ramonstory ramonstory

407 posts   30232 followers   3 followings

ramonstory_ 

Mendengar kata2 trakhir cut tiba2 terdengar suara adam "Tidak, tidak ada wanita yang kusukai, dan aku tidak tahu kalau ada wanita yang mnyukai ku dan menahan perasaan nya begitu lama, dan bodoh nya aku jika mngabaikan wanita itu beserta perasaan nya" ujar adam seraya tersenyum kecil,,
.
Mendengar suara itu lalu cut dan raya sama2 menoleh kearah pintu, .
"Adam, mondy,, kenapa kalian ikut kesini, hem? Sambung raya dngan isyarat diwajah pada mondy .
" bagus lah aku kesini dan aku jadi tahu apa yg kalian bicara kan tentang ku, dan aku tidak menjadi orang yg bodoh lagi karena tidak faham dan mngerti perasaan wanita yg ada didepan mu itu" ujar adam seraya mnunjuk cut dengan tatapan nya,"
,
"Terlihat malu dan senang karena adam mnghargai perasaan nya, terlihat mimik wajah yg sangat gembira, lalu dngan ragu bertanya " jadi perasaan aku tidak salah dan pantas kan buat mas adam? Tanya cuteski malu namun karena kata2 adam mmbhat cut tidak bisa mnahan rasa tuk tetap diam "
Lalu adam mnganguk dan berkata " "tidak" lalu cut kembali bertanya "jadi mas adam nerimah perasaan.aku yg cinta sama kamu dan mau jadi teman dalam hub yg lebih dari suster dan pasien? Tanya seraya tersenyum tapi jawaban adam membuat ketiga orang didapur itu kaget " Tidak aku tidak bisa menerimah rasa cinta mu terhadap ku aku tidak bisa" tetlihat langsung senyum yg trlihat kepaksa dri wajah cut, .
"Adam , mksud kamu apaan jangan mempermain kan perasaan orang lain"
Ujar raya dngan nada keras nya
.
" gak apa2 kok ,, gak apa2 mas adam gak terimah cinta aku, aku ckup bahagia karena mas adam tahi perasaa aku yg sebenar nya, kalau gtu aku permisi " ujar cut lalu berjalan mlewati adam tapi tangan cut terhan oleh tangan adam yg tersenyum pada nya tentu semua yg disitu heran "
"Kamu mau kemana, aku kan belum selesai bicara, kenapa mau pergi bgtuu saja, ujar adam seraya mendongak pada wajah cut .
"Cut, aku tidak bisa menerimah cinta kamu, bagaimna bisa aku membiarkan seorang wanita yg terlebih dahulu mngajak ku menjalin sebuah hub bersama ku, dan sekarang aku yg bertanya" apakah kamu mau menjadi kekasih aku? Seraya tersenyum cut masih terdiam apalagi mondy dan raya yg tidak mngerti tindakan adam dri awal,

