#crazyfootballindonesia

351 posts

TOP POSTS

PEMAIN BENUA AFRIKA
1. Roger Milla ,Kamerun

Bintang Piala Dunia 1990 ini bergabung dengan Pelita Jaya selepas Piala Dunia 1994, ia menyumbangkan 23 gol dalam 23 penampilan. Sebuah catatan yang luar biasa, apalagi mengingat usianya sudah 40 tahun.
Musim berikutnya, Milla hengkang ke Putra Samarinda dan mencetak 12 gol dari 18 penampilan.

2. Zah Rahan ,Liberia

Zah Rahan berbeda dengan kebanyakan pemain Afrika yang mengandalkan fisik, Zah Rahan lebih mengandalkan visi bermain yang bagus, teknik di atas rata-rata dan kecepatan tinggi. Namanya mulai melambung setelah menjadi bintang utama Persekabpas Pasuruan di musim 2006. Setelah itu ia pindah ke SFC tahun 2007 dan membawa SFC menjadi juara Ligina 2007 sekaligus menjadi best player. Tahun 2010, Zah Rahan pindah ke Persipura Jayapura dan sukses membawa Persipura menjuarai ISL 2010/11 dan 2012/13.

3. Olinga Atangana ,Kamerun

Kesuksesan Bandung Raya menjadi juara Ligina 1995/1996 dan runner up Ligina 1996/1997 tentunya tidak terlepas dari peran Olinga sebagai bek utama Bandung Raya ketika itu. Atangana adalah pemain bertahan yang tangguh dan sangat sulit untuk dilewati lawan. Olinga juga berhasil membawa Persita ke Final Ligina musim 2002. Namun, timnya kalah 2-1 dari Petrokimia Putra

4. Pierre Njanka ,Kamerun

Pernah bermain di Ligue 1 Perancis, Pierre Njanka juga pernah bermain di Piala Dunia 1998 dan mencetak gol indah ke gawang Austria.
Di Indonesia, Njanka dikenang saat membawa Arema meraih juara ISL 2010. Njanka tampil hebat pada musim itu. Bukan hanya sebagai batu karang di pertahanan Arema, ia juga bertindak sebagai pengayom bagi pemain muda di skuat Arema.

5. Mbeng Jean ,Kamerun

Sangat jarang ada pemain asing berposisi penjaga gawang yang berkarir di Indonesia. Mbeng Jean juga berprestasi, ia mampu membawa Persija menjadi juara Ligina 2001 dengan penampilan hebatnya di bawah mistar gawang.

6.Makan konate, Mali

Pemain asal Mali ini sukses membuat bobotoh kagum dengan aksinya, Konate adalah bagian dari tim Persib yang menjuarai ISL 2014 ia juga berhasil menjadi top skor tim dengan 13 gol nya , di tahun selajutnya ia juga mengantarkan persib juara piala presiden.

#crazyfootballindonesia

Marquee player Borneo FC, Shane Smeltz, mendapat panggilan membela Tim Nasional (Timnas) Selandia Baru untuk berlaga di Piala Konfederasi 2017 Rusia, 17 Juni hingga 2 Juli 2017. Smeltz mendapat jabatan kapten tim All Whites.
.
.
Ini merupakan sebuah kejutan, megingat umut Smeltz yang sudah tidak muda lagi. Pemain yang berposisi sebagai striker itu saat ini berumur 35 tahun.
Apalagi, Smeltz belum menunjukkan kualitas yang bagus bersama Borneo FC di Gojek Traveloka Liga 1. Ia baru mengemas satu gol dari 6 laga.
.
.
Di sisi lain, Timnas Selandia Baru berhak mengikuti Piala Konfederasi 2017 sebagai wakil dari Benua Oseania. Timnas Selandia Baru akan bersaing di Grup A babak penyisihan grup bersama tuan rumah Rusia, juara Euro 2016 Portugal, dan wakil Amerika Utara serta Tengah yang sekaligus juara Piala Concacaf 2015, Meksiko.
.
.
Sedangkan Grup B dihuni oleh juara Piala Afrika 2017 Nigeria, jawara Copa America 2016 Cile, juara Piala Asia 2015 Australia, dan juara Piala Dunia 2014 Jerman. .
.
Piala Konfederasi merupakan sebuah turnamen yang mempertemukan timnas negara-negara yang berhasil menjadi juara kerjuaraan di benuanya masing-masing. Piala Konfederasi merupakan ajang pemanasan persiapan sang tuan rumah Piala Dunia yang bakal diadakan setelah turnamen ini. .
.
Turnamen yang juga disebut Piala Dunia mini ini diadakan setiap empat tahun sekali atau setahun sebelum Piala Dunia. Piala Konfederasi 2017 digelar di Rusia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 mendatang.
.
.
Empat tahun lalu, Brasil keluar sebagai juara Piala Konfederasi. Saat itu, Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014.
.
.
Mantap..
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #Indonesiajuara #borneofc

