[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#jokosusilo

MOST RECENT

AREMA PANTANG REMEHKAN PSIS SEMARANG

Jelang laga #AremaFC melawan #PSISSemarang, tim #SingoEdan harus belajar banyak dari Persib Bandung. Tim tuan rumah #PialaPresiden2018 dari Grup A, yang tumbang di tangan PSMS Medan, Minggu (21/1) lalu. Diunggulkan bisa menang, Maung Bandung justru takluk dari tim promosi tersebut. Hal itu, membuat #DendiSantoso seolah mendapatkan warning, untuk tidak meremehkan PSIS, berstatus tim promosi.
.
.
"Sekarang kami punya contoh Persib Bandung. Tidak ada yang menduga, tuan rumah, didukung suporter dan stadion tampak penuh, tetapi akhirnya tim tersebut kalah dari PSMS," ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.

Padahal, Persib memiliki bekal yang bagus dengan kemenangan di laga pertama. Lantas, PSMS diprediksi masih harus menyesuaikan level mereka untuk melawan tim dari Liga 1.
"Sebelumnya kan banyak yang meremehkan tim dari Liga 2. Begitu pemain dari Liga 2. Tetapi buktinya sekarang Persib, banyak pemain bintang, kalah dari tim promosi," ungkapnya.

Dari sana, diakui pelatih dengan sapaan akrab #Gethuk itu, Arema tidak bisa menganggap sebelah mata calon lawannya. Bekal kemenangan dua kali di laga uji coba, juga tidak menjamin #Arema kembali menang atas #PSIS.
.
.
"Sekarang tugas saya menyampaikan ke pemain, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi ke Arema. Apalagi sebelumnya kami tidak mendapatkan hasil yang bagus," beber dia kepada Malang Post.
.
.
Arema memang tidak bisa bermain-main lagi dalam dua laga sisa. Sekali saja gagal menang, maka gelar juara yang diraih tahun lalu harus direlakan ke klub lain.

Sementara, menurut Gethuk, timnya sudah melupakan hasil imbang di pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dia mengakui, hasil tersebut membuat presure di tim meningkat. Hanya saja, dia menganggap tekanan memang sesekali diperlukan timnya.
.
.
"Tekanan itu bisa meningkatkan mental tim. Ya mungkin setelah pertandingan sebelumnya, kami ada tekanan untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya. Tinggal bagaimana menghadapinya," jelas dia panjang lebar.

Lanjut dikomentar 👇

#Aremania #Aremanita #NewsArema #JokoSusilo #Getuk #PelatihArema #PemainArema #KaptenArema #PialaPresiden #Malang #Ngalam #PSIS

PURWAKA YUDHI PASANG BADAN DARI KRITIKAN AREMANIA

#AremaFC berusaha melupakan skor 2-2 yang diperoleh pada laga pertama Grup E Piala Presiden 2018 di #StadionGajayana, Malang, Sabtu (20/1/2018). Raihan satu poin memang membuat mereka kecewa. Apalagi gol penyeimbang Persela lahir dari kesalahan bek pengganti M. Zaenuri yang menanduk bola ke gawang sendiri.

Cacian pun mengalir deras kepada Zaenuri. Namun, bek senior Arema, Purwaka Yudhi, mencoba untuk menetralisiasi keadaan.
.
.
"Kami tahu hasil melawan Persela tidak sesuai harapan. Tapi, sekarang harus fokus ke depan karena masih ada dua pertandingan tersisa," kata pemain 33 tahun tersebut.

#Purwaka melihat di media sosial banyak yang menganggap Zaenuri sebagai penyebab hilangnya kemenangan #Arema yang sudah di depan mata. Selain itu, strategi pergantian pelatih #JokoSusilo juga ikut dikritisi karena pergantian pemain di pengujung pertandingan dianggap gagal.
.
.
"Sebenarnya tidak tepat mencari kesalahan dengan menghamiki seperti itu karena tidak ada pemain, pelatih, manajemen, dan Aremania yang ingin kalah atau imbang. Semua ingin menang. Jadi, sekarang harus menatap ke depan untuk mencari ganti poin yang hilang untuk lolos ke fase selanjutnya," kata pemain asal Lampung ini.

Purwaka justru khawatir jika hujatan yang berlebihan kepada Zaenuri juga berimbas kepada pemain muda yang lain. Hal ini berarti, pemain yang belum terbiasa dengan tekanan dari Aremania akan grogi di lapangan saat dapat kesempatan.
.
.
"Arema ini seperti keluarga. Kalau ada satu sakit, semua akan merasakan sakitnya. Kalau satu senang, semua ikut senang," jelasnya.

Arema kini menyisakan dua pertandingan lagi di Grup E, yakni melawan PSIS Semarang (25/1/2018) dan Bhayangkara FC (30/1/2018). Dua laga ini tidak bisa dianggap enteng karena PSIS sudah dua kali uji coba dengan Arema.

Meski kalah, PSIS sudah paham dengan komposisi dan cara bermain Arema sedangkan Bhayangkara juara Liga 1 yang tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. (Bolacom / 📷 @Dely_himura)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #PemainArema #PurwakaYudhi #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

PURWAKA YUDHI PASANG BADAN DARI KRITIKAN AREMANIA

#AremaFC berusaha melupakan skor 2-2 yang diperoleh pada laga pertama Grup E Piala Presiden 2018 di #StadionGajayana, Malang, Sabtu (20/1/2018). Raihan satu poin memang membuat mereka kecewa. Apalagi gol penyeimbang Persela lahir dari kesalahan bek pengganti M. Zaenuri yang menanduk bola ke gawang sendiri.

