[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

rosyimunawar rosyimunawar

174 posts   920 followers   831 followings

Rosyi Munawar  "Selama kamu bergerak, tidak ada yang sulit tuk dilakukan." Penikmat awan ☁, pengagum senja 🌆 Cianjur 1995

http://nulisbuku.com/books/view_book/9827/jamuan-jiwa

.
Kemarin aku mengunjungi tempat.
Tak sengaja menemukanmu disana.
Duduk di sudut ruangan berkaca.
Terlihat serius dengan layar laptopmu.
Lalu sesekali mendorong kacamata yang turun.
Dari hidung yang sebenarnya terpahat dengan sempurna.
Aku gemas.
Rasanya ingin aku berikan kursi yang akan membuatmu lebih nyaman.
Lalu membetulkan dudukmu yang terlalu menunduk.

Hari ini aku datang kembali.
Berharap perjumpaan itu terulang lagi.
Benar. Nyatanya kamu di sana.
Sedang duduk masih di posisi dan tempat yang sama.
Kutebak jika itu adalah spot favoritmu di sini.
Aku memerhatikan dengan jeli.
Ternyata kamu berlesung pipi.

Besok lusa sudah kujadwalkan.
Mengunjungin tempat keberuntungan.
Pada sebuah usaha pertemuan.

Pertemuan?
Ch!
Yang benar saja!
Aku yang melihat sedang kamu tidak.
Aku yang mendamba sedang kamu juga tidak.

Justru aku sering mendapati matamu yang berbinar bahagia.
Setiap bunyi singkat dari gawaimu menyita perhatian.
Seperti seseorang yang terlihat sedang jatuh cinta.
Barangkali kamu memang kekasih orang?
Atau pria yang mempunyai banyak teman tanpa hubungan?
Entah.
Mungkin suatu nanti, kita bisa berbagi meja.
Lalu aku memberikanku kursi yang lebih nyaman.
Dan membetulkan dudukmu yang menunduk.
Agar kacamatamu tak bergeser turun dari tempatnya.
.
.
Aku jatuh cinta kepada dirinya.
Sungguh-sungguh cinta oh apa adanya.
Tak pernah ku ragu namun tetap slalu menunggu.
Sungguuh aku.
Jatuh cinta kepadanya~~ Roulette_Aku Jatuh Cinta.
.
.
#playlisteratureday #9harimenulis #playlisteratureday8 #helloauthors @helloauthors

Kita pasti bisa
Melewati semua dan menghadapinya.
Kita pasti...akan...bisa... ~ Citra Scholastika. Penggalan lirik yang sengaja diubah.
.
☀️☀️☀️
.
Luri, aku tahu. Semuanya tak mudah. Juga tak murah. Sampai kaki-kakimu harus menderita sebegitu parah. Pegal, nyeri atau keseleo setelah berlari seperti orang kesetanan di sore yang senja. Selepas sebagian tenaga kau sisakan untuk menghadapi malam sebelum sampai di peristirahatan.

Luri, aku tahu. Semuanya tak ringan. Juga tidak tanpa beban. Sampai-sampai kepalamu terpaksa harus berdenyut dengan hebat. Juga tak jarang badanmu dirundungi gigil setiap malam. Lepas hujan membuatmu basah serta kering lagi setelah angin petang menerpamu dengan riang.

Luri, aku tahu. Semuanya tidak cepat. Juga tidak tepat pada setiap perkiraan yang kamu buat. Sampai-sampai kamu harus tertidur dalam posisi berdiri. Atau dikabari berita setelah menanti begitu lama. Kamu lucu saat sedang sebal. Tapi syukur bagian ngedumelmu itu perlahan mulai hilang. Setiap kamu paham dengan niat apa kamu melakukan kesia-siaan yang sebetulnya tidak sia-sia.

Luri, jika lelah, coba untuk beristirahatlah. Sebentar saja, jangan selamanya. Sebab kamu layak mencicipi manis dari keringatmu yang keluar tanpa membantu mengeluarkan lemakmu juga. Lupakanlah dulu soal timbangan itu.

