[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#bukusenirupa

MOST RECENT

Yuswantoro Adi
Semarang, 1966
.
1. Lulusan Institute Seni Indonesia Yogyakarta ini aktif berkarya dan mengikuti pameran sejak masih duduk di bangku kuliah. Dan dia pernah meraih Sketsa dan Lukisan Terbaik di lingkungan ISI Yogyakarta pada 1987. Selanjutnya karyanya berjudul Masterpieces of Indonesia juga terpilih sebagai salah satu dari lima karya terbaik dalam acara Indonesia Art Award 1997. Karya yang sama juga meraih Grand Prize Winner Phillip Morris Asean Art Awards di Manila pada tahun yang sama. .
2. Karya Adi sederhana, komentar atas pelbagai realitas. Bisa pandangan dari objek atau subjek yang dijadikan lukisan. Bisa juga opini publik, bahkan opini pribadi. Ia menyodorkan narasi yang tak selalu jelas, tetapi juga bukan sesuatu yang sama sekali gelap. .
3. Elemen anak-anak dan uang adalah idiom utama lukisannya dan berfungsi menjadi metafor. Elemen itu juka dibenturkan memunculkan ironi, parodi, juga kontradiksi. Karena itu karyanya punya .watak metaforis, ilustrartif, interpretatif, dan kadang tampak satiris.
.
4. Daya tarik Adi terletak pada penggunaan metafora sederhana untuk mengungkapkan sesuatu yang kerap menjadi persoalan rumit. Adi yak bertendensi filsafat melalui idiom-idiom yang sulit atau bahkan absurd. Sebaliknya ia bertutur secara sederhana. .
5. Selain melukis Adi juga sering menulis di media massa dan katalog-katalog pameran pelukis lain. Ia mengaku belajar melukis secara otodidak. Kecintaannya pada membaca turut andil dalam menguatkan tulisannya. .
6. Karya-karya Adi digarap dengan teknik foto-realis yang kreatif, menggunakan bahasa yang ia pahami dan memilih gambar yang paling komunikatif. Pada perkembangannya Adi cenderung mengandalkan nalarnya untuk menghasilkan ide secara sepontan tinimbang mengedepankan berlama-lama dengan satu gagasan. . .
#tokohsenirupa #senirupa #bukusenirupa #yuswantoroadi #pelukisrealis #sederhana #anak-anak #artrealisme #artsy

Nusa Amuk, Entang Wiharso - Jim Supangkat, Suwarno Wisetrotomo |
.
ENTANG WIHARSO
.
Entang Wiharso dilahirkan di Tegal, Jawa Tengah, 19 Agustus 1967. Ia menamatkan pendidikan seni rupanya di Jurusan Seni Lukis ISI Yogyakarta pada 1994.
.
Karya-karya Entang meliputi lukisan, patung, instalasi dan performance art. Karyanya adalah bentangan dunia yang tanpa batas, saling lebur, penuh jukstaposisi: masa lalu dan masa kini, dongeng dan keseharian, sejarah dan mitos, dengan sosok-sosok yang yang bergerak di antara realisme dan surrealisme. Ia menyerap budaya Jawa dan membaurkannya dengan budaya dunia mutakhir, menjelma jadi sejenis karya trimatra yang belum sepenuhnya meninggalkan watak dwimatranya. Sementara dalam sejumlah performance art yang ia gelar, Entang mencoba meluaskan seni rupa ke wilayah teater dan memberikan kita parodi dan kritik sosial yang menghibur.
.
.
.
#nusaamuk #entangwiharso #indonesianartist #contemporaryart #indonesiancontporaryartartist #senirupaindonesia #sejarahsenirupa #bukusenirupa #jualbukuseni

