[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

omah.aksi omah.aksi

219 posts   1486 followers   51 followings

Omah Aksi  "BUMI BUTUH AKSI, BUKAN HANYA ORASI DAN DISKUSI!" - 🎪Homebase for Community 🌏Host for Backpacker 📚Learning Place for All - +6285875834200

http://omahaksi.com/

.
[PRE ORDER OFFICIAL T-SHIRT OMAH AKSI]
EDISI PRODUKSI KE #5
----------------------------------
BAHAN : Combat 30S
WARNA : Abu-Abu
.
DESAIN DEPAN: Orang sedang yoga. Terdapat daun di atas kepala, dan akar di bawah kaki.
(Silahkan dimaknai sendiri ya).
Kemudian dikelilingi quote "Study nature, Love nature, Stay close to nature. It will never fail you." dari Frank Lloyd Wright.
.
DESAIN BELAKANG : Logo Omah Aksi.
UKURAN: S, M, L, XL. (XXL dengan harga khusus)
.
HARGA:
L. PENDEK: 85.000
L. PANJANG: 90.000

WAKTU PEMESANAN: 17 s/d 30 Oktober 2017
BATAS MAKSIMAL PEMBAYARAN: 31 OKTOBER 2017

KAOS SELESAI PRODUKSI: 7 November 2017
---------
KETERANGAN TAMBAHAN:
*Uang hasil penjualan akan digunakan untuk biaya operasional kegiatan/aksi kami.
*Untuk pembayaran via transfer, akan diberitahu melalui komunikasi selanjutnya.
------------------
Untuk informasi dan pemesanan, kawan-kawan bisa menghubungi: 085.875.834.200 (SMS/TELP) dan 085.602.934.517 (WA).
.
MEMBELI BERARTI TURUT MENDUKUNG AKSI-AKSI KAMI YA, KAWAN!
DITUNGGU ORDERANNYA.
.
SEBARKAN! SEBARKAN!
.
.
.
#OmahAksi
#GreenAction
#MembeliBerartiBerdonasi

.
"Apa yang kita buang adalah apa yang kita makan!"
---------
Semesta hanya satu. Saling mengisi dan menyinergi. Saling berbagi dan memahami. Mereka bisa beretorasi diri sendiri.

Berawal dari hujan. Tercipta sungai dan lautan. Dari sana muncul tanaman dan hewan. Dilengkapi dengan rantai makanan, untuk keseimbangan.

Manusia dulu hanya memanfaatkan alam secukupnya untuk kebutuhan. Tetapi lahirnya revolusi industri di Perancis tahun 1700-an merubah tatanan kehidupan.

Orientasi mereka dipaksa ke arah kapitalistik, yang mengarah kepada keuntungan. Tak lagi mempertimbangkan kelestarian alam.

Hutan dibabat, dihabisi, dan digunduli. Pohon ditebangi. Sumber air jadi menipis. Kekeringan melanda. Banjir juga datang berlangganan.

Sumber oksigen berkurang. Kendaraan membludak. Suhu bumi meningkat. Penyakit baru bermunculan.

Akibatnya, kesadaran manusia berkurang. Karena mulai merasa tidak membutuhkan alam. Pencemaran udara, air, dan darat semakin gencar dilakukan. Di sungai, gunung, laut, jalanan kota maupun desa.
Mereka seolah lupa, darimana makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya. Karena sungguh, tidak sekalipun kita menciptakan. Kita hanya menemukan!

Salah siapa?
SALAH KITA YANG TAK MAU BELAJAR DAN BERTINDAK MENYELAMATKAN.
--------
Aksi bersih sampah dan pelepasan ikan di sungai bersama anak-anak hari ini, ditujukan untuk mengenalkan akan pelestarian alam.
Juga memperlihatkan kepada mereka, betapa rendahnya kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan.

Semoga menjadi bekal mereka dalam menapaki kehidupan di masa akan datang. Supaya mereka tidak menjadi SDM BERKUALITAS RENDAH, yang tak paham makna dan arti alam.
Sekian.

BUMI BUTUH AKSI, BUKAN HANYA ORASI DAN DISKUSI!
.
.
.
#OmahAksi
#GreenAction
#LocalVolunteer

.
Sekadar keisengan melepas kepenatan dalam menjalani kegiatan.

Mencoba merefleksi diri jika berpose dengan 90's style. Ternyata memang cocok dengan muka jadul ala kita.
Hahaha.

Semoga tidak mengganggu timeline malam minggu kalian ya, gais!
.
.
.
#OmahAksi
#MencobaLawas

.
Guru adalah salah satu sumber mendapatkan ilmu, baik berupa pengetahuan maupun pengalaman.

