[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#hargianto

MOST RECENT

Tingkah dan Ulah Suporter Timnas Indonesia yang tak Pantas Ditiru.
.
Sedih ngeliat foto-foto ini, beberapa oknum suporter nampak tidak menggunakan dan menghargai fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno yang saat ini tampilan barunya mewah dan cantik, tidak kalah dengan stadion-stadion Eropa.
.
Seharusnya kita sebagai suporter juga harus 'berkelas'. Dengan cara bersikap elegan serta menjaga segala fasilitas yang ada di stadion, tidak malah merusak fasilitas tersebut, salah satunya adalah menginjak kursinya.
.
Kejadian ini jangan diulang lagi ya, mari menjaga keindahan stadion yang baru saja direnovasi ini. GBK adalah warisan sejarah bukan sekedar Stadion sepakbola.
#sugbk #indonesia #islandia #LagaPersahabatan #Timnas #Indonesia #Iceland #Islandia #Garuda #LuisMilla #GBK #GeloraBungKarno #Jakarta #IlhamUdin #FebriHaryadi #SeptianDavid #OsvaldoHaay #Hargianto #Smarason #Guðmundsson #PSSI
Dikutip: @bolanet

MUHAMMAD HARGIANTO IMPIKAN BERMAIN DI LIGA JEPANG

Hargianto diundang oleh pihak #JLeague untuk bermain di Liga Jepang.

Gelandang #BhayangkaraFC, #MuhammadHargianto, mengakui memiliki impian untuk bermain di luar negeri. Untuk kawasan #Asia, dia memimpikan untuk bermain di #LigaJepang.

Tampaknya impian tersebut sudah mulai mendekat. Itu setelah, wakil presiden J-League, #HiromiHara, secara terang-terangan ingin mengundang #Hargianto untuk bermain di Liga Jepang. Hara berkata demikian, setelah melihat performa mantan penggawa #PersijaJakarta itu di laga #timnas #Indonesia kontra #Islandia di #StadionUtamaGeloraBungKarno (SUGBK), #Jakarta, 14 Januari lalu.

Komentar Hara tersebut disampaikan di depan Hargianto, saat keduanya hadir dalam acara jumpa pers #JLeagueAsiaChallenge 2018 di kantor #PSSI Pusat, Jakarta, Selasa (16/1) pagi. "Cita-cita main di luar negeri pasti ada, apalagi main di liga terbaik Asia. Siapa pemain Indonesia yang enggak mau main di Jepang? Untuk arah yang lebih baik, tentu saya ingin bermain di Jepang. Memang, cita-cita dari kecil kalau di Asia ingin main di Jepang," kata Hargianto. "Jangankan main di Jepang, untuk main di kawasan #ASEAN seperti #Thailand, itu juga sudah baik," tambahnya.

Hargianto akan menjadi bagian dari skuat Bhayangkara menghadapi #FCTokyo pada laga persahabatan di SUGBK, 27 Januari mendatang. Pada laga tersebut, pemain yang kini sedang mengikuti pemusatan latihan #timnasIndonesia U-23 itu bisa kembali memberikan pembuktian. Pasalnya, pihak J-League mengungkapkan bakal memantau bakat potensial dari pemain Indonesia yang bisa diajak bermain di Liga Jepang.

Formasi Timnas u 19 😍🙌 @mhargianto .
.
#teamhargianto #hargianto

Kerjar2an sm si son 😂😙 #teamhargianto #hargianto #indovsiceland

Tingkah dan Ulah Suporter Timnas Indonesia yang tak Pantas Ditiru

Sedih ngeliat foto-foto ini, beberapa oknum suporter nampak tidak menggunakan dan menghargai fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno yang saat ini tampilan barunya mewah dan cantik, tidak kalah dengan stadion-stadion Eropa.

Seharusnya kita sebagai suporter juga harus 'berkelas'. Dengan cara bersikap elegan serta menjaga segala fasilitas yang ada di stadion, tidak malah merusak fasilitas tersebut, salah satunya adalah menginjak kursinya.

Kejadian ini jangan diulang lagi ya, mari menjaga keindahan stadion yang baru saja direnovasi ini. GBK adalah warisan sejarah bukan sekedar stadion sepakbola. 📷: Hendri Mulyadi Karsa

#bolanet #sugbk #indonesia #islandia #LagaPersahabatan #Timnas #Indonesia #Iceland #Islandia #Garuda #LuisMilla #GBK #GeloraBungKarno #Jakarta #IlhamUdin #FebriHaryadi #SeptianDavid #OsvaldoHaay #Hargianto #Smarason #Guðmundsson #PSSI

Kami tak seganteng Dilan dan tak setampan Romeo, tapi soal skill dan cara memperlakukan wanita kami tak kalah dgn mereka berdua ...
TIMNAS DAY
#gbk #septiandavidmaulana #timnasU22 #luismilla #hargianto #evandimas #hansamu #putugede

4. Evan Dimas

Evan Dimas Darmono jadi pemain yang hangat jadi perbincangan di jagat sepak bola nasional empat tahun terakhir. Pesepak bola belia asal Surabaya tersebut dinilai sebagai pewaris playmaker-playmaker ulung di skuat Tim Merah-Putih.

