[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

mila_ana_huna mila_ana_huna

123 posts   273 followers   204 followings

jamilatur rohma 

biru yang penuh tendensi โšกโ˜

๐Ÿ˜ท
Berusahalah, Tapi jika kau sudah berusaha tapi tak ada hasil maka diamlah, Menyerahlah. Tak ada yang hina dari kata menyerah setelah engkau berusaha sekuat tenaga.
Seperti jangan berusaha melihat apa yang ada dibalik ranting itu. Jangankan kalian yang hanya melihat foto, Saya yang memotretpun tak tahu apa yang disembunyika dibaliknya.
Tak ada yang hina dari kata menyerah setelah kita berusaha sekuat tenaga. Manusia punya batasan, Setiap hal punya batasan. Jadi helalah nafas semampumu untuk meminimalkan rasa putus asa. Manusia bukan tuhan yang akan menang melawan semua peperangan, Yang akan mencapai finis dari segala yang dia mulai. Mulailah mengakui segala kemanusiaan yang penuh keterbatasan.
Tak ada yang hina tapi mungkin sedikit menyakiti ego. Tak apa. Biarkan hati sesekali merasa sakit, Biarkan sesekali merasakan kecewa agar perbendaharaan rasamu menjadi kian kompleks, Agar ketika masalah yang sama datang dikemudian waktu kau sudah tidak sebegitu kaget.
Ah, Orang yang menulis tulisan inipun sok tahu, Sombong, Merasa tulisannya sudah sangat bagus untuk memotivasi orang. Padahal hatinya dipenuhi belatung, Padahal hatinya lebih buruk dari pecandu tembakau.
Oh kawan bukankah begitu hati manusia. Tak ada yang bisa ditebak. Seorang yang pandai merangkai kata untuk memotivasi orang terkadang menjadi kerdil untuk menasehati dirinya, Terkadang yang dipandang baik-dalamnya penuh ulat seperti aku. Yah memang begitu.
Lalu bagaimana? Tenanglah. Jangan terlalu resah. Manusia memiliki jalan yang sama membentangnya untuk berubah. Siapa tahu ulat yang menggerogoti hati dapat menjelma kupu-kupu. Tapi dasar logika: bagaimana bisa kupu-kupu hidup didalam hati.
Jadi tenanglah. Biarkan semua berjalan apa adanya. ๐Ÿ“ท sisa kemarin๐Ÿ˜‚. #NulisRandom2017

Satu detik sebelumnya menjadi jejak masa lalu.
Satu detik ke depan adalah ketidakpastian, Prediksi yang kadang tak presisi, Dan kekhawatiran.
Manusia tidak memiliki kekuatan untuk menerka masa depan bahkan rentang satu menit setelah dia berucap, Berpikir, Atupun diam.
Lalu buat apa memperbesar ego? Menyombongkan semua yang ternyata hanya titipan dan sementara. Bahkan kulit dan napas kita?. #refleksi

ูุจุงูŠู‹ ุงูŒู„ุงุก ุฑุจูŒูƒู…ุง ุชูƒุฐุจู†. ูŠุณุฆู„ู‡ ู…ู† ููŠ ุงู„ุณู…ูˆุงุช ูˆุงู„ุงุฑุถ ูƒู„ูŒ ูŠูˆู…ู ู‡ูˆ ูู‰ ุดุฃู†ู.

Nanti, Jika aku besar, Aku ingin menjadi pohon yang tak melupakan akar!. Jr

Tersenyumlah, Dengan apapun yang sedang engkau hadapi. Karena Tuhanmu yang begitu penyayang tidak akan pernah menimpakan beban kepada dia yang tidak sanggup memikulnya.
Tersenyumlah, Terhadap kerasnya hidup yang membuatmu ingin berkeluh kesah, Karena begitu besarnya kasih Tuhanmu, Hingga dia berjanji akan selalu ada kemudahan di setiap langkah yang membuatmu ringkih.
Sekali lagi, Mari tersenyum sebagai wujud syukur yang tiada henti atas nikmat Tuhanmu yang tak bisa kau hitung.. .

Melangkah meninggalkan jejak, Satu-satu meruah dalam ingatan. Ada yang tertinggal di belakang, Ada yang menanti dengan sabar di depan.
Waktu terus bergerak bahkan ketika aku diam. Umur terus tergerus seumpama air laut, Bumi allah begitu indah untuk dibuat abai. Maka aku mencoba berjalan meski tertatih, Berlari meski terantuk, Terkadang diam sejenak sekedar menghela napas. Aku berjalan. . . Berjalan. . . Menjejak di bumi tuhan.

Bidiklah dari sudut yang sedikit berbeda, Jangan terlalu presisi, Maka kau akan menemukan satu deskripsi yang sama sekali berbeda.
Cobalah, Karena setiap bidikan beda arah akan memberikan hasil yang berbeda pula.

Menuju petang, Datang doa yang berlariklarik, Aku kamu mencoba merayu Tuhan bersama angin yang kian menggigil. Bawalah satu-satu atau sisa lisan yang merapal doa, Semoga-semoga.
Di tengah segala ketidakpastian, Malam terlalu dini merangkul segala kata dari relung yang terluka berharap menjelma baja.
Oh. . Apa yang bisa dibanggakan dari seonggok daging yang tak terpejam di tengah malam? Kecuali berharap tetap bisa berdiri meski setengah bungkuk di tengah badai.
Kau dan aku di tengah batas kesadaran, Berharap tetap terjaga sampai akhir.

Jadilah tegar, Jadilah kuat, Agar kau bisa menjadi dasar pijakan untuk dirimu dan keluarga serta orang-orang tercintamu.
Jadilah begitu keras kepala dalam urusan tidak merepotkan orang lain, Jadilah bebal untuk tetap dapat menjadi yang dapat diandalkan.
Tapi aku masih abu dalam kosmis tuhanku.

Berjalanlah, Jika lelah rehatlah sejenak sambi menikmati senja.
In frame : Lili @zahragates ๐Ÿ“ท: me ๐Ÿ˜

Run boy๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ Bahkan kau bisa menilai keriangan seseorang dari langkah kakinya. Betapa manusia begitu rentan da terbuka atas kelemahan dan terbaca isi hatinya.
Artist : Alil (*pengucapan dengan lidah cadel๐Ÿ˜‚)

Most Popular Instagram Hashtags