selfalina selfalina

1,516 posts   1,129 followers   1,012 followings

Selfalina Khairiah  A royal platter, a loyal partner ❤ my world : #bagaimanafilmini #FatoIndonesia

DREAM
Bag 3 .
.
Ketika aku mulai sadar mungkin kita akan sama-sama membusuk di neraka, ketika itu pula aku tersadar bahwa aku pun jauh lebih tidak pantas berada di sampingmu. .
.
Ketika aku mulai bingung dengan semua rasa yang ada, ketika itu pula aku tak tahu harus melakukan apa. .
.
Sekilas saat kau datang,
Kau datang entah berantah, menyusup ke dalam istana, meracuni jiwa dan raga salah satu putri kepercayaan mereka.
Sekilas saat kau datang,
Bahkan sudah ratusan bahkan ribuan pelanggaran yang terjadi hanya untuk tetap terhubung denganmu. .
.
Sekarang pertanyaannya,
Apa belum cukup hal itu untuk mengantarkanku ke kerak yang paling dalam?
.
.
Sejak awal ini semua adalah kesalahan dan akan tetap terus menjadi salah jika keadaannya pun sama.
Bahkan perjuangan2 yg dulu ada, kini sudah mati dan tak mungkin kembali.
Semua sudah tertutup oleh waktu, nafsu, dan belenggu. .
.
Semua perasaan tak pantas itu mungkin hanya bagian dari keputusasaan dengan keadaan ini saja.

DREAM
Bag 2
.
.
Kau yang menjauhkanku pada Tuhan.
Kau pula yang mengingatkanku bahwa masih ada Tuhan. .
.
Manusia-manusia normal bilang, aku sedang jauh dari Tuhan.
Manusia-manusia normal bilang, aku harus mengingat Tuhan agar hati tenang.
Mereka yang tak tahu.
Mengingat-Nya mengingatkanku pada dua hal sekaligus, kamu dan aku. .
.
Aku disuruh memohon ampun.
Aku disuruh memohon ampun. .
.
Kamu,
Kamu yang di satu sisi seakan siap membawaku ke neraka.
Namun di sisi lain, kau tunjukkan bahwa surga masih ada. .
.

DREAM
Bag 1
.
.
Aku takut punya rasa takut kehilangan.
Maka dari itu, aku mengeraskan rasa untuk berani membenci, pergi, dan melawan. Karena aku tahu, di ujung sana, kau akan kembali. .
.
Tapi malam itu, ada yang berbeda.
Seakan-akan rasa takut itu tumbuh.
Tapi malam itu, ada yang tak sama.
Seakan-akan rasa takut itu mulai mengakar. .
.
Ini tidak boleh terjadi.
Ingat, semua itu hanyalah kesalahan, penyelewengan fasilitas publik.
Dia datang dari kampung mengganggu putri istana, menjebaknya, seperti gelas yang dipecahkan, sampai kapan pun tdk akan pernah kembali seperti semula.

Tak akan pernah benar-benar selesai.

TANGANKU KAKU .
.
"Ini, ini, mana lagi ya, ini juga deh supaya ada warna hijau sama kuningnya," Laudya tampak sibuk berbelanja alat lukis di sebuah pertokoan.
"Kamu beli banyak banget, ini kan baru sampel lukisan, Lau. Nanti kalo ditolak gimana?" tanya Dave. "Ya untuk lukisan aku yang lain. Pasti ttp bermanfaat kok." .
.
Setelah berbelanja beberapa cat, kuas, palet, dan kebutuhan lainnya, Laudya langsung mengeksekusi lukisan yang diminta Gunawan kemarin sore.
Lukisan sampel yg diminta memang tidak banyak. Namun, namanya juga Laudya, pasti nalurinya selalu ingin memberikan yg terbaik untuk Gunawan. "Kok banyak kasaran yang dibuang sih, sayang?" tanya David. "Kayaknya tanganku kaku deh, udah lama gak ngelukis kostum, ini udah final, tapi entah knapa masih ada yg kurang. Tapi aku juga gak tau itu apa," keluhnya. .
.
"Mana? Ini yg udah jadi? Ya sih memang kurang ada 'ruh' nya. Tapi ya namanya rezeki gak akan salah orang kok. Udah malam, kamu sekarang tidur ya. Udah kamu kirim aja yg ini ke Gunawan," nasihat David. .
.
"Aku cuman ga mau ini gagal," Laudya mulai takut. "Rezeki itu bentuknya beda2. Ini juga rezeki, ksempatan untuk mencoba. Seminggu yg lalu, km juga gak nyangka kan, bakal komunikasi lagi sama mereka? Itu pun juga rezeki sebetulnya. Karena Tuhan tau itu akan membuatmu bahagia," Dave tahu benar bahwa jauh di lubuk hati Laudya masih ada sisa harapan ttg READ. .
.
"Bahagia?" "Kamu ga usah ngelak. Aku tahu kamu bahagia banget dapet projek ini meski bayarannya masih gak jelas. Bahkan kamu menomorduakan membuat presentasi besok, pdhl skrg sumber keuangan terbesar km dari perusahaan yg km abaikan presentasinya itu," katanya sambil merangkul pundak Laudya. .
.
"Ya udah aku kirim ini ya," kata Laudya. "Habis itu km tidur ya, kasian tubuh kamu." .
.
#anotherstoryfrompress

