#insightkajian

MOST RECENT

Ya sudahlah, relakan saja Ramadan itu pergi.
Yang seharusnya pergi bukankah memang harus
pergi?
Hanya saja apakah masih ada yang tersisa nanti sepeninggalnya?
Tilawahnya,
Shalatnya,
Sedekahnya,
Taklimnya,
Shaumnya,
Husnudzhonnya,
Muhasabahnya.

Selamat Hari Raya Idulfitri 1439 H.

Semoga Allah menerima puasa serta jerih payah Ramadan kita.

Aamiin Ya Rabbal alamiin. -@ntms_notetomyself

#tausiyah
#muhasabah
#ramadhan
#insightkajian
#ramadanmubarak
#hidayah
#ntms
#muslimah
#shalihah
#halal
#dates
#kurma
#reminder4myself
#dukungdakwahnusantara
#yukngaji
#hijrah
#saveourakidah #instaislam #idulfitri1439h

Ya sudahlah, relakan saja Ramadan itu pergi.
Yang seharusnya pergi bukankah memang harus
pergi?
Hanya saja apakah masih ada yang tersisa nanti sepeninggalnya?
Tilawahnya,
Shalatnya,
Sedekahnya,
Taklimnya,
Shaumnya,
Husnudzhonnya,
Muhasabahnya.

Selamat Hari Raya Idulfitri 1439 H.

Semoga Allah menerima puasa serta jerih payah Ramadan kita.

Aamiin Ya Rabbal alamiin. -de_kurma

#tausiyah
#muhasabah
#ramadhan
#insightkajian
#ramadanmubarak
#hidayah
#ntms
#muslimah
#shalihah
#halal
#dates
#kurma
#reminder4myself
#dukungdakwahnusantara
#yukngaji
#hijrah
#saveourakidah #instaislam #idulfitri1439h

Semua Orang Menuju Surga Bulan Ini, Apakah Aku Bisa Ikut Serta? 🌘

Ramadan.
Menyihir semua.
Apakah aku juga? 🌘

Nyatanya sampai saat ini aku masih bergerak di tempat. 🌘

Ramadan.
Pada dini harinya, siang, senja sampai malam semua orang tiada berhenti, terus berjalan, berlari, merapat merengkuh surga-Nya. Surga yang berada paling tengah nan paling tinggi. Apakah aku bisa mencapainya? 🌘

Nyatanya sampai saat ini aku masih tetap menyimak bisu. 🌘

Ramadan.
Menjelang terakhir 10 harinya dan gemintang di langit sana semakin berkelip, menyebar. Apakah kerlipan itu untukku? 🌘

Nyatanya sampai saat ini aku masih tetap menatap nanar. 🌘

Rencana bulan-bulan yang laluku itu entah menguap kemana. Katakan jika bertemu Ramadan lagi aku akan... dan akan... lalu... Ternyata aktualnya 0 besar. Marahkah Tuhan padaku? 🌘

Lagi?
Untuk sekian kali?
Untuk sekian tahun?
Begini lagi?
Hanya begini saja?
Untuk Ramadan yang dinanti? 🌘

Dan untuk kesekian lagi kupaksa kaki untuk melangkah, meski susah. Aku tak mau Ya Maulana Habibi sakit hati karena umatnya yang Beliau harapkan kurang ajar sekali. 🌘

Semoga.
Masih ada lagi.
Ramadan ini meski sisa.
🌘

#tausiyah
#muhasabah
#ramadhan
#ramadhan1438h
#ramadanmubarak
#hidayah
#ntms
#muslimah
#shalihah
#halal
#dates
#kurma
#reminder4myself
#dukungdakwahnusantara
#yukngaji
#hijrah
#saveourakidah #instaislam #insightkajian #insightquran #ntms

(((Niat)))
Yang Pertama
___
Assalamualaikum.. #Insightkajian
Pertama, perlihara Niat. Itu udah pasti. Apapun kuat atau tidak,
sampai pada tujuan apa tidak,
Semua keyakinan yang ketika hanya dipikirkan "SusahNya" tapi kalo udah Niat, semua dimudahkan.

Puasa pertama godaanNya banyak.. Karena yang Puasa yang susah bukan karena nahan lapar dan haus, (Tapi).. #Nafsu.
Kita puasa nggak makan sahur kalo #Niat pasti Kuat. Sebaliknya, kita makan sahur (tapi) #Nafsu tidak kuat, Apa kuat?? Jawab sendiri.. Gimana setuju nggak kalo #Niat itu penting.