" raya mencoba mendekatkan adam dengan cut,, dengan acara makan malam dirumah nya, setelah membicarakan nya dngan mondy meski lewat tlpon mondy menuruti rencana raya, hingga hari itu cut gak pulang sore,, karena ikut makan malam bareng keluarga raya,
Malam itu seperti 2 pasangan yang merayakan pesta kebahagiaan saja, raya memperlakukan mondy sangat manja saat itu dimeja makan, tentu nya adam dan cut sedikit malu melihat hal yg romantis sperti itu,
, "Sayang aku ambilkan nasi nya sini piring kamu,, makan yg banyak dan ini lauk nya sekalian" ujar raya seraya menyodorkan piring yg telah diisi mkanan pada mondy, .
"Tumben, kamu gak lagi panas kan syang? Tanya mondy dngan ekspresi mengkerut manis pada raya "
.
"Iihhhh panas apaan yg ada tuh adem kayak penuh pohon cemarah" gombal raya , yg mmbuat cut dan adam batuk barengan tanpa sadar
Karena hal itu hingga mmbuat mereka saling menatap sendok jatuh pun tak disadari oleh adam dan cut, akhir nya raya yg mngeluarkan batuk ug dibuat2 nya hingga mmbuat adam dna cut sadar dari tatapan mereka masing2,, .
Dam' sendok nya jatuh" ujar singkat mondy lalu tersenyum singkat
.
"Aaahh,, maaf bang adam gak sengaja " lalu mencoba mngambil sendok itu namun susah karena posisi duduk di kursi roda akhir nya cut yang mngambil dan pergi mngganti yg baru ke dapur,, dan raya mnyusul cut ke dapur dan mngajak nya bicara dari hati ke hati sesama prempuan, bgtu pun dngan mondy yg mncoba mngajak adam bicara soal cut, .
"Cut,, apa kmu punya perasaan terhadap adam" pertanyaan singkat yg mmbuat cut terlihat gugup,
.
"Meski aku bertanya seperti itu aku tahu selama setahun ini kmu merawat adam hingga tumbuh perasaan cinta, terhadap adam' apa aku salah? .
Lalu cut mnjawab hanya dngan mnggeleng, sejeanak lalu bucara " aku memang menyukai mas adam , tapi aku berpikir aku tak pantas buat mas adam, aku hanya seprang suster , wanita biasa yg jauh tidak ccok sama mas adam,, dan mngkin saja mas adam menyukai wanita lain" ujar cut yg mmbuat raya mengingat apa yg terjadi diantara dia dan adam sebelum nya, saat raya dan cut bicara ternyata mondy mngajak adam diam mndengar pembicaraan mereka setelah mondy bicara pada adam dimeja mkan tadi !

Setelah selwsai sarapan mondy berangkat kerja dan raya slesai mmberekan bekas srapan pagi itu dan pergi mlihat adam mngkin ada yg diperlukan, tapi adam seperti nya ingin bicara, dan raya bertanya atas ekspresi wajah adam " apa kamu ada sesuatu yg ingin kmu katakan dam?" Tanya dngan perlahan " aku,, aku hanya ingin bertwrimah kasih karena selama ini merawat aku bhkan setahun lama nya, dan aku minta maaf aku tidka bisa mnyelamatkan bayi kamu dan abang, aku bnar2 minta maaf, aku kira dngan mndorong kamu, kamu akan terhindar dari hempasan mobil itu dan mmbuat kmu dan bayi kamu baik2 saja, tapi alu salah, aku bnar2 minta maaf ray, abang pasti bwlum bisa maafin aku selama ini atas apa yang aku lakukan, dia pasti masih sangat membenci ku " ujar adam
Raya meraih tangan adam "adam, mondy tidak marah atau benci sama sekali sma kmu, dia masih bhkan sangat khawatir saat kecelakaan dulu, banyak hal buruk yg dilalui nya namun dia tetap tegar agar dia bisa mnjaga kamu dan melihat kamu sadar, dia bnar2 mnyayangi kamu" heeem,, " pungkas raya seraya mngangguk myakinkan adam, lalu.adam tersenyum, tiba2 bel pintu berbunyi, "nah itu pasti suster cut" ujar raya, lalu pergi mmbuka pintu,
" eeh suster cut ayo masuk adam da dikamar nya,"
"Maaf ya mbak ray aku terlambat, mas adam udah sarapan kan? Seharusnya aku dtang lebih awal tuk membantu mas adam menyiapkan saeapan nya" .
"Tidak apa2, kmu masih bersedia mmbantu adam saja aku sudah senang, kmu pasti punya alasan kenpa hari ini gak datang pada wkati sperti biasa nya " .
Iya,, ayaah.........." ujar cut yg terpotong ketika adam dtang dngankursi roda nya ,,lalu adam tersenyum pada cut, dngan senang hati cut mmbals senyum itu, " oh ya cut, seperti adam belum minum obat nya, aku gak sempat tadi karena dia bicara panjang lebar ujar raya, yg melirik adam,
Lalu cut mmbawa adam ke kamar nya dan membantu adam meminum obat,, "bntar ya mas adam aku ambilin obat nya,ujat cut dngan ramah dan lembut lalu.adam mengangguk," sedangkan raya memikirkan ide agar cut lebih lama dirumah nya, dan kepikiran buat mkan malam dirumah meski, menelpon mondy agar pulang lebih awal agar m3membantu nya ke supermarket tuk persiapan mkan malam itu

