[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

ragielp1 ragielp1

4937 posts   174276 followers   58 followings

ragiel  #SaveRohingnya #PeduliMuslim #PeduliRakyat Follow akun cadangan kami @ragielp_2

JAKARTA (Pos Kota) –Politisi PDI Perjuangan mempermasalahkan instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo agar prajuritnya menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI. Menurut PDIP, langkah Jenderal Gatot itu sedang bermain politik.
“Sebagai orang politik, saya kiraitu bermuatan politis. Kalau mau nonton, ya nonton aja. Prjaurit siap ya, kalau sudah dibuat instruksi,” ujar politisi PDIP Effendi Simbolon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).
Atas langkah Panglima TNI itu, lanjut Effendi Simbolon, Presiden Joko Widodo harus punya sikap tegas soal nobar film sejarah tentang kekejaman PKI yang dibuat pada era Orde Baru tersebut. Jika Jokowi merasa pemutaran film ini kurang tepat karena isinya yang masih diperdebatkan, dia meminta Jokowi mengeluarkan pernyataan tegas ke Gatot.
“Presiden harus tegas. Kalau menurut presiden tidak memiliki makna yang baik, ya presiden harus memerintahkan Panglima TNI, tolong ditarik karena maknanya akan lebar meluas,” ucap Effendi.
Effendi Simbolong menambahkan buntut instruksi Gatot menimbulkan reaksi dari beberapa partai politik. Beberapa parpol, seperti PKS dan PAN, jadi ikut-ikutan menggelar nobar film G30S/PKI.
“Sekarang parpol ikut-ikutan, mau nobar, ya akan pecah belah. Tadinya Pak Gatot menghindari bangsa terpecah-belah, eh malah terpecah-belah,” sebut dia. (us) 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

"Akhir zaman, Pakaian anak perempuan lebih menjolok mata dari pakaian anak laki laki, anak lelaki walaupun berpakaian model tapi sebahagian besar badannya di tutup." "Tapi anak perempuan sekecil ini sudah di ajar pakaian terbuka sana sini, berlubang, nipis , dan pemandangan seperti orang fasik yang buruk, Anak itu masih kecil Kasihan tertipu Ibu bapanya menipunya, Kelak di akhirat ibu bapa yang pertama sekali dipertanggungjawabkan." "Apa pada hari kiamat kamu mahu mengatakan; 'Dulu dia model, Ya Allah, 'Itu bukan alasan yang tepat
untuk Allah سبحانه وتعالى?
Anak sekecil ini sudah tertipu dengan dada terbuka, didepan orang ketiaknya terlihat, apa ini? kerendahan apa yang terjadi ini?" "Kami menganjurkan lebihi pakaian puteri mu sejengkal untuk menutup auratnya agar terdidik mereka untuk mengikuti Ummul mukminin , Kerana berharap putrimu melihat wajah Sayyidatina Fatimah." "Tapi kamu pakaiankan pakaian anak kamu seperti in?" Wajah Sayyidatina Fatimah sangat mulia, Tirulah sayyidatina Fatimah, Sayyidatina fatimah berkata pada Rasulullah ﷺ.
Sebaik-baik perempuan tidak dilihat laki-laki dan tidak melihat laki-laki." "Kita ingin anak anak kita melihat wajah sayyidatina fatimah, Saya sangat yakin jika anak anak kita
tak dapat lihat wajah sayyidatina Fatimah, sudah pasti tak dapat melihat wajah ayahnya Rasulullahﷺ dan siapa yang tidak dapat melihat wajah
Sayyidatina Fatimah dan ayahnya, Maka tidak akan masuk syurga. " "Ketahuilah disisi Allah سبحانه وتعالى wajah mereka sangat berharga, dan kedudukannya tinggi di sisi
Allah سبحانه وتعالى. Tiru mereka sehingga engkau melihat mereka. Ikuti mereka sehingga kau dikumpulkan dengan mereka, Kamu meniru siapa sekarang?" Al-Habib Umar Ben Hafidz. 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

