nurimannisa nurimannisa

272 posts   1,020 followers   616 followings

Melinda Nurimannisa  A frame to journal the journey, to tie lesson learned today. Wife.Mom.Entrepreneur.Writer.Designer. @alkindikids @alkhazini.school

"Thanks God, I am a Human" .

Hari ini, kami tak sengaja menonton sebuah film di premiere fox movies sembari menyantap makan malam. Filmnya berjudul "The Recall", sebuah film alien yang menurut kami sangat amat tidak recommended dengan script picisan dan efek seadanya. Saking jengkelnya, kami akhirnya tidak menyelesaikannya dan menyayangkan mengapa film sekelas "film naga indosiar" bisa tayang di slot premiere fox movies πŸ˜… .

Namun ternyata kejengkelan ini berbuah hikmah. Karena penggambaran alien di film ini aneh sekali, saya menjadi mengingat ingat kembali film2 alien yang pernah saya tonton sebelumnya. Bahwa alien yang digambarkan sebagai makhluk terrestrial yang lebih advance kemampuannya dari manusia ini, bentuknya tak pernah ada yang lebih indah dari manusia. .

Saya jadi berpikir, bahwa MasyaAllah. Maha Sempurnanya Allah yang telah menciptakan manusia dengan bentuk sebaik baiknya. Komposisinya seimbang, pas, dan indah dipandang. Tidak ada mata terlalu besar, kulit bersisik seperti kadal, atau kaki bertentakel seperti gurita. Dan saya menjadi mensyukuri apa yang tidak saya sadari selama ini: nikmat besar bahwa saya dilahirkan sebagai manusia. Makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna. Bisa berpikir, bergerak, merasa. .

Dan saya juga jadi berpikir, bahwa bahkan imajinasi terliar manusia sejauh ini ternyata belum berhasil menggambarkan makhluk "advance" yang katanya memiliki kemampuan dan peradaban di atas manusia. Karena bahkan dari kompleksitas dan keindahan fisiknya saja masih jauh sekali. Maha Besar Allah, sang Maha Pencipta. Malulah rasanya jika ada sebersit rasa sombong di dalam dada. .

Saya jadi teringat lagi, beberapa waktu lalu belajar tentang fitrah seksualitas di kelas bunsay iip. Salah satu materinya adalah rahasia mengapa manusia (dan juga malam-siang, hewan, tumbuhan) diciptakan berpasang pasangan. Karena ternyata meskipun disebut sebagai ciptaan paling sempurna, kita masih membutuhkan orang lain untuk saling melengkapi. Untuk saling mendukung satu sama lain. Berbeda dari Allah Yang Esa. .

Ah ya, maafkan ceracau tak jelas saya malam ini. Saya hanya ingin mencatatkan hikmah penting yang saya pelajari hari ini :) . .

#day1
#level11
#odop56

"Shape Land" .

Beberapa waktu yang lalu, saya dan irsyad bermain lompat geometri.
Gunting-tempel geometri di lantai dan kemudian mengajak irsyad melompat dua kaki untuk menginjak bentuk yang disebutkan bunda berganti ganti. .

Meski belum 100% benar, setidaknya bisa mengenalkan geometri. Dan ia bisa bergembira berlatih melompat dengan dua kaki :) .

Namun ternyata, geometri geometri ini menjadi inspirasi. Tentang kisah yang mungkin bisa membantunya membangun kepercayaan diri.
Bahwa setiap pribadi sesungguhnya unik sehingga tak perlu iri.
Dengan rumput tetangga yang mungkin terlihat lebih hijau dan hepi. .

Kisahnya, pada suatu hari..
Ada sebuah segitiga yang termenung sendiri.
Meratapi nasibnya sebagai segitiga yang nampaknya kurang memberi arti. .

Ia melihat kepada lingkaran,
"Ah, andaikan aku menjadi dia. Bisa dengan mudah berkelana. Menggelinding kian kemari dengan gembira." .

Ia pun mencoba menggelindingkan tubuhnya. Namun sia sia. Malah tersangkut sudutnya. Membuat tubuhnya lukaluka. .

Ia termenung lagi. Kali ini melirik persegi.
Ah, senang sekali jika aku menjadi persegi. Begitu banyak orang membutuhkan dan mencintai. Di mana mana kulihat persegi.
Pada meja, jendela, pintu, dan juga lemari. Semuanya persegi. .

