#islamnusantra

MOST RECENT

"Tanpa Cinta Tanah Air ,
Niscaya Akan Hancur Suatu Negeri
Yang Terpuruk. Maka Dengan Cinta Tanah Air
Negeri Negeri Termakmurkan."
____Umar bin khatab___

#Santri #santrilirboyo #santrisumbersari #Islam #islamicquotes #islamnusantra #kedirikotasantri #kediri #kedirilagi #santrihits #santriindonesia #indonesialebihnyantri #kyaiku #ngaji #ayongaji #ayomondok #alasantri #santrinu #NU

Selain Ya Lal Wathon, ada satu bacaan sholawat yang berulangkali bergema pada acara Istighotsah Kubro, di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (28/10). Kiai Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, memimpin bacaan sholawat tersebut, sebagai doa atas meminta keselamatan dari orang-orang yang berbuat dzalim.

Lafadz Shalawat Asyghil, kata Yahya Lutfi, Pengurus Ansor anak Cabang Krian, semula sholawat tersebut diajarkan Habib Ahmad Bin Umar al-Hinduan Ba’alawiy:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ 
ﻭَﺃَﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻨِﻬِﻢْ ﺳَﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻭَﻋﻠَﻰ ﺍﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦ . (Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin
Wa asyghilizh zhaalimiina bizh-zhalimiina
Wa asyghilizh zhaalimiina bizh-zhalimiina
Wa akhrijnaa min baynihim saalimiin wa’alaa alihi wa shahbihii ajma’in). Artinya : “ Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zhalim agar mendapat kejahatan dari orang zhalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan berikanlah shalawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.” Sholawat Asyghil, lanjut Kiai Marzuki, adalah doa bagi mereka yang berlaku dzalim di negara Indonesia, alias memecah belah persatuan. "Mugi-mugi sing adu-adu Indonesia, didadekno adu bareng kelompoke dewe (semoga mereka yang mendzolimi negara Indonesia, dijadikan ribut oleh Allah dengan kelompoknya sendiri)," kata Pengasuh Pondok Pesantren Syabilurrosyad, Malang ini sebelum melantunkan Sholawat Asyghil.
________________
#santri #indonesialebihnyantri #muslim #islamnusantra #jangansuriahkanindonesia #santri #santridarulhidayah #santrisumbersari #alasantri #alanu #islamnusantra #indonesia #nkri #hargamati #NU #sholawatasyghilchallenge
@alasantri @santriindonesia @pesonasantri @pendidikanpesantren

Selain Ya Lal Wathon, ada satu bacaan sholawat yang berulangkali bergema pada acara Istighotsah Kubro, di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (28/10). Kiai Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, memimpin bacaan sholawat tersebut, sebagai doa atas meminta keselamatan dari orang-orang yang berbuat dzalim.

Lafadz Shalawat Asyghil, kata Yahya Lutfi, Pengurus Ansor anak Cabang Krian, semula sholawat tersebut diajarkan Habib Ahmad Bin Umar al-Hinduan Ba’alawiy:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ، ﻭَﺃَﺷْﻐِﻞِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ 
ﻭَﺃَﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻨِﻬِﻢْ ﺳَﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻭَﻋﻠَﻰ ﺍﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦ . (Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin
Wa asyghilizh zhaalimiina bizh-zhalimiina
Wa asyghilizh zhaalimiina bizh-zhalimiina
Wa akhrijnaa min baynihim saalimiin wa’alaa alihi wa shahbihii ajma’in). Artinya : “ Ya Allah, berikanlah shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, dan sibukkanlah orang-orang zhalim agar mendapat kejahatan dari orang zhalim lainnya. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Dan berikanlah shalawat kepada seluruh keluarga dan para sahabat beliau.” Sholawat Asyghil, lanjut Kiai Marzuki, adalah doa bagi mereka yang berlaku dzalim di negara Indonesia, alias memecah belah persatuan. "Mugi-mugi sing adu-adu Indonesia, didadekno adu bareng kelompoke dewe (semoga mereka yang mendzolimi negara Indonesia, dijadikan ribut oleh Allah dengan kelompoknya sendiri)," kata Pengasuh Pondok Pesantren Syabilurrosyad, Malang ini sebelum melantunkan Sholawat Asyghili.
#santri #indonesialebihnyantri #muslim #islamnusantra #jangansuriahkanindonesia

