#kabarkendari

MOST RECENT

21/07/2018
Ops SAR terhadap banjir di Kab.Mowewe
Team Rescue Basarnas Kendari berhasil menyelamatkan 1 orang anak yang terseret Arus dan tenggelam.

Sumber : @humassar304

Nb ; Di Himbaukan untuk para masyarakat Khususnya daerah yang rawan banjir untuk tetap menjaga keselamatan diri anda agar tak terjadi sesuatu yang fatal. khususnya Jaga anak anda ketika bermain dikawasan banjir. ~Salam Avignam Jagat Samagram~ ™Bravo #Basarnaskendari
°
°
°
@kendariinfo @sultrahitz @kendaristory @sultrainfo_ @sultra_repost @kdividgramm @kabarkendari_ @sultra_info @kendarirepost #kendariinfo #kendarirepost #kdihits #ivgstory #sultrainfo #sultrainfo #kabarkendari #prayforkendari #save

Akibat cuaca buruk yang tidak kunjung redah selama beberapa pekan mengakibatkan harga sayur di Pasar Panjang Kota Kendari mengalami kenaikan.
.
Rezki (20) salah satu penjual sayur mengatakan, naiknya harga sayur disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
.
“Hujan yang tak kunjung redah sepekan ini mengakibatkan sayur menjadi langka dan berdampak pada naiknya harga sayur,” ujarnya saat di temui di kiosnya, Kamis (12/7/2018).
.
Ia menjelaskan bahwa ada beberpa harga sayur yang mengalami kenaikan seperti kangkung, bayam, sawi serta kacang panjang.
.
“Kangkung dari harga tiga ribu per ikat naik menjadi delapan ribu, bayam dari tiga ribu per ikat naik menjadi sepuluh ribu, sawi dari harga empat ribu per ikat naik menjadi sepuluh ribu, kacang panjang dari sepuluh ribu per ikat naik menjadi dua puluh ribu. Sementara terong dan jagung manis masih normal harganya,” pungkasnya. .
.

Source: wartasultra .

#Kendari#kabarkendari

Tak boleh ada lagi aktivitas pedagang di kawasan eks Pasar Panjang pada 16 Juli nanti. Pemkot Kendariakan menertibkan pedagang yang masih memilih bertahan. Namun sebelumnya, Pemkot masih melakukan pendekatan persuasif. Hanya ada dua pilihan bagi pedagang, membongkar sendiri lapaknya atau di tertibkan petugas.
.
Satpol PP Kendari acapkali turun ke lokasi itu dan memberikan pemahaman kepada para pedagang. “Sebelum dilakukan penertiban, kami selalu mengontrol dan memberikan pemahaman terhadap pedagang untuk segera memindahkan dagangannya ke pasar yang telah disediakan pemerintah,” ujar Amir Hasan, Kepala Satpol PP Kota Kendari, Rabu (11/7).
.
Waktu yang diberikan Pemkot Kendari menurut Amir Hasan sudah lebih dari cukup. Jadi pada 16 Juli nanti apabila masih ada aktivitas pedagang di kawasan itu maka mau tidak mau harus ditertibkan. Tak ada lagi dispensasi waktu. “Hari ini (kemarin,red) kami pantau sambil memberikan arahan kepada pedagang untuk segera mungkin membereskan barang dan bangunannya,” ungkap mantan Camat Kadia itu.
.
Proses penertiban tetap pada jadwal yang telah disepakati dalam rapat bersama unsur Forkopimda Kota Kendari. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari sendiri akan menurunkan sekira 250 personel. “Diharapkan agar para pedagang di eks Pasar Panjang pindah sebelum waktunya tiba. Lagipula pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk pedagang tersebut,” tutup Amir Hasan. (p1/b)
.

Source: kendaripos .

