[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

#AlKahfiers

MOST RECENT

Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

From @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

#repost @indonesiabertauhidid
β€’ β€’ β€’
.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

#Repost @indonesiabertauhidid with @instatoolsapp ・・・
.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

Yuk Baca Surat Al Kahfi... @Regranned from @indonesiabertauhidid - .
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers - #regrann

.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
Repost πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

#Repost @indonesiabertauhidid
・・・
.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata-mata raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun, iman mereka bukanlah iman ala-ala revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam. πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk
Repost @indonesiabertauhidid

#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers #belajar #sejarahislam #renungan #ceritasemangat #islam #kisahlampau #jaditahu

JANGAN MALU, SEMUA ORANG PUNYA MASA LALU

Oleh: @adityaabdurrahman

Kalau kita hijrah pengen berubah jadi lebih baik, jangan sampai kita nggak pede berkumpul sama temen-temen yang agamanya lebih baik hanya gara-gara kita merasa diri kita penuh dosa. Semua orang punya masa lalu kok. Semua juga pernah mengalami masa-masa 'nggak ngerti' atau 'belum tau apa-apa', hingga sekarang mereka menjadi 'lebih tahu' dari kita. It's ok. Nggak apapa. Kita pun juga bakal lebih baik seperti mereka, asal kita serius belajar terus menerus. Jangan minder. Ayo sama-sama kita berproses.

#betteryouthproject
#jadilebihbaik
#hijrah #actpositive #thinkpositive #banyakmainbanyakmanfaat #muslimmustbestrong #tobatsekarang #proseshijrah #IndonesiaBertauhid #AlKahfiers#tauhid #sunnah #hijrah #hijrahku #hijrahyuk #kawanhijrah #temanhijrah #sahabathijrah #ayohijrah #beranihijrah #renungan #pemudahijrah #remajahijrah #dakwah #kajian #selfreminder #surga #jannah #ashabulkahfi #pemuda

.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

#Repost @indonesiabertauhidid (@get_repost)
・・・
.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

@Regranned from @indonesiabertauhidid - .
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers - #regrann

@Regranned from @indonesiabertauhidid - .
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers - #regrann

#Repost @indonesiabertauhidid (@get_repost)
・・・
.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ AkhukumΒ @ridwantaufikk

FollowΒ @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhidΒ #AlKahfiers

@Regranned from @indonesiabertauhidid - .
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers

.
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers#tauhid #sunnah #hijrah #hijrahku #hijrahyuk #kawanhijrah #temanhijrah #sahabathijrah #ayohijrah #beranihijrah #renungan #pemudahijrah #remajahijrah #yaumulakhir #dakwah #kajian #kajianyuk #kajianIslam #yufidtv #selfreminder #surga #jannah #dzolim #ashabulkahfi #pemuda #sumpahpemuda

@Regranned from @indonesiabertauhidid - .
.
Adalah Raja Dikyanus yang sangat lalim, memaksa rakyat untuk menyembahnya. Tapi ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja itu, dan hanya mau menyembah Allah saja.

Keyakinan 7 pemuda ini kemudian diketahui oleh mata2 raja yang suka menjilat dan mencari muka. Kontan saja raja Dikyanus marah besar. Ia lalu meminta para pembantunya untuk segera menyeret pemuda tersebut ke hadapannya.

Mereka lalu dibujuk mulai dengan cara halus hingga kasar. Namun iman mereka bukanlah iman ala2 revolusi mental alias mental kerupuk. Mereka lebih memilih berlari menyelamatkan jiwa dari fitnah kezaliman.

Bersama 7 pemuda ada seekor anjing yang kelak dijanjikan surga, bernama Kitmir. Dalam perjalanannya mereka kecapaian dan memilih istirahat di dalam gua. Kitmir menyelonjorkan kakinya ke depan, di pintu gua yang menjaga kawanan ashabul kahfi.

Utusan Raja Dikyanus esok harinya mencari para pemuda ini ke seluruh negeri. Namun mereka gagal, seolah ada tabir di pintu gua yang mencegah mereka masuk.

Saat terbangun dari peristirahatan, Ashabul Kahfi saling bertanya tentang berapa lama tidur mereka. Mereka kira hanya satu atau setengah hari.

Setelah seorang dari mereka diutus ke pasar untuk membeli makanan, uang yang ia bawa sudah tak laku. Barulah mereka sadar, zaman tlah berganti beberapa kurun. Rezim telah berganti, menjadi penuh keadilan.

Raja yang sholeh kemudian mengundang para pemuda ke istana, setelah menjelaskan kepada mereka bahwa raja kejam Dikyanus telah mati 300 tahun yang lewat. Subhanallah. Masya Allah.

Allah berfirman, "Ingatlah tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang Lurus dalam urusan kami" (Al Kahfi [18]:10)

Wallahu a'lam.
.
πŸ“ Akhukum @ridwantaufikk

Follow @IndonesiaBertauhidID
#IndonesiaBertauhid #AlKahfiers - #regrann

Most Popular Instagram Hashtags