" lalu mondy tertawa kecil, alhamdulillah aku kira kamu kumat lagi, kok kamu bisa berpikir seperti itu,, tapi aku setuju dngan kmu sayang, mngkin suster cut akan menjadi wanita terbaik bagi adam, tapi bagaimna cara kita membuat adam sadar bhwa suster cut punya rasa terhadap dia,lalu raya tersenyum karena mempunyai rencana didalam pikiranya,
"Ditanya malah senyum" tapi sayang,, bisakah saat itu kita lupakan tentang suster cut dan adam , aku sangat rindu dngan kebersamaan kita, aku ingin kita juga memikirkan bagaimna kita, bukan hanya memikirkan adam dan cut, heem," ujar mondy seraya mengangkat sebelah jidat ,
Lalu raya tersenyum melihat suami nya,, "Sayang ,,, aku benar2 rindu sama kamu," mondy mulai serius,, mngubah posisi tubuh nya,, dan meraih wajah raya, mengelus pipi raya dngan lembut, meski diantara lita belum ada buah hati cinta kita, aku yakin jika kita lebih berusaha dan berdoa kepada Allah aku yakin dia akan percaya kepada kita, dan mberikan anak2 dalam kehidupan kita" ujar mondy lalu mencium lembut kening snag istri raya hanya tersenyum dan mondy tahu mwski tersenyum seperti itu tentu dalam hati raya tetap sedih, lalu raya memeluk mondy " maafim aku ya sayang karena belum bisa buat kamu bahagia sepenuh nya, dan belum jadi istri yang sempurna yang memberikan kamu keturunan" " kamu pasti tahu , kamu itu istri yang lebih sempurna buat aku, dan kamu tahu betapa besar nya aku cinta sama kmu, ada tidak nya anak yang kamu lahirkan kamu tetap istri sempurna bagi aku, aku tetap bahagia karena kamu tetap disisi aku, udah cukup bagi aku" ujar mondy lalu raya mengangguk berkali kali dngan mata berkaca yg mendongak ke arah wajah mondy lalu kembali mmluk mondy sangat erat, hingga malam itu raya terlelap dalam pelukan suami nya, keesokan hari nya , raya bangun lebih awal karena mempersiapkan sarapan buat adam dam mondy,, hingga raya mnyelesaikan dngan baik, raya memanggil mondy dan membantu adam dngan kursi roda mnuju meja makan,, seperti biasa senyum tak lepas dari wajah raya dan mondy tiap hari nya, sdangkan adam memikirkan msalah raya yg kehilangan bayi nya, dia merasa gagal mempertahan kebahgiaan raya ayas bayi itu, hingga selesai srapan setelah

