaikh as-Sa’di rahimahullah menerangkan, “Maksudnya, hati mereka tidak menjadi lunak dengan membaca Kitab-Nya, tidak mau mengambil pelajaran dari ayat-ayat-Nya, dan tidak merasa tenang dengan berzikir kepada-Nya. Akan tetapi hati mereka itu berpaling dari Rabbnya dan condong kepada selain-Nya…” (Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 722)

Sumber: https://muslim.or.id/5182-agar-hati-tidak-membatu.html

#mutiarahadist #onedayoneayat #mutiarahadist

.
. Tag teman-teman dan sahabat Jamaah Sekalian.
Majelis @TausiyahCinta_ .
.
Add Official Line Kami dengan Klik Link yang ada di BIO. .
.
#TausiyahCinta #HalaqahCinta #Kajian #Quran #MutiaraHadist

Assalamualaikum.

Siapa yang tidak tahu berterima kasih pada orang yang telah berbuat baik padanya, maka ia sulit pula bersyukur pada Allah. Dan Allah tidaklah menerima syukur seorang hamba, sampai ia tahu berterima kasih pada orang lain.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ “Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.”
(HR. Abu Daud no. 4811 dan Tirmidzi no. 1954). Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Siapa yang biasa tidak tahu terima kasih pada manusia yang telah berbuat baik padanya, maka ia juga amat sulit bersyukur pada Allah.

2- Allah tidaklah menerima syukur hamba sampai ia berbuat ihsan (baik) dengan berterima kasih pada orang yang telah berbuat baik padanya.

3- Perintah untuk pandai bersyukur.

4- Pemberi nikmat hakiki adalah Allah dan manusia yang berbuat baik adalah sebagai perantara dalam sampainya kebaikan.

Jadilah manusia yang pandai berterima kasih, lebih-lebih pada orang tua, guru dan setiap yang telah memberikan berbagai kebaikan pada kita.

Semoga Allah memberi taufik pada kita supaya pandai berterima kasih.

Sumber : https://rumaysho.com/3406-tidak-tahu-berterima-kasih.html

#bersyukur #berterimakasih #mutiarahadist #onedayoneayat

Ketika ujian Begitu menyesakkan dada.

Ketika kemudian kita diuji, Jangan sampai kita masuk dalam golongan orang-orang munafik dan golongan yang didalam hati kita ada penyakit.

"Kalo tau begini gwa nga mau sholat sama sekali, apaan gwa sholat malah tambah susah."

"Kalo tau begini gwa masuk kristen skalian. Jadi budha skalian, jadi hindu skalian."

"Allah boong, buktinya nga ada pertolongan buat kita."

La, jangan berkata demikian ikhwati Jangan berkata demikian ikhwani.

"Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat." (QS. Al Ahzab 11)

"Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: "Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya". (QS. Al Ahzab 12)

Disitulah kita diuji.

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS. Al Ankabut 2)


Semoga bermanfaat. Silahkan di share.
👆👳😊😇🙏
بارك الله فــــــــيكم.

@Paytren.leader.executive #paytrenleaderexecutive
.
.
#SelfReminder #renungan #NoteToMySelf #Muhasabah #Dakwah #Allah #Rasulullah #islam #Hadist #Sunnah #Quran #muslim #muslimah #DakwahSunnah #MutiaraNasehat #mutiarahadist #mutiarahikmah #YusufMansur #UstadzYusufMansur #WirdaMansur - #islamic

Dari Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash Ra. bahwasannya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Saw.,"Amalan apakah yang terbaik?" Beliau menjawab,"Yaitu memberikan makanan dan mengucapkan salam kepada orang yang sudah kenal dan orang yang belum kenal." (HR.Bukhari-Muslim)
.
.
.
Gaknyambungsamafoto #abaikanaja wkwkwkw
#mutiarahadist #latepost #likeforlike #lovequote #reminder #justshare #justlovepictures

Bolehkah membaca Al qur'an saat (muslimah) sedang haid ?

