#makassarpromotion

MOST RECENT

Petugas Lapas Klas IA Makassar telah mengamankan pemasok telepon seluler (handphone) Akbar Dg Ampu, otak di balik pembunuhan Fahri, beserta lima keluarganya di Jalan Tinumbu Senin (6/8/2018) lalu.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas I Makassar, Budi Sarwono mengungkapkan, telepon seluler Akbar tersebut berasal dari seorang pengunjung wanita yang bernama Dian Tifani Elsinta (27). Dian menyelundupkan telepon genggam ke Akbar dengan berpura-pura menjadi pembesuknya. "Penggunaan alat komunikasi ini, yang pernah saya tangkap seorang perempuan menyelundupkan handphone yang jadi pembesuk," kata Sarwono.
Sarwono sendiri telah memasang pelarangan untuk menerima wanita itu sebagai pembesuk. Pelarangan ini ia cantumkan dalam sebuah pengumuman yang terpampang di kaca ruangan besuk lapas.
Akbar sendiri saat ini telah dipindahkan ke ruang isolasi di Lapas Makassar. Sarwono mengakui kecolongan dengan peran Akbar, yang menjadi otak di balik pembakaran yang menewaskan keluarga Fahri. "Kita agak kecolongan karena dia di dalam, pengaruhnya sangat luar biasa," ungkap Sarwono kepada Rakyatku.com, Selasa (14/8/2018). #makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

🚨 Hamda bin Lasakka (32), warga Dusun II Uloe, Desa Botto, Kecamatan Pituriase, Kabupaten Sidrap, ditemukan tewas mengapung di saluran air, Selasa malam (14/8/2018). Jasad korban ditemukan warga di saluran irigasi di Dusun Pallae, Desa Bila, Kecamatan Duapitue sekira pukul 18.30 Wita. Lokasi kejadiannya tidak jauh dari rumah ipar korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Duapitue, Iptu Ramli Kamran mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kronologis peristiwa ini berawal saat korban turun ke kolam ikan di kolong rumah Lamasse (ipar korban), untuk memasang perangkap ikan menggunakan jaring. "Namun, setelah cukup lama korban tidak naik dari kolam tersebut, iparnya (Lamasse) merasa heran dan berupaya mencari korban tapi tidak kunjung ketemu," ujar Ramli, Rabu (15/8/2018). Setelah dilakukan upaya pencarian bersama warga lainnya, sandal dan handphone milik korban ditemukan di tepi saluran irigasi di dekat rumah Lamasse.

Petugas kepolisian setempat yang mendapat laporan mengenai hilangnya salah seorang warga ini, langsung terjun ke lapangan, ikut melakukan pencarian dan menemukan jasad korban tengah mengapung di saluran air. "Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas, lalu dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kemungkinan korban terpeleset dan tenggelam di saluran air yang cukup dalam itu," papar Ramli.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™
.
-----
βœ… Follow @kemaehub
βœ… Follow @kemaehub
βœ… Repost dari @makassar__info

Hamda bin Lasakka (32), warga Dusun II Uloe, Desa Botto, Kecamatan Pituriase, Kabupaten Sidrap, ditemukan tewas mengapung di saluran air, Selasa malam (14/8/2018). Jasad korban ditemukan warga di saluran irigasi di Dusun Pallae, Desa Bila, Kecamatan Duapitue sekira pukul 18.30 Wita. Lokasi kejadiannya tidak jauh dari rumah ipar korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Duapitue, Iptu Ramli Kamran mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kronologis peristiwa ini berawal saat korban turun ke kolam ikan di kolong rumah Lamasse (ipar korban), untuk memasang perangkap ikan menggunakan jaring. "Namun, setelah cukup lama korban tidak naik dari kolam tersebut, iparnya (Lamasse) merasa heran dan berupaya mencari korban tapi tidak kunjung ketemu," ujar Ramli, Rabu (15/8/2018). Setelah dilakukan upaya pencarian bersama warga lainnya, sandal dan handphone milik korban ditemukan di tepi saluran irigasi di dekat rumah Lamasse.