"Setelah sadar adam masih harus dirawat oleh cut, karena saraf2 yang masih kaku karena berbaring tanpa bergeral selam 1 tahun itu,, adam sadar dan keadaan normal janya saraf2 yang harus dipulihakn,
Dan malam itu raya dan mondy mulai legah dari ke khawatiran tentang adam, seraya diistirahat dikamar mondy mulai menggoda raya, "aku pikir adam sudah sadar, dia punya perawat,, tapi kenapa ya alu merasa terabaikan bahkan aku merasa aku tidak tahu dimana istriki sekarang,, dia bahkan hanya perduli kepada adik ipar nya" ujar mondy seraya melirik langit kamar dengan senyum jail nya, raya tahu mondy menggoda nya, lalu sengaja mencubit pinggang mondy, "aaahhww sayaang,, kok aku malah dicubit bukan nya di.... "
Di apain? Tanya raya yg memotong kalimat mondy, "aku itu tidak mengabaikan suami aku,, mana mungkin istri mengabaikan suami nya,,suami aku juga orang yang sibuk dengan pekerjaan nya ,aku hanya mau mngerti pkerjaan kamu, jika kamu tidak sibuk lagi bisakah kau hanya menghabiskan waktu bersama ku? Ujar raya sereya mendongak ke arah wajah sang suami yang memangku kepala raya dngan lengan nya itu, lalu mondy tersenyum dan mencium kening nya,, " maaf ya sayang jika aku selalu sibuk dan aku merasa kamu lebih sibuk ,tapi aku senang karena kamu sibuk merawat adik aku meski dia seblum nya mnyakiti kamu,,aku janji stelah proyek aku slesai kita liburan kan adam ada suster cut" ujar mondy dan itu mngingatkan raya pada perasaan cut terhadap adam " oh ya syang, menurut kamu suster cut itu gimana? Dia cantik ,lembut , orang nya telaten, kan? Mondy sempat heran.dngan pertanyaan itu, "tunggu2 kenapa kamu bertanya seperti itu, dan berpikir ingin mempunyai anak melalu rahim suster cut, karena sejak keguguran itu raya belum pernah hamil lagi, dan mondy tahu raya sangat menginginkan anak, dan pernah berpikir untuk menyuruh mondy menyewah rahim wanita laij, dan ini permintaan raya yg sangat gila bagui mondy, "tunggu2, kenapa kmu bertanya seperti itu, jangan bilang kamu mulai lagi dengan keinginan gila kamu itu" ujar mondy
"Iiiihhh apaan sich, aku kan sudah janji tidak akan mmbahas itu, maksud aku itu, sperti nya suster cut mencintai adam, dan ku pikir dia wanita yg cocok untuk adam

"Raya dan salah satu suster yang membantu merawat adam terlihat sangat dekat karena mereka memang seumuran,, ya suster yang dipanggil suster cut, dia merawat adam dengan telaten hingga selama wkatu dia merawat adam rasa suka dan akhir cinta terhadap adam, meski tidak pernah bicara kepada raya, karena cut kuga tidak mau raya dan mondy berpikir aneh,
Namun raya dapat melihat rasa suka cut terhadap adam dengan perhatian dan tatapan mata cut terhadap adam,, tanpa sepengetahuan cut, raya berpikir bahwa suatu saat ketika adam sadar cut dapat menjadi wanita yang mengisi hati adam dan menjadi pendamping adam,, raya mencoba memancing cut agar lebih jujur dan terbuka mengenai perasaan nya, hingga raya pada saat itu meminta cut menginap dirumah nya dan bercerita panjang lebar tentang adam, bagaimana sosok.adam sebenar nya,, cut merasa canggung karena dia beprikir apa raya tahu tentang perasaan nya,,,namun cut kembali berpikir mana mungkin raya tahu dia tidak perna bicara apapun,,lalu mnggeleng geleng sendiri dan membuang pikiran nya itu, "Kamu knapa cut , apa kmu kurang sehat, aku ambilkan minum ya,? Lalu cut menjawab dengan cepat .
"Enngg..gak gak, gak udah mbak raya,, aku baik baik aja ko, oh mas mondy kok belum pulang ya, sebaik nya mbak raya istirahat saja biar saya yang menjaga mas adam," ujar cut seraya tersenyum canggung,
.
Karena itu aku minta kamu nginap disini.karena suami aku lembur malam ini mngkin saja dia akan dikantor sampai subuh untuk mngerjakan proyek baru bersama karyawan2 nya ,ujar raya seraya tersenyum,, mereka berdua melalu malam itu dengan ngobrol panjang lebar hingga mereka tertidur,, waktu terus berlalu bulan berganti hingga kembali 6 bulan berlalu cukup waktu 1 tahun adam dalam keadaan koma, hingga mujizat Allah datang pada adam dia sadar setelah satu tahu dalam keadaan koma, dan ini adalah kabar terbaik yg di dengar mondi saat menerimah tlp dari raya, mondy bergegas pulang karena ingin melihat keadaan adik nya itu,, mereka sangat bahagia apalgi cut yang selama ini merawat adam,, dan raya tidak lupa pada perasaab cut dan mwmutuskan untuk mendekatkan adam dengan cut,hingga sempat lupa wkatu bersama suami, hingga mondy merasa raya mengabaikan nya