Hanya sehari pasca pemecatan Iwan Setiawan dari kursi panas pelatih kepala Persebaya Surabaya, empat pelatih asing menyatakan minat untuk menangani klub Liga 2 itu. Mereka adalah Misha Radovic (Serbia), Stefan Hansson (Swedia), Laurent Hatton (Prancis), dan Carlos de Mello (Brasil).
.
.
Keempat pelatih ini punya pengalaman melatih di Indonesia. Misha Radovic, misalnya. Pelatih berusia 55 ini pernah menangani Pelita Jaya dan Persisam Putra Samarinda.
.
.
"Saya siap menghadapi tekanan dari bonek yang menginginkan Persebaya promosi ke Liga 1," ujar Misha yang,Selasa (23/5/2017).
.
.
Saat ini, Misha yang berlisensi A-Pro UEFA itu menetap di Australia. Sementara Hatton, yang baru saja diputus kontraknya oleh PS TNI, juga punya minat sama. Pelatih asal Prancis ini mengaku penasaran dengan atmosfer sepak bola Indonesia. .
.
Ketika melatih PS TNI, The Army tidak pernah menelan kekalahan di Liga 1 2017 plus dua kali menang. Saat ini, Hatton masih berada di Jakarta.
.
.
"Saya mendengar Persebaya baru saja memutus kontrak pelatihnya. Siapa tahu saya bisa ke sana," katanya.
.
.
Hal senada dikatakan Hansson yang memutuskan meninggalkan Persema Malang karena ingin mencari tantangan baru. Di Persema, Hansson membawa klub Malang itu mencetak tiga kemenangan dan sekali kalah pada Grup D Zona Jawa Timur.
.
.
"Persebaya adalah klub besar meski saat ini berlaga di Liga 2. Wajar kalau banyak pelatih berminat menangani klub itu," kata Hansson, yang pernah menangani Mitra Kukar dan Persela Lamongan dan memegang lisensi A-Pro UEFA seperti halnya Hatton serta Misha.
.
.
Yang terakhir adalah Carlos de Mello yang saat ini bersatus pelatih aktif dengan menjabat sebagai pelatih PSGC Ciamis, klub Liga 2. Bagi bonek, Carlos bukan sosok asing. Salah satu gelandang yang pernah beredar di Indonesia pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996-1997.
.
.
"Saya punya kenangan manis bersama Persebaya . Kalau Persebaya meminta saya menangani mereka, saya tentu sulit untuk menolak," kata Carlos yang sudah mengantongi lisensi kepelatihan A-Pro CBF.
(Bola. Com) .
.
#Crazyfootballindonesia #sepakbola #Indonesia #Indonesiajuara #persebaya

Ezra Walian belum mau terbuka terkait klub mana saja yang sudah menjalin komunikasi dengannya untuk menjadi destinasi pemain berdarah Manado itu musim depan

Namun, sumber terpercaya memastikan bahwa ada tiga klub Eropa yang sudah mulai mendekati pemain yang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia itu

Kontrak Ezra bersama Jong Ajax akan segera berakhir, dan sumber tersebut menyatakan ada tiga klub yang serius melakukan pendekatan antara lain FC Utrecht, Reading FC dan juara Ligue 1 Prancis, AS Monaco

Sebelumnya, Reading sempat membantah isu terkait minat mereka kepada Ezra, namun hingga kini klub yang akan memainkan play-off promosi ke Liga Primer Inggris itu sebenarnya membuka peluang untuk Ezra

Terkait Monaco, tak diketahui pasti apakah tim utama mereka yang menawarkan kontrak kepada Ezra atau tim pelapis mengingat usia Ezra sendiri belum menginjak 20 tahun

Utrecht dikabarkan yang paling serius ingin mendaratkan Ezra, sayangnya pemain yang bersangkutan ingin mencicipi karier di luar Belanda dan keluarga jadi pertimbangan penting Ezra

Nilai kontrak sendiri bukan perkara utama bagi Ezra dan ayahnya Glenn Walian, namun kesempatan bermain untuk Ezra sendiri di mana ia berharap bisa mengemas minimal 50 persen pertandingan dari satu musim
(Goal.com)
Mantap nih.. 👍

#Crazyfootballindonesia #Indonesia #Indonesiajuara #asmonaco

Stadion Gajayana, Malang, kembali jadi markas sementara Arema FC saat menjamu Mitra Kukar pada pekan kedelapan Liga 1 2017, Minggu (28/5/2017).
.
.
Kick-off larut malam karena memasuki Bulan Ramadan jadi pertimbangan untuk memakai Stadion Gajayana, yang lokasinya strategis dari berbagai penjuru Malang Raya.
.
.
Bagi kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, bermain di salah satu stadion tertua di Indonesia itu punya keuntungan sendiri. Sebab, dukungan yang diberikan Aremania bakal lebih besar.
.
.
"Tentu lebih semangat menghadapi pertandingan jika penonton penuh. Penonton di Gajayana biasanya lebih banyak karena jaraknya dekat," kata pemain yang akrab disapa Jhon itu.
.
.
Dari segi kapasitas, Stadion Gajayana memang lebih kecil dibandingkan Stadion Kanjuruhan. Stadion milik Pemkot Malang ini hanya bisa menampung 24 ribu penonton sehingga tribune tersebut terasa lebih mudah penuh daripada Kanjuruhan.
.
.
"Kalau sudah dapat dukungan penuh dari penonton, semua pemain harus mau kerja dan tanggung jawab di lapangan. Jangan sampai malu lagi," kata jebolan Akademi Arema itu.
(Bola.com)

Ramaikan ya aremania ,ingat jangan ada lagi nyanyian yang gak enak di dengar kan ini Bulan suci 👍
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #indonesiajuara #aremania #arema

Apabila dibandingkan pesepak bola dari Amerika Latin atau Benua Asia, keberadaan pesepak bola asal Benua Eropa di liga Indonesia terbilang lebih sedikit.

