[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#greenereastjava

MOST RECENT

#Repost @earthhourmalang (@get_repost)
・・・
HAPPY INTERNATIONAL ORANGUTAN DAY #SaveOrangutan !

SobatEH, tepat hari ini adalah Hari Orangutan Internasional tahun 2017. Seperti pembahasan #GreenerEastJava kemarin menyebutkan beberapa fakta tentang orang utan, yakni orang utan yang merupakan salah satu hewan paling cerdas di dunia sudah selangkah menuju kepunahan. Salah satu spesies dalam keadaan paling kritis adalah Orangutan Kalimantan dan Sumatera.

Hal yang menyebabkan Orangutan diambang kepunahan salah satunya adalah hilangnya habitat asli mereka, seperti perusakan hutan hujan di Sumatera dan Kalimantan menjadi kegiatan produksi minyak kelapa sawit. Fakta ini ditunjukkan berdasarkan penelitian Greenpeace di tahun 2013 yang memprediksi hilangnya 75% hutan di area Kalimantan.

Sudah banyak upaya yang dilakukan pihak konservasi dalam usaha penyelamatan orangutan. Namun, alangkah baiknya jika kita juga ikut melestarikan populasi spesies langka. Salah satunya dengan cara menjaga lingkungan untuk menjaga keaslian habitat hewan dan tidak melakukan jual beli hewan langka seperti Orangutan.

Selamat Hari Orangutan Internasional 2017, SobatEH! Semoga aksi kecil yang kita lakukan dapat membantu menyelamatkan kerusakan dan kepunahan yang ada di alam. Salam lestari!

Sumber: www.nationalgeographic.co.id

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

HAPPY INTERNATIONAL ORANGUTAN DAY #SaveOrangutan !

SobatEH, tepat hari ini adalah Hari Orangutan Internasional tahun 2017. Seperti pembahasan #GreenerEastJava kemarin menyebutkan beberapa fakta tentang orang utan, yakni orang utan yang merupakan salah satu hewan paling cerdas di dunia sudah selangkah menuju kepunahan. Salah satu spesies dalam keadaan paling kritis adalah Orangutan Kalimantan dan Sumatera.

Hal yang menyebabkan Orangutan diambang kepunahan salah satunya adalah hilangnya habitat asli mereka, seperti perusakan hutan hujan di Sumatera dan Kalimantan menjadi kegiatan produksi minyak kelapa sawit. Fakta ini ditunjukkan berdasarkan penelitian Greenpeace di tahun 2013 yang memprediksi hilangnya 75% hutan di area Kalimantan.

Sudah banyak upaya yang dilakukan pihak konservasi dalam usaha penyelamatan orangutan. Namun, alangkah baiknya jika kita juga ikut melestarikan populasi spesies langka. Salah satunya dengan cara menjaga lingkungan untuk menjaga keaslian habitat hewan dan tidak melakukan jual beli hewan langka seperti Orangutan.

Selamat Hari Orangutan Internasional 2017, SobatEH! Semoga aksi kecil yang kita lakukan dapat membantu menyelamatkan kerusakan dan kepunahan yang ada di alam. Salam lestari!

Sumber: www.nationalgeographic.co.id

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava : FAKTA UNIK TENTANG ORANG UTAN

Hai SobatEH! #GreenerEastJava kali ini akan membahas fakta unik tentang orang utan. Beberapa waktu lalu, di Kalimantan ditemukan Orang Utan Albino berusia 5 tahun dengan jenis kelamin betina. Kini orang utan langka tersebut, dirawat di Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Tahukah kalian,menurut badan Conservation of Nature (IUCN), populasi orang utan secara umum telah menurun lebih dari 60% antara tahun 1950 hingga 2010. Dan diperkirakan antara 2010-2025 akan mengalami penurunan hingga 22%, dikarenakan perusakan habitat dan perburuan.

Melihat fakta tersebut diatas seyogyanya kita selalu menjaga lingkungan tempat kita tinggal khususnya hutan tempat hewan berlindung. So, yuk SobatEH jaga populasi orang utan, untuk keseimbangan ekosistem lingkungan yang lebih baik kedepannya.

Sumber: BBC Indonesia

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava : JADIKAN MOMEN 17 AGUSTUS TETAP PEDULI LINGKUNGAN SEKITAR

SobatEH perlombaan tradisional adalah salah satu hal identik yang dilakukan oleh warga Indonesia ketika Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Tapi sadarkah SobatEH? Jika euforia itu malah menghasilkan banyak sampah dari masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Jika dikatakan tong sampah yang tersedia pada lokasi dilaksanakannnya acara kemerdekaan tersebut kurang, memang benar. Tetapi rasa kemauan yang rendah dari manusianya untuk membuang sampah ke tong sampah langsung juga rendah sehingga sampah-sampah tersebut berserakan sehabis kegiatan perlombaan, pawai atau pementasan seni berlangsung.

