ngopinyastro ngopinyastro

736 posts   2,327 followers   254 followings

KOMUNITAS NGOPINYASTRO  Taman terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi budi lagi bahasa. Yo ngopi, yo nyastro! • Saling sapa: 085648458885 ngopinyastro@gmail.com

.
AMABAKDU Kopibasi Rehearsal
Sesudah itu…. “Aku akhirnya sampai di meja judi, di bawah sini ada niat - di hadapanku, hadapanmu, di muka meja ada peruntungan”,- Amabakdu
Amabakdu adalah ancangan, sebuah jawaban untuk menyambut seruan eureka!
Salam, Kami mau curhat.
Di
Rabu, 29 Agustus 2018
19.30 – 23.00 WIB
Lab. Karawitan, FBS, Universitas Negeri Yogyakarta

Didukung oleh:
Komunitas Ngopinyastro
Studio Pertunjukan Sastra
KMSI UNY
#bidadariuny x #bidadariugm #datangchallenge #puisi #kopibasi #musikalisasipuisi #sastra #amabakdu #bakdi #bakdahu #bakdaha #omiintannaomi #jokopinurbo #dorothearosaherliany #hastaindriyana #musik #musikjogja #huhumyk #bahasa #kmsi #sasindo #uny

UNDANGAN TERBUKA
MALAM NGOPINYASTRO KE-54 .

Jika pada dasarnya nasib adalah segala sesuatu yang berlaku di atas diri sendiri mungkinkah nasib bisa ditentukan oleh kita sendiri, dik?

Puisi untuk adik

apakah nasib kita akan terus seperti

sepeda rongsokan karatan itu?

o… tidak, dik!

kita akan terus melawan

waktu yang bijak bestari

kan sudah mengajari kita

bagaimana menghadapi derita

kitalah yang akan memberi senyum

kepada masa depan

jangan menyerahkan diri kepada ketakutan

kita akan terus bergulat

apakah nasib kita akan terus seperti

sepeda rongsokan karatan itu?

o… tidak, dik!

kita harus membaca lagi

agar bisa menuliskan isi kepala

dan memahami dunia
(Wiji Tukul) .
Nasib menantimu di @bjongngopi , 30 Agustus 2018, pukul : 19.00-23.00 .

Salam Sastradisindonesia
artwork by: @jeesurya
.
#ngopinyastro #anjangsana #puisi #sastra #cerpen #art #jogja #coffee #oaoe #seni #event #yogyakarta #literasi

Pada tahun 2006, Paul Auster pernah menulis sebuah esai bertajuk Talking to Stranger yang kemudian disertakan dalam antologi esai yang dikuratori Toni Morrison dengan judul Burn This Book (HarperCollins). .

Dalam esainya, Auster mengemukakan bahwa impuls manusiawi yang paling mendasar adalah kebutuhan untuk membuat, menciptakan, dan menemukan. .

Selanjutnya Auster membuka pertanyaan yang kemudian dijawabnya sendiri: Apa tujuan karya seni, terutama fiksi, yang bisa dikatakan sebagai kontribusi nyata bagi dunia? Buku tidak pernah memberi makan anak-anak kelaparan; buku tidak pernah bisa menghentikan peluru yang melesat dan merajam tubuh korban yang berdosa, dan buku tidak pernah mencegah bom agar tidak jatuh di tengah peperangan. . . "Beberapa orang mengira bahwa dengan memberikan apresiasi tinggi pada seni, maka kita akan jadi manusia yang baik--lebih adil, lebih tahu diri, lebih sensitif, lebih pengertian. Mungkin itu ada benarnya--dalam kasus-kasus langka yang terisolasi. Jangan lupa bahwa Hitler juga di masa mudanya adalah seorang seniman. Para Raja lalim dan diktator bahkan rajin membaca novel. Bahkan para pembunuh di penjara juga gemar membaca novel. Maka siapa yang bisa mengklaim bahwa orang-orang itu tidak mendapat kepuasan yang sama dari membaca buku seperti kita? . . "Dalam kata lain, seni itu tak ada gunanya; setidaknya bila kau sandingkan dengan, misalnya, pekerjaan seorang tukang ledeng, atau seorang dokter, atau seorang insinyur rel kereta api. Namun apakah ketidak-bergunaan itu hal yang buruk? Apakah karya seni seperti buku dan lukisan dan musik lantas jadi hal-hal yang membuang waktu hanya karena mereka tidak memiliki kegunaan praktis? Banyak yang berkesimpulan begitu. Tapi kemudian, Auster mengajukan argumen bahwa justru fakta bahwa seni tidak memiliki kegunaan praktis adalah alasan kenapa ia mempunyai nilai lebih; bahwa penciptaan seni adalah hal yang membedakan kita dari makhluk-makhluk lain yang hidup di planet ini; bahwa seni, singkatnya, adalah hal yang mendefinisikan kita sebagai manusia.
.
. .... Piye menurutmu? . (Sumber: Fiksi Lotus)
#paulauster #esai #sastra #ngopinyastro #novel

