#hubbulwathonesia

238 posts

TOP POSTS

Selanjutnya golongan muda mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta. Rapat dilaksanakan pada tanggal 15 agustus 1945, pukul 20.30 waktu Jawa. Rapat yang dipimpin oleh Chairul Saleh itu menghasilkan keputusan “ kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri, tak dapat digantungkan pada orang dan negara lain. Segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang harus diputuskan dan sebaliknya diharapkan diadakan perundingan dengan golongan muda agar mereka diikutsertakan dalam pernyataan proklamasi.”
Keputusan rapat itu disampaikan oleh Wikana dan Darwis pada pukul 22.30 waktu Jawa kepada Ir. Sukarno di rumahnya, Jl. Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Kedua utusan tersebut segera menyampaikan keputusan golongan muda agar Ir. Sukarno segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa menunggu hadiah dari Jepang. Tuntutan Wikana yang disertai ancaman bahwa akan terjadi pertumpahan darah jika Ir. Sukarno tidak menyatakan proklamasi keesokan harinya telah menimbulkan ketegangan. Ir. Sukarno marah dan berkata “Ini leher saya, seretlah saya ke pojok itu dan sudahilah nyawa saya malam ini juga, jangan menunggu sampai besok. Saya tidak bisa melepaskan tanggungjawab saya sebagai ketua PPKI. Karena itu saya tanyakan kepada wakil-wakil PPKI besok”. Ketegangan itu juga disaksikan oleh golongan tua lainnya seperti : Drs. Moh. Hatta, dr. Buntaran, dr. Samsi, Mr. Ahmad Subardjo dan Iwa Kusumasumantri.

#hubbulwathonesia
#detikproklamasi
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#merdeka
#hut72ri
#aisnu

.
Kodam IV/Diponegoro menggelar tausiyah kebangsaan dlm rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Bundaran Tugu Muda, Semarang, Senin (14/8) malam.
Tak kurang dr 20.000 warga Kota Semarang & sekitar Jawa Tengah hadir dlm acara ini.
Tausiyah kebangsaan dg tema “Indonesia Kerja Bersama” ini dipandu oleh Mustasyar PBNU Habib Lutfi Bin Yahya dari Pekalongan. Hadir juga Panglima TNI Jend. Gatot Nurmantyo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono serta para tokoh agama & pejabat lainnya.
Bagi umat yg hadir, acara itu merupakan peneguhan thd sikap nasionalisme yg mulai banyak direduksi oleh tindakan intoleransi & radikalisme.
Namun bagi Ketua Komisi Hubungan Antaragama & Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang Pastor Aloys Budi Purnomo, Pr, acara tausiyah kebangsaan ini sekaligus sbg ajang utk menyambung tali persahabatan. Sebab ia & Habib Lutfi adalah sahabat.
Pastor Budi sgt menghormati pribadi Habib Lutfi. Begitupun Habib Lutfi sangat menghormati Romo Budi.
Siapa yg tidak mengenal Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya yg lahir di Kota Pekalongan, 10 November 1947, kata Pastor Budi, hari kelahirannya pun bertepatan dg Hari Pahlawan.
Hangatnya hubungan kedua pemimpin agama ini terlihat sejak awal berjumpa dlm acara ini. Saat Habib Lutfi tiba di Wisma Perdamaian, rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Pastor Budi menyambutnya dg pelukan.
Tak hanya berpelukan, keduanya pun tampak cipika cipiki. Bahkan saking takzimnya, Pastor Budi jg mencium tangan Habib Lutfi.
"Ini kanca kuna (ini teman lama). Sahabat lamaku!" cetus Habib Lutfi disaksikan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman.
Pastor Budi yg juga kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata itu mengaku merasa adem & ayem setiap kali berjumpa Abah Lutfi, panggilan akrab Habib Lutfi.
"Perjumpaan dg beliau adalah perjumpaan yg penuh barokah. Saya mengalami aura & daya kekuatan Islam sbg rahmatan lil alamin!" kata Pastor Budi.
"Tak mengherankan bila setiap kali melihat & berjumpa Beliau, banyak umat Islam spt tersedot magnet aura Beliau. Banyak sekali yg berebut utk bersalaman dg Beliau atau sekadar menjamah Beliau saja, orang tampak sdh mengalami rasa adem & ayem itu," puji Pastor Budi.