Luri, jika pahammu sebatas ukuran pemahaman yang terkadang membuatmu merasa putus asa, berdo'alah. Ada Allah yang mendengar segala. Sekaligus membantumu menyelesaikan ketidakmungkinanmu menjadi mungkin.

Aku masih ingin melihatmu di bumi ini. Tersenyum dengan lebih lebar dari biasanya. Kamu pasti bisa. Memperlakukan segala yang dunia tawarkan.
.
.
.
#playlisterature #9harimenulis #playlisteratureday7 #helloauthors #akupastibisa #spiritsong @helloauthors

Labuhkan!
Remukkan!
Leburkan!
Isi kepala.

Hilangkan!
Hancurkan!
Terburai
Tak bersisa.

Terbangkan!
Bebaskan!
Lepaskan!
Tawa yang dirindui bahagia.
.
.
#playlisterature #9harimenulis #playlisteratureday6 #helloauthors @helloauthors

Karena kecewa hanya pasti diperoleh ketika kita menggantungkan segala harap pada selain Allah. Sebab Allah tak pernah mengecewakan hamba-hambanya. Jika memang ada. Harapan yang pinta lewat doa. Lama tak terkabulkan juga. Barangkali Allah ganti dengan yang lebih baik. Atau Allah kasih di waktu yang lebih tepat. Atau Allah kabulkan nanti di kehidupan setelah mati.

Asal jangan yang selain Allah.
Jika tak siap luka.
Asal jangan yang selain Allah.
Jika tak siap dengan kecewa.

Sebab makhluk punya keterbatasan. Allah tidak. .
.
#playlisterature #9harimenulis #playlisteratureday5 #helloauthors @helloauthors

Di suatu senja yang hening. Aku menemukan kembali dirinya. Datang dari pintu samping, tepat saat aku sedang duduk di antara gelisah dan rasa sepi yang tak mampu kukendalikan.
.
"Kamu pulang?"
Dia hanya tersenyum. Mengelus kepalaku sebelum duduk di samping. Tanpa berkata, dia mengambil cangkir tehku lalu meminumnya.

Aku senang dia datang. Meski dulu sering tak kuharapkan setiap kehadirannya.

Dulu, aku benci setiap mendengar suara dengkurnya ketika pulang lebih larut.
Aku benci ketika handuk basah tergeletak tak pada tempatnya.
Aku benci ketika terpaksa harus memanggil namanya setiap kali gas di dapur habis. Dan dia datang dengan derai tawa. Mengacak-acak puncak kepalaku dengan gemas. "Masa begini aja nggak bisa?" katanya.
.
"Bukan kerjaan perempuan!" Seketus itu jawabanku dan dia masih melempas senyum hangat.

Semuanya tak akan mungkin jadi sekeruh itu. Hingga perasaan kecewa berubah jadi benci yang mengkarat. Perasaan yang terlalu mendominasi hidupku setiap mengetahui di suatu pagi. Dia masih tinggal dan bernapas dengan bebas di bumi ini.
.
"Ada yang paling hitam daripada langit malam. Adalah satu hari tanpa senyummu," katanya suatu malam.

Aku memilih membuang muka daripada ikut terlibat sua antara bola-bola mata kita.

Namun sekarang, semua yang dulu adalah kebalikan. Aku menyukai setiap tingkah manjanya yang dulu tak pernah kuhiraukan.
.
"Jangan pergi lagi. Di sini saja." Aku membisik nyaris menyentuh daun telinganya.
.
"Aluna sayang. Sadar, Nak. Ikhlaskan, ya."
.
Dan aku tak tahu, sejak kapan Ibu datang.
.
.
#playlisterature #9harimenulis #helloauthors #playlisteratureday4 @helloauthors

Halaqah Cinta. ~ by kang @kangabay_ .
.
Kita adalah nama-nama
Yang terpanggil dalam doa
Yang melangit
Melebur dalam barisan waktu
Menunggu.

Kita adalah harapan
Yang dibujuk-pinta
Yang dipanggil hadir melalui takdir
Menyatu, menghabiskan waktu
Dalam satu.

