[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

orpingtrans7 orpingtrans7

66 posts   5743 followers   22 followings

Orang Pinggiran TRANS7  Program semi dokumenter tentang perjuangan orang pinggiran.

https://www.facebook.com/orping.t7?ref=hl

Sudah setahun lamanya Maryamah menjadi orang tua tunggal bagi kedua anaknya sejak suaminya berpulang kepangkuan Sang Pencipta. Kedua anaknya, Anto dan Irwan memanglah sudah dewasa, namun mereka mengalami gangguan kejiwaan sehingga Maryam harus berjuang menafkahi keluarga kecilnya itu seorang diri dengan berjualan kue basah seperti songkolo. Kisah hidup Maryamah akan tayang dalam program Orang Pinggirang episode “Harapan Besar Penjual Songkolo” 15 Februari 2018 Pk. 15:45, hanya di Trans7

Lokasi: Dsn Batu Napara, Desa Baruga, Kec. Bantimurung, Kab. Maros, Sulawesi Selatan

Suwatno atau biasa disapa pak Kuat adalah kepala rumah tangga berusia 44 tahun yang menghidupi keluarga kecilnya dengan berjualan cilok pikul selama lebih dari dua puluh tahun. Walau mata kirinya mengalami kebutaan dan kondisi tubuh yang berbeda dari orang kebanyakan, Suwatno tetap memikirkan bagaimana keluarga kecilnya dapat makan setidaknya untuk ‘hari ini’. Saksikan kisah hidup Suwatno dalam episode “Cilok Harapanku” dalam program Orang Pinggiran 14 Februari 2018 Pk. 15:45 WIB, hanya di Trans7

Lokasi: Gumelar Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo, Jawa Tengah

Masni, nenek berusia 75 tahun yang tinggal bersama suaminya Kamak dan Ningsih cucu semata wayangnya. Walau penglihatannya sudah semakin rabun, untuk menghidupi keluarganya di zaman yang modern ini Masni terpaksa membuat tikar anyaman, karna Kamak sang suami sudah tidak dapat melihat sama sekali, selain itu karna bahan baku membuat tikar tersedia di sekitar lingkungannya dengan geratis. Saksikan kisah hidup Masni dalam episode “Klasa Harapan Hidupku” yang akan tayang dalam program Orang Pinggiran 8 Februari 2018 Pk. 15:45 WIB, hanya di Trans7
Lokasi: Kampung Kemayungan Desa Suka Jaya Kecamatan Pontang Kabupaten Serang, Banten.

Rahmatiah, perempuan paruh baya yang mempunyai keterbatasan pengelihatan pada mata kirinya. Di kelompok Magfirah Desa Pitusunggu ia bekerja membuat kepiting rumput laut untuk menghidupi kakak laki-lakinya yang tuna netra dan keponakan laki-lakinya yang masih sekolah. Perjuangan bahu membahu mereka akan tayang pada 7 Februari 2018 Pk. 15.45 WIB dalam episode “Ikatan Kasih Sayang Tanpa Batas”. Saksikan program Orang Pinggiran hanya di trans7

Lokasi: Dusun Pungkalawaki Desa Pitusunggu Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

Sejatinya dibalik setiap ujian selalu ada hikmah yang tak dapat diterka manusia. Berbeda dengan Sutiyo dan Wadiyah yang kini hanya bisa pasrah menerima nasib, karena ketiga putera mereka hingga kini belum dapat hidup normal dan mandiri. Sutiyo dan Wadiyah tak pernah lelah berharap ketiga buah hatinya segera memperoleh pengobatan. Namun usia tua membuat Sutiyo tak lagi dapat mencari nafkah dengan maksimal, sehingga Wadiyah lah yang harus rela berjuang berdagang makanan keliling kampung dengan jumlah yang tak selalu sama setiap harinya. Saksikan kisah hidup Sutiyo dan Wadiyah, “SEMUA DEMI ANAKKU” dalam Orang Pinggiran 1 Februari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI: PEDUKUHAN WARAK RT 005/ RW 02 DESA GIRISEKA KEC. PANGGANG, KAB. GUNUNG KIDUL

