[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#astronomifakta

986 posts

TOP POSTS

Komposisi penyusun atmosfer Jupiter terdiri dari 90 persen hidrogen dan 10 persen helium. Jika komposisi itu sama seperti yang dimiliki bintang, maka mengapa Jupiter tidak berubah menjadi bintang, dan mungkinkah itu terjadi?

Matahari atau bintang mendapatkan energinya melalui reaksi fusi yang merubah hidrogen menjadi helium. Agar bisa terjadi reaksi fusi untuk menjadi bintang, maka suhu inti haruslah sangat panas, setidaknya mencapai 15 juta derajat Celcius agar menjadi seperti Matahari. Suhu sebesar itu dihasilkan oleh gravitasi dan besar gravitasi ditentukan oleh massa. Gravitasi yang besar tadi akan memampatkan hidrogen sampai pada titik dimana tekanan begitu tinggi membuat atom hidrogen berjejalan kemudian berubah menjadi helium. Semakin besar massa, maka gravitasi semakin besar dan inti obyek itu juga semakin panas.

Agar Jupiter bisa menjadi bintang, setidaknya dibutuhkan 13 sampai 79 Jupiter tambahan agar hal itu terjadi. Mengapa? karena massa Jupiter sangat kecil untuk dapat melakukan reaksi fusi hidrogen. Bahkan jika Jupiter memakan semua planet termasuk asteroid dan obyek lain di tata surya kita selain Matahari, tetap saja belum mampu membuat Jupiter mampu melakukan proses fusi hidrogen. Oleh sebab itu Jupiter disebut juga sebagai bintang gagal, karena memiliki komposisi yang sama seperti komposisi penyusun bintang, tetapi tidak bisa menjadi bintang. Jika ada 13 Jupiter lain, dan digabungkan dengan Jupiter yang ada saat ini maka ia akan menjadi bintang kerdil coklat (brown dwarf star). Dan jika ada 79 Jupiter lain untuk digabungkan dengan Jupiter yang ada saat ini, maka Jupiter akan menjadi bintang kerdil merah (red dwarf star). Intinya massa Jupiter masih sangat kurang untuk dapat berubah menjadi bintang.

#astronomi #astronomifakta #jupiter

Jika Tidak Ada Kekuatan Tuhan, Apa Anda Dapat Menjelaskan Fenomena-Fenomena Langit Ini?

Dari perhitungan para ilmuwan, mereka memperkirakan bahwa Bumi berotasi dengan kecepatan 465 meter per detik, atau setara dengan 1.700 km per-jam, adalah 2 kali kecepatan jet biasa. Mengelilingi porosnya dalam waktu 23 jam 56 menit 4.096 detik, ini adalah waktu akurat satu hari. Keakuratannya hingga 0.0 detik, begitu terus setiap hari, dan tidak akan pernah berubah. Bisa dijelaskan?
#astronomi #astronomifakta

Ilmuwan Jepang, Ada “Lorong Bawah Tanah” Raksasa di Bulan

Menurut data yang dikirim Gravity Recovery and Interior Laboratory-GRAIL milik NASA, baru-baru ini para ahli menemukan fenomena penyebaran gravitasi yang tidak wajar di bulan. Ini menyiratkan adanya ruang berongga di bawah permukaan bulan.

Sekelompok tim ilmuwan Jepang mengatakan, mereka menemukan sebuah lorong bawah tanah yang sangat besar di bulan. The Lunar dan Planetary Science conference ke-48 mengatakan, “Lorong-lorong ini dapat digunakan sebagai tempat persembunyian astronot yang sempurna di masa depan.” Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters menyebutkan, bahwa temuan ilmuwan Jepang itu berkat wahana antariksa Jepang Kaguya ruang probe. Dengan bantuan perangkat yang akurat ini, para ahli baru dapat menemukan lorong yang luas sepanjang beberapa kilometer di bawah bulan.