8 FAKTA PABLO PICASSO
.
1. Nama Lengkapnya Cukup Panjang.
Dua puluh tiga kata diperlukan untuk membuat nama lengkapnya Pablo Diego José Francisco de Paula Juan Nepomuceno María de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Martyr Patricio Clito Ruíz y Picasso
.
2. Disangka meninggal saat lahir.
Proses kelahiran yang sulit dan lemahnya bayi Picasso membuat bidan yang membantu kelahirannya menyangka ia sudah meninggal saat dilahirkan. Sang bidan lebih memilih mengurus ibunya.
Hanya ketika pamannya, pengisap cerutu sambil memandang "jasad" si kecil Picasso kemudian menyemburkan asapnya ke muka sang bayi, maka terlihat sang bayi PIcasso bergerak-gerak.
.
3. Kata Pertamanya : Pensil.
Mungkin karena bakat, kata pertama yang keluar dari mulut Picasso kecil adalah "Piz" yang merupakan kependekan dari Lapiz. Kata ini dalam bahasa Spanyol berarti pensil.
.
4. Lukisan Pertama ; le Picador.
Lukisan pertamanya diselesaikan pada usia 9 tahun. Judulnya le Picador yang menggambarkan seorang berkuda sedang bertarung melawan banteng.
.
5. Murid yang susah diatur.
Ia terkenal pembangkang dan tidak mau mematuhi perintah yang diberikan.
Untuk itu ia sering dimasukkn dalam kelas hukuman dimana waktunya dipergunakan olehnya untuk melukis. Picasso ternyata sangat menyukai berada dalam kelas hukuman karena bisa menggambar dengan tenang.
.
6. Gaji pertamanya .
Gaji pertamanya adalah sebesar 150 francs yang didapatnya saat bekerja pada pedagang barang seni
.
7. Pernah dicurigai mencuri lukisan Mona Lisa.
Pada tahun 1911, Picasso pernah ditangkap dan ditahan polisi karena temannya, seorang penyair Guillaume Apollinaire, pernah menuduhnya mencuri lukisan Mona Lisa. Untuk itu ia sempat ditahan untuk dimintai keterangan walau kemudian dilepaskan.
.
8. Seorang Playboy.
Dalam kehidupannya, Picasso paling tidak memiliki catatan berisikan lebih dari 9 istri dan pacar. Baik istri maupun pacarnya selalu berusia lebih muda dibandingkan dirinya. Yang paling jauh selisih umurnya adalah Jacqueline Roque.
Wanita ini kemudian menjadi istri kedua Picasso saat berusia 27 tahun. Saat itu usia sang pelukis 79 tahun.
.
.
#tokohseni #figure #pablopicasso #bukusenirupa

Rp.55.000 / IDR: 55k

Memorandum

Oleh: Purjito
Penulis: Suwarno Wisetrotomo, Asikin Hasan, Joko Aprodinoto, Supar Madiyanto
Desain Grafis: Hartono Karnadi & Ruedian Graphic Design
Fotografi: Hartono Karnadi & Seto Bimbim

Penerbit: Studio Seni Purjito, 2015
Tebal: 68 halaman: artpaper: 24x29cm

Dicetak cuma 1000 eksemplar

Dalam tulisan kuratorialnya, Suwarno Wisetrotomo (Kurator) mengungkap, penjelasan ‘siapa’, ‘mengapa’, ‘bagaimana Purjito menjadi penting’, untuk modal memahami karya-karyanya selama ini, termasuk dalam pameran tunggalnya kali ini, Memorandum. Purjito menjadikan ruang pamer sebagai ruang pertemuan imajiner bagi para pemimpin dunia. Ia memvisualkan dalam patung figur-figur para pemimpin negara Indonesia seperti Soekarno, Gus Dur, Soeharto, BJ Habibie dan Ainun Habibie, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, serta Joko Widodo. Selain itu dihadirkan pula sosok para pemimpin mancanegara seperti Barack Obama, Margaret Teatcher, dan Yaser Arafat. “Mereka, sejumlah sosok figur tersebut, adalah para pemimpin dan inspirator di segala ruang, lini, dan level; guru, kyai, ustad, teknokrat, ekonom, sosiolog, seniman, atau presiden. Dari merekalah, setiap generasi di negeri ini terus bisa belajar banyak hal, misalnya bagaimana mereka membangun dan mewujudkan impiannya, kehidupan pribadi, aktivitas kemasyarakatan, sosial, politik, ekonomi, dan bagaimana mereka sampai pada pencapaian tugas sejarah seperti itu,” papar Suwarno. Hal tersebut berjangkar pada sosok, kehadiran, dan peran “Ibu”, baik dalam pengertian nyata sebagai ibu yang melahirkan anak-anaknya, maupun sebagai kiasan untuk menggambarkan sumber kehidupan (misalnya disebut sebagai ibu bumi, ibu kehidupan, ibu pertiwi tempat siapapun tinggal dan menyerap kehidupan)  yang seringkali diabaikan.