Kok bisa? The Power Of Niat

Kajian sabtu kemarin di Grand City- Surabaya bersama ukhti - ukhti fii sabilillah.. Insyaallah.
Bersama ustadz @herukusumahadi dalam tema kajian " Ramadhan-Nya Jomblo Fii sabilillah" . Ada makna yang akan saya ceritakan,
#ramadhanbercerita
Tentang?
Kembali lagi "Niat"
___
"Niatkan Ramadhan ini sebagai Ramadhan Terakhir"
masih ada lanjutannya.. ( belum titik) "Jadi Jomblo." Kata Ustadz (maksudnya). Dengan begitu kita akan benar- benar memaknai waktu 30 hari nanti penuh makna (insyaallah).
___
Seperti Apa perihal Ramadhan- Nya Jomblo Fii Sabilillah? (Lanjut Komentar 👇)
____
#RamadhanBercerita
#RamadhanDays_1
#MaknaiNiat
#Aprilight_

#insightKajian

Akhir pekan ini kuputuskan merapat mengikuti kajian. Sedikit ingin mencari nuansa bening sepayung teduh yang menyegarkan dari hiruk pikuk ketertenggelamanku dalam sibuk yang kusemogakan tak sekedar membunuh waktu. Awal pembuka acara, seluruh peserta kajian diberi kesempatan untuk menghafal surat Ar- Rum ayat 20-22. Pertanyaan yang serupa datang dari @evaanrhsnh kenapa ayat yang dihafal adalah tentang keluarga. Ah rupanya aku terlalu lupa tentang tema kajian, karena jujur motifasiku terdorong untuk ikut kajian ini adalah silaturahmi dan mencari ghirah yang hilang dari mereka yang semangatnya membara. "Membangun keluarga surgawi bersama Al - quran". Menjadi teringat, satu tanya saat kenapa absen diagenda lain dihari ini karena mengikuti kajian, "Kajian pranikah yah teh" tanya yang mengudara yang ku jawab bukan, karena kuat dalam bayangan kajian pekan ini adalah tentang kepalestinaan. Ah benar rupanya, jika kajian ini tersebut kajian pranikah benar adanya, karena cermin dari tutur suara yang mengalun dari syekh sebagai narasumber dalam membangun keluarga surgawi adalah satu ilmu persiapan membangun keluarga untuk diteruskan yang tidak akan pernah mengenal kata selesai.
wait, terlalu boros perasaan jika hati hanya sering hanyut dalam gelombang di pusaran roman picisan. Kali tadi, dengan fokusku yang tak hadir utuh dan beberapa kali menyapu jari pada layar smartphone. Dalam sesion penutup dengan hati yang sama sekali tak ku usahakan hadir seutuhnya, dengan posisi yang tak strategis untuk bisa menangkap lebih jelas dalam layar tentang sedikit gambaran kondisi masyarakat Gaza, suara ustadz menuntunku untuk lebih menutup mata agar melihat lebih jelas, menutup telinga untuk mendengar lebih jelas dalam arti konotatif. Jujur ini adalah kali pertama, mataku mengembun tanpa pengupayaan sama sekali, terdorong begitu saja untuk menetes saat wanita - wanita perindu Syurga itu melangkuh maju tanpa ragu untuk menginvestasikan harta sebagai ibu asuh. Aku perbolehkan hatiku untuk iri, dan aku iri seiri- irinya kepada mereka para mujahidah pemburu Surga, dengan gumam doaku yang ku lantunkan kuat dalam hati. Jadikan dunia ditanganku, dan akherat dihatiku

Kisah adalah suatu hal yang paling mudah diambil hikmahnya. Paling mudah dipahami dan paling mudah diingat. Kisah-kisah di dalam Alquran banyak sekali. Entah kenapa, dari sekian banyak kisah, kisah tentang Nabi Musa ini yang paling sering disebutkan di dalam Alquran. Mungkinkah banyak firaun yang diceritakan di dalamnya pada zaman ini? Atau banyak yang seperti Nabi Musa, butuh orang lain yang mendampingi, menguatkan setiap langkah. Eeaaaa, jangan salah fokus. .
.

