sangkila sangkila

569 posts   1,664 followers   2,770 followings

womanpreneur Volunteer  Hobi nulis caption panjang. . Lapak @foottrip souvenir & aksesoris kulit🐄 Jogja - Bekasi 📮 Sangkilarahma@gmail.com

You come & go
.
Pertemuan dan perpisahan, meninggalkan dan ditinggalkan adalah arus hidup.
.
Orang suka berdebat tentang ibu yang baik adalah begini begitu. Ibu bekerja vs ibu rumah tangga, ibu pro ASI vs ibu pro susu formula, ibu pro cesar vs ibu pro melahirkan normal, dan versus versus yang lain.
.
Buat saya, ibu adalah ibu. Saya belum punya anak, tapi saya pernah dan masih sebagai anak. Ibu saya tidak saja penopang hidup saya sewaktu kecil tapi juga saudara-saudaranya. Ibu tidak pernah berhenti bekerja. Dulu, ada saat di mana ibu pergi bekerja saat saya masih tidur dan pulang saat saya sudah tidur juga. Saya sempat disusui oleh bu lik dan beberapa fase dititipkan di kerabat atau teman ibu. Bahkan ibu sampai bekerja di luar kota dan saya tinggal numpang di rumah orang.
.
Pasti ada ruang kosong, ada luka dan ketidaksempurnaan yang mengisi hidup saya sebagai anak. Tapi ibu tetaplah sempurna dalam hidup saya. Bukankah hidup memang dibangun dari kepingan luka, perjuangan dan air mata. Itulah yang membangun kekuatan dan kegigihan. Penerimaanlah yang membuat segalanya menjadi sangat sempurna. Dan satu alasan kuat yang membuat saya bisa ‘ngerem’ dari kenakalan dan keputus asaan adalah karena ibu.
.
Tidak ada blueprint yang sama dalam hidup manusia. Setiap orang punya kisah, takdir dan rantai nasibnya masing-masing. Mengikuti perjalanan hidup ibu mengajarkan pada saya bahwa Allah selalu menghadirkan perjalanan ajaib dan rahmatNya tak pernah pilih kasih.

Masalah nyata, sedikit daya. Mari perbanyak diskusi n aksi untuk pemecahan masalah sosial. Bolehlah bikin status n berwacana tentang politik tapi jangan menguras semua energi. Apalagi sampe berantem beneran.
.
Silaturahmi, kumpul-kumpul, ngopi-ngopi, ngaji-ngaji out putnya bikinlah aksi. Nggak usah yang besar-besar tapi hanya buih lalu tak berbekas. Yang kecil-kecil saja tapi konsisten dilakukan. Ya kalau umur kita panjang, kalau ajal tinggal sebentar.. sudah cukup belum bekalnya?
.
#masalahsosial #selfreminder #berdayaguna #catatansangkila #sangkila

Pertarungan head to head pangeran kecoa dan pangeran kumbang.
.
Tarung ya gini, jangan beraninya di belakang dan lempar-lempar isu doang. .
.
#fighting #latepost

Nasehat hari ini: “Berkegiatan, berjamaah, berorganisasi itu dilakukan dalam rangka merayakan kebersamaan. Out putnya kedekatan, keakraban, pertemuan dan saling membersamai dalam perjuangan. Kalau berkegiatan dan berjamaah justru malah menjauhkan, merenggangkan hubungan, baperan bahkan berantem, berarti sudah keluar dari tujuannya. Rawatlah kebersamaan, buatlah kebersamaan memberikan kebermanfaatan tidak perlu besar tapi hanya sesaat. Kecil atau sedikit tapi terus-menerus itu yang justru akan berdampak.”
.
Ya, kita sering lupa tentang ini. Di awal kita sering begitu bersemangat berkenalan, menjalin pertemanan, membuat project bersama, aktif berjamaah tapi saat sudah berjalan, kita tidak merawatnya. Saling beradu ego, ngotot sendiri, membangun friksi, konflik berlarut, saling caci atau tiba-tiba menghilang begitu saja tak lagi bersapa.
.
Entah kenapa, setiap kami datang ke guru, beliau memberi nasihat yang pas tepat sebagaimana kita butuhkan bahkan sebelum kami bertanya apapun.
.
It’s remind us.. suatu pertemuan dan ikatan yang dibangun adalah untuk merayakan kebersamaan, memanusiakan dan saling memuliakan. Kalau kita mulai lelah dan tidak bersepakat, kita mesti ingat tujuan kenapa kita bersama.
.
Tapi bagi kamu yang belum bersama alias sendirian melulu, segeralah bersama *eaa .
#ukhuwahfillah #ukhuwahislamiyah #kisahklasik #sahabat #berdayaguna #friendship #selfreminder #sangkila #nasehat