Diperlukan kesadaran dari diri sendiri dahulu bahwa sampah dibuang ditempatnya, bukan di jalanan. Baru, komponen pendukung acara kemerdekaan itu menyediakan fasilitas tempat sampah lebih untuk masyarakat membuang sampah. Merdeka belum sepenuhnya merdeka, jika sehabis acara kemerdekaan masih ditemukan sampah berserakan yang mencemari lingkungan. Yuk SobatEH, merdekakan lingkungan sekitar kita untuk masa depan yang lebih baik!

www.kompasiana.com / Rega Dwi Candra P.

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

HAPPY WORLD ELEPHANT DAY!

SobatEH Hari Gajah Sedunia telah diperingati di tanggal 12 Agustus 2017 dan seperti yang sudah dibahas pada postingan #GreenerEastJava kemarin, disebutkan bahwa populasi gajah semakin menurun karena habitat dari gajah semakin berkurang. Hal ini dikarenakan adanya pengalihan fungsi lahan habitat gajah menjadi hal lain oleh manusia.

Salah satunya Gajah Sumatera, tergabung dalam daftar spesies yang sangat terancam di Indonesia. Maka dari itu SobatEH, dibutuhkan tindakan-tindakan nyata untuk melindungi hutan alam yang tersisa agar generasi Indonesia di masa yang akan datang dapat mewarisi kekayaan alam, khususnya gajah dan satwa besar lainnya. Meskipun Gajah Sumatera dilindungi oleh hukum negara RI, tidak ada salahnya melakukan aksi- aksi kecil yang nantinya akan berdampak besar bagi lingkungan.

Sumber: http://www.wwf.or.id/

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava : POPULASI GAJAH YANG MENURUN

Gajah, siapa yang tidak kenal gajah? Hewan besar berwarna abu-abu ini akan menjadi topik #GreenerEastJava kali ini.

Semua orang tau gajah. Tapi apakah SobatEH tau bahwa berdasarkan Data Forum Gajah Indonesia 2014, di Pulau Sumatera sebanyak 1700 individu gajah mati. Kematian gajah ini tidak lepas dari konflik satwa-manusia yang mana mengalihkan fungsi habitat gajah menjadi ladang perkebunan kelapa sawit.

Harus adanya tata ulang lahan perkebunan kelapa sawit agar tidak mengancam habitat gajah. Dan yang sangat penting hukum harus ditegakkan untuk mencegah perburuan pada gajah. Selain itu, SobatEH dapat melakukan perlindungan kepada gajah yang populasinya mulai berkurang. Mari SobatEH, jaga populasi gajah untuk keseimbangan ekosistem lingkungan yang lebih baik!

Sumber: www.mongabay.co.id

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

Halo SobatEH, kenalkan Rimbani! Gajah betina ini lahir pada tanggal 1 Juni 2016. Ia adalah anak ketiga dari induk gajah bernama Lisa yang merupakan gajah anggota Elephant Flying Squad.
Kelahiran Rimbani cukup istimewa karena baru kali ini kelahiran gajah dapat terekam cukup baik.

#WorldElephantDay
#IniAksiku
#EarthHourKotaBatu
#EarthHourIndonesia
#GreenerEastJava

#Repost @earthhourmalang (@get_repost)
・・・
Hai SobatEH, pada hari Minggu 23 Juli 2017 Earth Hour Region Jatim dan AISEC Surabaya telah melakukan Aksi Konservasi Mangrove di Ekowisata Mangrove Surabaya. Aksi ini merupakan rangkaian dari Konservasi Hulu Hilir, yang telah dilaksanakan di Kota Wisata Batu pada bulan April lalu. Aksi ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dari AISEC maupun Earth Hour Region Jatim dengan menanam 500 bibit Mangrove di lahan baru.

Selain menanam Mangrove peserta konservasi juga di beri
edukasi mengenai tanaman Mangrove bersama petani. Begitulah aksi menanam mangrove yabg dilakukan
minggu lalu. Yuk SobatEH peduli dengan mangrove karena mangrove adalah pohon dan memiliki banyak manfaat bagi lingkungan.

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

Hai SobatEH, pada hari Minggu 23 Juli 2017 Earth Hour Region Jatim dan AISEC Surabaya telah melakukan Aksi Konservasi Mangrove di Ekowisata Mangrove Surabaya. Aksi ini merupakan rangkaian dari Konservasi Hulu Hilir, yang telah dilaksanakan di Kota Wisata Batu pada bulan April lalu. Aksi ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dari AISEC maupun Earth Hour Region Jatim dengan menanam 500 bibit Mangrove di lahan baru.