_______________________
https://www.google.co.id/amp/surabaya.tribunnews.com/amp/2018/10/28/sholawat-asyghil-jadi-bacaan-wajib-selain-ya-lal-wathon-saat-istighotsah-kubro-2018

(Masih Tentang Istighosah Kubro)
Sambutan Dahsyat KH. Marzuki Mustamar Ketua Tanfidliyyah PWNU Jawa Timur berhasil mengetuk pintu hati membuka wawasan sejuta nahdliyyin di GOR Delta Sidoarjo

Vid from @rminujatim
#SayaSantri #SayaHadir
#istighotsahkubro #alanu #SantriNUjatim #NahdlatulUlama #dzikir #DoaSantriUntukNegeri #sayabanser #sayaNU #potretsantri #islamsantun #islamnusantra #rahmatanlilalamin #ulamanusantara #kajiannusantara #kiaiku #ponpesgasek

Subhanallah..... Adem banget lihatnya, sejuk, damai dan menentramkan hati..... Seperti apapun NU "diserang" dari berbagai arah dgn berbagai macam fitnah mulai dari Ketua, pengurus serta Amaliyahnya, Insya Allah warga Nahdliyyin akan semakin kuat dan kokoh merapatkan barisan dgn tetap menjunjung tinggi adab dan NKRI serta selalu ta'dzim pada para Habaib dan Kiyai.

#sanad @ala_nu

#istigotsahkubro
#harisantrinasional
#harisantri2018
#nahdlatuloelama
#islamnusantra
#santrinusantara
#ulamanusantara
#santrikeren
#indonesialebihnyantri
#Ayomondok.

Qashidah Burdah terdiri dari 160 bait, hampir menjadi Qashidah yang paling penting dalam pujian kepada Nabi. Oleh sebab itu, para ulama di selurah dunia Islam menyambutnya dengan penuh simpatik dan hormat. Sehinnga dalam suatu riwayat bahwasanya Ibnu Khaldun seorang yang berasal dari Hadramaut pernah menghadiahkan Qashidah Burdah tersebut kepada Timur Lank.

Dalam buku Terjemah Burdah karya Syarwani Abdan, ada beberapa ulasan tentang penulis Qashidah Burdah yakni iman Albushiry. Imam Albushiry adalah pribadi terkemua seorang seorang yang alim lagi mengamalkan ilmunya, seorang shaleh yang tenggelam dalam mencintai Allah dan Rasulullah-Nya. Nama lengkapnya adalah Abu Abdillah Muhammand bin Sa’id bin Hammad bin Abdillah bin Alshonhaji Albushiry Almishry, asal keturunan dari Maghrib (Moroko) dari Qal’ah Hammad, dari suku yang dikenal dengan bani Habnun. Ia dilahirkan di daerah Dallas pada hari selasa tanggal 01 Syawwal 608 H. dan wafat di Iskandariyah pada tahun 696 H. dan makamnya terkenal di Iskandariyah. Lokasinya bersambung dengan masjid Jami’. Dinding makamnya diukir dengan beberapa bait syair Burdah dengan kaligrafi yang begitu indah. Masjid tersebut tidak begitu jauh dari masjid dan makam gurunya, imam Abul Abbas Almursy. Dan ayah beliau berasal dari Mesir daerah Bushir, salah satu desa Mesir Atas (Mesir pedesaan). Imam Albushiry mempunyai kumpulan syair yang dicetak, diantaranya yang sangat terkenal adalah Qashidah Burdah. Banyak penyair terkenal mengarang syair-syair menapaktilasi dan banyak ulama menulis penjelasan dan uraian Qashidah Burdah tersebut. Burdah terdiri dari beberapa unsur, di bagian depan syairnya berisi tentang teringat kepada kekasih, kerinduan, dan cinta, berikutnya berisi tentang peringatan dari godaan hawa nafsu, kemudian pujian-pujian kepada Nabi, tentang kelahiran dan beberapa mukjizatnya. Selanjutnya berisi tentang Alquran, isra’ mi’raj, jihad dan tawassul.

