pesantrenku pesantrenku

1306 posts   108126 followers   17 followings

SEMUA SOAL PESANTREN  ~Akun Instagram Pesantren~ Salam Santri, Terus Mengaji dan Mengkaji | hastag #pesantrenku Follow us on twitter 👉 @pesantren_ku 💚 Kunjungi FB kami👇

https://www.facebook.com/pondokpesantrenku/

Foto kenang-kenangan ketika sowan Almaghfurlah Romo KH. Sahal Mahfudz :
Bagi siswa, guru selamanya guru. Bagi murid, mursyid selamanya mursyid. Bagi santri, kiai selamanya kiai.
Tampak dari atas KH. Mukhlis Amin, kanan KH. Abdul Wahab Kholil, tengah Almaghfurlah KH. MA. Sahal Mahfudz, dan kiri KH. Ahmad Wazir Alie sebagai santri beliau (PP. Matholi'ul Falah Kajen) tampak duduk dilantai karena andhap asor tawadhu' terhadap beliau. 
Allahu Yarhamuhu.. Alfatihah.. Pesan untuk kita sebagai murid dan santri adalah: "Dahulukan Akhlak diatas Ilmu"
Repost : @nellynailud

Fadilah Syeikh al-Musnid Mohammad Yasin Al-Fadani ketika ziarah ke jakarta dalam acara Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran pada tahun 1978, nampak di hadapan Beliau Walid alMaghfur lah M.Siddik Syamsi dan sebelah kanan Beliau alMaghfurlah KH.Abdurrozak Ma'mun dan disamping kiri Beliau alMaghfurlah Syaikhuna Muhtar Falembani...Rohimahumullohu Jamii'an .
Perjalanan Musnidud dunya tanpa lelah menyebarkan Ilmu sanad kesegenap pelosok tanah air.. Ketika itu beliau pernah berkata.. : "kelak nanti orang tidak akan lagi bergairah mengambil dan mempelajari Ilmu Sanad dan Riwayat dari para Masyayikh"

Ust. Abdul Shomad sowan kepada Maulana Syekh 'Ali Jum'ah. Beliau diberi hadiah langsung oleh beliau berupa 17 macam buku, termasuk buku-buku terbaru karangan beliau, juga sebuah tasbih, ijazah 'aammah taammah, dan ijazah amalan wirid-wirid thariqah Asy-syadzuli. (Foto : Pertemuan di kediaman Syaikh Prof. Dr. 'Ali Jum'ah, kota 6 uktubar. Giza, jumat 21 juli 2017, sekaligus penyerahan bookmark buatan team kru fanpage Ahbab Mawlana Syaikh Ali Jum'ah bertepatan setelah peringatan satu tahun berdirinya fanpage tersebut)

Berapa umur anak-anak yang katanya anti Pancasila dan anti NKRI itu? saya tidak melihat wujudnya Islam radikal, tidak melihat wujudnya ISIS. Tapi misalkan sekarang perang, meskipun umur saya sudah 88 tahun, saya siap berperang! (KH. Husain Ilyas Mojokerto)

Agama membawa pesan-pesan damai. Fungsinya bukan untuk mengkafirkan atau memerangi orang lain, melainkan untuk menyadarkan manusia bahwa dirinya adalah bagian dari ciptaan Tuhan
-KH. Abdurrahman Wahid-
.From : @jaringangusdurian
.
Foto kiriman @al_mubas - Depan, dari kiri: Almarhum Gus Dur, Almarhum H. Hasan Madani, Burneh Bangkalan dan Gus Zastrow al-Ngatawi

.
_::MEMAKAIKAN SANDAL UNTUK KIAI::_
/

Ada yang lebih tinggi dari ilmu, yaitu adab. Ada yang lebih mahal dari pengetahuan, yakni keberkahan. Hal ini diyakini betul oleh para santri. THIS IS ABOUT FAITH. "Alladziina yu`minuuna bil ghayb" salah satunya adalah meyakini bahwa barakah itu ada pada segelas air putih yang diminum oleh guru dan ditinggalkannya separu. Lalu para santri bergegas untuk memungut barakah dari yang separu itu.

Ada murid yang saban harinya rutin membawakan tas atau kitab gurunya menuju kelas, semata-mata untuk meringankan beban sang guru, sembari mengharap kucuran keberkahan dari doa-doa yang gurunya panjatkan. Sesuatu yang secara kasat mata teramat sulit untuk diukur dengan hitung-hitungan matematis. Tapi bagi yang melakukannya, dari situ lah ia menemukan ketenangan batinnya. Karena keridhaan gurunya terhampar untuknya.

