[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#goddod

291 posts

TOP POSTS

#GODDoD
Geger Penampakan Mirip Figur Yesus Pasca Bencana Longsor di Kolombia.

Di sebuah desa bernama Caldas di kota Manizales, Kolombia sedang geger video penampakan yang dipercaya sebagai figur Yesus atau Isa Almasih. Penampakan itu muncul dalam bentuk cahaya yang turun dari atas langit.

Video itu menjadi viral di media sosial karena terjadi pasca bencana longsor parah melanda Caldas. Saat para korban sedang berduka karena kehilangan keluargannya, cahaya itu muncul. Orang-orang yang berada di sekitar Caldas menyaksikannya. Mereka bilang cahaya itu adalah Yesus yang sedang menghibur para korban.

Warga Kolombia mayoritas memang menganut agama Kristen. Fenomena langka itu membuat mereka yakin bahwa Tuhan sedang datang kepada para korban yang menderita. Marya de Iesus, seorang perempuan yang mengunggah video itu pertama kali bilang, “Yesus sedang mengunjungi kota ini. Dia turun dari langit. Semoga Tuhan memberkati,” tulis Marya dalam sebuah postingannya.

Tentu tak semua orang percaya dengan penampakan itu. Angel Sanchez, salah satu warga yang melihat video tersebut berkomentar tentang teori konspirasi yang dilakukan NASA dengan membuat opini publik bernada mistik.

Sebagian lagi bilang bahwa fenomena itu hanyalah hal biasa yang terjadi di semua tempat di belahan bumi. Matahari yang tertutup awan kadang sering memunculkan cahayanya di balik potongan awan.

Sumber: http://update.ahloo.com

#GODDoD

Imam Zakariya al-Qazwini atau Zakariya ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Yahya al-Qazwini, adalah seorang ahli Fisika, Geografi, Astronomi serta Kosmologi. Beliau dilahirkan di Kota Qazwin Persia, pada tahun 1203 M. Melalui bukunya yang berjudul Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat, beliau bercerita tentang keberadaan makhluk-makhluk unik. Makhluk-makhluk tersebut antara lain.

1. Ya’juj Ma’juj.

Mereka adalah umat yang tidak bisa dihitung jumlahnya, kecuali Allah Ta’ala. Tinggi mereka adalah separuh tinggi seorang pria, mereka memiliki taring sebagaimana taring binatang buas, cakar di kuku-kuku mereka, dan berbulu lebat.

2. Kaum di salah satu gunung dekat tempat yang tutup oleh Dzul Qornain.

Berpostur pendek berwajah lebar dan berkulit hitam yang terdapat bintik-bintik putih atau kuning, tinggi mereka adalah 5 jengkal, mereka suka memangsa makhluk hidup dan memanjat pepohonan.

3. Kaum di kepulauan Benua Afrika berbentuk seperti manusia.

Berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka makan dan minum layaknya manusia, mereka juga memiliki sayap untuk terbang, warna kulit mereka ada yang putih, hitam, dan hijau

4. Kaum disebagian Jazirah Bahr.

Wajah mereka seperti anjing, tubuh mereka seperti manusia, mereka memakan buah-buahan di pulau tersebut, namun apabila mereka menemukan hewan maka mereka akan memakannya

5. Kaum berkepala manusia dan berbadan ular.

6. Kaum di Jazirah Romini.

Mereka hidup telanjang dan berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka menyerupai anak kecil dengan tinggi badan 4 jengkal, berbulu tebal dan tipis yang berwarna merah.

7. Bangsa seperti Kera.

Mereka setengah manusia-setengah kera, bisa berbicara, berjalan melompat-lompat, terdapat di dataran subur tanah Yaman.

Tidak menutup kemungkinan, apa yang diungkapkan oleh Imam Qazwini, merupakan hasil pengamatannya terhadap makhluk-makhluk yang berada diluar dimensi manusia, yang lebih dikenal sebagai makhluk jenis Jin.

Wallahualam.

Sumber: https://kanzunqalam.com

#GODDoD

Hajar Aswad sangat familiar bagi Agama Islam. Batu berwarna hitam ini menjadi bagian yang tidak pernah terlewatkan ketika melaksanakan ibadah Umrah dan Haji. Jutaan manusia ingin memegang serta menciumnya, seperti yang dahulu dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Hajar Aswad diturunkan dari Surga ke Bumi pada masa kehidupan Nabi Ibrahim dan Ismail. Sang Utusan membawa batu tersebut menyerahkannya kepada Nabi Ismail ketika ayah dan anak ini membangun Ka'bah. Bagi Umat Islam, sangat mudah menerima kenyataan jika Hajar Aswad merupakan batu yang dikirim Allah dari SurgaNya

Rasulullah SAW bersabda “Hajar Aswad turun dari surga, batu tersebut begitu putih, lebih putih dari pada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. (H.R. Tirmidzi 877)

Hajar aswad adalah batu dari surga. Batu tersebut lebih putih dari salju. Dosa orang-orang musyriklah yang membuatnya menjadi hitam.” (HR. Ahmad 1: 307)

Sabda Nabi Muhammad SAW ini kemudian dibuktikan dengan penelitian dari berbagai literatur. Memang, batu ini tidak seutuh dahulu seperti pada saat pertama kali turun, namun karena ulah kaum musyrikin yang mencongkelnya sehingga terurai menjadi beberapa pecahan. Beberapa pecahan ini sempat diteliti.

Seperti hasil penelitian kurator koleksi mineral kekaisaran Austria-Hungaria, Paul Partsch, pada 1857 yang mengungkapkan bahwa batu itu adalah berupa batuan meteorit, yang bukan berasal dari planet bumi. Selain itu, penelitian dari Museum Inggris mengungkapkan hal serupa, yakni batu tersebut bukan berasal dari bumi. Terang saja, jelas batu ini bukanlah batu Bumi. Namun sudah dijelaskan oleh Nabi bahwa Ia diturunkan dari surga oleh sang pembawa utusan. Ternyata, yang mendapat tugas mulia ini adalah Malaikat Jibril, Sang Pemimpin Malaikat.

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy). Wallahualam.

Sumber: https://planet.merdeka.com

#GODDoD

Selama lebih dari 3 abad, para ilmuan, pemecah kode, dan kaum okultis tak mampu memecahkan arti huruf serta simbol aneh dalam sejumlah carik kertas yang sejak 300 tahun lalu disebut sebagai "Surat Iblis". 'Surat Iblis' itu ditulis oleh seorang suster ordo Benedictine, yang mengklaim dirasuki oleh Iblis atau Lusifer sendiri dan menuliskan surat tersebut.

Berdasarkan legenda, Suster Maria Crocifissa della Concezione dari biara Palma di Montechiaro, selatan Italia, terbangun dari pingsannya pada 11 Agustus 1676. Ketika siuman, sang suster kaget wajahnya dipenuhi oleh tinta. Sementara di sampingnya, terdapat beberapa lembar semacam surat yang diduga ditulisnya saat pingsan.