・・・
Saking @hubbulwathonesia - Gusdurfiles.Com ~ Jika Anda pernah mendengar Gus Dur maju sebagai presiden karena perintah 5 kyai khos, maka, salah satunya adalah Soekarno.

Berita yang didapatkan admin Komunitas Islam Nusantara menyebutkan, 5 kyai paling khusus tersebut adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Mbah Hasyim As'ary, Habib Hasyim bin Yahya (kakek Habib Luthfi Pekalongan) dan Ir. Soekarno.

Mereka inilah yang walau sudah tiada, tetap masih memikirkan NKRI. Mimin percaya, para wali di Nusantara masih berkomunikasi dengan para wali yang masih hidup. Hanya dua presiden di Indonesia yang mendapat ma'rifat dari Allah, Gus Dur dan Soekarno.

Ketersambungan antara yang hidup dengan yang mati inilah yang ditakuti Yahudi. Hingga akhirnya, Anda lihat, Yahudi membentuk wahabi lewat tangan Inggris dulu. Dan apa yang dilakukan? Penghancuran amaliyah Aswaja yang sudah berjalan berabad-abad, tapi selalu yang berhubungan dengan kuburan, praktik ziarah, keyakinan orang mati tidak sirna, dll, atas nama rasionalitas.

Alfatihah ila ruhi Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Mbah Hasyim As'ary, Habib Hasyim bin Yahya, Gus Dur dan Soekarno.

Komunitas Islam Nusantara via muslimoderat

#hubbulwathonesia
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#indonesia

.
One Motherland
One Nation
One Language
#hubbulwathon
#hubbulwathonminaliman
#hubbulwathonesia 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

.
#fds oh fds... apakah keceriaan ini akan terenggut begitu saja? .
.
From: @hubbulwathonesia
.
.
#hubbulwathonesia
#jihadtolakfds
#aisnusantara
#aistimewa
#tolakfds
#aisnu
#tetepsantri

Safety First!!!
Balap Karung Pakai Helm, Kalo Njungup biar mukanya Aman 😂

#santri
#almuayyad
#mangkuyudan
#solo
#aisnusantara
#aisjawatengah
#hubbulwathonesia

Secara etimologi : Nasionalisme berasal dari kata “nasional” dan “isme” yaitu paham kebangsaan yang mengandung makna : kesadaran dan semangat cinta tanah air; memiliki kebanggaan sebagai bangsa, atau memelihara kehormatan bangsa; memiliki rasa solidaritas terhadap musibah dan kekurangberuntungan saudara setanah air, sebangsa dan senegara; persatuan dan kesatuan
Menurut Ensiklopedi Indonesia : Nasionalisme adalah sikap politik dan sosial dari sekelompok bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, bahasa dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan dengan meletakkan kesetiaan yang mendalam terhadap kelompok bangsanya.

Nasionalisme dapat juga diartikan sebagai paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan negara (nation) dengan mewujudkan suatu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.

Bertolak dari pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nasionalisme adalah paham yang meletakkan kesetiaan tertinggi individu yang harus diberikankepada negara dan bangsanya, dengan maksud bahwa individu sebagai warga negara memiliki suatu sikap atau perbuatan untuk mencurahkan segala tenaga dan pikirannya demi kemajuan, kehormatan dan tegaknya kedaulatan negara dan bangsa. *Dari berbagai sumber*
Regram from @hubbulwathonesia
#hubbulwathonesia
#aisjawatengah
#aisnusantara
#indonesia

Pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah secara resmi kepada Sekutu diatas kapal USS Missouri. Saat itu tentara jepang masih menguasai Indonesia sebab Jepang berjanji akan mengembalikan Indonesia ke tangan Sekutu
Jepang menerima persyaratan Sekutu untuk menyerah tanpa syarat pada akhir Perang Dunia II; hari berikutnya, pasukan AS diperintahkan untuk melakukan gencatan api.