Sedangkan aku, sepertinya tidak ada orang yang membutuhkan bentuk tiga segi. .

Namun tiba tiba, hujan mengguyur bumi. Semua bentuk di taman geometri berlari lari untuk melindungi diri. Mereka berkumpul di dalam sebuah persegi raksasa. Namun kuyup masih melanda. .

Hei! Bukankah atap rumah berbentuk segitiga?
Maka gembiralah segitiga. Segera meloncat ke atas persegi. Hingga semuanya tak basah lagi. .

Ah ya, ternyata, tak harus menjadi sama seperti. Karena setiap makhluk memiliki peranan spesialnya sendiri sendiri :) .

#day7
#kuliahbunsayiip
#odop55
#irsyadplaytime
#grabyourimagination

"Precious" .

Akhir akhir ini, setiap kali mendongeng irsyad seringkali meminta untuk dibukakan dan dibacakan halaman yang sama persis di buku-buku tertentu. Berulang ulang.
Tidak boleh tidak. Harus yang itu. .

Yang menarik, halaman yang diminta pasti memiliki unsur yang sama.
Yakni halaman yang ada sosok seperti "bunda" atau sosok seperti "ayah", atau halaman yang memuat sosok seperti keduanya. .

Kemudian ia akan berceloteh dengan riang sembari tertawa, "da!" Sembari menunjuk gambar bunda. Atau "ayah!" Sembari menunjuk gambar ayah. .

Saya menjadi merenung. Bahwa bagi anak anak, ternyata begitu besar arti ayah dan bundanya. Mungkin, bahkan bagi mereka, tidak ada yang lebih berharga dibandingkan keduanya.. :" . .

Ah ya, semoga meski masih penuh kekurangan dan cela, semoga bunda bisa senantiasa menjadi your first love ya naak.. :"* .

#day6
#kuliahbunsayiip
#odop54

"Bertumbuh" .

Hari ini alhamdulillah berkesempatan belajar sekaligus berbagi di event #CeritaCinta yang digagas oleh sepasang guru, mentor, dan marriage coach, yakni pak @noveldy dan bunda @nuniknoveldy penulis buku "Menikah untuk Bahagia" :) .

Sepasang suami-istri inspiratif yang telah membantu banyak pasutri untuk lebih berbahagia dalam kehidupan pernikahannya.. :) Dan beliau berdua inilah, yang sesungguhnya menjadi salah satu "energi" hingga akhirnya saya bisa menyelesaikan buku pertama saya :"
Melalui kisah2 beliau berdua mengenai realita yang ada, membuat saya menjadi menguatkan "reason" yang saya miliki untuk meneguhkan hati menyelesaikannya πŸ˜…
(Terimakasih banyak pak indra dan bundaa.. semoga Allah memberkahi selalu keluarga bunda :)) .

Tema kali ini adalah "Love is a verb". Bahwa cinta, adalah kata kerja. Bukan kata benda. Maka diperlukan usaha dan kerja aktif untuk mewujudkannya. Baik itu mencintai, ataupun berusaha menjadi pribadi "berlian" untuk dicintai. Being loveable. Menjadi seseorang yang terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja. .

Salah satu kisah dan pembelajaran penting yang saya dapatkan sebagai highlight hari ini adalah mengenai "growth gap".
Betapa growth gap antar pasangan ternyata bisa memberikan efek yang sangat tidak sehat dan bahkan berdampak kepada anak. Ketika salah satu pasangan tumbuh dan berubah melesat ke arah yang lebih baik, sementara yang lainnya masih jalan di tempat, maka akan semakin memperbesar gap yang ada. Maka bertumbuh bersama sesungguhnya adalah salah satu tujuan luhur pembinaan keluarga. Dan semoga, bisa bersama bertumbuh hingga ke jannahNya :) .

Sebuah powerful question yang masih terngiang ngiang di kepala saya dari kelas hari ini adalah, "Apa satu hal penting yang hendak kamu ubah dari dirimu hari ini, hingga dirimu 5 tahun yang akan datang akan sangat berterimakasih kepada dirimu saat ini?" .

Ah ya, jangan sampai, diri kita 5 tahun yang akan datang, sama saja atau bahkan lebih buruk dari diri kita di hari ini. .

Karena bertumbuh, hakikatnya adalah fitrah dasar setiap makhluk ciptaan Allah :) .