Ada sejumlah faktor mengapa jumlah pesepak bola asal Benua Biru di negeri ini kalah banyak. Faktor perbedaan cuaca jadi salah satu alasan. Kemudian soal kisaran nilai kontrak yang mayoritas lebih tinggi dari pemain benua lain.

1. Dejan Gluscevic

Dejan Gluscevic langsung menjadi buah bibir publik sepak bola nasional saat keran pemain asing dibuka pada Liga Indonesia 1994-1995. Produktivitasnya yang di atas rata-rata membuat Pelita Jaya jadi magnet penonton.

Konsistensinya dalam menjebol gawang lawan mencapai puncaknya saat bermain di Mastrans Bandung Raya . Gluscevic berhasil mencetak 30 gol dari 33 laga dan mengantarkan MBR meraih gelar juara Liga Indonesia 1995-1996.

2. Dejan Antonic

DejanAntonic memperkuat Persebaya Surabaya pada 1995. Statusnya sebagai pemain yang pernah ikut membawa Yugoslavia juara Piala Dunia U-20. Kala itu Dejan Antligaindonesia dengan Zvonimir Boban, Robert Jarni, Igor Stimac, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Predrag Mijatovic, hingga Davor Suker.

Hanya satu musim memperkuat Persebaya, Dejan Antonic pindah ke Persita pada 1996-1997. Dari situ pria yang sekarang berusia 46 tahun itu pindah ke Persema pada 1997-1998.

3.Roman chmelo

Roman Chmelo merupakan salah satu pemain asing yang langsung sukses di Indonesia. Pada 2009-2010 Roman Chmelo langsung ikut mempersembahkan gelar juara ISL. Kemampuannya dalam menyuplai bola dari lini tengah membuat Arema Indonesia ketika itu terbilang digdaya.

Sampai sekarang Roman Chmelo selalu ada di hati Aremania.Jasanya membawa Arema sebagai juara ISL 2009-2010 tidak akan pernah dilupakan pendukung Arema.

4.Vladimir Vujovic

Vladimir Vujovic ikut mempersembahkan gelar kompetisi elite di Indonesia bersama Persib Bandung. Trofi itu mengakhiri penantian selama 19 tahun Persib untuk kembali menjadi juara kompetisi kasta teratas Indonesia.

Selama memperkuat Persib, Vujovic menyumbang andil dua gelar juara, yaitu ISL dan Piala Presiden.

#crazyfootballindonesia #ligaindonesia

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, bertekad membawa tim asuhannya meraih tiga poin penuh ketika menghadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (21/5/2017).
.
.
Serdadu Tridatu datang ke Stadion Patriot dengan modal kemenangan telak 3-0 atas Boneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada pertandingan pekan keenam. Hasil tersebut memberikan motivasi bagi Bali United untuk meraih tiga poin di kandang Persija.
.
.
"Kami datang ke Bekasi dengan tekad yang bulat ingin meraih kemenangan. Tekad tersebut perlu diamini dengan kerja keras dan kerja cerdas yang didukung dengan semangat tanpa lelah," ujar Widodo C Putro di Hotel Aston Bekasi, Sabtu (20/5/2017).
.
.
"Kami datang ke sini dengan kesungguhan. Tidak ada satu pun pemain kami yang tampil besok dengan main-main. Semua pemain akan bertarung dari awal hingga akhir pertandingan demi bisa mewujudkan tekad kami," lanjutnya.
.
.
Widodo juga tak ingin timnya terlena walau Persija terpuruk di posisi ke-15 karena baru satu kali meraih kemenangan dari enam laga. Ia menegaskan timnya tetap harus memegang prinsip bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan.
.
.
"Jangan lihat Persija jarang menang saat ini. Bagaimana pun mereka adalah sebuah tim yang besar. Kata kunci yang penting adalah bekerja keras dan semua yang sudah kami latih harus dikeluarkan ketika bertanding," ujar pelatih yang baru saja menangani Bali United itu.
(Bola. Com) .
.
Bakalan seru nih
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #Indonesiajuara #baliunitedfc #persija

Kabar datang dari Makan Konate. Di saat sosoknya diinginkan mayoritas bobotoh Persib untuk kembali memperkuat tim Maung Bandung, Makan Konate justru dikabarkan bakal kembali ke klubnya di Liga Malaysia, Terengganu FC II (T-Team).
.
.
Seperti dilansir dari Stadium Astro, Kamis (18/5/2017), T-Team mengungkapkan ingin memulangkan Makan Konate.
.
.
Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memutuskan mundur dari T-Team karena cedera di bagian lutut. Kendati, T-Team sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain 25 tahun itu.
.
.
Dalam pernyataannya, Konate membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk penyembuhan cedera itu.
.
.
Selama proses penyembuhan bersama petugas medis T-Team sejak awal musim ini, Makan Konate cukup sering berada di Indonesia. Ia diketahui menjalani terapi di negara ini. Ia juga sempat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta, dan tentu saja Persib Bandung, pada awal April 2017.
.
.
Kehadiran Makan Konate membuat ramai kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya suporter dua klub itu. Mereka seperti mendapatkan "pengharapan" bila sang pemain bakal bergabung dengan klub kesayangan.
.
.
Namun, ketika itu cedera Konate belum sepenuhnya pulih sehingga baik klub maupun sang pemain sama-sama tidak menyinggung perihal kerja sama.
.
.
Hingga, kabar T-Team ingin memulangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Barito Putera itu muncul.
.
.
"Kami akan mengajukan tawaran yang sesuai kepada agen Konate dan jika kesepakatan tercapai, tidak ada masalah untuk pemain itu kembali ke Kuala Terengganu (markas T-Team)," kata Mohd Azhari Salim, asisten pelatih T-Team.
.
.
"Namun, Konate masih perlu menjalani sesi seleksi untuk memastikan dia benar-benar fit sepenuhnya," imbuh Azhari.
.
.
Makan Konate dijadwalkan tiba di Kuala Terengganu pada awal bulan depan. (Bola. Com)
.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #persibbandung