Gonjang-ganjing menjelang kemerdekaan makin seru!!
#hubbulwathonesia
#detikproklamasi
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#merdeka
#hut72ri
#aisnu

.
Beliau juga mengatakan, bahwa dalam lambang garuda pancasila terdapat dua sayap dengan jumlah bulu 17 di kanan, dan 17 disebelah kiri. Ia menjelaskan lambang angka 17 ini merupakan jumlah rukunnya shalat. Rukun tersebut adalah (1) niat (2) takbiratul ihram (3) berdiri (4) membaca al-fatihah (5) rukuk (6) thumakninah dalam rukuk (7) iktidal (berdiri bangun dari rukuk) (8) thumakninah dalam iktidal (9) sujud dua kali (10) thumakninah dalam sujud (11) duduk diantara dua sujud (12) thunakninah dalam duduk diantara dua sujud (13) membaca tasyahud akhir (14) duduk (ketika membaca) tasyahud akhir (15) membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam duduk tasyahud akhir (16) (membaca) salam (17) tertib (mengerjakan secara berurutan). Tujuh belas yang kedua, lanjut Mbah Moen, merupakan jumlah rakaat shalat sehari-semalam. Yakni Mahgrib tiga rakaat, Isya empat rakaat, Subuh dua rakaat, Dzuhur empat rakaat, dan Ashar empat rakaat.

Sedangkan angka delapan menjelaskan sebagai tolaknya neraka dan sebabnya masuk surga. Mbah Maimun menjelaskan tentang tujuh penolak neraka yang ada dalam anggota sujud  meliputi: jidat, kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki.
“Tujuh ini sebagai penolak neraka, karena pintu neraka ada tujuh,” ujarnya. “Ditambah satu lagi, jika kita ingin masuk surga harus ingat sama Allah. Jadi jumlahnya genap delapan, karena delapan ini merupakan jumlah pintu surga,” terang kiai yang kini berusia 91 tahun tersebut.

Terakhir ia menjelaskan tentang angka empat lima, bahwa setiap orang Islam harus membaca syahadat empat kali, dan lima kali. Malam empat kali, Maghrib dan Isya. Sedangkan siang hari lima kali, Subuh, Dzuhur, dan Ashar. “Jadi ini menunjukkan bahwa negara Islam itu tidak ada, yang ada adalah negara mayoritas Islam, yakni Indonesia,” tutupnya. *)Sumber NU Online
Kiriman @anonymousantri
#anonymousantri #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #kiaiku #cintatanahair #CintaNKRI #HUTRI72 #HUTRI72Th #hubbulwathonesia #aisnusantara #dirgahayuRI72th

MOST RECENT

Perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda tersebut menjadi penyebab terjadinya peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda pada pukul 04.00 tanggal 16 Agustus 1945 segera menculik atau mengamankan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok , sebuah kota kecil yang terletak diutara karawang, Jawa Barat. Tokoh tokoh pemuda yang menculik diantaranya Soekarni, Yusuf Kunto, dan Syudanco Singgih. Tujuannya adalah untuk menjauhkan Bung Karno dan Bung Hatta dari segala pengaruh jepang. Daerah Rengaadengklok ini sudah dikuasai sepenuhnya oleh pasukan PETA yang dipimpin oleh Syudanco Subeno.

#hubbulwathonesia
#detikproklamasi
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#merdeka
#hut72ri
#aisnu

.
One Motherland
One Nation
One Language
#hubbulwathon
#hubbulwathonminaliman
#hubbulwathonesia 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Memang dalam bendera merah putih tidak ada tulisannya, tapi dalam bendera merah putih ada jati diri bangsa, ada kehormatan bangsa .

Dawuh Mawlana Habib Luthfi bin Yahya .

From @hamdan_ali26
#HabibLuthfi #HabibLuthfibinYahya #Kiaiku #Habaib #NahdlatulUlama #HUTRI72 #Bendera #MerahPutih #santri #Indonesia #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #cintatanahair #CintaNKRI #hubbulwathonesia #HUTRI72Th #aisnusantara - #regrann


Memang dalam bendera merah putih tidak ada tulisannya, tapi dalam bendera merah putih ada jati diri bangsa, ada kehormatan bangsa .

Dawuh Mawlana Habib Luthfi bin Yahya .

From @hamdan_ali26
#HabibLuthfi #HabibLuthfibinYahya #Kiaiku #Habaib #NahdlatulUlama #HUTRI72 #Bendera #MerahPutih #santri #Indonesia #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #cintatanahair #CintaNKRI #hubbulwathonesia #HUTRI72Th #aisnusantara


Memang dalam bendera merah putih tidak ada tulisannya, tapi dalam bendera merah putih ada jati diri bangsa, ada kehormatan bangsa .