Surat tersebut terbilang aneh, karena ditulis memakai huruf dan simbol asing yang tak bisa dibaca oleh siapa pun. Suster Maria dan yang lain di biara itu meyakini, surat itu didiktekan sendiri oleh sang Lucifer, Iblis. Tapi, hari berganti hari, tahun semakin berganti selama tiga abad, tak satu pun orang yang mampu menerjemahkan arti surat itu.

Tapi, setelah melewati labirin selama 300 tahun, persisnya awal pekan lalu, peneliti Pusat Ilmu Pengetahuan Ludum, Sisilia, Italia, mengklaim berhasil menerjemahkan 15 baris kode akhir dalam surat itu. Mereka menggunakan kode enkripsi yang secara kebetulan mereka dapatkan di “deep web” atau bagian terdalam dan tersembunyi dari jaringan internet biasa juga disebut sebagai “dark web”. “Kami menduga, surat itu bukan dari Iblis, tapi ditulis secara sadar oleh Suster Maria sendiri yang diduga mengidap penyakit kejiwaan schizophrenia,” terangnya. “Namun, setelah terenkripsi, surat yang ditulis Suster Maria, Iblis, atau apa pun itu, memang bernuansa ‘Iblis’. Intinya, tulisan itu mengajak manusia berpaling dari Tuhan. Ritme tulisannya bertele-tele dan tak konsisten,” ungkapnya.

Misalnya, terdapat kalimat yang terpecahkan berbunyi, “Tuhan mengira bisa menyelamatkan kalian... sistem itu tak bekerja untuk siapa pun… Tuhan, Yesus, Roh Kusus adalah ‘Ada (Being) yang mati

Susah-susah ditemukan. Malah dipecahkan, ujar si Setan.

Sumber: suara.com

#GODDoD

Islam tidak akan akan mencapai kejayaan apabila tidak meneladani dakwah Rasulullah, para sahabat, dan penerusnya terdahulu. Mereka adalah sebaik-baik teladan. Di antara generasi terdahulu yang luar biasa yaitu kumpulan pasukan yang terdiri dari 300.000 umat muslimin. Mereka dapat berjalan di atas sungai tanpa menggunakan perahu dan tak ada satupun orang yang terseret arus sungai kecuali satu wadah minuman.

Pasukan ini dipimpin oleh Sa’ad bin Abi Waqqash. Mereka menyeberangi sungai yang bernama sungai Tigris di Irak dimana pada saat itu sedang terjadi banjir dengan arus yang sangat deras. Mereka berniat menundukkan peradaban Persia setelah mengetahui dakwah santun yang diterimanya. Inilah ciri-ciri orang taqwa yang bisa dicontoh.

Dikatakan jika peristiwa penyeberangan pasukan di atas sungai itu adalah peristiwa yang aneh sepanjang sejarah. Seluruh pasukan berhasil menyeberangi sungai itu dengan selamat. Hanya ada satu wadah air yang hanyut meskipun setelah itu dapat ditemukan kembali. Ketika mengetahui peristiwa ‘ngubek’ sungai untuk mencari satu wadah yang hanyut, panglima Persia berkata bahwa alangkah menakjubkan peristiwa itu. Bagaimana jika yang hanyut adalah satu nyawa diantara pasukan mereka.

Pasukan Persia berlarian karena takut. Saat berlari, ia juga meneriakkan kata ‘Dewana amadan’ sampai dua kali. Kalimat ini berarti ‘orang gila telah datang’. Pasukan Islam ini belum pernah tertandingi hingga saat ini. Mereka merupakan sekelompok orang yang tak hanya menguasai kemajuan di zamannya, tetapi juga orang-orang yang sederhana dan memiliki keimanan serta ketaqwaan yang sangat tinggi.

Pasukan tersebut berisi orang-orang yang tidak pernah takut atau putus asa di hadapan musuh karena Rasulullah dijadikan sebagai teladan yang memiliki keberanian dalam segala aspek.

Sumber: http://beritamisterialamgaib.blogspot.co.id

#GODDoD

Hasta Brata merupakan ilmu kepemimpinan Jawa kuno yang digunakan oleh para Raja-raja Jawa untuk memimpin rakyatnya. Konon katanya siapa pun orang yang memiliki ilmu Hasta Brata ini mampu meluluhkan hati orang sehinga orang yang memiliki ilmu ini semua printah dan keinginannya akan dikabulkan siapa saja. Berikut misteri seputar ilmu Hasta Brata yang menarik untuk disimak.

1. Delapan Karakter.
Ilmu Hasta Brata memiliki 8 karakter yang harus dijalani untuk mendapatkan kesempurnaan dalam memimpin. Hasta Brata dapat diartikan menjadi; Hasta berarti delapan dan Brata berarti laku atau jalan spiritual. Delapan jalan menuju kesempurnan ini antara lain bumi, langit, angin, samudera, rembulan, matahari, api, dan bintang. Jika sorang yang menjalani ilmu ini sudah berhasil menyempurnakan 8 jalan ini maka ia akan menjadi pemimpin paling disegani.

2. Pewayangan.
Dalam cerita perwayangan juga diceritakan kisah ilmu Hasta Brata ilmu ini disebut dalam cerita sebagai “Wahyu Makutha Rama” yang dimiliki oleh dua orang raja titisan dari Dewa Wisnu, yaitu Sri Rama Wijaya yang merupakan raja dari Kerajaan Ayodya, dan Sri Bathara Kresna yang merupakan raja dari Kerajaan Dwarawati.

3. Budaya Jawa Kuno.
Ilmu Hasta Brata identik dengan budaya Jawa Kuno karena ilmu ini memang digunakan banyak orang jawa pada zaman dahulu. Bahkan Trilogi kepemimpinan dari Ki Hajar Dewantara yang berbunyi : “Ing Ngarso Sungtulodo, Ing Madyo Mangunkarso dan Tut Wuri Handayani” ; juga bersumber dari ilmu Hasta Brata tersebut

4. Soekarno.
Presiden Pertama Indonesia Soekarno juga diperkirakan memiliki ilmu Hasta Brata sehingga ia memiliki kewibawaan yang tinggi dan disegani oleh lawan politik dan ditakuti pemimpin dunia lainnya.

Untuk mendapatkan ilmu Hasta Brata tersebut, dipercaya harus melakukan ritual macapatan dari sesudah maghrib hingga dini hari. Dalam ritual macapatan tersebut, harus melantunkan tembang seperti Mijil, Sinom, Kinanti, Asmaradana, Dandanggula, Pangkur, Durma, Pocung, Gambuh, Megatruh, dan Maskumambang. Dalam tembang-tembang tersebut, terdapat nilai-nilai luhur tentang kepemimpinan Jawa Kuno.