Sedangkan alam menjadi media terbaik dalam penyampaian dan pemahaman.

Berkegiatan di dalamnya, membuat kita langsung merasakan, menggambarkan, kemudian menerapkan apa yang kita dapatkan.

Ketiga unsur tersebut jangan dipisahkan. Haruslah berjalan secara terintegrasi dan bersinergi!

SELAMAT HARI GURU SE-DUNIA!
TERUS BERBAGI DAN MENGINSPIRASI.
-----------
Foto di atas diambil saat kegiatan melepas ikan di salah satu air terjun kawasan Gunung Muria.

Selain untuk melestarikan dan menjaga keseimbangan ekosistem, diharapkan menjadi pembelajaran based experience.
.
.
.
#OmahAksi
#Sinergi
#GreenAction

.
[KRITIK & KRETEK]

Dua hal tersebut terasa selalu melekat dalam berbagai tempat, waktu, dan momentum.

Satu pihak mengkritik bahwa kretek tiada manfaat dan memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan.

Dalil-dalil dikemukakan untuk memperkuat argumen. Penelitian pun dilakukan sebagai dasar dari sektor kesehatan.

Para ekonom 'instan' mencoba menghitung pengeluaran masyarakat, untuk membeli sebungkus rokok. Kemudian diakumulasi per bulan. Agar mudah dinalar publik.

Tak sampai di situ, iklan digelar di media. Gambar-gambar mengerikan disertakan. Dengan harapan, agar para perokok mulai menghentikan kebiasannya.

Apakah berhasil?
Itu tergantung dari pihak mana seseorang menilainya.

Di lain pihak, pabrik rokok masih tetap berproduksi. Bahkan meningkatkan target penjualan per tahunnya. Nyatanya tercapai.

Dari produksi tersebut, pajak cukai ikut meningkat. Pendapatan negara bertambah. Alokasi anggaran lebih bervariasi. (Kita tidak berbicara mengenai angka, karena mereka bukan sponsor :D)

Bagaimana perilaku masyarakat?

Faktanya, mereka tetap merokok. Karena mereka menganggap rokok bagian dari rutinitas sehari-hari. Tidak terpisahkan.
Saat di sawah, saat jagongan di rumah, saat mendatangi kondangan, bahkan saat melayat tetangga yang meninggal. Hampir semua sektor! Itu fakta sosiologi dan psikologi.

Bukan hanya orang tua, generasi muda beranggapan demikian. Meski tidak semua bakal setuju, karena ini pendapat subjektif. Yang berusaha objektif.

Terlebih lagi di kota kita, yang berjuluk KOTA KRETEK. Mestinya lebih merasuk ke nadi dan persendian kehidupan.
Ibu-ibu bekerja mbatil atau nyontong. Sopir angkot/bus mini dapat bagian. Menyerap juga tenaga keamanan, sopir, mandor, dst. Perekonomian berputar, pengangguran berkurang. Sebagai sektor riil usaha penyumbang pendapatan daerah. Meski tidak semuanya.
Jauh sebelum itu, para petani tembakau juga merasakan proses pembuatan kretek.

Toh, ada satu fakta sejarah. Bahwa kretek adalah warisan budaya lokal, yang harus dilestarikan.
Yang penting, kretek harus tetap dinyalakan, komandan!
----
Berbeda pendapat boleh saja. Tetapi fakta impiris di lapangan, juga harus dihitung dan wajib dipertimbangkan.
.
.
.
#OmahAksi
#HariKretek

.
Usia, bukan teka-teki. Tetapi sebuah ketetapan yang jelas dan pasti, namun bisa jadi sebuah misteri.
Adakalanya ia nampak samar-samar.
Ada, tetapi tak bisa dipegang, momentum yang terkadang menyedihkan, dan tak jarang indah menakjubkan. .
Usia tak pernah menuntut apa-apa, selain rasa percaya.
Percaya pada hidup entah kemarin, hari ini, maupun besok.
.
Hidup tidak melulu tentang angka-angka,
Semakin banyak usia, semakin banyak pula memahami segalanya.
.
Terimakasih untuk kalian yang telah mengisi segala kesamar-samaran usia ini, dan menjadikanya indah tak terperi.
Semoga segala semoga tidak berhenti hanya dikata semoga.
Selamat bertambah usia Omah Aksi.
.
.
.
#selamat belajar!
#berproses!
#bersinergi!
#beraksi!
#oa2tahun
#omahaksi

.
Persaudaraan mengajarkan untuk saling belajar dan pemahaman akan hampir semua hal.
------------
Terima kasih kunjungan dari sedulur Kalisuci Cavetubing Gunung Kidul ke gubuk reot kami.
Semoga perpanjangan pengetahuan mengalir ke segala elemen kehidupan.