Marmi tak pernah menyangka jika kini ia harus menjalankan peran ganda untuk kedua putra putrinya. Sang suami Suparno kini tak berdaya akibat penyakit stroke yang menyerangnya 14 bulan lalu. Berjuang seorang diri demi masa depan anak-anak dan keluarga tidaklah mudah, apa lagi putra-putrinya masih memerlukan biaya untuk sekolah. Terhentinya perjuangan sang suami dalam mencari nafkah mendorong Marmi untuk mencari jalan keluar sendiri pada setiap kesulitan yang ada. Saksikan kisah, “HIDUPKU UNTUK ANAK DAN SUAMIKU” dalam Orang Pinggiran 31 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI : DSN. JEKELING RT30 DESA SIDOREJO, KEC. LENDAH, KAB. KULON PROGO

Menjadi orang tua tunggal bagi tiga orang anak sudah Marjiyati lakoni sejak lima tahun yang lalu. Ia terpaksa memilih perceraian sebagai jalan terbaik daripada pertengkaran dengan mantan suami selalu terjadi. Desti, anak pertamanya saat ini duduk di bangku kelas satu sekolah menengah pertama sedangkan Safa, anak kedua kelas dua sekolah dasar dan si bungsu Azka masih tk. Hanya anaklah penyemangat terbesar Marjiyati untuk mengais rejeki serta alasan dirinya harus kuat menghadapi segala kesulitan hidup. Sudah dua tahun belakangan ini Marjiyati bertumpu hidup pada butiran tomat rasa kurman atau sering disebut torakur. Ia sangat bersyukur Tuhan memberinya jalan keluar lewat uluran tangan orang lain. Tak hanya diijinkan mengais kerja disini, janda muda ini juga diperbolehkan menempati bangunan sederhana milik juragannya. Saksikan kisah hidup marjiyati, “TORAKUR HARAPANKU” dalam Orang Pinggiran 25 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Tak hanya kemiskinan yang menjadi ujian bagi Poniyem, sebab Poniyem dititipkan Tuhan adik dan juga kakak yang mengalami lumpuh pada seluruh tubuh. Berat memang tapi inilah tanggung jawabnya dan tiada yang bisa menggantikan rasa kasih sayang poniyem pada kedua saudara kandungnya . Wagimah, adiknya sudah mengalami lumpuh total sejak 20 tahun silam, sedangkan sang kakak Ponidi mengalami lumpuh sejak 2 tahun silam akibat jatuh saat akan bekerja. Sehingga Poniyemlah yang menjadi tangan serta kaki pengganti yang begitu penting. Selesai mengurusi keperluan kakak dan juga adik paginya, Poniyem pun bergegas pergi untuk mencari rupiah sebagai pengrajin batik. Segala keperluan dan kebutuhan memang harus dikerjakan sendiri oleh poniyem. Pantang rasanya untuk mengeluh bagi Poniyem karena kebahagiaan kakak maupun adik adalah yang utama bagi poniyem. Saksikan kisah hidup Poniyem, “HIDUPKU UNTUK SAUDARAKU” dalam Orang Pinggiran 24 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Suryono bersyukur meskipun hidup dalam ketidaksempuranaan akibat polio dan belum memiliki pendamping pada usianya kini yang menginjak lima puluh enam tahun, ia masih bisa hidup bersama ibundanya. Namun ia bertekad walaupun kini cacat, tak menyurutkan langkahnya demi kehidupan yang lebih baik. Tinggal didataran tinggi yang ditumbuhi banyak pohon adalah satu kenikmatan tak terhingga bagi suryono, sebab ia dapat mengambilnya percuma tanpa perlu membayar sepeser pun. Mencari bambu yang kemudian dibuat kerajinan adalah cara suryono untuk menopang hidupnya. Dibantu kedua dengkul bersama dengan tangan kiri dan seperti mengesot merupakan cara ia berjalan untuk mencari bambu. Segalanya ikhlas dilakukan meskipun harus menjadi tulang punggung keluarga, kesejahteraan dan sang bundalah yang menjadi cambukan diri untuk terus berjuang. Saksikan kisah hidup Suryono, “KECACATANKU ADALAH KELEBIHANKU” dalam Orang Pinggiran 18 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI: DESA BANYUASIN SEPARE/ RT 01 RW 002 / KECAMATAN LOANO / KABUPATEN PURWOREJO/ JAWA TENGAH i8

