sekretariat.kabinet sekretariat.kabinet

2501 posts   76978 followers   36 followings

Sekretariat Kabinet  Akun Instagram resmi milik Sekretariat Kabinet RI. Kontak: humaslem@setkab.go.id, Facebook: Setkab RI, Youtube: Sekretariat Kabinet RI.

http://www.setkab.go.id/

Presiden Joko Widodo menghadiri acara penganugerahan gelar Guru Besar K.H. Ma'ruf Amin di Aula Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, pada Rabu, 24 Mei 2017.
.
.
Prof. Dr.(H.C.) K.H. Ma'ruf Amin mendapat gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syari'ah pada Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
.
.
K.H. Ma'ruf Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul 'Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia'. (Foto dan Sumber Berita : BPMI)

Mengawali kunjungannya ke kota Malang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 1.000 siswa yang hadir, di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Rabu (24/5) pagi.
.
Presiden Jokowi berharap agar siswa-siswa yang hadir dapat lulus di tiap tingkat pendidikan dengan Kartu Indonesia Pintar yang telah diberikan. “Saya harapkan anak-anak terus belajar karena dengan belajar itulah anak-anak akan mencapai cita-cita yang diinginkan,” ujarnya.
.
Menurut Presiden, persaingan akan semakin ketat dalam 10 atau 20 tahun yang akan datang, baik dalam mencari pendidikan yang lebih tinggi atau dalam hal mencari pekerjaan.
.
Oleh karena itu, Presiden mengingatkan tugas anak-anak semua untuk terus belajar. “Jangan lelah, terus belajar,” pesan Presiden.

Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu 24 Mei 2017, bertolak ke Malang, Jawa Timur, untuk melakukan kunjungan kerja.
.
Presiden akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional di kawasan Kesatrian, Blimbing, Malang.
.
Namun sebelum menyerahkan sertifikat, Presiden terlebih dahulu akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang.
.
Setelah itu, Presiden menghadiri pengukuhan Prof Dr (HC). KH Ma'ruf Amin sebagai Guru Besar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
.
Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Malang dari Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto. (Foto dan Sumber Berita : BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Wali Kota Seoul Park Won-soon selaku Utusan Khusus Presiden Republik Korea (Korea Selatan, red) Moon Jae-in, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5) sore.
.
.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu kepada wartawan mengatakan, dalam pertemuan tersebut telah dibahas beberapa kerja sama bilateral.
.
.
"Jadi inti pesannya adalah komitmen dari pemerintah Korea Selatan yang baru untuk terus meningkatkan hubungan dengan Indonesia, sebagai negara yang paling besar di ASEAN, dan tentunya ASEAN sebagai satu kelompok,” kata Menlu usai pertemuan.