Mungkin mereka (lubang) adalah mulut dari tabung lava di permukaan bulan, di planet merah Mars juga terdapat lubang seperti itu. Pengamatan dari Lunar Reconnaissance Orbiter semakin memperkuat kemungkinan tersebut.” Para ilmuwan yang dipimpin Profesor Junichi Haruyama menyimpulkan, lubang-lubang itu bukan gua, tapi lorong atau jalan tembus. Lorong-lorong ini menembus batuan bulan, menjulur hingga beberapa kilometer ke tempat yang dalam.
#astronomi #astronomifakta

Galaksi adalah suatu sistem yang terdiri dari bintang, debu, dan gas yang amat luas, di mana anggotanya memiliki gaya tarik menarik (gravitasi). Suatu galaksi pada umumnya terdiri atas miliaran bintang yang memiliki warna, ukuran, dan karakteristik yang sangat beraneka ragam. Contoh galaksi, misalnya Galaksi Andromeda dan Galaksi Bima Sakti tempat tata surya kita beredar. Galaksi umumnya tidak dijumpai dalam bentuk tunggal. Kebanyakan galaksi tergumpal dalam gugusan. Misalnya galaksi Bima Sakti ada di gugusan yang disebut Group Lokal.

#astronomi #astronomifakta #galaksi

Astronom kembali mendeteksi fenomena tabrakan antar galaksi di angkasa yang jauh, benar-benar mendebarkan karena galaksi ini hanya berpapasan dan nyaris tabrakan.

Baru-baru ini, National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, para ilmuwan berhasil mengamati sebuah galaksi IRAS 06076-2139 menggunakan teleskop Hubble di konstelasi Lepus, galaksi ini berjarak sekitar 500 juta tahun cahaya dari bumi.

Setelah diidentifikasi secara cermat,  para ilmuwan menemukan kedua galaksi ini saling berpapasan berdekatan dengan kecepatan 2 juta km perjam. Saking cepatnya perlintasan mereka sehingga sulit bagi dua galaksi ini bergabung menjadi sebuah galaksi baru, keduanya hanya saling melintas.

Ilmuwan awalnya mengira itu adalah sebuah galaksi, karena jarak antara mereka hanya 20.000 tahun cahaya jauhnya.

Para ilmuwan mengatakan, meskipun kedua galaksi ini hanya berpapasan dan saling melintas, tapi tidak akan terjadi tabrakan.

Cie colek-colekan 😁

#astronomi #astronomifakta #astronomy #galaksi

What your favorite space object?
#astronomi #astronomifakta #astronomy

Inilah ilustrasi perbandingan ukuran objek2 TNO dengan Bumi oleh Larry McNish, data dari M.Brown

#astronomi #astronomifakta #astronomy

Saat baru bangun dan melihat ini, apa yang akan kalian lakukan?
#astronomi #astronomifakta #astronomy

MOST RECENT

Komposisi penyusun atmosfer Jupiter terdiri dari 90 persen hidrogen dan 10 persen helium. Jika komposisi itu sama seperti yang dimiliki bintang, maka mengapa Jupiter tidak berubah menjadi bintang, dan mungkinkah itu terjadi?

Matahari atau bintang mendapatkan energinya melalui reaksi fusi yang merubah hidrogen menjadi helium. Agar bisa terjadi reaksi fusi untuk menjadi bintang, maka suhu inti haruslah sangat panas, setidaknya mencapai 15 juta derajat Celcius agar menjadi seperti Matahari. Suhu sebesar itu dihasilkan oleh gravitasi dan besar gravitasi ditentukan oleh massa. Gravitasi yang besar tadi akan memampatkan hidrogen sampai pada titik dimana tekanan begitu tinggi membuat atom hidrogen berjejalan kemudian berubah menjadi helium. Semakin besar massa, maka gravitasi semakin besar dan inti obyek itu juga semakin panas.