Dawuh Mawlana Habib Luthfi bin Yahya .

From @hamdan_ali26
#HabibLuthfi #HabibLuthfibinYahya #Kiaiku #Habaib #NahdlatulUlama #HUTRI72 #Bendera #MerahPutih #santri #Indonesia #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #cintatanahair #CintaNKRI #hubbulwathonesia #HUTRI72Th #aisnusantara #dirgahayuRI72th

#Repost @kajiannusantara (@get_repost)
・・・
.
Beliau juga mengatakan, bahwa dalam lambang garuda pancasila terdapat dua sayap dengan jumlah bulu 17 di kanan, dan 17 disebelah kiri. Ia menjelaskan lambang angka 17 ini merupakan jumlah rukunnya shalat. Rukun tersebut adalah (1) niat (2) takbiratul ihram (3) berdiri (4) membaca al-fatihah (5) rukuk (6) thumakninah dalam rukuk (7) iktidal (berdiri bangun dari rukuk) (8) thumakninah dalam iktidal (9) sujud dua kali (10) thumakninah dalam sujud (11) duduk diantara dua sujud (12) thunakninah dalam duduk diantara dua sujud (13) membaca tasyahud akhir (14) duduk (ketika membaca) tasyahud akhir (15) membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam duduk tasyahud akhir (16) (membaca) salam (17) tertib (mengerjakan secara berurutan). Tujuh belas yang kedua, lanjut Mbah Moen, merupakan jumlah rakaat shalat sehari-semalam. Yakni Mahgrib tiga rakaat, Isya empat rakaat, Subuh dua rakaat, Dzuhur empat rakaat, dan Ashar empat rakaat.

Sedangkan angka delapan menjelaskan sebagai tolaknya neraka dan sebabnya masuk surga. Mbah Maimun menjelaskan tentang tujuh penolak neraka yang ada dalam anggota sujud  meliputi: jidat, kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki.
“Tujuh ini sebagai penolak neraka, karena pintu neraka ada tujuh,” ujarnya. “Ditambah satu lagi, jika kita ingin masuk surga harus ingat sama Allah. Jadi jumlahnya genap delapan, karena delapan ini merupakan jumlah pintu surga,” terang kiai yang kini berusia 91 tahun tersebut.

Terakhir ia menjelaskan tentang angka empat lima, bahwa setiap orang Islam harus membaca syahadat empat kali, dan lima kali. Malam empat kali, Maghrib dan Isya. Sedangkan siang hari lima kali, Subuh, Dzuhur, dan Ashar. “Jadi ini menunjukkan bahwa negara Islam itu tidak ada, yang ada adalah negara mayoritas Islam, yakni Indonesia,” tutupnya. *)Sumber NU Online
Kiriman @anonymousantri
#anonymousantri #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #kiaiku #cintatanahair #CintaNKRI #HUTRI72 #HUTRI72Th #hubbulwathonesia #aisnusantara

.
Beliau juga mengatakan, bahwa dalam lambang garuda pancasila terdapat dua sayap dengan jumlah bulu 17 di kanan, dan 17 disebelah kiri. Ia menjelaskan lambang angka 17 ini merupakan jumlah rukunnya shalat. Rukun tersebut adalah (1) niat (2) takbiratul ihram (3) berdiri (4) membaca al-fatihah (5) rukuk (6) thumakninah dalam rukuk (7) iktidal (berdiri bangun dari rukuk) (8) thumakninah dalam iktidal (9) sujud dua kali (10) thumakninah dalam sujud (11) duduk diantara dua sujud (12) thunakninah dalam duduk diantara dua sujud (13) membaca tasyahud akhir (14) duduk (ketika membaca) tasyahud akhir (15) membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam duduk tasyahud akhir (16) (membaca) salam (17) tertib (mengerjakan secara berurutan). Tujuh belas yang kedua, lanjut Mbah Moen, merupakan jumlah rakaat shalat sehari-semalam. Yakni Mahgrib tiga rakaat, Isya empat rakaat, Subuh dua rakaat, Dzuhur empat rakaat, dan Ashar empat rakaat.