Repost @tausiyah_habibluthfybinyahya

PESAN HABIB LUTHFI UNTUK ALUMNI PESANTREN

Handarbeni (merasa memiliki) adalah satu faktor penting untuk mewujudkan sebuah kemajuan. Handarbeni terhadap bangsa misalnya, akan membuat bangsa itu menjadi maju. Begitupun handarbeni terhadap perusahaan, lembaga, pesantren dll.
Untuk Handarbeni terhadap pesantren, Habib Luthfi memberi pesan khusus yang disampaikan pada pengajian malam bulan romadlon yang layak untuk kita renungi bersama.

Isi pesan itu kurang lebih begini:

Kalian-kalian ini lulusan dari pesantren mana?

Pertanyaannya, sejauh mana kalian merasa memiliki pesantren Lirboyo, yang alumni Lirboyo. Ploso, yang alumni Ploso. Termas, yang alumni termas dst. Apakah kalian menjadikan pesantren itu hanya sekedar tempat mencari ilmu kemudian selesai? Sehingga kemajuan pesantren-pesantren itu kurang tertunjang karena kita sebagai alumninya kurang merasa memiliki handar beni, bahkan Kiyai kita mau nambah satu lokal saja harus begini (nyadong/menengadahkan tangan), malu semestinya kita selaku anak murid. Kamu merasa tersinggung atau tidak terserah. (Bahkan) Mestinya kalian memiliki catatan, Haulnya mbah Idris bulan ini, Mbah Mahrus bulan ini (dst). Dan ini menjadi agenda (sekaligus berharap) Ya Allah, semoga haulnya Kiyai ini bisa beli kambing tidak hanya satu.
Mestinya terukir di hati kalian : Saya malu, jika haul guruku sampai kekurangan.Kamu mau percaya atau tidak, saya bisa seperti ini, itu bukan karena ilmu saya. LA ABADAN. atau karena keluasan pandangan saya, LA ABADAN. INI BAROKAH DARI GURU-GURU SAYA, WALAPUN YANG MENGAJARKAN SAYA HANYA SATU HURUF. Coba kalau kalian keluar dari Lirboyo, Ploso, Tebuireng (dst) merasa memiliki pesantren-pesantren itu, ya luar biasa. Itu bagian dari khidmah kepada masyayikh, yang namanya khidmah itu bukan hanya saat di pesantren.

Dalem Abah, pekalongan malam 2 Syawal 1439h
اللهم اجعلنا من المريدين يحبون شيخهم

#santrialfattahsmg
#kajiannusantara #habibluthfibinyahya #kanzussholawatpekalongan #lirboyo #ploso #serambilirboyo #sarang #tebuireng #islamsantun #nuonline #alanu #islamnusantra #pesantren #ayomondok #sholawat #pesantrenstory
#aisnusantara #santrihitz
#AIStimewa #habibluthfi

@santrindesso
@Regran_ed from @tausiyah_habibluthfybinyahya - PESAN HABIB LUTHFI UNTUK ALUMNI PESANTREN

Handarbeni (merasa memiliki) adalah satu faktor penting untuk mewujudkan sebuah kemajuan. Handarbeni terhadap bangsa misalnya, akan membuat bangsa itu menjadi maju. Begitupun handarbeni terhadap perusahaan, lembaga, pesantren dll.
Untuk Handarbeni terhadap pesantren, Habib Luthfi memberi pesan khusus yang disampaikan pada pengajian malam bulan romadlon yang layak untuk kita renungi bersama.

Isi pesan itu kurang lebih begini:

Kalian-kalian ini lulusan dari pesantren mana?

