[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

rizaldi_fakrulloh rizaldi_fakrulloh

554 posts   71576 followers   228 followings

💓Tiya Ratna Mifta 💓  - Akun Ini Tdk Pernah Memaksakan Pendapat, Kalau Punya Pendapat Sendiri Silahkan Jalankan. Tak Perlu Berdebat - 📍Jombang, East Java 💼Jakarta, DKI -

https://muslim.or.id/430-mari-mengenal-manhaj-salaf.html

-
Geser Untuk Melanjutkan ⏩
-
Tidak ada dalam syariat yang menjelaskan bahwa seorang wanita yang hamil dianjurkan membaca surat tertentu agar janinnya jadi anak yang cerdas atau tampan. Jika ada yang berkeyakinan demikian tanpa ada dalil, maka dia telah berkata mengenai agama Allah apa yang tidak ia ketahui

Tidak diragukan lagi bahwasanya Alquran secara keseluruhan baik, berkah, dan berpahala, namun bukan berarti kita bisa menyandarkan perkara kepada Alquran yang dikehendaki oleh keinginan kita atau yang diinginkan oleh anak-anak kita.

Allah berfirman, “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Ali Imran: 6)

Imam Al Qurthubi rahimahullah mengatakan, “Maksudnya Allah yang menciptakan; jelek atau tampan, hitam atau putih, tinggi atau pendek, sempurna atau cacat, dan lain sebagainya.” (Al Jami’ li Ahkamil Quran, 1:927)

Namun demikian tidak mengapa seorang wanita yang hamil menyibukkan diri dengan membaca Alquran dan mendengarkannya karena ada penelitian di bidang kedokteran yang menyatakan suara-suara dari luar bisa mempengaruhi janin. Apabila suara yang didengar adalah suara orang yang membaca Alquran, diharapkan keberkahan dan kebaikannya akan berpengaruh terhadap janin tersebut tanpa merinci atau membatasi jenis keberkahan dan kebaikan tersebut.

Sumber artikel: konsultasisyariah.com (surat yusuf dan maryam bermanfaat bagi janin).
-
🎙Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah
🎬@rizaldi_fakrullohl

.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” [Al-Hujurat : 12]
.
“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” [Al-Bukhari hadits no. 6064 dan Muslim hadits no. 2563]
.
Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, “Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik”
.
Disebutkan dalam kitab Al-Hilyah karya Abu Nu’aim (II/285) bahwa Abu Qilabah Abdullah bin Yazid Al-Jurmi berkata : “Apabila ada berita tentang tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka berusaha keraslah mancarikan alasan untuknya. Apabila kamu tidak mendapatkan alasan untuknya, maka katakanlah kepada dirimu sendiri, “Saya kira saudaraku itu mempunyai alasan yang tepat sehingga melakukan perbuatan tersebut”.
.
Abu Hatim bin Hibban Al-Busti bekata dalam kitab Raudhah Al-‘Uqala (hal.131), ”Orang yang berakal wajib mencari keselamatan untuk dirinya dengan meninggalkan perbuatan tajassus (mencari cari kesalahn orang) dan senantiasa sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri. Sesungguhnya orang yang sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri dan melupakan kejelekan orang lain, maka hatinya akan tenteram dan tidak akan merasa capai. Setiap kali dia melihat kejelekan yang ada pada dirinya, maka dia akan merasa hina tatkala melihat kejelekan yang serupa ada pada saudaranya. Sementara orang yang senantiasa sibuk memperhatikan kejelekan orang lain dan melupakan kejelekannya sendiri, maka hatinya akan buta, badannya akan merasa letih dan akan sulit baginya meninggalkan kejelekan dirinya”.
.
Syaikh Abdul Muhsin Bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr
.
sumber: almanhaj.or.id

Boleh Dong Kasih Referensi
Nama Yang Baik, Insyaa Allah Laki-Laki Nih.
Hehe.