Cacian pun mengalir deras kepada Zaenuri. Namun, bek senior Arema, Purwaka Yudhi, mencoba untuk menetralisiasi keadaan.
.
.
"Kami tahu hasil melawan Persela tidak sesuai harapan. Tapi, sekarang harus fokus ke depan karena masih ada dua pertandingan tersisa," kata pemain 33 tahun tersebut.

#Purwaka melihat di media sosial banyak yang menganggap Zaenuri sebagai penyebab hilangnya kemenangan #Arema yang sudah di depan mata. Selain itu, strategi pergantian pelatih #JokoSusilo juga ikut dikritisi karena pergantian pemain di pengujung pertandingan dianggap gagal.
.
.
"Sebenarnya tidak tepat mencari kesalahan dengan menghamiki seperti itu karena tidak ada pemain, pelatih, manajemen, dan Aremania yang ingin kalah atau imbang. Semua ingin menang. Jadi, sekarang harus menatap ke depan untuk mencari ganti poin yang hilang untuk lolos ke fase selanjutnya," kata pemain asal Lampung ini.

Purwaka justru khawatir jika hujatan yang berlebihan kepada Zaenuri juga berimbas kepada pemain muda yang lain. Hal ini berarti, pemain yang belum terbiasa dengan tekanan dari Aremania akan grogi di lapangan saat dapat kesempatan.
.
.
"Arema ini seperti keluarga. Kalau ada satu sakit, semua akan merasakan sakitnya. Kalau satu senang, semua ikut senang," jelasnya.

Arema kini menyisakan dua pertandingan lagi di Grup E, yakni melawan PSIS Semarang (25/1/2018) dan Bhayangkara FC (30/1/2018). Dua laga ini tidak bisa dianggap enteng karena PSIS sudah dua kali uji coba dengan Arema.

Meski kalah, PSIS sudah paham dengan komposisi dan cara bermain Arema sedangkan Bhayangkara juara Liga 1 yang tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. (Bolacom / 📷 @Dely_himura)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #PemainArema #PurwakaYudhi #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam #ikiarema

AREMA PANTANG REMEHKAN PSIS SEMARANG

Jelang laga #AremaFC melawan #PSISSemarang, tim #SingoEdan harus belajar banyak dari Persib Bandung. Tim tuan rumah #PialaPresiden2018 dari Grup A, yang tumbang di tangan PSMS Medan, Minggu (21/1) lalu. Diunggulkan bisa menang, Maung Bandung justru takluk dari tim promosi tersebut. Hal itu, membuat #DendiSantoso seolah mendapatkan warning, untuk tidak meremehkan PSIS, berstatus tim promosi.
.
.
"Sekarang kami punya contoh Persib Bandung. Tidak ada yang menduga, tuan rumah, didukung suporter dan stadion tampak penuh, tetapi akhirnya tim tersebut kalah dari PSMS," ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.

Padahal, Persib memiliki bekal yang bagus dengan kemenangan di laga pertama. Lantas, PSMS diprediksi masih harus menyesuaikan level mereka untuk melawan tim dari Liga 1.
"Sebelumnya kan banyak yang meremehkan tim dari Liga 2. Begitu pemain dari Liga 2. Tetapi buktinya sekarang Persib, banyak pemain bintang, kalah dari tim promosi," ungkapnya.

Dari sana, diakui pelatih dengan sapaan akrab #Gethuk itu, Arema tidak bisa menganggap sebelah mata calon lawannya. Bekal kemenangan dua kali di laga uji coba, juga tidak menjamin #Arema kembali menang atas #PSIS.
.
.
"Sekarang tugas saya menyampaikan ke pemain, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi ke Arema. Apalagi sebelumnya kami tidak mendapatkan hasil yang bagus," beber dia kepada Malang Post.
.
.
Arema memang tidak bisa bermain-main lagi dalam dua laga sisa. Sekali saja gagal menang, maka gelar juara yang diraih tahun lalu harus direlakan ke klub lain.

Sementara, menurut Gethuk, timnya sudah melupakan hasil imbang di pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dia mengakui, hasil tersebut membuat presure di tim meningkat. Hanya saja, dia menganggap tekanan memang sesekali diperlukan timnya.
.
.
"Tekanan itu bisa meningkatkan mental tim. Ya mungkin setelah pertandingan sebelumnya, kami ada tekanan untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya. Tinggal bagaimana menghadapinya," jelas dia panjang lebar.

Lanjut dikomentar 👇

#Aremania #Aremanita #NewsArema #JokoSusilo#Getuk #PelatihArema #PemainArema#KaptenArema #PialaPresiden #Malang #Ngalam#PSIS

AREMA PANTANG REMEHKAN PSIS SEMARANG

Jelang laga #AremaFC melawan #PSISSemarang, tim SingoEdan harus belajar banyak dari Persib Bandung. Tim tuan rumah #PialaPresiden2018 dari Grup A, yang tumbang di tangan PSMS Medan, Minggu (21/1) lalu. Diunggulkan bisa menang, Maung Bandung justru takluk dari tim promosi tersebut. Hal itu, membuat DendiSantoso seolah mendapatkan warning, untuk tidak meremehkan PSIS, berstatus tim promosi.
.
.
"Sekarang kami punya contoh Persib Bandung. Tidak ada yang menduga, tuan rumah, didukung suporter dan stadion tampak penuh, tetapi akhirnya tim tersebut kalah dari PSMS," ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.

