[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

moslemcyberarmy moslemcyberarmy

1448 posts   53812 followers   1 followings

Berita Ummat Islam  "MELIHAT BERITA DARI SUDUT YANG BERBEDA" "Be The Best Muslim" #SHAREBIARSEMUATAHU BUDAYAKAN BACA CAPTION 👥KERJASAMA: DM ⤵Follow Akun

http://sekelasinfo.id/

Pada hari raya Idul Fitri, biasanya kebanyakan orang akan merayakannya dengan penuh kegembiraan.Sebab, Idul Fitri merupakan hari kemenanganbagi para umat Muslim yang berhasil melawan hawa nafsu selama satu bulan penuh.
.
Belanja Untuk Lebaran, Anak Yatim Ini Menangis Karena Ingin Beli Al Quran, Kisahnya Menyentuh Hati Biasanya, kemenangan itu ditandai dengan membeli baju baru untuk dibeli di hari raya.Hal itu biasanya dilakukan para orang tua untuk anak-anaknya yang berhasil berpuasa.
.
Para anak-anak pun akan antusias dengan mengenakan bajubaru mereka di hari lebaran.Namun, berbeda dengan anak gadis yang satu ini.Ia memilih membeli barang lainnya, dibanding baru baru pada hari raya.Gadis itu memutuskan untuk membeli barang tersebut karena barang itu merupakan barang yang sangat ia idamkan.
.
Selama ini ia sangat ingin membelinya, tapi ia tak punya uang sebesar itu.Ia pun urung membeli baju lebaran, dan beberapa makanan untuk lebaran demi membeli barang itu.Barang tersebut tak lain adalah sebuah Al-Quran.Kisah itu dibagikan oleh pemilik akun Facebook Roel Mustafa.
.
Begini kisahnya :Menangis karena ingin Al quran.Belanja bareng yatim kemarin nyisain cerita yang selalu bikin saya menghisabi diri.Saya dampingin 2 orang anak yatim. Namanya Sifa dan Bule.
.
Sifa Fauziah, usianya sekitar 14 tahun, kelas 2 SMP di Sekolah Rakyat daerah Ancol, sudah 5 tahun ayahnya meninggal, sekarang dia tinggal bersama ibu dan 1 orang adiknya, waktu belanja kemarin dia sempat nangis sambil memegang alquran,"Syifa ko nangis?" Tanya saya"Pengen beli Qur'an kak, tapi mahal banget" Jawab dia sambil menghapus airmata dengan kerudungnyaTernyata dia pengen banget beli Quran itu tapi harganya lumayan mahal buat dia.
.
"Kalo Syifa beli Qur'an berarti syifa nggak bisa beli baranglain buat ibu sama adek di rumah.. gimana ya kak, syifa bingung..?"Syifa nggak bisa nutupin tangisnya, kerudungnya basah banget buat ngusap air matanya, ...."Ahh nih anak bikin gua nangis di tempat umum..." ujar saya dalam hati.
.
Kalo dia beli Quran, berarti dia nggak bisa beli barang lain yang sebelumnya udah dia pilihin buat ibu dan adiknya.Sementara di keranjang belanjanya saya liat....... Bersambung👇👇👇

REPUBLIKA.CO.ID, Ibrahim mencoba mengenang saat-saat dulu dia dan saudaranya mengisi waktu-waktu mereka saat Ramadhan. Seperti kebanyakan umat Islam lain, mereka buka puasa di masjid, lanjut Shalat Isya dan Tarawih kemudian sahur bersama keluarga.

Anak-anak, orangtua dan perempuan di waktu Ramadhan ramai mengisi masjid-masjid di kota Sittwe, negara bagian Rakhine, Myanmar. Memakai gamis, memakai kerudung dan atribut lainnya.

Salah satu masjid yang ramai yaitu Bormosjid atau disebut Masjid Jami’ Sittwe yang menjulang besar di tengah kota. Masjid tua itu berusia hampir 400 tahun, sumbangan dari kerajaan Islam di India.