Petugas kepolisian setempat yang mendapat laporan mengenai hilangnya salah seorang warga ini, langsung terjun ke lapangan, ikut melakukan pencarian dan menemukan jasad korban tengah mengapung di saluran air. "Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas, lalu dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan hasil visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kemungkinan korban terpeleset dan tenggelam di saluran air yang cukup dalam itu," papar Ramli.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Tim Opsnal Polsek Tamalate berhasil meringkus seorang tersangka penganiayaan di Jalan Perjanjian Bungaya Kota Makassar sekitar pukul 01.00 wita. Rabu (15/08/2018). Penangkapan terhadap tersangka bermula saat unit Opsnal Polsek Tamalate yang dipimpin oleh Panit 2 Reskrim Polsek Tamalate Ipda Sugiman mengetahui adanya kekerasan yang terjadi di Jalan Perjanjian Bungaya Kota Makassar.

Unit Opsnal Polsek Tamalate yang mengetahui kejadian tersebut segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan tersangka.

Setibanya di lokasi tujuan yakni dirumah milik tersangka, Unit Opsnal Polsek Tamalate dipimpin Ipda Sugiman langsung mengamankan tersangka Pr. RS (36) seorang wiraswasta saat sedang berada di rumahnya.

Dari tangan tersangka Pr. RS Tim Opsnal Polsek Tamalate berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah sapu ijuk dalam keadaan patah yang diduga digunakan tersangka untuk menganiaya korbannya.

Dibawah pimpinan Ipda Sugiman tersangka Pr. RS dibawa ke Mapolsek Tamalate untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Setelah ilakaukan interogasi terhadap tersangka, tersangka pr. RS mengakui dan membenarkan bahwa dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap korban Lk. Β MN (51) seorang anggota TNI pada hari kamis tanggal 02 Agustus 2018.

Tersangka juga menjelaskan bahwa dirinya menganiaya korban di depan rumah korban dengan cara memukul korban dengan menggunakan sapu ijuk hingga sapu ijuk tersebut patah.

Tak terhenti disitu tersangka yang saat itu sedang termakan emosinya lalu mengambil potongan sapu ijuk yang patah dan kembali memukul korban, namun korban yang hendak membela dirinya menangkis pukulan tersangka.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Irfan (13 tahun) Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Takalar dikabarkan meninggal sehari setelah di vaksin Measles Rubella (MR) di sekolahnya, Senin 6 Agustus 2018 pekan lalu. Warga Lingkungan Batu Maccing, Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan ini mengalami demam tinggi selama dua hari dirumahnya.

Korban meninggal pada hari Senin, 03:00 Wita saat pihak keluarga hendak melarikan Irfan ke Rumah Sakit Takalar, namun dalam perjalanan meninggal dunia.

Keluarga Korban, Daeng Sibali mengatakan jika pihak Puskesmas mengatakan jika Irfan mengalami demam berdarah, dan meminta darahnya untuk diperiksa sebagai sampel. Tidak hanya itu Daeng Sibali mengatakan jika sebelum divaksin korban masih sehat, namun setelah itu demam. "Korban ini sehat sebelum diimunisasi di sekolahnya. Setelah diimunisasi dia demam tinggi selama dua hari dirumahnya,”kata Daeng Sibali.
Setelah Irfan meninggal baru dokter datang untuk melakukan pengecekan darah, karena menurutnya dokter dari Puskesmas korban ini mengalami demam berdarah. "Kata Dokter Puskesmas hanya demam berdarah dan mengambil sampel darah, Tapi kami langsung tidak menerima penawaran dokter itu, buat apalagi dilakukan pemeriksaan darah kalau korban sudah meninggal", ujar Daeng Sibali.

Sementara itu keluarga korban lainnya bernama Herniyati Yusuf mengungkapkan bahwa usai di vaksin, korban mengalami pembengkakan pada bagian kanan lengan serta mengalami demam tinggi.
Korban vaksin MR, Irfan telah dimakamkan pemakaman keluarga di lingkungan Batu Maccing, Kecamatan Polonbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Selasa 14 Agustus 2018.