Sumber: http://palingseru.com

#GODDoD

1. Lilith.
Lilith merupakan sosok mitologi bangsa Yahudi yang terdapat di dalam Talmud. Ia pun dikaitkan dengan iblis perempuan yang terdapat di dalam motologi Bangsa Mesopotamia. Namun di dalam kisah satanisme/demonologi, Lilith dikenal sebagai isteri dari Lucifer, namun ada yang menyebutkan ia adalah istri Samael

2. Leviathan.
Leviathan merupakan sosok monster laut. Leviathan merupakan satu dari tujuh pangeran yang mendiami dunia bawah, neraka. Ia dikenal sebagai penjaga pintu neraka. Angka tiga merupakan numerologi yang menempel pada sosok penjaga pintu neraka, sebuah simbol kekacauan. Warna yang dimilikinya sama dengan yang dimiliki Lucifer, biru. Namun biru baginya adalah samudera luas yang buas dan liar

3. Belial.
Orang Yahudi mengenalnya dengan Beliyya. Ia sebagai salah satu pangeran kegelapan yang mendiami neraka. Numerologi yang menempel pada sosoknya adalah angka 1, simbol bumi dan awal sebuah penciptaan. Warna yang disematkan kepadanya adalah hitam, sebuah simbol yang mengisahkan masa sebelum bumi tercipta, masa kekacauan ‘masyarakat langit

4. Samael (Satan).
Samael yang bersumber dari Talmud adalah sumber dari segala kerusakan, dosa dan godaan dalam kehidupan manusia di muka bumi. Ia pun dikenal sebagai sosok malaikat yang ingkar, sekaligus malaikat pencabut nyawa. Angka yang mewakilinya adalah 6, sebuah numerologi yang menggambarkan warna emosi

5. Lucifer.
Sebuah kisah mengatakan bahwa Lucifer adalah seorang malaikat yang dibuang dari kerajaan langit. Lucifer pun dikaitkan dengan angka 9, beberapa menganggap 9 merupakan sebuah numerologi yang menyimbolkan harga diri, karenanya Lucifer dikenal sebagai Malaikat Kehormatan. Warna biru diyakini merupakan warna yang dekat dengan kehidupan mahluk bumi, langit (udara) dan air, sehingga Lucifer tiada lain menandakan bahwa keberadaannya senantiasa selalu dekat dengan manusia. Warna lainnya yang berkaitan dengan Lucifer adalah putih dan perak. Sementara elemen kehidupan/alami yang dimilikinya adalah udara, sebuah media yang digunakannya untuk melakukan perjalanan mistis, udara pun merupakan media berkomunikasi antara manusia dengan Tuhannya

Sumber: https://trustmeblog.wordpress.com

#GODDoD

Sekte ini mulai menyebar luas sekitar tahun 1984 yang berpusat di Swiss. Sekte yang dipimpin oleh Joseph De Mambro dan juga Luc Joure ini awalnya mengajarkan pada para pengikutnya untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus Kristus. Namun dalam perkembangannya, sekte ini justru menyimpan ajaran yang menyesatkan dan berbahaya. Joseph dan Luc mengajak para pengikutnya untuk melakukan penculikan, pembunuhan hingga bunuh diri missal.

Sejarah mencatat lebih dari 74 pengikut sekte ini tewas bunuh diri dengan meminum racun, membakar diri di Gereja Ordo di Swis dan Kanada. Sementara beberapa anggota lainnya tewas karena menolak bunuh diri.

Sumber: https://segiempat.com

#GODDoD

Media sosial tengah dihebohkan dengan tersebarnya video seorang perempuan paruh baya yang mendatangi Kemenag di Makassar dan mengaku sebagai nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad.

Adalah Hadasari, wanita yang berusia sekitar 50 tahun itu awalnya mendatangi Kemenag Rappocini, Makassar mengenakan baju putih dan bercadar, lalu ia mengaku bahwa ia adalah seorang nabi. Hal ini membuat para pegawai di Kemenag terkejut.

Selain mengaku nabi, Hadasari juga mengaku sebagai keturunan Tuanta Salamaka Syekh Yusuf. Dilansir dari Wikipedia, Tuanta Salamaka Syekh Yusuf adalah seorang ahli agama yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan.

Beliau juga merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada tanggal 3 Juli 1626 dan meninggal di Cape Town, Afrika Selatan tanggal 23 Mei 1699 pada umur 72 tahun.

Dalam video terlihat Hadasari melakukan percakapan dengan salah satu pegawai di Kemenag, pegawai tersebut menanyakan firman yang Hadasari dapatkan dari Tuhan. "Saya dapat di dalam yang berbisik sendiri (berbahasa arab) kesungguhan firman adalah Allah, kesungguhan Allah adalah firman," jawab Hadasari.

Lalu pegawai Kemenag bertanya lagi tentang mukjizat yang didapatkan, Hadasari menjawab bahwa ia mendapatkan mukjizatnya adalah Al-Quran.

Pegawai Kemenag melotarkan beberapa pertanyaan dan ada yang dijawabnya adapula yang dijawab melenceng tidak sesuai dengan pertanyaan.

Diketahui ternyata Hadasari memiliki gangguan jiwa sejak 2010 dikarenakan kasus sengketa lahan dengan salah satu kerabatnya, hal ini dinyatakan oleh Herman, ketua RW03 Borong Jambu tempat dimana Hadasari tinggal.

Link Video Cek Line Kita
(Id Line: @bht6391j)

Sumber: http://www.wowmenariknya.com

MOST RECENT

#GODDoD
Geger Penampakan Mirip Figur Yesus Pasca Bencana Longsor di Kolombia.

Di sebuah desa bernama Caldas di kota Manizales, Kolombia sedang geger video penampakan yang dipercaya sebagai figur Yesus atau Isa Almasih. Penampakan itu muncul dalam bentuk cahaya yang turun dari atas langit.

Video itu menjadi viral di media sosial karena terjadi pasca bencana longsor parah melanda Caldas. Saat para korban sedang berduka karena kehilangan keluargannya, cahaya itu muncul. Orang-orang yang berada di sekitar Caldas menyaksikannya. Mereka bilang cahaya itu adalah Yesus yang sedang menghibur para korban.

Warga Kolombia mayoritas memang menganut agama Kristen. Fenomena langka itu membuat mereka yakin bahwa Tuhan sedang datang kepada para korban yang menderita. Marya de Iesus, seorang perempuan yang mengunggah video itu pertama kali bilang, “Yesus sedang mengunjungi kota ini. Dia turun dari langit. Semoga Tuhan memberkati,” tulis Marya dalam sebuah postingannya.

Tentu tak semua orang percaya dengan penampakan itu. Angel Sanchez, salah satu warga yang melihat video tersebut berkomentar tentang teori konspirasi yang dilakukan NASA dengan membuat opini publik bernada mistik.

Sebagian lagi bilang bahwa fenomena itu hanyalah hal biasa yang terjadi di semua tempat di belahan bumi. Matahari yang tertutup awan kadang sering memunculkan cahayanya di balik potongan awan.

Sumber: http://update.ahloo.com

#GODDoD

Hasta Brata merupakan ilmu kepemimpinan Jawa kuno yang digunakan oleh para Raja-raja Jawa untuk memimpin rakyatnya. Konon katanya siapa pun orang yang memiliki ilmu Hasta Brata ini mampu meluluhkan hati orang sehinga orang yang memiliki ilmu ini semua printah dan keinginannya akan dikabulkan siapa saja. Berikut misteri seputar ilmu Hasta Brata yang menarik untuk disimak.