Saat hari raya, umat Islam Sittwe, yang mayoritas Rohingya, merayakan bersama dengan keluarga. Mereka saling berkunjung satu sama lain.

Namun, bagi Ibrahim itu semua sekarang menjadi cerita masa lalu. Ibrahim termasuk beruntung karena masih bisa menyelesaikan studinya di universitas di Sittwe. Namun saat ini ia harus membantu banyak saudaranya yang tinggal di kamp pengungsian.

Pascakonflik 2012, bagi Muslim Rohingya di Sittwe, tidak ada lagi romantisme Ramadhan seperti dulu. Semua masjid di Sittwe ditutup dan Muslim Rohingya dilarang untuk bepergian ke kota, terkungkung dalam pagar-pagar berduri yang mengelilingi tempat pengungsian. “Sudah lima tahun berlalu pascakonflik, namun situasi tidak banyak mengalami perubahan," katanya seperti dimuat dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (24/6). Kondisi desa-desa Rohingya yang mengelilingi kamp-kamp pengungsian semakin menurun daya dukungnya, akibat kebijakan pembatasan bergerak. Ini membuat warga Rohingya sulit mencari pekerjaan, bercocok tanam atau menjual hasil buminya. "Bahkan, saat ini antara kondisi penduduk desa dan pengungsi yang ada di barak tidak ada perbedaan, keduanya sangat memerlukan bantuan kemanusiaan,” ujar relawan PKPU yang menghabiskan sebagian besar Ramadhan ini di Sittwe, Deni Kurniawan.

Deni menambahkan, Ramadhan tahun ini kondisi pengungsi Rohingya semakin memprihatinkan akibat bersamaan dengan musim penghujan dan angin topan.
Bersambung👇👇👇

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pada Rabu (21/6) siang hari, Hafidz Faidi selaku fasilitator pemberdayaan Rumah Zakat Cabang Bekasi mengunjungi rumah Abdul Karja salah satu anggota usaha binaan Rumah Zakat. Abdul Karja Khaerudin merupakan seorang difabel netra yang memiliki semangat untuk mandiri lewat jualan telor asin.

Abdul Karja atau biasa dipanggil Bang Karja tinggal di Kampung Rawa Palangan RT01/06 Desa telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Cikarang Barat. Ia memiliki empat anak dari seorang istri bernama Partini. Mereka antara lain Hermawan (25 tahun), Muhamad Ridho (19 tahun), Nukhaila Khansa Azahra (4 tahun), dan Hikam Atalhanif Al Fatih (8 bulan). Usaha telor asin yang dijalani oleh Bang Karja, berawal dari ajakan teman dekatnya untuk bekerja sama. Bermodal dari pinjaman uang temannya yang juga pemasok telor bebek mentah, sedangkan Bang Karja sebagai produsen telor asin dan memasarkannya.

Berjuang menafkahi keluarganya dengan berjualan telor asin, beliau juga merupakan seorang hafidz Alquran dimana saat ini hafalannya sudah mencapai 15 Juz. "Alhamdulillah, Allah sudah mengkaruniakan kemampuan kepada Saya. Mampu untuk menafkahi Keluarga melalaui jualan telor Asin juga Saya dikasih kepercayaan untuk mengimami jamaah masjid,” ujatr Bang Karja kepada Fasilitator Rumah Zakat, seperti tertuang dalam siaran pers Jumat (23/6). Sekitar hampir dua tahun usaha telor asin dijalaninya, berbagai ujian dan tantangan yang dialami. Namun demikian, Bang Karja tidak mau menyerah, dengan melibatkan istri juga anaknya Ridho yang masih duduk di SMA kelas 2. Setiap hari mereka berkeliling memasarkan telor asin dari Cikarang Barat hingga Bekasi timur, menjajakan jualannya dengan berjalan kaki. "Dari Cikarang Barat hingga Bekasi timur kami jalan kaki, sudah rutin setiap hari dan sudah banyak yang jadi langganan. Alhamdulillah, setiap hari sekitar 100 sampai 150 butir telor asin terjual dengan harga Rp 3.000 per butir,” kata Bang Karja.