Setelah era Fachry Husaini, Ansyari Lubis, Firman Utina, kini muncul Evan Dimas sosok berkarisma sebagai pengendali permainan Timnas Indonesia. Dengan modal skill tinggi dan visi bermain ciamik, Evan menjadi pelanggan skuat Tim Garuda sejak usia belia.

Seusai membela Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2014, ia langsung naik kelas ke Timnas Senior di Piala AFF 2014. Semenjak itu ia hampir tak pernah absen menjadi bagian Tim Merah-Putih siapapun pelatihnya.

Kehadiran Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia makin membuat posisi Evan kian ajeg. Milla merupakan pelatih pemuja sepak bola menyerang, dengan mengedepankan operan bola-bola pendek. Saat aktif bermain ia sempat membela Barcelona dan Real Madrid.

Pemain dengan tipikal Evan Dimas dibutuhkan Milla buat menunjang strategi permainan ala tiki-taka Timnas Spanyol. Saat Timnas Indonesia U-22 berlaga di SEA Games 2017, terlihat benar bagaimana Milla memaksimalkan kelebihan Evan sebagai mesin permainan.

Ia jadi pengatur tempo sekaligus pemasok bola-bola matang yang menghidupkan permainan bola-bola pendek Tim Garuda Muda.

Penampilannya yang stabil selama setahun ini membuat klub elite Malaysia, Selangor FA, tanpa ragu-ragu meminangnya. Sebagai gelandang tengah Evan punya kelebihan dalam urusan naluri mencetak gol.

Ia seringkali menjadi pemain yang mengejutkan lini pertahanan lawan. Saat membela Timnas Indonesia U-19 Evan jadi pemain spesialis pemecah kebuntuan. Pemain didikan Persebaya Surabaya itu jadi mesin gol tim asuhan Indra Sjafri

Dalam kondisi bugar, Evan Dimas bisa dibilang sudah mendapat garansi menjadi bagian skuat inti Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di Asian Games 2018 nanti. Saat Timnas Indonesia menjajal kekuatan Islandia ia diharapkan menujukkan taji, sebagai kreator lini tengah.

Sumber : @bolacomid

3. Boaz salossa

Sosok Boaz Solossa jadi pemain berpengalaman yang ada di skuat Timnas Indonesia saat ini. Ia sudah menjalani debut di Tim Merah-Putih di ajang Piala AFF 2004.

Di usia 31 tahun Boaz tetap menjadi salah satu pemain depan elite Tanah Air. Sukses Persipura Jayapura merajai kompetisi kasta tertinggi Indonesia tak lepas dari peran Boaz.

Predator kelahiran 16 Maret 1986 bisa dibilang sebuah fenomena. Sepanjang kariernya, Boaz tiga kali mengalami cedera berat. Uniknya ia selalu bisa bangkit dari keterpurukan.

Sosok Boaz Solossa, yang jadi mesin gol Timnas Indonesia di era pelatih Alfred Riedl. Ia jadi pemain paling produktif di Tim Garuda pada ajang Piala AFF 2016 dengan koleksi tiga gol (plus ditambah tiga gol lagi di masa persiapan jelang turnamen). Boaz yang didapuk sebagai kapten Timnas Indonesia dinilai punya peran besar menularkan atmosfer positif di skuat Timnas Indonesia yang dihuni banyak pemain muda. Di Piala AFF 2016, Tim Merah-Putih yang absen dari ajang internasional selama dua tahun karena PSSI disanksi FIFA, lolos ke final turnamen.

Sayang di era Luis Milla, Boaz belum terlihat unjuk ketajaman. Tampil di dua bentrok internasional melawan Fiji pada Sabtu (2/9/2017) dan Suriah U-21 pada Sabtu (18/11/2017) bomber haus gol asal Persipura Jayapura gagal unjuk produktivitas.

Namun, Milla terlihat masih menganggap penting sosok Boaz. Keputusan pelatih asal Spanyol tersebut memanggil pemain didikan SSB Putra Yohan Sorong Papua itu saat uji coba melawan Islandia bukan tanpa alasan.

Menghadapi tim kelas dunia Milla butuh pemain punya jam terbang tinggi internasional. Boaz diyakini bisa membuat para pemain muda yang mendominasi skuat Timnas Indonesia lebih percaya diri.