Kita adalah sepasang
Yang bertemu
Yang bertamu
Menggenapkan separuh yang kurang
Menuju penyempurnaan.
.
.
Halaqah cinta. Tempat hati bertemu~~
.
.
.
#playlisterature #9harimenulis #playlisteratureday3 #helloauthors @helloauthors

Jang ~ by Oon B.

Jang, hidep cing ngajalma
Turut parentah agama
Ulah jauh ti ulama.

Nyobat sareng ahli tobat
Karib sareng para kiyai
Hirup genah ku awal gingsir
Ngarah aya anu ngageuing
Mangsa lengkah ninggang salah.

Cing pinter tur bener
Cing jujur tong bohong
Ulah nganyerikeun batur
Ngarah hirup loba dulur.

Raksa, ucap, lampah
Tekad jeung tabeat
Ngarah pinanggih bagja
Salamat dunya akherat.

Jang... Ja a a a aang
Cing jadi jalema sholeh.

Lagu dalam Basa Sunda yang ditujukan untuk seorang anak. Berisi petuah-petuah baik, serta harapan untuk membentuk diri anak menuju pribadi yang bukan saja berakhlak baik, tetapi tumbuh dengan segala tingkah polahnya juga yang baik. (Raksa, ucap, lampah). Masih membekas diingatan. Kasus guru yang mati di tangan muridnya sendiri. Ke mana hati anak-anak itu perginya? Barangkali dunia sudah bergeser terlalu jauh. Kehidupan mereka bukan kehidupan kita dulu saat ada di masanya.

Lagu ini rasanya menyayat hati saya. Setiap lirik dari lagu ini berisi butiran-butiran alarm. Pengingat, yang barangkali anak-anak itu butuh. Butuh untuk diingatkan terus. Soal hidup, dan kehidupan setelah mati.

Ngarah aya anu ngageuing. Mangsa lengkah ninggang salah (Supaya ada yang mengingatkan. Jika suatu saat salah langkah). Memang, lingkungan dan pergaulan berpengaruh besar dalam pembentukan pribadi mereka. Barangkali berada di lingkungan baik, dikelilingi orang-orang yang juga baik, bisa jadi jalan lain untuk menegur, mengingatkan di saat salah dan lupa. Atau memang kita harus ambil peran untuk mulai peduli dengan hal-hal demikian.

Ulah nganyerikeun batur ngarah hirup loba dulur. (Jangan menyakiti orang, biar hidup banyak saudara). Semoga kasus kematian guru Budi menjadi kasus terakir di negeri ini. Yang memilukan, bukan saja untuk istri dan keluarga besar, tetapi juga bagi kita yang sudah tumbuh bersama didikan para guru sejak usia dini sampai perguruan tinggi (dalam pendidikan formal).
.
.
#playlisterature #9harimenulis #playlisteratureday2 #heloauthors

Semalem ketiduran pas nunggu signal yang mentok di 2g. Alhasil nyoba nulis PMB di jam 2 pagi wkwk. Setelah dibaca ulang, aneh. Iuh sendiri. Jadi mau tak re-write nanti setelah senggang. #playlisterature #helloauthors #9harimenulis

Bertanya pada diri sendiri sebelum bertanya kepada orang lain. 💕

Begitu kata Suningsih. Tapi semua akan baik-baik saja, Ning. Selagi kita percaya pada kekuasaan-Nya. #ALLisWELL

"Kenapa itu mata bisa merah begitu?"
"Nggak papa, yah."
"Abis nangis atau bergadang nonton drama?"
"Nggak dua-duanya kok."
.
Si anak pergi dari hadapan sang ayah.
"Mau ke mana?"
"Ke kamar, yah."
.
Si ayah melirih jam di tangan lalu bertanya. "Tumbenan. Masih jam 9. Udah mau tidur memang?"
.
"iya."
"Shalat dulu!"
"Udah, yah."
"Oh yaudah." lalu di ayah kembali menonton acara kesayangannya.
.
.
(Untung ayah nggak punya android).

Most Popular Instagram Hashtags