Padahal, Persib memiliki bekal yang bagus dengan kemenangan di laga pertama. Lantas, PSMS diprediksi masih harus menyesuaikan level mereka untuk melawan tim dari Liga 1.
"Sebelumnya kan banyak yang meremehkan tim dari Liga 2. Begitu pemain dari Liga 2. Tetapi buktinya sekarang Persib, banyak pemain bintang, kalah dari tim promosi," ungkapnya.

Dari sana, diakui pelatih dengan sapaan akrab Gethuk itu, Arema tidak bisa menganggap sebelah mata calon lawannya. Bekal kemenangan dua kali di laga uji coba, juga tidak menjamin Arema kembali menang atas PSIS.
.
.
"Sekarang tugas saya menyampaikan ke pemain, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi ke Arema. Apalagi sebelumnya kami tidak mendapatkan hasil yang bagus," beber dia kepada Malang Post.
.
.
Arema memang tidak bisa bermain-main lagi dalam dua laga sisa. Sekali saja gagal menang, maka gelar juara yang diraih tahun lalu harus direlakan ke klub lain.

Sementara, menurut Gethuk, timnya sudah melupakan hasil imbang di pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dia mengakui, hasil tersebut membuat presure di tim meningkat. Hanya saja, dia menganggap tekanan memang sesekali diperlukan timnya.
.
.
"Tekanan itu bisa meningkatkan mental tim. Ya mungkin setelah pertandingan sebelumnya, kami ada tekanan untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya. Tinggal bagaimana menghadapinya," jelas dia panjang lebar.

Lanjut dikomentar 👇

#Aremania #Aremanita #NewsArema #JokoSusilo #Getuk #PelatihArema #PemainArema #KaptenArema #PialaPresiden #Malang #Ngalam #PSIS

Perpindahan venue pertandingan Piala Presiden 2018 dari Stadion Gajayana ke Stadion Kanjuruhan mendapat respons positif dari pelatih Arema FC, Joko Susilo.

Kondisi Stadion Gajayana yang sangat memprihatinkan pada laga perdana Piala Presiden 2018 di Malang membuat manajemen Arema FC dan panpel berinisiatif memindah venue ke Stadion Kanjuruhan.

Cuaca yang cukup ekstrim, yakni hujan deras disertai angin kencang membuat kondisi lapangan sangat becek. Dengan itu, pertandingan yang semula harusnya berjalan seru, akhirnya menjadi sedikit terlihat tidak indah.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo mengatakan bahwa perpindahan venue pertandingan sangat bagus untuk keberlangsungan Piala Presiden 2018. Karena bagi tim yang serius menyiapkan timnya akan lebih mudah dalam memainkan strateginya.

Untuk selengkapnya silahkan baca di www.malangtimes.com (22-01-2018)

Pewarta : Hendra Saputra

#aremania @aremafans @real_aremania @aremafcofficial @quotesarema
@aremadesign #arema @aremaniaklaten @aremaniadocumentary @aremaniapekanbaru
@aremaniacirebon @aremania.id @aremania_tenggarong @aremaniaTRG
@aremania0541 @aremaniamakassar @aremania_banjarmasin_official
#AremaFC #BeritaArema #SingoEdan #Aremania #StadionGajayana #StadionKanjuruhan #PelatihArema #JokoSusilo #PialaPresiden #HendraSaputra #MalangTimes #MalangTimesOlahraga #JatimTimes

Memetik hasil seri di pertandingan perdana Piala Presiden 2018, pelatih Arema FC Joko Susilo mengaku sangat kecewa terhadap pemainnya. Itu karena pada menit akhir pertandingan, stopper Arema FC M. Zaenuri membuyarkan kemenangan dengan mencetak gol bunuh diri.

Kemenangan yang ada di depan mata akhirnya buyar setelah Zaenuri, yang masuk satu menit menjelang pertandingan berakhir, salah mengantisipasi bola hasil tendangan bebas pemain Persela Lamongan. Kiper Joko Ribowo yang sudah out of position hanya bisa melihat bola masuk ke gawangnya.

Usai pertandingan, Joko Susilo terlihat sangat marah dan kecewa. Saat menjawab pertanyaan dari media, pelatih asal Cepu tersebut sampai menggebrak meja tanda ketidakpuasannya. "Saya kecewa dengan hasil ini. Setengah babak tadi sudah kami sampaikan, tapi pemain tidak bisa mengontrol permainan," ujar Joko.

Untuk selengkapnya silahkan baca di www.malangtimes.com (21-01-2018)

Pewarta : Hendra Saputra

#aremania @aremafans @real_aremania @aremafcofficial @quotesarema
@aremadesign #arema @aremaniaklaten @aremaniadocumentary @aremaniapekanbaru
@aremaniacirebon @aremania.id @aremania_tenggarong @aremaniaTRG
@aremania0541 @aremaniamakassar @aremania_banjarmasin_official
#AremaFC #BeritaArema #SingoEdan #Aremania #StadionGajayana #StadionKanjuruhan #AjiSantoso #JokoSusilo #AremavsPersela #PialaPresiden #HendraSaputra #MalangTimes #MalangTimesOlahraga #JatimTimes

AREMA PANTANG REMEHKAN PSIS SEMARANG

Jelang laga #AremaFC melawan #PSISSemarang, tim #SingoEdan harus belajar banyak dari Persib Bandung. Tim tuan rumah #PialaPresiden2018 dari Grup A, yang tumbang di tangan PSMS Medan, Minggu (21/1) lalu. Diunggulkan bisa menang, Maung Bandung justru takluk dari tim promosi tersebut. Hal itu, membuat #DendiSantoso seolah mendapatkan warning, untuk tidak meremehkan PSIS, berstatus tim promosi.
.
.
"Sekarang kami punya contoh Persib Bandung. Tidak ada yang menduga, tuan rumah, didukung suporter dan stadion tampak penuh, tetapi akhirnya tim tersebut kalah dari PSMS," ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.