Ustadz Dr. Khalid Basalamah, MA

Para ulama berbeda pendapat tentang apakah wanita yang haid boleh membaca Al-Quran atau tidak? Dan yang kuat –wallahu a’lam- diperbolehkan bagi wanita yang sedang haid untuk membaca Al-Quran karena tidak adanya dalil yang shahih yang melarang.

Bahkan dalil menunjukkan bahwa wanita yang haid boleh membaca Al-Quran, diantaranya sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha yang akan melakukan umrah akan tetapi datang haid:

“Kemudian berhajilah, dan lakukan apa yang dilakukan oleh orang yang berhaji kecuali thawaf dan shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari Jabir bin Abdillah)

Hadist ini menunjukkan bolehnya wanita yang haid membaca Al-Quran, karena membaca Al-Quran termasuk amalan yang paling utama dalam ibadah haji, dan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membolehkan bagi Aisyah semua amalan kecuali thawaf dan shalat, dan seandainya haram baginya membaca Al-Quran tentunya akan beliau terangkan sebagaimana beliau menerangkan hukum shalat (ketika haid), bahkan hukum membaca Al-Quran (ketika haid) lebih berhak untuk diterangkan karena tidak adanya nash dan ijma’ yang mengharamkan, berbeda dengan hukum shalat (ketika haid).

Kalau beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang Aisyah dari shalat (ketika haid) dan tidak berbicara tentang hukum membaca Al-Quran (ketika haid) ini menunjukkan bahwa membaca Al-Quran ketika haid diperbolehkan, karena mengakhirkan keterangan ketika diperlukan tidak diperbolehkan, sebagaimana hal ini ditetapkan dalam ilmu ushul fiqh, dan ini jelas tidak samar lagi, walhamdu lillah.” (Hajjatun Nabi hal:69).

Namun jika orang yang berhadats kecil dan wanita haid ingin membaca Al-Quran maka dilarang menyentuh mushhaf atau bagian dari mushhaf, dan ini adalah pendapat empat madzhab, Hanafiyyah (Al-Mabsuth 3/152).

@si.alifkecil

Semoga bermanfaat. Silahkan di share.
👆👳😊😇🙏
بارك الله فــــــــيكم.

#AlifKecil
#MenebarCahayaSunnah

#Dakwah #Allah #Rasulullah #Hadist #Sunnah #Quran #muslim #muslimah #DakwahSunnah #MutiaraNasehat #mutiarahadist #MutiaraHikmah #UstadKhalid #KhalidBasalamah

MOST RECENT

Assalamualaikum. Selamat Pagi 😊. Kegagalan itu cara Allah mengatakan "BERSABARLAH" aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu. *Hadapilah kegagalan dengan bersabar* ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

الصَّبْرُ مِنَ الإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الجَسَدِ، وَلَا إِيْمَانَ لِمَنْ لاَ صَبْرَ لَهُ. “Sabar dan iman adalah bagaikan kepala pada jasad manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna), jika seseorang tidak memiliki kesabaran.” (Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, Ibnu ‘Abdil Barr, hal. 250, Mawqi’ Al Waroq)

Yang dimaksud dengan bersabar adalah menahan hati dan lisan dari berkeluh kesah serta menahan anggota badan dari perilaku emosional *Yakinlah pahala besar di balik kesabaran yaitu surga*

Ingatlah janji Allah,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ‘Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan, “Pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Mereka benar-benar akan mendapatkan ketinggian derajat.” As Sudi mengatakan, “Balasan orang yang bersabar adalah surga.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/117, Muassasah Qurthubah)

Sumber : https://remajaislam.com/407-kiat-menghadapi-kegagalan.html

#kegagalan #bersabarlah #menghadapikegagalan #onedayoneayat #mutiarahadist #muhasabahdiri #quoteoftheday

Assalamualaikum. Selamat Pagi 😊. Kegagalan itu cara Allah mengatakan "BERSABARLAH" aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu. *Hadapilah kegagalan dengan bersabar* ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

الصَّبْرُ مِنَ الإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الجَسَدِ، وَلَا إِيْمَانَ لِمَنْ لاَ صَبْرَ لَهُ. “Sabar dan iman adalah bagaikan kepala pada jasad manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna), jika seseorang tidak memiliki kesabaran.” (Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, Ibnu ‘Abdil Barr, hal. 250, Mawqi’ Al Waroq)

