omah.aksi omah.aksi

211 posts   1409 followers   50 followings

Omah Aksi  "BUMI BUTUH AKSI, BUKAN HANYA ORASI DAN DISKUSI!" - 🎪Homebase for Community 🌏Host for Backpacker 📚Learning Place for All - +6285875834200 - Form👇

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSe0vGR30IKBM-UkhDtO2jxfia7pUNJbM79wHIVFL7YioRZNwA/viewform

.
Titik nol adalah titik yang netral untuk menjadi sebuah awal.
--------
Momentum kemarin malam adalah momentum yang indah dan penuh dengan energi positif bagai oase yang telah lama dirindukan.

Kehadiran salah satu kandidat calon bupati Kudus pada acara tersebut, jangan diartikan bahwa para pegiat komunitas yang hadir memihak beliau, bukan berarti juga bahwa komunitas-komunitas di Kudus sudah masuk atau dimasuki unsur politik praktis.

Omah Aksi dan komunitas sosial, pendidikan, budaya, literasi, ataupun lingkungan yang ada di Kudus, masih memposisikan diri pada pihak yang netral tanpa muatan atau tumpangan kepentingan politik.

Forum tersebut diletakkan untuk menjadi pembelajaran politik bagi generasi muda, untuk lebih paham, lebih dekat, dan lebih berani dalam memandang hubungan dengan politik dan pemerintahan.
-------
Tapi apa yang diinisiasi oleh kawan-kawan @kudusbergerak kemarin malam harus kita apresiasi karena menyajikan sebuah media komunikasi yang presisi antara pihak "atas" dan grassroot tanpa ada sekat batas.

Sebagaimana yang disampaikan dalam forum tersebut, bahwa pemerintah pada dasarnya adalah mitra bagi komunitas dalam berkarya, tapi pada suatu waktu atau momentum terkadang menjadi "musuh", yang harus disikapi dengan berbagai strategi dan trik untuk berdamai dengan mereka.
.
Rembugan terbuka bagi siapa saja dengan dibumbui camilan, kopi, rokok, dan saling lempar pisuhan nyatanya memang lebih mengasyikan dibandingkan rapat di gedung bertingkat tapi mulut kita seperti diikat.
MERDEKA!!!
.
.
.
#OmahAksi

.
Relawan Pengajar “Sanggar Lantai Dua” Periode Semester Ganjil 2017
--------
Mengajak segenap pemuda/i se-Kabupaten Kudus untuk berpartisipasi!

Sanggar Lantai Dua adalah sebuah tempat belajar yang diselenggarakan secara gratis dan bersifat ke-relawanan sosial dalam rangka membantu proses pembelajaran anak-anak Sekolah Dasar yang bertempat tinggal di sekitar Omah Aksi.

Sistem pembelajaran menyesuaikan dengan kurikulum yang diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau instansi yang berwenang, disampaikan dengan gaya / style masing-masing pengajar -dengan bermacam latar belakang.

Secara teknis, Sanggar Lantai Dua memiliki jumlah anak didik (maks.) 25 anak. Dari jumlah tersebut, kita kelompokkan menjadi 3 kelas sebagai berikut;
Kelas A: Kelas 1 & 2 berjumlah 12 anak

Kelas B: Kelas 3 & 4 berjumlah 10 anak

Kelas C: Kelas 5 & 6 berjumlah 3 anak

Kelas dilaksanakan mulai pukul 18.00 – 20.00 WIB, waktu istirahat 20 menit dengan acuan adzan isya’. Dan mata pelajaran yang diberikan adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Inggris, dan beberapa mata pelajaran sesuai dengan permintaan anak didik.

Apa saja syarat untuk menjadi Relawan Pengajar?

Pada dasarnya, semua orang boleh menjadi Relawan Pengajar di Sanggar Lantai Dua tanpa terkecuali. Tapi, untuk efektivitas waktu maka kami memberi garis – garis apa yang diharapkan dari calon Relawan Pengajar;

1. Berniat untuk bersungguh-sungguh mengabdikan dirinya.
2. Berkenan untuk meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya.
3. Sabar dan paham atas apa yang dilakukan dan disampaikan kepada anak didik.
4. Konsisten atas jadwal yang telah ditentukan.
5. Mengisi formulir pendaftaran, kemudian melakukan konfirmasi ke +6285875834200 untuk informasi selanjutnya.