#purjito #suwarnowisetrotomo #studiosenipurjito #senipatung #bukuseni #senirupaindonesia #senirupa #senivisual #artbook #bukufoto #desaingrafis #graphicdesign #grafis #bukugrafis #bukudesain #seniindonesia #fineart #penggiatbuku #bookstagram #artbook #visualart #senirupaindonesia #artis #bukusenirupa #bukusenivisual #artbooks #senimanindonesia

#sold Dasar-dasar Desain - Bambang Irawan, Priscilla Tamara | 75k
.
Sebuah karya seni rupa terdiri dari unsur-unsur rupa yang ditata atau disusun dengan penuh kesadaran dan kejiwaan sebagai hasil transformasi gejolak jiwa yang kontemplatif dan optimal dengan menggunakan dasar-dasar pengetahuan kesenirupaan dalam upaya mengembangkan nilai estetiknya. Untuk mencapai nilai estetik atau keindahan ini, diperlukan pemahaman dan penguasaan ilmu dasar-dasar desain yang terdiri dari unsur-unsur rupa dan prinsip-prinsip penataan unsur rupa tersebut.
.
Unsur-unsur rupa ini terdiri dari garis, bidang, arah, ukuran, tekstur, warna, nada, dan khroma. Masing-masing unsur mempunyai tampilan dan karakter yang variatif. Unsur-unsur ini wajib dikenali, dipahami, dan diaktualisasikan oleh setiap perupa atau pendesain. Prinsip ini mutlak diperlukan sebagai panduan untuk tercapainya nilai estetika yang memikat secara visual dan menjadi suatu kesatuan sehingga menghasilkan karya yang indah, bermakna, dan komunikatif. Buku ini mengulas tuntas mengenai unsur-unsur rupa tersebut dengan pembahasan yang sangat praktis agar mudah dipahami sehingga layak dimiliki.
.
#bukusenirupa #bukudesain #desaingrafis #desainkomunikasivisual #senirupaindonesia #sejarahsenirupa #artbook #bookofart #bookaboutart #senirupa #arsitektur #desainprodukindustri #jualbukuseni

Rp.45.000 / IDR: 45k

ArtJog 11 / Art Jogja 2011 [16-29 July 2011, Taman Budaya Yogyakarta]

Writer: ArtJog Team
Translator: Donna Miranti
Ed: ArtJog Team
Photography: Studio NoMaden
Published by Jogja Art Fair, 2011

119pages: artpaper: bahasa & english: 17.5x24cm

Dicetak cuma 2000 eksemplar

#bukuseni #senirupaindonesia #senirupa #senivisual #artbook #desaingrafis #graphicdesign #grafis #bukugrafis #bukudesain #seniindonesia #fineart #penggiatbuku #bookstagram #artbook #visualart #senirupaindonesia #artis #bukusenirupa #bukusenivisual #artbooks #senimanindonesia

