meme_comic_aswaja meme_comic_aswaja

631 posts   12,112 followers   258 followings

Meme Comic Aswaja  Sampaikanlah kebenaran walaupun itu lucu (Gus Dur) Tidak melayani debat Negatif koment block ⛔

Humor Idul Adha

Gus Dur bercerita tentang perbedaan kisah Nabi Ibrahim yang akan menyembelih anaknya. Dalam versi Islam anak Ibrahim yang akan dikorbankan adalah Ismail sementara menurut agama Yahudi adalah Ishak.
Suatu ketika, Gus Dur ditanya versi mana yang benar. "Dua-duanya, baik Ismail maupun lshak,tidak jadi disembelih.Jadi buat apa diributkan." Gitu Aja Kok Repot!!! KH.Abdurrahman Wahid
#gurusekumpul
#buyasyafiimaarif
#khabdullahfaqih
#candramalik
#khahmadasrorialishaqi
#imambushiri
#khanwarzahid
#khsaidaqilsirodj
#pramoedyaanantatoer
#habibumarbinhafidz
#gusmiek
#habibsyech
#habibumarbinhafidz
#gusmus
#kh.marzuqimustamar
#kh.alimustafayaqub
#caknun
#habibluthfibinyahya
#fatwakehidupan
#yolhanwijaya
#gurumuhammadzuhri
#gusmiek
#gusdur
#gusmus
#caknun
#emhaainunnadjib
#kiaikanjeng
#gamelankiaikanjeng
#nahdlatululama
#nkrihargamati
#sujiwotejo
#jancukers
#thoriqoh
#sufi
#aswajagram

KH HAMID KAJORAN JELASKAN PANCASILA, KH ALI MAKSUM MENANGIS.

Ada proses dialog yg intens di kalangan ulama dan tokoh NU sebelum menerima Pancasila sebagai azas tunggal dalam berbangsa dan bernegara. Dialog tidak hanya dilakukan di forum2 formal ilmiah akademik yg mengeksplorasi argumen dan gagasan rasional, tetapi juga di forum non formal seperti silaturrahim dan anjangsana serta forum mujahadah dan riyadloh yg mengeksplorasi aspek batiniah spiritual.

Salah satu forum tabayyun dan dialog informal mengenai kajian terhadap azas tunggal Pancasila penulis peroleh dari Gus Amin Hamid Kajoran, putra Kyai Hamid Kajoran (alm) yg menjadi saksi sejarah atas peristiwa yang monumental ini.

Diceritakan oleh Gus Amin, pada suatu hari ada beberapa kyai yg sowan menghadap Kyai Hamid Kajoran diantaranya Kyai Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta; Kyai Mujib Ridwan, Surabaya dan Kyai Imron Hamzah, Surabaya. Ada juga waktu itu Kyai Fauzi Bandung yg disopiri oleh Kyai Saeful Mujab, Yogyakarta. Kyai Ali Maksum adalah salah satu anggota tim bentukan PBNU yang ditugasi untuk melakukan kajian mengenai azas tunggal Pancasila. Tim ini diketuai KH. Ahmad Shiddiq dgn anggota Kyai Mahrus Aly Lirboyo, Kyai As’ad Syamsul Arifin Situbondo, Kyai Masykur Malang dan Kyai Ali Maksum Krapyak.

Para kyai ini menyampaikan kepada Kyai Hamid Kajoran bahwa ada upaya pemaksaan dari pemerintahan Soeharto untuk menerapkan Pancasila sebagai azas tunggal. Mendengar pernyataan ini Kyai Khamid langsung menjawab, “Lho, koq pemaksaan? Pancasila itu kan milik kita, hasil ijtihad-nya para ulama dan kyai kita, terutama Hadratusysyekh KH Hasyim Asy’ari. Lha, kalo sekarang mau dijadikan azas tunggal ya Alhamdulillah. Itu artinya dikembalikan ke kita, koq malah kita merasa dipaksa.” Mendengar jawaban kyai Hamid ini semua tertegun. Kemudian Kyai Ali bertanya, “Ini tafsirnya bagaimana?” Atas pertanyaan ini kemudian Kyai Hamid menjelaskan soal sejarah dan tafsir Pancasila menurut ulama NU. Dijelaskan banwa Pancasila merupakan penjelmaan (sublimasi) ajaran Islam yg mentautkan syariah, aqidah dan tasawwuf.

Lanjut komentar

Most Popular Instagram Hashtags