Terumbu karang yang terhempas di bibir pantai merupakan harapan utama bagi asan pria berusia delapan puluh tujuh tahun. Di usia yang tak lagi muda nyali asan tidaklah ciut ia tetap berjuang melawan asa, teriknya matahari yang terasa di kulit keriputnya adalah sahabat yang selalu mengiringinya untuk mencari rezeki. Asan tidak sendirian ada sosok Asiah sang istri tercinta yang sesekali membantunya dalam mencari karang. Terumbu karang yang sudah mati yang berada di pinggir pantai dimanfaatkan Asan sebagai bahan utama dalam pembuatan kapur sirih. Bagi asiah wanita enam puluh tahun ini menganggap bahwa pekerjaan ini merupakan sesuatu yang berat bagi hidup mereka ditambah sakit pada tangan asan membuat asan mau tidak mau merasakan sakit bila ia bekerja terlalu keras. Saksikan kisah hidup Asan, “KARANG KARANG TUMPUAN HIDUP KAMI” dalam Orang Pinggiran 17 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI: DUSUN TELUK DALAM KEREN, DESA MEDANA, KECAMATAN TANJUNG, KABUPATEN LOMBOK UTARA, NUSA TENGGARA BARAT

Gagahnya matahari siang itu tak menyurutkan semangat Novi, wanita yang kini berusia empat puluh satu tahun yang menggantungkan harapan pada butiran pasir di sungai Kulon Progo, jogjakarta. Dua tahun menjalani sebagai buruh pencari pasir upah yang didapatnya pun tak pernah menentu. Dua puluh ribu rupiah, upah yang didapat bila Novi bekerja mulai dari tujuh pagi hingga pukul enam sore. Namun ia tak sendirian ada sosok putra semata wayangnya Muhammad Reihan. Menurut Novi kehadiran anak menjadi bukti bahwa Sang Pencipta percaya dirinya mampu merawat mereka dengan sebaik baiknya. Sehingga Reihanlah kini satu satunya tanggung jawabnya yang harus dilakukan di tengah keterbatasannya. Saksikan kisah hidup Novi, “ANAKKU SEMANGAT HIDUPKU” dalam Orang Pinggiran 11 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI : DESA GAMPLONG II, KELURAHAN SUMBERRAHAYU, KECAMATAN MOYUDAN KABUPATEN SLEMAN, JOGJAKARTA 55563

Fisik yang terbatas, tak pernah menghalangi upaya aslimah untuk meniti mimpi. Bagi Aslimah, kekuarangan pada dirinya bukanlah alasan untuk bergantung pada orang lain. Ketidak sempurnaan bukanlah alasan untuk terus terpuruk dan meratapi diri. Meski sempat diragukan semangat Aslimah tak pernah padam. Beruntung Aslimah dipertemukan dengan sosok pendamping hidup yang sepenuhnya mendukung dirinya yaitu Wahyu Nugroho. Kerajianan dari akar wangi menjadi tumpuan Aslimah dan Wahyu selama ini. Demi masa depan kedua putri nya dan harapan memiliki tempat tinggal sendiri, Aslimah dan Wahyu tak kenal lelah dalam mencari nafkah. Saksikan kisah hidup Aslimah, “KETERBATASANKU MENJADI ASAKU” dalam Orang Pinggiran 10 Januari 2018 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

LOKASI: JLN. KALIURANG BARAT RT 05 RW 18 HARGOBINANGUN, PAKEM, SLEMAN, DIY.

Langkah kaki tua Rainah tak sekuat dahulu, selain faktor usia yang sudah menginjak enam puluh lima tahun, ia pun juga sering mengalami sakit. Membuat manisan dari buah lobe, buah yang khas tumbuh di lombok tengah dan membuat kripik dari bonggol pisang adalah pekerjaan yang dapat dilakukan Rainah untuk mencari rezeki. Namun ia tak sendirian, ada sosok Fian sang cucu yang menemaninya mencari rezeki. Fian adalah cucu dari salah satu anak Rainah yang kini ada di Malaysia. Bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia atau TKI membuat sang anak tak pernah pulang ke tanah air. Saksikan kisah hidup Rainah, “ASAKU DI PENGHUJUNG USIA” dalam Orang Pinggiran 21 Desember 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Lokasi: DUSUN PUNIKASIH DESA MASMAS KECAMATAN BATUKLIANG UTARA LOMBOK TENGAH NUSA TENGGARA BARAT.