Doa yang simple nan tulus serta penuh penghambaan dari bibir seorang Nabi dijawab lebih dari simple oleh Allah. .
.

Berawal dari kepanikan tapi tak pernah kecewa pada Allah, selalu berhusnuzhon pada Allah, terbukalah jalan sedikit demi sedikit. Membantu orang yang meminta pertolongan dengan tak banyak berpikir lama, tanpa pamrih menghantarkannya pada seorang Nabi yang lain, Nabi Syuaib namanya. .
.

Menghantarkannya pada jawaban doanya, yaitu kebaikan. Bukan sekedar mendapat makanan tapi seorang istri, sebuah keluarga shakinah dan bapak mertua yang seorang Nabi pula. Diberikan keselamatan dan ketenangan hidup meski hanya beberapa tahun. Lebih dari cukup untuk menghindar dari percobaan pembunuhan oleh kaum yang membencinya. .
.

Yang ikhlas menolong dengan kondisi apapun tak kan pernah merugi. Karena Allah tak kan pernah berdiam diri. .
.
(Kisah lebih lanjut? Baca quran! :p) .
.
#insightkajian #anotherbook #jumuahberfaedah #ntms #firaun #hikmah #dukungdakwahnusantara #saveourakidah #instaislam

Sesuatu yang dipegang erat itu tanda takut akan kehilangan, tanda takut persediaan terbatas, tanda takut hanya itu yang dapat dipunya. .
.

Peganglah jangan erat-erat, sisakan longgaran disisinya, jika lepas tak kan terasa sakit sangat. Tak letih juga memegangnya erat, jika diayun terasa ringan. Dada lapang, hati senang. .
.

Apapun pemberian-Nya jangan terlalu didekap erat, yang Ia pinjamkan suatu saat akan diminta kembali. Tentang rezeki memang sudah diatur oleh-Nya, tapi rezeki yang abadi itu jika ditaruh pada tempat yang paling aman keabadiaannya, pada Allah semata. .
.

Bukan yang didekap erat sendiri padahal tahu bahwa diri tak abadi, tetapi hati lupa dan memaksa semakin banyak yang disimpan semakin panjang usia. Padahal salah besar. Semakin banyak memberi, semakin panjang usia. Dengan memberi menitipkannya pada Sang Abadi, dan cipratan keabadiaannya menggores di diri, lumayan bisa menambah yang mungkin setahun dua tahun usia lagi. .
.

Sekali lagi, tulisan ini untuk diri sendiri yang mengingatkan untuk menjauhi dari sifat sulit berbagi rezeki. Semoga Allah menjauhkan dari yang demikian.
.
.
#insightkajian #ntms #reminderforme #writerchallenge #halal #muhasabah #tausiyah #yukjadibaik #dulungdakwahnusantara #saveourakidah #instaislam #mozaikislam #sunnah #alquran #arabic

Allah sang pencipta alam semesta, Dialah Maha segalanya, tahu yang terbaik bagi setiap hambaNya. Terkadang kita terlalu memaksakan kehendak bahwa apa yang kita inginkan, kita cita-citakan harus terkabulkan, apa yang kita pinta harus ada saat ini juga dalam sekejap mata.
Hei...kita ini hidup ada yang mengatur, memang seringkali kita kecewa, sedih, nangis, atau bahkan marah sebab apa yang sudah kita usahakan, sudah baik menurut kita gagal di tengah jalan atau bahkan seakan sia-sia belaka.
Seringkali menyalahkan Allah atas takdir yang tak sesuai dengan harapan dan impian.
Padahal semua itu terbaik menurutNya yang mana kita sebagai hambaNya tidak pernah mengetahuinya. .
Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik di hadapanNya begitu pula sebaliknya.
Seperti misalnya, ingin sekolah di kampus favorit luar negeri dengan beasiswa, sudah usaha maksimal, dan diterima, namun Allah belum mengizinkan, dengan tidak adanya izin dari orang tua. Kecewa hal itu pasti dan lumrah sebagai seorang manusia.
Lantas apakah harus marah dan menyalahkan dunia? Yang seakan tidak bersahabat dengan kita?
Tapi siapa sangka, 3 bulan selanjutnya negara tempat kampus idamannya konflik berkepanjangan. Bisa kita ambil hikmahnya bahwa Allah menyelamatkan hambaNya dari konflik tersebut, dan menyuruh agar tetap berada di sisi orang tuanya.
Jadi apapun yang terjadi dalam hidup, saat kita kecewa, marah...cobalah kita ambil wudhu, sholat dan meminta kepadaNya, agar tenang hati, pikiran dan hidup kita, menerima apa yang terbaik sesuai dengan ketentuanNya, meski pahit dirasa pada awalnya bagi kita, namun manis dan penuh hikmah tiada terkira. .
#selfreminder #insightkajian #insightquran #like4like #like4follow #berbagikebaiakan #writer #author #book