Kehadiran Boaz di tim membuat Luis Milla punya banyak opsi di sektor depan. Bermain di posisi tradisional winger kiri, Boaz juga bisa dirotasi sebagai winger kanan atau penyerang tengah.

Sumber : @bolacomid

2. Egy Maulana Vikri

Egy Maulana Vikry jadi pemain paling muda di skuat Timnas Indonesia level senior saat ini. Pemain kelahiran Medan, 7 Juli 2000 itu baru genap berusia 17 tahun.

Kehadirannya mengingatkan pada sosok Kurniawan Dwi Yulianto, Boaz Solossa, atau Evan Dimas, pemain muda yang naik kasta cepat ke level senior di usia yang masih amat muda.

Nama Egy meroket sesusai membela Timnas Indonesia U-19, bermain di posisi yang sama dengan superstar dunia Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, pemain didikan Diklat Ragunan tersebut masuk daftar calon pemain bintang Asia versi media ternama Inggris.

Egy yang berpostur munggil, gaya mainnya disebut banyak pengamat mirip dengan Messi. Cepat, punya skill tinggi, berstamina prima, serta haus gol. Di Timnas Indonesia U-19 ia jadi mesin gol utama, walau tidak berposisi sebagai penyerang tengah. Ia sempat jadi top scorer Piala AFF U-18 2017 dengan koleksi delapan gol.

Sang pemain baru saja menjalani tes di sejumlah klub Eropa. Pemberitaan media internasional menyebut kalau Egy tengah menjalin negosiasi dengan sejumlah tim Eropa seperti Legia Warsawa (Polandia), dan Saint-Etienne (Prancis). Egy Maulana Vikri, menjadi magnet bagi para penggemar ketika menjalani sesi latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018). Egy melakoni sesi latihan tersebut sebagai bentuk persiapan jelang pertandingan uji coba kontra timnas Islandia, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (14/1/2018). Menurut pantauan Bola.com, Egy terlihat bersemangat dalam sesi latihan yang dihelat pukul 17.00 WIB tersebut. Sang pemain beberapa kali unjuk kebolehan soal teknik olah bola kepada rekan-rekannya.Publik pun terpukau ketika melihat gaya permainan Egy dalam sesi latihan. Pujian tak ayal terlontar kepada sosok berusia 17 tahun tersebut. "Menurut saya permainan Egy sangat bagus. Dia begitu tenang dalam hal menyerang dan menguasai bola," kata seorang penonton, Raka, yang menyaksikan sesi latihan timnas Indonesia kepada Bola.com.
.
Cek kolom komentar ⬇️⬇️⬇️

1. Septian David Maulana

Septian David Maulana saat ini bisa dibilang naik daun. Pemain Mitra Kukar yang juga dipromosikan Luis Milla ke skuat Timnas Indonesia level senior, secara konsisten unjuk ketajaman menjebol gawang lawan. Pemain serbabisa asal Semarang ini jadi goal getter di Timnas Indonesia.

Ia jadi salah satu pemain yang mencetak gol saat timnas mengalahkan Kamboja 3-1. Terakhir, saat Timnas Indonesia U-23 bersua Suriah U-23 pada Kamis (16/11/2017), sang pemain mencetak satu gol dalam pertandingan yang berkesudahan 2-3 tersebut.

Di era Luis Milla, Timnas Indonesia Senior seret raihan hasil positif. Dari enam laga yang dijalani, Tim Garuda hanya menang dua kali saja, dua kali imbang, serta dua kali kalah.

Milla bukan tanpa upaya mencoba mengerek produktivitas tim asuhannya. Ia memasukkan nama bomber naturalisasi, Ilija Spasojevic, dalam barisan skuat utama Timnas Indonesia kala meladeni Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11/2017). Namun, Spaso yang amat garang di klubnya Bhayangkara FC, juga tak bisa berbuat apa-apa. Timnas Indonesia kalah 0-1 dalam duel itu. "Senang rasanya bisa menjalani debut bersama Timnas Indonesia, tapi maaf jika saya belum maksimal membantu Indonesia meraih kemenangan," tutur Spaso usai laga.

Seusai laga Timnas Indonesia melawan Suriah U-23 Luis Milla buka suara menyangkut performa anak-asuhnya yang tak maksimal. Timnas Indonesia sepanjang laga mendapat sekurangnya lima peluang emas, di mana dua di antaranya didapat Boaz Solossa, namun tak satu pun berujung gol. Milla menyebut delapan pemain senior tidak bermain dengan harmonisasi yang baik.