Untuk diketahui Vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk tubuh dari dua penyakit sekaligus – campak (Measles) dan campak Jerman (Rubella). [Saleh Sibali]

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Memasuki musim kemarau warga yang bermukim di Dusun Mangarabombang, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, mulai mengalami krisis air bersih. Pasalnya, dengan kondisi wilayah sangat sulit ditemukan air bersih. Didaerah tersebut, air bersih sulit karena kekeringan yang telah melanda desa ini sajak dua bulan terakhir yang mengakibatkan sejumlah sumur milik warga mengering.

Untuk mendapatkan air bersih, warga terpaksa setiap harinya berjalan kaki untuk menempuh jarak sekitar dua kilo meter dan melalui pematang untuk mendapatkan air bersih yang berada disalah satu tambak yang ada di wilayah tersebut. Salah seorang warga, Rahma (28) mengatakan, warga yang ada disini sudah sebulan terkhir ini merasa kesulitan air bersih. Bagi warga yang akan mendapatkan air bersih harus berjalan kaki.

Kalau masalah air bersih disini, kat Rahma, setiap tahun dilanda kekeringan cuman dan tahun ini paling parah, sumur sudah kering semua, pada hal warga disini butuh air bersih untuk digunakan setiap harinya, misalnya dipakai mencuci, mandi, dan lain-lain. β€œKarena susah untuk mendapatkan air bersih, terpaksa kita gunakan air tambak meski berbau dan kotor, mau bagaimana lagi. Kalau habis mi juga ini tidak adami sama sekali air karena disini ji ada,”katanya, Senin 13 Agustus, sore tadi.

Ia pun berharap pemerintah daerah dapat memberikan sedikit perhatian kepada warga yang telah membutuhkan air bersih, karena kekeringan yang terjadi di kampung bukan pertama kali ini saja yang terjadi namun sudah menjadi langganan pada saat musim kemarau. β€œKalau kami saat ini hanya berharap saja sama pemerintah, seperti bantuan Pompa Air, terkhususnya pemerintah desa agar tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan air bersih,” katanya.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Belakangan ini masyarakat Tanah Air, khususnya yang ada di kota Serang, Banten, dihebohkan dengan adanya aliran baru bernama Kerajaan Ubur-Ubur.
Kehebohan ini berawal dari pernyataan wanita bernama Ratu Aisyah dan Suaminya, Chairil Anwar di dalam sebuah video yang menyebutkan bahwa dirinya adalah utusan dewa. Ia pun meminta masyarakat mengikuti dirinya untuk menganut Kerajaan Ubur-Ubur.
Dalam video itu, Ratu menyebut dirinya sebagai Heraklius. Ia mengaku mendapatkan tugas dari 12 bintang dan 12 dewa. Banyak orang yang kemudian menganggap Ratu dan Chairil sebagai orang yang sudah gila. Apalagi dengan fakta bahwa nama alirannya juga cenderung lucu.
Menurut pakar kesehatan, ada kemungkinan Ratu dan Chairil yang mengaku memiliki Kerajaan Ubur-Ubur ini mengalami gangguan kejiwaan, tepatnya mengalami delusi. Sebagai informasi, delusi bisa terjadi saat proses berpikir sekaligus kesimbangan kandungan kimia di dalam otak mengalami gangguan.
β€œOrang yang mengaku titisan tuhan, titisan dewa, atau titisan lainnya dan mengaku mendapatkan wahyu atau pesan apapun yang tidak masuk akal bisa jadi terkena delusi. Ia harus berobat ke dokter kejiwaan,” ungkap dr. Gitayanti dari RS Pondok Indah dikutip dari doktersehat.com.
Yang menarik adalah, meskipun bisa dianggap sebagai gangguan jiwa, penderita delusi sebenarnya menyadari tindakan aneh yang mereka lakukan. Mereka melakukannya dalam kondisi sadar namun karena mengalami gangguan di otaknya, maka hal yang sebenarnya tidak masuk akal ini benar-benar mereka yakini dengan teguh.
Karena alasan inilah, penderita delusi juga cenderung sulit untuk diyakinkan bahwa mereka sebenarnya sedang mengalami gangguan jiwa. Meskipun sudah berkali-kali diingatkan, tetap saja mereka yakin bahwa tindakan yang mereka lakukan benar adanya.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Terjadi Kecelakaan Di Barru, Identitas Korban Belum Di Ketahui

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Aksi unjuk rasa hari kedua mendengar putusan pembelian lahan Pamukkulu di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Takalar dijalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pattalasang, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Takalar, berlangsung ricuh. Selasa 14 Agustus 2018.