Anak yatim itu tak pernah meminta lahir sebagai yatim. Anak yatim itu tak bisa membayangkan sosok seorang ayah sebagai bekal mereka dapat belajar menjadi seorang ayah nantinya atau menemukan suami yang baik baginya. Beban berat nan besar sudah ditanggung karena takdir. Tapi Islam adalah agama yang sempurna. Tentang kasih sayang untuk seorang anak yang kehilangan ada bahasannya. .
.

Anak yatim hatinya lemah, karena tak memiliki ayah sebagai penguat. Sosok ibu jauh berbeda dengan sosok ayah, masing-masing memiliki tanggung jawab dan sifatnya. Menyayangi anak yatim-piatu adalah hal utama. .
.

Dan untuk pengemis, Islam melarang meminta-minta jika tidak dalam kebutuhan mendesak. Bagi peminta-minta ia mengerti bahwa itu adalah tindakan hina, yang ia lakukan adalah keterpaksaan daripada melakukan hal yang jauh lebih hina dan dilarang dalam bentuk apapun yaitu mencuri. Maka, mudahkan ia, kasihi ia, jika berpikiran ia nanti akan manja, tapi lihat dulu konteksnya. Beri ia pekerjaan yang lebih baik agar tak kembali meminta, juga lihat dulu konteksnya. .
.

Ayat-ayat ini sering muncul dan sering kali bersinambungan, terangkai berdekatan. Sebagai petunjuk kasih sayang kepada orang yang membutuhkan, kepincangan rasa juga harta adalah suatu hal penting yang tidak bisa disepelekan. Jika tidak bisa membantu, jangan lupa tersenyum dan menolak dengan halus. Hati-hati dengan doa orang yang tersakiti. .
.

Melembutlah, mungkin dengan begitu ada surga di sisimu. .
.

https://almanhaj.or.id/3810-tafsir-surat-adh-dhuha-2.html
https://muslimah.or.id/8813-penjelasan-mengenai-larangan-meminta-minta.html .
.
#anotherbook #yatimpiatu #love #ukhuwah #insightkajian #instaislam #muslim #dukungdakwahnusantara #islamicquotes #tausiyah #ntms #reminderforme

Anak yatim itu tak pernah meminta lahir sebagai yatim. Anak yatim itu tak bisa membayangkan sosok seorang ayah sebagai bekal mereka dapat belajar menjadi seorang ayah nantinya atau menemukan suami yang baik baginya. Beban berat nan besar sudah ditanggung karena takdir. Tapi Islam adalah agama yang sempurna. Tentang kasih sayang untuk seorang anak yang kehilangan ada bahasannya. .
.

Anak yatim hatinya lemah, karena tak memiliki ayah sebagai penguat. Sosok ibu jauh berbeda dengan sosok ayah, masing-masing memiliki tanggung jawab dan sifatnya. Menyayangi anak yatim-piatu adalah hal utama. .
.

Dan untuk pengemis, Islam melarang meminta-minta jika tidak dalam kebutuhan mendesak. Bagi peminta-minta ia mengerti bahwa itu adalah tindakan hina, yang ia lakukan adalah keterpaksaan daripada melakukan hal yang jauh lebih hina dan dilarang dalam bentuk apapun yaitu mencuri. Maka, mudahkan ia, kasihi ia, jika berpikiran ia nanti akan manja, tapi lihat dulu konteksnya. Beri ia pekerjaan yang lebih baik agar tak kembali meminta, juga lihat dulu konteksnya. .
.

Ayat-ayat ini sering muncul dan sering kali bersinambungan, terangkai berdekatan. Sebagai petunjuk kasih sayang kepada orang yang membutuhkan, kepincangan rasa juga harta adalah suatu hal penting yang tidak bisa disepelekan. Jika tidak bisa membantu, jangan lupa tersenyum dan menolak dengan halus. Hati-hati dengan doa orang yang tersakiti. .
.