Basrizal Albara
Bengkalis, 1966
.
1. Basrizal memilih batu sebagai medium seninya di tengah perkembangan revolusioner di bidang bahan. Dia tetap menekuni medium paling primitif dalam tradisi seni patung sepanjang sejarah dan cenderung mengabaikan soal untung rugi serta efisiensi.
.
2. Kecintaannya pada batu alam tertanam sejak kecil, saat ia masih di Bengkalis. Usia 17 tahun, Albara masuk Sekolah Menengah Seni Rupa di Padang dan pada tahun 1988 meneruskan ke jurusan Seni Murni (Patung) di FSRD ISI Yogyakarta. Pada tahun 1994, Albara mulai menekuni dunia patung secara serius.
.
3. Albara termasuk pematung yang produktif. Sejak 1991 telah melakukan pameran bersama di pelbagai kota, dan telah tiga kali mengadakan pameran tunggal. Tema sosial menjadi perhatian dalam berkarya. Karyanya pernah meraih juara pertama pada ajang “Sand Sculpture Competition” dari Universitas Bung Hatta pada 1986 serta juara tiga pada “National Sculpture Competition III” dan Anugerah Adipura Citra Raya pada 2004.
.
4. Karya-karya Albara memberditkan semangat maskulin, perilaku dunia lelaki yang keras, kasar dan kalau perlu menghancurkan. Sulit menangkap getaran hubungan emosional antara sang pematung selaku subjek dengan alam di luar dirinya selaku objek.
.
5. Karya berjudul Gunung (2005), yang terbuat dari batu mulia (gemstone) campur timah putih, mencoba menafsirkan irama alam dengan menerapkan sejumlah guratan gergaji pada dinding batu. Guratan itu membentuk garis-garis yang dominan sehingga mengalahkan barik pada tubuh batu.
.
6. Aspek utama dalam seni patung modern seperti plastisitas, harmoni, intensitas dan kecenderungan normative lainnya kerap diruntuhkan Alara. Karyanya cenderung membenturkan diri pada estetika yang umum.
.
7. Kecenderungan intuitif pada karya-karya Albara memperlihatkan upayanya menemukan jalan sendiri di luar praktik yang umum. Karyanya mengantarkan kira pada ketegangan antara seni patung modern dan patung primitif atau tradisional.
.
.
.
#tokohsenirupa #bukusenirupa #almanaksenirupa #senipatung #bengkalis #basrizalalbara #patungmodern #patungtradisional #primitif #art

SENI RUPA MODERN | (edisi revisi) | DHARSONO SONY KARTIKA | 85K
.
buku ini membahas tinjuaan seni lukis modern di Amerika, dan seni lukis yang ada di Indonesia--jangkauan spesial dan temporal buku ajar ini sangat luas, dan di dalamnya juga dibicarakan secara secara singkat perkembangan berbagai gaya serta aliran serta seni rupa yang berkembang di eropa yang cukup banyak dan rumit.
.
.
#sejarahsenirupa #senirupamodern #bukusenirupa #kuliahseni #jualbukuseni

Basoeki Abdullah Tidak Semata Borjuis
.
Oleh masyarakat umum, Basoeki Abdullah dianggap sebagai pelukis borjuis lantaran kehidupannya yang penuh gaya, kaya, dan cenderung seka kepada yang serba glamor. Namun dibalik glamoritas itu Basoeki memiliki empati yang besar terhadap segala hal yang menghimpit kehidupan rakyat kecil. Hal itu seringkali nampak dalam lukisannya, yang menggambarkan kehidupan wong cilik, anak-anak korban perang, korban tragedi bencana alam dan sebagainya.
.
Basoeki memang memiliki empati yang besar terhadap orang yang sedang menderita. Tak jarang ia memberikan sesuatu kepada orang-orang kecil. Senja hari, seusai kerja di studionya, Jln. Sisingamangaraja 4B, Jakarta Selatan, ia sering bertandang ke Hotel Hilton, yang kini jadi Hotel Sultan. Di sini Basoeki Abdullah mendengarkan gamelan yang sering dimainkan khusus untuk dia. Sambil menikmati gamelan, ia membagikan selipat dua lipat uang kepada para porter, bellboy, sampai pelayan restoran hotel. Tentu termasuk kepada pemain gamelan yang jumlahnya banyak itu.
.
Secara resmi empati itu sempat ditunjukkan lewat pamerannya. Dalam pagelaran di Hotel Hilton 1984 ia memungut tiket Rp. 1000 kepada para penonton umum. Sementara pelajar dan mahasiswa gratis. Jutaan rupiah uang dari penjualan tiket itu disumbangkan untuk yayasan amal yatim piatu. Dalam sejarah seni lukis Indonesia merdeka, baru Basoeki Abdullah yang berani memungut tiket. Ini menyamai Rendra yang bisa menjual karcis untuk menonton pembacaan puisinya. Pada tahun 1930-1940-an ruang pameran Bataviasche Kunstkring, di Jln. Teuku Umar, Jakarta, memungut tiket 25 sen gulden untuk setiap penonton yang masuk.
.
.
#peristiwasenirupa #bukusenirupa #basoekiabdullah #pelukis #artstory #borjuis #jakarta #jakartastory #artsy