Padahal, Persib memiliki bekal yang bagus dengan kemenangan di laga pertama. Lantas, PSMS diprediksi masih harus menyesuaikan level mereka untuk melawan tim dari Liga 1.
"Sebelumnya kan banyak yang meremehkan tim dari Liga 2. Begitu pemain dari Liga 2. Tetapi buktinya sekarang Persib, banyak pemain bintang, kalah dari tim promosi," ungkapnya.

Dari sana, diakui pelatih dengan sapaan akrab #Gethuk itu, Arema tidak bisa menganggap sebelah mata calon lawannya. Bekal kemenangan dua kali di laga uji coba, juga tidak menjamin #Arema kembali menang atas #PSIS.
.
.
"Sekarang tugas saya menyampaikan ke pemain, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi ke Arema. Apalagi sebelumnya kami tidak mendapatkan hasil yang bagus," beber dia kepada Malang Post.
.
.
Arema memang tidak bisa bermain-main lagi dalam dua laga sisa. Sekali saja gagal menang, maka gelar juara yang diraih tahun lalu harus direlakan ke klub lain.

Sementara, menurut Gethuk, timnya sudah melupakan hasil imbang di pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dia mengakui, hasil tersebut membuat presure di tim meningkat. Hanya saja, dia menganggap tekanan memang sesekali diperlukan timnya.
.
.
"Tekanan itu bisa meningkatkan mental tim. Ya mungkin setelah pertandingan sebelumnya, kami ada tekanan untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya. Tinggal bagaimana menghadapinya," jelas dia panjang lebar.

#Aremania #Aremanita #NewsArema #JokoSusilo #Getuk #PelatihArema #PemainArema #KaptenArema #PialaPresiden #Malang #Ngalam #PSIS #ikiarema

AREMA PANTANG REMEHKAN PSIS SEMARANG

Jelang laga #AremaFC melawan #PSISSemarang, tim #SingoEdan harus belajar banyak dari Persib Bandung. Tim tuan rumah #PialaPresiden2018 dari Grup A, yang tumbang di tangan PSMS Medan, Minggu (21/1) lalu. Diunggulkan bisa menang, Maung Bandung justru takluk dari tim promosi tersebut. Hal itu, membuat #DendiSantoso seolah mendapatkan warning, untuk tidak meremehkan PSIS, berstatus tim promosi.
.
.
"Sekarang kami punya contoh Persib Bandung. Tidak ada yang menduga, tuan rumah, didukung suporter dan stadion tampak penuh, tetapi akhirnya tim tersebut kalah dari PSMS," ujar Pelatih Arema, Joko Susilo.

Padahal, Persib memiliki bekal yang bagus dengan kemenangan di laga pertama. Lantas, PSMS diprediksi masih harus menyesuaikan level mereka untuk melawan tim dari Liga 1.
"Sebelumnya kan banyak yang meremehkan tim dari Liga 2. Begitu pemain dari Liga 2. Tetapi buktinya sekarang Persib, banyak pemain bintang, kalah dari tim promosi," ungkapnya.

Dari sana, diakui pelatih dengan sapaan akrab #Gethuk itu, Arema tidak bisa menganggap sebelah mata calon lawannya. Bekal kemenangan dua kali di laga uji coba, juga tidak menjamin #Arema kembali menang atas #PSIS.
.
.
"Sekarang tugas saya menyampaikan ke pemain, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi ke Arema. Apalagi sebelumnya kami tidak mendapatkan hasil yang bagus," beber dia kepada Malang Post.
.
.
Arema memang tidak bisa bermain-main lagi dalam dua laga sisa. Sekali saja gagal menang, maka gelar juara yang diraih tahun lalu harus direlakan ke klub lain.

Sementara, menurut Gethuk, timnya sudah melupakan hasil imbang di pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dia mengakui, hasil tersebut membuat presure di tim meningkat. Hanya saja, dia menganggap tekanan memang sesekali diperlukan timnya.
.
.
"Tekanan itu bisa meningkatkan mental tim. Ya mungkin setelah pertandingan sebelumnya, kami ada tekanan untuk bisa menang di pertandingan selanjutnya. Tinggal bagaimana menghadapinya," jelas dia panjang lebar.

Lanjut dikomentar 👇

#Aremania #Aremanita #NewsArema #JokoSusilo #Getuk #PelatihArema #PemainArema #KaptenArema #PialaPresiden #Malang #Ngalam #PSIS

PELATIH AREMA ENGGAN SALAHKAN PLAYMAKER ASINGNYA

Kegagalan #AremaFC mengontrol tempo permainan kala menghadapi Persela Lamongan dinilai bukan semata kesalahan playmaker #RodrigoOstDosSantos. Hal ini diungkapkan Pelatih #Arema FC, Joko Susilo, menanggapi banyaknya kritik pada performa gelandang asal Brasil tersebut.

Arema sebelumnya hanya bisa bermain imbang 2-2 pada laga kontra Persela dalam laga pertama mereka di ajang Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1) lalu. Usai laga, Joko menilai hasil buruk ini tak lepas dari keteledoran para pemainnya.