Siti Intan Nuraeni, bocah dua belas tahun ini harus merelakan waktunya membantu mengumpulkan rupiah dengan menganyam bulu mata demi rupiah untuk bertahan hidup. Bersama Noneng sang ibu tercinta, Siti menganyam bulu mata setelah tugasnya sebagai pelajar usai. Sejak penyakit ginjal menyerang sang ibu dua tahun lalu hati Siti tergerak untuk turut meringankan beban orang tua. Belum lagi, sang ayah Ajat, penghasilannya tak menentu. Sebagai penyandang tuna rungu, Ajat seringkali tak memperoleh hak-haknya, setelah bersusah payah bekerja. Saksikan kisah hidup Siti Intan Nuraeni, “BULU MATA SEPANJANG ASAKU” dalam Orang Pinggiran 20 Desember 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Innalillahi wa innailaihi roji'un.
Semoga alm. Ibu Siti Rodiah di terima di sisi -Nya dan yang ditinggalkan di beri ketabahan. Amin🙏

#Repost @news_trans7 (@get_repost)
・・・
Innalillahi wa innailaihi roji’un. Hari ini Redaksi @news_trans7 menerima kabar duka, bahwa Ibu Siti Rodiah narasumber yang pernah tayang diprogram Orang Pinggiran 16 November 2017 dengan judul Segeralah Sembuh Adikku , telah kembali ke hadirat Allah SWT. Siti meninggal setelah sebelumnya terkena kanker payudara.

Selamat jalan Ibu Siti Rodiah.. Semoga amal ibadahmu diterima disisi Allah.

Hidup adalah perjuangan tanpa henti, perjuangan itu sudah menginjak usia enam belas tahun. Transmedia akan memberikan apresiasi  untuk orang-orang yang selalu berjuang tanpa henti demi keluarga tercinta. Seperti Supriyanto yang harus menantang terjalnya karang demi masa depan keempat orang anaknya. Sedangkan Mujiharjono harus bertahan di ketinggian demi mencukupi kebutuhan hidupnya dengan memanjat pohon kelapa, meski indra penglihatannya tak lagi dapat berfungsi. Saksikan kisah hidup Supriyanto dan Mujiharjono, “MENGGANTUNGKAN HARAPAN DI KETINGGIAN” dalam Orang Pinggiran 14 Desember 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Berperan aktif dalam pelatihan membuat keset sudah Julaemah lakoni sejak dua tahun terakhir kegiatan ini menjadi rutinitas kelompok pemberdayaan kaum difabel bernama sinar kasih. Julaemah yang hanya tinggal berdua dengan sang ibu Katemah di sebuah rumah di tengah hutan harus merelakan anaknya dititipkan di panti asuhan setelah suami sekaligus ayah buah hatinya pergi entah kemana. Saksikan kisah hidup julaemah, “KASIH IBU SEPANJANG MASA” dalam Orang Pinggiran 13 Desember 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Katijah, wanita enam puluh tahun ini harus menerima kenyataan memiliki anak yang terlahir tidak sempurna. Hidup tanpa suami yang telah meninggal tujuh belas tahun lalu membuat Katijah berjuang untuk membesarkan kedua anaknya sekuat tenaga lewat butran kelapa yang dibuat menjadi sapu. Anak pertamanya sudah beranjak dewasa dan memilih mengais rejeki di luar kota. Sedangkan Topa Haryono, anak bungsunya, terlahir difabel dengan kelainan di kedua kakinya. Saksikan kisah hidup Katijah, “SEMANGAT ANAKKU, SEMANGATKU JUA” dalam Orang Pinggiran 30 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Anisa bersama sang adik, Rian dengan lantang berjalan sambil menjajakan dagangan yang dibuat oleh sang nenek tercinta. Nisa biasa menitipkan jualannya ke kantin di sekolahnya. Di usianya yang masih 12 tahun, tak pernah timbul rasa malu untuk ikut membantu sang nenek, Rosmiati, sebagai penjual jajanan Sumping. Sebagai seorang nenek, Ros memang harus memliki banyak peran bagi kedua cucunya. Berbagai usaha ia lakoni agar pundi-pundi rupiah bisa ia dapatkan. Selain membuat jajanan Sumping, Ros juga menjual daun pakis dan jajanan clorot di pasar. Saksikan kisah hidup Rosmiati, “PAKIS PENYAMBUNG HIDUP KAMI” dalam Orang Pinggiran 29 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Demi rupiah yang tak seberapa, Aji Saputra tak segan menyisihkan waktu berharganya untuk memungut kentang sisa panen. Sebagai anak sulung, Aji merasa bertanggung jawab untuk meringankan beban sang ibu, Ihat Karmila yang harus berjuang seorang diri membesarkan dua orang adiknya. Tanpa alasan yang jelas, sang suami meninggalkan Ihat dan ketiga buah hati mereka dua tahun lalu. Saat musim panen kentang tiba, Aji bekerja memungut kentang yang telah ia lakukan sejak kelas empat hingga sekarang. Saksikan kisah hidup Aji, “AYAHKU TAK KUNJUNG PULANG” dalam Orang Pinggiran 23 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Winantu Basuki atau yang kerap disapa Win, menjadikan musik sebagai sahabatnya saat kekurangan dan kemiskinan melanda. Beruntung masih ada sosok ibu bernama Parmi Waljiah yang kini menjadi satu-satunya keluarga bagi Winantu. Win mengalami tunanetra atau tidak bisa melihat sejak kecil. Tak hanya itu, ia juga menderita autis. Tak hanya kekurangan fisik, yang lebih menyakitkan lagi Win harus menerima kenyataan bahwa ia dibuang oleh keluarga kandungnya sejak berusia lima hari. Saksikan kisah hidup Winantu, “JIWAKU UNTUK ANAKKU WINANTU” dalam Orang Pinggiran 22 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