Link formulir, silahkan klik di bio ya gais.
Kita tunggu partisipasi kalian!
.
.
.
#OmahAksi
#ProudToBeVolunteer
#Volunteer

.
Rumah adalah sebuah dimensi dimana semua orang bebas membentuk dirinya sendiri.
----------
Terima kasih kepada kawan-kawan @ktk_traveler_kudus yang sudah memberikan beberapa tong untuk dijadikan tempat sampah di sekitaran tempat kami.

Bukan tentang apa dan berapa nominal uang yang tertera, tapi tentang semangat dan sinergi yang terbangun di dalamnya.
.
"Janganlah berkoar tentang keadaan orang di luar, tetangga kiri atau kanan, atau tentang kelestarian alam jikalau rumah kita masih berantakan!"
.
.
.
#OmahAksi

.
"Now I see the secret of making the best person, it is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth."
[Walt Whitman]
----------
Sore tadi, kita memulai kembali ke Air terjun Monthel untuk sedikit urun rembug dalam menjaga kebersihannya.

Meskipun kurang maksimal dalam persiapan -but it's not bad, lumayan dapat 3,5 karung berisi sampah basah dan menambal rasa kangen berkumpul dengan kawan di alam.

Kami tidak akan berbicara panjang lebar lagi mengenai kesadaran atau kepedulian, kita harus memulainya dengan beraksi nyata bersama baru kemudian berkata-kata!

Selamat malam, para pejuang!
.
.
.
#OmahAksi

.
Liburan harus segera diganti dengan kegiatan!

Setelah kita beristirahat cukup panjang (bagi badan maupun pikiran) dalam rangka libur ramadhan dan lebaran, sepertinya kita bakal punya pekerjaan-pekerjaan yang menunggu untuk dituntaskan.

Belajar dan berbagi bersama untuk melakukan suatu kegiatan dalam rangka perubahan sepertinya lebih terasa dan bermakna tinimbang membaca buku/artikel/selebaran di dunia maya mengenai kanan-kiri sebuah pemikiran.

Selamat berakhir pekan, kawan!
Selamat berkarya.

Don't to be a textbook thinker, please.
.
.
.
#OmahAksi

.
Berkegiatan di alam bebas adalah salah satu metode untuk membentuk karakter dan jiwa kita untuk menjadi lebih kuat, peduli, dan responsif dalam menghadapi sebuah hal.

Alam juga akan menjadi guru dan tempat mengisi ulang energi positif dalam tubuh kita, jika kita jujur memposisikan diri sebagai murid dan yang membutuhkan alam.
.
Alam akan menjadi sebuah arena ujian untuk persahabatan, karena di sana semua orang akan mengeluarkan fitrah aslinya. Keadaan ini yang menuntut kesesuaian dan pemakluman dari sahabat lainnya, untuk mencari titik tengah nan seimbang dalam mengambil sebuah keputusan jikalau dihadapkan pada sebuah persoalan.
.
Telinga kita akan diajarkan untuk bisa menerima saran dan kritikan dari pelbagai orang -dengan karakter dan pemikiran yang beraneka ragam. Tentu dengan tujuan membangun, bukan untuk menjatuhkan.

Kritikan pun bisa bermacam rupa dan bentuk, ada yang berupa tulisan, perkataan, atau perbuatan.
Dari ketiga bentuk kritikan tersebut, yang paling menyakitkan adalah kritikan yang berupa perbuatan.
.
Kenapa?
Karena dengan perbuatan, kritikan tersebut sudah bertransformasi bentuk kepada sebuah aksi yang nyata, terasa, dan lebih bermakna.

Kita analogikan kepada sebuah kasus sederhana;
Ada sebuah paku di tengah jalan yang kemungkinan besar bisa mencelakakan banyak orang?
Apa langkah yang akan kita ambil?
.
A. Memotret paku tersebut, kemudian mempost ke akun sosial media dengan disertai caption tentang bahaya paku di jalan? Atau bertanya paku siapa tersebut?

B. Mengajak kawan-kawan kita untuk berdiskusi, tentang bagaimana menemukan si empunya paku? Kemudian mencari teori-teori dan merumuskan menjadi sebuah rumus baru untuk mencari latar belakang, dst dari masalah paku di jalan?

C. Mengambil paku tersebut tanpa berpikir panjang, kemudian menyimpannya terlebih dahulu, lalu dibawa pulang untuk diamankan?

