#karaton

1777 posts

TOP POSTS

Bangunan-bangunan di keraton merupakan benda cagar budaya golongan satu yang proses renovasinya dilakukan secara ketat. Proses pengerjaan dilakukan sebisa mungkin di lingkungan keraton. Setiap proses juga selalu mengikuti setiap aturan di dalam keraton, termasuk pakaian yang dikenakan oleh para tukang. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah layaknya Abdi Dalem yang dikenal sebagai kelompok "Kanca Abang". Setiap proses perbaikan juga harus diawali dengan "Sugengan" yang bertujuan untuk memohon kelancaran kepada Yang Maha Kuasa. Semua ini dilakukan untuk menjaga bangunan dan juga kekayaan budayanya. Maka sepantasnya masyarakat turut menjaga benda-benda bersejarah dengan tidak merusak dan selalu menaati peraturan yang berlaku.
...
Buildings at keraton are the category-one cultural heritage objects, which have strict renovation procedures. The renovation to take place at the keraton complex whenever possible. Every process also follows the rules applying in keraton, including the attires worn by workers. They wear the red colored costumes like the “Kanca Abang” palace courtiers. Every renovation process should also be started with “Sugengan”, to ask for safety and smoothness of the renovation process from God. Such detailed process is to make sure of preserving both the physical buildings and the historical values within. That is why everyone should take care of these historical objects by not damaging them and by abiding to the rules.

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

Maturnuwun atas semua support yang diberikan pada sosmed maupun website Kraton. Saya berharap ke depannya kratonjogja.id bisa berperan banyak dalam pelestarian budaya Jawa

#Repost @kratonjogja_ with @repostapp
・・・
“Banyak yang berpendapat, teknologi adalah musuh budaya, tetapi saya ingin menunjukkan bahwa itu tidaklah benar. Penggunaan teknologi yang tepat guna, justru bisa menyiarkan budaya adiluhung dari dalam keraton ke seluruh penjuru dunia. Situs kratonjogja.id ini merupakan saluran informasi yang akurat dari Keraton Yogyakarta sekaligus menjadi museum virtual tentang kekayaan budaya Jawa,” ujar GKR Hayu, Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta untuk menandai peluncuran secara resmi situs kratonjogja.id, yang digelar pada Hari Selasa (7/3) di Bangsal Sri Manganti.
...
"Some says that technology is the enemy of culture. But I want to show to everyone that it is not true. Instead, the correct use of technology extend the spread of cultural values from keraton to the world. Kratonjogja.id is the credible source from Keraton Yogyakarta which also becomes the virtual museum of the richness of Javanese culture,” said @gkrhayu Penghageng of Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, to mark the official launch of kratonjogja.id held last Tuesday (7/3) at Bangsal Sri Manganti.

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti

#karaton #kratonjogja #infokraton #jogja #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #explorejogja #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta #jogjaku #budaya #budayaindonesia #pagongan #eventjogja #wish #gkrhayu #tulola #tuloladesigns

Kelihatan aneh tapi nyata
#karaton #jogja #liburan

Bersama Gusti Kanjeng Ratu Timoer Rumbai#Putripertama Pakubuwono XIII#Karaton Kasunanan#RuangmakanRaja#Surakarta

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan selama proses renovasi selama 8 bulan sejak Mei 2017. Pertama adalah identifikasi dan perencanaan untuk mengetahui struktur bangunan, melihat kerusakan, serta merencanakan skema perbaikan. Selanjutnya kodifikasi sesuai dengan unsur dan tata letak bangunan. Setelah kodifikasi, dipasang sekat dan alat-alat pelindung untuk membantu kelancaran proses pengerjaan. Oleh karena itu, walaupun sedang dilakukan perbaikan kunjungan wisatawan tetap berjalan normal mulai pukul 08:30 - 14:00 WIB
....
There are several steps that need to be taken during the renovation process for 8 months since May 2017. First are identification and planning to understand the structure of the buildings, understanding the damages, and for further planning the renovation scheme. The next step is the codification, which is specifically set according to the elements and positions of the buildings. After that, several supporting instruments such as shielding roof and scaffolding need to be installed to help the overall renovation process. That is why, renovations will not interfere with tourists and visitors, which normally opens from 8.30 am to 2 pm

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

One of my favorite 💕 in the family👫👪
#lfl (back)
#karaton

Menunggu di buka pintunya
.
.
Siapa yang membuka?
.
.
.
.
.
Belom tau
#door #karaton #keraton