Pelatih berusia 47 tahun ini menilai anak asuhnya tak mampu menjaga ritme permainan. Padahal, mereka telah unggul dua gol terlebih dahulu.
.
.
"Mengapa harus Rodrigo? Bukan kesalahannya. Bukan perannya untuk mengatur ritme permainan tim, apakah harus lambat atau harus cepat," ujar Joko.

Menurut Gethuk, sapaan karib Joko, kendati bermain di posisi 'nomor sepuluh, Rodrigo tak bermain sebagai sosok playmaker murni. Pemain berusia 29 tahun tersebut, sambung Gethuk, lebih difungsikan sebagai gelandang serang saja.
.
.
"Untuk mengatur ritme permainan adalah tugas seluruh tim," tuturnya.

Gethuk membeber sejumlah diagnosa di balik kegagalan anak asuhnya memainkan ritme permainan.
"Mungkin karena main di kandang dan unggul lebih dulu, kepercayaan diri mereka meninggi. Akhirnya, mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," tandasnya. (Bolanet / 📷 Wearemania)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremanita #Aremanita #JokoSusilo #Gethuk #Getuk #PelatihArema #Rodrigo #RodrigoSantos #PemainArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #wartaarema #Sasaji #Malang #Ngalam

PURWAKA YUDHI PASANG BADAN DARI KRITIKAN AREMANIA

#AremaFC berusaha melupakan skor 2-2 yang diperoleh pada laga pertama Grup E Piala Presiden 2018 di #StadionGajayana, Malang, Sabtu (20/1/2018). Raihan satu poin memang membuat mereka kecewa. Apalagi gol penyeimbang Persela lahir dari kesalahan bek pengganti M. Zaenuri yang menanduk bola ke gawang sendiri.

Cacian pun mengalir deras kepada Zaenuri. Namun, bek senior Arema, Purwaka Yudhi, mencoba untuk menetralisiasi keadaan.
.
.
"Kami tahu hasil melawan Persela tidak sesuai harapan. Tapi, sekarang harus fokus ke depan karena masih ada dua pertandingan tersisa," kata pemain 33 tahun tersebut.

#Purwaka melihat di media sosial banyak yang menganggap Zaenuri sebagai penyebab hilangnya kemenangan #Arema yang sudah di depan mata. Selain itu, strategi pergantian pelatih #JokoSusilo juga ikut dikritisi karena pergantian pemain di pengujung pertandingan dianggap gagal.
.
.
"Sebenarnya tidak tepat mencari kesalahan dengan menghamiki seperti itu karena tidak ada pemain, pelatih, manajemen, dan Aremania yang ingin kalah atau imbang. Semua ingin menang. Jadi, sekarang harus menatap ke depan untuk mencari ganti poin yang hilang untuk lolos ke fase selanjutnya," kata pemain asal Lampung ini.

Purwaka justru khawatir jika hujatan yang berlebihan kepada Zaenuri juga berimbas kepada pemain muda yang lain. Hal ini berarti, pemain yang belum terbiasa dengan tekanan dari Aremania akan grogi di lapangan saat dapat kesempatan.
.
.
"Arema ini seperti keluarga. Kalau ada satu sakit, semua akan merasakan sakitnya. Kalau satu senang, semua ikut senang," jelasnya.

Arema kini menyisakan dua pertandingan lagi di Grup E, yakni melawan PSIS Semarang (25/1/2018) dan Bhayangkara FC (30/1/2018). Dua laga ini tidak bisa dianggap enteng karena PSIS sudah dua kali uji coba dengan Arema.

Meski kalah, PSIS sudah paham dengan komposisi dan cara bermain Arema sedangkan Bhayangkara juara Liga 1 yang tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. (Bolacom)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #PemainArema #PurwakaYudhi #wartaarema #Sasaji #Malang #Ngalam

PURWAKA YUDHI PASANG BADAN DARI KRITIKAN AREMANIA

#AremaFC berusaha melupakan skor 2-2 yang diperoleh pada laga pertama Grup E Piala Presiden 2018 di #StadionGajayana, Malang, Sabtu (20/1/2018). Raihan satu poin memang membuat mereka kecewa. Apalagi gol penyeimbang Persela lahir dari kesalahan bek pengganti M. Zaenuri yang menanduk bola ke gawang sendiri.

Cacian pun mengalir deras kepada Zaenuri. Namun, bek senior Arema, Purwaka Yudhi, mencoba untuk menetralisiasi keadaan.
.
.
"Kami tahu hasil melawan Persela tidak sesuai harapan. Tapi, sekarang harus fokus ke depan karena masih ada dua pertandingan tersisa," kata pemain 33 tahun tersebut.

#Purwaka melihat di media sosial banyak yang menganggap Zaenuri sebagai penyebab hilangnya kemenangan #Arema yang sudah di depan mata. Selain itu, strategi pergantian pelatih #JokoSusilo juga ikut dikritisi karena pergantian pemain di pengujung pertandingan dianggap gagal.
.
.
"Sebenarnya tidak tepat mencari kesalahan dengan menghamiki seperti itu karena tidak ada pemain, pelatih, manajemen, dan Aremania yang ingin kalah atau imbang. Semua ingin menang. Jadi, sekarang harus menatap ke depan untuk mencari ganti poin yang hilang untuk lolos ke fase selanjutnya," kata pemain asal Lampung ini.

Purwaka justru khawatir jika hujatan yang berlebihan kepada Zaenuri juga berimbas kepada pemain muda yang lain. Hal ini berarti, pemain yang belum terbiasa dengan tekanan dari Aremania akan grogi di lapangan saat dapat kesempatan.
.
.
"Arema ini seperti keluarga. Kalau ada satu sakit, semua akan merasakan sakitnya. Kalau satu senang, semua ikut senang," jelasnya.