Geser gambar ⬅
Seseorang itu dapat dinilai dengan melihat dengan siapa dia bergaul.. ☺😍 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1
#PANGLIMA
#JENDRAL
#TNI
#ULAMA
#AHLUSSUNNAH_WAL_JAMAAH

😂😂😂😂😁

JAKARTA - Rencana TNI Angkatan Darat untuk memobilisasi masyarakat menonton kembali film Pengkhianatan G 30S PKI di tempat umum, ternyata pihak kepolisian belum mengetahui adanya rencana tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum menerima soal izin keramaian dari suatu instansi atau lembaga dalam menggelar kegiatan tersebut. "Nanti kita tunggu saja kalau ada ya. Sampai sekarang belum ada laporan. Kita tunggu saja ya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/9/2017). Berita Rekomendasi
Soal PKI, Jimly: Jangan Larut dengan Emosi Masa Lalu!
Wah! Beredar Video Polisi Digeledah Wanita Misterius saat Hendak Masuki Kantor YLBHI (Baca: Isu Komunisme, Panglima TNI: Ibarat Makan Garam, Bisa Dirasakan Namun Tak Bisa Dilihat)

Ia menerangkan, pihaknya tak mempersoalkan rencana nonton bareng itu. Apalagi film yang menampilkan tentang sejarah di Indonesia. "Film memberikan pembelajaran seperti ini kasusnya kan boleh-boleh saja," tukasnya.

Seperti diketahui, belakangan pemutaran film tersebut ramai menjadi perbincangan setelah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berencana menggelar nonton bareng filmdi lingkup internalnya.
(ulu) 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

Mantab Panglima..!!! Terus bela umat islam Jendral..!!! 😊 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

Ada yg pernah kesini..? 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

JAKARTA - Masyarakat antusias nonton bareng (nobar) pemutaran film G30S PKI yang digelar di Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Cijantung, Jakarta Timur, pada Rabu 20 September 2017 malam.

Nobar yang dilaksanakan mulai jam 19.30 WIB tersebut, diawali dengan pemutaran film profil sejarah Kopassus untuk mengingatkan kembali kepada keluarga besar prajurit Kopassus akan jasa dan prestasi pengabdian para pendahulu yang telah membesarkan satuan Kopassus.

Aster Danjen Kopassus, Letkol Inf Ferry Irawan menjelaskan, pemutaran film tersebut ditujukan kepada para prajurit dan PNS beserta keluarganya agar warga besar Kopassus memahami sejarah kelam bangsa Indonesia pada peristiwa G30S PKI tanggal 30 September 1965, sebagaimana disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Berita Rekomendasi
Nah! Film G30S/PKI Diharapkan Tak Picu Polemik di Masyarakat
Ikut Nobar Film G30S/PKI, Pangdam Pattimura: Kita Harus Bangga dengan Pancasila
"Mulai malam ini sampai dengan tanggal 30 September nanti, satuan jajaran Kopassus akan menggelar nobar di lingkungan Markas Satuan Kopassus. Puncaknya nanti semua satuan tersebut akan menggelar Nobar pada hari Sabtu, tanggal 30 September 2017, jam 19.30 WIB di daerah masing-masing," kata Ferry dalam siara persnya, Kamis (21/9/2017). Nobar yang diperuntukkan kepada seluruh keluarga besar Kopassus ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sekitar Cijantung yang menyaksikan pada sepanjang pagar luar di Lapangan Gatot Soebroto.
Melihat antusiasme masyarakat yang menyaksikan nobar tersebut, Kopassus membuka pagar lapangan dan mempersilakan masyarakat untuk menyaksikan bersama. Para pedagang pun ikut masuk dan bersama masyarakat berbaur untuk menyaksikan film G30S PKI yang digelar Kopassus pada tiga layar lebar berukuran 4x3 meter yang dijejer di lapangan.

Selain keluarga besar Kopassus, ternyata masyarakat sekitar juga secara spontan dan penuh antusias ikut menonton film pengkhianatan G30S PKI tersebut sehingga terlihat kebersamaan dan keakraban di antara prajurit Kopassus beserta keluarganya dengan masyarakat yang datang hadir di lapangan Gatot Soebroto.