Discussing Karaton level design with the Interns and @hannes_canopus chief Karaton dyslectic! #dyslexie #dyslexia #karaton #gamification #startuplife

MOST RECENT

Bangunan-bangunan di keraton merupakan benda cagar budaya golongan satu yang proses renovasinya dilakukan secara ketat. Proses pengerjaan dilakukan sebisa mungkin di lingkungan keraton. Setiap proses juga selalu mengikuti setiap aturan di dalam keraton, termasuk pakaian yang dikenakan oleh para tukang. Mereka mengenakan pakaian berwarna merah layaknya Abdi Dalem yang dikenal sebagai kelompok "Kanca Abang". Setiap proses perbaikan juga harus diawali dengan "Sugengan" yang bertujuan untuk memohon kelancaran kepada Yang Maha Kuasa. Semua ini dilakukan untuk menjaga bangunan dan juga kekayaan budayanya. Maka sepantasnya masyarakat turut menjaga benda-benda bersejarah dengan tidak merusak dan selalu menaati peraturan yang berlaku.
...
Buildings at keraton are the category-one cultural heritage objects, which have strict renovation procedures. The renovation to take place at the keraton complex whenever possible. Every process also follows the rules applying in keraton, including the attires worn by workers. They wear the red colored costumes like the “Kanca Abang” palace courtiers. Every renovation process should also be started with “Sugengan”, to ask for safety and smoothness of the renovation process from God. Such detailed process is to make sure of preserving both the physical buildings and the historical values within. That is why everyone should take care of these historical objects by not damaging them and by abiding to the rules.

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

Diecut stickers voor de boys van @happsofficial !! Thx bitchez! #castaar #agency #advertising #graphicdesign #events

Makam kuitan abah guru sekumpul... #karaton

Работа полным ходом👌💟
Убирали ручки первый раз, результат очень понравился клиентке, что очень важно для меня😉☺ Фото до и после
Запись по 📲8 702 866 12 00
#shugaring #pastaPavia#atyrau#kulsary#karaton#tengiz#uralsk#aksai#zko#шугарингруки #спастойPAVIA#зко#уральск#аксай#чингирлау#атырау#кульсары#каратон#тенгиз

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan selama proses renovasi selama 8 bulan sejak Mei 2017. Pertama adalah identifikasi dan perencanaan untuk mengetahui struktur bangunan, melihat kerusakan, serta merencanakan skema perbaikan. Selanjutnya kodifikasi sesuai dengan unsur dan tata letak bangunan. Setelah kodifikasi, dipasang sekat dan alat-alat pelindung untuk membantu kelancaran proses pengerjaan. Oleh karena itu, walaupun sedang dilakukan perbaikan kunjungan wisatawan tetap berjalan normal mulai pukul 08:30 - 14:00 WIB
....
There are several steps that need to be taken during the renovation process for 8 months since May 2017. First are identification and planning to understand the structure of the buildings, understanding the damages, and for further planning the renovation scheme. The next step is the codification, which is specifically set according to the elements and positions of the buildings. After that, several supporting instruments such as shielding roof and scaffolding need to be installed to help the overall renovation process. That is why, renovations will not interfere with tourists and visitors, which normally opens from 8.30 am to 2 pm

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

Terdapat perhitungan khusus yang memperhitungkan proporsi pada setiap bangunan tradisional Jawa, dikenal dengan istilah "petung". Perhitungan pada kerangka atap atau usuk berdasar pada konsep Sri, Kitri, Gono, Liyu, Pokah. Sri merupakan bangunan paling sakral atau seperti halnya Gedhong Prabayekso. Jumlah perhitungan pada usuk Bangsal Kencana menunjukkan bahwa bangunan tersebut masuk dalam kategori Kitri. Gono biasanya diperuntukkan bagi gandhok atau dapur, Liyu untuk regol, sedang Pokah untuk lumbung atau cungkup makam. Perhitungan lain pada bangunan tradisional jawa berdasarkan pada "kawruh kalang". Setiap bagian bangunan diletakkan dalam posisi tertentu dimulai dari arah timur laut berputar searah jarum jam
....
There is a certain calculation which determines the proportion of each Javanese traditional buildings, also known as “petung.” The calculation on the roof skeleton or the rafter is based on the concepts of Sri, Kitri, Gono, Liyu, Pokah. Sri is the most sacred building, like the Gedhong Prabayekso. Meanwhile the calculation number on the roof skeleton of Bangsal Kencana shows that the building belongs to the Kitri category. Gono is usually for the gandhok or kitchen, Liyu is for the gate, and Pokah is for rice barn or cemetery. Another calculation on Javanese traditional buildings is based on “Kawruh kalang.” Every part of the building is placed on particular positions, starting from the northeast direction and going clockwise