Selain menanam Mangrove peserta konservasi juga di beri
edukasi mengenai tanaman Mangrove bersama petani. Begitulah aksi menanam mangrove yabg dilakukan
minggu lalu. Yuk SobatEH peduli dengan mangrove karena mangrove adalah pohon dan memiliki banyak manfaat bagi lingkungan.

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava RAYAKAN KEMENANGAN TANPA MEMBUANG EMISI

SobatEH! Hari Raya Idul Fitri 1438H tinggal menghitung hari lagi. Taukah SobatEH bahwa kendaraan pribadi yang digunakan dalam Hari Lebaran meningkat dibandingkan dengan hari biasa? Menurut data infografis diatas, penggunaan kendaraan bermotor selama hari lebaran meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2017 ini diprediksikan juga akan terus meningkat.

Di Hari Raya Idul Fitri tentu umat muslim akan berbondong-bondong mencari masjid untuk melakukan ibadah Shalat Ied. Nah, SobatEH bisa menerapkan hemat emisi dari kendaraan bermotor seperti berjalan kaki dengan memilih masjid yang terdekat.

Oleh karena itu, tetap bijak dalam menggunakan kendaraan bermotor di Hari Lebaran. Selain menghemat emisi, juga lebih menyehatkan jika kita berjalan menuju tempat ibadah atau rumah kerabat terdekat. Mari rayakan Hari Kemenangan ini dengan hati yang bersih dan juga lingkungan yang lebih baik dari sebelumnya.

Sumber Infografis: Kementrian Perhubungan

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

[#GreenerEastJava - Lebih Dekat, Lebih Baik]

Hari kemenangan sebentar lagi telah tiba. Saat yang telah dinanti-nanti setelah berjuang selama sebulan penuh pun datang.

Namun SobatEH jangan lupa untuk tetap bergaya hidup ramah lingkungan dalam menyambut hari kemenangan ini. Dimulai dari hal kecil seperti memilih masjid yang dekat dengan rumah untuk menjalankan ibadah sholat Ied, yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Lebih dekat lebih baik, yuk SobatEH jadikan momen lebaran tahun ini lebih berkesan dengan berkontribusi dalam mengurangi emisi gas buang kendaraan dan memilih masjid terdekat dari rumah untuk beribadah.

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourSurabaya
#EarthHourIndonesia

[ #GreenerEastJava - Tips Mudik ]

Halo SobatEH!

Saat mudik lebaran, tidak jarang kita terjebak dalam kemacetan berjam-jam yang pastinya menguras banyak energi. Membeli makanan dan minuman di rest area atau minimarket merupakan salah satu pilihan kita untuk mengisi energi kembali. Tapi SobatEH jangan lupa untuk tetap menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, termasuk saat mudik.

Salah satunya adalah dengan membawa kotak makan dan tumbler sendiri dari rumah serta mengurangi pembelian makanan selama perjalanan. Selain tidak terjamin kehigienisan makanannya jika membeli makanan dari luar, bungkus dari makanan tersebut juga akan menambah jumlah sampah plastik.

Maka dari itu, ayo SobatEH usahakan membawa kotak makan, tumbler atau perlengkapan makan dari rumah. Tidak hanya praktis dan menghemat pengeluaran, tetapi juga ramah lingkungan.

#IniAksiku
#GreenerEastJava
#EarthHourSurabaya
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava
Halo SobatEH! Memasuki hari ke 22 puasa dan mendekati hari raya Idul Fitri pasti sudah banyak dari sobat yang akan bersiap untuk mudik ke kampung halaman

Meskipun di hari kemenangan dan akan bersenang berkumpul bersama keluarga, jangan lupa tetap untuk menjaga lingkungan kita demi kenyamanan bersama ya sobat. Salah satunya adalah bermudik dengan menggunakan kendaraan atau transportasi umum seperti bis kota dan kereta api.

Dengan begitu, sobat sudah membantu untuk mengurangi pencemaran lingkungan karena telah mengurangi emisi yang ada. Yuk bersama tetap jaga bumi kita ya SobatEH, selamat berlibur!

#EarthHour
#EarthHourSidoarjo
#EarthHourIndonesia

#Repost @ehkotabatu (@get_repost)
・・・
Menjelang lebaran, ada satu kegiatan yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia, yaitu 'mudik'. Selain padatnya arus mudik dari kota-kota besar ke kampung halaman, kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu juga disebabkan oleh kunjungan wisatawan pada saat libur lebaran.