LEKRA BAGIAN DARI PKI - AJIP ROSIDI
.
Ketika suara yang ramai saat ini cenderung ingin memisahkan Lkra dengan PKI, Ajip Rosidi justru menegaskan bahwa lembaga itu adalah bagian dari PKI. Sebagai salah seorang sastrawan yang hidup pada zaman itu, ia memiliki banyak argument untuk meneguhkan sikap dan pendapatnya yang kukuh.
Antologi ini tidak hanya bicara tentang perkara sastra dan politik tetapi juga berbagai soal seni dan budaya, dari bahasa, pendidikan, sampai profil pelukis, peneliti, penerjemah, dan lain-lain pelaku aneka bidang kesenian.
.
#ajiprosidi #bukusenirupa #lekra #pki #tamansiswa

Kesaktian Pelukis Nashar
.
Nashar, bagi banyak orang adalah simbol pelukis menderita, sebagai ikon seniman romantic abad 19 yang hidup di abad 20. Seperti Van Gogh, ia tak kunjung reda dilanda nasib runya,. Ia marah seumur hidup kepada ayahnya yang kawin lagi. Karena idealis, dalam melukis ia tak mau menuruti pasar, sehingga lukisannya sangat jarang terjual. Karena itulah ia miskin, tak jarang ia hanya makan sekali dalam sehari.
.
Pada tahun 1964 oleh dr. Lou Ping Kian pelukis ini divonis mengidap penyakit paru-paru dan usus buntu. Nashar harus dioperasi, jika tidak dalam tempo enam bulan Nashar bisa mati. Lou adalah dokter ahli penyakt dalam yang suka bertandang ke Balai Budaya dan kerap memeriksa kesehatan para seniman secara gratis.
.
Mendengar kata operasi Nashar langsung keder. Seperti diceritakan oleh pengarang Motinggp Boesye, Nashar sekonyong-konyong hilang dari Balai Budaya. Beberapa teman mencarinya tetapi tak ketemu. Sampai akhirnya didapat berita bahwa Nashar sudah ada di Surabaya dan lantas ke Bali. Dr. Lou resah ia mengatakan bahwa Nashar dalam keadaan sungguh gawat.
.
Lalu hitungan mundur pun dimulai. Sampai enam bulan beralalu dan tinggal sedikit sisa waktu untuk Nashar. Segenap temannya yang seuka berkumpul di Balai Budaya gelisah. Maka pada suatu siang yang terik, datanglah berita duka itu ke Balai Budaya. Nashar meninggal dunia? Bukan, yang meninggal justru dr. Lou Ping Kian. Dan Nashar ternyata terus hidup sampai puluhan tahun kemudian. Nashar sendiri, si pemilik usus buntu akut itu, meninggal pada tahun 1994.
.
.
.
#peristiwasenirupa #senirupa #rupaseni #ceritasenirupa #bukusenirupa #nashar #pelukis #ususbuntu #kesakitannashar #meninggal #seniman

Bawin Dayak, Kedudukan, Fungsi, dan Peran Perempuan Dayak - Nila Riwut | 40k
.
Sejarah mencatat, kedudukan, peran dan fungsi perempuan Dayak telah jauh melampaui batas-batas eksistensinya. Jauh sebelum adanya isu jender di dunia Internasional. Mereka memiliki hak, wewenang, dan peran yang sejajar dan dipandang sebagai pribadi yang tak berbeda dengan kaum pria, baik dalam bidang pekerjaan maupun hak untuk menentukan pendapatnya sendiri.
.
#bawindayak #nilariwut #gender #feminisme #kosmologi #borneoisland #bukusenirupa #sejarahsenirupa #tattoo

Rp.35.000 / IDR: 35k

What I Really Love to Do Is Trivial

Bunga Jeruk Solo Exhibition [23 Januari - 15 Februari 2011 at Emmitan Contemporary Art Gallery, Surabaya]