#kabarkendari#kabarkendari_

#Viral sudah sampai 7 juta penonton
.
Mengenal lebih dekat sosok Pemuda Pemberani dari Mata Oleo, Kab. Bombana, Sulawesi Tenggara.
.
Nama Lengkap : Justang Samudra
Agama : ISLAM
Tanggal Lahir : Tajuncu, 03 Desember 1995
Usia : 22 Tahun
.
Pendidikan Terakhir :
Universitas Negeri Makassar, Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Sipil (2016).
.
Alamat Tempat Tinggal :
Desa Tajuncu, Kec. Mata Oleo, Kab. Bombana, Sulawesi Tenggara.
.
Kronologis Kejadian:
.
Pada hari Senin, 2 Juli 2018 sekitar pukul 11.00 WITA, Justang ditelpon oleh ayahnya untuk membawa dongkrak ke lokasi jalan rusak di Wilayah Mata Oleo karena mobil yang ditumpangi ayahnya tertimbun lumpur dan sulit untuk bergerak. Pada waktu itu ayahnya dalam perjalanan dari Desa Tajuncu menuju kota Bombana ( lihat video mobil yang didorong )

Setelah mengantarkan dongkrak dan ikut membantu mobil yang tertimbun, mereka akhirnya berhasil mengeluarkan mobil yang terjebak dalam lumpur dan berhasil menuju kota Bombana dengan bermandikan lumpur dan tanah (lihat video mobil yang didorong)
.
Dengan suasana hati yg campur aduk (sedih, Empati, Prihatin) dan dgn dorongan emosi dan rasa simpati sosial yang kuat, Justang menuju Kantor DPRD Kab Bombana untuk meminta bantuan pemerintah agar dilakukan PENANGANAN SEMENTARA terhadap jalan rusak sepanjang 26 KM di Kec. Mata Oleo, Kab. Bombana.
.
Namun, Kedatangannya dianggap mengganggu persiapan rapat paripurna DPRD bersama Pemda Bombana yang akan berlangsung pada waktu itu.
.
Pria 22 tahun ini bersihkeras untuk mundur.
Ia menagih janji pemerintah yang selama ini selalu mengatakan "SABAR" "SUDAH DIANGGARKAN" "TAHUN DEPAN" "LAGI DIBAHAS" dan kata-kata manis lainnya sebagai pepesan kosong belaka. .
.
Justang Samudra kemudian di "Usir" secara paksa untuk meninggalkan Gedung DPRD. .
Bahkan ada yang berteriak agar Justang di bawa ke Polsek terdekat untuk diproses secara hukum. .
.
. .
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊
.
.
#Kendari #kabarkendari

Usai menyerahkan 11 mobil ambulans baru terhadap 11 puskesmas, Pemerintah Kota Kendari kembali menargetkan empat unit ambulans dengan spek berstandar serta sat unit ambulans dengan spek lebih tinggi dan super lengkap di 2019, Senin (9/7/2018).
.
Pelaksana Tugas Wali Kota Kendari, Sulkarnain, mengatakan pengadaan ambulans setiap puskesmas mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Guna mewujudkan hal itu, mobil ambulans rencananya kembali disalurkan nanti di 2019.
.
“Insya Allah tahun depan ada empat unit spesifikasi ambulance emergency tahun 2019,” kata Sukarnain, Senin (9/7/2018).
.
Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum, empat unit ambulans nantinya memiliki spek yang sama atau fasilitas berstandar dengan bantuan yang diberikan Pemkot Kendari hari ini kepada 11 puskesmas di halaman kantor Wali Kota Kendari. Serta rencana pengadaan di 2019 untuk satu ambulans dengan spek lebih tinggi atau memiliki fasilitas super lengkap dan modern.
.
“Insya Allah di tahun depan diadakan mobil ambulans yang speknya lebih tinggi, itu khusus yang mengkoordinasi semua puskesmas dan rumah sakit. Empat tambahan mobil ambulans yang speknya sama dengan ini (ambulans yang diberikan ke 11 puskesmas (9/7),” jelas Rahminingrum.
.
.
Source: sultrakini

