majlis.syifaul.qolbi majlis.syifaul.qolbi

43 posts   622 followers   319 followings

Majlis Sholawat Syifa'ul Qolbi  🏢 Politeknik Negeri Malang 🕖 Jadwal Latihan Setiap Hari Selasa dan Kamis Bada Isya' 💯 Berkat Sholawat IPK 4 🌏 Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Keutamaaan Sholawat Thibbil Qulub

Ustadz Yusuf Mansur dalam ceramahnya di pondok pesantren Zainul Hasan Genggong pernah menceritakan bahwa suatu ketika ada seorang santri di PP. Darul Qur'an, yang ia asuh, mendapatkan musibah tertimpa pintu lemari sehingga menyebabkan batang tengkorak kepalanya putus. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa akan dilaksanakan operasi penyelamatan. Operasi tersebut dalam rangka menyelamatkan jiwa santri dengan konsekuensi kebutaan dan kelumpuhan seumur hidup.
Setelah mengetahui vonis yang diputuskan oleh dokter, seluruh santri bersama-sama menghatamkan Al-Qur'an dan membaca shalawat Tibbil-Qulub. Beberapa jam kemudian, santri tersebut, yang telah koma kurang lebih sehari, bisa mengikuti bacaan shalawat. Setelah membaca shalawat ia koma lagi.
Dokter yang memperkirakan ia akan lumpuh selamanya pun terkagum-kagum dengan perkembangan tersebut. Setelah beberapa hari, batang tengkorak kepala tersebut bisa diganti dengan batang tengkorak dari plastik.
Alhamdulillah, sekarang santri tersebut sudah sembuh, bisa berjalan dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Jauh dari yang diperkirakan oleh dokter. Ini adalah khasiat shalawat Tibbil Qulub . ✒️ Ustadz Muhammad Husein Al Habsyi 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥 Facebook Page :
Fb.com/UstMuhammad110 📣 Telegram Channel :

bit.ly/UstMuhammad11

JANGAN TERBUJUK DENGAN GODAAN DUNIA

Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad berkata:
“Sungguh mengherankan seseorang yang mencari kehidupan dunia padahal ia belum tentu memperolehnya. Bahkan, meski ia sudah meraihnya, belum tentu ia bisa memanfaatkannya. Yang pasti terjadi adalah, bahwa ia akan keluar meninggalkan dunia ini”. Tidak ada fitnah yang paling membahayakan bagi umat Muhammad seperti halnya dunia, momok menakutkan yang mesti dipandang dan diposisikan dengan cerdas dan bijak. Rasulullah bersabda : “Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang kutakutkan atas diri kalian tapi ku takut dunia dibentangkan untuk kalian seperti kepada umat terdahulu. Sehingga, kalian berlomba-lomba dalam mengejar-kejar dunia sebagaimana umat terdahulu melakukannya yang pada akhirnya mencelakakan kalian seperti mencelakan mereka dulunya.” Kekhawatiran Rasul tidak berlebihan. Banyak di antara kita yang terbujuk oleh rayuan dunia hingga menghalalkan segala cara demi merengkuh kebahagiaan semu dan fana`. Dalam sabda lainnya, Rasul berkata : “Setiap umat memiliki fitnah dan fitnah umatku adalah harta (dunia).” Fitnah yang bisa berarti cobaan, aib, atau bujuk rayu inilah yang banyak memperdaya manusia sehingga tidak sedikit di antara mereka yang keluar dari agama disebabkan harta dunia. Bila umat Nabi Musa as. keluar dari agama tauhid karena menyembah patung anak sapi, maka umat Rasul saw banyak yang menyimpang dari agama sebab silau akan gemerincing uang,kemilau harta, tahta dan kedudukan. “Setiap umat memiliki “anak sapi”, dan “anak sapi” umatku adalah Dinar dan Dirham”. Hadits Nabi tersebut menganalogikan keadaan umat Musa dengan umat beliau saw. Sebagaimana umat Musa tertipu oleh patung anak sapi, seperti itulah umat masa sekarang yang tenggelam dalam lautan dunia dengan segala gelombang yang menghanyutkan.