~mondy tidak tahu reaksi raya ketika sadar dan tahu bahwa dia kehilangan bayi mereka, mondy menggenggam erat tangan istrinya seraya menangis pelan, tidak lama kemudian raya terlihat mulai sadar, terdengar suara geram kecil raya karena sesikit rasa nyeri, "Sayang,, kamu sudah sadar,, bagaimana perasaan kamu" ?tanya mondy seraya mengelus rambut raya dan tersenyum kecil, raya hanya mengangguk kecil menjawab mondy karena keadaan yang lemah,, dan raya bertanya perlahan, "aku kenapa mon, kenapa perutku terasa sakit banget, aku merasakan hal yang sangat sakit sebelumnya,,lalu melihat ekspresi mondy yglang menatap dengan tatapan aneh yang dipikir raya, lalu raya mulai mengerti dan melipat kedua bibir nya air mata yang menyusul "tidak,,tidak, jangan bilang karena kecelakaan ini aku kehilangan bayi ku" ujar raya seraya memegang perut nya .
"Sayang, aku mohon tenangkan diri kamu, tenang sayang,, yang terpenting sekarang kamu baik baik saja".
.
. Tidak,,bagaimna bisa kau bilang aku tenang , aku kehilangan.bayi,, bayi yang aku angan2 kan dalam pelukan ku, dalam gendongan ku, ujar raya lalu menagis keras,,tubuh memberontak,, lalu mondy berdiri memeluk raya untuk menenangkan nya,, namun raya tetap menangis keras seraya mendorong dorong mondy, dan mondy pun semakin kuat memeluk raya hingga tenaga raya mulai melemah, menangis mulai perlahan,, begitupun dengan mondy yang melihat keadaan sang istri, hingga sejak hari itu beberapa hari berlalu raya masih dalam keadaan sangat kehilangan,, selalu melihat album2 foto bayi setiap hari, mondy tidak tahu harus bagaimna terhadap sang istri agar ceriah kembali. Sedangkan adam masih dalam keadaan koma, ini adalah waktu waktu yang sulit yang dihadapi oleh mondy,, hingga waktu yang membuat semua berubah kembali, waktu berlalu cukup lama, hampir setengah tahun berlalu,dan raya mampu kembali ke keadaan yg normal dan bisa menerimah kepergian bayi nya, dan raya meminta agar adam.dirawat dirumah saja dengan perlengkapan lengkap untuk pasien koma, meski mondy sebelum nya menolak namun pada akhhir nya memgikuti keinginan raya, dan mengambil satu tenga kerja suster yanh merawat adam setelah 6 bulan berada dirumah sakit . . . . .