#day5
#odop53

"Up and Down" .

Sometimes, life will be like this car, my son.
Sometimes up, sometimes down.
Sometimes climb, sometimes fall.
But, don't be afraid after all. . .

Because Allah will count every good deeds as a favor.
Either it is in your peak or your ground.
And He will always be there to be your savior. .

Laa haula wa laa quwwata ila billah.
Hasbunallah wa ni'mal wakil.
Ni'mal maula wa ni'man nasir. .

There is no power and no strength except with Allaah.
Allah is enough as our rescuer.
Allah is the best protector. . .

So what you have to do is just to be brave.
To climb up, and get up again whenever you feel like in grave. . .

Because our ultimate aim,
Neither the wealth nor the fame.
But the beautiful end of our lifetime :) . .

#day4
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#odop52
#grabyourimagination
#dongenghariini

"Kisah Kuku si Burung Hantu yang Pemberani" .

Pada suatu malam yang dingin, Kuku Si Burung Hantu tengah berputar-putar di perkampungan merasakan sejuknya semilir angin.
Ia bersiul siul dengan ceria, hingga matanya tak sengaja menangkap bayangan si Kirmin, pencuri dan pemburu yang dikenal berhati dingin. . "Astaghfirullah" pekiknya nyaring, yang hanya terdengar menjadi "Kukuk!!" di telinga manusia.
. "Si kirmin hendak mencuri di rumah kakek Karmin saat ia tak terjaga. Kakek baik hati yang senantiasa berbagi pada sesama." . "Apa yang harus kulakukan?" Risaunya.
"Tapi aku takut si Kirmin akan menembakku dengan senapannya dan membuatku terluka." .

Sementara itu, si Kirmin ternyata sudah berhasil membuka jendela rumah Kakek Karmin. Bersiap mengendap masuk tanpa izin. . "Gawat! Aku harus berbuat sesuatu. Namun, aku takut ia akan menembakku dengan senapan.."
.
"Tapi kasihan Kakek Karmin. Aku harus segera mengambil keputusan!" .

Maka Kuku si Burung Hantu segera melesat ke langit tinggi. Berputar putar mengelilingi rumah Kakek Karmin dengan berani. . "Kukuk! Kukuk! Kukuk! Kukuk!" ia mendekati atap rumah Pak Karmin dengan berisik.
Menciptakan kegaduhan agar Pak Karmin terjaga karena terusik. .

Pak Karmin masih terlelap pulas. Kuku berkukuk semakin keras. "Kukuk! Kukuk! Kukuk!" .

Alhamdulillah, Pak Karmin segera terjaga.
Tepat ketika si Kirmin tengah melangkahkan sebelah kaki ke dalam rumahnya. . "Hei! Siapa itu! Kau hendak mencuri ya?" Pak Karmin berteriak keras.
Si Kirmin pun menjadi pias. . "Maliing! Maliingg..!!" Pak Karmin menggambil sapu
Memukuli Si Kirmin dengan berjibaku. .

Si Kirmin ketakutan, lalu lari tunggang langgang.
Kuku si Burung Hantu hari ini telah menang. .

Mengalahkan ketakutannya untuk membela kebenaran :) . . .

Dongeng spontan rabu kemarin, dalam rangka menyelesaikan dongeng challengenya IIP. Diceritakan setelah Irsyad selesai melukis burung hantunya. .
Ternyata membuat dongeng spontan begini seru juga! :) Special thanks to @sarudiputra dari @enigamipapers yang mengajarkan pembuatan handpuppet dari kardus ini.. :) .

#day3
#tantangan10hari
#dongeng
#grabyourimagination
#irsyadplaytime
#kuliahbunsayiip
#odop51

IrsyadPlaytime#37: Feeding The Owl .

Alkisah, ada sepasang burung hantu kembar. Namun, meskipun kembar, setiap burung memiliki keunikan dan ciri khasnya masing masing. Burung yang satunya berwarna merah, dan yang satunya lagi berwarna biru. .

Sang burung hantu merah, harus memakan makanan yang berwarna merah. Dan burung hantu biru, harus memakan makanan yang berwarna biru. Jika makanan yang diberikan tidak sesuai dengan keunikannya, maka burung hantu ini akan sakit perut :'( .