Lebih dari seratus tokoh dan peserta dari Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (23/5) siang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para tokoh lintas agama dari penjuru Tanah Air untuk silaturahmi.
.
.
Di hadapan para tokoh daerah itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan dari Presiden Afghanistan saat berkunjung ke Indonesia pada 5 April 2017 lalu. Saat kunjungan tersebut, Presiden Ghani juga sempat menceritakan kondisi terkini di negaranya.
.
.
"Presiden Jokowi, negaramu ini sangat beragam, sukunya banyak sekali, agamanya banyak, bahasa lokal juga banyak. Jaga betul yang namanya kerukunan dan persatuan itu," begitu pesan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, sebagaimana ditirukan Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Asosiasi Forum Komunikasi Umat Beragama Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (23/5) siang.
.
.
Presiden Jokowi meminta para tokoh lintas agama untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, tentang persoalan-persoalan yang banyak bermuara ke politik. “Berikan pemahaman kepada masyarakat yang mana wilayah politik, yang mana wilayah hukum, yang mana wilayah agama, biar pilah-pilah, pisah-pisah, jangan dicampur aduk. Kita sekarang ini mulai campur aduk,” tutur Presiden.
.
.
Presiden Jokowi mengajak agar peristiwa yang terjadi dalam 8-6 bulan terakhir ini menjadikan masyarakat memiliki pengalaman yang baik, lebih dewasa, lebih matang dalam berpolitik, serta bisa melihat apakah ini politik atau sebuah peristiwa hukum.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, begitu mendengar adanya ledakan yang terjadi pasca konser Ariana Grande, di Manchester Arena, Inggris, Senin (22/5) malam, dirinya langsung melakukan komunikasi dengan Duta Besar RI di negara tersebut, Rizal Sukma, untuk memastikan mengenai ada tidaknya Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban dalam peristiwa tersebut.
.
.
Sampai menjelang pukul 09.00, dari komunikasi yang dilakukan oleh Duta Besar Republik Indonesia di London dengan otoritas setempat, menurut Menlu, dari korban yang meninggal belum dapat dirilis identifikasi kewarganegaraan.
.
.
"Yang kedua, sejauh ini kita belum menerima adanya informasi mengenai korban WNI, karena sekali lagi pada saat di sini pukul 09.00 berarti di sana sudah menjelang dini hari,” kata Menlu kepada wartawan di Istana Bogor, Jabar, Selasa (23/5) siang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas LKPP Tahun 2016, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5) pagi.
.
.
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mengingatkan bahwa esensi dari akuntabilitas pemerintah adalah pertanggungjawaban moral, pertanggungjawaban konstitusional terhadap rakyat.
.
.
Ia menegaskan, penggunaan APBN harus sepenuhnya digunakan untuk kepentingan rakyat, dan pemerintah harus memastikan rakyat benar-benar mendapatkan manfaat dari penggunaan APBN. “Jangan ada yang coba-coba berani memainkan APBN, memainkan uang rakyat,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa syukurnya, karena setelah 12 tahun untuk pertama kalinya Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain itu, 84% laporan keuangan dari Kementerian dan Lembaga (K/L) juga memperoleh opini WTP.
.
.
“Ini adalah sebuah kerja keras kita selama ini, oleh Kementerian/lembaga dalam penggunaan uang rakyat, penggunaan APBN,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas LKPP Tahun 2016, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5) pagi.

Pasca diraihnya opini WTP (Wajar Tanpa
Pengecualian) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan juga rating layak investasi (investment grade) dari Standard & Poor’s, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku banyak investor asing yang ‘mengincar’ Indonesia.
.
.
"Dengan upgrade ini, maka sekarang banyak investor yang menganggap bahwa Indonesia adalah tempat yang sangat positif untuk melakukan investasi,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Istana Bogor, Jabar, Senin (22/5) sore.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Bogor, Jabar, Senin (22/5) sore.
.
Seskab menegaskan, bahwa pada dasarnya hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sangat baik sekali, tidak ada apa-apa.
.
.
"Presiden dan Wakil Presiden itu Dwitunggal yang bersama-sama, dan mereka dalam menjalankan kepemimpinan itu selalu bersama-sama . Tidak ada ruang bagi siapa pun untuk bisa memecah itu,” tegas Pramono.
.
.
Seskab meyakini, dalam kepemimpinan Jokowi–JK ini mudah-mudahan legacy ataupun sistem yang ditinggalkan itu menjadi sangat baik, dan itu menurutnya terbukti dengan pengakuan dunia terhadap Indonesia saat ini yang begitu tinggi di forum internasional.

Presiden Jokowi memberikan pengantar pada Rapat Terbatas mengenai Tindak Lanjut The Belt and Road Forum, di Istana Bogor, Jabar, Senin (22/5) sore.
.
.
Presiden Jokowi mengingatkan, saat ini peluang kerjasama dengan negara lain sangat terbuka lebar, terutama setelah dirinya mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Jalur Sutera atau The Belt and Road Forum, di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), akhir pekan lalu (24/5), dan adanya penilaian layak investasi atau investment grade dari lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P).
.
.
"Peluang-peluang seperti ini tidak datang dua kali, apalagi tiga kali. Oleh sebab itu, kesiapan-kesiapan kita dalam melayani, kecepatan-kecepatan kita dalam melayani, investasi-investasi yang masuk betul-betul harus terintegrasi, diikuti satu persatu secara detail,” kata Presiden.
.
#ratas #RapatTerbatas

Most Popular Instagram Hashtags