susano_book susano_book

971 posts   13213 followers   5671 followings

Susano Book  FREE SAMPUL BUKU Order : 📱WA: 081229852469 🆔 Line : @susano (pakai @) 🏠 Open : senin-sabtu (10.00 - 20.00) 🚚 Shipping : senin-jumat

http://www.susano.id/

Paket buku Dilan lengkap : Dilan 1990, Dilan 1991, Milea ready di warung Susano. Harga 185.000 (normal 217.000) saja 1 paketnya. 😊

Meletakkan yang baik di tempat yang buruk, jauh lebih baik dibandingkan dengan meletakkan sesuatu yang buruk di tempat yang baik. Apapun yang dicapai dan setinggi apapun prestasi yang mampu diraih, ternyata hanya akan bernilai jika mampu hidup berdamai dalam segala dinamika yang ada. Keberprestasian hakiki akan diperoleh jika dilakukan dengan cara yang manusiawi. Manusia sejenis itulah yang bakal mampu bertemu dengan Tuhan yang sesungguhnya.

Jika agama dibawa dalam kepentingan duniawi, maka tidak akan tampil menjadi sebuah ajaran yang mendorong jiwa manusia untuk menemukan Tuhannya. Agama yang benar akan mengajak manusia untuk berdamai dengan setiap keadaan dan berlindung di balik nama kemanusiaan. Hidup benar belum tentu hidup baik atau hidup baik belum tentu dapat dijalani secara benar.

Benar tidak berarti selalu benar. Selalu ada celah kosong untuk disebut salah. Sama dengan salah. Selalu mengandung ruang kosong untuk disebut benar. Pemilik kebenaran itu tunggal, yakni Tuhan yang juga tunggal. Karena pemilik kebenaran itu hanya milik Tuhan, maka kita tidak mungkin untuk menyandingkan diri kita sebagai pemegang tongkat kebenaran.

Dunia terlalu sering dihadiri para “pemilik kebenaran” yang selalu bercita-cita menguasai apapun untuk mengimplementasikan kebenarannya. Bukan hanya di jaman Nabi Musa yang tersedia Fir’aun, tetapi bahkan setelah dunia dinyatakan sudah renta seperti hari ini, Fir’aun-fir’aun itu masih eksis. Kita sudah sering menyaksikan bagaimana dampak buruk perilaku model Fir’aun. Jadi agak lucu kalau hari ini, Fir’aun harus kita hidupkan kembali.

Buku ini bertutur tentang dialektika etis perilaku hidup manusia modern. Buku yang mirip Novel ini, tidak mengajarkan tentang kebenaran, tetapi lebih sebagai upaya mencari relevansi kritis terhadap apa yang disebut dengan kebenaran dan kebatilan. Sebaik apapun dimensi kebatilan itu kita sembunyikan, pada akhirnya hanya akan membawa diri kita terdorong untuk sadar bahwa hidup di dunia memang tidak lebih dari sandiwara.

Agama Tanpa Tuhan | Cecep Sumarna | Rosda | 60.000🔽54.000

Kembali pada pengetahuan Lukman Njoto tentang Marxisme. Bahan-bahan kuliah yang ia sampaikan kemudian dibukukan ini, akan membawa kita terseret arus dan memilih tenggelam di dalamnya. Njoto dengan begitu apik menyampaikan pandangannya. Kelebihannya dalam hal tulis menulis memang sudah ia kuasai sejak di bangku sekolah. Jadi tak mengherankan apabila seorang yang memiliki integritas intelektual yang tinggi seperti Njoto pernah memberikan kuliah di Universitas Rakyat dan Universitas Indonesia. Yang kemudian dibukukan di dalam Marxisme, Ilmu dan Amalnya ini. Dibukukannya materi kuliah ini adalah dalam rangka menyambut ulang tahun ke-XII Harian Rakjat yang tentunya dengan persetujuannya.

Buku Marxisme, Ilmu dan Amalnya ini membahas 4 (empat) hal yaitu: Marxisme sebagai Ilmu, Filsafat Ploretariat, Ekonomi Sosialis, dan Sosialis Indonesia. Dengan membaca Marxisme, Ilmu dan Amalnya ini kita akan merasa terbawa dalam suasana ruang kelas dan sedang mendengarkan Bung Njoto sedang bercerita tentang pemikiran Karl Marx yang diulasnya secara singkat dan padat.

Suatu pandangan yang sempit akan memberikan suatu tinjauan yang palsu dan sesat. Marxisme bukanla suatu cara dan rancangan pemerintah saja, juga bukan suatu pemecahan teknis untuk masalah perekonomian, bukan pula suatu pendirian yang bolak-balik atau suatu semboyan dalam suatu pidato yang mengaharukan. Ia menyebutnya dirinya suatu tafsiran yang luas dan tentang manusia dan sejarah, tentang makhluk dan masyarakat, tentang alam dan Tuhan, suatu sintesis umum, menurut teori dan praktek, pendek kata suatu sistem yang menyeluruh.