Sedangkan angka delapan menjelaskan sebagai tolaknya neraka dan sebabnya masuk surga. Mbah Maimun menjelaskan tentang tujuh penolak neraka yang ada dalam anggota sujud  meliputi: jidat, kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki.
“Tujuh ini sebagai penolak neraka, karena pintu neraka ada tujuh,” ujarnya. “Ditambah satu lagi, jika kita ingin masuk surga harus ingat sama Allah. Jadi jumlahnya genap delapan, karena delapan ini merupakan jumlah pintu surga,” terang kiai yang kini berusia 91 tahun tersebut.

Terakhir ia menjelaskan tentang angka empat lima, bahwa setiap orang Islam harus membaca syahadat empat kali, dan lima kali. Malam empat kali, Maghrib dan Isya. Sedangkan siang hari lima kali, Subuh, Dzuhur, dan Ashar. “Jadi ini menunjukkan bahwa negara Islam itu tidak ada, yang ada adalah negara mayoritas Islam, yakni Indonesia,” tutupnya. *)Sumber NU Online
Kiriman @anonymousantri
#anonymousantri #kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #ulamanusantara #ulamamenyejukkan #kiaiku #cintatanahair #CintaNKRI #HUTRI72 #HUTRI72Th #hubbulwathonesia #aisnusantara #dirgahayuRI72th

.
Mencintai Negeri

Yatsrib yang berikutnya menjadi nama Madinatu Rasulillah, awalnya bukan kota ideal untuk hijrah. Sebab disana penuh wabah penyakit, sebagaimana tergambar dalam hadis berikut:

ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ، ﻗﺎﻟﺖ: ﻟﻤﺎ ﻗﺪﻡ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ، ﻭﻋﻚ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ، ﻭﺑﻼﻝ، ﻓﻜﺎﻥ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﺇﺫا ﺃﺧﺬﺗﻪ اﻟﺤﻤﻰ ﻳﻘﻮﻝ:

Aisyah berkata: ketika Rasulullah shalallahu alaihi wasallam tiba di Madinah, Abu Bakar & Bilal sakit. Jika panas Abu Bakar kambuh maka beliau bersyair:

ﻛﻞ اﻣﺮﺉ ﻣﺼﺒﺢ ﻓﻲ ﺃﻫﻠﻪ.. ﻭاﻟﻤﻮﺕ ﺃﺩﻧﻰ ﻣﻦ ﺷﺮاﻙ ﻧﻌﻠﻪ.

Semua orang berharap bisa bertemu dg keluarga di pagi hari. Dan kematian terasa lebih dekat antara kaki dan alas kaki

ﻭﻛﺎﻥ ﺑﻼﻝ ﺇﺫا ﺃﻗﻠﻊ ﻋﻨﻪ اﻟﺤﻤﻰ ﻳﺮﻓﻊ ﻋﻘﻴﺮﺗﻪ ﻳﻘﻮﻝ:

Jika Bilal telah sembuh dr penyakitnya, ia bersuara dengan kencang:

ﺃﻻ ﻟﻴﺖ ﺷﻌﺮﻱ ﻫﻞ ﺃﺑﻴﺘﻦ ﻟﻴﻠﺔ.. ﺑﻮاﺩ ﻭﺣﻮﻟﻲ ﺇﺫﺧﺮ ﻭﺟﻠﻴﻞ.

Apakah aku bisa merasakan lagi bermalam di sebuah lembah (Makkah), di kanan-kiri ku ada tumbuhan idzkhir & Jalil

ﻭﻫﻞ ﺃﺭﺩﻥ ﻳﻮﻣﺎ ﻣﻴﺎﻩ ﻣﺠﻨﺔ... ﻭﻫﻞ ﻳﺒﺪﻭﻥ ﻟﻲ ﺷﺎﻣﺔ ﻭﻃﻔﻴﻞ،

Apakah suatu saat aku masih bisa sampai ke sumber air Majinnah (di Makkah). Masihkah aku akan berjumpa dengan Syamah dan Thufail?