Setiap pertemuan adalah anugerah. Dan kakak satu ini adalah salah satu anugerah yang aku dapatkan di ibu kota.
.
Mbak yang membuat aku selalu bisa membagi dan memberi sesuatu di saat aku merasa nggak punya apa-apa. Dia salah satu trigger yang bikin aku konsisten berkegiatan sosial sampai sekarang yang seakan selalu bilang, “Lo tetep bisa kok berbuat sesuatu yang bermanfaat walau gak punya duit banyak.”
.
Love you Mbak 😘 Makasih bikin aku merasa Jakarta sudah seperti rumah. Semoga berlapis-lapis berkah dan kebaikan senantiasa bersamamu.
.
.
#friendship #family #sangkila

“Siapa yang mau percaya sama orang miskin mbak, kalau bukan renternir.”
.
“Orang-orang suka berdebat tentang agama, tapi ada tetangganya kelaparan nggak ada yang bahas.”
.
Topik seperti itu sering jadi dialog kami di sela-sela bekerja di workshop. Bapak pengrajin ini banyak menceritakan pengalaman hidupnya. Pernah berhutang ke rentenir karena kebutuhan uang yang mendesak. Pada akhirnya motornya harus direlakan untuk membayar hutang dan bunganya.
.
“Kenapa sampai pinjam ke rentenir, pak?”
.
“Siapa lagi yang mau minjamin duit ke orang miskin kalau bukan rentenir, mbak. Banyak orang kaya, haji pula. Kalau ngomongin agama pinter banget, giliran tetangganya kesusahan, diem bae.”
.
Ya, ini sebagian potret kehidupan sosial kita. Orang begitu fasih membicarakan ilmu, sibuk dengan ibadah sendiri, juga mudah mengharam-haramkan yang dianggap riba tapi kadang lupa hadir membersamai mereka yang dalam himpitan ekonomi.
.
Bapak dua anak ini cuma lulusan SMP, nggak terlihat istimewa dalam ibadah ritualnya. Tapi saya justru banyak ngaji dari dia, belajar tentang kemanusiaan dan bagaimana Allah dengan cara-cara yang ajaib menolong hambaNya.
.
.
#catatansangkila #ruanghidup #maknahidup #selfreminder

"Mbak, kalau ingin ikut kegiatan itu gimana caranya?" Begitu biasanya inbox yang masuk di saya.
.
Sebenarnya ini bukan kegiatan besar. Ini bermula dari kegiatan teman-teman di sahabat berbagi yang tiap jumat berbagi nasi kepada pemulung yang kebanyakan mereka tinggal di kolong sekitar grogol. Sering kami bagi nasi sambil ngobrol-ngobrol dengan mereka. Sampai suatu ketika, salah satu ibu menyampaikan harapannya agar kami mau ngajarin anak-anak mereka ngaji.
.
Kegiatan belajar di kolong ini berjalan tiap hari minggu sore. Kami mengadakan kelas kecil untuk belajar, supaya adik-adik bisa fokus. Nggak ada target kuantitas atau ngumpulin anak sebanyak-banyaknya. Siapa yang mau belajar saja, kita berupaya hadir.
.
Kalau mau ikutan gimana? Kami terbuka dengan siapa saja. Silakan hadir, tiap minggu sore di kolong grogol, seberang univ Tarumanegara atau seberang mall ciputra. Jangan berekspektasi 'muluk-muluk'. Kelas kami beralas tikar, angin dan debu campur, kadang bau sampah dan pesing. Anaknya dekil-dekil dan agak 'liar'. Tapi kalau kamu sanggup, kita bisa berbagi harapan dan masa depan. *eaaa.

“Maafin Rangga ya, kak.” Kata Rangga menyesal. Kemarin Rangga keasyikan main, sehingga datang terlambat di kelas belajar.
.
“Iya, kakak maafin. Tapi janji ya, nggak diulangi lagi. Tiap minggu sore, Rangga harus ikut belajar.”
.
“Siap kak!” Lantas saya siapkan kertas dan pensil.
.
Rangga adalah salah satu anak yang paling semangat belajar dan cepat menangkap apa yang diajarkan. Sayangnya, saat ini Rangga putus sekolah saat kelas 3 SD. Di tahun ajaran baru kemarin, sempat masuk satu hari kemudian berhenti. Sehari-hari, Rangga membantu orang tuanya mulung. Berkali-kali kami menanyai Rangga apakah dia masih ingin sekolah atau tidak dan Rangga masih ingin sekolah. Tapi dia menurut saja apa yang jadi keputusan orang tuanya.
.
Ayahnya tidak membolehkan Rangga sekolah. Salah satu alasan tentu saja biaya, alasan lain menyangkut kondisi sosial di kolong yang belum bisa saya ceritakan di sini.
.
Kemarin, kami coba ngobrol dengan ibu Rangga agar membolehkan Rangga sekolah lagi jika memungkinkan. Tentu saja kami juga berusaha bisa membantu proses dan biaya yang dibutuhkan. Alhamdulillah ibunya mau.
.
Plan 1 kalau memungkinkan kami usahakan Rangga bisa sekolah lagi. Plan 2 ikut ujian kejar paket saja, kami usahakan memberi bimbingan belajar sesuai kebutuhan ujian kejar paket. Tentu saja ini butuh relawan yang intensif mengajar dan menguasai bahan ajar untuk siswa sekolah dasar.
.
Semoga segera bisa mendapat solusi terbaik untuk Rangga. Ada saran lain?
.
#kelaskolong #anakjalanan #sahabatberbagi #edukasi