#Kendari#kabarkendari#sultrakini

Dua lokasi di Kota Kendari mengalami kebakaran, dalam waktu yang hanya berselang satu jam pada Minggu siang (8/7/2018).
.
Dua lokasi tersebut yakni sebuah rumah warga yang berada di Jalan Tanukila Kelurahan Tanukila Kecamatan Kadia dan sebuah toko handphone di pusat perbelanjaan Mall Mandonga Kota Kendari.
.
Rumah warga tersebut dilalap si jago merah, sekitar pukul 12.00 wita. .
Kurang dari setengah jam, dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi untuk memadamkan api. Sekitar satu jam damkar dibantu warga, baru berhasil menjinakkan api tersebut. Namun bangunan beserta barang-barang berharga sudah ludes.
.
“Sumber api dari belakang rumah, kita tadi bantu selamatkan barang-barangnya, tapi hanya kursi, karpet dan satu speaker aktif yang bisa kita ambil, karena angin kencang sekali, api cepat membesar,” ujar salah seorang warga, Haifun.
.
Diduga penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek yang langsung menyambar bangunan rumah permanen tersebut.
.
Sementara itu, sekitar satu jam kemudian, sebuah lods toko UGD Phone di Mall Mandonga Kendari ludes terbakar.
.
Toko ini menjual aksesoris handphone dan layanan jasa service handphone. Berdasarkan pantauan pewarta Detiksultra, di lokasi kejadian, seluruh barang dagangan dan peralatan milik UGD Phone tidak ada yang bisa diselamatkan. Karena toko dalam keadaan tertutup.
.
“Panik tadi semua, banyak yang bantu keluarkan jualannya, terutama para penjual handphone, alhamdulilah bisa kita padamkan,” katanya.
.
Satu unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, damkar tampak terlambat, karena api sudah berhasil dipadamkan oleh penjaga toko lain disebelahnya.
.
UGD Phone berada di lantai 1 Blok G Mal Mandonga tepat di depan gerbang pintu masuk. Sementara itu, kejadian ini membuat panik sejumlah pedagang handphone yang berada di blok G, lalu mereka berusaha mengeluarkan barang jualan, khawatir api cepat menyebar.
.
.
Sumber : detiksultra

#Kendari#kabarkendari

Minggu, 8 Juli || terjadi kebakaran di Mall mandonga sekitar pukul 12:10 Wita.namun belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. .
"Yang terbakar bagian penjual HP, ucap maulana salah satu saksi mata.
.
.
#kendari#kabarkendari

Sangat Mendesak, Terpaksa MERUQYAH di siang hari dibulan puasa..KARNA JAMAAH dari BATULICIN terkena Pelet & santet yg menyebabkan si pasien sulit jodoh, membenci smua laki2 & seluruh tubuhnya sakit smua..
Bismillah, sembuh dgn pertolonganMU YA Allah
.
Perempuan cantik berumur 20 tahun ini mengalami sakit kepala hingga membenci semua lelaki, di bawalah perempuan ini di salah satu tempat ruqiyah, ternyata benar wanita cantik ini di santet oleh lelaki yang suka dengan dirinya.
.
Si lelaki tersebut telah memberikan makanan kepada wanita cantik ini. Makanan itu sudah diberikan santet oleh lelaki dan tak hanya itu rambut si perempuan ini juga di ambil oleh pria buat media santetnya...
.
.
.
Repost:makassar_iinfo
.
.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊
.
.
#Kendari #kabarkendari

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN), sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah Sultra 2018.
.
Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilgub Sultra di Hotel Wonua Monapa, Kabupaten Konsel, Sabtu (7/7/2018) malam.
.
Hasil rekapitulasi, perolehan suara Paslon nomor urut satu itu sebesar 495.880 atau 43 persen, disusul Paslon nomor urut tiga Rusda Mahmud-Sjafei Kahar pada posisi kedua dengan perolehan 358.537 suara atau 31,58 persen
, lalu Paslon nomor urut dua Asrun-Hugua dengan perolehan sebesar 280.765 atau 24,73 persen, dari total suara yang memilih di 17 kabupaten dan kota.
.
“Total suara sebanyak 1.157.391, suara sah berjumlah 1.135.179 dan jumlah suara tidak sah sebanyak 22.212,” beber Komisioner KPU, Iwan rompo, saat memandu rapat pleno rekapitulasi suara tingkat provinsi.
.
Sebelum rapat pleno, terlebih dahulu Ketua KPU Sultra, Abdul Natsir Moethalib membacakan aturan pleno rekapitulasi suara, dimana dipastikan seluruh kotak suara kondisi tersegel. Kemudian KPU Kabupaten/Kota membuka kotak suara tersebut yang disaksikan Bawaslu dan saksi Paslon.
.
Perhitungan dipandu oleh Iwan Rompo, KPU Provinsi mempersilahkan komisioner KPU kabupaten dan kota mengambil form model DA1-KWK kemudian membacakanya.
.
Setelah selesai pembacaan dokument tersebut, KPU langsung mempersilahkan kepada saksi calon yang hadir kemudian Bawaslu, untuk memberi sanggahan atau tanggapan hasil pleno.
Karena tidak ada sanggahan atau komplain dari saksi calon, KPU mengesahkan hasil rekapitulasi suara tersebut.
.
.
Sumber :sultrakini