Menurut Tempo.co, pada tahun 2016, peningkatan jumlah wisatawan bisa dilihat dari jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kota Batu, baik dari jalur Batu-Kasembon (Kabupaten Malang), yang menjadi akses utama penghubung Batu dan Kabupaten Malang dengan wilayah Kediri dan Jombang; dari arah Surabaya melalui Karanglo; maupun dari arah Kota Malang. Pada masa libur Lebaran, volume kendaraan bisa meningkat 100-110 persen dari hari biasa.

Beberapa tips agar mudik kamu tetap ramah lingkungan antara lain :
1. Gunakan kendaraan umum untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan efisiensi bahan bakar.
2. Selalu cek kondisi kendaraan (pribadi) agar performa mesin tetap terjaga.
3. Membawa perlengkapan makan dan sapu tangan untuk menghemat penggunaan tissue dan alat makan sekali pakai saat di perjalanan.
4. Hemat air di segala tempat, misal di rest area, pom bensin, masjid, dll.
5. Hindari aktivitas rekreasi yang merusak lingkungan serta cermat dalam membeli buah tangan atau souvenir yang jelas sumber dan perolehannya.

Semoga bermanfaat dan selamat merencanakan mudik ramah lingkungan kamu ya SobatEH.

#IniAksiku
#GreenerEastJava
#EarthHourKotaBatu
#EarthHourIndonesia
#MudikRamahLingkungan
#KWB
#kotabatu

#GreenerEastJava: EFISIEN DALAM BERMUDIK.
SobatEH, tak terasa sebentar lagi kita akan menuju hari kemenangan (Lebaran) bagi SobatEH yang merayakannya. Momen Lebaran pasti digunakan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Bagi SobatEH yang tinggal di perantauan pastinya sudah bersiap untuk kembali ke kampung halaman bukan? .

Alangkah baiknya jika SobatEH tetap peduli akan lingkungan pada saat mudik. Pencemaran lingkungan akan sangat meningkat saat musim mudik, khususnya emisi yang ditimbulkan dari mesin kendaraan yang dapat merusak lingkungan dan menimbulkan penyakit pernapasan.

Beberapa tips mudik ramah lingkungan yang bisa SobatEH terapkan untuk mengurangi emisi adalah disarankan untuk menggunakan kendaaran umum dalam bermudik, misalnya menggunakan kereta api. Selain itu, jika SobatEH menggunakan mobil pribadi disarankan untuk memaksimalkan kapasitasnya sehingga tidak membawa mobil lebih dari satu. Serta tidak disarankan untuk membawa kendaraan roda dua karena selain lebih aman juga akan membantu mengurangi jumlah emisi.

Dengan melakukan hal tersebut, SobatEH sudah membantu menjaga bumi. Mari kita turut mengurangi emisi pada saat mudik SobatEH! Selalu hati-hati dalam berkendara karena keluarga menunggu di rumah. Salam lestari!
#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

Menjelang lebaran, ada satu kegiatan yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia, yaitu 'mudik'. Selain padatnya arus mudik dari kota-kota besar ke kampung halaman, kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu juga disebabkan oleh kunjungan wisatawan pada saat libur lebaran.

Menurut Tempo.co, pada tahun 2016, peningkatan jumlah wisatawan bisa dilihat dari jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kota Batu, baik dari jalur Batu-Kasembon (Kabupaten Malang), yang menjadi akses utama penghubung Batu dan Kabupaten Malang dengan wilayah Kediri dan Jombang; dari arah Surabaya melalui Karanglo; maupun dari arah Kota Malang. Pada masa libur Lebaran, volume kendaraan bisa meningkat 100-110 persen dari hari biasa.

Beberapa tips agar mudik kamu tetap ramah lingkungan antara lain :
1. Gunakan kendaraan umum untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan efisiensi bahan bakar.
2. Selalu cek kondisi kendaraan (pribadi) agar performa mesin tetap terjaga.
3. Membawa perlengkapan makan dan sapu tangan untuk menghemat penggunaan tissue dan alat makan sekali pakai saat di perjalanan.
4. Hemat air di segala tempat, misal di rest area, pom bensin, masjid, dll.
5. Hindari aktivitas rekreasi yang merusak lingkungan serta cermat dalam membeli buah tangan atau souvenir yang jelas sumber dan perolehannya.

Semoga bermanfaat dan selamat merencanakan mudik ramah lingkungan kamu ya SobatEH.