Menginjak ke tiga tahun kerja sama usaha telor asin mendadak berhenti karena teman Bang Karja sebagai ....... Bersambung👇👇👇

JAKARTA -- Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif memastikan, FPI akan menggelar takbiran keliling di seluruh wilayah, termasuk Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan demi syiar Islam dan menjaga kearifan lokal.

Menurutnya, untuk takbiran kali ini akan difokuskan di kawasan Petamburan dengan rute Petamburan-Slipi- Cawang- Otista- Kampung Melayu-Senen-Gunung Sahari-Mangga Dua-Kota-Glodok-Harmoni-Hasyim Ashari-Tomang-Slipi lalu kembali ke Petamburan. Slamet menyebut takbiran kali ini akan diikuti sebanyak tiga ribu umat. "Untuk pemberitahuan ke kepolisian dan teknis di lapangan sudah diurus DPD FPI Jakarta," kata Slamet saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (24/5). Slamet menyayangkan sikap Kepolisian yang mengeluarkan imbauan pelaksanaan takbiran digelar di masjid saja, tanpa diperbolehkan turun ke jalan. Karena menurut Slamet, tugas kepolisian adalah mengamankan. "Ya, jika polisi terbatas personil kan bisa kerja sama sama ormas untuk mengamankan," jelas Slamet.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengimbau warga agar tidak melakukan aksi takbiran keliling saat merayakan malam Idul Fitri 1438 H. Polisi beralasan hal ini karena pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Himbauan itu disampaikan Polda Metro Jaya melalui surat edaran bernomor Peng/03/VI/2017 tentang himbauan Kamtibmas Pelaksanaan Takbir Malam Idul Fitri 1438 H di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya. Surat itu ditandatangani oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan pada Sabtu (16/6). Sumber: Republika
.
.
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam

Video uang senilai Rp 50-100 ribuan berserakan di karpet masjid ini heboh jadi perbincangan netizen.

Video itu diposting oleh akun Instagram Ustadz Yusuf Mansur yang terverifikasi.

Heboh Uang Ratusan Ribu Berserakan Di Masjid, Tak Disangka Ternyata Begini Kata Pak Ustadz

Tampak dalam video itu, uang pecahan Rp 50 ribu dilipat bersama uang pecahan lainnya.

Uang itu tergeletak begitu saja di karpet berwarna hijau.

Kemudian kamera berjalan, dan menemukan lagi uang pecahan Rp 100 ribu dua lembar yang tergeletak tak jauh dari uang sebelumnya.

Lalu di dekatnya, ada lagi uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu dengan jumlah beragam.

Lalu kamera menyorot secara keseluruhan ruangan masjid.

Ternyata karpet di masjid itu dipenuhi oleh lembaran uang.

Terlihat para jamaah masjid ada yang sedang berdiri dan ada pula yang duduk, dan beberapa masih shalat.

Kebanyakan jamaah mengenakan seragam yang serupa.

Meski banyak uang berserakan di masjid itu, namun tak ada seorang pun yang mengambilnya.

Uang itu dibiarkan begitu saja, bahkan ada seorang jamaah tampak merogoh kantungnya dan meninggalkan uang di tempat ia shalat.

Rupanya, uang itu merupakan sedekah para jamaah masjid usai melaksanakan shalat.

Hal itu juga dijelaskan oleh Ustadz Yusuf Mansur pada keterangan videonya.

Video itu direkam di Masjid Daihatsu Sunter.

Ini keterangan video yang ia tulis :
Heboh Uang Ratusan Ribu Berserakan Di Masjid, Tak Disangka Ternyata Begini Kata Pak Ustadz "Duit berserakan, hehehe, di karpet masjid.