#Kendari#kabarkendari

Banjir yang merendam rumah warga di bantaran sungai Lahumbuti, Kelurahan Pondidaha, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), merenggut korban jiwa, Sabtu (7/7/2018).
.
Korban diketahui bernama Lukman, seorang anak yang masih berumur lima tahun.  Korban ditemukan tenggelam di rawa sekitar pemukiman warga yang terendam banjir. .
“Sejak pukul 11.00 wita, korban dicari sama orang tuannya tapi tidak ketemu-ketemu. Nanti sekira pukul 14.00 wita, didapat sama warga yang sedang mencari ikan,” kata Sarmawati kepada SultraKini.com, Sabtu (7/7/2108). .
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nahas nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia.
.
PLT Kepala BPBD Konawe, Dedet Ilnari Yusta, membenarkan bahwa pemukiman warga di bantaran sungai Lahumbuti, rawan banjir. .
Sebenarnya kita sudah sering menghimbau kepada mayarakat di bantaran sungai Lahumbuti, agar waspada ketika banjir. Karena daerah tersebut memang menjadi langganan banjir sejak 2013 lalu,” kata Dedet kepada SultraKini.com, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (7/7/2018).
.
Pantauan SultraKini.com, pada sebuah tayangan video  yang diunggah oleh seorang warganet diakun facebook MeyLhya Saranani, terlihat beberapa warga histeris saat korban ditemukan.
.
Nampak salah seorang wanita menggendong korban dan berusaha memberikan pertolongan dengan cara membalikan tubuh korban.
.
Namun korban belum juga sadar, sehingga beberapa warga membawanya ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia.
.
.
Sumber :sultrakini
Foto : ilustrasi

#Kendari#kabarkendari

Pelaku aksi jambret yang kerap meresahkan warga di Kabupaten Konawe, akhirnya terciduk. Tim khusus Reskrim Polres Konawe berhasil mengamankan pelaku, Jumat (6/7/2018).
.
Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim, IPTU Rachmat Zam Zam, menuturkan pelaku bernama Jarno (29) ditangkap di tempat kerjanya di Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, sekira pukul 17.00 Wita. Saat menggali keterangan dari tersangka, ia pun awalnya mengaku telah beraksi di lima temt kejadian perkara (TKP).
.
Beberapa TKP yang berhasil diungkap, antara lain depan pasar sore Puosu, Kecamatan Tonggauna; depan kantor Pos, Kecamatan Wawotobi; lorong rumah sakit Setya Bunda, Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha; Desa Wawolemo, Kecamatan Pondidaha dan di depan kantor Lurah Puosu, Kecamatan Tunggauna.
.
“Saat beraksi, tersangka menarik paksa tas milik korban yang berisi barang berharga. Ada korbang yang saat kejadian bahkan sampai terjatuh dari atas motornya dan mengalami cidera,” jelas Rachmat.
.
Usai menangkap pelaku, polisi kemudian langsung mencari barang bukti hasil kejahatan pelaku. Polisi pun berhasil mengamankan, sejumlah smartphone, tas, dompet dan charget HP.
.
“Saat penangkapan, pelaku sempat kami pancing dengan perempuan yang akan mengajaknya berhubungan di tempat kerjanya. Saat itu pula kami langsung grebek,” terangnya.
.
Saat ini pelaku dan barang bukti, termasuk motor yang dipakai untuk beraksi telah diamankan di Mapolres Konawe. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jurno dijerat dengan Pasal 362 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara.
.
Hingga berita ini selesai ditulis, pelaku masih dalam interogasi polisi. Diketahui, TKP saat pelaku beraksi bertambah menjadi 10 titik. Para korban jambret pun baru saja meninggalkan Polres Konawe untuk mencari barang milik mereka yang telah dicuri.
.
.
Sumber : sultrakini

#Kendari#kabarkendari

Most Popular Instagram Hashtags