Terasa spesial karena masih dalam nuansa ulang tahun Omah Aksi.

Hati-hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan.
Lanjutkan dan menangkan!

Lokasi: Warung Kopi Kang Ali di Duplak, Tempur.
.
.
.
#OmahAksi
#OA2tahun

.
Perjalanan panjang berisi perjuangan masih menunggu di depan, kawan!
--------------------------
Terima kasih kepada semua kawan dari berbagai latar belakang, atas kebersamaan dalam dua hari ini.
Dalam aksi cabut paku dan aksi bersih sampah di Kedung Gender.

Tak terasa, Omah Aksi sudah dua tahun dideklarasikan.
Meski apa yang kita telah lakukan, belum seberapa dan belum apa-apa!

Tapi, melihat semangat dan dukungan dari masyarakat secara umum, membuat kita berharap dapat berumur dan berlanjut sampai sepuluh, dua puluh, tiga puluh tahun lagi.

Sekali lagi, dari hati terdalam.
Kami mengucapkan terima kasih dan bangga atas aksi solidaritas dari semua kawan!

Mari kita lanjutkan dan menangkan, apa yang kita yakini sebagai kebenaran!

Salam Aksi! Salam Sinergi!
-----------------------------------------
Silahkan bagi kawan-kawan yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Omah Aksi.
Bisa melalui foto atau video, untuk diupload ke Instagram dan tolong tag kita ya. Dan hastag #OA2tahun

Ada hadiah menarik, untuk video paling menarik.
.
.
.
#OmahAksi
#OA2tahun

.
Peduli terhadap alam adalah oase untuk menyegarkan pikiran.
-----------
Aksi keroyokan cabut paku/reklame ini merupakan yang kedua kita lakukan.

Ternyata, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan lingkungan masih rendah.

Beragam reklame sengaja ditancapkan di pohon, tiang listrik, bahkan di rambu lalu lintas.

Selain melanggar Perda K3, pohon yang dipaku perlahan akan mati. Karena rusaknya lapisan kambium di dalamnya. Sehingga menghambat aliran makanan untuk pertumbuhan.
.
Terlebih lagi, reklame dari para bakal calon Bupati.
Mengutip perkataan teman,
"Belum jadi aja sudah merusak!"
---------------
Terima kasih atas partisipasi kawan-kawan lintas komunitas/organisasi yang terlibat.
Kita tunggu besok pagi, untuk menghajar sampah montel!
.
Salam Aksi! Salam Lestari! Salam Sinergi!
.
.
.
#OmahAksi
#Sinergi

.
Disini yang ada hanya proses belajar.

Si adek belajar pada si kakak relawan pengajar tentang pelajaran/tugas yang belum dimengerti.

Dan si kakak relawan pengajar sebenarnya juga belajar kepada si adek tersebut bagaimana cara menjelaskan apa yang telah ditanyakan si adek kepadanya, sehingga si adek mengerti dan paham.
Supaya tidak ada kekeliruan/kesalah pahaman. "Jangan berhenti untuk belajar" .
.
.

#sinergi
#omahaksi

.
[BULAN KESEPAKATAN]

Menjelang bulan Agustus, warga di sekitaran Omah Aksi dan mungkin warga di beberapa desa lainnya mulai mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya BULAN KESEPAKATAN. Bulan dimana bangsa-bangsa di se-antero Nusantara bersepakat untuk menjadi satu kesatuan bernafaskan Bhineka Tunggal Ika, berbeda tapi satu jua tanpa melepas jati dirinya -bukan berdasarkan suatu agama atau golongan tertentu.

Gotong royong adalah salah satu ruh penyusun Bhineka Tunggal Ika yang begitu mengakar kuat nan dalam di setiap manusia Indonesia.

Mari kita kembali membaca dan mengingat tentang kesepakatan-kesepakatan yang telah diambil oleh para founding fathers dalam membentuk, menjalankan, serta mempertahankan bangsa dan negara ini. Agar generasi kita dan yang akan datang selalu mempertimbangkan setiap langkah yang akan diambil.
.
.
.
#OmahAksi
#BulanKesepakatan

.
Rumah menjadi tempat untuk menata diri dan hati sebelum kita keluar dan bertemu dengan banyak orang.

Rumah menjadi tempat yang sangat dirindukan ketika rutinitas terus memeras hati dan pikiran dengan keras

Rumah menjadi tempat berkumpul, istirahat, atau mungkin hanya singgah sebentar.

Rumah kita "Omah Aksi" masih terbuka lebar untuk kalian yang ingin berdampak positif bagi lingkungan, alam, dan diri kalian masing-masing
.
.
.
#omahaksi

Most Popular Instagram Hashtags