​Siti Rodiah tidak pernah menyangka jika kanker payudara yang telah diidapnya sejak empat tahun yang lalu ini justri semakin menggerogoti tubuh kurusnya. Beruntung ada Tohir, kakak laki-lakinya yang siap siaga menjaganya. Sebab tak dapat dipungkiri, jika Siti sudah sangat bergantung kepadanya. Mulai dari menyiapkan segala kebutuhan di rumah, memandikannya, hinga merawat sakitnya hampir setiap menit dan jam. Lelaki lima puluh dua tahun ini menggantungkan hidupnya dengan membuat dan menjual terompet. Saksikan kisah hidup Siti dan Tohir, “SEGERALAH SEMBUH ADIKKU” dalam Orang Pinggiran 16 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Keluarga Ika merupakan salah satu keluarga yang sangat berharap dari peruntungan kerajinan gerabah dan keramik. Siswa kelas satu Sekolah Menengah Kejuruan ini beruntung dapat melanjutkan pendidikannya berkat perjuangan ayah dan ibunya. Padahal kondisi sang ayah, Sunarno, selaku pemimpin di keluarga tak memiliki kondisi yang sempurna. Bahkan sang ibu, Gendu, juga memiliki fisik yang berbeda dari orang kebanyakan. Meski keadaan pria lima puluh tahun ini serba terbatas dan kekurangan, ketiganya memilih untuk tidak berputus asa. Saksikan kisah hidup Ika dan keluarga, “TERUSLAH BERSEKOLAH ANAK KU” dalam Orang Pinggiran 15 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Demi masa depan, Dian Permana, atau yang sering disapa Dian berusaha untuk terus melangkah meski jalan yang harus dilalui terjal dan berliku. Murid kelas empat sekolah dasar ini rela mengerjakan apa saja demi mendapatkan uang jajan. Salah satunya adalah dengan membantu sang saudara mengantarkan susu ke pos pengumpulan susu yang sudah ia jalani sejak setahun lalu. Sang ayah tak lagi dapat bekerja dengan maksimal karena usianya yang kian menua, sedangkan sang ibu telah menghadap illahi sembilan tahun yang lalu. Saksikan kisah hidup Dian, “MENGUNTAI HARAPAN DEMI MASA DEPAN” dalam Orang Pinggiran 9 November 2017 Pk. 15.45 WIB hanya di @officialtrans7

Most Popular Instagram Hashtags