Luis Milla menurunkan delapan pemain senior itu sejak menit awal pertandingan, dengan tambahan Febri Hariyadi, Gavin Kwan Adsit, dan Ricky Fajrin.
Semenjak turun membela Timnas Indonesia U-22 di pentas SEA Games 2017, nama Septian David Maulana selalu jadi pilihan utama Luis Milla. Nakhoda asal Spanyol tersebut terlihat amat suka dengan style bermain Septian.
.
Cek kolom komentar ⬇️⬇️⬇️

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia bakal menjalani uji coba perdana di tahun 2018 dengan menjajal kekuatan kontestan Piala Dunia 2018, Islandia pada Minggu (14/1/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Pertandingan ini jadi medium bagi Luis Milla membangun kekuatan Tim Merah-Putih buat kepentingan Asian Games 2018 yang akan dihelat di Indonesia pada pertengahan tahun ini.

Terlihat jelas kalau nakhoda asal Spanyol tersebut mempriotitaskan pemain-pemain belia. Mayoritas pemain yang dipanggil buat uji coba melawan Islandia pemain-pemain kisaran usia 17-22 tahun.

Saat Asian Games 2018 Indonesia bakal diwakili Timnas U-23 plus tiga pemain senior. Febri Hariyadi, Gavin Kwan, Satria Tama, Hansamu Yama, Evan Dimas, Hargianto, Hanif Syahbandi, Septian David Maulana berkolaborasi dengan sejumlah pemain senior macam Boaz Solossa, Lerby Eliandry, Bayu Pradana, Andritany Ardhiyasa, Andik Vermansah yang jadi pelanggan Tim Merah-Putih beberapa tahun terakhir.

Para pemain senior yang dipanggil saat Tim Garuda menjamu Islandia menjalani seleksi, mengingat hanya tiga pemain di atas usia 23 tahun yang akan ditampilkan di ajang Asian Games 2018.

Islandia bukan lawan enteng bagi Timnas Indonesia. Tiga hari sebelumnya, Olafur Ingi Skulason cs. membantai Indonesia Selection yang dihuni sejumlah pemain-pemain tenar dengan skor 6-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Islandia datang ke negara kita dengan skuat muda. Pemain-pemain top mereka absen karena kompetisi di Eropa tengah berjalan.

Namun berbeda dengan laga sebelumnya, Islandia tak akan mudah melibat Timnas Indonesia. Berbeda dengan Indonesia Selection, Tim Merah-Putih racikan Luis Milla punya modal kekompakan.

Mayoritas dari pemain Tim Merah-Putih sempat menjalani pelatnas jangka panjang jelang SEA Games. Sepanjang periode 2017 mereka kerap tampil bareng di sejumlah laga uji coba internasional.

Luis Milla tentu juga tak ingin reputasinya tercoreng dengan skor kekalahan mencolok melawan Islandia. Ia menjanjikan pertandingan menarik pada hari minggu ini.
.
Cek kolom komentar ⬇️⬇️⬇️

jika hidupmu tidak menantang kau tidak benar2 merasakan hidup!!!
#timnas #indonesia #u22 #asiangames #pantangmenyerah #hargianto #iceland

⚽🏃PROFIL PEMAIN⚽🏃
🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻
⚪Nama Lengkap : MUHAMMAD HARGIANTO
⚪Tanggal Lahir : 24-07-1996 (21th)
⚪Tempat Lahir : Jakarta
⚪Tinggi / Berat : 169 cm / 63 kg
⚪Klub : Bhayangkara FC.
⚪Posisi : Pemain Tengah 🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻
🌟Karakter :
✅Memiliki postur tubuh yang cukup ideal sebagai seorang gelandang yaitu dengan
tinggi 169 cm.
✅Di Usia yang masih muda (21th), sudah menjadi andalan timnas u19, timnas u23 dan masuk dalam squad senior.
✅Memiliki tendangan yang keras dan maut.
✅Memberi kejutan dengan mencetak gol tendangan jarak jauh.
✅Memiliki Dribble bola yang bagus ,
Sehingga mampu menguasai lini tengah.
✅Sulit dilewati lawan, karena memiliki
marking yang baik.
✅Memiliki daya juang dan militansi yang tinggi dalam menjaga lini tengah timnas indonesia sehingga sulit lawan untuk menembusnya.
🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻
NB : Sukses selalu buat abang hargianto, selalu menjadi panutan gelandang muda indonesia , dan semoga bisa membanggakan indonesia dikancah persepakbolaan dunia.

#hargianto#gelandangmudaindonesia#timnasu19#timnasu23#timnasseniorindonesia#garudanusantara#bangkitbolaindonesia#spiritofasia#asiangames2018

And now i want Sing a song 😁🎤 ... "nyang baju merah jangan sampe lolos 🎶🎵" 😂😂😂
.
.
.
@mhargianto #teamhargianto #hargianto

Most Popular Instagram Hashtags