#UniSoviet

MOST RECENT

Buka Profile 🔄 Baca Berita 🔝 ruber.id 🔝
________
✉️informasi
✉️kritik dan saran
✉️karya tulis (essay, puisi, cerpen)
✉️jalin kerjasama

kirimkan ke:
📩 redaksiruber@gmail.com
📩sms/WhatsApp: 0821-17-655-815

#jawabarat #priangantimur #pangandaran #banjar #ciamis #tasik #garut #sumedang #majalengka #subang #karawang #purwakarta #bandung #persib #tabloidruber #ruberchannel #ruangberita #ruber #ruberID

SUMBER: wikipedia FOTO: net

@gordachev_mikhail #unisoviet

Flowers eh Leafs, anyone? 🤣🍁
#moscow #rusia #unisoviet #autumn

🚀[First Human in Space]🚀
.
Okee, di post sebelumnya kita sudah membahas singkat tentang manusia pertama yang mendarat di Bulan, yaitu Neil Armstrong. Nahh, di post ini kita bakal membahas manusia pertama yang pergi ke luar angkasa!
.
Dia adalah Yuri Gagarin, seorang kosmonot berkebangsaan Uni Soviet yang lahir pada tanggal 9 Maret 1934 dan meninggal pada usia 34 tahun. Ia merupakan kosmonot pertama yang pergi ke luar angkasa.
.
Pada tahun 1961, Yuri Gagarin terbang dengan menggunakan wahana Vostok 1. Dalam penerbangan itu, kosmonot berusia 27 tahun tersebut berada di dalam kapsulnya selama 89 menit. Vostok 1 mengorbit Bumi hanya pada ketinggian 300 km.
.
Setelah kesuksesan misi itu, dia mendapatkan penghargaan Order of Lenin dan mendapatkan gelar pahlawan Uni Soviet. Banyak monumen dibangun di seluruh Uni Soviet dan banyak nama jalan diganti dengan menggunakan namanya. Wow!😄
.
.
.
_________________________
#vexel #vexelart #vexelindonesia #vxvina #vexelvector #adobe #illustration #photoshop #vexelnasional #vectorart #vector #vectorindonesia #indonesia #art #dailyart #digitalart #seni #drawing #face #cosmonot #ussr #yuri #gagarin #unisoviet #kosmonot #rocket #vostok1 #space

Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #isis #alqaeda #terorisme #viral

🔄Repost @conspiraciestheory ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #indonesia #isis #alqaeda #terorisme #viral

Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
Follow @orasirakyat24official
Follow @orasirakyat24official
.
#conspiracy #teori #konspirasi #amerika #unisoviet #russia #afganistan #suriah #isis #alqaeda #daulahislamiyah #terorisme #terorist #daes

TUHAN DAN NEGARA .
.
Pada salah satu pidatonya dslam kongres perhimpunan perdamain dan kebebasan di Bern (1868), dia berkata, "saya bukanlah seorang komunis karena komunisme mempersatukan masyarakat dalam negara dan terserap didalamnya, karena komunisme akan mengakibatkan konsentrasi kekayaan dalam negara, sedangkan saya ingin memusnahkan negara, pemusnahan semua prinsip otoritas dan kenegaraan, yang dalam kemunafikannya ingin membuat manusia bermoral dan berbudaya, tetapi yang sekarang selalu memperbudak, mengeksploitasi dan menghancurkan mereka."
.
.
.
Penulis: Mikhail Bakunin
Penerbit: Parabel
Tebal Buku: 220 halaman
Dimensi: 13,5 x 20 cm
Harga: Rp. 65.000
Diskon 10% jadi 58.500(Belum termasuk ongkos kirim)
Info & Pemesanan
LINE ->@ purwadiputradompu
WA -> 081392647116 (Jangan SMS/Telp)

Repost @conspiraciestheory Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #isis #alqaeda #terorisme #viral

#Repost @conspiraciestheory
• • • • •
Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #isis #alqaeda #terorisme #viral

Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
@conspiraciestheory
@youthmuslimid | #youthmuslim

#conspiracy #teori #konspirasi #amerika #unisoviet #russia #afganistan #suriah #isis #isil #alqaeda #daulahislamiyah #khilafah #terorisme #terorist #daesh #viral