Marxisme, Ilmu dan Amalnya | Njoto | Berdikari | 46.000 🔽41.000

Kitab ini adalah karya Maulana Jalaluddin Rumi yang penyampaiannya berbentuk prosa. Kebanyakan pembahasan dalam setiap pasal-pasalnya merupakan jawaban dan tanggapan atas bermacam pertanyaan dalam konteks dan kesempatan yang berbeda-beda.
Kita Fihi Ma Fihi ini berisi kumpulan materi perkuliahan, refleksi dan komentar yang membahas masalah sekitar akhlak dan ilmu-ilmu Irfan yang dilengkapi dengan tafsiran atas Al-Qur’an dan hadis. Ada juga beberapa pembahasan yang uraian lengkapnya dapat ditemukan dalam kita Matsnawi. Seperti halnya diwan Matsnawi, kitab ini menyelipkan berbagai analogi, hikayat sekaligus komentar Maulana Rumi. Selain itu, kita ini bisa membantu kita untuk memahami pemikiran beliau dan menyingkap maksud-maksud ucapannya dalam berbagai kitab lainnya.

Fihi Ma Fihi | Jalaluddin Rumi | Forum | 130.000 🔽117.000

Selamat bermalam minggu, untuk kamu yang sibuk melahap lembaran alur cerita yang lebih mencekam dari nasibmu sendiri, nikmatilah.

Sedang saya pun akan menikmati malam minggu ini dengan model-model yang sangat seksi dan abstrak untuk dimengerti. 💑

Buku ini, Sejarah Filsafat Barat dan kaitannya dengan Kondisi Sosio-Politik, Zaman Kuno hingga sekarang ( History of Social Circumstances from the Erliest Time to the Present Day ), merupakan buku Russel yang paling sukses dan diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Dalam buku ini Bertrand Russel berusaha mengaitkan sejarah filsafat (dunia pemikiran) dengan sejarah sosial, politik, dan kemasyarakatan (dunia kenyataan). Dengan data valid, Russel membahas sosok para filsuf yang mempunyai kontribusi besar dalam peradaban manusia dan merinci ide-ide besar , pemikiran-pemikiran, pengaruhnya terhadap masyarakat dan para filsuf berikutnya. Juga, dimasukkan bab-bab khusus mengenai sejarah sosial murni, yang dimaksudkan untuk melihat kaitan antara seorang filsuf, pemikiran dan kondisi sosial politiknya.

Sejarah Filsafat Barat | Betrand Russell | Pustaka Pelajar | 210.000 🔽180.000

fakta-fakta mendahului ide dan gagasan.

seluruh sejarah umat manusia, baik yang bersifat intelektual dan moral, politis dan sosial, hanyalah refleksi dari sejarah ekonomi.

sejatinya, pada saat yang sama umat manusia merupakan negasi atas unsur kebinatangan dalam diri mereka. — Mikhail Bakunin

Tuhan dan Negara | Mikhail Bakunin | Parabel | 65.000 🔽50.000

Buku ini dicap sebagai “bacaan berbahaya” sejak pertama kali terbit dalam bahasa Swedia 30 tahun lalu. Tetapi sebagai karya, daya tariknya bukan hanya pada bagaimana kekuasaan Orba begitu takut pada buku ini, melainkan cara Törnquist menempatkan pokok pembahasan atas Peristiwa G30S 1965. Törnquist mengupas persoalan yang hampir tidak pernah dicermati sungguh-sungguh di dalam karya-karya para peneliti maupun pelaku peristiwa G30S 1965. Apakah penyebab kegagalan PKI? Apakah keterlibatan pemimpin PKI dalam G30S cuma sial dan keliru langkah seorang Aidit atau itulah pilihan jalan PKI untuk menyingkirkan “strategi borjuis” seraya menggenjot partai memobilisasi petani?

Penghancuran PKI | Olle Tornquist | Kobam | 130.000 🔽117.000

note: stock lama, masih segel

Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pedukuhan yang kecil, miskin, terpencil dan bersahaja itu, ronggeng adalah perlambang. Tanpanya dukuh itu merasakah kehilangan jati diri.

Dengan segera Srintil menjadi tokoh yang amat terkenal dan digandrungi. Cantik dan menggoda. Semua ingin pernah bersama ronggeng itu. Dari kaula biasa hingga pekabat-pejabat desa maupun kabupaten.
Namun malapetaka politik tahun 1965 membuat dukuh tersebut hancur, baik secara fisik maupun mental. Karena kebodohannya, mereka terbawa arus dan divonis sebagai manusia-manusia yang telah mengguncangkan negara ini. Pedukuhan itu dibakar. Ronggeng berserta para penabuh calung ditahan.Hanya karena kecantikannya Srintil tidak diperlakukan semena-mena oleh para penguasa penjara itu.
Namun pengalaman pahit sebagai tahanan politikmembuat Srintil sadar akan harkatnya sebagai manusia. Karena itulah setelah bebas, ia berniat memperbaiki citra dirinya. Ia tak ingin lagi melayani lelaki manapun. Ia ingin menjadi wanita somahan. Dan ketika Bajus muncul dalam hidupnya sepercik harapan muncul, harapan yang semakin lama semakin besar.