#Repost @rhyhusaini (@get_repost)
・・・
TUMBUKAN ZAMAN DAN WAKTU DI FESTIVAL KESENIAN YOGYAKARTA (FKY)
.
Jiwa-jiwa mereka lalu datang. Kilat bait berkala menyambut roh mahalampau saling silang merasuk semen dan pilar panggung pertunjukan. Demi apapun yang dahulu pernah bersitegang, lembar-lembar buku kemudian terbuka menjelma zaman yang teraduk-aduk. Kata demi kata merupa fotokopian arwah yang melilit pada urat-urat pemain pertunjukkan.
.
Dunia ini tertawa, manusia ini menangis, jantung ini terhenti, sastra ini membeku, puisi ini mengkerut, semua orang terlihat menenteng kegelisahan di haribaan kemurnian hatinya masing-masing. Semua suara-suara penyair lampau itu lalu berpindah ruang dari beranda zamannya masing-masing ke jantung para pemain pertunjukkan, lalu mengerat, menyumpal, menuntun laku demi laku para pemain di atas panggung.
.
Kemudian, begitu segalanya telah bersekutu dengan dupa-dupa dan suara megatruh mantra. Kata-kata "kini" yang berselirak di bangku penonton kemudian kami curi untuk kami benturkan pada bilik-bilik adegan:
.
@indriankoto : Makan
Ahmad syabil : Raphsody
Unknown: Ibu
@alfinrizalisme : Mungkin
Unknown : Bajingan
.
"Makan raphsody ibu mungkin bajingan".
.
Tumbukan dua komposisi zaman itu kemudian muncrat menjadi mahapijar yang membuat para pemain pementasan bersorai dirasuki keriuhan. Dari buku suci yang berlumur bunga-bunga pada pura, jelaga dupa dan mantra, akhirnya tiap gimmick pertunjukkan pecah menjadi makam bagi para pemain untuk dapat khyusuk beranjangsana di zaman lalu juga kini.
.
Doa demi doa lalu datang, amanah demi amanah turun, dan para pemain sepertinya sudah cukup menjadi berlagak ilmuwan waktu untuk mengotak atik puisi di atas preparat zaman dan membentur-benturkannya. Maka, demi apapun yang sudah bersitegang di sana, FKY telah menjinjing kami pada dimensi benturan waktu yang luhur. Terimakasih untuk semua yang mengerat, terimakasih untuk semesta yang mengijinkan, terimakasih untuk seluruh apresiator malam itu.
.
Akhir kata, salam dari kami @ngopinyastro , sampai bertemu di perjumpaan puisi lainnya.
.
Rhy Husaini
.
Pemain:
@riskakahiyang
@jeesurya
@nisarizkya
@adikakida
Musik:
@rhyhusaini
.
Pict by: Dokumentasi FKY

#Repost @rhyhusaini (@get_repost)
・・・
TUMBUKAN ZAMAN DAN WAKTU DI FESTIVAL KESENIAN YOGYAKARTA (FKY)
.
Jiwa-jiwa mereka lalu datang. Kilat bait berkala menyambut roh mahalampau saling silang merasuk semen dan pilar panggung pertunjukan. Demi apapun yang dahulu pernah bersitegang, lembar-lembar buku kemudian terbuka menjelma zaman yang teraduk-aduk. Kata demi kata merupa fotokopian arwah yang melilit pada urat-urat pemain pertunjukkan.
.
Dunia ini tertawa, manusia ini menangis, jantung ini terhenti, sastra ini membeku, puisi ini mengkerut, semua orang terlihat menenteng kegelisahan di haribaan kemurnian hatinya masing-masing. Semua suara-suara penyair lampau itu lalu berpindah ruang dari beranda zamannya masing-masing ke jantung para pemain pertunjukkan, lalu mengerat, menyumpal, menuntun laku demi laku para pemain di atas panggung.
.
Kemudian, begitu segalanya telah bersekutu dengan dupa-dupa dan suara megatruh mantra. Kata-kata "kini" yang berselirak di bangku penonton kemudian kami curi untuk kami benturkan pada bilik-bilik adegan:
.
@indriankoto : Makan
Ahmad syabil : Raphsody
Unknown: Ibu
@alfinrizalisme : Mungkin
Unknown : Bajingan
.
"Makan raphsody ibu mungkin bajingan".
.
Tumbukan dua komposisi zaman itu kemudian muncrat menjadi mahapijar yang membuat para pemain pementasan bersorai dirasuki keriuhan. Dari buku suci yang berlumur bunga-bunga pada pura, jelaga dupa dan mantra, akhirnya tiap gimmick pertunjukkan pecah menjadi makam bagi para pemain untuk dapat khyusuk beranjangsana di zaman lalu juga kini.
.
Doa demi doa lalu datang, amanah demi amanah turun, dan para pemain sepertinya sudah cukup menjadi berlagak ilmuwan waktu untuk mengotak atik puisi di atas preparat zaman dan membentur-benturkannya. Maka, demi apapun yang sudah bersitegang di sana, FKY telah menjinjing kami pada dimensi benturan waktu yang luhur. Terimakasih untuk semua yang mengerat, terimakasih untuk semesta yang mengijinkan, terimakasih untuk seluruh apresiator malam itu.
.
Akhir kata, salam dari kami @ngopinyastro , sampai bertemu di perjumpaan puisi lainnya.
.
Rhy Husaini
.
Pemain:
@riskakahiyang
@jeesurya
@nisarizkya
@adikakida
Musik:
@rhyhusaini
.
Pict by: Dokumentasi FKY