Pertanyaannya, sejauh mana kalian merasa memiliki pesantren Lirboyo, yang alumni Lirboyo. Ploso, yang alumni Ploso. Termas, yang alumni termas dst. Apakah kalian menjadikan pesantren itu hanya sekedar tempat mencari ilmu kemudian selesai? Sehingga kemajuan pesantren-pesantren itu kurang tertunjang karena kita sebagai alumninya kurang merasa memiliki handar beni, bahkan Kiyai kita mau nambah satu lokal saja harus begini (nyadong/menengadahkan tangan), malu semestinya kita selaku anak murid. Kamu merasa tersinggung atau tidak terserah. (Bahkan) Mestinya kalian memiliki catatan, Haulnya mbah Idris bulan ini, Mbah Mahrus bulan ini (dst). Dan ini menjadi agenda (sekaligus berharap) Ya Allah, semoga haulnya Kiyai ini bisa beli kambing tidak hanya satu.
Mestinya terukir di hati kalian : Saya malu, jika haul guruku sampai kekurangan.Kamu mau percaya atau tidak, saya bisa seperti ini, itu bukan karena ilmu saya. LA ABADAN. atau karena keluasan pandangan saya, LA ABADAN. INI BAROKAH DARI GURU-GURU SAYA, WALAPUN YANG MENGAJARKAN SAYA HANYA SATU HURUF. Coba kalau kalian keluar dari Lirboyo, Ploso, Tebuireng (dst) merasa memiliki pesantren-pesantren itu, ya luar biasa. Itu bagian dari khidmah kepada masyayikh, yang namanya khidmah itu bukan hanya saat di pesantren.

Dalem Abah, pekalongan malam 2 Syawal 1439h
اللهم اجعلنا من المريدين يحبون شيخهم

@pengen_nyantri #pengennyantri #indonesialebihnyantri
#kajiannusantara #habibluthfibinyahya #kanzussholawatpekalongan #lirboyo #ploso #serambilirboyo #sarang #tebuireng #islamsantun #nuonline #alanu #islamnusantra #pesantren #ayomondo

@Regran_ed from @tausiyah_habibluthfybinyahya - PESAN HABIB LUTHFI UNTUK ALUMNI PESANTREN

Handarbeni (merasa memiliki) adalah satu faktor penting untuk mewujudkan sebuah kemajuan. Handarbeni terhadap bangsa misalnya, akan membuat bangsa itu menjadi maju. Begitupun handarbeni terhadap perusahaan, lembaga, pesantren dll.
Untuk Handarbeni terhadap pesantren, Habib Luthfi memberi pesan khusus yang disampaikan pada pengajian malam bulan romadlon yang layak untuk kita renungi bersama.

Isi pesan itu kurang lebih begini:

Kalian-kalian ini lulusan dari pesantren mana?

Pertanyaannya, sejauh mana kalian merasa memiliki pesantren Lirboyo, yang alumni Lirboyo. Ploso, yang alumni Ploso. Termas, yang alumni termas dst. Apakah kalian menjadikan pesantren itu hanya sekedar tempat mencari ilmu kemudian selesai? Sehingga kemajuan pesantren-pesantren itu kurang tertunjang karena kita sebagai alumninya kurang merasa memiliki handar beni, bahkan Kiyai kita mau nambah satu lokal saja harus begini (nyadong/menengadahkan tangan), malu semestinya kita selaku anak murid. Kamu merasa tersinggung atau tidak terserah. (Bahkan) Mestinya kalian memiliki catatan, Haulnya mbah Idris bulan ini, Mbah Mahrus bulan ini (dst). Dan ini menjadi agenda (sekaligus berharap) Ya Allah, semoga haulnya Kiyai ini bisa beli kambing tidak hanya satu.
Mestinya terukir di hati kalian : Saya malu, jika haul guruku sampai kekurangan.Kamu mau percaya atau tidak, saya bisa seperti ini, itu bukan karena ilmu saya. LA ABADAN. atau karena keluasan pandangan saya, LA ABADAN. INI BAROKAH DARI GURU-GURU SAYA, WALAPUN YANG MENGAJARKAN SAYA HANYA SATU HURUF. Coba kalau kalian keluar dari Lirboyo, Ploso, Tebuireng (dst) merasa memiliki pesantren-pesantren itu, ya luar biasa. Itu bagian dari khidmah kepada masyayikh, yang namanya khidmah itu bukan hanya saat di pesantren.