Arema kini menyisakan dua pertandingan lagi di Grup E, yakni melawan PSIS Semarang (25/1/2018) dan Bhayangkara FC (30/1/2018). Dua laga ini tidak bisa dianggap enteng karena PSIS sudah dua kali uji coba dengan Arema.

Meski kalah, PSIS sudah paham dengan komposisi dan cara bermain Arema sedangkan Bhayangkara juara Liga 1 yang tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. (Bolacom / 📷 @Dely_himura)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #PemainArema #PurwakaYudhi #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

PELATIH AREMA ENGGAN SALAHKAN PLAYMAKER ASINGNYA

Kegagalan #AremaFC mengontrol tempo permainan kala menghadapi Persela Lamongan dinilai bukan semata kesalahan playmaker #RodrigoOstDosSantos. Hal ini diungkapkan Pelatih #Arema FC, Joko Susilo, menanggapi banyaknya kritik pada performa gelandang asal Brasil tersebut.

Arema sebelumnya hanya bisa bermain imbang 2-2 pada laga kontra Persela dalam laga pertama mereka di ajang Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1) lalu. Usai laga, Joko menilai hasil buruk ini tak lepas dari keteledoran para pemainnya.

Pelatih berusia 47 tahun ini menilai anak asuhnya tak mampu menjaga ritme permainan. Padahal, mereka telah unggul dua gol terlebih dahulu.
.
.
"Mengapa harus Rodrigo? Bukan kesalahannya. Bukan perannya untuk mengatur ritme permainan tim, apakah harus lambat atau harus cepat," ujar Joko.

Menurut Gethuk, sapaan karib Joko, kendati bermain di posisi 'nomor sepuluh, Rodrigo tak bermain sebagai sosok playmaker murni. Pemain berusia 29 tahun tersebut, sambung Gethuk, lebih difungsikan sebagai gelandang serang saja.
.
.
"Untuk mengatur ritme permainan adalah tugas seluruh tim," tuturnya.

Gethuk membeber sejumlah diagnosa di balik kegagalan anak asuhnya memainkan ritme permainan.
"Mungkin karena main di kandang dan unggul lebih dulu, kepercayaan diri mereka meninggi. Akhirnya, mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," tandasnya. (Bolanet / 📷 Wearemania)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremanita #Aremanita #JokoSusilo #Gethuk #Getuk #PelatihArema #Rodrigo #RodrigoSantos #PemainArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

PELATIH AREMA ENGGAN SALAHKAN PLAYMAKER ASINGNYA

Kegagalan #AremaFC mengontrol tempo permainan kala menghadapi Persela Lamongan dinilai bukan semata kesalahan playmaker #RodrigoOstDosSantos. Hal ini diungkapkan Pelatih #Arema FC, Joko Susilo, menanggapi banyaknya kritik pada performa gelandang asal Brasil tersebut.

Arema sebelumnya hanya bisa bermain imbang 2-2 pada laga kontra Persela dalam laga pertama mereka di ajang Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1) lalu. Usai laga, Joko menilai hasil buruk ini tak lepas dari keteledoran para pemainnya.

Pelatih berusia 47 tahun ini menilai anak asuhnya tak mampu menjaga ritme permainan. Padahal, mereka telah unggul dua gol terlebih dahulu.
.
.
"Mengapa harus Rodrigo? Bukan kesalahannya. Bukan perannya untuk mengatur ritme permainan tim, apakah harus lambat atau harus cepat," ujar Joko.

Menurut Gethuk, sapaan karib Joko, kendati bermain di posisi 'nomor sepuluh, Rodrigo tak bermain sebagai sosok playmaker murni. Pemain berusia 29 tahun tersebut, sambung Gethuk, lebih difungsikan sebagai gelandang serang saja.
.
.
"Untuk mengatur ritme permainan adalah tugas seluruh tim," tuturnya.

Gethuk membeber sejumlah diagnosa di balik kegagalan anak asuhnya memainkan ritme permainan.
"Mungkin karena main di kandang dan unggul lebih dulu, kepercayaan diri mereka meninggi. Akhirnya, mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," tandasnya. (Bolanet / 📷 Wearemania)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremanita #Aremanita #JokoSusilo#Gethuk #Getuk #PelatihArema #Rodrigo#RodrigoSantos #PemainArema #PialaPresiden#PialaPresiden2018 #NewsArema #Sasaji #Malang#Ngalam

PELATIH AREMA ENGGAN SALAHKAN PLAYMAKER ASINGNYA

Kegagalan #AremaFC mengontrol tempo permainan kala menghadapi Persela Lamongan dinilai bukan semata kesalahan playmaker #RodrigoOstDosSantos. Hal ini diungkapkan Pelatih #Arema FC, Joko Susilo, menanggapi banyaknya kritik pada performa gelandang asal Brasil tersebut.

Arema sebelumnya hanya bisa bermain imbang 2-2 pada laga kontra Persela dalam laga pertama mereka di ajang Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1) lalu. Usai laga, Joko menilai hasil buruk ini tak lepas dari keteledoran para pemainnya.

Pelatih berusia 47 tahun ini menilai anak asuhnya tak mampu menjaga ritme permainan. Padahal, mereka telah unggul dua gol terlebih dahulu.
.
.
"Mengapa harus Rodrigo? Bukan kesalahannya. Bukan perannya untuk mengatur ritme permainan tim, apakah harus lambat atau harus cepat," ujar Joko.