Khawatir pada kandungan dan keselamatan raya mondy segera ke rumah sakit setelah raya menelpon nya, sesampai disana melihat raya yg gemetaran dan menangis menunggu dokter keluar yang menangani adam, "sayang,, sayang kamu tidak apa2? Tanya mondy seraya memeluk sang istri, raya hanya menangis tidak menjawab mondy,, tiba tiba raya merasa keram diperut nya, dan dari tdi raya ataupun mondy tidak sadar akan darah yang mengalir pada betir raya,,setelah merasa keram mereka baru sadar bahwa raya juga pendarahan, akhir nya rayaa pun pingsan juga, kaget dan bingung mondy luar biasa karena khawatir, hingga akhir nya raya diperiksa dokter juga,, mondy mondar mandir depan kamar dimana raya di periksa, sebelum dokter yg menangani raya keluar dokter yang menangani adam keluar terlebih dahulu kemudian mondy menghampiri nya,"dokter gimana bagaimana dengan adik saya dok?.
.
" eehhmm,, kami akan berusaha melakukan yang terbaik buat saudara adam, tapi saat ini dia belum sadarkan diri, kemungkinan dia akan berada dalam kondisi koma jika dia tidak sadar dalam 24jam kedepan" maaf, ujar dokter seraya menepuk bahu mondy dan berlalu pergi, .
Tak berkata apa apa,setelah itu adam dipindahkan dari ruang operasi, .
Sedangkan raya,, mondy teringat pada raya, dia merasa dokter terlalu lama di dalam sana dan akhir nya dokter keluar, mondy tidak bisa menebak ekspresi domter saat itu
.
.
"Dokter bagaiamana keadaan istri saya, dia dan bayi kami baik sajakan dokter? Tanya mondy dengan cemas," .
.
"Huufftt,, kami benar benar minta maaf pak, ini diluar kehendak kami, istri bapak kehilangan bayi anda, karena shock dan benturan yang terjadi pada sisi perut kanan istri bapak,, janin nya belum terlalu kuat, hingga tidak bisa bertahan dari bemturan dan shock dyang diterimah istri bapak" ujar dokter lalu pamit ,,
"Ya Allah , cobaan apalagi ini ya Allah, baru saja kebahagiaan ini akan kami mulai bersama anak2 kami,tapi Engkau berhendaka lain, kuatkan lah dan berikan kesabaran kepada istri hamba ya allah," ujar mondy seraya berjalan perlahan memasuki lamar rawat raya,, raya terlihat terbaring masih dengan mata terpejam nya ,,berjalan perlahan menghampiri sang istri lalu menggenggam lembut tangan nya"

Old Pict,, #throwback
RAMON πŸ˜„βœŒ maaf buat cerbung nya munggu lama kalau bisa jamuran pasti jamuran ya nunggu nya πŸ˜ƒ

Raya mulai melintasi jalan depan rumah sakit itu, bgtupun gisel yg siap2 mnghempaskan raya beserta janin yg ada dalam rahim nya, alangka demi langkah raya mlewati jalan itu ,sedangkan gisel melaju cepat dngan mobil nya, karena shock raya tidak bisa bergerak hanya berteriak mlihat mobil yg melaju cepat ke arah nya hingga "Braaaaaaaaaaaacckkk"
Gusel tertawa lepas setelah mlkukan aksi nya yg gila itu,, namun raya hanya merasakan sedikit luka di siku bagian kanan nya karena tersungkur pelan oleh orang lain yaitu adam,, raya mlihat kesegala arah berpikir apa yg terjadi dan melihat bahwa ada laki2 disana yg mulai sekarat berlumuran darah bgtu banyak darah kluar dari bagian belakang kepala dan mulut beserta hidung nya,,hempasan keras dari mobil itu mmbuat keadaan adam sangat keritis hanya bagian telinga yg tidak mngeluarkan darah, raya mngenali sosok itu dan berlari sambil berteriak "adam,, adaamm adamm,,buka mata mu adam,, adam lu mohon tetap buka mata mu,,,gemetar ,,takut,, schok,,, tangan berlumuran darah,, dngan gemetar raya mncari tas nya ingin menelpon mondy,,, karena terdoro ng adam tadi tas nya terlempar hingga dia bereriak meminta bantuan orang lain agar adam segera di bawah kerumah sakit, sempat sadar sejenak menahan tangan raya erat seraya tersenyum pada raya yg mnangis ketakutan, "jangan mnangis, jangan takut, jangan gemetar, ingat sekarang kmu tidak sndiri, jaga dia dia dngan baik bersama mu, karena itu adalah kebahgiaan abang aku ray, aku tak bisa mmbayar dngan apapun atas apa yg aku lakukan sama kmu dan abang, dan hanya ini yg bisa ku lakukan mnjaga kamu dan calon keponakan aku agar baik2 saja,,"dngan terbatah batah dan akhir batuk mngeluarkan darah lagi,, dan semakin erat mnahan tangan raya karena mnahan rasa sakit itu,, "aku mohon bertahan lah Dam,,"ujar raya seraya mnangis namun perlahan tangan adam mulau lemah dan mlepas genggaman nya dan raya mngerti apa arti dari itu, raya semakin panik dnas segera mmbawa adam kerumah sakit, setelah hal itu tejadi sejam berlalu raya mnelpon mondy dan mmberitahu apa yg baru saja terjadi dngan tangis yg cukup dalam,, tentu mondyvmerasa khawatir apda calon bayi yg ada dlam rahim sang istri_________