Dalem Abah, pekalongan malam 2 Syawal 1439h
اللهم اجعلنا من المريدين يحبون شيخهم

@pengen_nyantri #pengennyantri #indonesialebihnyantri
#kajiannusantara #habibluthfibinyahya #kanzussholawatpekalongan #lirboyo #ploso #serambilirboyo #sarang #tebuireng #islamsantun #nuonline #alanu #islamnusantra #pesantren #ayomondok #sholawat #pesantrenstory
#aisnus

PESAN HABIB LUTHFI UNTUK ALUMNI PESANTREN

Handarbeni (merasa memiliki) adalah satu faktor penting untuk mewujudkan sebuah kemajuan. Handarbeni terhadap bangsa misalnya, akan membuat bangsa itu menjadi maju. Begitupun handarbeni terhadap perusahaan, lembaga, pesantren dll.
Untuk Handarbeni terhadap pesantren, Habib Luthfi memberi pesan khusus yang disampaikan pada pengajian malam bulan romadlon yang layak untuk kita renungi bersama.

Isi pesan itu kurang lebih begini:

Kalian-kalian ini lulusan dari pesantren mana?

Pertanyaannya, sejauh mana kalian merasa memiliki pesantren Lirboyo, yang alumni Lirboyo. Ploso, yang alumni Ploso. Termas, yang alumni termas dst. Apakah kalian menjadikan pesantren itu hanya sekedar tempat mencari ilmu kemudian selesai? Sehingga kemajuan pesantren-pesantren itu kurang tertunjang karena kita sebagai alumninya kurang merasa memiliki handar beni, bahkan Kiyai kita mau nambah satu lokal saja harus begini (nyadong/menengadahkan tangan), malu semestinya kita selaku anak murid. Kamu merasa tersinggung atau tidak terserah. (Bahkan) Mestinya kalian memiliki catatan, Haulnya mbah Idris bulan ini, Mbah Mahrus bulan ini (dst). Dan ini menjadi agenda (sekaligus berharap) Ya Allah, semoga haulnya Kiyai ini bisa beli kambing tidak hanya satu.
Mestinya terukir di hati kalian : Saya malu, jika haul guruku sampai kekurangan.Kamu mau percaya atau tidak, saya bisa seperti ini, itu bukan karena ilmu saya. LA ABADAN. atau karena keluasan pandangan saya, LA ABADAN. INI BAROKAH DARI GURU-GURU SAYA, WALAPUN YANG MENGAJARKAN SAYA HANYA SATU HURUF. Coba kalau kalian keluar dari Lirboyo, Ploso, Tebuireng (dst) merasa memiliki pesantren-pesantren itu, ya luar biasa. Itu bagian dari khidmah kepada masyayikh, yang namanya khidmah itu bukan hanya saat di pesantren.

Dalem Abah, pekalongan malam 2 Syawal 1439h
اللهم اجعلنا من المريدين يحبون شيخهم

@pengen_nyantri #pengennyantri #indonesialebihnyantri
#kajiannusantara #habibluthfibinyahya #kanzussholawatpekalongan #lirboyo #ploso #serambilirboyo #sarang #tebuireng #islamsantun #nuonline #alanu #islamnusantra #pesantren #ayomondok #sholawat #pesantrenstory
#aisnusantara #santrihitz
#AIStimewa #habibluthfi

@Regran_ed from @nuonline_id - 8 Adab Umum Muslim di Hari Jumat
.
.
Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Terdapat beberapa aktivitas ibadah yang secara khusus dianjurkan oleh syariat pada hari Jumat. Oleh karenanya, hari Jumat disebut dengan hari ibadah. Khusus bagi orang yang hendak menjalankan shalat Jumat, terdapat 8 hal yang disunahkan sebagai berikut:
.
.
Pertama, mandi Jumat.
.
Kesunahan mandi Jumat ini berdasarkan beberapa hadits, di antaranya hadits Nabi ShalaAllahu ‘alaihi Wa Sallam:
.
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
.
“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
.
Dari hadits shahih tersebut, ulama merumuskan bahwa disunahkan melaksanakan mandi Jumat bagi orang yang berniat melaksanakan shalat Jumat, meskipun Jumat tidak diwajibkan baginya. Sehingga kesunahan mandi Jumat ini tidak hanya berlaku bagi laki-laki yang diwajibkan melakukan Jumat, namun juga berlaku bagi anak kecil, hamba sahaya, perempuan dan musafir yang berniat menghadiri shalat Jumat, meskipun mereka tidak diwajibkan melaksanakan Jumat.
.
Klik link di bio untuk pembahasan selengkapnya 😊
.
Follow @nuonline_id
Kunjungi www.nu.or.id
.
#nahdlatululama #nu #nuonline_id #jumat #islam #muslim #muslimah #islamnusantra - #regrann