Puluhan demonstran memadati jalan poros lintas Kabupataen di Depan Kantor Pengadilan Negeri Takalar. Dimana para pendemo mendengarkan hasil sidang putusan pembelian lahan yang selama 2 tahun tak berujung harga beli tak sesuai, lantaran harga lahan diberikan pemerintah sangat rendah.

Aksi tersebut ricuh bentrok tak terhindarkan saat aksi bakar ban dihalangi leh sejumlah aparat Kepolisian. Demonstran dan aparat kepolisian saling dorong, saat anggota polisi mematikan api saat pendemo membakar ban tersebut.

Beruntung bentrok dapat diredam oleh aparat kepolisian Takalar.
Empat jam lamanya para demonstran menanti hasil putusan sidang Pamukkulu dan bisa menemukan hasil yang layak harga setelah dimediasi kan kuasa hukum "Alhamdulillah harga sebelumnya Rp10 Ribu permeter kini menjadi Rp50 ribu permeter dan warga pun melakukan sujud syukur atas harga yang diinginkan warga Kalekomara terealisasi" Ujar Andi Maksib, kuasa hukum Pamukkulu. [Saleh Sibali]

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

.Kedua remaja tersebut inisial MA (19) dan FA (16) merupakan terduga pelaku penganiayaan terhadap dua pasangan lelaki inisial HE dan perempuan RI di Pasar sentral BTP Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya Kota Makssar pada minggu 12/08/2018 pukul 01.00 wita.

Kassubag Humas Polrestabes Makassar Kompol La Ode Idris mengatakan kedua pelaku secara bersama – sama melakukan penganiayaan terhadap kedua korbannya dengan menggunakan tangan sehingga korban mengalami cedera dan kesakitan selanjutnya di larikan ke RS. Umum Daya Makassar. β€œMotifΒ  para pelaku melakukan penganiayaan Β dimana salah satu pelaku marah dan langsung menganiaya adik korban karena mengajak jalan – jalan perempuan NA.

Dari keterangan kedua pelaku masih ada empat rekannya yang juga melakukan penganiyaan, hingga kini petugas masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang juga melakukan penganiayaan.

Selanjutnya kedua pelaku di bawah ke Polsek Biringkanaya guna penyidikan lebih lanjut.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Team Python Polres Metro Mamuju berhasil meringkus 5 orang pelaku penyalahgunaan narkotika. Dua diantaranya oknum petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Sesuai rilis yang diterima laman ini dari Humas Polres Metro Mamuju, Selasa (14/8/2018), seakan tidak ada habisnya peredaran gelap narkotika terus menghantui dan merusak generasi muda, namun personil kepolisian tidak pernah mengenal kata lelah dan menyerah dalam meringkus dan memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

#Repost @makassar__info
・・・
Irfan (13 tahun) Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Takalar dikabarkan meninggal sehari setelah di vaksin Measles Rubella (MR) di sekolahnya, Senin 6 Agustus 2018 pekan lalu. Warga Lingkungan Batu Maccing, Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan ini mengalami demam tinggi selama dua hari dirumahnya.

Korban meninggal pada hari Senin, 03:00 Wita saat pihak keluarga hendak melarikan Irfan ke Rumah Sakit Takalar, namun dalam perjalanan meninggal dunia.

Keluarga Korban, Daeng Sibali mengatakan jika pihak Puskesmas mengatakan jika Irfan mengalami demam berdarah, dan meminta darahnya untuk diperiksa sebagai sampel. Tidak hanya itu Daeng Sibali mengatakan jika sebelum divaksin korban masih sehat, namun setelah itu demam. "Korban ini sehat sebelum diimunisasi di sekolahnya. Setelah diimunisasi dia demam tinggi selama dua hari dirumahnya,”kata Daeng Sibali.
Setelah Irfan meninggal baru dokter datang untuk melakukan pengecekan darah, karena menurutnya dokter dari Puskesmas korban ini mengalami demam berdarah. "Kata Dokter Puskesmas hanya demam berdarah dan mengambil sampel darah, Tapi kami langsung tidak menerima penawaran dokter itu, buat apalagi dilakukan pemeriksaan darah kalau korban sudah meninggal", ujar Daeng Sibali.