Ketika dia lupa :'( iya dia yang dulu di sayang, sekarang dia sudah lupa semua
.
.
Kampret malah ingat mantan:v
.
.
Hahaha video diatas hanya becanda jangan di bawa serius ya, intinya manusia tidak ada yang sempurna 👍.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #ketikadialupa #iyadia :(

MOST RECENT

Stadion Gajayana, Malang, kembali jadi markas sementara Arema FC saat menjamu Mitra Kukar pada pekan kedelapan Liga 1 2017, Minggu (28/5/2017).
.
.
Kick-off larut malam karena memasuki Bulan Ramadan jadi pertimbangan untuk memakai Stadion Gajayana, yang lokasinya strategis dari berbagai penjuru Malang Raya.
.
.
Bagi kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, bermain di salah satu stadion tertua di Indonesia itu punya keuntungan sendiri. Sebab, dukungan yang diberikan Aremania bakal lebih besar.
.
.
"Tentu lebih semangat menghadapi pertandingan jika penonton penuh. Penonton di Gajayana biasanya lebih banyak karena jaraknya dekat," kata pemain yang akrab disapa Jhon itu.
.
.
Dari segi kapasitas, Stadion Gajayana memang lebih kecil dibandingkan Stadion Kanjuruhan. Stadion milik Pemkot Malang ini hanya bisa menampung 24 ribu penonton sehingga tribune tersebut terasa lebih mudah penuh daripada Kanjuruhan.
.
.
"Kalau sudah dapat dukungan penuh dari penonton, semua pemain harus mau kerja dan tanggung jawab di lapangan. Jangan sampai malu lagi," kata jebolan Akademi Arema itu.
(Bola.com)

Ramaikan ya aremania ,ingat jangan ada lagi nyanyian yang gak enak di dengar kan ini Bulan suci 👍
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #indonesiajuara #aremania #arema

#Repost @crazyfootballindonesia with @repostapp
・・・
Kabar datang dari Makan Konate. Di saat sosoknya diinginkan mayoritas bobotoh Persib untuk kembali memperkuat tim Maung Bandung, Makan Konate justru dikabarkan bakal kembali ke klubnya di Liga Malaysia, Terengganu FC II (T-Team).
.
.
Seperti dilansir dari Stadium Astro, Kamis (18/5/2017), T-Team mengungkapkan ingin memulangkan Makan Konate.
.
.
Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memutuskan mundur dari T-Team karena cedera di bagian lutut. Kendati, T-Team sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain 25 tahun itu.
.
.
Dalam pernyataannya, Konate membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk penyembuhan cedera itu.
.
.
Selama proses penyembuhan bersama petugas medis T-Team sejak awal musim ini, Makan Konate cukup sering berada di Indonesia. Ia diketahui menjalani terapi di negara ini. Ia juga sempat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta, dan tentu saja Persib Bandung, pada awal April 2017.
.
.
Kehadiran Makan Konate membuat ramai kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya suporter dua klub itu. Mereka seperti mendapatkan "pengharapan" bila sang pemain bakal bergabung dengan klub kesayangan.
.
.
Namun, ketika itu cedera Konate belum sepenuhnya pulih sehingga baik klub maupun sang pemain sama-sama tidak menyinggung perihal kerja sama.
.
.
Hingga, kabar T-Team ingin memulangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Barito Putera itu muncul.
.
.
"Kami akan mengajukan tawaran yang sesuai kepada agen Konate dan jika kesepakatan tercapai, tidak ada masalah untuk pemain itu kembali ke Kuala Terengganu (markas T-Team)," kata Mohd Azhari Salim, asisten pelatih T-Team.
.
.
"Namun, Konate masih perlu menjalani sesi seleksi untuk memastikan dia benar-benar fit sepenuhnya," imbuh Azhari.
.
.
Makan Konate dijadwalkan tiba di Kuala Terengganu pada awal bulan depan. (Bola. Com)
.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #persibbandung