Curator: Hendro Wiyanto

Photography: Atikha Prastiwi & Santo Umboro

60pages: artpaper: bahasa & english: 21.5x26cm

Dicetak cuma 1000 eksemplar

#bukuseni #senirupaindonesia #senirupa #senivisual #artbook #desaingrafis #graphicdesign #grafis #bukugrafis #bukudesain #seniindonesia #fineart #penggiatbuku #bookstagram #artbook #visualart #senirupaindonesia #artis #bukusenirupa #bukusenivisual #artbooks #senimanindonesia

What I Really Love to Do is Trivial - Bunga Jeruk |
.
Pameran seni rupa patung keramik bertajuk 'What I Really Love To Do Is Trivial', bercerita tentang kehidupan anak di masa sekarang.
.
#emmitangallery #bungajeruk #sculpture #ceramic #emmitanart #bukusenirupa #senirupakontemporer #sejarahsenirupa #artbook #artaboutbook #bookofart

Nasirun
Cilacap, 1965
.
1. Banyak seniman kontemporer Jogja menggunakan tokoh atau figur-figur Amerika atau Cina – tokoh komik, selebritas terkenal, dalam karyanya semata-mata mengejar kata “kontemporer”. Tapi Nasirun berbeda. Ia tetap mempertahankan unsur tradisi (budaya Jawa). Meski unsur tradisi itu sudah mengalami modifikasi.
.
2. Menurut dr. Oei Hong Djien, kolektor yang banyak mengoleksi karya Nasirun, tradisi dalam seni rupa kontemporer bukanlah sesuatu yang bertentangan atau bahkan dilarang. Justru image modern dalam seni rupa kontemporerlah yang menafikan unsur tradisi.
.
3. Nasirun pindah dari Cilacap ke Jogja pada tahun 1983. Ia lalu kuliah di FSRD ISI. Karya-karya Nasirun sebagian mengambil figur wayang. Karya-karyanya tidak hanya memperlihatkan ke-Jawaan-nya, melainkan sisi religiusitasnya sebagai penganut Islam. Nama Nasirun pun ikut berjajar di antara deretan nama perupa tenah Asia Tenggara.
.
4. Kesuksesan karirnya sebagai perupa tak lantas membuat Nasirun berubah. Nasirun tetaplah Nasirun, ia tetap tampil apa adanya dengan gaya rambut gondrong dan jenggot dipilin. Ia disebut sebagai seniman produktif. Saking produktifnya, ketika booming senirupa tahun 1997, ia dicap sebagai pelukis pelayan pasar. Lukisannya diburu kolektor, bahkan spekulan. Banyak orang mengantre untuk mendapatkan lukisannya. Saking larisnya, kanvas kosong pun sudah diberi nama pemesan.
.
5. Namun Nasirun tetap rendah hati. Keislamannya memang tampak. “jangan mendahului kersaning Gusti, Saya tidak mau mendahului kehendak Tuhan.” ujarnya selalu. Nasirun juga mengakui bahwa ia selalu bekerja atas dasar kegembiraan.
.
6. Salah satu pameran tunggal terpenting Nasirun ialah “Salam Bekti” yang digelar di Sangkring Art Space. Dua puluh karya ia pamerkan. Karya itu mengusung sinkretisme Jawa-Islam yang penuh gejolak spiritual. Selain menampilkan figur wayang. Ia juga menampilkan sosok dirinya – salah satu perkembangan gagasan yang dilakukan Nasirun. .
.
.
#tokohsenirupa #bukusenirupa #faktaseni #nasirun #kontemporerart #tradisionalart #artsy #lukisan #cilacap #jogja #isiyogya