.
Kadang kecapekan pulang kerja untuk menunaikan kewajiban memberi makan anak istri, terlalu capek belajar untuk menunaikan kewajiban amanah kuliah dari orang tua

rasa lelah tersebut, jika kita ikhlas dan berihtisab, bisa menjadi penghapus dosa kita

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda, “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya.” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573)

Imam Al-‘Aini rahimahullah Menjelaskan,
“Makna “Nashab” adalah rasa lelah (capek), wazannya (cetakan bahasa Arab) dan maknanya (sama)”. (‘Umdatul Qari’ 21/209) .
Catatan:
1. Dosa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar perlu taubat khusus yaitu taubat nashuha. Dosa besar adalah dosa yang ada ancamannya di dunia atau akhirat, ada hukuman (had) atau ada laknat dan sebagainya.

Inilah taubat yang diperintahkan oleh Allah.
Firman Allah,
“Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” [An Nuur : 31]. “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya”. [At Tahriim : 8].
.
.
2. Dosa yang dihapus adalah dosa/maksiat kepada Allah saja, adapun dosa/kesalahan sesama manusia maka caranya adalah dengan meminta maaf langsung atau menyelesaikan dengan damai.
.
Raehanul Bahraen
.
sumber: muslimafiyah.com

.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Aku telah diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita, disebabkan kekufuran mereka. Ada yang bertanya, "Apakah mereka kufur kepada Allah?" Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
.
يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ، وَيَكْفُرْنَ الْإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ
.
"Mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikannya, sekiranya kamu berbuat baik kepadanya selama setahun penuh, lalu ia melihat sesuatu yang tidak berkenan padamu, ia pasti berkata, ‘Aku sama sekali tidak melihat kebaikan padamu!" [HR. Al-Bukhari]
.
💝Beberapa pelajaran dari hadits di atas adalah :
ⓐ Kufur yang dimaksud yaitu kufur yang tidak mengeluarkan dari Islam.
.
ⓑ Mengingkari kebaikan suami merupakan dosa besar, karena ancaman di atas menunjukkan bahwa perbuatan tersebut termasuk dosa besar.
.
ⓒ Haramnya mengingkari hak suami karena yang demikian itu termasuk dosa besar bahkan pelakunya mendapat ancaman neraka.
.
ⓓ Jangan pernah menyakiti perasaan suami baik ucapan atau perbuatan.
.
ⓔ Seorang istri wajib atasnya bersyukur atas kebaikan yang diberikan oleh suaminya sekecil apapun bentuk kebaikannya.
.
sumber: channel mulia dengan sunnah
.
.
📝rizkylukylollasari

Tidak Semua Harus Izin Istri Bagi Suami, Sebaliknya Kalau Istri Harus Izin Kepada Suami. Karena Memang Begitu Syariat-Nya.
-
Semoga Bermanfaat.
-
🎙Ustadz Yazid Hafidzahullah
🎬@rizaldi_fakrulloh
-
#arsip #rizaldi_fakrulloh
#orangtua #anak #keluarga

Maaf Ini Maaf Ya.
Hanya Menyampaikan!
-
Supaya Lebih hati-hati saja ya :)
🎙Ustadz Zainal Abidin Hafidzahullah
🎬@rizaldi_fakrulloh

Alhamdulillah Wa Syukurillah.
-
Segala Puji Bagi Allah Ta'ala Yang Maha Perkasa & Maha Segala-Nya Penguasa Langit Dan Bumi, Yang Selalu Memberikan Nikmat Setiap Hamba-Nya Yang Mau Bersyukur Serta Wajib Mensyukurinya Segala Bentuk Pemberian-Nya Serta Shalawat & Salam Yang Selalu Tercurahkan Bagi Nabi Kita Muhammad Shalallahu 'allaihiwasalam.
-
Teruntuk Yang Belum Nikah / Single Semoga Disegerakan Allah Dalam Menemukan Jodohnya,

Yang Mau Nikah Semoga Selalu Dilancarkan Allah Dalam Proses Menuju Ke Halal'an Indahnya Bahtera Rumah Tangga,