Semoga Allah selamatkan kita semua dari fitnah dunia & akhirat...

#Repost @untaian.mutiara (@get_repost)
・・・
Rotib Haddad Amalan Nusantara

Akhir zaman menuntut kita untuk semakin berhati-hati dalam urusan agama. Sudah tidak ada lagi sensor dalam fatwa. Semuanya bebas berfatwa dan berpendapat, tanpa menyadari bahwa semua ucapannya terlebih lagi fatwanya akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah.
Tak perlu menyerang sana dan sini dengan membabi buta, akan tetapi tunjukkanlah Islam yang santun seperti konsep rohmatan lil 'alamin yang Nabi ajarkan. Bukan rohmatan lil 'alamin yang melegalkan kemaksiatan dan aliran sesat.

Ketika ada yang mencaci surban dan jubah, ternyata itulah pakaian yang dipilih oleh KH Hasyim Asy'ari , Pangeran Diponegoro , dll yang tentunya lebih berjasa untuk nusantara dibanding yang mencaci.

Ketika ada yang mengajak untuk meninggalkan simtudduror dan ratib haddad, ternyata itulah amalan ulama kita. Al Habib Muhammmad Luthfi bin Ali bin Yahya dalam majelis beliau selalu membaca maulid simtudduror, begitu juga Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf bahkan pondok Sidogiri dan pondok-pondok yang lain sudah sejak dahulu kala membaca maulid simtudduror.

Kyai Ahmad Dahlan pun juga membaca ratib haddad dalam kesehariannya. Berikut ini adalah foto yang diambil di stand pameran Lirboyo, berupa sebuah kertas yang berisi ijazah dari Syaikhona Kholil Bangkalan kepada Kyai Manaf 114 tahun yang lalu untuk selalu mengamalkan Ratib Haddad. ✒️ Ustadz Muhammad Husein Al Habsyi

Ketahuilah bahwa seseorang yang beriman, di bulan Romadhon ini terkumpul padanya dua jihad atau kesungguhan untuk dirinya sendiri, yaitu :

1. Jihad di siang hari, yaitu berpuasa.
2. Jihad dimalam hari, yaitu qiyam atau beribadah malam seperti tarawih, baca Qur'an, dll.

Jadi, barangsiapa mengumpulkan dua jihad ini, memenuhi hak keduanya dan bersabar atas keduanya, maka ia pun akan di sempurnakan pahalanya tanpa hisab.

Ka'ab bin Malik RA berkata : "Kelak di hari kiamat ada penyeru yang berseru bahwa semua penanam akan di beri apa yang ditanam dan juga ada tambahan, selain ahlul Qur'an dan orang-orang yang berpuasa, karena keduanya di beri pahala tanpa hisab." Keduanya juga diberi syafa'at baginya di sisi ALLAH 'Azza wajalla sebagaimana yang telah datang dalam musnad dari Abdullah bin Umar, dari Nabi SAW bersabda : "Puasa dan qiyam memberi syafa'at bagi seorang hamba di hari kiamat.
Puasa berkata 'wahai Rabbku Engkau mencegahnya makan dan minum di siang hari',
Al-Qur'an berkata, 'Engkau mencegahnya tidur di siang hari, maka berilah syafa'atku padanya', kemudian keduanya memberikan syafa'at." Puasa memberikan syafa'at bagi orang yang mencegahnya dari makan dan syahwat yang diharamkan semuanya, baik keharaman itu dikhususkan bagi orang yang berpuasa misalnya seperti syahwat makan, minum, nikah dan permulaannya, ataupun keharaman yang tidak di khususkan misalnya seperti syahwat ucapan berlebihan yang di haramkan, syahwat melihat pada hal yang di haram, mendengar yang di haramkan dan pekerjaan yang di haramkan.