Sedekahnya jamaah masjid daihatsu sunter.

Semoga diterima Allah ya.

Ini sedekah saya ga bawa pulang.

Saya mah hanya menyeru," tulisnya pada keterangan video.

Video itu langsung ramai dikomentari netizen.

Mereka salut dengan para jamaah di masjid itu yang tidak mengambil uang meski berserakan di karpet.

Selain itu, jumlah sedekah yang diberikan jamaah juga luar biasa.

Jika biasanya kebanyakan hanya mengeluarkan sedekah dengan uang kecil hasil kembalian, beda halnya dengan jamaah di masjid ini.

Video itu memberikan pelajaran bahwa jangan tanggung untuk bersedekah.

Sepertinya, Ustadz yusuf Mansur baru saja memberikan ceramah shalat Jumat di masjid tersebut.

Gambar-gambar dan rekaman video itu bersama ribuan kali online sejak itu tersebar pada hari Selasa, 20 Juni 2017

The Independent

Warga Kota Douma, Suriah berbuka puasa di tengah reruntuhan kota dan kecemasan serangan udara Rezim Bashar

Hidayatullah.com–Gambar-gambar berwarna warni menunjukkan penduduk Suriah sedang berbuka puasa di tengah-tengah reruntuhan Kota Douma menarik perhatian netizen dan dibagi secara luas secara online.

Foto melambangkan tekad dan keteguhan rakyat Suriah yang harus berhadapan dengan kematian dan kehancuran setiap hari.

Gambar-gambar dan video-video yang tersebar itu turut menunjukkan kota yang hancur di bagian luar Kota Damaskus yang dikuasai kelompok oposisi.

Acara iftar (buka puasa) itu diselenggarakan oleh Yayasan Adeleh, sebuah kelompok amal yang sebagian besarnya dikendalikan dari Turki.

Menurut laporan The Independent, beberapa warga terlihat sedang menikmati hidangan berbuka puasa, yang dijamu setelah terbenamnya matahari pada bulan Ramadan, termasuk anak-anak yang terlihat keriangan.

Adeleh mengatakan kepada kantor berita The Independent bahwa ia akan menyelenggarakan acara iftar itu sampai puncak perayaan Idul Fitri. “Kami selalu waspada ketika kami menganjurkan kegiatan seperti ini dari kemungkinan serangan udara, tetapi kami akan mengambil keuntungan dari perjanjian damai ini meskipun sebentar,” ujar Adeleh dikutip BBC.

Kota Douma menjadi medan pertempuran dalam konflik perang yang sudah berlangsung selama enam tahun (TribunPK)

Bulan lalu Turki, Rusia, dan Iran, menyepakati suatu perjanjian untuk memberlakukan empat zona aman di Suriah.
.
Menurut The Independent, Kota Douma menjadi medan pertempuran dalam konflik perang yang sudah berlangsung selama enam tahun. Kota ini, kini dikuasai kelompok oposisi Jaisyul Islam dan sudah berkali-kali mendapat serangan udara yang dilancarkan sejak 2012 dan dikepung oleh tentara pro Rezim Bashar al Assad dan sekutunya sejak 2013.edit/hidayatullah
.
.
.
.
#moslemcyberarmy | #beritaummatislam

Otoritas keamanan Arab Saudi telah “menggagalkan aksi teroris” yang berencana melancarkan serangan bom ke Masjidil Haram, Makkah, Jumat (23/6), demikian diungkap para pejabat di negara itu.

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan, pada Jumat (23/6) bahwa seorang pria yang berencana menyerang Masjidil Haram telah meledakkan dirinya setelah pasukan keamanan mengepung pelaku tersebut di sebuah rumah di Makkah, tempat dia bersembunyi.