Sementara itu keluarga korban lainnya bernama Herniyati Yusuf mengungkapkan bahwa usai di vaksin, korban mengalami pembengkakan pada bagian kanan lengan serta mengalami demam tinggi.
Korban vaksin MR, Irfan telah dimakamkan pemakaman keluarga di lingkungan Batu Maccing, Kecamatan Polonbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Selasa 14 Agustus 2018.

Untuk diketahui Vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk tubuh dari dua penyakit sekaligus – campak (Measles) dan campak Jerman (Rubella). [Saleh Sibali]

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Irfan (13 tahun) Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Takalar dikabarkan meninggal sehari setelah di vaksin Measles Rubella (MR) di sekolahnya, Senin 6 Agustus 2018 pekan lalu. Warga Lingkungan Batu Maccing, Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan ini mengalami demam tinggi selama dua hari dirumahnya.

Korban meninggal pada hari Senin, 03:00 Wita saat pihak keluarga hendak melarikan Irfan ke Rumah Sakit Takalar, namun dalam perjalanan meninggal dunia.

Keluarga Korban, Daeng Sibali mengatakan jika pihak Puskesmas mengatakan jika Irfan mengalami demam berdarah, dan meminta darahnya untuk diperiksa sebagai sampel. Tidak hanya itu Daeng Sibali mengatakan jika sebelum divaksin korban masih sehat, namun setelah itu demam. "Korban ini sehat sebelum diimunisasi di sekolahnya. Setelah diimunisasi dia demam tinggi selama dua hari dirumahnya,”kata Daeng Sibali.
Setelah Irfan meninggal baru dokter datang untuk melakukan pengecekan darah, karena menurutnya dokter dari Puskesmas korban ini mengalami demam berdarah. "Kata Dokter Puskesmas hanya demam berdarah dan mengambil sampel darah, Tapi kami langsung tidak menerima penawaran dokter itu, buat apalagi dilakukan pemeriksaan darah kalau korban sudah meninggal", ujar Daeng Sibali.

Sementara itu keluarga korban lainnya bernama Herniyati Yusuf mengungkapkan bahwa usai di vaksin, korban mengalami pembengkakan pada bagian kanan lengan serta mengalami demam tinggi.
Korban vaksin MR, Irfan telah dimakamkan pemakaman keluarga di lingkungan Batu Maccing, Kecamatan Polonbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Selasa 14 Agustus 2018.

Untuk diketahui Vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk tubuh dari dua penyakit sekaligus – campak (Measles) dan campak Jerman (Rubella). [Saleh Sibali]

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Anggota opsnal Polsek Tamalanrea telah meringkus pelaku pemerasan dan pengancaman. Lelaki RS (16) alamat Kec. Sukamaju Kab. Luwu Utara diringkus oleh anggota Opsnal, Selasa (14/8/2018). Dipimpin oleh Panit 1 Reskrim Polsek Tamalanrea Ipda Asis, SH meringkus lelaki RS di halaman Rumah Saki Umum Daya Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. β€œKorbannya seorang wanita dimintai uang sebesar Rp 3 juta”, kata La Ode Idris Kasubbag Humas Polrestabes Makassar.

La Ode Idris mengatakan, lelaki RS menggunakan HP dengan akun whapsap melakukan chating dengan korban, jika korban tidak menyerakan sejumlah uang yang diminta maka foto bugil yang ada di HP pelaku akan disebar ke media social.

Bersama barang bukti berupa samsung J5 warna hitam, kini pelaku diamankan di Polsek Tamalanrea untuk menjalani peroses hukum. (Hms/Bs)

#makassarinfo #makassarpromotion
#infomakassar #beritamakassar #makassarnews #makassarterkini #makassar #sulawesiselatan #visitsulsel #visitmakassar #instagram #instamakassar #kotamakassar #news #beritaviral #sulsel #makassarhits #infokejadianmakassar #infosulsel
~
Tag Teman, Sahabat & Keluargata πŸ˜‡
Mauki Kirim Info & Berita? Chat lewat DM atau TAG @makassar__info πŸ™

Most Popular Instagram Hashtags