Bahasa Rupa - Primadi Tabrani |
.
Bab 1. "Menghayati Gambar dan Bahasa Rupa Anak" dijelaskan bahwa sebelum anak menguasai tulisan sebagai sarana ungkapan emosi, pikiran, keinginan dan lain sebagainya  gambar merupakan kemampuan yang paling pertama di kuasai anak terlepas gambar itu dapat dipahai oleh kita atau tidak. Gambar bagi anak bukanlah suatu estetika namun lebih merupakan sarana penyampaian informasi.
.
Bab 2 "Bahasa Rupa Gambar Sebagai Ilmu", di sini bagaimana hubungan sebuah  bahasa kata  dengan  gambar sebagai bahasa rupa dan historisnya.
.
Bab 3 "Bahasa Rupa Wayang Beber di Tengah Bahasa Rupa Dunia", dengan menggunakan studi wimba dikenali bahwa  wayang Beber merupakan  tradisi bangsa  yang memungkinkan untuk dikembangkan dan dijadikan kebanggaan karena sifatnya dinamis dan dapat dijadikan sebagai sarana informasi.
.
Bab 4 "Children, Traditional, And Modern Pictures Visual Language"
.
Bab 5 tentang Televisi dan Pengaruhnya Terhadap Kreativitas
.
Bab6 tentang Visi dan Misi Pendidikan Audio Visual Dalam Era Informasi. Dalam bab ini informasi-informasi dari televisi, sarana dan segala hal yang berhubungan dengan hal tersebut mulai dari yang mendukung untuk suatu proses perubahan atau perbaikan, salah kaprah, dan efek yang merugikan terhadap tradisi.
.
Bab 8 tentang Pencarian Identitas Untuk bahasa Rupa Komik Indenesia. Indonesia telah jauh lebih awal memiliki kualitas cerita atau komik yang baik dibandingkan dengan bangsa lain yang sekarang meraji dunia komik, sayang saja proses penggalian dan perkembangan kurang begitu baik. Seperti yang terdapat dalam candi-candi cerita lontar, wayang beber dan sebagainya.
.
Bab 9 mengkaji tentang bahasa rupa relief yang terdapat do candi borobudur. Diyakini bahwa relief-relief pada candi ini  meriupakan suatu karya yang dibuat dengan perhitungan yang matang, baik dan luar biasa atau bisa dikatakan dengan menggunakan relatifitas ruang dan waktu einstein.
.
Bab10 tentang Penggalian bahasa rupa wayang untuk masa depan. Bahwasannya kreasi lokal atau khususnya wayang dapat dikembangkan untuk menjadi kekuatan lokal khas Indonesia. Membaca Gambar Cadas  Prasejarah merupakan bab selanjutnya. Dengan menggunakan kajian limas c

Rp.30.000 / IDR: 30k

Beberapa Asas Merancang Trimatra

Penulis: Wucius Wong
Judul asli: Principles of Three-dimensional Design [Nostrand Reinhold, 1977]
Penerjemah: Drs. Adjat Sakri M.Sc.
Penerbit: ITB Press, 1989
Tebal: 113 halaman

Daftar Isi

1. Pendahuluan

2. Bidang Berderet

3. Racana Dinding

4. Prisma dan Silinder

5. Perulangan

6. Racana Bahutira

7. Bidang Segitiga

8. Rangka Lanjar

9. Lapisan Lanjar

10. Garis Hubung

Nimana trimatra atau seringkali disebut nirmana tiga dimensi biasanya dibuat sebagai aksen dalam tata ruang. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis dan memiliki estetika bentuk yang indah.

Dalam nirmana trimatra dipelajari berbagai hal tentang bentuk, tekstur, kontur, ruang, dimensi, komposisi, proporsi, irama, kesatuan dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan nirmana trimatra lebih cenderung mempelajari pada suatu hal yang memiliki panjang, lebar dan tinggi. Tujuan mempelajari nirmana trimatra adalah untuk melatih kepekaan estetis dan kemampuan kreatif.

Terkadang untuk membuat nirmana trimatra, dimulai dari pembuatan objek dwimatra yang kemudian ditransformasikan ke dalam objek tiga dimensi. Perbedaan utama nirmana trimatra dan nirmana dwimatra adalah pada bidang dan objeknya.

#bukuseni #senirupaindonesia #senirupa #senivisual #artbook #desaingrafis #graphicdesign #grafis #bukugrafis #bukudesain #seniindonesia #fineart #penggiatbuku #bookstagram #artbook #visualart #senirupaindonesia #artis #bukusenirupa #bukusenivisual #wuciuswongbook #artbooks #wuciuswong #trimatra #desaintrimatra

Rp.75.000 / IDR: 75k

Pelampung di Bawah Kursi Anda - Surrounded by Water & Friends

A Group Exhibition by Jonathan Ching, Lena Cobangbang, Yasmin Sison, Geraldine Javier, Christina Dy, Paolo Icasas, Louie Cordeo, etc.