Agar Jupiter bisa menjadi bintang, setidaknya dibutuhkan 13 sampai 79 Jupiter tambahan agar hal itu terjadi. Mengapa? karena massa Jupiter sangat kecil untuk dapat melakukan reaksi fusi hidrogen. Bahkan jika Jupiter memakan semua planet termasuk asteroid dan obyek lain di tata surya kita selain Matahari, tetap saja belum mampu membuat Jupiter mampu melakukan proses fusi hidrogen. Oleh sebab itu Jupiter disebut juga sebagai bintang gagal, karena memiliki komposisi yang sama seperti komposisi penyusun bintang, tetapi tidak bisa menjadi bintang. Jika ada 13 Jupiter lain, dan digabungkan dengan Jupiter yang ada saat ini maka ia akan menjadi bintang kerdil coklat (brown dwarf star). Dan jika ada 79 Jupiter lain untuk digabungkan dengan Jupiter yang ada saat ini, maka Jupiter akan menjadi bintang kerdil merah (red dwarf star). Intinya massa Jupiter masih sangat kurang untuk dapat berubah menjadi bintang.

#astronomi #astronomifakta #jupiter

Jika Tidak Ada Kekuatan Tuhan, Apa Anda Dapat Menjelaskan Fenomena-Fenomena Langit Ini?

Dari perhitungan para ilmuwan, mereka memperkirakan bahwa Bumi berotasi dengan kecepatan 465 meter per detik, atau setara dengan 1.700 km per-jam, adalah 2 kali kecepatan jet biasa. Mengelilingi porosnya dalam waktu 23 jam 56 menit 4.096 detik, ini adalah waktu akurat satu hari. Keakuratannya hingga 0.0 detik, begitu terus setiap hari, dan tidak akan pernah berubah. Bisa dijelaskan?
#astronomi #astronomifakta

Ilmuwan Jepang, Ada “Lorong Bawah Tanah” Raksasa di Bulan

Menurut data yang dikirim Gravity Recovery and Interior Laboratory-GRAIL milik NASA, baru-baru ini para ahli menemukan fenomena penyebaran gravitasi yang tidak wajar di bulan. Ini menyiratkan adanya ruang berongga di bawah permukaan bulan.

Sekelompok tim ilmuwan Jepang mengatakan, mereka menemukan sebuah lorong bawah tanah yang sangat besar di bulan. The Lunar dan Planetary Science conference ke-48 mengatakan, “Lorong-lorong ini dapat digunakan sebagai tempat persembunyian astronot yang sempurna di masa depan.” Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters menyebutkan, bahwa temuan ilmuwan Jepang itu berkat wahana antariksa Jepang Kaguya ruang probe. Dengan bantuan perangkat yang akurat ini, para ahli baru dapat menemukan lorong yang luas sepanjang beberapa kilometer di bawah bulan.

Mungkin mereka (lubang) adalah mulut dari tabung lava di permukaan bulan, di planet merah Mars juga terdapat lubang seperti itu. Pengamatan dari Lunar Reconnaissance Orbiter semakin memperkuat kemungkinan tersebut.” Para ilmuwan yang dipimpin Profesor Junichi Haruyama menyimpulkan, lubang-lubang itu bukan gua, tapi lorong atau jalan tembus. Lorong-lorong ini menembus batuan bulan, menjulur hingga beberapa kilometer ke tempat yang dalam.
#astronomi #astronomifakta

Galaksi adalah suatu sistem yang terdiri dari bintang, debu, dan gas yang amat luas, di mana anggotanya memiliki gaya tarik menarik (gravitasi). Suatu galaksi pada umumnya terdiri atas miliaran bintang yang memiliki warna, ukuran, dan karakteristik yang sangat beraneka ragam. Contoh galaksi, misalnya Galaksi Andromeda dan Galaksi Bima Sakti tempat tata surya kita beredar. Galaksi umumnya tidak dijumpai dalam bentuk tunggal. Kebanyakan galaksi tergumpal dalam gugusan. Misalnya galaksi Bima Sakti ada di gugusan yang disebut Group Lokal.