Sebungkus nasi tidak dapat mengubah hidup mereka menjadi lebih layak dan lebih baik. Ada pekerjaan besar tentang ekonomi, pendidikan, mental, akhlak. Sebungkus nasi hanya dapat menambal lapar mereka malam itu, saat itu saja. Esok paginya, mereka akan kembali lapar dan terus menyusuri jalan panjang untuk bertahan hidup.
.
Ini miris dan mengiris hati setiap kali menemui fenomena yang sama. Ada anak-anak yang ditinggalkan begitu saja oleh orang tuanya, banyak anak yang ikut orang tuanya berjalan jauh berdamai dengan lusuh dan angkuh. Tapi tidak sedikit para orang tua jalanan ini yang bekerja keras mencari nafkah agar anak-anaknya bisa sekolah dan punya nasib lebih baik dari mereka.
.
Maafkan pak, maafkan bu, maafkan dik... kami belum bisa berbuat banyak. Kami hanya bisa mengantarkan sebungkus nasi, mendengar cerita kalian dan memandang kalian dari jauh. Selintas datang lalu pergi lagi.
.
Kelak mungkin justru kalian yang mendapat tempat mulia di akherat nanti dan menyelematkan kami dari pedih siksa.
.
#berbaginasi #nasijumat #sahabatberbagi #catatansangkila #manusiajalanan

Salah satu cara mensyukuri ilmu yang telah kita dapatkan adalah membaginya.
.
Bisa membaca Al Qur’an adalah perjuangan tersendiri buat saya. Di saat teman-teman sekolah saya sudah belajar di TPA sejak TK, saya baru masuk TPA saat kelas 4 SD. Itupun hanya beberapa bulan dan sampai iqro’ 3. Baru kelas 5 ngaji lagi dengan sembunyi-sembunyi dan lagi-lagi hanya beberapa bulan. Setelahnya, saya belajar sendiri, menghabiskan bacaan iqra’ lanjut ke Al Qur’an, membaca buku tajwid, melihat video, mendengarkan murottal sambil membaca Al Qur’an untuk mengoreksi bacaan saya.
.
Bagi sebagian orang, belajar ngaji sangat mudah, fasilitas pun mudah terakses. Bahkan sudah sejak dari kandungan dikenalkan ayat Al Qur’an. Tapi bagi sebagian yang lain tidak mudah.
.
Namun, ada guru yang tidak pernah saya lupa. Guru ini yang pertama kali mengenalkan kepada saya huruf hijaiyah saat kelas 1 SD dan dengan sembunyi-sembunyi juga. Sebab guru les saya seharusnya hanya mengajari saya mata pelajaran umum. Tapi karena guru saya tahu kalau saya muslim, beliau mengenalkan huruf hijaiyah ke saya kalau ada waktu lebih dan tidak ada yang tahu.
.
Dulu saya belum tahu artinya, cuma ngikut saja apa yang diajarkan guru les saya itu. Setelah agak besar, saya baru menyadari betapa berharganya moment itu buat saya. Sampai sekarang masih membekas dan saya belum sempat mengucapkan terima kasih pada beliau karena setelah itu guru les saya ganti. Dulu saya memanggil guru les saya itu dengan koko Daniel. Semoga Allah membalas kebaikan-kebaikan beliau.
.
Hari ini ada teman yang mengirimkan 12 buku iqro’ dan beberapa buku belajar membaca Al Qur’an. Buku-buku ini akan saya dan teman-teman gunakan mengajar anak-anak jalanan di kelas kolong hari minggu. Jazakumullah khoiron katsiron atas kirimannya, sahabat. Tiada balasan dari kebaikan selain kebaikan.
.
#catatanperjalanan #katasangkila #kataberkisah

Ndolani ponakan lanang sek. Bocahe kemekel, tante e kesel akrobat.
.
🏡 @nosiarsyahni

Katanya hidup harus fokus dan perhitungan harus presisi. Adakalanya iya, adakalanya juga kita perlu mengalami kesalahan-kesalahan untuk menghargai setiap proses belajar, kerja keras dan kebaikan yang menyertainya.
.
Soal fokus itu prinsipnya sederhana, melakukan segala sesuatu dengan amanah, tekun dan tuntas walau satu atau sepuluh pekerjaan.
.
.
Bekerja adalah ikhtiar menyambung hidup, bukan cuma dunia tapi akherat. Bekerja adalah salah satu cara memantaskan diri di hadapan Allah, merayakan kehidupan dan kemanusiaan.
.
🏠 @foottrip .
.
.
#handcraft #wirausaha #umkm #industrikecil #lokalproduk #genuineleather #cardholderjakarta #souvenirkulit #sangkila

Most Popular Instagram Hashtags