1. Delapan Karakter.
Ilmu Hasta Brata memiliki 8 karakter yang harus dijalani untuk mendapatkan kesempurnaan dalam memimpin. Hasta Brata dapat diartikan menjadi; Hasta berarti delapan dan Brata berarti laku atau jalan spiritual. Delapan jalan menuju kesempurnan ini antara lain bumi, langit, angin, samudera, rembulan, matahari, api, dan bintang. Jika sorang yang menjalani ilmu ini sudah berhasil menyempurnakan 8 jalan ini maka ia akan menjadi pemimpin paling disegani.

2. Pewayangan.
Dalam cerita perwayangan juga diceritakan kisah ilmu Hasta Brata ilmu ini disebut dalam cerita sebagai “Wahyu Makutha Rama” yang dimiliki oleh dua orang raja titisan dari Dewa Wisnu, yaitu Sri Rama Wijaya yang merupakan raja dari Kerajaan Ayodya, dan Sri Bathara Kresna yang merupakan raja dari Kerajaan Dwarawati.

3. Budaya Jawa Kuno.
Ilmu Hasta Brata identik dengan budaya Jawa Kuno karena ilmu ini memang digunakan banyak orang jawa pada zaman dahulu. Bahkan Trilogi kepemimpinan dari Ki Hajar Dewantara yang berbunyi : “Ing Ngarso Sungtulodo, Ing Madyo Mangunkarso dan Tut Wuri Handayani” ; juga bersumber dari ilmu Hasta Brata tersebut

4. Soekarno.
Presiden Pertama Indonesia Soekarno juga diperkirakan memiliki ilmu Hasta Brata sehingga ia memiliki kewibawaan yang tinggi dan disegani oleh lawan politik dan ditakuti pemimpin dunia lainnya.

Untuk mendapatkan ilmu Hasta Brata tersebut, dipercaya harus melakukan ritual macapatan dari sesudah maghrib hingga dini hari. Dalam ritual macapatan tersebut, harus melantunkan tembang seperti Mijil, Sinom, Kinanti, Asmaradana, Dandanggula, Pangkur, Durma, Pocung, Gambuh, Megatruh, dan Maskumambang. Dalam tembang-tembang tersebut, terdapat nilai-nilai luhur tentang kepemimpinan Jawa Kuno.

Sumber: http://palingseru.com

#GODDoD

Selama lebih dari 3 abad, para ilmuan, pemecah kode, dan kaum okultis tak mampu memecahkan arti huruf serta simbol aneh dalam sejumlah carik kertas yang sejak 300 tahun lalu disebut sebagai "Surat Iblis". 'Surat Iblis' itu ditulis oleh seorang suster ordo Benedictine, yang mengklaim dirasuki oleh Iblis atau Lusifer sendiri dan menuliskan surat tersebut.

Berdasarkan legenda, Suster Maria Crocifissa della Concezione dari biara Palma di Montechiaro, selatan Italia, terbangun dari pingsannya pada 11 Agustus 1676. Ketika siuman, sang suster kaget wajahnya dipenuhi oleh tinta. Sementara di sampingnya, terdapat beberapa lembar semacam surat yang diduga ditulisnya saat pingsan.

Surat tersebut terbilang aneh, karena ditulis memakai huruf dan simbol asing yang tak bisa dibaca oleh siapa pun. Suster Maria dan yang lain di biara itu meyakini, surat itu didiktekan sendiri oleh sang Lucifer, Iblis. Tapi, hari berganti hari, tahun semakin berganti selama tiga abad, tak satu pun orang yang mampu menerjemahkan arti surat itu.

Tapi, setelah melewati labirin selama 300 tahun, persisnya awal pekan lalu, peneliti Pusat Ilmu Pengetahuan Ludum, Sisilia, Italia, mengklaim berhasil menerjemahkan 15 baris kode akhir dalam surat itu. Mereka menggunakan kode enkripsi yang secara kebetulan mereka dapatkan di “deep web” atau bagian terdalam dan tersembunyi dari jaringan internet biasa juga disebut sebagai “dark web”. “Kami menduga, surat itu bukan dari Iblis, tapi ditulis secara sadar oleh Suster Maria sendiri yang diduga mengidap penyakit kejiwaan schizophrenia,” terangnya. “Namun, setelah terenkripsi, surat yang ditulis Suster Maria, Iblis, atau apa pun itu, memang bernuansa ‘Iblis’. Intinya, tulisan itu mengajak manusia berpaling dari Tuhan. Ritme tulisannya bertele-tele dan tak konsisten,” ungkapnya.

Misalnya, terdapat kalimat yang terpecahkan berbunyi, “Tuhan mengira bisa menyelamatkan kalian... sistem itu tak bekerja untuk siapa pun… Tuhan, Yesus, Roh Kusus adalah ‘Ada (Being) yang mati

Susah-susah ditemukan. Malah dipecahkan, ujar si Setan.

Sumber: suara.com

@Regrann from @darksideofdimension - #GODDoD

Islam tidak akan akan mencapai kejayaan apabila tidak meneladani dakwah Rasulullah, para sahabat, dan penerusnya terdahulu. Mereka adalah sebaik-baik teladan. Di antara generasi terdahulu yang luar biasa yaitu kumpulan pasukan yang terdiri dari 300.000 umat muslimin. Mereka dapat berjalan di atas sungai tanpa menggunakan perahu dan tak ada satupun orang yang terseret arus sungai kecuali satu wadah minuman.

Pasukan ini dipimpin oleh Sa’ad bin Abi Waqqash. Mereka menyeberangi sungai yang bernama sungai Tigris di Irak dimana pada saat itu sedang terjadi banjir dengan arus yang sangat deras. Mereka berniat menundukkan peradaban Persia setelah mengetahui dakwah santun yang diterimanya. Inilah ciri-ciri orang taqwa yang bisa dicontoh.

Dikatakan jika peristiwa penyeberangan pasukan di atas sungai itu adalah peristiwa yang aneh sepanjang sejarah. Seluruh pasukan berhasil menyeberangi sungai itu dengan selamat. Hanya ada satu wadah air yang hanyut meskipun setelah itu dapat ditemukan kembali. Ketika mengetahui peristiwa ‘ngubek’ sungai untuk mencari satu wadah yang hanyut, panglima Persia berkata bahwa alangkah menakjubkan peristiwa itu. Bagaimana jika yang hanyut adalah satu nyawa diantara pasukan mereka.

Pasukan Persia berlarian karena takut. Saat berlari, ia juga meneriakkan kata ‘Dewana amadan’ sampai dua kali. Kalimat ini berarti ‘orang gila telah datang’. Pasukan Islam ini belum pernah tertandingi hingga saat ini. Mereka merupakan sekelompok orang yang tak hanya menguasai kemajuan di zamannya, tetapi juga orang-orang yang sederhana dan memiliki keimanan serta ketaqwaan yang sangat tinggi.