Seperti halnya dengan manusia. Sesungguhnya Allah menciptakan setiap manusia unik. Dengan kelebihan, kekurangan, kekhasan, dan keunikannya masing masing. Memberikan "makanan" yang sama persis kepada setiap orang mungkin hanya akan membuatnya terluka. Pun dengan berusaha menyamakan dan membandingkan antara satu manusia dan manusia lainnya. Karena kebutuhan dan keunikannya berbeda beda, maka berusaha menerima keunikan serta perbedaan yang ada, barangkali adalah salah satu kunci ketenangan jiwa... . *** .

Beberapa bulan terakhir irsyad sedang suka sukanya dengan burung hantu. Maka, berbekal kotak bekas kue bolu, saya iseng membuatkan mainan memberi makan burung hantu dengan warna merah-biru. .
Sekaligus untuk membantunya mengenal dan membedakan warna dasar. Dengan ditambah dongeng sederhana tentang keunikan yang dimiliki setiap ekor burung, semoga bisa membantu untuk memberikan pemahaman bahwa setiap orang itu unik dan spesial :) .
.
.

#day2
#lessonlearnedtoday
#irsyadplaytime
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#grabyourimagination
#odop50

"How If There Is No Tomorrow?" .

Terkadang, kita terlalu sibuk berada di dalam masa antara.

Antara kemarin dan hari esok.

Antara memikirkan apa yang sudah terjadi atau mengkhawatirkan apa yang akan terjadi.

Sehingga lupa, bahwa kita masih memiliki hari ini. .

Terkadang, kita menjadi alpa tengah berada di dalam jeda.

Sehingga lalai bahwa masa telah bergulir begitu saja tanpa makna.
Dan tahu tahu, kita sudah berada di depan pintu.

Bimbang hendak mengetuk apa yang selama ini sesungguhnya ditunggu tunggu.

Karena sayangnya, datang tanpa persiapan buah tangan atau sepeser pun uang saku. .

Kemudian bertanya dalan gugu,

Ke mana saja selama ini aku melagu?

Bukankah masa tunggu sedemikian panjang dalam benakku,

Hingga aku bisa berkata dengan kepercayaan diri paripurna: esok insyaAllah akan kulaksana. .

Namun sayangnya, di penghujung senja,

Hati terhenyak sedemikian rupa.

Dan tak bisa lagi lidah berkata kata. .

Karena ternyata,
Esok sudah tak ada. .

Tapi untungnya, hari ini masih kupunya.
Lalu apa yang hendak kau perbuat hari ini, dinda?
Jika esok tak mungkin lagi menyapa? . .

#kontemplasi #odop49
#day1
#lessonlearnedtoday
#selfthought
#hijrahdantaubat
#bengkeldiri
@bengkel_diri

"Do It Yourself Thing" .

Salah satu kenangan masa kecil yang paling berkesan dan teringat hingga kini adalah ketika saya sering bebikinan segala macam sendiri. Mulai dari dompet, tas kecil untuk jalan jalan, mainan, boneka, bunga pajangan meja dari sedotan, celengan, tempat pensil, sepatu, gantungan kunci, dan lain sebagainya. Ada sebuah kebanggaan tersendiri ketika berhasil membuat dan memakai sesuatu yang dibuat sendiri. .

Mungkin, memori itulah yang membuat saya jadi suka sekali dgn inovasi dan menciptakan hal-hal baru hingga sekarang. Baik itu berupa kurikulum @alkhazini.school, buku dan mainan di @alkindikids, atau ketika dulu sempat berjualan sepatu lukis, kreasi flanel, coklat praline, dan lain sebagainya. .

Karena begitu berkesannya kenangan tersebut, saya ingin Irsyad merasakan hal yang sama. Kepuasan dan kebanggaan ketika bisa membuat sesuatu dari tangannya sendiri. .

Maka ketika menemukan buku DIY puzzle cardboard di BBW tahun lalu, langsung diboyong pulang. Meski anaknya masih bayi 6 bulan πŸ˜… ternyata sekarang baru bs mainan ini. Meski teteup emaknya yang bikin anaknya yang main. .

Beberapa waktu lalu juga saya sedang suka sukanya dgn metode Montessori. Berhubung harga aparatusnya yang mihil, saya jd ingin bikin sendiri. Ehh g sengaja scrolling2 liat postingan temen dari @enigamipapers yang biasa bebikinan dr limbah kertas. Pas saya tanya, apakah bs buat aparatus montessori? Dan ternyata bisa! Waah senang sekalii. Segera deh ajak @iimc.id bikin konsep untuk buat workshop sekalian biar yg bs belajar lebih banyak. Yukk belajar sama sama! :) .