Terkubur dalam emosi tak bisa bersembunyi aku dan nafasku merindukan mu .. .. πŸ˜„

"Setelah membantu raya mmbersihkan diri dan mondy juga mmbersihkan diri nya,,dan kmudian raya dan mondy mlewati malam pngantin mereka dngan saling membagi cinta satu sama lain,,
Cahaya bulan yg bersinar hangat mnejadi saksi cinta diantara mereka,,
Detik terus berjalan malam terus berlalu hingga pagi hari mnyapa mereka dngan sinar mentari pagi yg hangat mnembus khorden kamar,, raya yg tertidur pulas dengan pangkuan kepala nya dilengan mondy,, mereka sama2 membuka mata saling mngucapakan selamat pagi, kmudian mondy mencium lembut kening sang pujaan hati yg kini telah mnjadi istri nya, raya hanya tersenyum mnerima kecupan kening dipagi hari itu,
SKIP . . . . .
Hari pertama hidup bersama,, kebahagiaan mulai mereka ciptakan secara perlahan meski demikian raya dan mondy tetap mnunggu kabar dari adam,, yg kini mereka tidak tahu adam dimna, sedangkan gisel yg tetap tidak bisa mnerima pernikahan mondy dna raya terus mncoba mnghilangkan raya di kehidupan mondy,, berkali kali mencoba mlakukan nya, namun tetap saja raya masoh beruntung ,,hingga hari2 berlalu gisel lalui dengan rencana jahat nya, terus mncoba berbagai cara hingga trakhir dia berpikir mncari waktu yg tepat tuk mnghilangkan raya dri sisi mondy dngan cara mnghabisi raya dngan cara yg ada dipikiran nya,, sempat bimbang dan berpikir cukup lama seiring berjalan nya wkatu hingga 2 bulan lebih berlalu gisel mndengar kabar buruk bagi dri nya yaitu raya kini hamil 1 bulan janin dari sang suami dan ini mmbuat gisel semakin tak terkendali,mnunggu saat yg tepat ketika raya keluar ke rumah sakit tuk memeriksa awal kehamilan nya itu,, mondy mnelpon raya agar mnunggu nya bersama sama kedokter namun raya berpikir tidak mau mnganggu pekerjaan mondy di kantor,, hingga dia bersih keras pergi sendiri, dan ini waktu yg tepat bagi gisel tuk mnyakiti raya,, .
"Sebelum nya kmu masih bisa mnghindar ray, tapi kali ini ku pastikan kamu akan mnghilang tuk selama lama nya dari ke hidupan mondy"
.
Tutur gisel seraya mnggenggam erat stang mobil yg dikendarai nya,, meski dia ggup namun dia ttap mlakukan nya,,
Mnunggu raya kluar dri rumah sakit bbrapa menit tuk mnyebrang , hingga akhir nya raya kluar ________

follow this page in feedly

Most Popular Instagram Hashtags