__________
Photo : Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi
Ismunandar.1993. Joglo Arsitektur Rumah Tradisional Jawa. Semarang: Dahara Prize

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

Senyum pepsodent

#karaton#anak luwuk#boom#like"

🔴♻🔴 #wonderful🌎indonesia @kratonjogja: Hingga saat ini keraton masih tetap tegak berdiri dan menjalankan berbagai fungsi selama lebih dari 250 tahun sejak didirikan. Ada hal-hal yang harus dipenuhi selama proses renovasi yang dalam Bahasa Jawa disebut "Mulyake Kagungan Dalem". Pemugaran dilakukan dengan mengutaman keaslian bentuk dan proses pengerjaan (preservasi) serta memperbaiki (konservasi) dengan tujuan untuk memperpanjang usia bangunan. Tahun 2017 ini UNESCO mencatat kota Yogyakarta ke dalam Tentative List of World Heritage Nominations. Pertimbangannya bahwa tata ruang, bangunan, bahkan tanaman yang berada dalam garis lurus antara Tugu-Keraton-Panggung Krapyak sengaja dipilih secara jenius oleh Sri Sultan HB I
....
Keraton still stands upright until today, and continues to serve many of its functions for more than 250 years since it was first established. There are several things that need to be considered during the renovation process, known as “Mulyake Kagungan Dalem” in Javanese. The renovation underlines the originality of the shapes and the preservation process, and conserves with the purpose of prolonging the age of the buildings. In 2017, UNESCO listed the city of Yogyakarta to the Tentative List of World Heritage Nominations. The consideration stems from the spatial layouts, buildings, and the plants which are located on one straight line stretching between Tugu-Keraton-Panggung Krapyak, and are intellectually selected by the Sri Sultan HB I

___________
Photo: Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi
http://whc.unesco.org/en/tentativelists/6206/

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta #regrann

Having an amazing time this week, sitting together with speechtherapists to test and improve our game to offer the best possible education for our fellow dyslectics.
#dyslexie #dyslexia #dyslectic #logopedie #logo #education #onderwijs #juf #leerkracht #zorg #onderwijs #opmaat #gamification #gaming #karaton #happs #learning #growth

Lalu oleh Belanda garis lurus keraton dan merapi dipotong dengan jalur kereta. #Repost @kratonjogja (@get_repost)
・・・
Hingga saat ini keraton masih tetap tegak berdiri dan menjalankan berbagai fungsi selama lebih dari 250 tahun sejak didirikan. Ada hal-hal yang harus dipenuhi selama proses renovasi yang dalam Bahasa Jawa disebut "Mulyake Kagungan Dalem". Pemugaran dilakukan dengan mengutaman keaslian bentuk dan proses pengerjaan (preservasi) serta memperbaiki (konservasi) dengan tujuan untuk memperpanjang usia bangunan. Tahun 2017 ini UNESCO mencatat kota Yogyakarta ke dalam Tentative List of World Heritage Nominations. Pertimbangannya bahwa tata ruang, bangunan, bahkan tanaman yang berada dalam garis lurus antara Tugu-Keraton-Panggung Krapyak sengaja dipilih secara jenius oleh Sri Sultan HB I
....
Keraton still stands upright until today, and continues to serve many of its functions for more than 250 years since it was first established. There are several things that need to be considered during the renovation process, known as “Mulyake Kagungan Dalem” in Javanese. The renovation underlines the originality of the shapes and the preservation process, and conserves with the purpose of prolonging the age of the buildings. In 2017, UNESCO listed the city of Yogyakarta to the Tentative List of World Heritage Nominations. The consideration stems from the spatial layouts, buildings, and the plants which are located on one straight line stretching between Tugu-Keraton-Panggung Krapyak, and are intellectually selected by the Sri Sultan HB I

___________
Photo: Tepas Tandha Yekti
Source:
Wahyu Indrasana
Sumardi
http://whc.unesco.org/en/tentativelists/6206/

#jogjaistimewa #menjadijogjamenjadiindonesia
#karaton #kratonjogja #infokraton #Yogyakarta #WisataBudaya #wisatajogjakarta #Kraton #Ngayogyakarta #mataram #budayajogja #jogja #jogjakarta #yogyakarta #wisatajogja #wisatajogjakarta

Most Popular Instagram Hashtags