Melembutlah, mungkin dengan begitu ada surga di sisimu. .
.

https://almanhaj.or.id/3810-tafsir-surat-adh-dhuha-2.html
https://muslimah.or.id/8813-penjelasan-mengenai-larangan-meminta-minta.html .
.
#anotherbook #yatimpiatu #love #ukhuwah #insightkajian #instaislam #muslim #dukungdakwahnusantara #islamicquotes #tausiyah #ntms #reminderforme

[Insight Kajian]
Kiprah Perempuan di Ranah Publik
___
#MingguBermakna
Sebelumnya terima kasih #OrangBaik
Bunda @Sintayudisia , dan Ummu Hamas @yulyani_ummuhamas .😘 Dan yang tersayang sissy 😘 @ishmahirsalina @annaasof_ dan @indah.p19

Barakaallah, semoga Allah mempermudah #Hijrahku dan @HijrahKita

Memaknai sebuah kiprah perempuan, dari ummu hamas,
Seorang yang penuh makna dan inspirasi.
Perempuan terhebat dalam perjuangannya, dalam keteguhan iman dan kekuatan semangat yang beliau gambarkan dalam kisah nyata.

Tentang apa?

Mari maknai Surah At- Taubah (Ayat- 71). " Dan orang- orang yang beriman, laki - laki & perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah yang mungkar, melaksanakan salat, menunaikan zakat & taat kepada Allah & Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat dari Allah Swt. Sungguh Allah Maha perkasa lagi bijaksana." Kiprah perempuan di ranah publik, bukan untuk menyaingi laki-laki. Tapi, kita mempunya porsi yang sama dalam berjihad di jalan Allah. Jadikan setiap langkah sebagai jihad di jalan Allah, dan hanya karena Allah.

Dari ayat ini maknai seorang sosok bidadari surga pilihan Allah.
Siapa?
Khadijah RA , perempuan penghuni surga dan istri nabi Muhammad Saw.
Karena Apa?
8 Kelebihan yang dimilikinya,

Sifat Khadijah yang penuh makna, ia mampu menjadi ibu, istri, pendidik, psikolog & perencanaan keuangan bagi keluarga, pengusaha, ustadzah bagi umat dan politikus.

Mari maknai, menjadi politikus seperti Khadijah dulu & ummu hamas, perempuan penuh semangat dan keberaniaan dalam berjuang di jalan Allah. Pertama bertemu ummu langsung, loveable. Dengan semangatnya.
Subhanaallah, benar kata bunda. "Beruntung bisa ikut kajian ini, karena banyak makna yang diajarkannya". "Mau belajar? Harus jadikan Niat, mau ya.."kata ummu

Bekal pentinya,
MORAL, MAU BELAJAR, & BERANI

Cukup dengan 3 bekal penting yang kuat, semua bisa berkiprah di ranah publik.

Berbekal Akhlak, karena politik & agama adalah satu - kesatuan.

Tahukan semua telah diatur dalam Agama Islam termasuk Ilmu Politik.
Bangun diri kepada setiap orang, dari Likeable menjadi Loveable. Kunci keberkahan.
#InsightKajian
___

Al-Quran menjelaskan dengan tegas bagaiman kita bermu'amalah dengan kedua orang tua, berbakti kepada keduanya, mentaati keduanya selama tidak menyuruh kepada kemaksiatan.
Mengatakan "uffin" jika dalam kessharian kita bisa "ah" "Hiii sebel, nggak mau" dll itu saja tidak di perbolehkan apalagi membentak, memukul dan tidak patuh kepada keduanya. .
Ridho Allah ada pada ridho orang tua, begitu pula murkaNya ada pada murka orang tua. Selama hidup kita memprioritaskan kedua orang tua, hidup akan terasa lebih nikmat, tenang dan penuh berkah lagi bahagia. Percayalah itu banyak terbukti .
Kesuksesan anak tidak luput dari kedua orang tuanya, merekalah yang mempunyai andil besar dalam kehidupan anak-anaknya.
Orang tua mengerti kebiasaan, hobi, dan semuanya tentang anaknya, namun kita sebagai anak belum tentu apa kesukaan orang tua, makanan favorit misalnya? Atau apa yang paling di inginkannya?
Cinta keduanya luar biasa namun cinta anak-anaknya patutlah kita bertanya...
.
Berbicara baik, sopan, itulah yang utama, berbakti kepada keduanya adalah kewajiban, membahagiakan mereka adalah keharusan, lantas sudahkah kita berbakti kepada keduanya? .
Bersyukur saat kedua orang tua masih lengkap, bagaimana jika sudah dipanggil Sang Maha Kuasa Allah Ta'al... Sedih pastinya, begitupula saya pribadi, saat Ayah menghadap kehadiratNya, saat ini tinggal separuh jiwa yaitu Umi yang wajib aku cintai, sayangi, berbakti tanpa henti...meski kadang banyak kesalahan yang aku lakukan, banyak luka yang aku torehkan...maafkan aku umi... .