ﻗﺎﻝ: اﻟﻠﻬﻢ اﻟﻌﻦ ﺷﻴﺒﺔ ﺑﻦ ﺭﺑﻴﻌﺔ، ﻭﻋﺘﺒﺔ ﺑﻦ ﺭﺑﻴﻌﺔ، ﻭﺃﻣﻴﺔ ﺑﻦ ﺧﻠﻒ ﻛﻤﺎ ﺃﺧﺮﺟﻮﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﺭﺿﻨﺎ ﺇﻟﻰ ﺃﺭﺽ اﻟﻮﺑﺎء،

Bilal berdoa: Ya Allah, laknat lah Syaibah, Utbah bin Rabiah & Umayyah bin Khalaf. Sebagaimana mereka mengusir kami dari negeri kami (Makkah) ke tanah yang penuh penyakit (Yatsrib/Madinah)

ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «اﻟﻠﻬﻢ ﺣﺒﺐ ﺇﻟﻴﻨﺎ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻛﺤﺒﻨﺎ ﻣﻜﺔ ﺃﻭ ﺃﺷﺪ، اﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺻﺎﻋﻨﺎ ﻭﻓﻲ ﻣﺪﻧﺎ، ﻭﺻﺤﺤﻬﺎ ﻟﻨﺎ، ﻭاﻧﻘﻞ ﺣﻤﺎﻫﺎ ﺇﻟﻰ اﻟﺠﺤﻔﺔ»، ﻗﺎﻟﺖ: ﻭﻗﺪﻣﻨﺎ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻭﻫﻲ ﺃﻭﺑﺄ ﺃﺭﺽ اﻟﻠﻪ.

Kemudian Nabi shalallahu alaihi wasallam berdoa: "Ya Allah Jadikan kami mencintai Madinah, seperti cinta kami kepada Makkah. Atau lebihkan cinta pada Madinah. Ya Allah berkahilah timbangan & ukuran kami. Sehatkan lah Madinah untuk kami. Pindahkan lah wabah penyakit ini ke kota Juhfah." Kata Aisyah: Madinah adalah bumi Allah yg paling banyak wabah penyakitnya (HR Bukhari)

Dari hadis ini menunjukkan bahwa Nabi dimana pun beliau hidup, selalu cinta pd negeri beliau, apakah saat di Makkah atau di Madinah.

Ma'ruf Khozin, Aswaja NU Center PWNU Jatim
.
📷@ais.jawatengah
#kajiannusantara #islamnusantara

.
Merah putih melekat di dada, disinari pancaran imannya. Dimanapun kita berada tetap cinta Indonesia.

#kajiannusantara #islamnusantara #islamramah #islamdamai #HUTRI72Th #HUTRI72 #CintaNKRI #CintaTanahAir #hubbulwathonesia #AISNUsantara #aisjawiwetan #dirgahayuRI72th

.
Kodam IV/Diponegoro menggelar tausiyah kebangsaan dlm rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Bundaran Tugu Muda, Semarang, Senin (14/8) malam.
Tak kurang dr 20.000 warga Kota Semarang & sekitar Jawa Tengah hadir dlm acara ini.
Tausiyah kebangsaan dg tema “Indonesia Kerja Bersama” ini dipandu oleh Mustasyar PBNU Habib Lutfi Bin Yahya dari Pekalongan. Hadir juga Panglima TNI Jend. Gatot Nurmantyo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono serta para tokoh agama & pejabat lainnya.
Bagi umat yg hadir, acara itu merupakan peneguhan thd sikap nasionalisme yg mulai banyak direduksi oleh tindakan intoleransi & radikalisme.
Namun bagi Ketua Komisi Hubungan Antaragama & Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang Pastor Aloys Budi Purnomo, Pr, acara tausiyah kebangsaan ini sekaligus sbg ajang utk menyambung tali persahabatan. Sebab ia & Habib Lutfi adalah sahabat.
Pastor Budi sgt menghormati pribadi Habib Lutfi. Begitupun Habib Lutfi sangat menghormati Romo Budi.
Siapa yg tidak mengenal Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya yg lahir di Kota Pekalongan, 10 November 1947, kata Pastor Budi, hari kelahirannya pun bertepatan dg Hari Pahlawan.
Hangatnya hubungan kedua pemimpin agama ini terlihat sejak awal berjumpa dlm acara ini. Saat Habib Lutfi tiba di Wisma Perdamaian, rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Pastor Budi menyambutnya dg pelukan.
Tak hanya berpelukan, keduanya pun tampak cipika cipiki. Bahkan saking takzimnya, Pastor Budi jg mencium tangan Habib Lutfi.
"Ini kanca kuna (ini teman lama). Sahabat lamaku!" cetus Habib Lutfi disaksikan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman.
Pastor Budi yg juga kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata itu mengaku merasa adem & ayem setiap kali berjumpa Abah Lutfi, panggilan akrab Habib Lutfi.
"Perjumpaan dg beliau adalah perjumpaan yg penuh barokah. Saya mengalami aura & daya kekuatan Islam sbg rahmatan lil alamin!" kata Pastor Budi.
"Tak mengherankan bila setiap kali melihat & berjumpa Beliau, banyak umat Islam spt tersedot magnet aura Beliau. Banyak sekali yg berebut utk bersalaman dg Beliau atau sekadar menjamah Beliau saja, orang tampak sdh mengalami rasa adem & ayem itu," puji Pastor Budi.