Selama satu jam pemutaran film ini diperkirakan diikuti lebih dari 1.300 or

MAULID BERJOGET ????? Fatwa Al-Allamah Al-Arif Billah Sayyidil Habib Abdul Qodir Jaelani bin Mahdi Assyatiri, pengasuh kedua Rubath Tarim Hadromaut.
Maulid berjoget sungguh tidaklah pantas dilakukan orang yang mengaku cinta kepada Nabi Muhammad Shollollohu Alaihi Wa Sallam. Perbuatan tersebut tidaklah mencerminkan Hadir / Berada Di Majelis Maulid, akan tetapi seperti di DISKOTIK.
Tidak mendatangkan Nabi Muhammad Shollollohu Alaihi Wa Sallam, justru seolah olah seperti MENCELA atau MENCACI MAKI kepada Nabi Muhammad Shollollohu Alaihi Wa Sallam.
Maka jika Di UNDANG HADIR di majelis seperti itu hendaklah engkau JANGAN MENGHADIRINYA... ( kurang lebihnya atau semakna dan seartian dengan kalimat tersebut, dalam fatwa yang disampaikan oleh beliau)
Wallahua'lam... Alas Sumur, 1 Muharrom 1439 H... 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

#Salam

😂
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan jajarannya menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI. PDIP memandang Gatot sedang bermain politik dengan mengeluarkan instruksi itu. "Sebagai orang politik, (saya kira) adalah ya (muatan politis). Kalau mau nonton, ya nonton aja. Prajurit siap ya, kalau sudah dibuat instruksi ya," ujar anggota Komisi I F-PDIP Effendi Simbolon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017). Menurut Effendi, Presiden Joko Widodo harus punya sikap tegas soal nobar film sejarah tentang kekejaman PKI yang dibuat pada era Orde Baru ini. Jika Jokowi merasa pemutaran film ini kurang tepat karena isinya yang masih diperdebatkan, dia meminta Jokowi mengeluarkan pernyataan tegas kepada Gatot. "Presiden harus tegas. Kalau menurut Presiden tidak memiliki makna yang baik, ya Presiden harus memerintahkan Panglima TNI, tolong ditarik karena maknanya akan lebar, meluas," ucap Effendi.
Baca juga: Soal Nobar Film G30S/PKI, Panglima TNI: Itu Perintah Saya, Mau Apa?

Lebih lanjut Effendi mengatakan buntut instruksi Gatot menimbulkan reaksi dari beberapa partai politik. Beberapa parpol, seperti PKS dan PAN, jadi ikut-ikutan menggelar nobar film G30S/PKI. "Bayangkan saja sekarang parpol ikut-ikutan, mau nobar, ya akan pecah belah. Tadinya Pak Gatot menghindari bangsa terpecah-belah, eh malah terpecah-belah," sebut dia. "Yang tadinya nggak ngeh (menyadari), tadinya santai-santai saja nonton film Pesbuker, jadi nonton film itu (G30S/PKI) yang intinya adalah menunjukkan keganasan komunis di rezim Orde Lama kemudian ditumpas Orde Baru," imbuh Effendi.

Baca juga: Buya Syafii Dukung Usulan Presiden agar Film G30S/PKI Direvisi

Dia mengatakan film itu memberi pesan kepada masyarakat Indonesia akan suasana dan kondisi bangsa yang lebih makmur pasca-tragedi PKI, tepatnya saat dipimpin rezim Presiden Soeharto. Effendi sendiri masih meragukan kebenaran muatan film itu. Oleh karena itu, dia sangat menyayangkan instruksi yang dikeluarkan Gatot terkait penayangan film ini. "Apakah memang seperti itu? Nanti dulu. Ya kalau gitu, buat apa? Kita nggak perlu ada reformasi, buktinya kita reformasi. Jauh lebih banyak korban Orde Ba

Terima kasih Turky.. boleh enggak presiden kalian @rterdogan kami colong..?😭 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

Mantab..!!! Habib Abu Bakar Alhabsyi 😊 👇
Follow
@ragielp1
@ragielp1
N cadangan
@ragielp_2
@ragielp_2
#ragielp1

Most Popular Instagram Hashtags