#insightquran #insightkajian #orangtua #berbagikebaikanlewattulisan

#repost @dakwah.media
Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

Hidup bahagia, rezeki melimpah ruah, badan selalu sehat, disenangi banyak orang dan lainnya, semua orang menginginkannya. Namun kenyataannya hidup mengatakan berpasang-pasangan. Tentu ada kesulitan. Jika ada tangis, pasti ada tawa. Jika ada sehat pasti ada sakit. Meski telah berupaya sekuat tenaga, ada kalanya manusia tak berdaya, tak kuasa, menguras tenaga dan pikirannya untuk menghadapi sesuatu, disinilah selayaknya manusia harus pasrah kepada Allah ﷻ menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Mengejar mimpi, mencari rezeki, mencari ilmu, ingin segera menikah, cepat kelar skripsi atau apapun itu libatkan Allah ﷻ selalu. Mengawali dan mengakhiri aktivitas dengan berdo'a kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:
"... barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS. At-Talaq 65: Ayat 2-3)

Ternyata bertakwa kepada-Nya mampu mendatangkan ketenangan, keberuntungan juga solusi. Ternyata bertawakal kepada-Nya dapat mengundang rasa kecukupan. Adalah Allah ﷻ sebaik-baik pemberi solusi hidup.

Mencari keridhoan manusia itu kemustahilan, bukan? Setalah tahu jika semua karena Allah ﷻ masihkah kita mau berharap pada manusia? Semoga saja tidak. Mari kembali kepada Allah ﷻ dengan cara meningkatkan keimanan dan takwa.

Sungguh hanya Allah ﷻ sandaran hidup dan Dialah yang memiliki segalanya. Semoga bermanfaat *Hanya menyampaikan

@nurhikmahtarigan

#inspirasi #insightquran #insightkajian #alquran #beraniberubah #yukhijrah #nurhikmahtarigan #hikmahmemoar

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan" ( QS. Al-Hasyr: 18) .
Banyak dari kita melupakan hari esok (akhirat), mengejar dunia tanpa memikirkan akhiratnya, lupa kepada sang Pemilik alam semesta, Allah Ta'ala, padahal Dia yang telah memberikan kucuran nikmat kepada setiap hambaNya. .
Jika kita memikirkan akhirat, selalu ingat kepada Allah Ta'ala dalam setiap langkah-langkah kita, dunia pun akan tenang terasa, keberkahan pun berlimpah.
.
Saat kita memikirkan masa depan (akhirat), otomatis kita memperbaiki diri, meningkatkan kualitas dan kuantitas keimanan, ibadah kepada Allah Ta'ala tanpa pamrih, hanya berusaha mencari keridhoanNya semata. .
Apakah kita sudah memaksimalkan segala pemberian Allah Ta'ala? Dengan terus berbuat baik, bertaqwa, menjalankan segala perintahNya, menjauhi laranganNya. Memikirkan akhirat, menyiapkan perbekalan menuju kekekalan. .
Dia Allah yang mengetahui apapun yang kita lakukan, di manapun dan kapanpun, selalu merasa di awasi olehNya, sehingga kita jauh dari maksiat yang harus di hindari. .
Jumah Mubarokah, Al-Kahfinya jangan sampai terlupa, sholawat di perbanyak 😊😊😊 hidup semakin berkah
#insightquran #insightkajian #berbagikebaikan #selfreminder
#jumahmubarokah

Most Popular Instagram Hashtags