Marquee player Borneo FC, Shane Smeltz, mendapat panggilan membela Tim Nasional (Timnas) Selandia Baru untuk berlaga di Piala Konfederasi 2017 Rusia, 17 Juni hingga 2 Juli 2017. Smeltz mendapat jabatan kapten tim All Whites.
.
.
Ini merupakan sebuah kejutan, megingat umut Smeltz yang sudah tidak muda lagi. Pemain yang berposisi sebagai striker itu saat ini berumur 35 tahun.
Apalagi, Smeltz belum menunjukkan kualitas yang bagus bersama Borneo FC di Gojek Traveloka Liga 1. Ia baru mengemas satu gol dari 6 laga.
.
.
Di sisi lain, Timnas Selandia Baru berhak mengikuti Piala Konfederasi 2017 sebagai wakil dari Benua Oseania. Timnas Selandia Baru akan bersaing di Grup A babak penyisihan grup bersama tuan rumah Rusia, juara Euro 2016 Portugal, dan wakil Amerika Utara serta Tengah yang sekaligus juara Piala Concacaf 2015, Meksiko.
.
.
Sedangkan Grup B dihuni oleh juara Piala Afrika 2017 Nigeria, jawara Copa America 2016 Cile, juara Piala Asia 2015 Australia, dan juara Piala Dunia 2014 Jerman. .
.
Piala Konfederasi merupakan sebuah turnamen yang mempertemukan timnas negara-negara yang berhasil menjadi juara kerjuaraan di benuanya masing-masing. Piala Konfederasi merupakan ajang pemanasan persiapan sang tuan rumah Piala Dunia yang bakal diadakan setelah turnamen ini. .
.
Turnamen yang juga disebut Piala Dunia mini ini diadakan setiap empat tahun sekali atau setahun sebelum Piala Dunia. Piala Konfederasi 2017 digelar di Rusia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 mendatang.
.
.
Empat tahun lalu, Brasil keluar sebagai juara Piala Konfederasi. Saat itu, Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014.
.
.
Mantap..
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #Indonesiajuara #borneofc

PEMAIN BENUA AFRIKA
1. Roger Milla ,Kamerun

Bintang Piala Dunia 1990 ini bergabung dengan Pelita Jaya selepas Piala Dunia 1994, ia menyumbangkan 23 gol dalam 23 penampilan. Sebuah catatan yang luar biasa, apalagi mengingat usianya sudah 40 tahun.
Musim berikutnya, Milla hengkang ke Putra Samarinda dan mencetak 12 gol dari 18 penampilan.

2. Zah Rahan ,Liberia

Zah Rahan berbeda dengan kebanyakan pemain Afrika yang mengandalkan fisik, Zah Rahan lebih mengandalkan visi bermain yang bagus, teknik di atas rata-rata dan kecepatan tinggi. Namanya mulai melambung setelah menjadi bintang utama Persekabpas Pasuruan di musim 2006. Setelah itu ia pindah ke SFC tahun 2007 dan membawa SFC menjadi juara Ligina 2007 sekaligus menjadi best player. Tahun 2010, Zah Rahan pindah ke Persipura Jayapura dan sukses membawa Persipura menjuarai ISL 2010/11 dan 2012/13.

3. Olinga Atangana ,Kamerun

Kesuksesan Bandung Raya menjadi juara Ligina 1995/1996 dan runner up Ligina 1996/1997 tentunya tidak terlepas dari peran Olinga sebagai bek utama Bandung Raya ketika itu. Atangana adalah pemain bertahan yang tangguh dan sangat sulit untuk dilewati lawan. Olinga juga berhasil membawa Persita ke Final Ligina musim 2002. Namun, timnya kalah 2-1 dari Petrokimia Putra

4. Pierre Njanka ,Kamerun

Pernah bermain di Ligue 1 Perancis, Pierre Njanka juga pernah bermain di Piala Dunia 1998 dan mencetak gol indah ke gawang Austria.
Di Indonesia, Njanka dikenang saat membawa Arema meraih juara ISL 2010. Njanka tampil hebat pada musim itu. Bukan hanya sebagai batu karang di pertahanan Arema, ia juga bertindak sebagai pengayom bagi pemain muda di skuat Arema.

5. Mbeng Jean ,Kamerun

Sangat jarang ada pemain asing berposisi penjaga gawang yang berkarir di Indonesia. Mbeng Jean juga berprestasi, ia mampu membawa Persija menjadi juara Ligina 2001 dengan penampilan hebatnya di bawah mistar gawang.

6.Makan konate, Mali

Pemain asal Mali ini sukses membuat bobotoh kagum dengan aksinya, Konate adalah bagian dari tim Persib yang menjuarai ISL 2014 ia juga berhasil menjadi top skor tim dengan 13 gol nya , di tahun selajutnya ia juga mengantarkan persib juara piala presiden.

#crazyfootballindonesia

Hanya sehari pasca pemecatan Iwan Setiawan dari kursi panas pelatih kepala Persebaya Surabaya, empat pelatih asing menyatakan minat untuk menangani klub Liga 2 itu. Mereka adalah Misha Radovic (Serbia), Stefan Hansson (Swedia), Laurent Hatton (Prancis), dan Carlos de Mello (Brasil).
.
.
Keempat pelatih ini punya pengalaman melatih di Indonesia. Misha Radovic, misalnya. Pelatih berusia 55 ini pernah menangani Pelita Jaya dan Persisam Putra Samarinda.
.
.
"Saya siap menghadapi tekanan dari bonek yang menginginkan Persebaya promosi ke Liga 1," ujar Misha yang,Selasa (23/5/2017).
.
.
Saat ini, Misha yang berlisensi A-Pro UEFA itu menetap di Australia. Sementara Hatton, yang baru saja diputus kontraknya oleh PS TNI, juga punya minat sama. Pelatih asal Prancis ini mengaku penasaran dengan atmosfer sepak bola Indonesia. .
.
Ketika melatih PS TNI, The Army tidak pernah menelan kekalahan di Liga 1 2017 plus dua kali menang. Saat ini, Hatton masih berada di Jakarta.
.
.
"Saya mendengar Persebaya baru saja memutus kontrak pelatihnya. Siapa tahu saya bisa ke sana," katanya.
.
.
Hal senada dikatakan Hansson yang memutuskan meninggalkan Persema Malang karena ingin mencari tantangan baru. Di Persema, Hansson membawa klub Malang itu mencetak tiga kemenangan dan sekali kalah pada Grup D Zona Jawa Timur.
.
.
"Persebaya adalah klub besar meski saat ini berlaga di Liga 2. Wajar kalau banyak pelatih berminat menangani klub itu," kata Hansson, yang pernah menangani Mitra Kukar dan Persela Lamongan dan memegang lisensi A-Pro UEFA seperti halnya Hatton serta Misha.
.
.
Yang terakhir adalah Carlos de Mello yang saat ini bersatus pelatih aktif dengan menjabat sebagai pelatih PSGC Ciamis, klub Liga 2. Bagi bonek, Carlos bukan sosok asing. Salah satu gelandang yang pernah beredar di Indonesia pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996-1997.
.
.
"Saya punya kenangan manis bersama Persebaya . Kalau Persebaya meminta saya menangani mereka, saya tentu sulit untuk menolak," kata Carlos yang sudah mengantongi lisensi kepelatihan A-Pro CBF.
(Bola. Com) .
.
#Crazyfootballindonesia #sepakbola #Indonesia #Indonesiajuara #persebaya