#astronomi #astronomifakta #galaksi

Astronom kembali mendeteksi fenomena tabrakan antar galaksi di angkasa yang jauh, benar-benar mendebarkan karena galaksi ini hanya berpapasan dan nyaris tabrakan.

Baru-baru ini, National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, para ilmuwan berhasil mengamati sebuah galaksi IRAS 06076-2139 menggunakan teleskop Hubble di konstelasi Lepus, galaksi ini berjarak sekitar 500 juta tahun cahaya dari bumi.

Setelah diidentifikasi secara cermat,  para ilmuwan menemukan kedua galaksi ini saling berpapasan berdekatan dengan kecepatan 2 juta km perjam. Saking cepatnya perlintasan mereka sehingga sulit bagi dua galaksi ini bergabung menjadi sebuah galaksi baru, keduanya hanya saling melintas.

Ilmuwan awalnya mengira itu adalah sebuah galaksi, karena jarak antara mereka hanya 20.000 tahun cahaya jauhnya.

Para ilmuwan mengatakan, meskipun kedua galaksi ini hanya berpapasan dan saling melintas, tapi tidak akan terjadi tabrakan.

Cie colek-colekan 😁

#astronomi #astronomifakta #astronomy #galaksi

Bulan biru ternyata fakta fenomena keindahan alam yang benar ada bukan hanya sekedar dalam cerita fiksi.
Bulan Biru selama ini dianggap sebagai kiasan karena sebenarnya bulan memang tidak tanmpak berwarna biru. Istilah Bulan Biru diberikan karena fenomena purnama dua kali dalam sebulan jarang terjadi.  Warna merah kebiruan terlihat di dua teleskop yang berbeda dan cenderung menumpuk di satu titik, khususnya tempat umbra pertama kali meninggalkan cakram Bulan. Warna kebiruan tersebut hanya efek lokal atau memang nyata ekstraterestrial.

#astronomi #astronomifakta #bulan

Kamu Harus Tau: Untuk membedakan Bintang dengan Planet adalah Bintang tampak berkelip. Tapi, planet bisa tampak berkelip jika atmosfer Bumi mengalami gejolak luar biasa

#astronomi #astronomifakta #bintang

Kamu Harus Tau: Saking jauhnya jarak exoplanet gas HD 106906 b terhadap bintang induknya, 1 hari disana sekitar 4,96 juta harinya Bumi.

#astronomi #astronomifakta

Pagi 😊
Berani tag dia?
#astronomi #astronomifakta #sunrise

Repost from @astronomi.fakta Sebutkan teori konspirasi dalam ilmu astronomi yang kalian tau dan tag teman kamu jawaban kamu sesuai dengan pendapat mereka atau sebaliknya 😊

#astronomi #astronomifakta #konspirasi

Mimin pengen tau nih.. Kira-kira kalau mimin post ini, isi kolom komentarnya apa yaa?
.
.
Soalnya kolom komentar warung sebelah yaa gituu 😂😂😂😂

Konjungsi dan Bimasakti

Gambar langit malam yang indah ini menampilkan adanya konjungsi planet Venus dengan Bulan dan bentangan galaksi Bimasakti yang berkilauan di langit. Panorama hasil komposit 6 gambar berbeda ini diambil di oasis Huacachina, pada sebuah gurun di area barat daya Peru. Gambar yang menakjubkan ini merupakan pemenang dalam kontes foto internasional The World at Night’s 2017.

Dipotret oleh Camilo Jaramillo.