Pasukan tersebut berisi orang-orang yang tidak pernah takut atau putus asa di hadapan musuh karena Rasulullah dijadikan sebagai teladan yang memiliki keberanian dalam segala aspek.

Sumber: http://beritamisterialamgaib.blogspot.co.id - #regrann #rockryder_catalog #rockryder_cimahi #rockryder_store #rockryder_bdg #rockryderdistro.id #lfl

#GODDoD

Islam tidak akan akan mencapai kejayaan apabila tidak meneladani dakwah Rasulullah, para sahabat, dan penerusnya terdahulu. Mereka adalah sebaik-baik teladan. Di antara generasi terdahulu yang luar biasa yaitu kumpulan pasukan yang terdiri dari 300.000 umat muslimin. Mereka dapat berjalan di atas sungai tanpa menggunakan perahu dan tak ada satupun orang yang terseret arus sungai kecuali satu wadah minuman.

Pasukan ini dipimpin oleh Sa’ad bin Abi Waqqash. Mereka menyeberangi sungai yang bernama sungai Tigris di Irak dimana pada saat itu sedang terjadi banjir dengan arus yang sangat deras. Mereka berniat menundukkan peradaban Persia setelah mengetahui dakwah santun yang diterimanya. Inilah ciri-ciri orang taqwa yang bisa dicontoh.

Dikatakan jika peristiwa penyeberangan pasukan di atas sungai itu adalah peristiwa yang aneh sepanjang sejarah. Seluruh pasukan berhasil menyeberangi sungai itu dengan selamat. Hanya ada satu wadah air yang hanyut meskipun setelah itu dapat ditemukan kembali. Ketika mengetahui peristiwa ‘ngubek’ sungai untuk mencari satu wadah yang hanyut, panglima Persia berkata bahwa alangkah menakjubkan peristiwa itu. Bagaimana jika yang hanyut adalah satu nyawa diantara pasukan mereka.

Pasukan Persia berlarian karena takut. Saat berlari, ia juga meneriakkan kata ‘Dewana amadan’ sampai dua kali. Kalimat ini berarti ‘orang gila telah datang’. Pasukan Islam ini belum pernah tertandingi hingga saat ini. Mereka merupakan sekelompok orang yang tak hanya menguasai kemajuan di zamannya, tetapi juga orang-orang yang sederhana dan memiliki keimanan serta ketaqwaan yang sangat tinggi.

Pasukan tersebut berisi orang-orang yang tidak pernah takut atau putus asa di hadapan musuh karena Rasulullah dijadikan sebagai teladan yang memiliki keberanian dalam segala aspek.

Sumber: http://beritamisterialamgaib.blogspot.co.id

#Repost @darksideofdimension (@get_repost)
・・・
#GODDoD

Hajar Aswad sangat familiar bagi Agama Islam. Batu berwarna hitam ini menjadi bagian yang tidak pernah terlewatkan ketika melaksanakan ibadah Umrah dan Haji. Jutaan manusia ingin memegang serta menciumnya, seperti yang dahulu dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Hajar Aswad diturunkan dari Surga ke Bumi pada masa kehidupan Nabi Ibrahim dan Ismail. Sang Utusan membawa batu tersebut menyerahkannya kepada Nabi Ismail ketika ayah dan anak ini membangun Ka'bah. Bagi Umat Islam, sangat mudah menerima kenyataan jika Hajar Aswad merupakan batu yang dikirim Allah dari SurgaNya

Rasulullah SAW bersabda “Hajar Aswad turun dari surga, batu tersebut begitu putih, lebih putih dari pada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. (H.R. Tirmidzi 877)

Hajar aswad adalah batu dari surga. Batu tersebut lebih putih dari salju. Dosa orang-orang musyriklah yang membuatnya menjadi hitam.” (HR. Ahmad 1: 307)

Sabda Nabi Muhammad SAW ini kemudian dibuktikan dengan penelitian dari berbagai literatur. Memang, batu ini tidak seutuh dahulu seperti pada saat pertama kali turun, namun karena ulah kaum musyrikin yang mencongkelnya sehingga terurai menjadi beberapa pecahan. Beberapa pecahan ini sempat diteliti.

Seperti hasil penelitian kurator koleksi mineral kekaisaran Austria-Hungaria, Paul Partsch, pada 1857 yang mengungkapkan bahwa batu itu adalah berupa batuan meteorit, yang bukan berasal dari planet bumi. Selain itu, penelitian dari Museum Inggris mengungkapkan hal serupa, yakni batu tersebut bukan berasal dari bumi. Terang saja, jelas batu ini bukanlah batu Bumi. Namun sudah dijelaskan oleh Nabi bahwa Ia diturunkan dari surga oleh sang pembawa utusan. Ternyata, yang mendapat tugas mulia ini adalah Malaikat Jibril, Sang Pemimpin Malaikat.

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy).

#GODDoD

Sekte ini mulai menyebar luas sekitar tahun 1984 yang berpusat di Swiss. Sekte yang dipimpin oleh Joseph De Mambro dan juga Luc Joure ini awalnya mengajarkan pada para pengikutnya untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus Kristus. Namun dalam perkembangannya, sekte ini justru menyimpan ajaran yang menyesatkan dan berbahaya. Joseph dan Luc mengajak para pengikutnya untuk melakukan penculikan, pembunuhan hingga bunuh diri missal.

Sejarah mencatat lebih dari 74 pengikut sekte ini tewas bunuh diri dengan meminum racun, membakar diri di Gereja Ordo di Swis dan Kanada. Sementara beberapa anggota lainnya tewas karena menolak bunuh diri.

Sumber: https://segiempat.com

#GODDoD

Dee merupakan seorang matematikawan, astronom, astrolog, okultis, navigator, dan imperialis asal Inggris Raya. Dee menjelajahi dunia ilmu pengetahuan dan sihir.

Menjadi salah satu orang paling terpelajar di abadnya, ia telah diundang untuk kuliah pada bidang aljabar lanjutan di Universitas Paris saat masih berusia di awal dua puluhan. Dee adalah seorang promotor ilmu matematika dan astronom yang dihormati, serta ahli terkemuka dalam navigasi, dimana muridnya banyak yang melakukan pelayaran penjelajahan.

Bersamaan dengan upaya tersebut, Dee membenamkan dirinya dalam dunia sihir, astrologi dan filsafat Hermetik. Dia mencurahkan banyak waktu dan usaha dalam tiga puluh tahun terakhir atau lebih dari hidupnya untuk mencoba berkomunikasi dengan iblis untuk mempelajari bahasa universal penciptaan dan membawa kesatuan pra-apokaliptik umat manusia.