MENGGAMBAR .
.
To : David Arjuna, My Husband, wherever you are
.
.
Ada klien, memintaku selain jadi model, juga membuatkan kemasan terbaru produknya. Produk obat batuk anak.
Aku senang sekali. Sudah lama rasanya aku tidak menggambar, dari pagi ke pagi sibuk menyusun presentasi dan pemotretan, aku bosan. Tapi sekarang, aku diberi kesempatan untuk menggambar lagi. .
.
"Aku tak tahu harus mengirim surat ini ke mana, aku hanya bisa tenggelamkan surat ini di sungai, berharap di bawah sungai ini, ada salah satu markas intel yg bekerja sama denganmu, menemukan surat ini, dan menyampaikannya padamu," kata Laudya sambil menenggelamkan botol berisi surat untuk David. .
.
"Bu Laudya, tadi ada telpon," kata Chania. "Dari siapa?" tanya Lau. "Dari Bogor, Bu. Pak Gunawan kalo tdk salah," jawabnya.
Aku hanya bengong mendengar nama itu.
Sudah sekian lama aku menutup segala tentang Bogor semenjak kejadian salah paham dengan Mahendra.
Kini saudaranya itu datant entah buat apa. "Bu, ini Pak Gunawan tlp lagi. Hp ibu memang kemana?" "Sambungkan ke ruangan saya ya. Hp saya mati, mgkn penting sampai harus tlp ke kantor segala. Makasih ya, Cha," kemudian aku buru2 ke ruanganku. .
.
"Halo Laudya, ada tawaran menggambar kostum. Kamu mau? Projek kecil2an sih, tapi aku tau kualitas lukisan kamu, apalagi ini hny gambar kostum," tanpa ba bi bu, ia langsung menembak. "Halo, Gun." .
.
"Sepertinya kapan pun mereka datang, kamu selalu menerimanya kembali. Bagai wanita bodoh yg selalu menerima kekasihnya setelah selingkuh berulang kali." .
.
.
"David?" .
.
#anotherstoryfrompress

#bagaimanafilmini
#danur2
#danur2maddah .
.
Sebetulnya review lengkap film ini ada channel yutub akoh.
Singkatnya, agak pusing sama teknik pengambilan gambarnya, tapi cantik.
Suka sama jalan ceritanya, gak terlalu seram, tapi cukup menghibur.

#bagaimanafilmini
#temantapimenikah .
.
.
Film yang sangat ringan.
Meski pikiran lagi kacau, saya tetap bisa menikmati filmnya. Hebat.

#bagaimanafilmini
#avengersinfinitywar .
.
"Yeaayy aku dapet temen nonton baru," begitu kata gadis yang sebentar lagi akan melepas masa lajangnya itu.
Aku pun terenyuh, apakah itu benar? "Kamu sepertinya tidak menikmati film tadi. Kamu ngerti gak sih ceritanya?" sang gadis mulai meragu. .
.
"Ngerti kok, ya ngerti versi aku. Aku emang kalo nonton diem ajah gak heboh. Makanyà selama ini lebih suka nonton sendiri," jawabku. "Emang gimana coba ceritanya? Aku capek sepanjang film cerita mulu sama si N, berasa spoiler," keluhnya. .
.
"Aku tdk akan seperti dia." .
.
Lalu kulihat N yg semakin gencar bertanya2 pada gadis itu tentang Avenger, bahkan sampai menonton seri sebelumnya.
Ah aku tak masalah, kan dia sudah bilang bahwa aku adalah teman nontonnya. Hore. .
.
Keesokan harinya ia berkata, "Tuh aku suka nih sama si N, dia mau tau ttg ceritanya, gak kayak kamu, pake jalan pikiran sendiri," aku terkejut. .
.
Lalu dari balik pintu, rekanku si Peach tiba2 berkata, "Hei lihat, SriDewi mirip sekali dengan Gamora," dan seisi ruangan pun tertawa karena SriDewi memang secantik Gamora. .
.
Di saat kami tertawa, si N sibuk bertanya2, "Eh Gamora apaan sih?" Belum ada yang jawab, sekali lagi. "Gadis, Gamora apaan sih," .
.
Lalu si Cuwo nyeletuk, "Hiiihhh dia yang nonton, dia yg gak tau." .
.
Makan tuh paham.
Gamora itu bukan apa tapi Siapa.
Mungkin aku ditakdirkan tidak berteman nonton dengan Gadis karena kami tak bisa saling memahami. .
.
Film yg bagus adalah film yang membuat orang bisa menikmatinya, tak peduli bagaimana cara orang tersebut menikmatinya.
Entah itu karena aktornya, musiknya, jalan ceritanya, atau sekadar ikut-ikutan.
Semua itu hak penonton.
Kecuali kalau alur salah dalam otaknya dishare, disebarluaskan, mungkin bisa memicu perhujatan atau perdebatan.
Selama kasat mata kita saling bahagia, kenapa tidak untuk saling menghargai? .
.
Luvvvv u 😂😂😂😂😂

TerluV 😙😙😗😚

Mulai gak kondusif.

Selamat yaaa neng @rindyagustin_

Most Popular Instagram Hashtags