#IniAksiku
#GreenerEastJava
#EarthHourKotaBatu
#EarthHourIndonesia
#MudikRamahLingkungan

#GreenerEastJava : BERALIH DARI KANTONG PLASTIK KE REUSABLE BAG UNTUK BERBELANJA

Hai SobatEH, di bulan Ramadhan ini sangat identik dengan berbelanja kebutuhan-kebutuhan puasa dan Hari Raya nanti. Tapi apakah SobatEH masih menggunakan kantong plastik saat belanja?

Tahukah SobatEH? Masyarakat modern saat ini memiliki ketergantungan yang tinggi akan penggunaan kantong plastik. Di satu sisi, kantong plastik memiliki banyak kegunaan. Namun di sisi lain, kantong plastik juga menghasilkan efek negatif berupa limbah. Limbah kantong plastik sangat sulit terurai di tanah dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat diurai.
Setiap tahun masyarakat Indonesia dilaporkan memakai lebih dari 100 milyar kantong plastik. Berdasarkan perhitungan tersebut, setiap orang Indonesia menggunakan sekitar 700 kantong plastik per tahun, atau kira-kira dua kantong plastik dalam sehari. Cukup banyak bukan?

Nah SobatEH bisa mengurangi penggunaan kantong plastik dengan senantiasa membawa reusable bag di tas atau kendaraan kalian. SobatEH juga dapat mengingatkan kasir jika SobatEH membawa kantong belanja sendiri serta menjelaskan mengapa membawa tas tersebut, agar semakin banyak masyarakat yang tau dampak dari kantong plastik. Jika SobatEH lupa membawa kantong belanja serta barang yang dibeli tidak terlalu banyak, bisa diletakkan di saku baju atau celana.

Mudah bukan? Yuk SobatEH tetap gunakan kantong belanja saat Ramadhan, jangan sampai kalian tergiur dengan kantong-kantong plastik bertemakan Ramadhan yang nantinya dapat merusak bumi ini.

Sumber :
http://www.greenlifestyle.or.id
https://www.change.org

#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

#GreenerEastJava DUA HAL BAIK YANG DIDAPAT KETIKA TIDAK MELAKUKAN FOODWASTE

SobatEH! Tahu tidak, di Bulan Ramadhan ini cenderung menjadi bulan dengan "festival kuliner" yang banyak diadakan di berbagai kota. Dampak dari hal tersebut antara lain, meningkatnya limbah makanan dan plastik di berbagai tempat. Dari data yang dilansir, sekitar 15-25% makanan yang disiapkan atau dibeli pada Bulan Ramadhan akan berakhir di tempat sampah. Perkiraan jumlah sampah ini akan meningkat selama Bulan Ramadhan sekitar 1.400-2.800 ton atau sekitar 2-4%. Sangat disayangkan, seharusnya di Bulan Ramadhan ini menjadi bulan pengendalian diri, baik dari konsumsi yang tidak berlebihan dan tidak menghasilkan banyak sampah. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi yaitu, budaya yang sudah sangat melekat akan festival kuliner, kebiasan konsumtif dan kurangnya penerapan gaya hidup hijau.

Untuk itu, SobatEH, mulailah kita peduli akan perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Jangan terlalu berlebih dalam membeli santapan berbuka. Selain peduli lingkungan, kita juga harus peduli sesama karena masih banyak saudara kita diluar sana yang belum tentu mendapatkan makanan untuk berbuka. Yuk SobatEH, saling menghargai antar sesama dan menjaga lingkungan kita agar menjadi lebih baik lagi.

Sumber:
news.okezone.com
m.liputan6.com

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourMalang
#EarthHourIndonesia

[#GreenerEastJava - Food Waste]

Hai SobatEH! Taukah kamu bahwa setiap tahun pemborosan makanan didunia diperkirakan mencapai 1,6 miliar ton? Besarnya tingkat pemborosan makanan berdampak pada besarnya timbulan sampah makanan atau yang biasa dikenal dengan food waste.

Sama seperti jenis sampah lainnya, food waste dalam jumlah yang berlebih dapat mengganggu kualitas lingkungan. Sebagian besar food waste terdiri atas komponen organik yang apabila dibuang kedalam badan perairan dapat menyebabkan pencemaran yang berakibat pada rusaknya ekosistem perairan tersebut.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mereduksi timbulan food waste, yakni dengan menerapkan perilaku menghemat makanan dan mengubah food waste menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

Yuk SobatEH, kita jadikan bulan Ramadhan ini menjadi momentum untuk mencintai sesama dan mencintai lingkungan sekitar kita dengan tidak memboroskan makanan.

#GreenerEastJava
#IniAksiku
#EarthHourSurabaya
#EarthHourIndonesia

Most Popular Instagram Hashtags