Siapa tau anak2 yg diajak bebikinan di rumah bersama bunda, kelak akan menjadi innovator yang mendunia.
Investasi bukan hanya ttg ilmu dan mainannya, tp lebih kepada bagaimana membangun karakter kreatif ananda.
. .
Daftarnya di s.id/DIYMontessori yaa :) .

#day6
#thinkcreative
#diymontessori
#diytoys
#odop48
#irsyadplaytime

"Creativity in Public Speaking" .

Salah satu "ujian" kreativitas yang menurut saya cukup menantang (karena yg paling menantang bagi saya adalah negotiating with my own strong-willed boy πŸ˜‚πŸ˜‚) adalah ketika berbicara di depan umum.
Dengan waktu yang sangat sempit (hanya hitungan detik), dalam tatapan puluhan atau bahkan ratusan mata, kita harus bisa mengeluarkan kata kata yang tepat dan bermakna. Syukur syukur jika bisa menyentuh hati atau menggugah pemikiran para audiens. .

Jika kata bunda @annisawidayati #annisa100 di kelas #publicspeaking @bengkel_diri , dikatakan bahwa, "Public Speaking yang baik mampu mengubah dunia." .

Dan saya, percaya akan hal ini. Setidaknya, public speaking yang baik mungkin akan mampu mengubah "dunia" salah satu, dua, tiga, empat, belasan, atau bahkan puluhan audiens. Yang kemudian para audiens ini memberikan efek domino kepada keluarganya, tetangganya, lingkungan kerjanya, dan lain sebagainya. .

Maka, ketika mendapat sebuah kesempatan emas untuk "menyentuh" hati dan pikiran dari atas panggung, saya mensyukurinya. Dan berharap, semoga beberapa menit atau jam di atas panggung bisa menjadi salah satu ladang dakwah dan pahala. .

Seperti di foto ini. Sebuah kenangan dari awal bulan Februari lalu, ketika alhamdulillah mendapat kesempatan dan kepercayaan menjadi MC di acara team building P3DI (Perkumpulan Pemilik dan Pengelola Daycare Indonesia). .

Sebuah kesempatan "naik panggung" pertama kali semenjak melahirkan :" Terakhir kali naik panggung, sepertinya medio 2016 dengan kondisi perut buncit hamil 7 bulan, untuk mengisi sebuah acara di Fakultas Teknik UI. Hampir 2 tahun vakum ternyata. Hahaha. .

Dan menurut saya, ada 3 hal yang penting untuk diasah dalam konteks kreativitas dalam public speaking: persiapan, kepekaan, dan latihan.
.
Pertama, dengan menyiapkan poin2 penting yang hendak disampaikan sblm naik panggung, termasuk flow dan "stok" pilihan ice breaking dan lain sebagainya.
Kedua, mengasah kepekaan akan kebutuhan dan kondisi audiens,
Terakhir, mengumpulkan jam terbang agar semakin lancar :) .

#day5
#bengkeldiri
#kuliahbunsayiip
#tantangan10hari
#thinkcreative
#tugaskuliahbengkeldiri
#odop47
#nugaslagi
#rapeltugas πŸ˜‚

"Kreativitas dalam Konflik" .

Dalam mengelola hub antar-manusia, seringkali banyak perbedaan yang ditemui. Entah itu berupa perbedaan karakter, sudut pandang, visi, preferensi, nilai dan prinsip, dsb. Seringkali, perbedaan semacam ini akan menimbulkan friksi atau konflik. Baik dlm hubungan rumah tangga, antar-partner kerja, antar tetangga, antara orangtua-anak, dst. .

Namun, sesungguhnya, saya menyadari bahwa terutama dalam urusan rumah tangga, konflik kadangkala merupakan salah satu pintu menuju semakin kompaknya frekuensi pemikiran dan jiwa antara pasangan. Dengan catatan, jika konflik ini bisa tertangani dan terselesaikan dengan baik. Karena biasanya, konflik muncul karena adanya "pendaman" ketidakselarasan pemikiran (dan juga perasaan) antara kedua belah pihak. Ketika berkonflik, akan terjadi pertukaran rasa dan pikiran antara dua insan, sehingga jika benang kusut ini teruraikan dengan baik, insyaAllah akan sama2 semakin lapang hati dan pikiran :) .