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, bertekad membawa tim asuhannya meraih tiga poin penuh ketika menghadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (21/5/2017).
.
.
Serdadu Tridatu datang ke Stadion Patriot dengan modal kemenangan telak 3-0 atas Boneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada pertandingan pekan keenam. Hasil tersebut memberikan motivasi bagi Bali United untuk meraih tiga poin di kandang Persija.
.
.
"Kami datang ke Bekasi dengan tekad yang bulat ingin meraih kemenangan. Tekad tersebut perlu diamini dengan kerja keras dan kerja cerdas yang didukung dengan semangat tanpa lelah," ujar Widodo C Putro di Hotel Aston Bekasi, Sabtu (20/5/2017).
.
.
"Kami datang ke sini dengan kesungguhan. Tidak ada satu pun pemain kami yang tampil besok dengan main-main. Semua pemain akan bertarung dari awal hingga akhir pertandingan demi bisa mewujudkan tekad kami," lanjutnya.
.
.
Widodo juga tak ingin timnya terlena walau Persija terpuruk di posisi ke-15 karena baru satu kali meraih kemenangan dari enam laga. Ia menegaskan timnya tetap harus memegang prinsip bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan.
.
.
"Jangan lihat Persija jarang menang saat ini. Bagaimana pun mereka adalah sebuah tim yang besar. Kata kunci yang penting adalah bekerja keras dan semua yang sudah kami latih harus dikeluarkan ketika bertanding," ujar pelatih yang baru saja menangani Bali United itu.
(Bola. Com) .
.
Bakalan seru nih
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesia #Indonesiajuara #baliunitedfc #persija

Apabila dibandingkan pesepak bola dari Amerika Latin atau Benua Asia, keberadaan pesepak bola asal Benua Eropa di liga Indonesia terbilang lebih sedikit.

Ada sejumlah faktor mengapa jumlah pesepak bola asal Benua Biru di negeri ini kalah banyak. Faktor perbedaan cuaca jadi salah satu alasan. Kemudian soal kisaran nilai kontrak yang mayoritas lebih tinggi dari pemain benua lain.

1. Dejan Gluscevic

Dejan Gluscevic langsung menjadi buah bibir publik sepak bola nasional saat keran pemain asing dibuka pada Liga Indonesia 1994-1995. Produktivitasnya yang di atas rata-rata membuat Pelita Jaya jadi magnet penonton.

Konsistensinya dalam menjebol gawang lawan mencapai puncaknya saat bermain di Mastrans Bandung Raya . Gluscevic berhasil mencetak 30 gol dari 33 laga dan mengantarkan MBR meraih gelar juara Liga Indonesia 1995-1996.

2. Dejan Antonic

DejanAntonic memperkuat Persebaya Surabaya pada 1995. Statusnya sebagai pemain yang pernah ikut membawa Yugoslavia juara Piala Dunia U-20. Kala itu Dejan Antligaindonesia dengan Zvonimir Boban, Robert Jarni, Igor Stimac, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Predrag Mijatovic, hingga Davor Suker.

Hanya satu musim memperkuat Persebaya, Dejan Antonic pindah ke Persita pada 1996-1997. Dari situ pria yang sekarang berusia 46 tahun itu pindah ke Persema pada 1997-1998.

3.Roman chmelo

Roman Chmelo merupakan salah satu pemain asing yang langsung sukses di Indonesia. Pada 2009-2010 Roman Chmelo langsung ikut mempersembahkan gelar juara ISL. Kemampuannya dalam menyuplai bola dari lini tengah membuat Arema Indonesia ketika itu terbilang digdaya.

Sampai sekarang Roman Chmelo selalu ada di hati Aremania.Jasanya membawa Arema sebagai juara ISL 2009-2010 tidak akan pernah dilupakan pendukung Arema.

4.Vladimir Vujovic

Vladimir Vujovic ikut mempersembahkan gelar kompetisi elite di Indonesia bersama Persib Bandung. Trofi itu mengakhiri penantian selama 19 tahun Persib untuk kembali menjadi juara kompetisi kasta teratas Indonesia.