Sebagai mahasiswa dari Guru Renaissans Neo-Platonisme, Marsilio Ficino, Dee tidak menarik jauh perbedaan antara penelitian matematika dan investigasinya ke sihir Hermetik, pemanggilan iblis dan ramalan. Sebaliknya ia menganggap semua kegiatan untuk membentuk aspek yang berbeda dari pencarian yang sama: mencari pemahaman transenden yang mendasari bayangan yang terlihat, yang disebut Dee “verities murni

Sumber: http://www.mediantt.com

#GODDoD

Umat Islam tentu sangat familiar dengan air Zam-zam. Sumur ini sangat identik dengan Nabi Ibrahim AS, istrinya Siti Hajar dan anaknya Ismail. Saat ditinggal di tengah gurun pasir tandus, Siti Hajar mulai kewalahan mencari air untuk Ismail yang menangis kehausan.

Setelah berlari hingga tujuh kali mengitari Bukit Safa dan Marwah, akhirnya memancar air yang kemudian disebut Zam-zam tersebut. Ternyata air Zam-zam tidak memancar begitu saja, namun terlebih dahulu digali. Bahkan Siti Hajar melihat sendiri siapa yang menggali mata air tersebut

Ini adalah kejadian yang mendasari tradisi jemaah haji berjalan antara Safa dan Marwah. Ketika Siti Hajar mencapai bukit Marwa (untuk terakhir kali), ia mendengar sebuah suara, kemudian ia diam dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia mendengar suatu itu terus-menerus dan berkata, “Wahai (siapapun engkau)! Engkau telah membuatku mendengarkan suaramu, apakah kamu memiliki sesuatu yang dapat membantuku?” Dan ajaib! Ia melihat satu malaikat di lokasi Zam-Zam, sedang menggali tanah dengan tumitnya (atau sayapnya), hingga airnya memancar dari tempat itu. Ia lalu membentuk tangannya seperti mangkuk, dan mulai mengisi tempat air minumnya yang terbuat dari kulit dengan air menggunakan tangannya dan air mengalir keluar setelah dia mengambil sebagian diantaranya. Hadist Sahih Bukhari: Volume 044, Kitab 055, Hadits 583

Air yang keluar ini sangat banyak, sehingga Siti Hajar mencoba membendungnya. Ia kemudian berkata “”Zam, Zam, Zam” yang berarti ‘Stop, stop, stop

Jika ia (Siti Hajar) telah meninggalkan air itu, (mengalir secara alami tanpa campur tangannya), maka air itu akan mengalir di atas permukaan Bumi. Sahih Bukhari: Volume 044, Buku 055, Hadits 583

Sementara itu Imam Ibnu Qayyim al-Jawziyyah mengatakan: “Air zam zam adalah yang terbaik dan paling mulia dari semua air, yang tertinggi kedudukannya, yang paling berharga, paling mulia dan paling bernilai bagi manusia. Sumur Zam-zam digali oleh Malaikat Jibril dan airnya yang Allah gunakan untuk memadamkan rasa haus Ismail AS

Sumber: https://planet.merdeka.com

#GODDoD

Hajar Aswad sangat familiar bagi Agama Islam. Batu berwarna hitam ini menjadi bagian yang tidak pernah terlewatkan ketika melaksanakan ibadah Umrah dan Haji. Jutaan manusia ingin memegang serta menciumnya, seperti yang dahulu dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Hajar Aswad diturunkan dari Surga ke Bumi pada masa kehidupan Nabi Ibrahim dan Ismail. Sang Utusan membawa batu tersebut menyerahkannya kepada Nabi Ismail ketika ayah dan anak ini membangun Ka'bah. Bagi Umat Islam, sangat mudah menerima kenyataan jika Hajar Aswad merupakan batu yang dikirim Allah dari SurgaNya

Rasulullah SAW bersabda “Hajar Aswad turun dari surga, batu tersebut begitu putih, lebih putih dari pada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. (H.R. Tirmidzi 877)

Hajar aswad adalah batu dari surga. Batu tersebut lebih putih dari salju. Dosa orang-orang musyriklah yang membuatnya menjadi hitam.” (HR. Ahmad 1: 307)

Sabda Nabi Muhammad SAW ini kemudian dibuktikan dengan penelitian dari berbagai literatur. Memang, batu ini tidak seutuh dahulu seperti pada saat pertama kali turun, namun karena ulah kaum musyrikin yang mencongkelnya sehingga terurai menjadi beberapa pecahan. Beberapa pecahan ini sempat diteliti.

Seperti hasil penelitian kurator koleksi mineral kekaisaran Austria-Hungaria, Paul Partsch, pada 1857 yang mengungkapkan bahwa batu itu adalah berupa batuan meteorit, yang bukan berasal dari planet bumi. Selain itu, penelitian dari Museum Inggris mengungkapkan hal serupa, yakni batu tersebut bukan berasal dari bumi. Terang saja, jelas batu ini bukanlah batu Bumi. Namun sudah dijelaskan oleh Nabi bahwa Ia diturunkan dari surga oleh sang pembawa utusan. Ternyata, yang mendapat tugas mulia ini adalah Malaikat Jibril, Sang Pemimpin Malaikat.

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy). Wallahualam.

Sumber: https://planet.merdeka.com

#GODDoD

Ratusan mayat dibiarkan membusuk di dalam sebuah bangunan berbentuk lingkaran dan dibiarkan dimakan oleh burung pemakan bangkai. Bagi kita, ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa terhadap jasad-jasad manusia, namun ternyata ada agama yang menganggap ini adalah sebuah pemuliaan terhadap manusia yang sudah meninggal. Demikianlah keyakinan agama Zoroaster yang menganggap api adalah Tuhan mereka.

Memang begitulah, dengan kacamata budaya dan agama yang berbeda sering kita temukan hal-hal yang kontradiktif terhadap apa yang kita yakini. Kadang suatu hal di anggap mulia namun menurut kita justru hal tersebut adalah gila.

Tempat pemuliaan mayat tersebut dinamakan The Tower Of Silence atau juga di sebut sebagai "Kuil Api". Agama Zoroaster meyakini bahwa tubuh manusia tidak suci sehingga jasad manusia tidak boleh mengotori bumi dan api, atas dasar alasan tersebut jasad manusia tidak boleh di kubur atau di kremasi. Oleh sebab itu orang yang telah meninggal jenazahnya akan di bawa ke kuil Towers of Silence agar di makan oleh burung pemakan bangkai, Burung Nasar. Setelah daging dimakan habis oleh Burung Nasar dan tinggal tersisa tulang belulang, maka tulang-tulang tersebut akan dibuang ke tengah bangunan.

Anda akan melihat mayat berada di bibir kuil sedangkan di tengah bangunan adalah tulang-tulang yang dagingnya sudah di makan oleh Burung Nasar

Disclaimer: Foto Tidak Dicantumkan Karena Mengandung Unsur Disturbing.