.
Merdeka itu saat kau berhasil mengendalikan pedal gas dan rem pada dirimu sesuai kondisi yang kau hadapi. Saat harus liberal, maka sikap yang diambil adalah liberal dan ketika kondisi mengharuskan radikal maka bersikaplah radikal.

Jangan sekali-kali mentang-mentang sudah punya pasangan, lalu kau bilang merdeka adalah saat kau memiliki pasangan. Karena saat kau memiliki pasangan, itu bukan merdeka namun tanggung jawabmu bertambah. Nyahaha.

Salam sapa manjah, bersama Bu Kaji Ajijah😘. #HUTRI72 #CintaNKRI #CintaTanahAir #hubbulwathonesia #kajiannusantara #aisnusantara #aisjawiwetan #AISMerdeka #dirgahayuRI72th

Selanjutnya golongan muda mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta. Rapat dilaksanakan pada tanggal 15 agustus 1945, pukul 20.30 waktu Jawa. Rapat yang dipimpin oleh Chairul Saleh itu menghasilkan keputusan “ kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri, tak dapat digantungkan pada orang dan negara lain. Segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang harus diputuskan dan sebaliknya diharapkan diadakan perundingan dengan golongan muda agar mereka diikutsertakan dalam pernyataan proklamasi.”
Keputusan rapat itu disampaikan oleh Wikana dan Darwis pada pukul 22.30 waktu Jawa kepada Ir. Sukarno di rumahnya, Jl. Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Kedua utusan tersebut segera menyampaikan keputusan golongan muda agar Ir. Sukarno segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa menunggu hadiah dari Jepang. Tuntutan Wikana yang disertai ancaman bahwa akan terjadi pertumpahan darah jika Ir. Sukarno tidak menyatakan proklamasi keesokan harinya telah menimbulkan ketegangan. Ir. Sukarno marah dan berkata “Ini leher saya, seretlah saya ke pojok itu dan sudahilah nyawa saya malam ini juga, jangan menunggu sampai besok. Saya tidak bisa melepaskan tanggungjawab saya sebagai ketua PPKI. Karena itu saya tanyakan kepada wakil-wakil PPKI besok”. Ketegangan itu juga disaksikan oleh golongan tua lainnya seperti : Drs. Moh. Hatta, dr. Buntaran, dr. Samsi, Mr. Ahmad Subardjo dan Iwa Kusumasumantri.

#hubbulwathonesia
#detikproklamasi
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#merdeka
#hut72ri
#aisnu

#fds oh fds... apakah keceriaan ini akan terenggut begitu saja?
____________________
#hubbulwathonesia
#jihadtolakfds
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#tolakfds
#aisnu - #regrann

from @ais.jawatengah - from @hubbulwathonesia - #fds oh fds... apakah keceriaan ini akan terenggut begitu saja?
#hubbulwathonesia
#jihadtolakfds
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#tolakfds
#aisnu

@Regrann from @hubbulwathonesia - Pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah secara resmi kepada Sekutu diatas kapal USS Missouri. Saat itu tentara jepang masih menguasai Indonesia sebab Jepang berjanji akan mengembalikan Indonesia ke tangan Sekutu
Jepang menerima persyaratan Sekutu untuk menyerah tanpa syarat pada akhir Perang Dunia II; hari berikutnya, pasukan AS diperintahkan untuk melakukan gencatan api.

Gonjang-ganjing menjelang kemerdekaan makin seru!!
#hubbulwathonesia
#detikproklamasi
#aisjawatengah
#aisnusantara
#aistimewa
#merdeka
#hut72ri
#aisnu - #regrann

Most Popular Instagram Hashtags