Selama memperkuat Persib, Vujovic menyumbang andil dua gelar juara, yaitu ISL dan Piala Presiden.

#crazyfootballindonesia #ligaindonesia

Ketika dia lupa :'( iya dia yang dulu di sayang, sekarang dia sudah lupa semua
.
.
Kampret malah ingat mantan:v
.
.
Hahaha video diatas hanya becanda jangan di bawa serius ya, intinya manusia tidak ada yang sempurna 👍.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #ketikadialupa #iyadia :(

#Repost from @crazyfootballindonesia with @regram.app ... Kabar datang dari Makan Konate. Di saat sosoknya diinginkan mayoritas bobotoh Persib untuk kembali memperkuat tim Maung Bandung, Makan Konate justru dikabarkan bakal kembali ke klubnya di Liga Malaysia, Terengganu FC II (T-Team).
.
.
Seperti dilansir dari Stadium Astro, Kamis (18/5/2017), T-Team mengungkapkan ingin memulangkan Makan Konate.
.
.
Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memutuskan mundur dari T-Team karena cedera di bagian lutut. Kendati, T-Team sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain 25 tahun itu.
.
.
Dalam pernyataannya, Konate membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk penyembuhan cedera itu.
.
.
Selama proses penyembuhan bersama petugas medis T-Team sejak awal musim ini, Makan Konate cukup sering berada di Indonesia. Ia diketahui menjalani terapi di negara ini. Ia juga sempat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta, dan tentu saja Persib Bandung, pada awal April 2017.
.
.
Kehadiran Makan Konate membuat ramai kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya suporter dua klub itu. Mereka seperti mendapatkan "pengharapan" bila sang pemain bakal bergabung dengan klub kesayangan.
.
.
Namun, ketika itu cedera Konate belum sepenuhnya pulih sehingga baik klub maupun sang pemain sama-sama tidak menyinggung perihal kerja sama.
.
.
Hingga, kabar T-Team ingin memulangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Barito Putera itu muncul.
.
.
"Kami akan mengajukan tawaran yang sesuai kepada agen Konate dan jika kesepakatan tercapai, tidak ada masalah untuk pemain itu kembali ke Kuala Terengganu (markas T-Team)," kata Mohd Azhari Salim, asisten pelatih T-Team.
.
.
"Namun, Konate masih perlu menjalani sesi seleksi untuk memastikan dia benar-benar fit sepenuhnya," imbuh Azhari.
.
.
Makan Konate dijadwalkan tiba di Kuala Terengganu pada awal bulan depan. (Bola. Com)
.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #persibbandung #persibday #viking #football #makankonate #tteam

Follow mang euy @bobotoh.go.id

#Repost @crazyfootballindonesia with @repostapp
・・・
Kabar datang dari Makan Konate. Di saat sosoknya diinginkan mayoritas bobotoh Persib untuk kembali memperkuat tim Maung Bandung, Makan Konate justru dikabarkan bakal kembali ke klubnya di Liga Malaysia, Terengganu FC II (T-Team).
.
.
Seperti dilansir dari Stadium Astro, Kamis (18/5/2017), T-Team mengungkapkan ingin memulangkan Makan Konate.
.
.
Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memutuskan mundur dari T-Team karena cedera di bagian lutut. Kendati, T-Team sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain 25 tahun itu.
.
.
Dalam pernyataannya, Konate membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk penyembuhan cedera itu.
.
.
Selama proses penyembuhan bersama petugas medis T-Team sejak awal musim ini, Makan Konate cukup sering berada di Indonesia. Ia diketahui menjalani terapi di negara ini. Ia juga sempat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta, dan tentu saja Persib Bandung, pada awal April 2017.
.
.
Kehadiran Makan Konate membuat ramai kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya suporter dua klub itu. Mereka seperti mendapatkan "pengharapan" bila sang pemain bakal bergabung dengan klub kesayangan.
.
.
Namun, ketika itu cedera Konate belum sepenuhnya pulih sehingga baik klub maupun sang pemain sama-sama tidak menyinggung perihal kerja sama.
.
.
Hingga, kabar T-Team ingin memulangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Barito Putera itu muncul.
.
.
"Kami akan mengajukan tawaran yang sesuai kepada agen Konate dan jika kesepakatan tercapai, tidak ada masalah untuk pemain itu kembali ke Kuala Terengganu (markas T-Team)," kata Mohd Azhari Salim, asisten pelatih T-Team.
.
.
"Namun, Konate masih perlu menjalani sesi seleksi untuk memastikan dia benar-benar fit sepenuhnya," imbuh Azhari.
.
.
Makan Konate dijadwalkan tiba di Kuala Terengganu pada awal bulan depan. (Bola. Com)
.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #persibbandung