KOKO BAKO (Konco-Konco Nyumbang Konco) .

Yah, sebenarnya apalah amal paling puisi selain doa? Maka dari itu, sungguh suatu kehormatan mendapat ajakan kawan-kawan untuk berdoa bersama, menggemakan cinta untuk kawan-kawan di Lombok pada Semesta dengan doa masing-masing. .

Besok di @bjongngopi akan digelar amal untuk konco-konco di Lombok. Yuk pro konco, bareng-bareng donga dinonga. Acara dimulai jam tiga sore sampai selesai. Boleh menyumbang apa saja, yang penting ikhlas. 😊 .
#bjongngopi #kokobako #gempalombok #prayforlombok #konco

Nanti malam, sekiranya puisi akan bersahutan di Kampung Mataraman. . .
#fky30 #sastrafky #semelahsemeleh

Ibadah puisi kami, wujud sesembah pada ibu bumi. -
-
-
Dokumentasi Ngopinyastro dalam acara Semarak Karya Desa #1
Ds. Kemanukan, Kec. Bagelen, Purworejo.
-
-
in frame : @lindawars @adjievaleria_
Musik : Bayu
-
-
#ngopinyastro #performart #purworejo #literature #puisi

NGOPINYASTRO ULANG TAHUN KE 7 - YUK NGOPI YUK NYASTRO. -
-
Ucapan dan doa masih terus mengalir. Kali ini seorang seniman muda yang tidak diragukan lagi kiprahnya di bidang environmental art yaitu @wisnu_ajitama -
-
Terima kasih untuk background videonya yang bikin adem mas. Hehehe, yang terutama terima kasih untuk apresiasinya, doa doanya, dan segala bentuk harap yang terucap pun tidak. -
-
Salam Sastradisi Indonesia 🙏
-
-
#ngopinyastrotasyakuran #ulangtahun #sastra #yogyakarta

Terima kasih atas kehadiran Bapak, Ibu, serta kawan-kawan yang telah menjadi bagian keluarga kami. Berikut doa dan harapan yang semua bawa dari rumah, dan terapal di rumah kami Ngopinyastro. -
-
Semoga seiring doa kami dapat mewujudkan apa yang menjadi harapan pribadi serta harapan di luar kami. Terlebih lagi, pada angka berikutnya, semoga kami dapat berkumpul dengan keluarga yang belum sempat datang. -
-
Terima kasih untuk sekali lagi. 🙏
-
-
-
#ngopinyastrotasyakuran #ulangtahun #sastra #yogyakarta

NGOPINYASTRO ULANG TAHUN KE-7 - YO NGOPI YO NGOPINYASTRO -
-
"After belief is a liability even if it is in art"_FJ Kunting -
-
-
Begitulah kiranya @fjkunting berbicara tentang hidup, diri, dan kesenian. Sebagai seniman (performance art) kiranya mas Kunting tahu doa macam apa yang paling dibutuhkan Ngopinyastro untuk diijabah Tuhan. hhehe -
-
-
Terima kasih untuk kesekian kali, selama ini turut menjadi saksi dan merawat silaturaahmi yang senantiasa dimulai dengan doa, berdoa, dan diakhiri dengan doa. -
-
Salam Sastradisi Indonesia 🙏
-
-
#ngopinyastro #ulangtahun #sastra #literature #art #jogja #coffee #panjangumur

Most Popular Instagram Hashtags