Sedikitnya 11 orang, termasuk lima polisi, terluka akibat ambruknya gedung bertingkat tiga di mana tersangka telah membarikade dirinya sendiri saat dikepung, kata kementerian tersebut. Lima orang lainnya, termasuk satu wanita, ditahan selama operasi tersebut, tambahnya, sebagaimana dilansir Aljazeera, Sabtu (24/6). Saat ini umat ​​Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Makkah untuk mengakhiri bulan suci Ramadhan.

Sejak akhir 2014, Arab Saudi menghadapi serangkaian serangan bom dan penembakan berkala yang diklaim dilakukan oleh kelompok “Negara Islam Irak dan kelompok Levant (ISIL)” yang juga dikenal sebagai ISIS.

Gambaran konkret dari adegan peledakan yang beredar di media sosial tersebut menunjukkan sudut-sudut jalan yang dipenuhi batu bata dan puing lainnya akibat dari ledakan.

Video menunjukkan kepala pria tergeletak di antara puing-puing dari bangunan yang roboh.

Sejak akhir 2014, Arab Saudi menghadapi serangkaian serangan bom dan penembakan berkala yang diklaim dilakukan oleh kelompok “Negara Islam Irak dan kelompok Levant (ISIL)” yang juga dikenal sebagai ISIS.

Tahun lalu empat orang meregang nyawa beberapa hari sebelum Ramadhan berakhir akibat sebuah ledakan yang dekat dengan situs suci kedua Islam, Masjid Nabawi, di Kota Madinah.

Pasukan keamanan menahan lima orang, termasuk seorang wanita, kata Kementerian Dalam Negeri, dalam upaya serangan ke Masjidil Haram, Makkah, Jumat (23/6) kemarin. (Foto: AP)

Ledakan dekat Masjid Nabawi yang terjadi tahun lalu itu adalah satu dari tiga bom “bunuh diri” pada hari yang sama, yang kemudian diklaim oleh ISIS. (S)🌐Sumber: Aljazeera
.
.
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam

MINNEAPOLIS -- CEO Facebook, Mark Zuckerberg, ikut makan malam iftar atau buka puasa dengan sejumlah pengungsi Somalia di Minneapolis, Kamis (22/6) lalu. Bahkan, ia tidak segan mengungah foto-foto kebersamaannya saat ikut buka puasa. "Malam ini saya makan malam iftar pertama dengan sekelompok pengungsi Somalia di Minneapolis," kata Zuckerberg seperti dilansir laman Punchng, Sabtu (24/6). Dalam unggahannya itu, ia berpendapat, sebagai pengungsi kita tentu tidak bsia memilih di negara mana anda akan berada. Zuckerberg turut membagi kisah seorang pria yang telah habiskan 26 tahun di kamp pengungsi, yang sempat ditemuinya.

Menurutnya, jawaban orang itu begitu sederhana tapi dalam, ketika ditanya apakah saat ini Amerika sudah terasa seperti rumah. Pasalnya, orang itu mengiyakan dengan menjawab kalau rumah adalah tempat anda bebas melakukan yang diinginkan. "Sungguh penghormatan yang indah untuk Amerika," ujar Zuckerberg.

Ia pun berterima kasih kepada tuan rumah karena begitu murah hati mengajaknya di akhir Ramadhan. Zuckerberg mengaku kagum dengan kekuatan dan ketabahan para pengungsi, untuk memabangun hidup baru di tempat yang asing "Anda adalah pengingat kuat mengapa negara ini begitu hebat," kata Zuckerberg menutup unggahannya.🌐 REPUBLIKA.CO.ID, .
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam

ANKARA–Pemerintah Turki menganggap teori evolusi Charles Darwin merupakan subjek sains yang cukup kontrovesial untuk diberikan kepada siswa. Karena itu, Kementerian Pendidikan Turki menghapus materi pelajaran tentang teori evolusi Darwin di kurikulum sekolah pada 2019 mendatang. “Kami telah mengecualikan subjek kontroversial bagi siswa pada usia yang belum dapat memahami latar belakang ilmiah isu tersebut,” kata Kepala Pendidikan Turki Alpaslan Durmus, lansir The Telegraph, Jumat (23/6/2017). Durmus menilai, keputusan penghapusan teori Darwin di sekolah cukup tepat. Pasalnya, siswa kelas sembilan tidak diberi pemahaman awal untuk mendiskusikan ‘Asal Kehidupan dan Evolusi’ di kelas biologi. “Bagian (Teori) ini akan ditunda hingga studi sarjana,” tutur Durmus.
Rancangan kebijakan ini pun telah disetujui Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Durmus menyebutkan, munculnya keputusan ini banyak dikritik sekelompok akademisi Turki. Menurut mereka, menghapus teori Darwin di sekolah akan menempatkan Turki seperti Arab Saudi. “Subjek kelas Sains dan Teknologi di sekolah dasar harus dipresentasikan dengan perspektif yang memungkinkan siswa menghubungkannya dengan mata pelajaran yang akan mereka hadapi di tahun-tahun mendatang. Ini harus memberi mereka sudut pandang evolusioner,” kata kelompok akademisi Turki dalam sebuah pernyataan.

Kendati demikian, beberapa ilmuwan Muslim di Turki mendukung kebijakan Kemeterian Pendidikan Turki. Menurut para cendekiawan itu, teori evolusi Darwin bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran Islam. [Islampos]
.
.
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam

SURABAYA, (Panjimas.com) – Pembina Komunitas Punk Muslim Surabaya, Aditya Abdurrahman menilai apa yang dilakukan Gitaris Burgerkill, Ebenz meminta salah satu peserta menurunkan dan menggulung bendera tauhid saat aksi Skate Day di Bandung 21 Juni lalu membuktikan kalau masih ada pentolan musisi underground yang terjangkit islamphobia. “Ini bukti masih ada pentolan-pentolan musisi underground yang terjangkit islamphobia,” katanya kepada Panjimas.com, Jum’at (23/06). Menurutnya fenomena phobia terhadap Islam sejak puluhan tahun lalu sudah terjangkit terhadap musisi underground. “Tapi sekarang sudah banyak musisi underground yang sadar betapa indahnya Islam, kemudian mereka hijrah,” ujarnya.

Apa yang dilakukan Ebenz dan musisi underground, lanjutnya. Terhadap Islam menunjukkan mereka masih ketinggalan di belakang dan bukti belum mengenal indahnya agama Islam.

Seperti diketahui pada event Skater Day 21 Juni lalu di Bandung. Gitaris Burgerkill, Ebenz meminta salah satu peserta yang mengibarkan bendera tauhid untuk diturunkan dan digulung. [TM] .
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam

Seorang pria Aljazair harus menerima hukuman setimpal karena ulahnya yang buat geleng-geleng kepala.

Dia divonis hukuman dua tahun penjara karena mengayun-ngayunkan seorang bayi di luar jendela apartemen lantai 15 untuk mendapatkan ‘like’ di Facebook.

Pria itu memajang foto dirinya sambil memegangi bayinya dengan mencengkeram baju bayi itu, dengan latar belakang mobil-mobil di kejauhan di bawahnya dengan tulisan: “1.000 like atau saya akan menjatuhkan bayi ini.” Unggahan ini membangkitkan kemarahan, dan memicu seruan pengguna media sosial lainnya agar ia ditangkap atas pasal penganiayaan anak.

Dia pun ditangkap hari Minggu lalu, dengan dakwaan membahayakan keamanan bayi, kata polisi.