Yang dimaksud dengan bersabar adalah menahan hati dan lisan dari berkeluh kesah serta menahan anggota badan dari perilaku emosional *Yakinlah pahala besar di balik kesabaran yaitu surga*

Ingatlah janji Allah,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ‘Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan, “Pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Mereka benar-benar akan mendapatkan ketinggian derajat.” As Sudi mengatakan, “Balasan orang yang bersabar adalah surga.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/117, Muassasah Qurthubah)

Sumber : https://remajaislam.com/407-kiat-menghadapi-kegagalan.html

#kegagalan #bersabarlah #menghadapikegagalan #onedayoneayat #mutiarahadist #muhasabahdiri #quoteoftheday

Assalamualaikum. Selamat Pagi 😊. Kegagalan itu cara Allah mengatakan "BERSABARLAH" aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu. *Hadapilah kegagalan dengan bersabar* ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

الصَّبْرُ مِنَ الإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الجَسَدِ، وَلَا إِيْمَانَ لِمَنْ لاَ صَبْرَ لَهُ. “Sabar dan iman adalah bagaikan kepala pada jasad manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna), jika seseorang tidak memiliki kesabaran.” (Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, Ibnu ‘Abdil Barr, hal. 250, Mawqi’ Al Waroq)

Yang dimaksud dengan bersabar adalah menahan hati dan lisan dari berkeluh kesah serta menahan anggota badan dari perilaku emosional *Yakinlah pahala besar di balik kesabaran yaitu surga*

Ingatlah janji Allah,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ‘Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan, “Pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Mereka benar-benar akan mendapatkan ketinggian derajat.” As Sudi mengatakan, “Balasan orang yang bersabar adalah surga.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/117, Muassasah Qurthubah)

Sumber : https://remajaislam.com/407-kiat-menghadapi-kegagalan.html

#kegagalan #bersabarlah #menghadapikegagalan #onedayoneayat #mutiarahadist #muhasabahdiri #quoteoftheday

Assalamualaikum. Selamat Pagi 😊. Kegagalan itu cara Allah mengatakan "BERSABARLAH" aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu. *Hadapilah kegagalan dengan bersabar* ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

الصَّبْرُ مِنَ الإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الجَسَدِ، وَلَا إِيْمَانَ لِمَنْ لاَ صَبْرَ لَهُ. “Sabar dan iman adalah bagaikan kepala pada jasad manusia. Oleh karenanya, tidak beriman (dengan iman yang sempurna), jika seseorang tidak memiliki kesabaran.” (Bahjatul Majalis wa Ansul Majalis, Ibnu ‘Abdil Barr, hal. 250, Mawqi’ Al Waroq)

Yang dimaksud dengan bersabar adalah menahan hati dan lisan dari berkeluh kesah serta menahan anggota badan dari perilaku emosional *Yakinlah pahala besar di balik kesabaran yaitu surga*

Ingatlah janji Allah,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ‘Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan, “Pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Mereka benar-benar akan mendapatkan ketinggian derajat.” As Sudi mengatakan, “Balasan orang yang bersabar adalah surga.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 12/117, Muassasah Qurthubah)

Sumber : https://remajaislam.com/407-kiat-menghadapi-kegagalan.html

#kegagalan #bersabarlah #menghadapikegagalan #onedayoneayat #mutiarahadist #muhasabahdiri #quoteoftheday

Setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib meyakini, bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28). Artinya dengan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahkan, tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Salah seorang ulama salaf berkata, “Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka (pada akhirnya) akan meninggalkan dunia ini, padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini.” maka ada yang bertanya, “Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?” Ulama ini menjawab, “Cinta kepada Allah, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, serta merasa bahagia ketika berzikir dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.” Sumber: https://muslim.or.id/4783-menggapai-ketenangan-hati-dengan-mengingat-allah-1.html