@Regran_ed from @conspiraciestheory - Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #isis #alqaeda #terorisme #viral - #regrann

Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
.
#conspiracy #teori #konspirasi #fakta #nyata #pemerintah #amerika #unisoviet #afganistan #suriah #isis #alqaeda #terorisme #viral

Sama seperti Al-Qaeda, ISIS dibuat di Amerika Serikat (AS), sebagai sebuah instrumen  teror yang dirancang untuk memecah belah dan menaklukan Timur Tengah  yang kaya minyak dan untuk melawan pengaruh  Iran yang semakin meningkat di kawasan itu. Fakta bahwa Amerika Serikat memiliki sejarah panjang sebagai negara pendukung kelompok teror, mungkin akan mengejutkan mereka yang hanya menonton berita di televisi dan mengabaikan membaca sejarah.
.
Selama era Perang Dingin, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA adalah organisasi intelijen yang pertama kali menyatuhkan diri dengan ekstremis Islam. Saat itu, Amerika melihat dunia dengan istilah yang agak sederhana,  di satu sisi, nasionalisme Uni Soviet dan Dunia Ketiga, yang dianggap Amerika sebagai alat Soviet. Di sisi lain, negara-negara Barat dan Islam politik militan, yang dianggap Amerika sebagai sekutu dalam perjuangan melawan Uni Soviet.
.
Amerika menggunakan ISIS dalam tiga cara, menyerang musuh-musuhnya di Timur Tengah, untuk dijadikan dalih intervensi militer AS di luar negeri, dan di dalam negeri menciptakan rasa takut yang tinggi akan terorisme sehingga menjadi pembenaran ekspansi militer. Dengan demikian, Pemerintah punya kekuatan untuk mengawasi warganya, sekaligus mengurangi kewaspadaan rakyatnya untuk mengawasi pemerintahan mereka. Terorisme adalah alasan untuk membenarkan pengawasan massal, dalam persiapan pemberontakan massal.
.
Beredar juga video mantan Calon Presiden dan mantan Sekretaris Negara Amerika Serikat, Hillary Clinton, yang menyebutkan bahwa Al-Qaeda & ISIS merupakan buatan Amerika Serikat. Didalam video tersebut, Al-Qaeda dibuat dan didanai Amerika untuk memerangi pengaruh Uni Soviet di benua Asia dan Afghanistan. Hasilnya Amerika berhasil, hingga menyebabkan kehancuran negara Uni Soviet dan terpecah menjadi berbagai negara. Setelah berhasil menumbangkan Uni Soviet, Al-Qaeda justru berbalik menyerang Amerika Serikat.
.
— follow @conspiraciestheory (ig) 💣🔍 for more content like this!
Explore 🔎 @ikhwan_google
Explore 🔎 @ikhwan_google
.
#conspiracy #teori #konspirasi #amerika #unisoviet #russia #afganistan #suriah #isis #alqaeda #daulahislamiyah #terorisme #terorist #daesh #viral

#Repost @tanahmerahbooks (@get_repost)
・・・
Regran_ed from @tanahmerahpress - Jika menganggap Negeri KOMUNIS anti-Islam, Silahkan tanya ke Khabib Nurmagomedov.

Nama Khabib Nurmagomedov banyak diperbincangkan setelah mengalahkan Conor McGregor di UFC.

Dia adalah seorang Muslim yang lahir pada 20 September 1988 di Dagestan Uni Soviet, sebuah negeri Komunis. Ayahnya adalah militer angkatan darat yang juga memeluk Islam di negeri Komunis itu.

Untuk mengetahui tentang kehidupan kaum beragama di negeri komunis Uni Soviet, silahkan baca buku "Islam di Negara Komunis" karya Vladimir Efanov.

Like, Follow & Share: @tanahmerahbooks
_______________
#khabibnurmagomedov #khabib #khabibvsmcgregor #ufc #islam #unisoviet #komunis #islamdinegarakomunis #tanahmerahpress #like #likeforlikes #likeforfollow #vladimirefanov #vilenin #kutipan #quote #pki

Most Popular Instagram Hashtags