#astronomi #astronomifakta #bimasakti #venus #konjungsi

Kita itu tinggal di bumi.. bumi itu ada di galaksi bimasakti atau milkyway galaxy.. galaxy itu gugusan bintang, planet, asteroid, dan debu/menyerupai piring melingkar yang memutari black hole.. black hole itu pusatnya galaksi, daya tariknya sangat kuat.. bahkan cahaya ga bisa lolos dari dia.. jarak sisi galaksi ke sisi lainnya ditempuh ribuan taun itu aja dengan kecepatan cahaya.. (bayangin pergi dgn kecepatan 300km/jam aj blom pernah) dan galaksi itu ga cuma satu.. banyak.. puluhan ribu yg membentuk cosmic.. intinya cuma mau ngasih gambaran.. 1. Misteri alam jagad raya itu menarik.. indah.. bikin kagum.. jadi suka lah sama namanya astronomi 😍 2. manusia itu di banding semesta.. kecil amat kecil.. jalan-jalan di galaksinya sendiri aja gak mampu.. Betapa maha besar Allah SWT yang menciptakan langit dan bumi.. dan bersyukur telah dijadikan makhluk yang berakal.. 🙋🙌 #bumi #bintang #langit #astronomi #astronomifakta #galaksibimasakti #Milkywaygalaxy #cosmic #beautifullgalaxy #thankstoAllah

Senin, 18 September 2017 peristiwa okultasi venus akan terlihat di Indonesia. Okultasi venus atau kadang disebut gerhana venus terjadi ketika Venus-Bulan-Bumi segaris lurus. Sehingga kita di Bumi akan melihat Venus dan Bulan saling berdekatan. Pada puncaknya Venus perlahan akan hilang di balik Bulan. Di Indonesia okultasi venus akan terjadi hampir bersamaan dengan matahari terbit.

Namun harus kita ketahui bahwa Venus yang berada sangat jauh dari Bumi membuatnya hanya terlihat seperti bintang terang. Venus tidak akan terlihat seperti planet yang bulat apalagi sampai sebesar Bulan. Dengan begitu kita akan melihat okultasi venus sebagai Bulan dan bintang terang yang saling berdekatan. Hingga akhirnya bintang terang itu hilang di balik Bulan.

Sampai di sini mungkin kita akan berpikir bahwa gerhana venus biasa saja. Lain halnya gerhana matahari total yang membuat langit siang berubah gelap. Sampai terlihat korona dan prominensa. Atau gerhana bulan total yang membuat cahaya bulan pudar kemerahan. Lantas apa yang menarik dari okultasi venus? Mari kita cari tahu dahulu.

Lebih Langka dari Gerhana Matahari dan Bulan

Okultasi venus cenderung asing dibanding gerhana matahari dan bulan. Salah satu sebabnya bisa jadi karena okultasi venus lebih langka dibanding gerhana matahari dan bulan. Sehingga okultasi venus lebih jarang dibahas apalagi diamati oleh masyarakat luas. Sebagai perbandingan tahun ini ada dua gerhana matahari dan dua gerhana bulan tapi cuma ada satu okultasi venus. Tahun depan bahkan ada tiga gerhana matahari dan dua gerhana bulan namun cuma satu okultasi venus.

Berada di Lintasan Gerhana Saja Tidak Cukup

Selain lebih langka mengamati okultasi venus juga lebih sulit. Misal untuk mengamati gerhana matahari kita cukup pergi ke lintasan gerhana. Maka bisa dipastikan kita akan melihat gerhana matahari dengan baik. Tapi pada okultasi venus berada di lintasan gerhana saja tidak cukup. Selain harus berada di lintasan gerhana, okultasi venus harus terjadi pada malam hari di lintasan tersebut. (sambungan di kolom komen)
#astronomifakta #astronomy #astronomi

#Repost @astronomi.faktavideo
・・・
Apakah kalian melihat sesuatu? Itu adalah citra dari asteroid Florence, indah bukan 😊

#astronomy #astronomifakta

Sebutkan teori konspirasi dalam ilmu astronomi yang kalian tau dan tag teman kamu apakah jawaban kamu sesuai dengan pendapat mereka atau sebaliknya 😊

#astronomi #astronomifakta #konspirasi

Most Popular Instagram Hashtags