Kemarin, dalam Halaqah Nasional Alim Ulama ada pemandangan sejuk dimana Sahabat Hery Heriyanto Azumi, Sekjend Majelis Zikir Hubbul Wathan memapah Ulama Sepuh Kharismatik Kiai Haji Maemun Zubair dan memakaikan sandal untuk beliau. Hal ini terjadi lantaran Kiai Maemun lebih memilih memimpin doa dengan lesehan di atas lantai ketimbang berdiri di podium yang sudah disediakan. Barangkali menurut beliau, yang namanya doa yang harus bersama-sama bersimpuh.

Dari sini terpancar energi magis ketawadhuan seorang Kiai yang memahami bahwa makmum yang beliau pimpin adalah para Ulama yang berasal dari seluruh Indonesia, maka beliau memilih bersimpuh di sisi panggung untuk sama-sama berdoa. Sahabat Hery juga tunjukkan keteladanan dengan memapah Kiai Maemun ke atas panggung, dan memakaikan beliau sandal sebelum turun panggung.

Jangan tanya dimana letak keberkahannya, karena hal ini bukan untuk dilihat kasat mata, namun hanya untuk dirasa. Kalau kamu termasuk dari yang berkeyakinan bahwa Maulid itu bid'ah, ziarah kubur itu syirik, doa kepada mayyit tak sampai, dan berkah itu tak ada, sulit rasanya untukmu mendapat pengalaman spiritual dari hal-hal semacam ini. Jalani saya apa yang kamu yakini sebagai benar. Bagi saya, kamu beribadah dalam sunyi dan nggak merakit bom saja itu sudah untung!
/
(Sumber: Khairi Fuady)

Semakin rukun, semakin kukuh
Sehat selalu, kiaiku
Kuat selalu, presidenku
Jaya dan bangkit selalu, Negeriku.

Seorang muhadits besar berdarah Nusantara. Bergelar "Musnid Dunya", menguasai banyak disiplin ilmu, seperti fikih, tasawuf, falak dan ilmu keislaman lainnya. Ulama besar, yang memiliki banyak santri tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia. Semuanya ingin berguru, ngalap berkah lewat 'berburu' ijazah sanad hadis. Beliaulah, Muhammad Yasin Bin Muhammad Isa al-Fadani. Sejarah telah mengakui kealiman beliau, lewat karya-karya dan murid beliau yang terus bersambung menebar ilmu ke seluruh penjuru negeri. Lahu alFaaatihah.
#pesantrenku

Biyen iku ngaji ihya kaleh Abah , Hataman e subuh e riyoyo , tengah e ngaji ape hatam iku ,ndadak mambu wangi , Abah e Takon , Ono sing nganggo minyak wangi ? Santri sami semaur : mboten enten! .
(Cerita dari Kiai Kafabih)

ASAL USUL NAMA MAJLIS RASULULLAH SAW

Rindu akan perjuangan beliau, rindu akan cinta dan kasih sayang beliau terhadap semua orang, rindu senyum manis yang terpancar di wajah beliau, manakala berdakwah; baik ketika menyampaikan ilmu, maupun ketika penolakan dakwahnya hingga menerima kecaman berupa serangan fisik.
Karena kelembutannya ketika berdakwah, tak sedikit orang masuk islam karenanya, bahkan pengikutnya berjumlah jutaan, tersebar diseluruh penjuru nusantara, hingga dunia.

Beliaulah, Pendiri Majlis Rasulullah, Habibana Mundzir bin Fuad alMusawa.
Semoga Allah senantiasa merahmatinya sekeluarga, serta kita para santrinya bisa dikumpulkan kelak bersama beliau di JannahNya, aamiin.

Kemesraan Presiden RI, Bapak @jokowi dengan Presiden Turki, Bapak @rterdogan

Semoga senantiasa diberikan petunjuk dan kekuatan, untuk memimpin umat.

Mengaji dan Mengkaji bersama Prof. Afif Muhammad, murid dari Kiai Wahab Hasballah, Kiai Mahrus, Kiai Hudlori dan Kiai Romli.
Diantara dawuh Profesor yang sudah menerjemahkan lebih dari 100 buku dan menulis beberapa karya buku ini : "Ilmu saya dibangun dari barokah dan takdzim kepada guru! "
Lahul-Fatihah..
.
.
.
Source : Ustadz Fauz Noor

Most Popular Instagram Hashtags