Ketika puasa bisa mencegahnya dari keharaman-keharaman ini semuanya, maka puasa memberi syafa'at baginya di sisi ALLAH kelak di hari kiamat, puasa berkata : "Wahai Rabbku, Engkau telah mencegah syahwatnya, maka berikanlah syafa'atku padanya.
Syafa'at ini bagi orang yang menjaga puasanya dan mencegah syahwatnya." Adapun orang yg menyia-nyiakan puasanya dan tidak mencegahnya dari hal-hal yang ALLAH haramkan kepadanya, maka sudah pantas puasanya di pukulkan ke wajah pemiliknya.

Puasa berkata : "Semoga ALLAH menyia-nyiakanmu sebagaimana engkau menyia-nyiakanku"

SEDEKAH DI BULAN RAMADHAN

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas raldhiallahu 'anhuma, ia berkata : "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan kepadanya Al-Qur'an. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya Al-Qur'an. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.” Hadits ini diriwayatkan pula oleh Ahmad dengan tambahan: "Dan beliau tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya. "
Dan menurut riwayat Al-Baihaqi, dari Aisyah radhiallahu 'anha : "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika masuk bulan Ramadhan membebaskan setiap tawanan dan memberi setiap orang yang meminta. "
Kedermawanan adalah sifat murah hati dan banyak memberi. Allah pun bersifat Maha Pemurah, Allah Ta'ala Maha Pemurah, kedermawanan-Nya berlipat ganda pada waktu-waktu tertentu seperti bulan Ramadhan. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah manusia yang paling dermawan, juga paling mulia, paling berani dan amat sempurna dalam segala sifat yang terpuji; kedermawanan beliau pada bulan Ramadhan berlipat ganda dibanding bulan-bulan lainnya, sebagaimana kemurahan Tuhannya berlipat ganda pada bulan ini.
Berbagai pelajaran yang dapat diambil dari berlipatgandanya kedermawanan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di bulan Ramadhan : Bahwa kesempatan ini amat berharga dan melipatgandakan amal kebaikan. Membantu orang-orang yang berpuasa dan berdzikir untuk senantiasa taat, agar memperoleh pahala seperti pahala mereka; sebagaimana siapa yang membekali orang yang berperang maka ia memperoleh seperti pahala orang yang berperang, dan siapa yang menanggung dengan balk keluarga orang yang berperang maka ia memperoleh pula seperti pahala orang yang berperang. Dinyatakan dalam hadits Zaid bin Khalid dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa memberi makan kepada orang yang berpuasa maka baginya seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikitpun dari pahalanya. " (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi).

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA
.
Oleh : Ustadz Alwi bin Ali Alhabsyi
.
Ada suatu waktu yang mustajab untuk berdoa, dimana doa tersebut tidak akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat "menjelang berbuka puasa" dan "menjelang makan sahur", namun sayang banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.
.
Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib orang-orang sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa untuk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai-sampai air mata mereka mengalir deras.
.
Ya, berdoa meminta kpd Allah Yang Maha Kaya
.
Kesalahan yang dilakukan kaum muslimin kita di sini (Indonesia) yaitu dengan menyia-nyiakan waktu yang sangat mustajab ini dengan cara ngabuburit menjelang adzan maghrib!!! Kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka dan mereka sudah merasa cukup dengan hanya membaca, "Allahuma lakasumtu... atau dzahaba zhoma'u...", padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan dan ucapan syukur.
.
Setelah kita memahaminya, hendaknya minimal 10 ~ 15 menit sebelum adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dengan didahului puji-pujian kepada Allah dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW, karena Allah SWT menggaransi bahwa do'a-do'a tersebut akan dikabulkan..." Allah sesuai prasangka hamba kepada-Nya".
.
Manfaatkanlah waktumu, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.
.
Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.
.
Musuh-musuh Islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mereka berdo'a kepada Rabbnya disaat menjelang berbuka.
.
Karena itu, mereka buat tipu daya untuk melalaikannya dengan program-program TV dan media lainnya di waktu-waktu yang mustajab yaitu menjelang berbuka dan menjelang sahur (2/3 malam).
.
Sehingga ummat ini, mereka makan-minum, berpuasa, namun tak sempat untuk berdoa.
.
Semoga nasehat yang singkat ini bermanfaat bagi umat yang belum mengetahuinya. .
أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ @RepostIt_app

#Repost @nahdlatululama (@get_repost)
・・・
Dapatkan buku saku "Sukses Ibadah Ramadhan", gratis!