Kabar datang dari Makan Konate. Di saat sosoknya diinginkan mayoritas bobotoh Persib untuk kembali memperkuat tim Maung Bandung, Makan Konate justru dikabarkan bakal kembali ke klubnya di Liga Malaysia, Terengganu FC II (T-Team).
.
.
Seperti dilansir dari Stadium Astro, Kamis (18/5/2017), T-Team mengungkapkan ingin memulangkan Makan Konate.
.
.
Seperti diketahui, gelandang asal Mali itu memutuskan mundur dari T-Team karena cedera di bagian lutut. Kendati, T-Team sebenarnya masih ingin mempertahankan pemain 25 tahun itu.
.
.
Dalam pernyataannya, Konate membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk penyembuhan cedera itu.
.
.
Selama proses penyembuhan bersama petugas medis T-Team sejak awal musim ini, Makan Konate cukup sering berada di Indonesia. Ia diketahui menjalani terapi di negara ini. Ia juga sempat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta, dan tentu saja Persib Bandung, pada awal April 2017.
.
.
Kehadiran Makan Konate membuat ramai kalangan pencinta sepak bola Indonesia, khususnya suporter dua klub itu. Mereka seperti mendapatkan "pengharapan" bila sang pemain bakal bergabung dengan klub kesayangan.
.
.
Namun, ketika itu cedera Konate belum sepenuhnya pulih sehingga baik klub maupun sang pemain sama-sama tidak menyinggung perihal kerja sama.
.
.
Hingga, kabar T-Team ingin memulangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Barito Putera itu muncul.
.
.
"Kami akan mengajukan tawaran yang sesuai kepada agen Konate dan jika kesepakatan tercapai, tidak ada masalah untuk pemain itu kembali ke Kuala Terengganu (markas T-Team)," kata Mohd Azhari Salim, asisten pelatih T-Team.
.
.
"Namun, Konate masih perlu menjalani sesi seleksi untuk memastikan dia benar-benar fit sepenuhnya," imbuh Azhari.
.
.
Makan Konate dijadwalkan tiba di Kuala Terengganu pada awal bulan depan. (Bola. Com)
.
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #indonesia #persibbandung

Jangan sok iye deh!!!!😂😂😂
.
Tonton sampe habis 😭😂😂
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #psmmakassar #pstni #biskuat

Ketegangan yang terjadi pada laga lanjutan Liga 2 antara Persik Kediri melawan PSBK BKota litar, Selasa (16/5/2017), dipastikan berlanjut di luar lapangan.
.
.
Manajemen PSBK akan mengajukan protes atas kepemimpinan wasit Eno Sembiring pada laga itu.
.
.
Pada laga ini, PSBK Kota Blitar kalah dengan skor 2-3 dari tuan rumah Persik Kediri pada laga yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri.
.
.
Pada laga ini, wasit Eno Sembiring mengeluarkan tiga penalti. Dua penalti diberikan pada Persik dan satu untuk PSBK.
Yang membuat PSBK geram adalah penalti kedua bagi Persik.
.
.
Wasit asal Medan tersebut membuat keputusan untuk mengulang tendangan penalti.
.
.
Pada kesempatan itu, penalti yang diambil Iman Budi mampu dijangkau kiper.
Setelah diulang, barulah tendangan Iman mamu merobek gawang PSBK.
.
.
”Kami akan ajukan protes pada PSSI. Saya lihat kejadiannya, kemudian saya tanya ke wasit tetapi dia tidak memberi alasan yang jelas. Harusnya tidak masuk tadi tendangan penalti,” kata Manajer PSBK, Yudi Meira.
.
.
Yudi menilai bahwa pertandingan sebenarnya sudah berjalan dengan bagus. Meski lebih banyak ditekan oleh Persik, PSBK diakuinya mampu memberi perlawanan gigih. Bahkan sempat unggul dengan skor 2-1.
.
.
Hanya saja, beberapa keputusan kontroversial wasit membuat jalannya laga merugikan skuar Laskar PETA, julukan PSBK.
.
.
Saat ditanya tentang kemungkinan adanya permainan kubu lawan dengan wasit, Yudi enggan berandai-andai. Ia hanya merasa kinerja wasit memang buruk.
.
.
”Pemain kami sudah tampil bagus, tetapi wasitnya yang tidak bagus. Saya pikir kinerja wasit pada pertandingan itu sangat tidak memuaskan bagi tim kami,” tutur Yudi.
.
.
Hmmm komentar kalian? .
.
#Crazyfootballindonesia #Indonesiajuara #wasit #liga2

Manajemen Persija Jakarta terus berupaya menyediakan fasilitas terbaik untuk para penggawa mereka. Teranyar, manajemen Persija sudah menyiapkan sebuah bus yang bisa digunakan para pemain untuk pergi ke stadion.
.
.
Bus tersebut pun sudah mulai didesain agar lebih menonjolkan karakter dari tim ibu kota. Proses desain itu pun dilakukan di mes Persija yang terletak di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta.
.
.
Interiornya cukup nyaman, tersedia toilet , AC (Air Conditioning), juga musik. Normal seperti bus-bus lainnya.Kapasitas bus juga di kurangi, dari 50 kursi menjadi 39 kursi agar pemain lebih nyaman
.
.
Desain di atas masih belum 100 persen selesai ya ,Manajemen Persija kabarnya membuka semacam masukan dari The Jakmania untuk memberikan desain untuk memperindah bus tersebut.
.
.
Bus anyar persija ini akan digunakan saat melakoni laga di sekitar Jabodetabek saja . Bus ini pun sudah digunakan saat Persija menjamu Mitra Kukar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 14 Mei lalu. Namun ketika itu, bus tersebut masih belum didesain. .
.
Katanya nih ya pihak Manajemen Persija membuka pintu untuk perusahaan menjadi sponsor Macan Kemayoran bila ingin logonya terpasang di bus tersebut.
Hal itu dilakukannya agar bus tersebut juga bisa berguna untuk kepentingan bisnis.
.
.
Gimana jak? Bersyukur loh ya
.
.
#Crazyfootballindonesia
#persija #thejakmania

Most Popular Instagram Hashtags