D. Atau bagaimana?
.
Gagasan/pemikiran terhadap suatu keadaan memang sah saja untuk disampaikan, tapi jangan lupa selalu pertimbangkan tingkat urgenitas sebagai prioritas.
.
Setajam apapun pisau analisis seseorang dalam mengiris masalah, tidak akan bermanfaat jika tidak bisa menentukan masalah yang paling dibutuhkan masyarakat.
.
.
.
#OmahAksi

.
Kata-kata tak selalu bisa mewakili apa yang kita rasa, tapi semoga bisa menjadi perantara untuk meleburkan dosa di antara kita.
------
Kami segenap keluarga besar/pegiat aktivitas di Omah Aksi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H dan Mohon Maaf Lahir & Batin sebesar dan setulusnya kepada semua masyarakat, terkhusus kawan-kawan/individu pegiat komunitas yang pernah/sedang/akan berkegiatan bersama kami.

Semoga kasih dan rahmat dari Sang Hyang Widi, Tuhan Yang Maha Esa menyertai kita semua, kawan.

Jangan lupakan perjuangan kita selama Ramadhan, kamerad!
Terus berjuang!
Terus berkegiatan!
----------
Bagi yang ingin mampir ke tempat kami selama lebaran, masih dipersilahkan. Sekalian bawa jajan dan kemenyan.
Cheers!
Toss!
.
.
.
#OmahAksi

.
Bukan seberapa banyak dan enak makanan kita, tapi bagaimana kita menikmatinya bersama yang lain adalah filosofi makanan dalam tataran persahabatan.
---------------------
Semoga makan bersama ini menambah erat tali persatuan dan menghilangkan gesekan/salah paham.
Karena di dalamnya terkandung canda tawa serta keikhlasan untuk saling berbagi, memaafkan, dan merelakan.

Selamat makan!
Selamat malam, komandan!
.
.
.
#OmahAksi
#KudusMengajar

.
"Kalian pemuda, kalau kalian tidak punya keberanian, sama saja dengan ternak karena fungsi hidupnya hanya beternak diri."
(Pramoedya Anantha Toer)
---------------------
Hampir tengah malam ini, kita masih berkumpul untuk rembugan membahas rancangan kegiatan setelah puasa Ramadhan.

Hal sekecil apapun selalu kita diskusikan bersama dan voting suara terbanyak adalah pilihan terakhir.

Yuk, bung.
Kita gerakkan sebentar akal pikiran kita untuk urun rembug kepada lingkungan sekitar.
.
.
.
#OmahAksi

.
"Hanya satu negeri yang menjadi negeriku. Ia tumbuh dari perbuatan, dan perbuatan itu adalah usahaku."
(Rene de Cleroq)
-------------------------
Sore ini #Ngabuburead merapat ke @gubukwarna dengan gerak kolaborasi @kudusmengajar dan @kresekkudus beserta karya-karyanya.

Antusias warga setempat, terutama anak-anak di sekitar site, begitu besar.
Semoga langkah awal ini menjadi titik momentum untuk semakin meningkatkan semangat belajar kita, kawan!

Lanjutkan dan menangkan!
Salam Aksi!
Salam Lestari!
.
.
.
#OmahAksi

.
Gubuk sederhana ini menjadi saksi atas apa kami lakukan bersama; belajar berbagai hal, bertemu dengan ratusan individu, atau canda tawa yang menyertai hari.

Gerbang selalu terbuka bagi siapa saja, tak peduli apa pendidikan, agama, pekerjaan, ataupun status sosial. Tanpa syarat!
Kalaupun bisa dikatakan syarat, setiap yang hadir dan berkegiatan haruslah sadar lingkungan, kebersihan, dan kerapian.

Berteman boleh dengan siapa saja, asalkan bisa saling percaya dan jaga rahasia!
.
Yang sedang sendiri, tolong jangan bawa perasaan ke sini ya, nanti bisa menganggu konsentrasi.
.
.
.
#OmahAksi

.
Satu dua kalimat yang kita suguhkan, semoga menjadi pematik bagi para pembaca.

Karena dengan membaca apapun dan dimanapun akan sedikit membuka pintu wawasan tentang sebuah pengetahuan. Untuk kemudian meyerapnya dan mengaplikasikan dalam tataran pikiran maupun perbuatan.

Semoga semesta selalu menjaga semangat dan momentum kita untuk memberi sedikit urun-rembug kepada masyarkat dalam hal pengetahuan, bung.

Sebagaimana kata seorang kawan, BUKU ADALAH SAHABAT RAKYAT!
.
.
.
#NgabubuRead
#OmahAksi

Most Popular Instagram Hashtags