Ini adalah buku ringkas dan praktis sesuai dalil yang telah dirumuskan oleh para ulama kita yang tinggal dengan mudah kita amalkan, menjelaskan seputar tema menjelang Ramadhan, ibadah puasa, Ibadah malam bulan Ramadhan, hari raya dan dilengkapi dalil Amaliah kaum Nahdliyin. Dengan harapan ibadah yang telah diamalkan kaum Muslimin khususnya Nahdliyin menjadi amalan yang sah secara fikih, sehingga besar harapan agar menjadi amalan yang diterima Allah. Buku ini dihasilkan atas kerjasama Aswaja Center PWNU Jatim dengan Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) atau Lembaga Infokom dan Publikasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Silakan download via link di bio kami.

#NahdlatulUlama #Islamnusantara #Islam #NU #Ramadhan

"Mengaji dikuburnya sendiri"

Seorang Ulama Turki, Sayyidi Maula Hussein Sisemi sedang membaca al-Quran di liang lahat yang beliau persiapkan untuknya kelak.

Apa yang dilakukan oleh Sayyidi Maula Hussein Sisemi mengingatkan kita pada sebuah kisah tentang Habib Musthofa al-Muhdhor 'alaihi rohmatulloh... Tatkala Habib Musthofa mendengar kisah Robiatul 'Adawiyah, seorang wali dan wanita sholehah yang menggali lubang kuburnya sendiri, lalu mengaji tiap hari di dalamnya hingga khotam sampai 7000x al-Quran,
Maka sejak mengetahui hikayat tersebut, Habib Musthofa tak mau kalah, beliau pun membaca al-Quran sampai khotam 8000x dalam lubang kuburnya sebelum beliau wafat,
Ketika ditanya, "mengapa kau sampai 8000 ya habib?". Beliau menjawab, "bagaimana aku mau kalah dengan wanita, kalau wanita saja bisa 7000x, aku mesti lebih, maka ku khotamkan 8000x"
Subhanalloh!

Pesan al-Maghfurlah Habibana Munzir bin Fuad al-Musawa:
"Jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Quran, jadikan ia bacaan yang paling disenangi. Berkata Imam Ahmad bin Hanbal; cinta Alloh begitu besar pada pecinta al-Quran, dengan memahami atau tidak memahaminya"

Allohummaj'alnaa min ahlil Quran.. Ya Alloh, jadikanlah kami orang yang senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur'an...
Amiin...

Habib Abdurrahman: Seluruh Wali Kenal Gus Dur

Pada suatu ketika, Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri Tebet menegur dua orang muridnya, KH. Fakhrurrozi Ishaq dan Habib Idrus Jamalullail, yang pernah melakukan penghinaan pada Gus Dur
Saat itu cucu pendiri NU hadratusyaikh K.H. Hasyim Asy'ari telah menjadi Presiden RI ke-4.

Menurut penuturan Ustadz Anto Djibril yang ketika itu hadir di pengajian hari Senin pagi itu Al-Walid bertanya kepada jama'ah yang hadir, "Aina Rozi wa Idrus bin Alwi...? (Mana Rozi dan Idrus bin Alwi?)" Dan keduanya yang hadir mengaji sama menyahut, "Maujud ya habib (Ada, wahai Habib)." Lalu Habibana berkata, "Ente berdua jangan pulang ya, ana ada perlu." "Ya Rozi ya Ye' Idrus, ente berdua kalau jadi muballigh gak usah kata-kata kotor sama orang, apalagi sama cucunya KH. Hasyim Asy'ari itu. Ente tahu yang namanya Gus Dur itu siapa? Biar ente faham ya... seluruh Auliya'illah min Masyariqil Ardhi ilaa Maghoribiha, kenal dengan Gus Dur dan ente ini siapa? berani mencela - mencela dia," kata al-habib.
Habib Abdurrahman melanjutkan nasihatnya, "Dan ana sangat malu kalau ada murid atau orang yg pernah belajar sama ana menghina Gus Dur dan juga menghina lainnya. Kalau ente belum bisa jadi seperti Gus Dur, diam lebih baik. Kalau sudah bisa jadi seperti Gus Dur, ngomong dah sana sampe berbusa-berbusa." Maka sejak mendapat teguran dari Al Walid itulah, KH. Fakhrurrozi Ishaq dan Habib Idrus bin Alwi Jamalullail bungkam kalau pas bicara masalah Gus Dur