Yang Sudah Menikah Semoga Menjadi Pasangan Hidup Yang Sakinah Mawadah Warahmah Yang Insyaa Allah Selalu Dalam Naungan-Nya,

Yang Belum Dikasih Keturunan Semoga Allah Permudah Segera Memilikinya Dengan Izin Allah Yang RezekiNya Amat Luas Atas Hamba-Nya Yang Mau Bersabar.
-
Aamiin Allahuma Aamiin 😊
-
📝 rizaldi_fakrulloh
@tiyaratnamifta

Ibu Kita / Ayah Kita, Itu Sebenarnya Kalau Kita Lihat Dari Kecil, Sudah Sangat Jengkel Kepada Kita. 😔
-
Barakallahufiik
🎙Al Ustadz Yazid Hafidzahullah
🎬@rizaldi_fakrulloh
-
Boleh Tag & Share Tanpa Izin Terlebih Dahulu.
-
#arsip #rizaldi_fakrulloh
#orangtua #anak #keluarga

[ Ancaman Menyebut-Nyebut Kebaikan Walaupun Orang Tua Kepada Anaknya ]
-
Menyebut-nyebut pemberian sedekah. ( ِﺍﻟْﻤَﻦِّ ) al mann : maksudnya adalah menyebut-nyebut pemberian sedekah di hadapan orang yang diberi sedekah untuk menunjukkan kelebihan dirinya dibanding orang yang diberi sedekah tersebut.
-
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima),..." [Al-Baqarah:264].
-
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :
.
"Ada tiga golongan, yang tidak akan Allah ajak bicara pada hari kiamat, tidak akan Allah lihat, dan tidak akan Allah sucikan, serta baginya adzab yang pedih. Rasulullah mengulang sebanyak tiga kali. Abu Dzar bertanya : Siapa mereka wahai Rasulullah ? Sabda beliau:
1. Al musbil (lelaki yang menjulurkan pakaiannya melebihi mata kaki),
2. al mannaan (orang yang suka menyebut-nyebut sedekah pemberian),
3. dan pedagang yang bersumpah dengan sumpah palsu ” (Hadist Riwayat Muslim:106)
-
Allahul Musta'an.
-
Faedah Ayat
.
Firman Allah dalam surat al Baqarah 264 di atas mengandung beberapa faedah :
.
1. Amal keburukan akan menghapus amal kebaikan.
2. Dalam ayat tersebut terkandung perintah untuk tetap menjaga amalan-amalan yang sirr (tersembunyi) agar tidak diketahui orang lain.
3. Menyebut-nyebut pemberian sedekah, menyakiti orang yang diberi sedekah, dan perbuatan riya’ dapat menghapus pahala sedekah
4. Terhapusnya pahala sedekah karena perbuatan menyebut-nyebut pemberian sedekah dan menyakiti orang yang diberi sedekah, sama seperti hapusnya pahala sedekah karena riya’
5. Ketiga sifat di atas termasuk tanda kekufuran
-
Semoga Allah ta’ala senantiasa memudahkan kita untuk ikhlas dalam setiap amal yang kita lakukan.
-
Wa shallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammad.
-
* Faedah dari kajian kitab
Nidaa-atu ar Rahman li Ahlil iman bersama Ustadz Zaid Susanto,Lc hafizhahullah , ba’da shubuh 14 Ramadhan 1432 H di Ma’had Jamilurrahman, Bantul, Yogyakarta.
-
Penyusun: Adika Mianoki
Artikel www.muslim.or.id
-
Boleh Tag & Share Tanpa Izin Dahulu.
-
🎙@ustadzkhalid
🎬@rizaldi_fakrulloh
-
#arsip #rizaldi_fakrulloh

SEBAGAIMANA KAU MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN, KAU AKAN DIPERLAKUKAN ORANG LAIN BEGITU JUGA

Most Popular Instagram Hashtags