Sumber: http://kumpulan-info21.blogspot.co.id

#GODDoD

Kali adalah mana dari salah satu Dewi Hindu yang digambarkan memiliki penampilan yang mengerikan. Wanita yang digambarkan memiliki kulit hitam legam dan wajah yang menakutkan ini juga merupakan Istri dari Dewa Siwa. Selain itu dewi yang juga merupakan perlambang kematian ini digambarkan selalu berkalungkan tengkorak dan ular serta senantiasa berlumuran darah. Lidahnya juga selalu menjulur sebagai pertanda bahwa tiada hari tanpa kematian

Dalam agama Hindu Kali dan suaminya Dewa Siwa merupakan dewa yang bertugas untuk melebur segala makhluk yang sudah tak layak hidup lagi. Karena itu keduanya sering direprentasikan sebagai kematian yang selalu lapar. Dengan kesepuluh tangannya yang senantiasa memegang berbagai senjata yang akan digunakan untuk menyiksa orang-orang yang telah mati

Kali konon tak akan peduli pada rintihan dan permintaan ampun. Bahkan ketika suaminya Dewa Siwa datang, siksaan ini akan makin menggila karena Kali akan memotong-motong tubuh orang yang disiksanya dan menari diatas potongan tubuh bersimbah darah tersebut. Karena kesadisannya ini, masyarakat India biasanya akan mengadakan sebuah upacara khusus untuk menghormati Dewi Kali sekaligus meminta keselamatan. Upacara untuk Dewi Kali tersebut bernama Durja Puja

Sumber: http://www.anehdidunia.com

@Regrann from @darksideofdimension - #GODDoD

Imam Zakariya al-Qazwini atau Zakariya ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Yahya al-Qazwini, adalah seorang ahli Fisika, Geografi, Astronomi serta Kosmologi. Beliau dilahirkan di Kota Qazwin Persia, pada tahun 1203 M. Melalui bukunya yang berjudul Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat, beliau bercerita tentang keberadaan makhluk-makhluk unik. Makhluk-makhluk tersebut antara lain.

1. Ya’juj Ma’juj.

Mereka adalah umat yang tidak bisa dihitung jumlahnya, kecuali Allah Ta’ala. Tinggi mereka adalah separuh tinggi seorang pria, mereka memiliki taring sebagaimana taring binatang buas, cakar di kuku-kuku mereka, dan berbulu lebat.

2. Kaum di salah satu gunung dekat tempat yang tutup oleh Dzul Qornain.

Berpostur pendek berwajah lebar dan berkulit hitam yang terdapat bintik-bintik putih atau kuning, tinggi mereka adalah 5 jengkal, mereka suka memangsa makhluk hidup dan memanjat pepohonan.

3. Kaum di kepulauan Benua Afrika berbentuk seperti manusia.

Berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka makan dan minum layaknya manusia, mereka juga memiliki sayap untuk terbang, warna kulit mereka ada yang putih, hitam, dan hijau

4. Kaum disebagian Jazirah Bahr.

Wajah mereka seperti anjing, tubuh mereka seperti manusia, mereka memakan buah-buahan di pulau tersebut, namun apabila mereka menemukan hewan maka mereka akan memakannya

5. Kaum berkepala manusia dan berbadan ular.

6. Kaum di Jazirah Romini.

Mereka hidup telanjang dan berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka menyerupai anak kecil dengan tinggi badan 4 jengkal, berbulu tebal dan tipis yang berwarna merah.

7. Bangsa seperti Kera.

Mereka setengah manusia-setengah kera, bisa berbicara, berjalan melompat-lompat, terdapat di dataran subur tanah Yaman.

Tidak menutup kemungkinan, apa yang diungkapkan oleh Imam Qazwini, merupakan hasil pengamatannya terhadap makhluk-makhluk yang berada diluar dimensi manusia, yang lebih dikenal sebagai makhluk jenis Jin.

Wallahualam.

Sumber: https://kanzunqalam.com - #regrann

#GODDoD

Imam Zakariya al-Qazwini atau Zakariya ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Yahya al-Qazwini, adalah seorang ahli Fisika, Geografi, Astronomi serta Kosmologi. Beliau dilahirkan di Kota Qazwin Persia, pada tahun 1203 M. Melalui bukunya yang berjudul Aja’ib al-makhluqat wa Gharaib al-Mawjudat, beliau bercerita tentang keberadaan makhluk-makhluk unik. Makhluk-makhluk tersebut antara lain.

1. Ya’juj Ma’juj.

Mereka adalah umat yang tidak bisa dihitung jumlahnya, kecuali Allah Ta’ala. Tinggi mereka adalah separuh tinggi seorang pria, mereka memiliki taring sebagaimana taring binatang buas, cakar di kuku-kuku mereka, dan berbulu lebat.

2. Kaum di salah satu gunung dekat tempat yang tutup oleh Dzul Qornain.

Berpostur pendek berwajah lebar dan berkulit hitam yang terdapat bintik-bintik putih atau kuning, tinggi mereka adalah 5 jengkal, mereka suka memangsa makhluk hidup dan memanjat pepohonan.

3. Kaum di kepulauan Benua Afrika berbentuk seperti manusia.

Berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka makan dan minum layaknya manusia, mereka juga memiliki sayap untuk terbang, warna kulit mereka ada yang putih, hitam, dan hijau

4. Kaum disebagian Jazirah Bahr.

Wajah mereka seperti anjing, tubuh mereka seperti manusia, mereka memakan buah-buahan di pulau tersebut, namun apabila mereka menemukan hewan maka mereka akan memakannya

5. Kaum berkepala manusia dan berbadan ular.

6. Kaum di Jazirah Romini.

Mereka hidup telanjang dan berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dimengerti, mereka menyerupai anak kecil dengan tinggi badan 4 jengkal, berbulu tebal dan tipis yang berwarna merah.

7. Bangsa seperti Kera.

Mereka setengah manusia-setengah kera, bisa berbicara, berjalan melompat-lompat, terdapat di dataran subur tanah Yaman.

Tidak menutup kemungkinan, apa yang diungkapkan oleh Imam Qazwini, merupakan hasil pengamatannya terhadap makhluk-makhluk yang berada diluar dimensi manusia, yang lebih dikenal sebagai makhluk jenis Jin.

Wallahualam.

Sumber: https://kanzunqalam.com

regram @darksideofdimension
#GODDoD

Nabi Khidir AS adalah salah satu dari para nabi yang kisahnya. Tentang mukjizat Nabi Khidir AS yang memiliki umur sangat panjang, beberapa ulama dan ahli sufi meriwayatkan sebuah kisah rahasia hidup abadi Nabi Khidir. Beberapa hikayat menyebutkan setelah Allah SWT menciptakan dunia, Dia menurunkan beberapa tetesan air dari surga ke dunia. Salah satu tetesnya kemudian berubah menjadi sang Ainul Hayat atau si mata air keabadian (Fountain of Youth). Jadi siapa pun yang meminumnya akan hidup hingga kiamat kecuali dia memohon kematian pada Allah SWT.

Beberapa kisah menceritakan bahwa Allah SWT menurunkan Malaikat Rifa’il pada Raja Iskanda Zulkarnain. Raja Zulkarnain menanyakan pada Malaikat Rifa’il adakah cara agar dia dapat beribadah terus-menerus pada Allah SWT. Malaikat Rifa’il menceritakan mengenai Ainul Hayat, mata air kehidupan abadi pada Raja Zulkarnain.