Ronggeng Dukuh Paruk | Ahmad Tohari | Gramedia | 71.000 🔽64.000

Perjalananku bukan perjalananmu
Perjalananku adalah perjalananmu

Jauh. Mengapa setiap orang terobsesi oleh kata itu? Marco Polo melintasi perjalanan panjang dari Venesia hingga negeri Mongol. Para pengelana lautan mengarungi samudra luas. Para pendaki menyabung nyawa menaklukkan puncak.

Juga terpukau pesona kata "jauh", si musafir menceburkan diri dalam sebuah perjalanan akbar keliling dunia. Menyelundup ke tanah terlarang di Himalaya, mendiami Kashmir yang misterius, hingga menjadi saksi kemelut perang dan pembantaian. Dimulai dari sebuah mimpi, ini adalah perjuangan untuk mencari sebuah makna.

Hingga akhirnya setelah mengelana begitu jauh, si musafir pulang, bersujud di samping ranjang ibunya. Dan justru dari ibunya yang tidak pernah ke mana-mana itulah, dia menemukan satu demi satu makna perjalanan yang selama ini terabaikan. "Agustinus telah menarik cakrawala yang jauh pada penulisan perjalanan (travel writing) di Indonesia. Penulisan yang dalam, pengalaman yang luar biasa, membuat tulisan ini seperti buku kehidupan. Titik Nol merupakan cara bertutur yang benar-benar baru dalam travel writing di negeri ini."
--Qaris Tajudin, editor Tempo dan penulis novel.

Titik Nol makna sebuah perjalanan | Agustinus Wibowo | Gramedia | 125.000 🔽112.000

Lebih dari 150 tahun lewat sudah sejak Charles Darwin mempublikasikan karya agungnya The Origin of Sepecies, namun buku ini tidak kehilangan sedikit pun arti penting dan maknanya yang pernah menggegerkan dunia intelektual modern, yang jejak-jejaknya dalam berbagai bidang ilmu dan aliran filsafat masih terlihat hingga kini.

Paham evolusi yang diusungnya, berikut istilah-istilah kunci yang menyertainya, seperti: Natural Selection, Struggle for existence, survival of the fittest, keturunan dengan modifikasi kecil-kecil dan terus menerus, juga membuat kalangan penganut agama-agama wahyu (Yahudi, Kristen, Islam) mengalami Shock berat dan bereaksi keras. sebab paham penciptaan dalam budi dan hati orang beriman adalah bahwa: bumi dan segala isinya diciptakan sekaligus dalam tempo enam hari, dan semua organisme sudah berada pada tingkat kesempurnaannya, tidak berubah-ubah lagi. Ini jelas berbeda dengan teori Darwin yang mengatakan semua organisme berasal dari satu atau beberapa nenek moyang yang sama.

Namun lama kelamaan, seturut perjalanan waktu dan kedewasaan orang dalam beriman, segi-segi kebenaran dalam pemikiran Darwin mulai dapat diapresiasi dan diterima oleh kaum beragama. Sehingga ajaran evolusi tidak mengancam iman, melainkan justru memberikan dimensi baru kepadanya, membuka mata kita, betapa canggihnya Sang Maha Pencipta merancang kehidupan di atas bumi selama bermilyar-milyar tahun yang berpuncak pada manusia.

The Origin Of Species | Charles Darwin | YOI | 200.000 🔽175.000

”Saya ini daging tua, tidak menarik diterjang peluru... Ya... pa­li­ng-paling jadi pupuk...,” demikian potongan-potongan ucap­an Romo Mangun yang terdengar panitia seminar di Hotel Le Meridien, Jakarta, dalam obrolan saat rehat siang, sesaat sebelum ia meninggal dunia karena serangan jantung.

Di awal tahun 1999 itu kita sempat terhenyak mendengar kabar wafatnya Romo Ma­ngun. Ia mengembuskan napas terakhir dengan cara mulia, sebagai cendekiawan, saat  menjadi pembicara dalam sebuah seminar. Budayawan Mohamad Sobary menjadi salah seorang saksi terakhir kehidupan Romo Mangun, yang  siang itu tiba-tiba saja memeluknya sebelum kepalanya jatuh terkulai di pundaknya.

Siapa tak kenal Romo Mangun atau Y.B. Mangunwijaya? Ia rohaniwan ”penunggu” kali Code, Yogya, yang gerak kegiatannya blusuk­an ke mana-mana: arsitek, novelis, esais. Ia juga pembela mereka yang miskin dan lemah, termasuk kaum petani Kedungombo yang kampungnya bakal segera terendam air waduk di penghujung de­kade 1980-an.

Di dalam tas Romo Mangun kemudian ditemukan sepucuk surat yang ditujukan kepada Presiden B.J. Habibie. Apa isi surat terbuka tersebut? Benarkah Romo Mangun dan Habibie sesungguhnya teman akrab? Apa pula pesan Romo Mangun kepada generasi muda?

Kata-kata Terakhir Romo Mangun | Kolumnis & Wartawan Kompas | Kompas | 54.000 🔽49.000

Most Popular Instagram Hashtags