[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#forgottengeneration

MOST RECENT

magantagab jigiwaga 🍄

#indonesiabertattoo #forgottengeneration #daddy's Oscene 🍀

semoga sarehat selalu dan sukses didarat, lautan dan udara cs cs ku #backstagelife #rentenirfc #forgottengeneration #harkorpang #friendship

Temu kangen sama temen" maen band kala itu di @fg_official 😁
sambil berolahraga bersama pagi tadi di tokonya @easternwolves Dago Pakar. Sing sehat salamet rahayu salawasna #forgottengeneration

Temu kangen sambil berolahraga bersama ex-drummer kita @muhamadsaptatriaji pagi tadi di tokonya @easternwolves Dago Pakar. Sing sehat salamet rahayu salawasna dulur 🙏🏻 #ForgottenGeneration

Band baru? Southeast Asian Tour? Let's go! 🏁 #tapinanti #kapankapan #kalogahujan

Bandung-Bali Punkrock Brotherhood
📸 by @hrufbr
#EasternWolvesMusic #EasternWolves #TurtlesJR #Natterjack #BebangkanOiSquad #ForgottenGeneration #JoeyTheGangster

Well that’s a song that needs no intro. #chicago #ibsorlando. Even this gen x guys knows this one!!! ##forgottengeneration #genx

Oh, sure, everyone with a #recordplayer is just some #millenial or #hipster who uses them to seem #cooler or #trendy and never actually listened to vinyl once in their lives, says everyone who hates on #vinyl ! Yet here is #generationx / #forgottengeneration #proof that some of us did. My sister had a collection and player music often, and since she passed, we discovered a bunch of 45’s of whose we do no know. At least we didn’t until I got a record player, got super sick, and to test it, asked my mom for the 45’s. There it is, proof I was a #paranormal slash #ghost researcher, and possibly proof that #seasemestreet put #subliminalmessages into the record to achieve this for #dark and #clandestine reasons!(?) Or I was #bornthisway and this way being #goth 🦋 So, that’s my two year old handwriting—at most!—since this is before my brother (An official millennial) was born. My parents had loads of #feltpens around that I loved to use. What I find most interesting is that I evidently thought I was #kesha before she even did, because in both images, I used a dollar sign instead of the letter ‘S’. . . #borngoth #bornthisgoth #childhoodunplugged #childhoodtoys

Yesterday, I realized I am a proud Gen-Xer! We were the "latchkey kids" and we were the "MTV Generation" even as we were characterized as slackers, cynical and disaffected. Just remember we gave the music world Grunge, Hip Hop, and we introduced you to Indie films, but most importantly we started the work-life balance movement, and are credited with a renewed entrepreneurial drive. #genxproud #forgottengeneration

Forgotten Generation
Size L
100k
2nd tag Born Free
Belum termasuk ongkir
#forgottengeneration #kaospunk #kaosmetal #kaosband #jajanpunk #jajanmetal

Merenyeng is a way of life. Kemaren petang // Otop helo : @bobeeeng #forgottengeneration #festivalkampungkota

@Regranned from @perpustakaanjalanan_bandung - Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas - #regrann

@Regrann from @festivalkampungkota - Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas - #regrann

Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas

Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas

Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas

Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

Info selengkapnya cek : @festivalkampungkota
#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas

Sontoloyo.project akan melapak disana, selamat bertemu!! #Rensta #Repost: @festivalkampungkota via @renstapp ···
“ Resital musik yang dihelat di ruang publik tidak hanya sebagai kontestasi kultural saja, melainkan telah menjadi sebuah pertarungan kepentingan politik. Dalam upaya ini pula, bentuk resistensi dari mereka yang tertindas tidak berujung sebagai kudapan spektator, namun bersama-sama pula—baik penampil maupun audiens—menjadikan musik itu sebagai medium pembebasan, pemberontakan, dan perlawanan. Ibarat api yang terus ditiup dalam sekam, begitulah resital musik di ruang publik itu bekerja.

Tiga hari terakhir dalam rangkaian acara esok, merupakan puncak helatan Festival Kampung Kota 2017 di Dago Elos, Bandung. Sebuah Festival tak komplit rasanya jika tanpa dibarengi dengan momen perayaan. Bahwa terdapat mereka yang masih bertahan, terdapat mereka yang masih melawan, segala bentuk penindasan, dan pembodohan. Kita akan menggetarkan nyali para tiran, mengarahkan pengeras suara tepat ke telinga mereka, mengabarkan bahwa rakyat tak pernah sendirian dalam segenap perjuangannya.

Untuk itu, mari datang dan rayakan, jadikan esok sebagai marka waktu dan lingkaran pada penanggalan kalender kalian. Bahwa solidaritas dan perlawanan akan terus berakumulasi, bahwa nyalak distorsi akan menghantui malam para tiran, bahwa genderang perlawanan akan terus ditabuh siang dan malam, seiring kepalan tangan kita menggedor dinding bangunan tempat mereka bersemayam.

Merayakan apa yang tersisa dari segenap perjuangan, dari harapan yang dirangkai kembali, adalah perlawanan. Panjang umur solidaritas, panjang umur perlawanan!

#FestivalKampungKota #RespectMinority #TakeToThrow #Aillis #HadiSyandana #ForgottenGeneration #Eyefeelsix #Kidsway #Brahmakumbara #408 #Ametis #Taring #Tamija #Flukeminimix #WeThePeople #Wreck #Succubus #Eviction #Jeruji #Bankshot #RumahCemara #DagoElosBersatu #TamanSariMelawan #KebonJerukMelawan #SolidaritasTanpaBatas

Most Popular Instagram Hashtags