#Repost @nuonline_id
• • •
8 Adab Umum Muslim di Hari Jumat
.
.
Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Terdapat beberapa aktivitas ibadah yang secara khusus dianjurkan oleh syariat pada hari Jumat. Oleh karenanya, hari Jumat disebut dengan hari ibadah. Khusus bagi orang yang hendak menjalankan shalat Jumat, terdapat 8 hal yang disunahkan sebagai berikut:
.
.
Pertama, mandi Jumat.
.
Kesunahan mandi Jumat ini berdasarkan beberapa hadits, di antaranya hadits Nabi ShalaAllahu ‘alaihi Wa Sallam:
.
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
.
“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
.
Dari hadits shahih tersebut, ulama merumuskan bahwa disunahkan melaksanakan mandi Jumat bagi orang yang berniat melaksanakan shalat Jumat, meskipun Jumat tidak diwajibkan baginya. Sehingga kesunahan mandi Jumat ini tidak hanya berlaku bagi laki-laki yang diwajibkan melakukan Jumat, namun juga berlaku bagi anak kecil, hamba sahaya, perempuan dan musafir yang berniat menghadiri shalat Jumat, meskipun mereka tidak diwajibkan melaksanakan Jumat.
.
Klik link di bio untuk pembahasan selengkapnya 😊
.
Follow @nuonline_id
Kunjungi www.nu.or.id
.
#nahdlatululama #nu #nuonline_id #jumat #islam #muslim #muslimah #islamnusantra

8 Adab Umum Muslim di Hari Jumat
.
.
Hari Jumat memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan hari-hari yang lain. Terdapat beberapa aktivitas ibadah yang secara khusus dianjurkan oleh syariat pada hari Jumat. Oleh karenanya, hari Jumat disebut dengan hari ibadah. Khusus bagi orang yang hendak menjalankan shalat Jumat, terdapat 8 hal yang disunahkan sebagai berikut:
.
.
Pertama, mandi Jumat.
.
Kesunahan mandi Jumat ini berdasarkan beberapa hadits, di antaranya hadits Nabi ShalaAllahu ‘alaihi Wa Sallam:
.
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
.
“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
.
Dari hadits shahih tersebut, ulama merumuskan bahwa disunahkan melaksanakan mandi Jumat bagi orang yang berniat melaksanakan shalat Jumat, meskipun Jumat tidak diwajibkan baginya. Sehingga kesunahan mandi Jumat ini tidak hanya berlaku bagi laki-laki yang diwajibkan melakukan Jumat, namun juga berlaku bagi anak kecil, hamba sahaya, perempuan dan musafir yang berniat menghadiri shalat Jumat, meskipun mereka tidak diwajibkan melaksanakan Jumat.
.
Klik link di bio untuk pembahasan selengkapnya 😊
.
Follow @nuonline_id
Kunjungi www.nu.or.id
.
#nahdlatululama #nu #nuonline_id #jumat #islam #muslim #muslimah #islamnusantra

Kaos Islam Nusantra
Yang cinta indonesia monggo di order
Wa 085298083174
*Size:*
Lebar X Tinggi: cm

S = 50 X 65
M = 51,5 X 68
L = 55 X 70
XL = 58 X 72
XXL = 61,5 X 72
Beli banyak diskon Besar gan
..
..
..
#islamnusantra
#islamindonesia
#indonesia
#santrinu
#santribantul
#santrijatim
#santribagus
#santrinahdhatululama
#nahdhatululama
#kaosnu
#kaosnusantar
#nkrihargamati
#aslinu
#Islamnusantara

Most Popular Instagram Hashtags