Curated by Tony Godfrey & Agung Hujatnikajennong

Published by Equator Art Project, Selasar Sunaryo Art Space, & Langgeng Art Foundation, 2016

106pages: artpaper: 21x25cm

Pelampung di Bawah Kursi Anda - Life Jaket Under Your Set berlangsung dari 14 Oktober-6 November 2016 di Selasar Sunaryo Art Space. Terseleggara atas kerjasama Selasar Sunaryo Art Space, Equator Art Project dan Langgeng Art Foundation dengan kurator Tony Godfray dan Agung Hujatnikajennong. “Pelampung di bawah kursi anda - Life Jaket Under Your Set”mencoba melepaskan jarak antara yang di sana (Filipina) dengan yang di sini (Bandung). Seni hadir disini sebagai manifestasi percaturan budaya Asia Tenggara; perpindahan dan mobilitas ketika sirkulasi kapital mencair dengan pasar terbuka.

Hadirnya gadget, facebook, youtube, google, instagram, line, twitter, whatsApp, Path, serta berbagai perkembangan teknologi masa kini telah menghilangkan teritori dalam seni rupa khususnya. Setiap orang dapat bertemu dengan siapa saja, pergi ke mana saja dan kapan saja. Pada titik ini seni rupa maupun Galeri dipertanyakan keberadaanya.

Kenyataannya, Penerbangan murah (low cost carriers)memungkinkan berbagai residensi dan pameran berskala Asia dapat dengan mudah dilakukan selain internet yang mendorong intensifikasi hubungan pelaku seni itu sendiri. Hal tersebut membawa para pelaku seni pada cara ungkap dan bagaimana seni dapat bertemu, politik ruang. “Waking Hour” (video works) dari Ling Quisumbing, sebuah benda kecil bercabang sejenis ketapel dari tulang, bergoyang-goyang dengan suara kokok ayam dan keramaian orang-orang di pasar. Ada yang bergelinding dari realitas yang berjalan, dunia yang asing antara virtual dengan laku sehari-hari. Barangkali begitulah kita menjalani kehidupan. Tak hanya itu saja, dalam pameran ini ada sekitar 30 karya seni rupa dengan berbagai media.

Rp.35.000 / IDR: 35k

Tubuh dan Kerja

Oleh: Rosid
Kurator: Heru Hidayat
Pengantar: Inge Santoso & Anita Anggraini
Penerbit: Galeri Canna, 2010

Tebal: 35 halaman: artpaper: 21x25cm
Dicetak cuma 500 eksemplar

Perupa asal Bandung, Rosid, memajang 15 lukisan terbarunya dalam pameran tunggal bertema Tubuh dan Kerja pada 17 Februari-3 Maret di Galeri Canna, Jakarta. Seniman kelahiran Ciamis, Jawa Barat pada 1969 ini--menampilkan karya masterpiece-nya berjudul Tubuh dan Kerja berukuran 290 cm x 450 cm yang dijadikan tema pameran tunggal.

Dalam lukisan ini Rosid melukiskan bagaimana bapaknya seorang petani yang bernama Dapin sedang menatap sawah yang siap dipanen hasil kerjanya dengan pandangan bahagia. “Bapaknya saya dari dulu sampai sekarang berusia 90 tahun masih tetap bekerja sebagai petani. "Pameran dan karya ini sebagai penghormatan kepada bapak saya yang masih semangat bekerja dan menghargai figur petani, orang yang tak punya jabatan tapi hasil kerjanya dinikmati oleh banyak orang,” kata Rosid.

#bukuseni #senirupaindonesia #senirupa #senivisual #artbook #desaingrafis #graphicdesign #grafis #bukugrafis #bukudesain #seniindonesia #fineart #penggiatbuku #bookstagram #artbook #visualart #senirupaindonesia #artis #bukusenirupa #bukusenivisual #artbooks #senimanindonesia

Most Popular Instagram Hashtags