#kesenian

44906 posts

TOP POSTS

Temukan produk furniture berkualitas dari jepara, dengan harga terjangkau bisa anda dapatkan di
@furniture_jati_ukiran @furniture_jati_ukiran
#BIKIN_FURNITUREMU_SEPERTI_MAUMU

Hubungi kontak dibawah ini 👇
Owner.
Sdr. Abdul Hefni Arifin
☎Telp. +6285101730735
📲Whatapps. +6285226228226
📩email : hefniarifin@gmail.com
🏡 Jl. RA Rukmini no.28, Kecapi Karanganyar Tahunan Jepara 59429 Jawa Tengah.
.
=============================
👉👉PRODUKMEBEL👈👈
@furniture_jati_ukiran @furniture_jati_ukiran
=============================
.
👉👉#KATALOGMEBEL👈👈
📷@mejarias_ukiran
📷@kursi_tamu_ukiran
📷@almari_jati_ukiran
📷@cermin_ukiran
📷@hefni_arifin
📷@furniture_jati_ukiran
.
=============================
.
.
#salon #spaherbal #salonkecantikan #muapadang #muabandung #furnituremewah #kacacermin #butikbajumuslim #batikmodern #batikmurah #fakultas #kesenian #salonbali #salonbeauty #beauty #kosmetik #kedokteran #kebidanan #kekinian #ibuibucantik #cermin #cerminkaca #muamalang #hairstyles #bogor #bekasi #artisindonesia

Dosen saya, Ibu Dra. Herning Suryo,M.Si ketika mendapat peran sebagai istri saya. 😅
Edisi pementasan Ketoprak dalam Rangka Dies Natalis Universitas Slamet Riyadi ke - 37. #unisri #solo #surakarta #kesenian #budayajawa #ketoprak #visitindonesia #pesonaindonesia #jatenggayeng #mahasiswa #instaphoto #instamoment #likeforlike

Jangan malu dan jangan gengsi untuk melestarikan kesenian😉
#repost @agungfauzy133 🏞Lokasi: waduk jati gede Sumedang
Biar tambah hits kuy follow akun @anakkecekekinianss

Mau foto kamu di repost ?
Caranya 👇
☝ Follow @anakkecekekinianss
✌Gunakan #anakkecekekinianss

Patner ~> @anakhitskekiniants

#hits #kece #kekinian #kekinians #anakhits #anakkece #anakkekinian #gaul #anakgaul #ganteng #cowok #masasma #lfl #fff #likeforlike #l4l #l4f #cute #cowokganteng #viral #lagihits #keren #jogja #kesenian

Latepost with wahyu turonggo mudho at kalirejo ,grabag ,kutoarjo ,purworejo .

#kesenian
#jathilan
#rampakbuto
#gedroex
#SGW
#pecintasenii

Madihin kesenian asli Kalimantan Selatan yang harus kita lestarikan,apalagi sebagai anak muda kita lah yang seharusnya menumbuhkan rasa cinta kita terhadap seni kita yaitu Madihin.seni dan budaya harus lah jadi bagian dari hidup kita jangan sampai kesenian hilang seiring nya zaman apalagi sampai kita melupakannya.banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dalam berkesenian,selain mendapatkan pengalaman kita juga dapat menghibur orang banyak dengan kesenian madihin.

Jaga kesenian Madihin sebagai warisan leluhur kita jangan pernah melupakan budaya,belajar madihin tidak lah sulit asalkan kita punya tekad yang kuat untuk melestarikan budaya,semangat buat para seniman-seniman khususnya seniman Madihin di kalimantan🙏. @banjarinfo @instakalsel @wargabanua @senibudayakalsel #banjarinfo #instakalsel #wargabanua #senibudayakalsel #madihin #banjarmasin #urangbanjar #sasirangan #kalimantan #kesenian #kebudayaan #budaya #perpisahan #man2modelbanjarmasin

Puji astungkara angayubagia & Alhamdulilah
#kesenian #kebudayaan #banyuwangi

"Melihat Aktivitas Kelompok Musik Calung di Desa Sumberjo Kulon, Ngunut"
Membangunkan Sahur Sudah Jadi Tradisi

Membangunkan orang sahur bisa dengan beragam cara. Namun yang dilakukan sekelompok anak muda di Desa Sumberjo Kulon, Kecamatan Ngunut agak berbeda. Mereka justru menggunakan alat musik bambu sebagai pengganti alat musik konvensional maupun pengeras suara.

Laporan : DHARAKA R. PERDANA

Siapa bilang alat musik bambu ketinggalan zaman? Jika kreatif memadukan, tentu irama yang terdengar tidak kalah dengan alat musik kebanyakan. Bahkan kesannya justru lebih mendayu-dayu, meskipun bergantung pada keprigelan si pemain.

Hal ini terlihat saat Koran ini menyambangi sekelompok anak muda yang sedang bermain alat musik bambu di Desa Sumberjo Kulon, Kecamatan Ngunut pada Kamis (25/5) malam lalu.

Selain tanggapan, ternyata itu sekaligus untuk mengasah kemampuan sebagai persiapan Ramadan. Apalagi tradisi di desa setempat, memang lazim membangunkan sahur dengan alat musik bambu.
Zidni Fuadi Syahrul Munir, salah satu pemain mengatakan, tradisi memainkan alat musik bambu untuk membangunkan orang sahur sudah ada sejak lama.