#ulama #kyai #gusdur #pesantren #santri #habaib #waliyullah #salaf #wali9 #gusdurians #polinema #polinemahits #ngaji #kajian #islam #sunnah #kajianislam #kajiansunnah #kajiansalaf #tarim

Keluar dari Masjid pagi itu, sandal yang akan di pake berangkat haji Allah yarham Romo Yai Hamid, raib. "Ada apa Yai?" Tanya seorang jamaah melihat Yai Hamid celinguk'an. "Sandalku ilang" jawab beliau.

Seorang jamaah lain datang sambil menghaturkan sandalnya agar di pake Yai Hamid. "Alhamdulillah?" Ucap Yai Hamid. "Ambil sandalmu di makkah ya." kata Yai Hamid tersenyum sambil lalu.

Waktu pulang, si empunya sandal mikir, bingung dengan ucapan Yai Hamid. Belum lama nyampe rumah. Datang seorang tamu minta tolong di carikan rumah yang di jual.

Belum ada 10 menit tamu pulang, datang tetangga sebelah sambat butuh uang dan berencana menjual rumahnya. "Oh kebetulan barusan ada orang cari rumah," jawab dia.
Dan akhirnya si empunya sandal tadi mendapatkan komisi penjualan rumah tetangganya lumayan besar dan cukup buat daftar haji hari itu juga.

Ketika menunaikan haji, waktu umroh, tiba tiba ada orang memanggilnya yang ternyata adalah Kyai Hamid. "Ini lho sandal sampean aku kembalikan?" Ucap Yai Hamid sambil tersenyum.

اللهم احشرنا في زمرته مع النبيين والصديقين والشهداء والصالحين....... امين يارب العالمين.......

PESAN DARI HABIB UMAR TENTANG HATI... "Ada manusia yang mana amalannya seperti gunung di dunia, akan tetapi di akhirat umpama debu yang berterbangan, kerana hatinya." "Kedengkian sesama muslim itu adalah penyakit, jadilah kamu seorang da'i, yakni yang mengajak), dan bukannya seorang qadi, yakni yang menghukum. Semua para wali Allah itu, diangkat darjatnya, oleh Allah, karena hatinya yang bersih, tidak sombong, tidak dengki, dan selalu merendah diri." "Sebagai tanda jika Allah Ta'ala ingin menutupi semua kejahatanmu, Maka Allah akan jadikan dirimu senang menutupi aib orang lain. Dan ketika Allah ingin membuka aibmu, Allah jadikan pula dirimu suka mencari-cari aib atau kekurangan orang lain." "Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang yang merendah diri, dan, tidak suka mencari cari aib atau kekurangan orang lain." - Al Habib Umar Al Hafidz ٠
#hati #kajian #sunnah #islam #kajianislam #kajiansunnah #habaib #tarim #pemudahijrah #pemuda #hijrah #hijrahyuk #yukhijrah #shalawat #sholawat #rasulullah #majlis #polinema #jatimadem #polinemahits #malang #mahasiswa

"Tawakal dan ikhtiar lah serta berserah selalu kepada Allah Yg kerajaan dunia dan akhirat dalam genggamanNya. Prioritaskanlah Allah niscaya Allah akan memprioritaskan engkau"

#Repost @alhabibjindan
#tawakal #ikhtiar #kajian #kajianislam #kajiansunnah #sunnah #tarim #habaib #kyai #selfreminder #prepare #ramadhan #sholawat #shalawat #pemudahijrah #hijrah #hijrahyuk #yukhijrah #mahasiswa #polinema #polinemahits

Most Popular Instagram Hashtags