#mengingatallah #allah #dzikir #onedayoneayat #mutiarahadist #quoteoftheday

Setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib meyakini, bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28). Artinya dengan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahkan, tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Salah seorang ulama salaf berkata, “Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka (pada akhirnya) akan meninggalkan dunia ini, padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini.” maka ada yang bertanya, “Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?” Ulama ini menjawab, “Cinta kepada Allah, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, serta merasa bahagia ketika berzikir dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.” Sumber: https://muslim.or.id/4783-menggapai-ketenangan-hati-dengan-mengingat-allah-1.html

#mengingatallah #allah #dzikir #onedayoneayat #mutiarahadist #quoteoftheday

Setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib meyakini, bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28). Artinya dengan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahkan, tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Salah seorang ulama salaf berkata, “Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka (pada akhirnya) akan meninggalkan dunia ini, padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini.” maka ada yang bertanya, “Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?” Ulama ini menjawab, “Cinta kepada Allah, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, serta merasa bahagia ketika berzikir dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.” Sumber: https://muslim.or.id/4783-menggapai-ketenangan-hati-dengan-mengingat-allah-1.html

#mengingatallah #allah #dzikir #onedayoneayat #mutiarahadist #quoteoftheday

Setiap orang yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala wajib meyakini, bahwa sumber ketenangan jiwa dan ketentraman hati yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala, membaca al-Qur’an, berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang maha Indah, dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28). Artinya dengan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala segala kegalauan dan kegundahan dalam hati mereka akan hilang dan berganti dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahkan, tidak ada sesuatupun yang lebih besar mendatangkan ketentraman dan kebahagiaan bagi hati manusia melebihi berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Salah seorang ulama salaf berkata, “Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka (pada akhirnya) akan meninggalkan dunia ini, padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini.” maka ada yang bertanya, “Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?” Ulama ini menjawab, “Cinta kepada Allah, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada-Nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya, serta merasa bahagia ketika berzikir dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya.” Sumber: https://muslim.or.id/4783-menggapai-ketenangan-hati-dengan-mengingat-allah-1.html

#mengingatallah #allah #dzikir #onedayoneayat #mutiarahadist #quoteoftheday

Mereka berebut karena Nabi Muhammad SAW mencium Hajar Aswad yang terletak di sisi Kakbah. Letaknya persis di Rukun Hajar Aswad atau di sebelah pintu Kakbah. Batu hitam itu dibingkai cincin Hajar Aswad berwarna perak, dan terletak berada di ketinggian 1 meter. "Karena mencium mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW, bukan karena ada fadilahnya. Rasulullah mencium Hajar Aswad didasari pada ketaatan dan kepatuhan kepada Allah," kata Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Profesor Aswadi, di Mekah, Senin (14/8/2017). Aswadi mengisahkan, sahabat Nabi Muhammad SAW, Umar bin Kathab, pernah berkata jika bukan karena Nabi Muhammad mencium Hajar Aswad maka ia tidak akan melakukannya.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel ini menjelaskan, Hajar Aswad mengandung banyak rahasia, di antaranya warna aslinya yang putih bisa berubah menjadi hitam. "Itu sama dengan perilaku manusia. Bahwa manusia diciptakan oleh Allah, tetapi karena dorongan manusia ingin melampaui batas maka dari itu menjadi ternoda," kata Aswadi.

sumber: Liputan6.com
foto: AP Photo/WAM

#hajaraswad #umrah #makkah #kabah #arrahman #mekkah #mekah #madinah #kiblat #arabsaudi  #rindubaitullah #mutiarahadist #masjidilharam #haji #subhanallah #alhamdulillah #allahuakbar

Assalamualaikum,
Selamat Pagi Senin.

Ya Allah,
jadikanlah hari ini sebagai Pembuka...
pintu rizki dan keberkahan,
pintu kebaikan dan nikmat,
pintu kesabaran dan kekuatannya,
pintu kesehatan dan keselamatan,
dan pintu surga bagi kami.
Aamiin..... -Anonim-

#doapagi #mutiarahadist #onedatoneayat #quoteoftheday #semangatpagi #semangatsenin

Most Popular Instagram Hashtags