Dengan alat tradisional dirasa lebih nges dibanding menggunakan sound system yang suaranya lebih menggelegar. “ Ini sekaligus untuk melestarikan alat musik tradisional,” katanya. (selengkapnya baca Jawa Pos Radar Tulungagung edisi 27/5/2017)
.
Foto by DHARAKA R. PERDANA/RATU (@dr_perdana)
.
#radartrenggalek #radartulungagung #radarblitar #jawapos #newstoday #beritahariini #koran #hits #blitar #trenggalek #tulungagung #news #berita #tradisi #sahur #calung #kesenian #sumberejokulon #ngunut #tradisional #bambu

MOST RECENT

Pemenrasa kesenian teater
#kertas wikrama#Teater jingga#Momomilk#Kesenian#

Berbeda dengan kisah yang ditulis Remy, Ca Bau Kan versi ini diawali dengan kisah pernikahan antara seorang gadis kampung berusia 14 tahun dengan seorang juragan perahu yang kaya raya. Tinung yang bernama asli Siti Nurhayati binti Uking dinikahi dan sah menjadi istri kelima dari Karaeng Kobara’. Ini menarik, mengingat khasnya ungkapan dimana perahu berlabuh, di situ nafsu bertumbuh. Sebagai sebuah penggambaran, beberapa pelaut memang dikaitkan memiliki istri lebih dari satu atau mata keranjang. Seolah-olah, profesi tertentu mengubah atau membentuk karakter orang.

Pertunjukkan ini juga menampilkan sosok bibi Tinung, Saodah, sekaligus pemilik tempat pelacuran. Saodah digambarkan memiliki pandangan yang over generalterhadap kaum lelaki. Bagi Saodah, lelaki di dunia ini semua sama. Lelaki itu tak ada bedanya dengan anjing. Tak betah saat melihat perempuan.

Menyaksikan Saodah berkata seperti itu, beberapa penonton lelaki menunjukkan ketidaksetujuannya. Seorang yang duduk tepat di depan saya malahan menggulung ujung bajunya sembari berujar, “Berkelahi deh”. Yang kemudian lengannya dipegang oleh seorang perempuan di sampingya, kekasihnya saya kira. Perempuan ini hanya tertawa kecil. Lelaki itu kembali menyandarkan badannya ke kursi.

Pertunjukkan dengan durasi hampir 2 jam ini, sejak awal, penonton disuguhi kalimat-kalimat khas Makassar. Pada beberapa percakapan, beberapa makian lokal terlontar. Makian khas Makassar ini terasa semakin menghidupkan suasana panggung. Gelak tawa sesekali muncul di sisi penonton. Tak tanggung-tanggung, beberapa penonton bahkan mengulang kata-kata itu. Memaki balik.

Sajian terhangat Miko hari ini.

#cabaukan #makassar #societetdeharmonie #kesenian #remysylado #teater #pementasan #senipertunjukan #pribumi #nonpribumi #bukucabaukan #andhypallawa #halimhomeric #lagusulawesi #miko

Masih belajar.... 😂😂 #lukisan
#melukis
#seni
#kesenian
#art

Dosen saya, Ibu Dra. Herning Suryo,M.Si ketika mendapat peran sebagai istri saya. 😅
Edisi pementasan Ketoprak dalam Rangka Dies Natalis Universitas Slamet Riyadi ke - 37. #unisri #solo #surakarta #kesenian #budayajawa #ketoprak #visitindonesia #pesonaindonesia #jatenggayeng #mahasiswa #instaphoto #instamoment #likeforlike

Kesenian Reog adalah peninggalan nenek moyang yang patut dilestarikan.
#reogponorogo #bujangganong #kesenian #budaya #pesonaindonesia #saranganlake #telagasarangan #magetan #jawatimur

"Melihat Aktivitas Kelompok Musik Calung di Desa Sumberjo Kulon, Ngunut"
Membangunkan Sahur Sudah Jadi Tradisi

Membangunkan orang sahur bisa dengan beragam cara. Namun yang dilakukan sekelompok anak muda di Desa Sumberjo Kulon, Kecamatan Ngunut agak berbeda. Mereka justru menggunakan alat musik bambu sebagai pengganti alat musik konvensional maupun pengeras suara.

Laporan : DHARAKA R. PERDANA

Siapa bilang alat musik bambu ketinggalan zaman? Jika kreatif memadukan, tentu irama yang terdengar tidak kalah dengan alat musik kebanyakan. Bahkan kesannya justru lebih mendayu-dayu, meskipun bergantung pada keprigelan si pemain.

Hal ini terlihat saat Koran ini menyambangi sekelompok anak muda yang sedang bermain alat musik bambu di Desa Sumberjo Kulon, Kecamatan Ngunut pada Kamis (25/5) malam lalu.

Selain tanggapan, ternyata itu sekaligus untuk mengasah kemampuan sebagai persiapan Ramadan. Apalagi tradisi di desa setempat, memang lazim membangunkan sahur dengan alat musik bambu.
Zidni Fuadi Syahrul Munir, salah satu pemain mengatakan, tradisi memainkan alat musik bambu untuk membangunkan orang sahur sudah ada sejak lama.

Dengan alat tradisional dirasa lebih nges dibanding menggunakan sound system yang suaranya lebih menggelegar. “ Ini sekaligus untuk melestarikan alat musik tradisional,” katanya. (selengkapnya baca Jawa Pos Radar Tulungagung edisi 27/5/2017)
.
Foto by DHARAKA R. PERDANA/RATU (@dr_perdana)
.
#radartrenggalek #radartulungagung #radarblitar #jawapos #newstoday #beritahariini #koran #hits #blitar #trenggalek #tulungagung #news #berita #tradisi #sahur #calung #kesenian #sumberejokulon #ngunut #tradisional #bambu

Most Popular Instagram Hashtags