Dibekali dengan permata dari Malaikat Rifa’il, bersama pasukannya, raja Zulkarnain melakukan perjalanan pencarian mata air Ainul Hayat. Dikatakan bahwa mata air Ainul Hayat berada di tempat tergelap bumi dan tempat keluarnya matahari. Namun sayangnya mata air Ainul Hayat tidak pernah diminum oleh raja Zulkarnain.

Saat sampai pada tempat yang diberitahukan Malaikat Rifa’il, raja Iskandar Zulkarnain menyuruh salah satu orangnya untuk masuk terlebih dahulu mencari Ainul Hayat. Dan orang tersebut adalah Khidir AS. Atas wahyu dari Allah SWT, Nabi Khidir diberikan petunjuk keberadaan Ainul Hayat dan akhirnya beliau lah yang meminumnya.

Atas seizin Allah, hanya Nabi Khidir lah yang bisa meminum air tersebut. Sehingga, Allah menjadikan Nabi Khidir sebagai penjaga Ainul Hayat, dari jin maupun manusia yang ingin meminumnya.

Sejak dijaga oleh Nabi Khidir AS, tidak ada satupun yang dapat meminum mata air tersebut. Beberapa ulama berpendapat bahwa letak Ainul Hayat yang dijaga Nabi Khidir berada di pulau Bermuda, oleh karena itulah banyak kapal dan orang yang hilang ketika melewati daerah tersebut. Karena para setan berbondong-bondong mengelilingi tempat tersebut untuk merebut Ainul Hayat.

Wallahualam.

Sumber: http://www.boombastis.com

#Repost @darksideofdimension (@get_repost)
・・・
#GODDoD

Nabi Khidir AS adalah salah satu dari para nabi yang kisahnya. Tentang mukjizat Nabi Khidir AS yang memiliki umur sangat panjang, beberapa ulama dan ahli sufi meriwayatkan sebuah kisah rahasia hidup abadi Nabi Khidir. Beberapa hikayat menyebutkan setelah Allah SWT menciptakan dunia, Dia menurunkan beberapa tetesan air dari surga ke dunia. Salah satu tetesnya kemudian berubah menjadi sang Ainul Hayat atau si mata air keabadian (Fountain of Youth). Jadi siapa pun yang meminumnya akan hidup hingga kiamat kecuali dia memohon kematian pada Allah SWT.

Beberapa kisah menceritakan bahwa Allah SWT menurunkan Malaikat Rifa’il pada Raja Iskanda Zulkarnain. Raja Zulkarnain menanyakan pada Malaikat Rifa’il adakah cara agar dia dapat beribadah terus-menerus pada Allah SWT. Malaikat Rifa’il menceritakan mengenai Ainul Hayat, mata air kehidupan abadi pada Raja Zulkarnain.

Dibekali dengan permata dari Malaikat Rifa’il, bersama pasukannya, raja Zulkarnain melakukan perjalanan pencarian mata air Ainul Hayat. Dikatakan bahwa mata air Ainul Hayat berada di tempat tergelap bumi dan tempat keluarnya matahari. Namun sayangnya mata air Ainul Hayat tidak pernah diminum oleh raja Zulkarnain.

Saat sampai pada tempat yang diberitahukan Malaikat Rifa’il, raja Iskandar Zulkarnain menyuruh salah satu orangnya untuk masuk terlebih dahulu mencari Ainul Hayat. Dan orang tersebut adalah Khidir AS. Atas wahyu dari Allah SWT, Nabi Khidir diberikan petunjuk keberadaan Ainul Hayat dan akhirnya beliau lah yang meminumnya.

Atas seizin Allah, hanya Nabi Khidir lah yang bisa meminum air tersebut. Sehingga, Allah menjadikan Nabi Khidir sebagai penjaga Ainul Hayat, dari jin maupun manusia yang ingin meminumnya.

Sejak dijaga oleh Nabi Khidir AS, tidak ada satupun yang dapat meminum mata air tersebut. Beberapa ulama berpendapat bahwa letak Ainul Hayat yang dijaga Nabi Khidir berada di pulau Bermuda, oleh karena itulah banyak kapal dan orang yang hilang ketika melewati daerah tersebut. Karena para setan berbondong-bondong mengelilingi tempat tersebut untuk merebut Ainul Hayat.

Wallahualam.

Sumber: http://www.boombastis.com

@Regrann from @darksideofdimension - #GODDoD

Nabi Khidir AS adalah salah satu dari para nabi yang kisahnya. Tentang mukjizat Nabi Khidir AS yang memiliki umur sangat panjang, beberapa ulama dan ahli sufi meriwayatkan sebuah kisah rahasia hidup abadi Nabi Khidir. Beberapa hikayat menyebutkan setelah Allah SWT menciptakan dunia, Dia menurunkan beberapa tetesan air dari surga ke dunia. Salah satu tetesnya kemudian berubah menjadi sang Ainul Hayat atau si mata air keabadian (Fountain of Youth). Jadi siapa pun yang meminumnya akan hidup hingga kiamat kecuali dia memohon kematian pada Allah SWT.

Beberapa kisah menceritakan bahwa Allah SWT menurunkan Malaikat Rifa’il pada Raja Iskanda Zulkarnain. Raja Zulkarnain menanyakan pada Malaikat Rifa’il adakah cara agar dia dapat beribadah terus-menerus pada Allah SWT. Malaikat Rifa’il menceritakan mengenai Ainul Hayat, mata air kehidupan abadi pada Raja Zulkarnain.

Dibekali dengan permata dari Malaikat Rifa’il, bersama pasukannya, raja Zulkarnain melakukan perjalanan pencarian mata air Ainul Hayat. Dikatakan bahwa mata air Ainul Hayat berada di tempat tergelap bumi dan tempat keluarnya matahari. Namun sayangnya mata air Ainul Hayat tidak pernah diminum oleh raja Zulkarnain.

Saat sampai pada tempat yang diberitahukan Malaikat Rifa’il, raja Iskandar Zulkarnain menyuruh salah satu orangnya untuk masuk terlebih dahulu mencari Ainul Hayat. Dan orang tersebut adalah Khidir AS. Atas wahyu dari Allah SWT, Nabi Khidir diberikan petunjuk keberadaan Ainul Hayat dan akhirnya beliau lah yang meminumnya.

Atas seizin Allah, hanya Nabi Khidir lah yang bisa meminum air tersebut. Sehingga, Allah menjadikan Nabi Khidir sebagai penjaga Ainul Hayat, dari jin maupun manusia yang ingin meminumnya.

Sejak dijaga oleh Nabi Khidir AS, tidak ada satupun yang dapat meminum mata air tersebut. Beberapa ulama berpendapat bahwa letak Ainul Hayat yang dijaga Nabi Khidir berada di pulau Bermuda, oleh karena itulah banyak kapal dan orang yang hilang ketika melewati daerah tersebut. Karena para setan berbondong-bondong mengelilingi tempat tersebut untuk merebut Ainul Hayat.

Wallahualam.

Sumber: http://www.boombastis.com - #regrann

Most Popular Instagram Hashtags