Maka dari itu, di buku "Menemukan Pangeran Impian", Manajemen emosi dalam konflik merupakan salah satu skill yang menurut saya perlu dipelajari dan dilatih sebelum memasuki dunia pernikahan. Dan jujur saja, ternyata, ketika berkonflik, pikiran jernih dan kreativitas untuk menyelesaikan masalah sgt dibutuhkan. Jd kreativitas bkn hanya ttg seni&kriya semata, namun jg dlm hub antar-manusia. .

Berikut ini beberapa tips saya pribadi untuk membantu manajemen konflik dalam rumah tangga.
.
✨ Sebelum konflik
>> Buat perjanjian: misalkan konflik harus selesai sblm tidur atau sebelum pergi berpisah keluar rumah
.
✨ Ketika konflik (tips sy sebagai istri, di buku MPI hal.91)
>> 1. Jangan berkata2 saat marah
2. Tenangkan dulu diri sendiri. Entah dgn wudhu, istighfar, dsb
3. Berusaha tetap logis dn objektif
4. Refleksi dan evaluasi diri dulu. Berusama memahami sblm minta dipahami
5. Self healing first, lalu memaafkan terlebih dahulu, dan minta maaf terlebih dahulu.

Susah? Memang πŸ˜‚πŸ˜‚ Tapi biasanya, dalam sebagian besar kasus, alhamdulillah berhasil baik.
.
✨ Setelah konflik
>> Setelahnya, berusaha maksimal menjadi lebih baik. Memperbaiki poin2 yg setelah dievaluasi mjd kekurangan :) #day4 #tugasmenejemenkonflikbengkeldiri

"Creativity in Guilt" .

Well, dua hari terakhir alhamdulillah saya belajar sesuatu. Bahwa mungkin kadangkala, diperlukan suatu kondisi yang mungkin kurang mengenakkan untuk bisa menumbuhkan kreativitas. Seperti saat saat terdesak, saat jatuh, saat berada dalam masalah, saat kecewa, atau, seperti yang saya alami, saat merasa bersalah. .

Semua ini bermula dari perasaan super bersalah namun membahagiakan yang muncul periodik setahun sekali gara2 event @bbwbooks_id. Dgn modus riset dan investasi masa depan (padahal pada kenyataannya mamak2 ini hanya tak mampu membendung antusiasme untuk menyalurkan hasrat beli buku terutama buku anak), ternyata saya masih saja khilaf, meski sudah tahun ketiga πŸ˜‚ .

Khilaf berfaedah. Kalau kata salah seorang mamak mamak di instagram. Yang insyaAllah jika diniatkan dengan benar, semoga belanja buku para buibu demi mencerdaskan buah hatinya ini diridhai dan diberkahi oleh Allah :" .

Dan well, karena sudah dua tahun khilaf, maka tahun ini saya mencoba melakukan hal baru: berburu buku di bbw sekaligus membuka jastip. .

Dan ternyataa.. membuka jastip itu perjuangannya betul2 masyaAllah :" butuh ketangguhan baja baik materi maupun immateri, fisik maupun mental. Saya salut sekali kepada para buibu yang tangguh buka jastip tdk hanya satu ronde. Apalagi dalam kondisi hamil atau sambil bawa anak yang masih masa menyusui. .

Dan well, meskipun telah buka jastip, saya pribadi ternyata masih (atau malah tambah) khilaf πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ .

Dan kemudian ketika sy merasa semakin bersalah, ternyata perasaan ini kemudian mendorong saya untuk memaksimalkan resources yang ada dengan sebaik mungkin. Mencari gagasan dan peluang yang tersembunyi, agar saya tak menyesal dn bs memaksimalkan kebermanfaatan yang ada. .

Dari pengalaman ini, saya belajar beberapa hal.
Yang pertama, untuk berani mencoba. Kalau saya pribadi, akan lebih menyesal jika tidak mencoba daripada mencoba namun belum berhasil. Karena ketika mencoba, pasti akan ada pengalaman dan pembelajaran tambahan yang bisa didapatkan. .

Dan yang kedua, bahwa kondisi tidak enak kadangkala merupakan blessing in disguise. Berkah yang tersembunyi. Hanya tinggal kita hendak menemukannya/tidak :) #Day3 #odop45

Most Popular Instagram Hashtags