Menurut Gethuk, sapaan karib Joko, kendati bermain di posisi 'nomor sepuluh, Rodrigo tak bermain sebagai sosok playmaker murni. Pemain berusia 29 tahun tersebut, sambung Gethuk, lebih difungsikan sebagai gelandang serang saja.
.
.
"Untuk mengatur ritme permainan adalah tugas seluruh tim," tuturnya.

Gethuk membeber sejumlah diagnosa di balik kegagalan anak asuhnya memainkan ritme permainan.
"Mungkin karena main di kandang dan unggul lebih dulu, kepercayaan diri mereka meninggi. Akhirnya, mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," tandasnya. (Bolanet / 📷 Wearemania)

SALAM 1 JIWA

#SingoEdan #Aremanita #Aremanita #JokoSusilo #Gethuk #Getuk #PelatihArema #Rodrigo #RodrigoSantos #PemainArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

MAKIN KETAT, MAKIN BERAT

#AremaFC tampaknya menyadari bakal ketatnya persaingan untuk memperebutkan tiket lolos dari Grup E Piala Presiden 2018 sejak laga belum dimulai. Hal itu terlihat saat Pelatih Joko Susilo dan Pelatih Fisik Dusan Momcilovic, sudah tampak mengintip secara langsung pertandingan PSIS Semarang dan Bhayangkara FC yang bakal dihadapi di dua laga tersisa.

Mereka mengamati permainan kedua tim serta pemainnya satu per satu. Apalagi hasil kurang maksimal diraih Singo Edan dengan ditahan imbang Persela 2-2, makin membuat peluang Dendi Santoso melaju ke babak berikutnya makin berat.
.
.
"Kami tidak pernah memandang remeh tim lawan. Siapapun mereka, di ajang ini adalah tim terbaik," ujar #JokoSusilo.

Sejatinya, #Gethuk bisa mengamati laga dari dalam hotel karena pertandingan ditayangkan live di televisi. Akan tetapi, dirinya memilih melihat langsung di stadion. Berjarak dekat dengan stadion, dirinya berjalan kaki dan memilih menyaksikan laga di dekat tribun media.

Dia tampaknya mengamati detil setiap tim. Sesekali, Gethuk juga terlihat mencatat dan kemudian berdiskusi dengan Dusan. Termasuk mengamati permainan tim PSIS yang akan dihadapi Kamis (25/1) nanti.

PSIS merupakan tim yang sudah dilawan Arema dalam dua laga uji coba sebelum Piala Presiden digelar. Dalam dua laga home away itu, Dendi Santoso meraih kemenangan. Tetapi, tampaknya dirinya tidak mau terkecoh dengan hasil dalam uji coba.

Selanjutnya, Gethuk meminta pemainnya mengambil pelajaran dari hasil pertandingan melawan Persela. Unggul cepat sejak awal laga dan menguasai permainan, ujungnya #Arema harus berbagi angka 2-2.
.
.
"Kami semua harus belajar dari pertandingan melawan Persela. Jangan terlalu percaya diri dan tetap harus bisa mengontrol diri untuk tetap menghadapi lawan dengan strategi," ungkapnya.

Pelatih asal Cepu itu pantas khawatir, karena kemenangan 5-3 dan 1-0 atas Laskar Mahesa Jenar, bisa menjadi bumerang jika akhirnya Arema meremehkan calon lawan. Belum lagi, PSIS dipastikan sudah belajar dari dua laga sebelumnya.

Lanjut dikomentar 👇

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #Getuk#PelatihArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018#NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

MAKIN KETAT, MAKIN BERAT

#AremaFC tampaknya menyadari bakal ketatnya persaingan untuk memperebutkan tiket lolos dari Grup E Piala Presiden 2018 sejak laga belum dimulai. Hal itu terlihat saat Pelatih Joko Susilo dan Pelatih Fisik Dusan Momcilovic, sudah tampak mengintip secara langsung pertandingan PSIS Semarang dan Bhayangkara FC yang bakal dihadapi di dua laga tersisa.

Mereka mengamati permainan kedua tim serta pemainnya satu per satu. Apalagi hasil kurang maksimal diraih Singo Edan dengan ditahan imbang Persela 2-2, makin membuat peluang Dendi Santoso melaju ke babak berikutnya makin berat.
.
.
"Kami tidak pernah memandang remeh tim lawan. Siapapun mereka, di ajang ini adalah tim terbaik," ujar #JokoSusilo.

Sejatinya, #Gethuk bisa mengamati laga dari dalam hotel karena pertandingan ditayangkan live di televisi. Akan tetapi, dirinya memilih melihat langsung di stadion. Berjarak dekat dengan stadion, dirinya berjalan kaki dan memilih menyaksikan laga di dekat tribun media.

Dia tampaknya mengamati detil setiap tim. Sesekali, Gethuk juga terlihat mencatat dan kemudian berdiskusi dengan Dusan. Termasuk mengamati permainan tim PSIS yang akan dihadapi Kamis (25/1) nanti.

PSIS merupakan tim yang sudah dilawan Arema dalam dua laga uji coba sebelum Piala Presiden digelar. Dalam dua laga home away itu, Dendi Santoso meraih kemenangan. Tetapi, tampaknya dirinya tidak mau terkecoh dengan hasil dalam uji coba.

Selanjutnya, Gethuk meminta pemainnya mengambil pelajaran dari hasil pertandingan melawan Persela. Unggul cepat sejak awal laga dan menguasai permainan, ujungnya #Arema harus berbagi angka 2-2.
.
.
"Kami semua harus belajar dari pertandingan melawan Persela. Jangan terlalu percaya diri dan tetap harus bisa mengontrol diri untuk tetap menghadapi lawan dengan strategi," ungkapnya.