Anak itu diayun-ayunkan keluar dari jendela lantai 15 sebuah blok apartemen di ibu kota, Algiers, lapor situs berita Al Arabiya. Peningkatan kegiatan sejenis

Pria yang merupakan kerabat bayi tersebut menyangkal telah mempertaruhkan nyawa si bayi. Televisi swasta Aljazair, Ennahar, mengatakan pelaku berdalih, gambar tersebut telah diubah oleh pengguna media sosial “Gambar itu diambil di balkon yang memiliki teralis pengaman. Tapi dihapus oleh pengguna medsos,” katanya seperti dikutip Ennahar.

Ayah anak tersebut menyerukan pengadilan untuk memaafkan pria tersebut, dengan mengatakan bahwa dia sekadar bercanda.

Namun, hakim memutuskan lain dengan pertimbangan bahwa gambar itu sangat jelas menunjukkan bahwa anak itu dibahayakan hidupnya.

Koresponden BBC Afrika Utara, Rana Jawad melaporkan artikel yang disebarkan di media sosial tentang kejadian tersebut mendapat banyak tanggapan kemarahan, lapor

Banyak orang Aljazair mengutuk pria tersebut, dan memuji pihak berwenang yang telah menangkapnya dan menghukumnya.

Tindakan ayah ini kemungkinan juga dipengaruhi semakin meningkatnya acara hiburan sejenis di televisi Afrika Utara selama bulan Ramadan.

TV banyak menampilkan kejadian palsu, mulai dari kapal terdampar, ke serangan teror, sampai kecelakaan udara yang salah satu korbannya adalah Paris Hilton.

Pada salah satu adegan Rachid Boudjedra, 75 tahun, terlihat dipaksa polisi palsu untuk mengulangi kata-kata “Allahu Akbar” dan menyebut dua kalimat Syahadat.

Bersambung👇👇👇

Mudik sudah menjadi tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Mudik juga sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat urban kepada sanak saudara yang ada di kampung halamannya. Selain di Indonesia, beberapa negara lain juga ternyata memiliki tradisi mudik. Lalu negara mana saja itu?
.
.
1. India.
.
.
India sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar kedua setelah Hindu, juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran. Di India, mudik dikenal juga sebagai tradisi pulang kampung yang dijalani transmigran atau perantauan yang bekerja atau sekolah jauh dari tempat tinggal asal mereka. Selain itu, masyarakat India memiliki perayaan lebrana yang sama seperti di Indonesia seperti, bersalam-salaman, bersilaturahmi dan mengirim makanan.
.
.
2. Malaysia.
.
.
Di Malaysia tradisi mudik dikenal juga dengan nama 'balik kampong'. Tradisi balik kampung ini juga dijalankan orang yang merantau dan bekerja jauh dari rumah yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Pada saat balik kampung, jalanan akan ramai dipadati oleh kendaraan bermotor, pelabuhan akan ramai dengan antrian kapal.
.
.
3. Cina.
.
.
Cina terkenal sebagai negara yang sebagian besar penduduknya menganut paham komunis. Meski pemeluk agama Islam di Cina menjadi minoritas, tradisi mudik juga biasa di lakukan oleh muslim di sana saat menjelang Idul Fitri. Menjelang Lebaran, akan banyak ditemui, orang-orang yang menenteng tas bawaan di jalan-jalan.
.
.
4. Bangladesh.
.
.
Sama halnya dengan Indonesia, tradisi mudik di Bangladesh juga akan ditemui saat menjelang Lebaran Idul Fitri. Saat mudik, biasanya akses jalan akan sangat ramai, segala macam transportasi akan dipadati oleh para pemudik yang ingin merayakan hari raya Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
.
.
5. Turki.
.
.
Di Turki, nama Lebaran dikenal juga dengan istilah Bayram. Menjelang Bayram, masyarakat Turki khususnya yang merantau atau transmigran juga akan disibukkan dengan rutinitas mudik ke kampung halaman.🌐 REPUBLIKA.CO.ID,
.
.
.
.
.
FOLLOW akun cadangan
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
@sekelasinfo.id
#moslemcyberarmy
#beritaummatislam
#muslimnews

Most Popular Instagram Hashtags