Pelatih asal Cepu itu pantas khawatir, karena kemenangan 5-3 dan 1-0 atas Laskar Mahesa Jenar, bisa menjadi bumerang jika akhirnya Arema meremehkan calon lawan. Belum lagi, PSIS dipastikan sudah belajar dari dua laga sebelumnya.

Lanjut dikomentar 👇

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #Getuk #PelatihArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

MAKIN KETAT, MAKIN BERAT

#AremaFC tampaknya menyadari bakal ketatnya persaingan untuk memperebutkan tiket lolos dari Grup E Piala Presiden 2018 sejak laga belum dimulai. Hal itu terlihat saat Pelatih Joko Susilo dan Pelatih Fisik Dusan Momcilovic, sudah tampak mengintip secara langsung pertandingan PSIS Semarang dan Bhayangkara FC yang bakal dihadapi di dua laga tersisa.

Mereka mengamati permainan kedua tim serta pemainnya satu per satu. Apalagi hasil kurang maksimal diraih Singo Edan dengan ditahan imbang Persela 2-2, makin membuat peluang Dendi Santoso melaju ke babak berikutnya makin berat.
.
.
"Kami tidak pernah memandang remeh tim lawan. Siapapun mereka, di ajang ini adalah tim terbaik," ujar #JokoSusilo.

Sejatinya, #Gethuk bisa mengamati laga dari dalam hotel karena pertandingan ditayangkan live di televisi. Akan tetapi, dirinya memilih melihat langsung di stadion. Berjarak dekat dengan stadion, dirinya berjalan kaki dan memilih menyaksikan laga di dekat tribun media.

Dia tampaknya mengamati detil setiap tim. Sesekali, Gethuk juga terlihat mencatat dan kemudian berdiskusi dengan Dusan. Termasuk mengamati permainan tim PSIS yang akan dihadapi Kamis (25/1) nanti.

PSIS merupakan tim yang sudah dilawan Arema dalam dua laga uji coba sebelum Piala Presiden digelar. Dalam dua laga home away itu, Dendi Santoso meraih kemenangan. Tetapi, tampaknya dirinya tidak mau terkecoh dengan hasil dalam uji coba.

Selanjutnya, Gethuk meminta pemainnya mengambil pelajaran dari hasil pertandingan melawan Persela. Unggul cepat sejak awal laga dan menguasai permainan, ujungnya #Arema harus berbagi angka 2-2.
.
.
"Kami semua harus belajar dari pertandingan melawan Persela. Jangan terlalu percaya diri dan tetap harus bisa mengontrol diri untuk tetap menghadapi lawan dengan strategi," ungkapnya.

Pelatih asal Cepu itu pantas khawatir, karena kemenangan 5-3 dan 1-0 atas Laskar Mahesa Jenar, bisa menjadi bumerang jika akhirnya Arema meremehkan calon lawan. Belum lagi, PSIS dipastikan sudah belajar dari dua laga sebelumnya.

Lanjut dikomentar 👇

#SingoEdan #Aremania #Aremanita #Getuk #PelatihArema #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #NewsArema #Sasaji #Malang #Ngalam

AREMA GAGAL MENANG, GETHUK KECEWA SAMPAI GEBRAK MEJA
.
.
Raut kecewa tak bisa disembunyikan Joko Susilo usai timnya gagal menang di laga perdana babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (20/1/2018) malam. Bukan cuma karena skor 2-2 yang mengakhiri laga, tapi ada beberapa hal lain yang membuat pelatih Arema FC ini kecewa sampai menggebrak meja saat jumpa pers.

Sejatinya Arema hingga menit 80-an masih unggul 2-0 berkat gol Thiago Furtuoso dan Dendi Santoso. Sayang, kemenangan di depan mata itu sirna oleh gol balasan Persela lewat Alessandro Celin dan gol bunuh diri Muhammad Zaenuri.
.
. "Kami kecewa dengan hasil 2-2 ini, sebetulnya sistem sudah saya sampaikan, di jeda pertandingan juga, begitu ada perubahan dari lawan juga sudah saya sampaikan, tapi saya sungguh harus menyalahkan pemain dengan situasi itu (unggul 2-0) mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," ungkap Joko dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Menurut pelatih yang akrab disapa Gethuk itu, seharusnya ketika unggul 2-0 anak asuhnya sudah bisa menguasai kendali permainan. Pelatih 47 tahun itu menduga pemainnya terlalu percaya diri dan ingin menang banyak, sehingga bermain di luar sistem yang disepakati.
.
.
"Kondisi lapangan juga berat, sistem harus dipakai, konsisten sejak awal sampai akhir, saya sudah teriak-teriak di tepi lapangan untuk mengingatkan, ini yang saya kecewa kenapa sistem tidak konsisten dijalankan dengan baik oleh pemain, saya sudah bilang karena ini lawan terus menekan, saya ingin pemain mengontrol permainan, bukan lawan," pungkasnya sambil menggebrak meja. (Wearemania)
.
.
Salam Satu Jiwa
#AremaFC #Aremania #Aremanita #KotaMalang #BhumiArema #Malang #PialaPresiden #PialaPresiden2018 #JokoSusilo #AremaDay #JadwalArema #StadionGajayana

Semoga ilmunya bisa kesalur dan menjadi yang lebih baik🙏⚽
#jokosusilo#likeforlike#fotballer#nikeoriginal#adidas

Most Popular Instagram Hashtags